Uploaded by Hardian Syahputra

ref 1

advertisement
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME EDUKASI
TAJWID MANIA BERBASIS ANDROID
Naskah Publikasi
diajukan oleh
Listia Fitriani
11.01.2931
kepada
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AMIKOM
YOGYAKARTA
2014
1
2
DESIGN AND MAKING OF EDUCATIONAL GAME
TAJWEED MANIA BASED ANDROID
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME EDUKASI
TAJWID MANIA BERBASIS ANDROID
Listia Fitriani
Emha Taufiq Luthfi
Jurusan Teknik Informatika
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
ABSTRACT
The development of information technology is an important role for human life.
with the development of information technology people can easily get the information and
people can easily perform daily activities with the help of existing technologies .
Technology brings people to look beyond the outside world , open horizons of thinking ,
as well as build a creativity to create new things. One technology that is now the fastest
growing tech gadgets such as smartphones and tablet computers using the Android
operating system . This makes the system a number of computerized educational game
more easy to be obtained and used by all people , especially users of the gadget .
Educational games are one type of game that is used to provide learning through
the media to its unique and interesting game . By using the Unity 3D program which is a
program to design and animation in Game Design and Development Education " Tajweed
Mania " Based Android becomes more attractive so that the user does not feel bored in
the study .
With the support of a computerized system based educational game
development can be realized and implemented within the gadget , thus creating an
entertainment at the same time learning more attractive , efficient , effective , and
efficient.
Keywords: Smartphone, Android, Game Education, Tajweed Mania, Unity 3D
3
1.
Pendahuluan
1.1
Latar Belakang Masalah
Perkembangan Teknologi Informasi sangat berperan penting bagi kehidupan
manusia. dengan adanya perkembangan Teknologi Informasi manusia dapat dengan
mudah mendapatkan informasi dan manusia dapat dengan mudah melakukan kegiatan
sehari-hari dengan bantuan teknologi yang ada. Teknologi membawa manusia melihat
lebih jauh dunia luar, membuka wawasan berfikir, serta membangun sebuah kreativitas
untuk menciptakan hal-hal baru. Salah satu teknologi yang saat ini berkembang sangat
pesat adalah teknologi yang berupa smartphone terutama yang berbasis Android.
Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler
seperti smartphone dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi
para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh
bermacam piranti bergerak.
Game merupakan salah satu media hiburan yang menjadi pilihan masyarakat
untuk menghilangkan kejenuhan atau hanya untuk sekedar mengisi waktu luang. Selain
menjadi media hiburan, game juga dapat menjadi sebuah media pembelajaran untuk
meningkatkan perkembangan otak seseorang. Game edukasi memberikan kesempatan
yang baik untuk merangsang pemikiran anak-anak. Game Edukasi adalah salah satu
jenis game yang digunakan untuk memberikan pembelajaran kepada penggunanya
melalui media permainan yang mudah di pahami.
Pembelajaran ilmu tajwid yang interaktif menggunakan media-media elektronik
saat ini seperti game edukasi masih jarang ditemui, bahkan game
edukasi yang
bertemakan pembelajaran tentang Ilmu Tajwid belum tersedia. Game edukasi ilmu tajwid
ini dilakukan untuk memelihara bacaan Al-Qur’an dari kesalahan dan perubahan serta
memelihara lisan dari kesalahan dalam membacanya.
Dengan adanya beberapa permasalahan diatas, maka penulis memilih judul
“PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME EDUKASI TAJWID MANIA BERBASIS
ANDROID” yang diharapkan dapat memberikan pendidikan, kemudahan dan hiburan
yang lebih menarik, efisien, efektif, dan berdaya guna.
1.2
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah diuraikan diatas, dapat
disimpulkan bahwa permasalahan yang dihadapi yaitu Bagaimana merancang dan
membuat sebuah game edukasi Tajwid Mania berbasis Android.
1.3
Batasan Masalah
Tugas akhir ini membatasi permasalahan dalam perancangan dan pembuatan
game edukasi Tajwid Mania berbasis Android. Batasan masalah tersebut adalah sebagai
berikut :
4
1.
Game ini hanya dapat dimainkan secara single player
2.
Aplikasi ini ditujukan khususnya untuk usia 7-12 tahun.
3.
Aplikasi ini mencakup pengenalan tentang Ilmu Tajwid yaitu NUN SUKUN
dan TANWIN (IDH-HAR CHALQI, ID-GHOM BI-GHUNNAH, ID-GHOM
BILA GHUNNAH, IQLAB, IKHFAA’)
4.
Aplikasi yang dibangun berbasis Android versi 2.3 (Gingerbread) ke atas.
5.
Game edukasi tajwid mania ini dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman C# melalui perangkat lunak monoDevelop, Unity sebagai
game engine-nya dan Orthello 2D sebagai frameworknya.
1.4
Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
1. Merancang dan membuat game edukasi Tajwid Mania berbasis Android.
2. Menjadikan aplikasi sebagai media pembelajaran yang menarik dan sesuai
pada kebutuhan anak-anak.
3. Menciptakan pola pembelajaran yang mudah di pahami sehingga dapat
meningkatkan proses pembelajaran Ilmu Tajwid.
1.5
Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian yang penulis lakukan antara lain adalah:
1. Manfaat bagi penulis
a. Dapat menambah serta memperdalam pengetahuan atas teori yang
diajarkan khususnya pengetahuan tentang Ilmu Tajwid.
b. Sebagai prasyarat kelulusan studi Diploma 3 Jurusan Teknik Informatika
STMIK AMIKOM Yogyakarta untuk memperoleh gelar Ahli Madya
Komputer (A.Md).
2. Manfaat bagi Masyarakat Umum dan IT
a. Game edukasi ini dapat meningkatkan minat pada anak-anak untuk
membaca dan memahami Ilmu Tajwid.
b. Dapat menambah serta memperdalam pengetahuan yang berkaitan
dengan Ilmu Tajwid.
1.6
Metode Penelitian
Dalam melakukan studi pencarian fakta dan pengumpulan data untuk
memecahkan permasalahan yang ada, beberapa metode pendekatan yang digunakan
antara lain:
1. Studi Pustaka
2. Perancangan Game
3. Evaluasi Game
4. Metode Dokumentasi (Kearsipan)
5
1.7
Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan tugas akhir ini diuraikan beberapa bab yaitu:
Bab I Pendahuluan
Bab II Landasan Teori
Bab III Analisis dan Perancangan Sistem
Bab IV Implementasi dan Pembahasan
Bab V Penutup
Daftar Pustaka
2.
Landasan Teori
2.1
Pengertian Game
Game adalah salah satu jenis aktifitas bermain, yang didalamnya dilakukan
dalam konteks berpura-pura namun terlihat seperti realitas, yang mana pemainnya
memiliki tujuan untuk mendapatkan satu kemenangan serta dilakukan dengan sesuai
1
aturan permainan yang dibuat .
Dalam bukunya, menurut Agustinus Nilwan game merupakan permainan
komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Mendalami penggunaan
animasi haruslah memahami pembuatan game. Jika membuat game, maka haruslah
memahami teknik dan metode animasi, sebab keduanya saling berkaitan. Tetapi yang
akan di bahas pada kesempatan kali ini adalah game yang terdapat di Android.
2.1.1 Jenis-Jenis dan Tipe Game
Jenis-jenis dan tipe game biasanya disebut genre, Secara umum Genre dibagi
menjadi beberapa kelompok besar, yaitu:
a. Action Games
Tipe game dengan fitur utama berupa fasilitas tembak cepat dengan
banyak aksi di mana pemain harus memiliki ketrampilan reaksi yang cepat
untuk menghindari tembakan musuh atau menghindari rintangan.
b. Sport Games
Tipe game yang berupa kompetisi antara dua pemain atau lebih, di
mana pemain dapat berupa individual atau tim.
c. Role Playing Games (RPG)
Tipe game ini seringkali berupa multi-player game di mana setiap
pemain memiliki karakter dengan kemampuan, kekuatan, dan kelemahan yang
1
Ernest Adams, Fundamentals of Game Design : The Definition of a Game, (Berkeley,
CA, New Riders, 2010), page 3
6
spesifik. Para pemain saling berkompetisi, berinteraksi, dan bertempur satu
sama lain. Tampilan grafis biasanya di tampilkan secara maksimal karna
menggunakan kamera yang cukup dekat dengan player/actor yang terdapat
didalamnya.
d. Puzzle Games
Tipe game ini umumnya membuat pemain menggunakan kemampuan
berpikirnya sebagai pengganti keterampilan reaksi yang cepat karena terdapat
rahasia yang perlu dipecahkan.
e. Internet Game
Sebuah game yang didesain untuk bekerja melalui banyak jaringanjaringan.
f. Mini game
Sebuah game yang sederhana, tidak membutuhkan banyak waktu,
serta terkadang dapat membuat orang kecanduan.
g. Racing game
Game yang berjenis balapan yang biasanya teknik kita dapat
memainkan dijadikan patokan keberhasilan dalam misi.
h. Fighting game
Game yang biasanya ada dua karakter yang bertarung untuk
memperoleh kemenangan atau tercapainya suatu misi.
i. Adventure game / Action Adventure
Sebuah game dimana user dapat mengeksplorasi 1 tempat atau
lebih, melawan musuh yang ditemui, berinteraksi dengan karakter yang
ditemui, dan terkadang memecahkan teka-teki.
j. First Person Shooter Games
Tipe game ini adalah perang atau tembak menembak yang hanya
memunculkan gambar tangannya saja jadi seolah-olah menggunakan sudut
pandang orang pertama.
k. Logic Game
Sebuah Game yang mengharuskan user untuk berfikir menggunakan
logika untuk dapat menyelesaikan game tersebut.
l. Casual game
Sebuah game yang dibuat untuk semua kalangan, dan dapat
dimainkan setiap orang tanpa harus memiliki kemampuan khusus.
7
m. Strategi Games
Merupakan game dengan menggunakan tipe kamera wide (dari jauh)
agar dapat mengontrol semua object yang terlibat dalam permainan tersebut.
Misal dalam game strategi perang company of heroes, mereka harus
meminimalisasi setiap unit pasukan agar tidak kalah dalam pertempuran.
Selain jenis game yang tersebut diatas, ada beberapa kategori game
yang lain, diantaranya adalah:
1. Multiplayer Online
Game ini biasanya dilakukan lebih dari 2 orang dimana antar pemain
bisa saling kerjasama dan barmain di dunia virtual. Karena game ini
jenisnya
online
maka
pembayarannya
dilakukan
dengan
menggunakan voucher.
Contoh: World of Warcraft
2. Casual Games
Game ini tidak kompleks, permainannya releks dan mudah dipelajari.
Genre permainan ini sederhana dan dapat dimainkan menggunakan
mouse saja.
Contoh: Zuma dan Feeding Frenzy
3. Edugames
Game ini lebih dispesifikasikan pada unsur pendidikan. Pembuat
game ini benar-benar memperhitungkan bagaimana game ini benarbenar dapat mendidik dan manambah pengetahuan.
Contoh: Dora the Explorer dan Petualangan Billy dan Tracy
4. Advergames
Game jenis ini biasanya dimainkan dengan mengusung brand baik
secara gambling maupun tersembunyi.
Contoh: Axe dan Rexona Teens
2.1.2 Komponen-Komponen Game
Game memiliki beberapa komponen, yaitu :
1. Fitur
Fitur merupakan hal yang bisa membedakan setiap game yang ada.
Fitur juga bisa menggambarkan jalan cerita game kedalam bentuk-bentuk
yang dapat dilihat maupun dirasakan.
2. Gameplay
Gameplay membantu pengembang game untuk mengetahui cara
kerja suatu game, dimana fitur-fitur yang ada membentuk suatu gameplay.
8
3. Interface
Interface merupakan semua tampilan yang ada dalam suatu game.
Sebuah interface yang baik adalah interface yang tidak membosankan dan
memudahkan pemain game.
4. Aturan/rules
Merupakan kumpulan aturan-aturan dalam sebuah game.
5. Desain level
Desain level mencakup style, background, dan jalan cerita dari
sebuah game.
2.2
Tahapan Membuat Game
2
Berikut ini tahapan-tahapan dalam pembuatan game :
1. Genre Game
Pertama kali memikirkan genre game apakah yang akan dibuat.
2. Tool
Ini merupakan bagian yang terpenting, yaitu menentukan tool yang akan
digunakan untuk membuat game.
3. Gameplay
Gameplay adalah sistem jalannya game tersebut,
4. Grafis
Setelah membuat gameplay selanjutnya menentukan grafis yang akan
digunakan.
5. Suara
Tanpa suara akan membuat game kehilangan nilainya, karena itulah pilih
suara yang ingin digunakan dalam permainan.
6. Pembuatan
Sudah adanya persiapan yang matang memudahkan pembuat game untuk
segera membuat game sesuai dengan waktu yang sudah dikehendaki.
2
Ivan C. Sibero, 2009. Langkah-langkah Mudah Membuat Game 3D. Yogyakarta :
MediaKom
9
7. Publishing
Ketika sudah selesai dalam segala proses pembuatan game, publish game
menjadi setup.
2.3
Sistem Operasi Android
2.3.1
Pengertian Android
Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti
telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para
pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh
3
bermacam piranti bergerak .
2.3.2
Versi Android
Perkembangan versi Android dan fitur-nya secara dramatis termasuk sangat
cepat sekali, sehingga ada beberapa produsen yang produknya baru tetapi memiliki versi
4
Android lama, kronologis perkembanganversi Android dan fitur-nya sebagai berikut :
1.
Android Versi Beta
2.
Android Versi 1.0
3.
Android Versi 1.1
4.
Android Versi 1.5 (Cupcake)
5.
Android Versi 1.6 (Donut)
6.
Android Versi 2.0 (Eclair)
7.
Android Versi 2.0.1 (Eclair)
8.
Android Versi 2.1 (Eclair)
9.
Android Versi 2.2 (Froyo : Frozen Yogurt)
10.
Android Versi 2.3 (Gingerbread)
11.
Android Versi 3.0 (Honeycomb)
12.
Android 3.1 (HoneyComb)
13.
Android 3.1 (HoneyComb)
14.
Android Versi 4.0 (ICS : Ice Cream Sandwich)
3
Nazruddin Safaat II, Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC berbasis
Android, (Bandung : Informatika, 2012), hal. 1
4
Yuniar Supardi, Sistem Operasi Andal Android, (Jakarta : Elex Media Komputindo,
2012). hal.8
10
15.
Android Versi 4.1 (Jelly Bean)
16.
Android Versi 4.2 (Jelly Bean)
2.4
Flowchart
Yaitu bagan yang menggambarkan urutan logika dari suatu prosedur
5
pemecahan masalah .
2.5
Lingkungan Bahasa Pemrograman Microsoft Visual C#
Microsoft Visual C#, yang selanjutnya disebut sebagai C# merupakan bagian
dari bahasa keluarga Microsoft yang berjalan pada framework .NET. C# bebas dari
masalah kompabilitas dan dilengkapi dengan berbagai fitur baru, menarik, dan tentu saja
6
menjanjikan .
2.6
Perangkat Lunak Yang Digunakan
2.6.1
Unity
Unity adalah sebuah tool yang terintegrasi untuk membuat game dua dimensi
maupun tiga dimensi.
2.6.2
Orthello 2D Framework
Orthello 2D Framework untuk unity ditulis dalam bahasa pemrograman C#.
Mengingat unity pada dasarnya dibuat untuk mengembangkan game 3D maka Orthello
sangat memudahkan kita dalam membuat game 2D diatas lingkungan 3D.
2.6.3
Android SDK
Android SDK digunakan para developer untuk membuat aplikasi untuk platform
Android. Dalam Android SDK terdapat contoh project seperti source code, development
tool, sebuah emulator, dan library-library yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi
Android.
2.6.4
Adobe Photoshop CS3
Adobe Photoshop CS3 adalah salah satu software yang digunakan untuk
melakukan pengolahan pada gambar khususnya gambar bitmap.
2.6.5
Corel Draw 12
Corel Draw 12 merupakan salah satu aplikasi pengolah gambar vektor. Sebagai
pengolah vektor.
5
Heri Sismoro, 2005. Pengantar Logika Informatika, Algoritma, dan Pemrograman Komputer.
Yogyakarta : Andi Offset, hal.34
6
Microsoft Visual C# 2010, (Yogyakarta: ANDI, 2010), hal. 1
11
3.
Analisis dan Perancangan Sistem
3.1
Analisis Sistem
Analisis
sistem
didefinisikan
sebagai
bagaimana
memahami
dan
7
menspesifikasikan dengan detail apa yang harus dilakukan oleh sistem .
Analisis sistem merupakan tahapan paling awal dari pengembangan sistem yang
menjadi fondasi menentukan keberhasilan sistem informasi yang dihasilkan nantinya.
3.1.1
Analisis Kebutuhan Sistem
Dalam mempermudah analisis sistem untuk menentukan keseluruhan kebutuhan
secara lengkap, maka analis membagi kebutuhan sistem menjadi dua jenis yaitu analisis
kebutuhan fungsional dan analisis kebutuhan non-fungsional.
3.1.1.1 Analisis Kebutuhan Fungsional
Kebutuhan fungsional berisi proses-proses apa saja yang nantinya dilakukan
oleh sistem. Kebutuhan fungsional juga berisi informasi-informasi apa saja yang harus
ada dan dihasilkan oleh sistem.
3.1.1.2 Analisis Kebutuhan Non-Fungsional
Kebutuhan ini adalah tipe kebutuhan yang berisi properti perilaku yang dimiliki
oleh sistem.
1.
Aspek Perangkat Keras
Perangkat keras adalah semua bagian fisik komputer dan dibedakan dengan
data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya.
Kebutuhan hardware yang telah digunakan untuk menjalankan game yang dibuat
dengan Unity ini adalah :

Processor Intel® Core™2 Duo CPU P7570 @ 2.26GHz (2 CPUs), ~2.3GHz

Memory 3072MB

VGA Mobile Intel® 4 Series Express Chipset Family 1341 MB

Hard Disk 500GB
2.
Aspek Perangkat Lunak
Perangkat lunak adalah program yang digunakan untuk menjalankan perangkat
keras. Tanpa adanya perangkat lunak ini komponen perangkat keras tidak dapat
berfungsi.
Adapun aplikasi dan software yang digunakan dalam pembuatan game ini
adalah:
1. Unity 4.2.1
2. Orthello 2D Framework
3. MonoDevelop
7
Hanif Al Fatta, 2007. Analisis & Perancangan Sistem Informasi, Yogyakarta: Andi Offset, hal 24
12
4. Android SDK
5. Adobe Photoshop CS3
6. Corel Draw 12
3.1.2
Analisis Kelayakan Teknologi
Ditinjau dari segi kelayakan teknologi, game ini dapat dikatakan layak karena
untuk menjalankan game ini melalui smartphone atau computer tablet.
3.1.3
Analisis Kelayakan Hukum
Ditinjau dari segi kelayakan hukum, konten game ini tidak melanggar hukum
karena tidak mengandung unsur yang melanggar hukum seperti unsur pornografi
maupun unsur sara.
3.1.4
Analisis Kelayakan Operasional
Ditinjau dari segi operasional, game ini dikatakan layak karena saat ini
masyarakat pada umumnya sudah menggunakan smartphone atau computer tablet yang
menggunakan sistem operasi android dan game ini mudah dijalankan
3.2
Perancangan Game
Dalam perancangan game ini terdapat beberapa tahap-tahap yang harus
dikerjakan, diantaranya :
1. Menentukan Genre Game
Game Edukasi “Tajwid Mania” ini termasuk dalam genre Edugames,
karena game ini dispesifikasikan pada unsur pendidikan.
2. Menentukan Tool
Game Edukasi “Tajwid Mania” ini menggunakan perangkat lunak Unity
karena lebih user friendly dalam pembuatan game.
Orthello 2D Framework,
MonoDevelop, Android SDK, Adobe Photoshop CS3, dan Corel Draw 12.
3. Menentukan Gameplay
a. Alur Game
b.
Aturan Permainan
4. Flowchart
13
5. Menentukan Grafis
a. Perancangan Interface
6. Menentukan Suara
3.3
Objek Permainan
Pada bagian objek permainan, akan dijelaskan objek-objek yang berada dalam
permainan Tajwid Mania yang dipakai sebagai sprite.
14
3.4
3.3.1
Background
3.3.2
Tombol
Rancangan Naskah Permainan
Dalam merancang sebuah naskah penyusunan harus menetapkan urutan
elemen-elemen secara rinci. Merancang naskah merupakan spesifikasi lengkap dari teks
dan narasi dalam penyusunan game ini.
4.
Pembahasan dan Implementasi
4.1
Hasil yang dicapai
Berikut ini adalah hasil dari uji coba game edukasi Tajwid Mania:
a. Main Menu
Gambar 4.1 Main Menu
b. Instructions
Gambar 4.2 Instructions
15
c.
Options
Gambar 4.3 Instructions
d. GamePlay
Gambar 4.4 GamePlay
4.2
Uji Coba Sistem
Game Tajwid Mania ini telah diinstal dan dijalankan ke beberapa smartphone
Android dengan berbagai merk dan juga OS Android. Berikut ini table hasil pengujian
systemnya.
16
Tabel 4.1 Hasil Pengujian Sistem
No
1.
Merk Smartphone
Sony
Ericcson
Xperia
Mini
Versi OS
Keterangan
Android Ice Cream
Game
Tajwid
Sandwich 4.0.4
berjalan. Semua tombol bisa
berfungsi.
Mania
Tampilan
bisa
bisa
fullscreen.
2.
Samsung Galaxy Core
Android Jelly Bean
Game
Tajwid
Mania
bisa
4.1.2
berjalan. Semua tombol bisa
berfungsi. Tampilan belum bisa
fullscreen.
3.
Samsung Galaxy Ace 2
Android
Game
Tajwid
Mania
bisa
Gingerbread 2.3
berjalan. Semua tombol bisa
berfungsi. Tampilan belum bisa
fullscreen.
4.
Samsung Galaxy Grand
Android Jelly Beann
Game
Tajwid
Mania
bisa
4.1.2 Bean 4.1.2
berjalan. Semua tombol bisa
berfungsi. Tampilan belum bisa
fullscreen.
5.
Penutup
5.1
Kesimpulan
Dalam pembuatan Game Edukasi Tajwid Mania ini diharapkan diharapkan dapat
memberikan pendidikan, kemudahan dan hiburan yang lebih menarik, efisien, efektif, dan
berdaya guna serta sebagai akhir laporan, penulis dapat menarik kesimpulan sebagai
berikut :
1.Game edukasi ini memberikan pembelajaran kepada anak-anak tentang Ilmu
Tajwid.
2.Game edukasi Ilmu Tajwid ini dilakukan untuk memelihara bacaan Al-Qur’an dari
kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan dari kesalahan dalam
membacanya.
3.Penulis membuat game edukasi yang dikemas secara modern, yaitu dengan
smartphone Android, agar pengguna lebih mudah untuk memainkan game
edukasi tersebut.
4.Desain interfacenya menarik, sehingga menjadikan aplikasi sebagai media
pembelajaran yang menarik sesuai pada kebutuhan anak-anak.
17
5.2 Saran
Berdasarkan penelitian dan analisis hasil, terdapat beberapa saran untuk perbaikan
sistem selanjutnya. Saran-saran tersebut diantaranya adalah:
1.Untuk membuat game yang baik dan efektif, sebaiknya dikerjakan dalam tim
sehingga dapat berbagi tugas, ada yang bertugas untuk mendesain gameplay,
ada yang bertugas sebagai programmernya dan pembagian tugas lainnya,
sehingga game dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif.
2.Dalam pengembangan game edukasi Tajwid Mania hanya dapat dimainkan
secara single player, harapan ke depannya semoga aplikasi ini dapat
dikembangkan agar dapat dipergunakan secara luas seperti jaringan komputer
atau internet.
3.Semoga kedepannya game ini dapat dikembangkan menjadi lebih dinamis dan
lebih menarik, dan game ini diharapkan tidak hanya berbasis OS android saja,
tetapi bisa OS yang lain.
18
DAFTAR PUSTAKA
Adams, Ernest. 2010. Fundamentals of Game Design : The Definition of a Game.
(Berkeley, CA, New Riders)
Sibero, Ivan C. 2009. Langkah-langkah Mudah Membuat Game 3D. Yogyakarta :
MediaKom
Safaat II, Nazruddin. Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC berbasis
Android. Bandung : Informatika
Supardi, Yuniar. 2012. Sistem Operasi Andal Android. Jakarta : Elex Media Komputindo
Sismoro, Heri. 2005. Pengantar Logika Informatika, Algoritma, dan Pemrograman
Komputer. Yogyakarta : Andi Offset
Microsoft Visual C# . 2010. Yogyakarta: ANDI
Fatta, Hanif Al. 2007. Analisis & Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset
19
Download