Uploaded by Andre Ahmad Faridzi

SIM andre

advertisement
BAB 20 SISTEM INFORMASI
KEUANGAN
KELOMPOK 9
ANDRE AHMAD FARIDZI ( 2016220001 )
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DARMA PERSADA
2019
PENDAHULUAN
Sistem informasi keuangan yang dimekanisasi telah dipergunakan seabad lebih
lamanya. Mesin Punched- card, yang merupakan satu- satunya alternatif nyata bagi
perusahaan besar sebelum adanya komputer, banyak dipakai dalam fungsi keuangan situasi
yang sama juga terjadi pada mesin pembukuan key driven.
Penerapan mesin – mesin ini terbatas pada pengolahan data akuntansi, dan kebutuhan
informasi manajer kurang diperhatikan – bahkan oleh manajer keuangan . ketika komputer
muncul, komputer juga diterapkan dengan cara yang sama . Baru pada pertengahan tahun
1960- an dikembangkan sisstem informasi keuangan yang dapat menangani segala sesuatu
diluar tugas-tugas dasar akuntansi.
Kita telah mengetahui bahwa fungsi keuangan berhubungan dengan arus uang yang
melalui perusahaan. Pertama, perlu diperoleh uang yang cukup untuk mendukung kegiatan
manufaktur, pemasaran, dan kegiatan lain. Kemudian, dana ini perlu dikendalikan untuk
memastikan agar dana tersebut digunakan dengan cara yang paling efektif.
Semua manajer dalam perusahaan memiliki tanggung jawab keuangan. Paling tidak
mereka diberikan suatu anggaran operasi dan diharapkan untuk mengendalikan pengeluaran
pada batas yang telah ditentukan. Informasi yang menjelaskan arus uang- baik anggaran
maupun aktual – memungkinkan manajer memenuhi tanggung jawab keuangannya.
Banyak elemen dalam lingkungan perusahaan yang berkepentingan dengan soal
keuangan perusahaan . pemegang saham perusahaan , anggota masyarakat keuangan ,
pemerintah , dan pemasok, memerlukan informasi ynag menjelaskan keadaan keuangan
perusahaan . juga , banyak informasi keuangan yang ditujukan bagi kelompok dan organisasi
yang tidak pernah berhubungan langsung dengan perusahaan maupun analis surat berharga,
pendidik, ekonom, dan calon investor.
Sistem informasi keuangan memenuhi kebutuhan manajer maupun elemenm lemen
lignikungan perusahaan atas informasi yang menjelaskan status keuangan perusahaan.
TUJUAN

Memahami perhatian yang dimiliki oleh lingkungan perushaan pada sistem informasi
.

Memiliki pengertian yang lebih bauik mengenai peran yang dimainkan oleh SIA
dalam CBIS



Mengerti perluna menyertakan auditor internal dalam rancangan dan evaluasi CBIS
Mengerti bagaimana perusahaan mendapatkan infromasi dari pemegang sahamnya
Menyadari meningkatnya ketersediaan intelijen keuangan dalam bentuk pelayanan
data Onkline dan CD – ROM

Mengetahui nbeberapa fakta dasar dari peramalan , dan memperhatikan metode
nonkuantitatif

Memiliki pengertian awal mengenai cara peramalan , dan memperhatikan metode
nonkuantitatif

Memiliki pengertian awal mengenai cara peramalan dilakukan dengan suatu paket
statistik


Mengenal alat analisis keuangan yang populer – model arus kas.
Megnerti prosedur yang diikuti oleh banyak perusahaan dalam menyiapkan anggaran
operasi tahunan mereka.
Model Sistem Informasi Keuangan
Kita menggunakan istilah sistem informasi keuangan untuk menjelaskan subsistem
CBIS yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik didalam maupun diluar
perusahaan mengenai masalah keuangan perusahaan, informasi disajikan dalam bentuk
laporan periodik, laporan khusus, hasil dari simulasi matematika, komunikasi elektronik dan
sarn dari sistem pakar.
Sebuah model sistem informasi keuangan tampak pada gambar 20.1 seperti sisten
informasi fungsional lainnya, sistem informasi keuangan berisi susbsistem input dan output.
dua dari subsistem input, sistem informasi akuntansi dan suatu subsistem yang dikhususskan
untuk mengumpulkan intelijen, juga terdapat pada sistem fungsional lainnya. Subsistem input
ketiga, audit internal, terdiri dari auditor yang menganalisis sistem konseptual perusahaan
untuk memastikan bahwa data data keuangan diproses secara tepat.
Tiga subsistem output mempengaruhi arus uang perusahaan. Subsistem peramalan (
forecasting ) memproyeksikan kegiatan jangka panjang perusahaan dalam lingkungan
ekonomi. Subsistem manajemen dana mengelola arus uang , menjaga nya agar tetap
seimbang dan positif. Subsistem pengendalian memungkinkan manajer untuk menggunakan
secara efektif semua jenis sumber daya yang tersedia.
Seperti sistem informasi fungsional lainnya, susbsistem output berisi berbagai
perangkat lunak yang mengubah isi database menjadi informasi.
Gambar
20.1
Model
Sistem
Informasi
Keuangan
Perangkat Lunak Keuangan Siap Pakai
Lebih banyak perangkat lunak aplikasi siap pakai ( prewritten application software )
yang dikembangkan untuk area keuangan dari pada untuk area lain. Perangkat lunak ini
sebagian besar merupakan paket pengolahan data seperti gaji, persediaan dan piutang.
Sistem perangkat lunak siap pakai ini memungkinkan perusahaan kecil mencapai
pengendalian keuangan yang baik tanpa melakukan investasi dalam staf jasa informasi yang
besar, sifat nya yang memudahkan pemakai menjadi pendorong utama end user computing.
Sekarang setelah pengaturan bagi sistem informasi keuangan dijelaskan , masing –
masing subsistem nya akan dijelaskan.
Sistem informasi Akuntansi
Pentingnya Data Akuntansi
Data akuntansi menyediakan catatan mengenai segala sesuatu yang berhubungan
dengan keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Catatan dibuat untuk setiap transaksi,
menjelaskan apa yang terjadi, kapan terjadinya , siapa yang terlibat dan ( dalam banyak
kasus) berapa banyak uang yang terlibat . data ini dapat dianalisis dalam berbagai cara untuk
memenuhi sebagian kebutuhan informasi manajemen.
Subsistem Audit Internal
Perusahaan besar maupun keicl bergantung pada auditor eksternal untuk ,emgaudit
catatan akuntansinya untuk menguji kebenarannya. Auditor eksternal yang bekerja untuk
kantor akuntan publik seperti Arthur andersen dan Price Water House. Laporang tahunan
pemegang saham berisi laporan kepada pemegang saham yang menyatakan bahwa audit telah
dilakukan.
Perusahaan yang elbih ebsar memiliki sendiri staff auditor internal, yang melakukan
analisis yang sama seperti auditor eksternal tetapi memiliki lingkup tanggung jawab yang
lebih luas.
Pentingnya Ojektivitas
Hal unik yang ditawarkan auditor internal ada objektivitas. Mereka beroperasi secara
independen dari unit unit fungsional perusahaan dan tidak memiliki ikatan dengan
perorangan atau kelompok dalam perusahaan. Tanggung jawab mereka hanya pada direksi,
CEO dan CFO.
Gambar 20.2
Posisi audit internal
dalam organisasi
Jenis – Jenis Kegiatan Audit
Ada empat jenis kegiatan audit internal : keuangan , operasional, kesesuaian ( concurrent)
dan rancangan sistem pengendalian internal. Seorang auditor internal dapat terlibat pada
keempat jenis kegiatan ini.
Audit Keuangan (Financial Auditing ) menguji akurasi catatan perusahaan dan
merupakan jenis kegiatan yang dilakukan oleh auditor eksternal. Dalam bberapa penugasan,
auditor internal bekerja sama dengan auditor eksternal. Dalam penugasan lain , audtiro
internal melakukan semua pekerjaan auditnya sendiri.
Audit Operasional ( operational auditing ) dilakukan bukan untuk menguji akurasi
catatan tetapi untuk memeriksa efektivitas prosedur. Ini merupakan jenis pekerjaan yang
dilakukan oleh analis sistem selama tahap analisis dari siklus hidup sistem. Sistem yang
dipelajari hampir semuanya sistem konseptual dariada fisik, tetapi tidak selalu melibatkan
pemakaian komputer. Auditor yang bekerja dengan sistem berbasis komputer biasanya
disebut EDP auditor. Namun, sebutan ini semakin jarang digunaan karena semakin banyak
auditor yang mahir dalam bidang komputer.
Pada saat auditor internal melakkan audit operasional, mereka mencari kemampuan
dasar sistem:

Pengendalian yang memadai apakah sistem dirancang untuk mencegah ,
mendeteksi, atau mengoreksi kesalahan?

Efisiensi apakah operasi siste dilakukan sedemikian rupa sehingga mencapai
produktivitas yang terbesar dari sumber daya yang tersedia?

Ketaatan pada kebijakan perusahaan apakah sistem memungkinkan perusahaan
memenuhi tujuannya atau memecahkan permasalahannya dalam cara cara yang telah
di tentukan?
Pada saat spesialis informasi mengembangkan sistem , mereka juga mencari hal – hal
tersebut.
Audit Kesesuaian ( Concurent Auditing ) sama seperti audit operasional kecuali
bahwa audit kesesuaian audit berlanjut terus. Misalnya, auditor internal mungkin memiliki
sejumlah pegawai secara acak dan menyerahkan langsung cek gaji mereka dari pada
menggunakan pos perusahaan. Prosedur ini memastikan bahwa nama pada daftar gaji
mewakili pegawai yang sebenarnya dan bukan sekedar daftar fiktif yang dibuat oleh penyelia
yang tidak jujur yang ingin mendapatkan gaji tambahan.
Rancangan sistem pengendalian intenal dalam audit operasional dan audit
kesesuaian, auditor internal mempelajari sistem yang ada. Namun, auditor seharusnya tidak
menunggu sampai sistem diterapkan untuk melaksanakan pengaruhnya. Auditor internal
seharusnya berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan sistem.
Auditor internal sebagai anggota tim CBIS
Kontribusi yang dapat diberikan auditor internal pada CBIS tergantung pada
kombinasi pengetahuan dan keahlian mereka , dan sikap dari manajemen puncak.
Pengetahuan dan keahlian yang diperlukan auditor bertolak belakang dengan apa
yang mungkin di pikirkan , auditor internal tidak selalu berasal dari jurusan akuntansi di
universitas ; mereka bergabung dalam audit dengan berbagai latar belakang. Situasi ini ,
dikombinasikan dengan sistem bisnis yang rumit, membuat auditor internal baru perlu
mengikuti masa pelatihan selama beberapa tahun. Semua ini berarti bahwa auditor internal ,
seperti halnya spesialis informasi , dapat memberian berbagai tingkat kontribusi pada proyek
sistem berdasarkan kemampuan khusus, pendidikan dan pengalaman mereka.
Sikap manajemen puncak terhadap audit mungkin yang lebih berpengaryh pada
kontribusi auditor internal adalah sikap manajemen puncak . jika manajemen melihat auditor
hanya sebagai anjing penjaga ( watchdog ) yang tugas utamanya mendeteksi kelemahan
dalam sistem yang telah terpasang, kontribusi auditor akan minimal. Sebaliknya , jika
manajemen melihat auditor sebagai penyumbang aktif selama sikus hidup sistem , maa
kontribusi auditor akan tinggi.
Gambar 20.3
Biaya Memperbaiki Kesalah Rancangan semakin besar seiring
berlangsungnya siklus hidup sistem
Subsistem intelijen keuangan
Karena fungsi keuangan mengendalikan arus uangmelalui perusahaan , informasi
diperlukan
untuk
mempercepat
arusnya.
Subsistem
intelijen
keuangan
berusaha
mengidentifikasi sumber sumber terbaik modal tambahan dan investasi terbaik bagi kelebihan
dana.
Informasi Pemegang Saham
semua perusahaan mempunyai satu atau beberapa orang yang yang bertanggung
jawab atas hubungan dengan pemegang saham . departemen hubungan pemegang saham
biasa ditempatkan dalam fungsi keuangan. Departemen ini memelihara hubungan komunikasi
antara perusahaan dengan pemegang sahamnya.
Informasi masyarakat keuangan
Kegiatan intelijen perusahaan yang paling berkembang mungkin kegiatan yang
melibatkan masyarakat keuangan. Jauh sebelum era komputer , manajer dan staff dalam
fungsi keuangan memiliki sistem yang mengumpulkan informasi yang
menjelaskan
lingkungan keuangan.
Ada dua alasan mengapa perusahaan membuat arus informasi seperti ini. Pertama ,
informasi telah tersedia, terdapat dalam bentuk material cetakan dan data base yang berisi
informasi ekonomi dan lingkungan. Kedua , top manajemen mengenali dampak dari
lingkungan ekonomis terhadap perusahaan dan ingin tetap waspada terhadap perubahan yang
perlu ditindak lanjuti.
Pengaruh lingkungan pada arus uang
Lingkungan berpengaruh tidak langsung maupun langsung pada arus uang melalui
perusahaan.
Suatu contoh pengaruh tidak langsung adalah Federal Reserve System( Bank Central
). Ketika bank sentral ingin mempercepat arus uang , bank sentral melonggarkan berbagai
pengedalian , seperti menurunkan tingkat bunga. Ketika bank sentral ingin memperlambat
arus, bank sentral memperketat pengendalian seperti menaikan suku bunga.
Cara masyarakat keuangan – seperti bank, lembaga simpan pinjam , dan perusahaan
asuransi – menanggapi tindakan yang dilakukan bank sentral merupakan pengaruh langsung.
Anggota masyarakat keuangan menaikan atau menurunkan suku bunga yang dibebankan
kepada nasabah. Perusahaan mersakan ini sebagai pengaruh langsung ketika perusahaan
meminjam uang atau menginvestasikan kelebihan dana.
Metode untuk mendapatkan intelijen keuangan
Perusahaan mengumpulkan intelijen keuangan dalam tiga cara dasar : komunikasi
informal, publikasi tertulis dan database komputer.
Komunikasi informal
banyak intelijen keuangan yagn dikumpulkan melalui
komunikasi informal antara tim manajemen perusahaan dan anggota masyarakat keuangan.
Informasi ini dikomunikasikan melalui telepon dan melalui percakapan tatap muka , seperti
yang dilakukan pada makan siang bisnis.
Publikasi tertulis banyak intelijen keuangan yang dapat diambil dari surat kabar
,warta dan majalah. Contoh publikasi semacam itu mencakup the wall street journal, federal
Reserve bulletin dan business Week. Otomatisasi kantor dapat juga berkontribusi disini.
Beberapa publikasi tersedia dalam bentuk videotex sebagai tambahan dari salinan kertas
tradisional.
Database Komputer contoh database komputer bagi informasi keuangan adalah
CANADIAN BUSINESS AND CURRENT AFFAIRS, yang tersedia sebagai bagian dari
paket DIALOG OnDisc yang ditawarkan oleh DIALOG information Servides,Inc.
Dalam menentukan kontribusi yang dapat dilakukan peramalan pada perusahaan, anda
harus mengingat tiga fakta dasar dalam pikiran :

Semua peramalan merupakan proyeksi dari masa lalu . dasar terbaik untuk
memperkirakan apa yang akan terjadi di masa depan adalah dengna melihat masa lalu.
Semua jenis peramalan mengikuti pendekatan ini. Inilaj alasannya mengapa data
akuntansi sangat penting dalam peramalan ; data akuntansi memberikan dasar historis.

semua peramalan terdiri dari keputusan semistruktur.
Keputusan peramalan
merupakan contoh yang baik dari jenis keputusan semi – terstruktur yang didukung
oleh DSS. Keputusan tersebut didasarkan oleh beberapa variabel yang dapat diukur
dengan mudah dna beberapa yang tidak dapat diukur.

Tidak ada teknik peramalan yang sempurna. Paket peramalan main frame ynag
paling canggih sekalipun tidak ddapat diharapkan untuk memperkirakan masa depan
dengan akurasi 100 %.
Gambar 20.6
Contoh Intelijen
Kenangan yang
tersedia dari
data base
komputer
Peramalan jangka pendek dan jangka panjang
Peramalan jangka pendek dilakukan oleh area area fungsional . fungsi pemasaran
memproyeksikan penjualan untuk masa depan yang singkat, katakan satu sampai tiga tahun
di depan. Semua area fungsional menggunakan ramalan penjualan sebagai dasar untuk
mendukung tingkat kegiatan yang diproyeksikan. Misalnya, ramalan penjualan merupakan
dasar bagi proyeksi MRP yang dibuat oleh bagian manufaktur.
Metode Peramalan
Metode peramalan nonukatif tidak melibatkan perhitungan data tetapi didasarkan
pada penaksiran subyektif. Manajer menerapkan penalaran seperti : “ Kita menjual 2000 unit
tahun lalu, dan seharusnya kita dapat meningkatkannya. Jadi kita akan menjual 2500 pada
tahun depan”.
Tiga sistem formal:

Teknik konsensus panel terdiri atas dari sekelompok pakar yang secara terbuka
mendiskusikan faktor – faktor berhubungan dengan masa depan dan mencapai
proyeksi tunggal berdasarkan kombinasi input.

Metode delphi melibatkan sekelompok pakar yang tidak bertemu secara langsung
tetapi sebaliknya menyerahkan jawaban atas senjumlah kuisioner yang di siapkan oleh
sorang koordinator

Sistem rapat elektronik ( electronic meeting system ) atau EMS , merupakan contoh
penerapan pendekatan sistem pendukung kepputusan kelompok bagi peramalan.
Metode kuantitatif
banyak teknik permaalan yang telah dikembangkan selama
bertahu tahun . salah satu yang emmiiki banyak pengikut adalah analisis regresi.
Analisis regresi melibatkan pembuatan suatu hubungan antara kegiatan yang akan
diramal, disebut variabel terikat, dengan kegiatan yang lain, disebut variabel bebas.
Gambar 20.7
Pengaturan
suatu
untuk
electronic
Meeting System
Contoh peramalan
Anggaplah kita memiliki pabrik yang menjual es krim ke supermarket. Kita telah
beroperasi selama 10 tahun dan telah mengupulkan sejumlah statistik mengenai operasi yang
telah kita lakukan.
Kata DATA memberitahu SAS untuk membuat suatu file. Kata input digunakan untuk
menentukan format dengan catatan input. Field pertama adalah sales , berikutnya adalah
adver, dan yang ketiga adalah Price. Kata Cards menunjukan bahwa catatan – catatan data
mengikuti. Instruksi proc merupakan permintaan model , bagian dari SAS untuk memproses
regresi.
Menempatkan permalan dalam perspektif
Manajer disemua tingkatan terlibat dalam peramalan , tetapi semakin tinggi
tingkatannya , semakin panjang jangakauan perencanaannya. Peramalan jangka menengah
dan panjang harus mempertimbangkan pengaruh dair ekonomi nasional dan mungkin
internasional, serta merupakan tanggung jawab subsistem peramalan dari sistem informasi
keuangan.
Sistem Manajemen Dana
Arus uang dari lingkungan , melalui perusahaan , dan kembali ke lingkungan adalah
penting karena uang digunakan umemperoleh sumber daya fisik lain. Arus ini dapat dikelola
untuk mencapai 2 tujuan : (1) untuk memastikan bahwa arus masuk pendapatan lebih besar
dari pada arus keluar biaya (2) untuk memastikan bahwa keadaan ini akan tetap stabil
sepanjang tahun.
Menempatkan Manajemen Dana Dalam Perspektif
Perusahaan tidak sepenuhnya bergantung pada lingkungan nya . daam hal sumber
daya uang , perusahaan dapat mempengaruhi arus masuk dan arus keluar . program program
dalam subsistem manajemen dana memungkinkan manajemen membuat keputusan ynag
mempengaruhi arus menurut cara yang di inginkan.
Subsistem pengendalian
Proses Penganggaran
Proses penganggaran berisi sejumlah keputusan semi –terstruktur : data pendukung
yang diperlukan tersedia dalam bentuk catatan akuntansi historis, tetapi banyak penilaian
yang harus diterapkan. Ada tiga pendekatan :
Pendekatan dari atas ke bawah
jika pendekatan dari atas kebawah diambil,
eksekutif perusahaan menentukan jumlah anggaran, dan kemudian menekankan jumlah
tersebut pada tingkat – tingkat yang lebih bawah.
Pendekatan dari bawah ke atas jika pendekatan dari bawah ke atas di ambil , proses
anggaran dimulai pada tingkat organinsasi terendah dan naik
keatas.
Pendekatan
partisipasi
karena
kelemahan
pendekaan dari ke 2 poin sebelumnya, praktek yang
umum adalah mengikuti proses penyusunan anggaran
secara partisipasi. Ini berarti , orang ynag akan
menerima dana berpartisipasi dalam menentukan tingkat
dana. Ini merupakan give and take , dengan manajer
pada berbagai tingkat berunding untuk mecapai
anggaran yang memuaskan semua pihak.
Gambar 20.13 Proses Penganggaran
Laporan anggaran
Anggaran operasi untuk suatu unit seperti departemen atau divisi, terdiri dari jumlah
untuk setiap pos – pos pengeluaran dasar. Pos pos biaya ini biasanya di alokasikan setiap
bulan selama tahun fiskal disesuaikan dengna tingkt kegiatan yang berfluktuasi.
Gambar20.14
Laporan
Anggaran
Rasio Kinerja
Diantara rasio yang paling terkenal adalah rasio lancar ( current ratio ). Rasio lancar
mengukur sampai seberapah jauh suatu perusahaan atau unit organisasi dapat menutup
hutang jangka pendeknya dengna aktiva yang mudah di konversikan menjadi kas.
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 =
𝑎𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑒𝑘
ℎ𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑒𝑘
Rasio terkenal lainnya adalah perputaran persediaan yang mengukur penjualan
perusahaan dibandingkan investasi persediaan. Misalnya anggaplah bahwa suatu perusahaan
menyimpan persediaan yang mewakili biaya satu milyar rupiah, dan nilai persediaan yang di
jual selama satu tahun adalah tiga milyar rupiah. Persediaan berputar, atau dijual , tiga kali.
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝑝𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 =
ℎ𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑝𝑜𝑘𝑜𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛
𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎
Menempatkan subsistem pengendalian dalam perspektif
Komputer mugkin telah melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam area
pengendalian dari pada dalam area yang lain . jika data base yag akurat dan mutakhir ada,
merupakan proses yang mudah untuk membandingkan antara biaya aktual dan anggaran ,
menghasilkan laporang dan menghitung rasio. Laporan dan rasio telah lama tersedia sehingga
manajer terbiasa menerimanya dan akan merasa kehilangan tanpanya.
Bagaimana
manajer
menggunakan
informasi
keuangan
Eksekutif dalam fungsi finansial seperti wakil presiden direktur keuangan dan
controller menggunakan informasi yang dihasilkan oleh seluruh tiga subsistem output.
Eksekutif lain, termasuk anggota dewan direksi, juga menggunakan semua output. Manajer
tingkat yang lebih rendah dan staf profesional lebih memilih subsistem yang berhubugan
dengan area mereka. Contohnya , seorang analis investasi menggunakan subsistem
manajemen dana, dan seorang manajer toko bergantung pada subsistem pengendalian.
Setiap hari , manajer diseluruh perusahaan menggunakan informasi keuangan .
Kesimpulan
Sistem informasi keuangan adalah bertujuan untuk melakukan seefektif mungkin
pengelolaan keuangan dan agar dapat melakukan pembiayaan yang seEfisien mungkin
dengan berbagai metode, aplikasi dan lain sebagainya.
Daftar Pustaka

McLeod, Jr Raymond, 1996 , “ Sistem Informasi Manajemen “ , Indonesia , PT
Bhuana Ilmu Populer.

Cloud, Avery C. “ An EDP Control Audit With Teeth.” Journal of Systems
Management 41 ( January 1990 ) : 13 ff.

Cornell, David W., dan Coates, J. Dennis. “ Harnessing the New Cash Flow
Statement.” Business Credit 94 ( March 1992 ):20 -23.

Fig;iozzi, John P. “: Capture Major Risk Trends With a Financial Analysis Model.”
Business Credit 94 ( june 1992) : 18 -19.
Download