1. Pendahuluan

advertisement
Kita akan memiliki gambaran material
tentang bagaimana materi di alam semesta
ini tersusun
HOME
Kita akan dapat menarik kesimpulan bagaimana rumus
masing-masing zat yang ada di alam harus dituliskan,
bagaimana perbandingan massa-massa atom yang
menyusun zat, dan bagaimana perbandingan jumlah
atom yang menyusun zat
HOME
Kita akan dapat memanfaatkan zat-zat tertentu untuk
suatu keperluan dan juga dapat menghindari zat-zat
yang merugikan bagi manusia.
HOME
Kita akan mampu mensintesis zat-zat yang
kita kehendaki
HOME
Kita dapat mengetahui besarnya energi panas yang dilepas
atau diserap jika sejumlah zat mengalami perubahan,
sehingga kita akan mampu memprediksi berapa banyak
bahan bakar harus dibakar jika kita mengharapkan
timbulnya sejumlah energi panas tertentu
MEMPUNYAI MASSA
MENEMPATI RUANG
GO
HOME
HOME
Ukuran kuantitas materi
Ukuran besar gaya gravitasi terhadap
sejumlah massa materi
HOME
Sifat materi yang tidak bergantung pada ukuran dan jumlah zat
Sifat materi yang bergantung pada ukuran dan jumlah zat
Titik leleh – titik didih – titik beku – indeks bias – massa jenis – bentuk
kristal – keadaan fasa
Mudah berubah menjadi zat lain – beracun – mudah atau sukar
terbakar – bisa atau tidak membusuk
Partikel penyusunnya berjauhan dan daya tariknya kecil sekali atau
bahkan hampir tidak ada
Daya tarik antar partikel penyusunnya kuat sekali dan jaraknya sangat
dekat
Jarak partinkelnya maupun daya tarik partikelnya berada di antara gas
dan padat
mencair
membeku
Materi yang tersusun hanya dari satu jenis zat saja
Materi yang tersusun dari beberapa jenis zat
zat yang paling sederhana yang tidak dapat diubah lagi
menjadi zat yang lebih sederhana
zat yang terbentuk dari gabungan beberapa unsur dan senyawa
bisa diuraikan kembali menjadi unsur-unsur pembentuknya
HOME
campuran yang serba sama
campuran yang tidak serba sama
1.
PENYARINGAN (FILTRASI)
Dasarnya : Perbedaan ukuran partikel
2.
DESTILASI (DESTILATION)
Dasarnya : Perbedaan titik didih dua cairan atau lebih
3.
EKSTRAKSI (EXTRACTION)
Dasarnya : Perbedaan kelarutan komponen dalam pelarut yang berbeda
4.
KROMATOGRAFI (CHROMATOGRAPHY)
Dasanya : Perbedaan daya serap suatu zat dengan zat yang lain.
perubahan materi yang tidak disertai terjadinya zat yang lain
jenisnya
perubahan materi yang menyebabkan terjadinya satu atau
lebih zat yang baru jenisnya
Pada hakekatnya setiap materi pasti mengandung energi dan bila
materi mengalami perubahan akan disertai dengan perubahan
energi
Energi adalah sesuatu yang menyertai perubahan materi
Jika energi yang dikandung materi sebelum perubahan lebih besar
daripada sesudahnya
AKAN KELUAR SEJUMLAH ENERGI
Batu jatuh – Kayu terbakar – Air mengalir
Jika energi yang dikandung materi sebelum perubahan lebih kecil
daripada sesudahnya
AKAN MENYERAP SEJUMLAH ENERGI
Mengangkat batu – Menguapkan air – Memasak nasi
Energi dapat dipakai untuk melakukan kerja pada suatu benda
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja
Energi yang dimiliki oleh suatu materi yang bergerak
B esar n y a en er gi k i n et i k b er gan t u n g
k ep ad a m asa m at er i d an k ecep at an ger ak
m at er i t er seb u t
1
Ek  m  v 2
2
Ek  energi kinetik ( Joule)
m  massa materi (kg )
 m 
v  kecepa tan gerak materi 

 det ik 
HOME
Energi yang dikandung oleh suatu materi berdasarkan
tinggi-rendah kedudukan materi tersebut
B esar n y a en er gi p ot en si al b er gan t u n g
k ep ad a m asa m at er i d an k et i n ggi an m at er i
t er seb u t
Ep  m  g  h
Ep  energi potensial ( Joule )
m  massa materi (kg )
m 

g  percepa tan gravitasi  9,81
2

det 
h  tinggi materi dari permukaan bumi m 
HOME
Gerakan partikel materi yang berwujud gas, cair, atau
padat menimbulkan energi panas
Energi kinetik dari partikel-partikel materi
Tiap partikel materi mempunyai energi kinetik tertentu sesuai
dengan masa dan kecepatannya
Gerakan partikel gas dan cair bersifat acak dan dapat berubah
arah jika terjadi tabrakan dengan sesamanya atau dengan dinding
bejana
Gerakan partikel padatan bergerak secara bersama-sama
Materi yang suhunya lebih tinggi mempunyai energi kinetik ratarata partikelnya lebih besar
Jika dua materi saling bertabrakan, energi panas akan pindah dari
benda bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah
B esar n y a en er gi p an as y an g m en gal i r
d ap at d i t en t u k an d ar i b esar n y a p er u b ah an
su h u , m asa b en d a, d an k al or j en i sn y a
q  w  c  t 2  t1 
q  energi panas (kalori )
w  massa (gram )
 kalori 

c  kalor jenis  0

 C  gram 
t  suhu
HOME
Energi yang dimiliki oleh gerakan foton dalam bentuk gelombang
elektomegnetik
P L ANCK
B esar n y a en er gi cah ay a b er gan t u n g p ad a
f r ek u en si n y a
Ec  h  
Ec  energi cahaya ( Joule)

h  tetapan Planck 6,626  10  34 J det
c


8 m 
c  kecepa tan cahaya  3  10

det 

  panjang gelombang

  frekuensi Hz  
HOME
Energi yang diakibatkan oleh gerakan partikel bermuatan
dalam suatu media (konduktor)
B esar n y a en er gi l i st r i k b er gan t u n g p ad a
b ed a p ot en si al d an j u m l ah m u at an y an g
m en gal i r
w qE
w  energi listrik Joule 
q  mua tan yang mengalir Coulomb 
E  beda potensial listrik Volt 
HOME
Energi yang dikandung suatu senyawa dalam bentuk
energi ikatan antar atom-atomnya
Bila ikatan antar atom itu putus atau senyawa tersebut
berubah menjadi senyawa lain, maka energinya akan
keluar berupa energi panas atau energi listrik
Energi yang dihasilkan dalam reaksi kimia
B esar n y a en er gi k i m i a b er gan t u n g p ad a
j en i s d an j u m l ah p er eak si , ser t a su h u d an
t ek an an saat b er l an gsu n gn y a r eak si
HOME
Energi terkandung dalam inti atom karena adanya ikatan
yang kuat antar partikel di dalamnya
Energi nuklir akan keluar jika suatu inti atom berubah
menjadi inti atom yang lain
B esar n y a en er gi n u k l i r
b er gan t u n g p ad a j en i s d an j u m l ah
i n t i at om y an g b er u b ah
Download