BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dimasa

advertisement
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dimasa sekarang ini, diera globalisasi teknologi dan informasi hampir
sebagian besar peralatan yang kita gunakan baik dirumah tangga, di kantor
maupun di tempat-tempat umum serta di pabrik menggunakan sumber listrik baik
sumber listrik yang berasal dari Sumber listrik Utama seperti PLN, Generating set
(Genset) atau dari battery untuk dapat mengoperasikan peralatan tersebut. Oleh
karena semua peralatan listrik dibuat berdasarkan spesifikasi tertentu yang
dikaitkan dengan harga ataupun bentuk/dimensi serta fungsi kegunaanya, maka
jika sumber listrik yang masuk ke peralatan tersebut tidak sesuai sebagaimana
yang diisyaratkan/ditentukan, akan mengakibatkan terganggunya ataupun bahkan
merusak peralatan tersebut. Hampir semua peralatan elektronik, komputer
maupun listrik yang bersifat umum selalu akan membutuhkan listrik yang
mempunyai bentuk gelombang sinusiodal dengan tegangan dan frekuensi tertentu.
Di Indonesia Standard tegangan listrik pada umumnya adalah 220V dan frekuensi
50Hz meskipun untuk sebagian wilayah mungkin masih ada yang menggunakan
standard tegangan 110V dan Frekuensi 60Hz. Apabila sumber listrik mengalami
gangguan baik berupa perubahan bentuk gelombangnya, besar tegangan dan
frekuensi maka akan berakibat langsung terhadap baik-tidaknya peralatan
listrik/elektronik/komputer tersebut dapat bekerja. Bahkan yang paling buruk
dapat mengakibatkan kerusakan terhadap peralatan tersebut. Oleh karena itu
peralatan elektronik/komputer sangat di pengaruhi oleh kwalitas sumber listrik.
Pada dasarrya Unintemrptible Power Supply (UPS) merupakan sumber
tenaga alternatif sementara yang menggantikan suplai tenaga listrik utama dalam
hal ini sumber lisrik PLN. Sebagai alat electronik yang fungsi utamanya sebagai
penyedia listrik cadangan atau tambahan pada bagian tertentu seperti komputer,
Data Center, atau bagian lain yang penting untuk mendapatkan asupan listrik
secara terus-menerus dalam waktu tertentu ,UPS juga disebut sebagai baterry
backup. UPS sistem yang berdiri sendiri terhadap sistem suplai tenaga listrik
PLN. UPS diharapkan mampu melindungi peralatan lisrik yang kritis terhadap
1
2
gangguan suplai tegangan listrik. UPS digunakan untuk menghindari kegagalan
operasi tegangan kedip (tegangan turun dalam waktu yang sangat singkat). Dalam
hal ini UPS (UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY ) digunakan sebagai back up
tegangan untuk kebutuhan modem sebagai pemancar sinyal handphone.
B. Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan dalam pembuatan proyek akhir ini diantarnya:
1. Sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan studi pada Program
Diploma Teknik Elektro Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada.
2. Mampu
memberikan
informasi
yang
telah
teruji
tentang
UPS
(UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY) sebagai back up tegangan untuk
kebutuhan sinyal.
C. Batasan Masalah
Mengenai ruang lingkup masalah yang akan disajikan dibatasi antara lain sebagai
berikut:
1. Pengertian UPS dan Fungsi
2. komponen pada UPS dan cara kerja komponen UPS.
3. Wiring pada UPS.
4. Analisa gangguan UPS.
D. Metode Pengumpulan Data
Pembuatan laporan proyek akhir ini menggunakan metode sebagai berikut:
1. Metode pustaka, yaitu dengan cara mempelajari buku-buku literatur yang
berhubungan dengan masalah yang dihadapi dalam pembuatan alat, baik
karakteristik komponen, teknik penggunananya, dan teknik merangkai
komponen, serta teknik-teknik dasar yang digunakan dengan maksud
untuk memperoleh data yang tepat.
2. Metode praktek, yaitu metode yang secara langsung turun ke lapangan,
melihat kondisi yang ada dan secara langsung mempratekkannya.
3. Metode pengujian, yaitu dilakukan dengan menguji alat yang telah dipasang
3
dengan mengukur teganga, arus dan frekuensi yang ada.
E. Sistematika Penulisan Laporan
Adapun sistematika penulisan laporan adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Membahas tentang judul proyek akhir, latar belakang, maksud dan tujuan, batasan
masalah, metode pengumpulan data, sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Membahas
tentang
dasar-dasar
teori
yang
digunakan
pada
UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS).
BAB III KERJA UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS)
Berisikan tentang analisa komponen penyusun UNINTERRUPTIBLE POWER
SUPPLY (UPS) dan Instalasi di lapangan.
BAB IV ANALISA KELAYAKAN OPERASI UPS
Berisikan tentang pengecekan kelayakan UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY
BAB V PENUTUP
Bersisi tentang kesimpulan secara teori
pembahsan,
dan
saran-saran
maupun
yang
sehubungandengan pembuatan proyek akhir ini.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
hasil dari pengujian
dianggap
perlu
dan
diperhatikan
Download