Bab D11.

advertisement
Bab 11
Pengelolaan Berkas
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
Bab 11
PENGELOLAAN BERKAS
A. Berkas (File)
1. Bentuk
• Sekumpulan informasi yang merupakan
kesatuan dengan menggunakan judul
• Berkas dibuat di dalam memori kerja dan
kemudian disimpan di dalam disk, disket,
dan flash memory
Judul
Berkas
informasi
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Sifat Berkas
• Di satu lokasi, judul berkas adalah unik. Di lokasi
sama tidak ada judul berkas yang sama
• Berkas adalah portabel, dapat disalin dari satu
penyimpan ke lain penyimpan dan dari satu
komputer ke lain komputer
• Judul dan isi berkas dapat diubah dan dapat
dihapus
• Di tempat penyimpan, berkas diatur melalui sistem
direktori
Judul unik
Berkas
Portabel
Dapat diubah/dihapus
Ada direktori
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
3. Jenis Berkas
Ada sejumlah jenis berkas
• Berkas sistem
Bersisikan program sistem untuk keperluan
pengaturan dalam komputer
Program sistem mencakup
Sistem operasi
Loader
Linker
Perakit
Interpreter
Kompilator
Program utilitas
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
• Berkas aplikasi
Berisikan program aplikasi dan data untuk
pemakai komputer, mencakup berkas
program dan berkas data
Berkas program aplikasi
Berkas program
Berkas penunjang program
Berkas data
Berkas naskah (ASCII)
Berkas naskah terformat
Berkas grafik
Berkas data
Berkas audio
Berkas animasi (video)
Berkas web
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
4. Judul Berkas
Ada aturan tentang judul berkas dan aturan itu
ditentukan oleh sistem operasi
Pada sistem operasi tertentu, ada beberapa
ketentuan tentang judul berkas, misalnya,
Panjang judul ditentukan
Aksara yang dapat digunakan
• Ada aksara yang tidak dapat digunakan
• Ada aksara serbaguna untuk pencarian
berkas (aksara serbaguna dapat mewakili
aksara apa saja)
Perluasan judul sebagai pengenal kelompok
berkas
• (judul).XXX
• Misalnya Risalah.doc, Perjanjian.doc,
Masuk.sur, Keluar.sur
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
B. Hakikat Berkas
1. Berkas Program
• Berkas program berisikan perintah untuk
melakukan sesuatu
• Berkas program ditulis dalam sandi yang dapat
dikenali oleh komputer
• Ada kalanya judul diberi tanda pengenal seperti
.com
atau
.exe
• Sering memerlukan sejumlah penunjang
program dari berbagai jenis
• Dibuat melalui bantuan perakit, interpreter, atau
kompilator (dari source code ke object code)
----------------------------------------------------------------------------Bab 11
----------------------------------------------------------------------------
2. Berkas Penunjang Program
• Ada berbagai jenis berkas penunjang program,
masing-masing untuk keperluan berbeda
• Jenis penunjang program dapat dikenali melalui
perluasan judul, mencakup
.ovl .sys .drv .dll dan lain-lain
• Hanya dapat dikerjakan dari dalam berkas program
sehingga tidak dapat dikerjakan tanpa berkas
program
• Pemuatan dibantu oleh program sistem seperti
loader dan linker
• Loader untuk pemuatan dan linker untuk
penyambungan
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
3. Berkas Naskah (Text)
• Berisi berbagai informasi yang dibuat oleh dan
untuk keperluan pemakai
• Dapat berbentuk surat, karangan, dokumen,
catatan, risalah
• Ditulis dalam sandi yang terbaca oleh manusia,
misalnya sandi ASCII, EBCDIC, atau Unicode
• Karena sering menggunakan sandi ASCII maka
sering dikenal sebagai berkas ASCII
• Dapat digunakan untuk berbagai keperluan,
misalnya, diolah untuk keperluan tertentu
• Dibuat dan diakses melalui program aplikasi
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
4. Berkas Naskah Terformat
• Sama seperti berkas naskah tetapi telah diberi
format menurut sistem tertentu
• Dibuat dan diakses melalui program aplikasi
• Pada word-processor, misalnya, naskah telah
diformat dengan ketentuan paragraf, panjang baris,
rata kiri, rata kanan, rata kiri-kanan, dan sejenisnya
• Hanya dapat dibaca oleh word-processor
bersangkutan
• Pada spread-sheet ,misal lainnya, naskah telah
diformat menurut sel-sel dengan kemampuan
perhitungan
• Hanya dapat dibaca oleh program spread-sheet
bersangkutan
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
5. Berkas Grafik
• Berisikan grafik atau gambar yang dibuat oleh dan
untuk keperluan pemakai
• Dibuat dan diakses dengan bantuan berbagai
program pembuat grafik
• Grafik dapat dibuat dalam bentuk
Garis (sudah jarang digunakan)
Titik berupa peta bit (bit map)
• GUI atau graphical user interface menggunakan
grafik berbentuk peta bit
• Tampilan grafik dapat diperbesar dan diperkecil
melalui teknik tertentu
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
6. Berkas Data
• Berisikan data yang dibuat oleh dan untuk
keperluan pemakai
• Biasanya dengan bantuan program DBMS atau
Data Base Management System
• Ada sejumlah cara penyimpanan dan ada sejumlah
cara pembacaan
• Data di dalam berkas data terdiri atas record (laras)
untuk setiap obyek
• Setiap record (laras) terdiri atas sejumlah field
(ruas)
Contoh: basis data untuk kepegawaian,
kemahasiswaan, pelanggan, stok barang, dan
sejenisnya
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
7. Jenis berkas data
Ada dua jenis berkas data, meliputi
• Berkas induk (Master file)
Mencatat data yang relatif permanen dan
secara berkala dimutakhirkan
• Berkas transakasi (Transaction file)
Mencatat data sementara yang akan
digunakan untuk mengubah berkas induk,
mencakup penambahan data,
penghapusan data, perubahan data
Secara berkala isi berkas transaksi dipakai
untuk memutakhirkan berkas induk
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
C. Sistem Basis Data
1. Komponen Basis Data
Berkas
• Berkas (file) terdiri atas record (laras)
• Record (laras) terdiri atas field (ruas)
• Field (ruas) berisikan data
Contoh
tajuk
record
Nomor
01
02
03
04
05
Nama
Susi
Adi
Anita
Budiman
Ida
field
Umur Program
16
A1
17
A2
16
A1
16
A2
17
A1
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Cara Tulis
Ada beberapa cara tulis pada record (laras)
(a) Tulis Urutan (sequential)
• Record ditulis secara sinambung, panjang
record tidak harus sama
• Contoh
0 1 S U S I
D I
1 6 A 1 0 2 A
1 7 A 2 0 3 A N I
1 7 A 1 0 4 B U D I
1 6 A 2 0 5 I
T A
MA N
D A 1 7 A 1
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(b) Tulis Langsung (direct)
• Record dibuat sama panjang menurut record
terpanjang
• Tidak selalu semua record terisi penuh
• Karena sama panjang, dapat langsung ke
record yang mau ditulis (hitung lompatan)
• Contoh: Panjang record 13 (terpanjang)
0 1 SU S I 1 6 A 1
17A2
1
0 2A D I
0 3 AN I T A 1 7 A
0 4B U D I MA N 1 6 A 2 0 5
I DA1 7 A1
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(c) Tulis Berindeks
• Pada urutan dan langsung, pemindahan record
harus dilakukan untuk seluruh record
• Jika record panjang, pemindahan menjadi lebih
lama dan lebih banyak kegiatan
• Agar mudah, setiap record dibuat pendek yakni
hanya berisi indeks yang mencatat tempat
recordnya
• Jika terjadi perpindahan record, maka yang
berpindah hanya indeks
• Cara demikian dikenal sebagai tulis berindeks;
ada sejumlah macam cara berindeks
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
3. Cara Akses
(a) Akses Urutan (sequential)
• Pengaksesan dilakukan dari awal yakni dari
record pertama
• Untuk mengakses record ke-14, pengaksesan
harus dimulai dari record ke-1
• Dapat mengakses berkas yang ditulis secara
urutan, langsung, dan berindeks
• Jika terdapat banyak record, maka perlu waktu
untuk mencapai record bagian akhir
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(b) Akses Langsung (Direct access)
• Dapat mengakses langsung ke record yang
diperlukan tanpa harus dari record awal
• Hanya dapat mengakses record yang ditulis
secara langsung dan berindeks
• Tidak dapat mengakses record yang ditulis
secara urut
• Karena record sama panjang, maka suatu
record dapat langsung diakses dengan
melompati record yang ada di depannya
• Pada pengaksesan record ke-14, misalnya,
melalui hitungan, kita dapat melompat 13
record di depannya
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
D. Operasi Berkas
1. Jenis operasi
• Ada sejumlah operasi yang dilakukan dalam
pengelolaan berkas, mencakup di antaranya
Membuat berkas baru (create)
Menghapus berkas (delete)
Membuka berkas (open)
Menutup berkas (close)
Membaca isi berkas (read)
Menulis ke dalam berkas (write)
Menyambung isi berkas (append)
Mencari isi berkas (seek)
Mengubah judul berkas (rename)
dan operasi lainnya yang ada di dalam sistem
operasi
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
Perluasan operasi
• Di samping operasi seperti ini, bergantung
kepada sistem operasinya, masih ada operasi
lainnya, misalnya
Mencatat tanggal dan jam pembuatan
Mencatat ukuran berkas
Mencatat tanggal dan jam perubahan
Mencatat jenis berkas
Mencatat pemilik berkas
Mencatat password
• Operasi lain lagi sebagai fasilitas mencakup
Menyalin (copy) berkas
Mencetak isi berkas
Mempreview isi berkas
Menjadikan berkas baca saja
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Application Program Interface (API)
• Untuk dapat melakukan operasi berkas di dalam
komputer, sistem operasi menyediakan API
• Misalnya, pembuatan berkas data dilakukan oleh
API pembuat berkas. Di API terdapat sandi pilihan
untuk data urut atau data langsung
• Pembuatan selanjutnya dilakukan oleh API yang
mencari tempat bebas di memori dengan catatan
alamat awal dan akhir, memberi judul, dan
seterusnya
3. User Interface
• Untuk berhubungan dengan pemakai tersedia user
interface
• Di antaranya terdapat graphical user interface
(GUI) pada Windows, Macintosh, Linux
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
E. Alokasi Penyimpanan
1. Blok
• Penyimpanan ke alat penyimpan seperti disk
dilakukan dalam ukuran blok
• Pada disk, blok terdiri atas kelipatan bulat dari
sekor, misalnya, satu blok berisikan 2 sektor
atau 10 sektor
• Penyimpanan dilakukan pada blok bebas yakni
blok yang sudah tidak dipakai lagi
• Dengan demikian diperlukan informasi tentang
daftar blok bebas
• Ada beberapa sistem untuk daftar blok bebas
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Daftar Blok Bebas
(a) Sistem Peta Bit (Bit Map)
• Status blok dicatat dalam 1 bit ( 0 = blok bebas,
1 = blok dipakai)
11000101110000011001
Peta bit
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(b) Sistem Daftar Gandeng
• Blok bebas digandeng dalam satu untai
Awal
daftar
0
1
4
5
8
9
2
2
3
3
6
6
7
7
8
9
10
10
11 11
12
13
14
14
18 15
16
17
18
19 19
21
20
21
22 22
23 23
27
24
25
26
27
 1 menunjukkan akhir blok bebas
13
1
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
• Cara lain untuk menunjukkan daftar gandeng blok
bebas
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
2
3
6
7
8
9
10
11
13
14
18
19
21
21
22
23
24
25
26
27
22
23
27
1
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
3. Daftar Blok Simpan
(a) Alokasi Penyimpanan
Ada dua macam alokasi penyimpanan ke blok
bebas
• Berjulat (bersinambungan)
• Berpencar (berpencaran)
Berkas
berjulat
Berkas
berpencar
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(b) Alokasi Berjulat
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
Daftar alokasi
Judul berkas
A
B
C
D
Blok awal
1
6
18
23
Panjang
3
2
3
5
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(c) Alokasi Berpencar dengan Daftar Gandeng
0
1
4
5
8
9
13
12
22
13
2
3
6
7
7
10
11
19
14
15
19
16
17
18
20
21
22
24
23
24
1
1
12
23
27
Daftar alokasi
Judul berkas Blok awal Blok akhir
A
9
22
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(d) Alokasi Berpencar dengan Daftar Indeks
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
Daftar alokasi
Judul berkas
A
Blok indeks
23
6
24
8
16
11
27
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(e) Keunggulan dan kelemahan
Alokasi berjulat
• Sederhana
• Tetapi tidak selalu mudah menemukan deretan
panjang blok bebas
• Tidak selalu mudah diperluas pada saat ujung
akhir blok sudah terisi
Alokasi berpencar dengan daftar gandeng
• Mudah diperpanjang
• Jika salah satu blok rusak, maka blok
selanjutnya tidak dapat ditemukan lagi
Alokasi berpencar daftar indeks
• Paling sedikit memerlukan dua blok
• Blok rusak, kecuali blok indeks, hanya hilang
blok rusak itu saja
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
4. Keterandalan Data
• Data perlu dapat diandalkan yakni apa yang dibaca
kembali harus tepat sama dengan apa yang ditulis
atau disimpan
• Keterandalan data dapat dicapai melalui sistem
pengecekan data dan dapat juga dilengkapi dengan
pembetulan data
• Data adalah betul jika data sumber dan data
simpanan adalah sama
• Ada banyak cara untuk mencek data yang dikenal
sebagai error checking code; data salah dimuat
ulang
• Ada banyak cara untuk membetulkan data yang
dikenal sebagai error correction code; data salah
dikoreksi
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
F. Manajemen Basis Data
1. Fungsi dan Kegunaan
Manajemen basis data terdiri atas program
yang mengendalikan struktur basis data serta
pengaksesan data
Kegunaannya mencakup
• Berkas dapat dipakai bersama bagi
mereka yang diberi wewenang untuk
menggunakannya
• Mengurangi redundansi data sehingga
data tertentu hanya terdapat di satu tempat
• Meningkatkan keutuhan data sehingga
data lebih akurat dan konsisten
• Meningkatan keamanan dengan
membatasi kewenangan penggunaan
berkas
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Tipe Basis Data
Terdapat beberapa tipe basis data, mencakup
Basis data individual
Hanya digunakan oleh seseorang
• Basis data bersama (shared)
Digunakan oleh sekelompok pemakai di
suatu organisasi di suatu lokasi
• Basis data terdistribusi
Basis data disimpan di berbagai komputer
di lokasi berbeda dan dihubungkan melalui
jaringan client-server
• Bank data publik
Data dapat diakses oleh publik
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
3. Model Basis Data
Terjadi perubahan pada model basis data, dari
model hirarki (dulu) sampai model relational
• Basis data hiarkikal
Berkas disusun seperti pohon, dengan
cabang dan ranting
• Basis data jaringan (network)
Seperti basis data hiarikikal tetapi suatu
berkas dapat dicapai melalui lebih dari satu
jalan
• Basis data relasional
Berkas dihubungkan satu dan lain melalui
ruas kunci
• Object-oriented database
Di dalam berkas bisa ada object dalam
berbagai bentuk data, grafik, audio, video
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
G. Direktori
1. Fungsi dan Isi
• Setiap alat penyimpan dilengkapi dengan
direktori
• Direktori berisikan judul berkas seperti halnya
daftar isi pada buku
• Selain berisikan judul berkas, isi direktori dapat
diperluas dengan catatan lain, seperti jenis
berkas, ukuran berkas, tanggal pembuatan dan
perubahan, dan sejenisnya
• Direktori dapat ditampilkan di layar untuk
dibaca oleh pemakai
• Sistem operasi memungkinkan berkas diakses
langsung dari direktori
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Struktur Direktori
(a) Akar dan subdirektori
• Direktori dapat dibentuk secara berlapis yakni
dari lapisan pertama ke lapisan kedua, dari
lapisan kedua ke lapisan ketigas, dan
seterusnya
• Lapisan pertama dikenal sebagai akar (root)
• Lapisan berikutnya menjadi subdirektori,
subsubdirektori, dan seterusnya
• Direktori dengan hanya satu lapisan dikenal
sebagai direktori satu tingkat
• Selanjutnya terdapat direktori dua tingkat dan
seterusnya
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(b) Direktori satu tingkat
A
B
C
D
E
(c) Direktori dua tingkat
A
A1 A2 A3 A4
B
C
B1 B2
D
C1 C2
= berkas
D1 D2 D3 D4 D5
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(d) Direktori Banyak Tingkat Biasa
A
A1 AA A2
C D
B1 B2 B3 B4
AAA AAB AAC AA1
AAA1
B
AAA2
CA CB C1
CA1 CA2 CA3
AAA2
AAB1
CB1 CB2
AAC1
AAC2
Berkas hanya dapat dicapai melalui satu jalan
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(e) Model Banyak Tingkat Umum: Tanpa Siklis
A
C1
C2
CA
C2
B
C3
D1
C3
D2
CB
C4
D3
Berkas dapat dicapai melalui beberapa jalan tanpa
siklis
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(f) Model Banyak Tingkat Umum: Siklis
A
D1
D2
D3
B
DA
EA
C
DA
D3
D4
D5
DB
D5
E1
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
H. Ancaman dan Proteksi terhadap Berkas
1. Keutuhan dan Kerahasiaan
• Berkas adalah dokumen yang penting sehingga
harus dijaga keutuhannya
• Ada berkas biasa tetapi ada juga berkas yang
dirahasiakan
• Tingkat kerahasiaan meliputi
Bukan rahasia
Terbatas (confidential)
Rahasia (secret)
Sangat rahasia (top secret)
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
2. Ancaman terhadap berkas
• Ada sejumlah ancaman terhadap berkas,
meliputi
Bencana alam dan manusia
Bencana alat, program, dan kelalaian
Bencana kelupaan dan pelanggaran etika
Bencana pembobolan
Bencana virus
Bencana pengaksesan tanpa hak
• Akibat terkena bencana
Data hilang seluruhnya
Data hilang sebagian
Rahasia bocor
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
3. Bencana alam dan manusia
(a) Bentuk bencana meliputi
•
•
•
•
•
•
•
Kebakaran
Kebanjiran
Gempa bumi
Gunung berapi
Tsunami
Angin ribut
Perang
(b) Perlindungan
• Membuat ruang yang aman
• Back up berkas dan diletakkan
di ruang lain
di gedung lain
di kota lain
di negara lain
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
4. Bencana alat, program, kelalaian
(a) Bentuk bencana meliputi
•
•
•
•
•
•
•
Kerusakan alat (komputer, alat)
Kemacetan alat (panas, listrik, debu, basah)
Kegagalan sistem operasi
Kegagalan program
Kegagalan transaksi, penyalinan
Terhapus oleh pemakai
Hilang (disk hilang)
(b) Perlindungan terhadap kerusakan alat
• Gunakan alat bermutu baik
• Gunakan lingkungan yang memenuhi syarat
• Perawatan alat
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(c) Perlindungan terhadap kegagalan
• Menggunakan sistem operasi yang sesuai
dengan tugas
• Menggunakan program yang sudah teruji
• Memperhatikan batas kemampuan program
(d) Perlindungan terhadap kegagalan transaksi
• Membagi pekerjaan menjadi bagian-bagian
yang utuh
• Atomisitas pemutakhiran (pemutakhiran
rampung atau tidak sama sekali)
(e) Perlindungan terhadap terhapus atau hilang
• Menyusun cara kerja yang teratur rapi
• Secara teratur membuat back up
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
5. Bencana kelupaan dan pelanggaran etika
(a) Bentuk bencana
• Lupa akan isi program dan cara pakai
• Tidak tahu karena penggantian awak komputer
• Awak komputer tidak menyimpan rahasia
(b) Perlindungan terhadap kelupaan dan
pelanggaran etika
•
•
•
•
Membuat dokumentasi yang baik
Membuat perpustakaan yang baik
Mendidik awak komputer tentang etika
Menggunakan awak komputer yang dapat
dipercaya
----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
6. Bencana Pembobolan
(a) Bentuk bencana
• Berkas diakses oleh orang tak berhak dengan
cara canggih (hacker)
(b) Perlindungan terhadap pembobolan
• Berkas dienkripsi yakni diubah menjadi sandisandi rahasia melalui program enkripsi yang
canggih
7. Bencara virus
(a) Bentuk bencana
• Data dirusak oleh virus
(b) Perlindungan terhadap virus
• Menggunakan program antivirus
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
8. Bencana pengaksesan tanpa hak
(a) Bentuk bencana
• Orang tak berhak ikut menggunakan komputer
• Berkas diakses oleh orang yang tak berhak
(b) Perlindungan fisik
• Ruang komputer dikunci atau dijaga
• Komputer dan alatnya dikunci
(c) Perlindungan melalui otorisasi
• Hanya dapat diakses oleh yang berhak
• Mencakup tiga tahap yakni
Identifikasi (memperkenal diri)
Otentifikasi (diperiksa haknya)
Otorisasi (diberi hak akses)
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(d) Jenis identifikasi
• Identifikasi adalah tanda untuk
memperkenalkan diri, mencakup
Pada diri orang
Suara, sidik jari, wajah
Dimiliki orang
Kartu magnet, kartu cip
Diketahui orang
Password
• Kombinasi di antara mereka, misalnya, kartu
dan password
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(e) Otentifikasi
• Mencocokkan indentifikasi dengan catatan
tentang hak orang itu
• Ada sejumlah macam hak yang berbeda,
meliputi
Hak membaca saja
Hak membaca dan menulis
Hak membaca dan mengubah
Hak menghapus berkas
• Hak dapat berbeda terhadap berkas yang
berbeda
• Dari waktu ke waktu, hak dapat diubah
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
-----------------------------------------------------------------------------
Tabel otentifikasi
• Terdiri atas wilayah, obyek, dan hak
oby
wil
D1
F1
baca
F2
F3
tulis
baca
D2
cetak
D3
D4
P1
baca
baca
tulis
hapus
baca
tulis
• Wilayah = pemakai yang memiliki hak tertentu
• Obyek = alat, F adalah file, P adalah pencetak
• Hak = berupa baca, tulis, hapus, cetak
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
(f) Otoriasi
• Otorisasi adalah izin untuk mengakses berkas atau
alat lainnya
• Jika menurut otentifikasi, identifikasi itu cocok
dengan hak tertentu, maka orang itu diberikan
otorisasi untuk mengakses
(g) Password
Satu atau banyak password
• Pada satu password, password langsung
dimasukkan
• Pada banyak password, password harus
sepadan dengan pertanyaan (bisa setiap kali
berubah)
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
Sandi password
• Jika sulit, mudah lupa
• Jika mudah, dapat dibobol
• Jika dicatat, bahaya terbaca oleh orang lain
Lama pakai
• Dipakai seterusnya
• Diganti setelah satu masa
• Diganti setiap pakai
Pencegahan pembobolan
• Hanya dibatasi sampai 3 kali salah
• Setelah memasukkan password, komputer
akan menelpon kembali ke nomor tertentu
• Histori pemasukan password dicatat oleh
komputer
-----------------------------------------------------------------------------Bab 11
------------------------------------------------------------------------------
Password kombinasi
• Password dikombinasikan dengan kartu
pengenal
• Banyak digunakan pada ATM
Download