Uploaded by matiuspasiga1997

Makalah strategi pemasaran

advertisement
HALAMAN JUDUL
MANAJEMEN PEMASARAN RUMAH SAKIT
“STRATEGI PEMASARAN”
Dosen Pengampuh : Era Pratiwi S.KM.,M.Kes
Disusun Oleh :
Sari Tidore
(17 3145 261 006)
Claudia Stevianti Sosinggih (17 3145 261 014)
Asmawati Ahmad
(17 3145 261 034)
Halwatia
(17 3145 261 024)
Sudarmayanti
(17 3145 261 041)
Matius Sedan Pasiga
(17 3145 261 015)
Gugun Rianto
(17 3145 261 042)
Zulfikar A Sidik
(17 3145 261 033)
PRODI S1 ADMINISTRASI RUMAH SAKIT
UNIVERSITAS MEGA REZKY MAKASSAR 2019
i
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Alhamdulillah penulis haturkan Kehadirat Allah SWT yang
atas karunianya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul
“Strategi Pemasaran” guna untuk memenuhi tugas “Manajemen Pemasaran
Rumah Sakit”. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa kualitas banyaknya
persaingan yang terjadi dikalangan perusahan maupun RS, maka perlu
dilakukan Strategi pemasaran untuk menjalankannya.
Strategi Pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk
mencapai tujuan pemasarannya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik
untuk pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya
pengeluaran pemasaran. Oleh karena itu, strategi-strategi yang diterapkan
dalam sebuah perusahaan harus mampu berdaya saing dengan perusahaan
lainnya.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada
pembaca. Walaupun makalah ini masih memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penulis mohon saran dan kritikannya. Terima kasih.
Makassar, Maret 2019
Kelompok 1
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.................................................................................................i
KATA PENGANTAR .............................................................................................ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 5
A. Latar belakang .............................................................................................. 5
B. Rumusan masalah......................................................................................... 5
C. Tujuan .......................................................................................................... 6
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................ 7
A. Defenisi strategi pemasaran ......................................................................... 7
B. Strategi permintaan primer ........................................................................... 8
C. Strategi permintaan selektif.......................................................................... 9
D. Pemilihan strategi pemasaran ..................................................................... 12
E. Pengembangan strategi pemasaran ............................................................ 13
F.
Rencana strategi pemasaran di perusahaan ................................................ 14
G. Strategi pemasaran di Rumah Sakit ........................................................... 17
H. Studi kasus Jurnal strategi pemasaran ........................................................ 19
BAB III PENUTUP .............................................................................................. 22
A. Kesimpulan ................................................................................................ 22
B. Saran ........................................................................................................... 22
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 23
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Masalah marketing (pemasaran) senantiasa merupakan masalah yang
sangat menarik, tidak saja bagi mereka yang berkecimpung di dalam dunia
usaha, tetapi bagi siapapun dari mulai masyarakat kelas sosial terbawah sampai
masyarakat kelas soaial teratas. Karena di manapun kita berada seringkali akan
berhadapan dengan istilah pemasaran baik itu dalam pengertian yang paling
sederhana atau dalam pengertian yang seluas-luasnya.
Banyak kegiatan-kegiatan yang dapat dikaitkan dengan pemasaran, seperi
halnya seorang abang becak akan senantiasa berusaha memasarkan jasannya
kepada masyarakat dengan cara mencoba tersenyum seramah mungkin kepada
siapapun yang kebetulan lewat dihadapannya. Perguruan tinggi mencoba
bersaing di dalam meningkatkan mutu akademik para mahasiswanya dengan
penuh pengharapan anak didiknya akan lebih mudah dipasarkan ataupun
ditawarkan ke pasaran tenaga kerja baik itu ke pihak swasta, lembaga-lembaga
pemerintahan ataupun dengan cara yang mandiri sebagai wirausahawan.
Demikian pula dengan perusahaan-perusahaan besar, mencoba memasarkan
hasil produksinya dengan menggunakan cara-cara promosi secara gencar.
B. Rumusan masalah
1) Apa itu defenisi strategi pemasaran ?
2) Bagaimana strategi permintaan primer?
3) Bagaimana strategi permintaan selektif?
4) Bagaimana pemilihan strategi pemasaran?
5) Bagaimana pengembangan strategi pemasaran?
6) Apa rencana strategi pemasaran di perusahaan?
7) Apa strategi pemasaran di rumah sakit?
5
C. Tujuan
1) Mengetahui apa itu defenisi dari strategi pemasaran
2) Dapat mengetahui strategi permintaan primer
3) Dapat mengetahui strategi permintaan selektif
4) Mengetahui pemilihan strategi pemasaran
5) Dapat mengetahui pengembangan strategi pemasaran
6) Mengetahui rencana strategi pemasaran di perusahaan
7) Dapat mengetahui strategi pemasaran di rumah sakit
6
BAB II
PEMBAHASAN
A. Defenisi strategi pemasaran
Definisi Strategi Pemasaran Menurut Philip Kotler (2004, 81):
Strategi Pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk
mencapai tujuan pemasarannya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik
untuk pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya
pengeluaran pemasaran.
Menurut tjiptono (2002, 6) Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang
direncanakan untuk mencapai perusahaan dengan mengembangkan keunggulan
bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program
pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.
Menurut Corey (dalam Dr. Effendi M. Guntur, SE, 2010:37), strategi
pemasaran terdiri atas lima elemen yang saling berkait. Kelima elemen tersebut
adalah:
1. Pemilihan pasar, yaitu memilih pasar yang akan dilayani. Keputusan ini
didarasarkan pada faktor-faktor:
a. Persepsi terhadap fungsi produk dan pengelompokkan teknologi yang dapat
diproteksi dan didominasi
b. Keterbatasan sumber daya internal yang mendorong perlunya pemusatan
(fokus) yang lebih sempit.
c. Pengalaman kumulatif yang didasarkan pada trial and error di dalam
menanggapi peluang dan tantangan.
d. Kemampuan khusus yang berasal dari akses terhadap sumber daya langka
atau pasar yang terproteksi.
2. Perencanaan produk, meliputi produk spesifik yang dijual, pembentukan lini
produk, dan desain penawaran individual pada masing-masing lini. Produk
7
itu sendiri menawarkan manfaat total yang dapat diperoleh pelanggan
dengan melakukan pembelian.
3. Penetapan harga, yaitu menentukan harga yang dapat mencerminkan nilai
kuantitatif dan produk kepada pelanggan.
4. Sistem distribusi, yaitu saluran perdagangan grosir dan eceran yang
dilaui produk hingga mencapai konsumen akhir yang membeli dan
menggunakannya.
5. Komunikasi pemasaran (promosi), yang meliputi periklanan, personal
selling, promosi penjualan, direct marketing, dan public relations(2).
B. Strategi permintaan primer
Strategi permintaan primer dirancang untuk menaikkan tingkat permintaan
terhadap bentuk produk (product form) atau kelas produk (product class).
Tabel 1. Strategi pemasaran permintaan selektif
Bagaimana Permintaan Dipengaruhi
Strategi
Untuk
Mempengaruhi
Permintaan
Menarik pengguna baru (non users)
a) Meningkatkan kesediaan untuk
membeli
b) Meningkatkan kemampuan untuk
membeli
Meperbesar tingkat pembelian
a) Menambah situasi pengguna
b) Menaikkan tingkat konsumsi
c) Menaikkan tingkat penggantian
produk
1. Strategi menarik pengguna baru (bukan pengguna)
Dalam strategi ini, perusahaan harus mampu meningkatkan kesediaan
(willingness) atau kemampuan (ability) konsumen untuk membeli produk.
dengan demikian, jumlah pengguna dapat meningkat.
a) Meningkatkan kesediaan untuk membeli
8
 Mendemonstrasikan manfaat yang telah ditawarkan oleh bentuk produk.
Cara ini sangat dibutuhkan manakala perusahaan memasarkan suatu
bentuk produk yang baru.
 Mengembangkan produk baru dengan manfaat-manfaat yang bakal
lebih menarik untuk segmen pasar tertentu.
 Mendemonstrasikan atau mempromosikan manfaat baru dari produk
yang sudah ada.
b) Meningkatkan kemampuan untuk membeli
Kemampuan konsumen untuk membeli pruduk atau jasa berkaitan erat
dengan dua hal, yakni daya beli dan akses terhadap produk atau produsen.
2. Strategi Menaikkan Tingkat Pembelian dari Pengguna Saat Ini
Dalam
rangka
menaikkan
tingkat
pembelian,
perusahaan
harus
mengerahkan strategi pemasarannya pada kesediaan konsumen untuk
membeli lebih sering (more often) atau dalam volume pembelian yang lebih
banyak (more volume).
a) Menambah situasi pengguna
Pembeli mungkin akan memperbesar pemakaiannya jika ragam
penggunaan produk diperluas.
b) Menaikkan tingkat konsumsi
Volume konsumsi rata-rata dan frekuensi konsumsi dapat ditingkatkan
melalui harga yang lebih murah atau kemasan dengan isi khusus.
c) Menaikkan tingkat penggantian produk
Kendati perancangan ulang produk dapat dikelompokkan dalam
strategi permintaan selektif, dalam beberapa industri (seperti fashion,
barang Strategi Pemasaran 11 elektronik, komputer dan peripheral-nya)
cara ini dapat pula diklasifikasikan sebagai strategi permintaan primer.
C. Strategi permintaan selektif
Strategi permintaan selektif dapat berupa tiga alternatif utama, yaitu
memperluas pasar yang dilayani, merebut pelanggan dari pesaing, dan
mempertahankan atau meningkatkan permintaan dari basis pelanggan saat ini.
9
Tabel 2. Strategi pemasaran permintaan selektif
Bagaimana permintaan dipengaruhi
Strategi
untuk
mempengaruhi
permintaan
1. Memperluas pasar yang dilayani
(served marked)
a. Meemperluas distribusi
b. Perluasan lini produk
2. Merebut pelanggan dari pesaing
a. Head-to-head competition
 Kualitas superiot
 Kepemimpinan harga-biaya
b. Diferensiasi
 Benefit.attribute positioning
 Customer-based positioning
3. Merpertahankan
atau
meningkatkan permintaan dari
basis pelanggan saat ini
a. Mempertahankan
kepuasan
pelanggan
b. Relationshipp marketing
c. Produk komplementer
Penjelasan:
1. Memperluas pasar yang dilayani (served marked)
.Perusahaan merumuskan pasar relevan (relevant market) berdasarkan
bentuk atau kelas produk di mana mereka berkompetisi.
a. Meemperluas distribusi
Program penjualan dan distribusi perusahaan dirancang untuk
membuat produk tersedia bagi pasar sasaran dan untuk memperoleh
dukungan pengantaran, pemanjangan, dan promosi secara efektif
b. Perluasan lini produk
Perusahaan dapat memeprluas lini produk yang ditawarkan di pasar
melalui program pengembangan produk dengan dua alternatif utama:
 Perluasan lini produk secara vertikal (vertical product-line extension),
yaitu menambah suatu produk baru pada tingkatan harga yang
berbeda. Contohnya, Unilever meluncurkan Surf yang melayani
segmen menengah ke bawah untuk melengkapi Rinso yang bermaik di
10
segmen premium. Contoh lain, Astrea Legend dipasarkan dengan
harga yang lebih murah dibandingkan Astrea Supra.
 Perluasan lini produk secara horizontal (horizontal product-line
extension), yaitu menambah suatu produk baru dengan karakteristik
berbeda pada tingkat harga relatif yang sama. Contohnya, produsen
sirup menambah variasi rasa pada rentang produknya, dari yang
semula hanya rasa strawberry dan orange, lalu ditambah dengan rasa
mangga dan apel.
2. Merebut pelanggan dari pesaing
Pesaing langsung perusahaan adalah perusahaan-perusahaan lain yang
bersaing dalam served market yang sama.
a. Head-to-head competition
Dalam strategi ini, perusahaan menawarkan manfaat yang pada
dasarnya sama seperti pesaingnya, tetapi berusaha untuk memenangkan
persaingan dengan dua alternatif cara berikut:
 Melakukan usaha-usaha pemasaran yang lebih unggul (superior
marketing efforts), seperti kualitas, kelengkapan, ketersediaan produk,
atau nama merk yang lebih superior.
 Kepemimpinan dalam harga dan baya (price-cost leadership), yaitu
menawarkan kualitas sebanding dengan harga lebih murah dari pesaing.
b. Diferensiasi
Dalam strategi ini, perusahaan berusaha membedakan diri dengan cara
menawarkan atribut atau manfaat tertentu yang unik atau dengan jalan
melayani jenis konsumen tertentu.
 Benefit/Attribute
Positioning
adalah
strategi
pemasaran
yang
menonjolkan atribut unik, pengemasan produk secara unik, atau
manfaat yang unik .
 Customer-Oriented Positioning (Niching) adalah strategi pemasaran
yang berusaha untuk memisahkan diri dari para pesaing besar dengan
jalan melayani satu atau sejumlah kecil segmen pasar khusus
3. Merpertahankan atau meningkatkan permintaan dari basis pelanggan saat ini
11
Berbagai riset menunjukkan bahwa biaya mempertahankan pelanggan
jauh lebih murah dibandingkan biaya merebyt pelanggan baru. Karena itu,
mulai
banyak
perusahaan
yang
berusaha
menekankan
upaya
memaksimalkan potensi penjualan masa depan dari basis pelanggan saat ini.
Berikut ini ada tiga alternative strategi yang dapat dipilih, yaitu:
a. Mempertahankan kepuasan pelanggan
Banyak merk yang berhasil dibangun di pasar dengan memfokuskan
strategi dan programnya untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan
terhadap kualitas produk yang superior.
b. Relationshipp marketing
Relationship marketing dirancang untuk meningkatkan kemungkinan
terjadinya bisnis ulangan (repeat business) melalui pengembangan
hubungan yang sifatnya formal-interpersonal dengan pelanggan.
c. Produk komplementer
Produk komplementer merupakan salah satu bentuk strategi yang
sering
dirancang
dan
dipasarkan
perusahaan
dalam
rangka
mempertahankan pelanggan. Menambah jumlah relasi antara perusahaan
dan pelanggan dapat menyebabkan peralihan (switching) ke pemasok
atau merk lain menjadi lebih mahal (baik secara ekonomis maupun
psikologis) bagi pelanggan.
D. Pemilihan strategi pemasaran
1. Tujuan atau sasaran produk
Tujuan produk harus dijadikan pedoman dalam menentukan tipe dasar
strategi yang dibutuhkan. Sebagai contoh, jika tujuan utama produk adalah
meningkatkan volume penjualan atau pertumbuhan pangsa pasar, maka
biasanya alternatif utama yang dipertimbangkan adalah strategi permintaan
selektif yang berfokus pada upaya merebut pelanggan dari pesaing atau
memperluas pasar yang dilayani.
Sebaliknya, apabila tujuan produk lebih menekankan pada aliran kas dan
profitabilitas,
maka
strategi
12
pemasarannya
difokuskan
pada
mempertahankan atau meningkatkan permintaan dari basis pelanggan saat
ini.
2. Peluang pasar
Karakteristik dan besarnya peluang pasar harus ditetapkan secara jelas
berdasarkan analisis pasar dan pengukuran pasar. Analisis pasar
memberikan informasi mengenai siapa yang membeli bentuk produk (dan
siapa yang tidak membelinya), berbagai situasi pemakaian produk (dan juga
situasi yang tidak menggunakan produk), dan faktor-faktor yang
memengaruhi kesediaan dan kemampuan untuk membeli.
Informasi seperti ini bermanfaat bagi para manajer dalam memilih
strategi dan program guna meningkatkan jumlah pemakai atau tingkat
pemakaian. Melalui analisis permintaan selektif, para manajer dapat
memperoleh pemahaman mengenai berbagai alternatif peluang segmentasi
yang ada dan faktor-faktor yang memengaruhi proses pengambilan
keputusan konsumen.
3. Kesuksesan pasar (market success)
Manajer pemasaran harus memahami jenis keunggulan bersaing dan
tingkat pengeluaran pemasaran yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan
pasar. Melalui analisis persaingan, perusahaan dapat memahami siapa
pesaingnya, seberapa besar tingkat intensitas persaingan yang ada, dan
keunggulan apa yang harus dikembangkan dalam rangka bersaing secara
efektif menghadapi para pesaing merek langsung (strategi permintaan
selektif) atau para pesaing kelas produk yang tidak langsung (strategi
permintaan primer).
E. Pengembangan strategi pemasaran
Tujuan merupakan suatu pernyataan, ke mana perusahaan itu akan
menuju; sedangkan strategi merupakan cara umum yang akan ditempuh untuk
mencapai arah tujuan tersebut. Strategi juga terdiri atas berbagai elemen, dan
dalam hal ini akan dititikberatkan pada elemen-elemen pemasaran. Ada lima
konsep yang mendasari suatu strategi pemsaran, yaitu:
 Segmentasi pasar
13
 Penentuan posisi pasar (Market positioning strategy)
 Strategi memasuki pasar (Market entry strategy)
 Strategi marketing mix
 Strategi penentuan waktu (Timing strategy)
F. Rencana strategi pemasaran di perusahaan
Lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan
kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran
perusahaan yang mempengaruhi kemampuan rnanajemen pemasaran untuk
mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para
pelanggan sasarannya.
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran, dan berdasarkan itu, unit
bisnis diharapkan untuk mencapai sasaran-sasaran pemasarannya. Strategi
pemasaran perusahaan terdiri dari pengambilan keputusan tentang biaya
pemasaran dari perusahaan, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran dalam
hubungannya dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dalam kondisi
persaingan.
Strategi pemasaran menyeluruh perusahaan tercermin dalam rencana
strategi pemasaran perusahaan (Corporate Marketing Plan) yang disusun.
Rencana strategi pemasaran perusahaan adalah suatu rencana pemasaran
jangka panjang yang bersifat menyeluruh dan strategis, yang merumuskan
berbagai strategi dan program pokok dibidang pemasaran perusahaan pada
suatu jangka waktu tertentu dalam jangka panjang dimasa depan.
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran pada
suatu perusahaan adalah :
1. Lingkungan mikro
Lingkungan mikro perusahaan terdiri dari para pelaku dalam lingkungan
yang
langsung
berkaitan
dengan
perusahaan
kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu:
a) Perusahaan
14
yang
mempengaruhi
Strategi pemasaran yang diterapkan oleh bagian manajemen
pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaan dalam
merumuskan rencana pemasarannya, seperti manajemen puncak,
keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan, pembelian,
produksi, dan akuntansi serta sumber daya manusia yang dimiliki
perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama dengan
para staff di bidang lainnya.
b) Pemasok (supplier)
Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang
menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para
pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu
c) Para perantara pemasaran
Para perantara pemasaran adalah perusahaan-perusahaan yang
membantu perusahaan dalam promosi, penjualan dan distribusi
barang/jasa kepada para konsumen akhir.
d) Para pelanggan
Yaitu pasar sasaran suatu perusahaan yang menjadi konsumen atas
barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan apakah individu-individu,
Iembaga-lembaga, organisasi-organisasi, dan sebagainya.
e) Para pesaing
Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran
yang efisien guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain.
Sistem pemasaran dan strategi yang diterapkan perusahaan dikelilingi
dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing
f) Masyarakat umum
Sebuah perusahaan juga harus memperhatikan sejumlah besar lapisan
masyarakat yang tentu saja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap
kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah mereka menerima atau menolak
metode- metode dari perusahaan dalam menjalankan usahanya, karena
kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain,
kelompok-kelompok inilah yang menjadi masyarakai umum.
15
2. Lingkungan makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat
kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam
lingkungan mikro dalam perusahaan, yaitu:
a) Lingkungan demografis/kependudukan
Lingkungan demografis/kependudukan menunjukkan keadaan dan
permasalahan mengenai penduduk, seperti distribusi penduduk secara
geografis, tingkat kepadatannya, kecenderungan perpindahan dari satu
tempat ke tempat lain, distribusi usia, kelahiran, perkawinan, ras, suku
bangsa dan struktur keagamaan.
b) Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan,
kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan ekonomi,
penurunan dalam pertumbuhan pendapatan nyata, tekanan inflasi yang
berkelanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya
yang berkenaan dengan perkonomian.
c) Lingkungan fisik
Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu
yang dibutuhkan oleh perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan
angka pencemaran, dan peningkatan angka campur tangan pemerintah
dalam pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber daya alam
d) Lingkungan teknologi
Lingkungan
teknologi
rnenunjukkan
peningkatan
kecepatan
pertumbuhan teknologi, kesempatan pembaharuan yang tak terbatas,
biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih
besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk daripada
penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan
dengan perubahan teknologi.
e) Lingkungan sosial/budaya
Lingkungan ini menunjukkan keadaan suatu kelompok masyarakat
mengenai aturan kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku
16
dalam masyarakat, pandangan masyarakat dan lain sebagainya yang
merumuskan hubungan antar sesama dengan masyarakat lainnya serta
lingkungan sekitarnya.
G. Strategi pemasaran di Rumah Sakit
Dalam pemasaran rumah sakit yang baru, banyak strategi yang bisa di
gunakan, salah satunya adalah strategi 10 P. strategi 10 P dapat dijabarkan
sebagai berikut :
1. Produk
Produk rumah sakit layanan dari rumah sakit itu sendiri,dalam
pelayanannya rumah sakit harus dapat memuaskan konsumen yang dalam
hal ini adalah pasien. Pelayanan yang dapat memuaskan pasien akan
membuat penilaian pasien terhadap rumah sakit akan baik, dan pasien tidak
akan ragu
– ragu untuk mengunjungi atau datang lagi ke rumah sakit
terebut pada saat memerlukan pelayanan dari sebuah rumah sakit.
2. Price
Price atau tarif yang di berikan oleh rumah sakit harus rasional yaitu
sesuai antara pengeluaran pasien dan pelayanan yang di dapat. Dengan hal
demikian pasien tidak akan merasa di rugikan oleh rumah sakit, dan dapat
meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit.
3. Place
Sebuah rumah sakit juga harus lebih memperhatikan masalah place atau
tempat, misalnya dalam awal pembangunan sebuah rumah harus memilih
tempat / lokasi yang strategis dan mudah di jangkau oleh konsumen atau
pasien. Tidak hanya lokasi, pihak rumah sakit juga harus memperhatikan
tempat- tempat lain yang dapat menunjang pelayanan dalam rumah sakit
selain tempat- untuk pelayan medis, seperti tempat parkir yang luas dan
aman, ruang tunggu, kamar kecil. Hal hal seperti ini juga dapat
mempengaruhi kepuasan pasien.
4. Promotion
17
Rumah sakit dapat berpromosi namun harus sesuai dengan kode etik
karna rumah sakit adalah organisasi yang bergerak dalam bidang jasa, dan
sangat berbeda dengan organisasi lain yang mengutamakan profit(2).
Dengan prpmosi konsumen atau pasien dapat mengenal rumah sakit itu
sendiri, seperti mangadakan pengobatan gratis, menjadi sponsor sebuah
evant- evant, mengadakan seminar dan bentuk- bentuk promosi lain namun
masih dalam batasan kode etik berpromosi.
5. Profesional
Profesional yang di maksud adalah bagaimana karyawan atau SDM yang
ada di rumah sakit dapat bekerja dengan baik sesuai dengan ilmu yang
didapatkan dan sesuai bidangnya masing-masing agar dalam pelayanan
terhadap pasien tidak terjadi kesalahan, dan dengan keprofesionalan
karyawan atau SDM tersebut kepuasan pasien terhadap pelayanan dapat
terjamin.
6. People
People adalah bagaimana SDM atau seorang karyawan dapat bekerja
dengan baik sesuai dengan tugasnya dan memiliki pribadi atau prilaku yang
baik sebagai seorang karyawan seperti disiplin, dan mengikuti aturan kerja
di rumah sakit. People atau SDM pula harus memiliki kesadaran sosial yang
tinggi sesuai fungsi utama rumah sakit.
7. Publik
Rumah sakit harus dapat berhubungan baik dan memiliki kepedulian
sosial terhadap masyarakat serta memiliki tanggung jawab sosial terhadap
lingkungan sekitar, seperti pengelolaan limbah yang baik dan aman agar
tidak mencemari .lingkungan sekitar, baik limbah medis maupun non medis.
Rumah sakit juga dapat merekrut masyarakat sekitar untuk menjadi
seseorang karyawan dan penempatannya disesuaikan dengan pendidikan
dan kemampuannya.
8. Power
Rumah sakit harus dapat membentuk atau memiliki suatu kekuatan agar
dapat bekerja sama dengan instansi-instansi lain yang dapat menjadi
18
pendukung penyebarluasan, dan
pengembangan rumah sakit. Seperti
bekerja sama dengan instansi-instansi pendidikan, dan instansi-instansi lain
yang di anggap dapat menjadi pendukung rumah sakit.
9. Pressure
Pressure adalah sebuah rumah sakit harus memiliki tekanan terhadap
pihak-pihak, instansi-instansi maupun perusahaan, contonya dengan
mengikat para
karyawan rumah sakit apabila keluarga dari karyawan rumah sakit
membutuhkan layanan kesehatan diharapkan agar mendatangi rumah sakit
tersebut. Kemudian menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan agar
apabila karyawan dari perusahaan tersebut membutuhkan layanan kesehatan
dapat mendatangi rumah sakit tersebut. Serta bekerjasama dengan pihak
asuransi
10. Perforrmance
Performance adalah hasil kerja rumah sakit dalam hal memuaskan
pasien, dan ada kegiatan-kegiatan khusus yang mempunyai nilai publisitas.
Misalnya mendapat sertifikat ISO, AKREDITASI, maupun citra yang baik
yang di dapatkan dalam hal pelayanan terhadap pasien.
H. Studi kasus Jurnal strategi pemasaran
1. Jurnal 1: analisis implementasi strategi pemasaran (stusi kasus pada rumah
sakit mata pekanbaru eye center)
Hasil Jurnal :
Berdasarkan kajian terhadap analisis implementasi strategis pemasaran
studi kasus pada Rumah Sakit Mata Pekanbaru EY Center yang tunjang
dengan data dan hasil wawancara yang diolah dengan metode penelitian
kualitatif dan analisis data dengan menggunkan metode triangulasi
diperoleh kesimpulan yaitu, strategis pemsaran yang dilakukan Rumah
Sakit Mata Pekanbaru EY Center sudah sanagta baik. Itu dapat dilihat dari
tanggapan informan yang mengatakan bahwa pihak rumah sakit
menawarkan produk dan memberikan
19
pelayanan terbaik. Strategi
pemasaran yang dilakukan oleh rumah sakit mata pekanbaru EY Center
berupa;
a. Strategi produk
Produk yang tawarkan berupa jasa yang paling banyak dibutuhkan
dan juga rumah sakit mata pekanbaru EY Center mempunyai produk
unggulan yang belom terdapat di rumah sakit lain dan dapat memenuhi
kebutuhan konsumen lain.
b. Strategi harga
Harga yang ditawarkan sudah memenuhi kritieria dan kompotitif.
Rumah sakit mata pekanbaru EY Center bekerja sama dengan asuransi
seperti BPJS, mandiri in health dan jamkesda yang dapat meringnakn
serta memudahkan pasien untuk berobat.
c. Strategi tempat atau lokasi
Lokasi Rumah Sakit Mata Pekanbaru EY Center strategis dan berada
tidak jauh dari pusat kota dan memiliki akses yang dekat dari mana
saja. Namun untuk papan nama tidak terlalu kelihatan dikarenakan
karena kurang menonjol dari pada yang lain.
d. Strategi promosi
Promosi yang dilakukan Rumah Sakit Mata Pekanbaru EY Center
tidak hanya sekedar berkomunikasi ataupun menyampaikan informasi,
melainkan mampu menciptkan Susana atau keadaan dimana para pasien
bersedia memilih produk jasa yang ditawarkan.
e. People/Karyawan
Karyawan yang berada di Rumah Sakit Mata Pekanbaru EY Center
dalam memberikan kualitas pelayanan untuk memotivasi pasien Rumah
Sakit Mata Pekanbaru EY Center sangat baik.
2. jurnal 2
Penerapan Strategi Pemasaran Marketing Mix
Hasil Jurnal :
20
Dari pengamatan diatas, dapat disimpulkan bahwa PT. Batik Danar
Hadi dalam pelaksanaan pemasarannya menggunkan stretegi Marketing
Mix (bauran pemasaran) yaitu memperhatikan dan menjaga perpaduan
antara produk, harga, promosi dan distribusi.
a. Dalam memasarkan produknya PT. Batik Danar Hadi selalu menjaga
dan kualitas produknya agar tetap disenangi oleh konsumen atau
pelanggannya, baik dalam merek, pemilihan bahan baku, proses
produksinya sampai dengan pemgemasan sampai pemberian label pada
produnya.
b. Harga jual produk yang dihasilkan PT. Batik Danar Hadi ditetapkan
dengan menggunkan metode kost pluss pricing (berorientasi biaya).
Yaitu menjumlahkan sejumlah keuntungan terhadap biaya produksinya.
Biaya-biaya tersebut antara lain biaya promosi, Biaya gaji dan
administrasi.
c. PT. Danar Hadi mempromosikan produk dengan melukan kegitan yang
terdpat pada bauran promosi, yaitu;
1.) Penjualan perorangan
2.) Periklanan
3.) Promosi Penjualan
4.) Publisitas
Kegiatan distiribusi dilakukan dengan mempergunakan jasa agen sebagai
perantara penyaluran
produk-produknya
konsumen(2).
21
agar
sampai pada tangan
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Strategi pemasaran sebagai alat fundamental yang direncanakan untuk
mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing
yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran
yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.
Berdasarkan tipe permintaan yang ingi distimulasi, strategi pemasaran
diklasifikasikan menjadi strategi permintaan primer dan strategi permintaan
efektif.
Informasi yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan strategi adalah
tujuan atau sasaran produk, peluang pasar, dan kesusksesan pasar.
Ciri penting rencana strategis pemasaran perusahaan ini yaitu, titik-tolak
penyusunannya melihat perusahaan secara keseluruhan, diusahakan dampak
kegiatan yang direncanakan bersifat menyeluruh, dalam penyusunannya
diusahakan untuk memahami kekuatan yang mempengaruhi perkembangan
perusahaan, jadwal waktu/timing yang ditentukan adalah yang sesuai dan
mempertimbangkan
fleksibilitas
dalam
menghadapi
perubahan,
dan
penyusunan rencana dilakukan secara realistis dan relevan dengan lingkungan
yang dihadapi.
Adapun strategi pemasaran yang terdapat dalam rumah sakit ialah 10 P,
diantaranya: (Produk, Price, Place, Promotion, Profesional, People, Publik,
Power, Pressure, dan Performance).
B. Saran
Dalam menyususn dan melaksanakan stretegi-strategi pemasaran dalam
suaru perusahaan, harus memperhatikan lingkungan sekitar baik lingkungan
intrenal maupun lingkungan eksternal. agar strategi yang diterapkan dapat
terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang yang direncanakan.
22
DAFTAR PUSTAKA
1.
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. 2018;5(80):1–13.
2.
Kasus S, Danar B. Strategi Pemasaran. 2012;20(1):55–62.
3.
https://www.scribd.com/document/363525893/Strategi-PemasaranDi-Rumah-Sakit.
https://www.scribd.com/doc/97325978/Makalah-Strategi-Pemasaran
4.
23
Download
Study collections