Pertumbuhan

advertisement
Rangkuman Materi Biologi
Pertumbuhan
1.
Menentukan Peristiwa pertumbuhan
Peristiwa pertumbuhan adalah pertiwa proses bertambahnya jumlah, massa ,
volume sel serta bersifat kuantitatif ( mudah diukur) & tidak dapat kembali
Contoh : Anak bertambah tinggi dan besar dan Tanaman tumbuh tinggi
2.
Menentukan faktor penentu pertumbuhan
Faktor penentu tumbuhan pada intinya dapat dibedakan menjadi 2 yaitu
faktor internal ( dari dalam) dan faktor eksternal
3.
1.
Faktor Internal meliputi : Gen dan hormon
2.
Faktor eksternal meliputi : Nutrisi , Intesistas Cahaya, Suhu, Air, O2 ,
Kelembapan dan tanah
Menjelaskan pernanan hormone tumbuhan
1. Hormon Auksin.
1.
Merangsang perpanjangan sel
2.
Merangsang pembentukan bunga dan buah
3.
Merangsang pemanjangan titik buah
4.
Mempengaruhi pembengkokan batang
5.
Merangsang pembentukan akar lateral
6.
Merangsang terjadinya proses diferensiasi
2. Hormon Giberelin.
Giberelin adalah jenis hormon yang berfungsi sinergis dengan hormon auksin.
Fungsinya yaitu memacu pertumbuhan dan perkembangan embrio, merangsang
pembentukan biji, buah, bunga, serbuk sari, dan enzim amilase.
3. Hormon Sitokinin
Sitokinin adalah hormon yang berperan dalam pembelahan sel (sitokinesis).
Fungsinya mengatur pertumbuhan daun, bunga, dan buah serta merangsang
pembentukan akar dan batang.
4. Gas Etilen
XII IA 8 2015- 2017
Hormon tumbuhan yang fungsinya berperan dalam proses pematangan buah dan
kerontokan daun.
5. Kalin
Kalin adalah hormon yang berperan dalam proses organogenesis. Kalin
berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:
Rizokalin, hormon yang memperngaruhi pembentukan akar.
Kaulokalin, hormon yang mempengaruhi pembentukan batang.
Filokalin, hormon yang mempengaruhi pembentukan daun.
Antokalin, hormon yang mempengaruhi pembentukan bunga.
.
6. Asam Absisat (ABA)
Asam Absisat adalah jenis hormon tumbuhan yang bekerja antagonis (berlawanan)
dengan auksin dan giberelin.
Fungsinya mempertahankan tumbuhan dari tekanan lingkungan, berperan dalam proses
penuaan dan gugurnya daun.
7. Asam Traumalin
Hormon yang fungsinya untuk regenerasi sel apabila tumbuhan mengalami kerusakan
jaringan.
7.
Menjelaskan pertumbuhan primer
Pertumbuhan primer yaitu pertumbuhan yang paling mendasar yang
terjadi pada tumbuhan. Pertumbuhan ini terjadi karena adanya kegiatan
pembelahan sel yang terjadi terus menerus pada jaringan meristem primer.
8.
Menjelaskan factor eksternal pertumbuhan  Lihat nomor 2
9.
Mendeskripsikan variable dalam eksperiman
Dalam eksperimen di kenal 3 macam variable yaitu :
a. Variabel Kontrol/ Tetap Perlakuan sebagai acuan
b.Variabel Bebas/ManipulasiDiberi perlakuan khusus
c.Variabel Terikat  Respon dari variable bebas
10.
Menjelaskan proses perkecambahan
1.
Tahap pertama dimulai dengan penyerapan air oleh benih, melunaknya kulit benih dan
hidrasi oleh protoplasma.
XII IA 8 2015- 2017
2.
Tahap kedua dimulai dengan kegitan sel-sel dan enzim-enzim serta naiknya tingkat
respirasi benih.
3.
Tahap ketiga merupakan tahap dimana terjadi penguraian bahan-bahan seperti
karbohidrat, lemak dan protein menjadi bentuk-bentuk yang melarut dan ditranslokasikan
ke titik-titik tumbuh.
4.
Tahap keempat adalah asimilasi dari bahan-bahan yang telah terurai di daerah
meristematik untuk menghasilkan energi dari kegiatan pembentukan komponen dalam
pertumbuhan sel-sel baru.
5.
Tahap kelima adalah pertumbuhan dari kecambah melalui proses pembelahan,
pembesaran dan pembagian sel-sel pada titik-titik tumbuh, pertumbuhan kecambah ini
tergantung pada persediaan makanan yang ada dalam biji.
Catatan  Proses masuknya air ke dalam biji adalah imbibisi dan hormon yang berperan yaitu
giberelin
6.
Mendeskripsikan variable dalam penelitian Lihat nomor 6
Metabolisme
1.
Menjelaskan kinerja enzim
Enzim bersifat Spesifik artinya satu Enzim bekerja untuk satu jenis makromolekul
tertentu.
Selain itu, Enzim bekerja seperti mak comblang yaitu menangkap molekul-molekul,
menggabungkannya kemudian melepasnya tetapi Enzim tidak ikut berubah.
Molekul-molekul yang digabungkan tersebut adalah substrat dan molekul hasil gabungannya
disebut produk. Enzim dapat bekerja secara bolak balik yaitu dapat membentuk molekul
sederhana menjadi molekul kompleks dan dapat pula menguraikan molekul kompleks tersebut
menjadi molekul sederhana.
XII IA 8 2015- 2017
Cara kerja enzim
Enzim memiliki bagian yang disebut “Sisi Aktif Enzim” yaitu tempat melekatnya
substrat dan “Sisi Alosterik”.
Dua teori mengenai cara melekatnya substrat pada sisi aktif Enzim yaitu Lock and Key
Theory atau Teori Gembok dan Kunci serta Induced Fit Theory atau Teori Ketepatan Induksi.
Teori yang pertama yaitu Teori Gembok dan Kunci dikemukakan oleh Emil Fischer pada
tahun 1894 menyatakan bahwa Enzim dan substratnya memiliki bentuk geometri yang saling
memenuhi seperti kunci dan gemboknya.
Itulah alasan mengapa Enzim bersifat spesifik. Teori kedua adalah Teori Ketepatan
induksi. Menurut teori ini, sisi aktif Enzim bersifat fleksibel, sehingga bentuknya dapat
menyesuaikan dengan bentuk substratnya.
Pada reaksi-reaksi metabolisme di dalam tubuh makhluk hidup,
2.
Menjelaskan metabolisme umum (?)
3.
Menjelaskan enzim katalase
Enzim katalase berperan dalam mengkatalisis proses degradasi hidrogen peroksida
(H2O2) menjadi air dan oksigen. Dalam hal ini, 2 molekul peroksida akan diurai
menjadi 2 molekul air dan 1 molekul oksigen. Proses tersebut menjadi penting karena
hidrogen peroksida merupakan senyawa toksik yang dihasilkan dari berbagai reaksi sel
sebagai produk samping. Hidrogen peroksida dapat meracuni sel, membuat sel
bermutasi, bahkan mati.
4.
Menjelaskan tahap glikolisis
XII IA 8 2015- 2017
Pada intinya pada glikolisis ada dihasilkan 2 As.Piruvat + 2 NADH2 + 2 ATP
5.
Menjelaskan Siklus Kreb’s
2 As.Piruvat menghasilkan 4 CO2, 2
ATP , 2 FADH2 dan 6 NADH2
XII IA 8 2015- 2017
6.
Menjelaskan
transfer electron
Menghasilkan 34 ATP ( NADH  3 ATP dan FADH  2 ATP)
7.
Menjelaskan fermentasi Alkohol
8.
Menjelaskan reaksi terang
XII IA 8 2015- 2017
9.
10.
Membedakan fotosintesis dan kemosintesis
Pembeda
Senyawa yang terlibat
Fotosintesis
CO2 dan H2O
Tempat Berlangsung
Sumber Energi
Pelaku
Hasil
Kloroplas
Cahaya
Tumbuhan
Karbohidrat sederhana
Melengkapi bagan reaksi terang  Lihat nomor 8
Substansi Genetika
1.
Mendeskripsikan morfologi kromosom
XII IA 8 2015- 2017
Kemosintesis
Senyawa organik atau
senyawa organik beserta CO2
dan H2O
Pigmen serupa klorofil
Senyawa yang bisa dioksidasi
Mikroorganisme kemosintetik
Karbohidrat sederhana
Bentuk – bentuk dari kromosom :
Telosentrik  Huruf i
Akrosentrik  huruf j
Submetasentrik  huruf l
Metasentrik  Huruf V
2.
Menjelaskan alel ganda pada kelinci
Alel ganda pada bulu kelinci adalah adanya 4 alel yang sama – sama mempengaruhi warna bulu,
dan berada pada lokus yang sama.
Warna bulu kelinci dengan gen W memiliki beberapa alel yang berturut – turut dari yang
dominan:
c+ > cch
>
ch > c
Gen c+
: fenotipe kelabu
Gen cch : fenotipe kelabu muda (chinchilia)
Gen ch
: berfenotipe himalaya, yaitu berwarna putih dengan ujung hidung, ujung
telinga, ekor dan kaki berwarna kelabu gelap.
Gen c
: berfenoripe albino (tak berpigmen)
Keterangan :
1.
Kelabu dominan terhadap ketiga warna yang lain (kelabu muda, Himalaya, dan albino),
2.
kelabu muda dominan terhadap Himalaya dan albino.
3.
Himalaya dominan terhadap albino
XII IA 8 2015- 2017
4.
Albino adalah gen resesif
5.
Mendeskripsikan ARN
Ciri – ciri :
1.
Merupakan rantai monohelix
2.
-Terletak pada ribosom dan sitoplasma
3.
-Struktur terdiri atas Fosfat,gula pentosa dan nitrogen (Purin  Adenin
Guanin ; Purimidin Urasil dan Sitosin)
Ada 3 macam ARN yaitu RNA duta , RNA ribosom sebagai pembawa kodon ke
sitoplasma dan RNA transfer sebagai penerjemah kodon
6.
Mendeskripsikan ADN
Ciri – ciri:
1.
Rantai double helix/ganda berpilin
2.
Letak di mitokondria , nukelus dan kloroplast
3.
Fungsinya untuk pewarisan sifat
1.
Sturktur terdiri atas Fosfat , gula pentosa dan basa nitrogen nitrogen (Purin
 Adenin Guanin ; Purimidin Thimin dan Sitosin)
Catatan penting Nukleosida  Tanpa fosfat dan Nukleotida  Dengan fosfat
4.
Menjelaskan ARN Duta
Sebagai kode genetik dalam mencetak asam amino. Disebut juga sebagai kodon,
Ada 2 tipe kodon yang perlu diingat (Kodon start <AUG  Metionin> dan kodon stop
yaitu UAA/ UAG / UGA
5.
Menjelaskan sintesis protein
Konsepnya :
DNA template mengalami transkripsi sehingga terbentuk RNA duta yang kemudian RNA duta
ini akan ke sitoplasma akan dibentuk asam amino oleh RNAt. Konsep perubahan transkripsi
menggunakan rumus
A U
G S
XII IA 8 2015- 2017
T A
SG
6.
Membedakan ADN dan ARN
Reproduksi Sel
1.
Menjelaskan taha – tahap pembelahan
a.Tahapan – tahapan Mitosis
Tahapan
Interfase
Gambar
Ciri
-Membran initi tampak
jelas
-Terjadi Duplikasi
organel (G1)Duplikasi
DNA (S) Metabolisme
sel(G2)
XII IA 8 2015- 2017
Profase
-Membran inti menghilang
-Duplikasi Kromosom
-Perubahan kromatin
menjadi kromosom
-Sentroil menjauh ke
kutub
Metafase
-Kromosom berjajar di
equator dan tampak jelas
Anafase
-Terjadi kariokinesis
-Kromatid bergerak ke
arah kutub
Telofase
-Terjadi Stiokinesis
-Membran inti muncul
kembali
-Terjadi perubahan
kromatid menjadi
kromatin
b.Tahapan – tahapan Meiosis
Tahapan
XII IA 8 2015- 2017
Gambar
Ciri
Profase I
- Leptoten: kromatin
menebal kromosom.
-Zigoten:kromosom
homolog (sejenis) saling
berpasangan
(disebut
sinapsis).
-Pakiten:
Tetrad
membentuk
-Diploten: terjadi crossing
over.
-Diakinesis: Membran inti
dan anak inti menghilang.
Sentriol ke arah kutub .
Metafase I
Kromosom di bidang
equator, benang spindel
mengikat kromosom.
Anafase I
Benang spindel
memendek, menarik
kromosom homolog ke
arah kutub yang
berlawanan.
XII IA 8 2015- 2017
Telofase I
- Benang spindel
menghilamg.
-Terbentuk
membran
kembali
sitokinesis menghasilkan
dua sel baru dengan
jumlah
kromosom
setengah kromosom sel
induk (n).
Profase II
Kromatin → kromosom (2
kromatid, n).
Sentrosom
kutub.
Metafase II
bergerak
ke
Kromosom di bidang
equator.
Benang spindel mengikat
kromosom.
Anafase II
XII IA 8 2015- 2017
Pemendekan benang
spindel.
Telofae II
2.
Anak inti dan membran
inti muncul lagi.
Menjelaskan ciri mitosis
Ciri – ciri dari pembelahan mitosis yaitu :
1.
berlangsung pada sel somatic
2.
menghasilkan dua sel anakan yang sama dengan indungnya
3.
terjadi satu kali pembelahan
4.
sel anakan mempunyai kromosom yg sama dengan induknya
5.
Menterjemahkan gambar pembelahan sel  Lihat nomor 1
6.
Menjelaskan tahap telofase  Lihat nomor 1
Pola Hereditas Mendel
1.
Memprediksi genotip induk( Contoh Soal)
2.
Menghitung persilangan trihibrid (Contoh Soal)
3.
Menjelaskan atavisme pada pial ayam
Atavisme adalah peristiwa interaksi gen di mana diperlukan adanya interaksi
khusus untuk memunculkan sifat tertentu
Catatan pila ayam :
R_P_  Wallnut / Sumpel
R_pp  Rose / Gerigi
rrP_  Pea / Biji
rrpp  Single / Bilah
XII IA 8 2015- 2017
4.
Menentukan jenis kelamin Drosophila melanogaster
Jenis kelamin Drosophila bergantung pada kromosom X dan Y
XY Jantan XX Betina
*Jenis jenis betina dan jantan gunakan persamaan :
n > 1.5  Betina Super (Steril)
∑
n = 1  Betina normal (fertil)
n = 0.5  Jantan Normal ( Fertil)
5.
∑
n =0.75 Intersex (steril)
n < 0.5  Jantan super (steril)
Menjelaskan peristiwa non dis junction
Peristiwa gagal berpisah nya
kromosom sehingga ada bagian yang
kelebihan dan ada bagian yang
kekuranagn.Proses gagal berpisah ini
terjadi pada fase anafase I meiosis.
6.
Menjelaskan gen lethal
Gen yang dapat menyebabkan kematian ada terbagi menjadi 2 jenis yaitu lethal
dominan dan lethal Resesif.
1.
Gen Letal Dominan
Pada homozigot dominan menyebabkan dominan, heterozigot menunjukan
kecacatan. Ex : Brakidaktil (Jari Pendek) dan penyakit Huntington
2.
Gen Letal Resesif
Pada homozigot resesif menyebabkan kematian, heterozigot tidak menunjukan
apa- apa. Ex: SCA (Sickle Cell Anemia)
XII IA 8 2015- 2017
Hereditas pada manusia
1.
Menghitung peluang Hemofilia
Hemofilia adalah penyakit menurut yang terikat pada krmosom X.
2.
Menjelaskan ciri penyakit menurun
Ciri dari penyakit menurun yaitu :
a. tidak dapat menular
b. tidak dapat disembuhkan
c. dapat dihindarkan
d. umumnya dikendalikan oleh gen resesif
3.
Menghitung peluang polidaktil
Polidaktili merupakan kelainan pertumbuhan jari sehingga jumlah jari
pada tangan atau kaki lebih dari lima, merupakan suatu kelainan yang diwariskan
oleh gen autosomal dominan P.
PP / Pp  Penderita
Pp  Normal
4.
Menjelaskan kariotipe kromosom (contoh soal)
5.
Menjelaskan eritobiastosisfetalis
Peristiwa di mana tubuh ibu yang mengandung membentuk antibodi yang
akan menyerang sel darah merah janin yang dikandungnya. Pembentukan antibodi
merupakan respon tubuh ibu karena ibu dan janin memiliki rhesus atau golongan
darah yang berbeda.
Penggolongan darah sistem rhesus
Penggolongan darah di mana ada Rh+ dan Rh- . Pada Rh+ ada
mengandung anti Rhesus sedangkan pada tidak Rh-. Sifat Rhesus postitf tersbut
dominan maka kemungkinan besar secara keturunan akan mengakibatkan
keurunan memiliki darah bergolongan Rh positif.
Pada kasus umumnya saat pria dengan Rh positif menikah dengan wanita
Rhesus negatif maka kemungkinan besar hanya memiliki 1 anak karena setelah
XII IA 8 2015- 2017
anak kedua maka tubuh ibu sudah membentuk antibodi yang membahayakan anak
kedua dan seterusnya.
6.
Menentukan kemungkinan keturunan buta warna
Buta warna adalah penyakit menurun yang terikat pada kromosom X.
Untuk pria hanya ada kemungkinan normal / penderita sedangkan wanita
normal/penderita dan Carier
Mutasi Genetika
1.
Menjelaskan mutasi gen
Mutasi gen adalah mutasi yang terjadi pada gen. Dapat terjadi karena
adanya perubahan bas nitrogen paada rantai ADN. Mutasi gen meliputi Delesi,
Insersi dan Substitusi.  Buku Kerja Siswa
2.
Menjelaskan mutasi buatan
Mutasi buatan adalah mutasi yang terjadi oleh usaha manusia.
3.
Menjelaskan mutasi kromosom
Mutasi kromosom meliputi Euploidi dan Anueploidi.  Buku Paket
XII IA 8 2015- 2017
Download