PAKAN, NUTRIEN DAN SISTEM ANALISIS KIMIA

advertisement
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PRODUKSI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI HMT
FAKTOR UTAMA YANG BERPENGARUH TERHADAP
PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KUALITAS HMT ADALAH
:
1.
FAKTOR IKLIM
2.
FAKTOR KESUBURAN TANAH
3.
FAKTOR SPESIES
4.
FAKTOR MANAJEMEN/PENGELOLAAN
AD1. FAKTOR IKLIM
1.
RADIASI SINAR MATAHARI
SINAR MATAHARI MERUPAKAN FAKTOR PENTING
UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI HMT KARENA
RADIASI BERPENGARUH TERHADAP INTENSITAS
CAHAYA DAN LAMA PENYINARAN

PENYINARAN BERPENGARUH TERHADAP
FOTOSINTESIS, APABILA CAHAYA KURANG MAKA
FOTOSINTESIS AKAN BERJALAN LAMBAT
MTHR

12 H2O + 6CO2
C6H12O6+6H20+6O2
2. PANJANG HARI (FOTOPERIOD)

PENGARUH UTAMA PADA PERKEMBANGAN
REPRODUKSI. PERBEDAAN PANJANG HARI AKAN
MENGATUR WAKTU BERBUNGA DARI BEBERAPA
TANAMAN

RESPON MASING-MASING JENIS TANAMAN
BERBEDA ADA YANG RESPON TERHADAP
FOTOPERIOD PENDEK, RESPON TERHADAP
FOTOPERIOD PANJANG DAN ADA YANG TIDAK
RESPON

SEBAGIAN BESAR TANAMAN PAKAN TERNAK PEKA
TERHADAP FOTOPERIOD

3. TEMPERATUR

TEMPERATUR BERPENGARUH TERHADAP PROSES
FOTOSINTESIS.

TEMPERATUR RENDAH FOTOSINTESIS BERJALAN DGN
LANCAR APABILA TEMPERATUR TINGGI MAKA
TRANSPIRASI AKAN LEBIH CEPAT SEHINGGA
KECERNAAN HIJAUAN RENDAH KARENA TERJADI
PENURUNAN KH TERLARUT DAN PROTEIN TETAPI
KOMPONEN STRUKTURAL DINDING SEL MENINGKAT
(TERJADI LIGNIFIKASI PADA DINDING SEL)
4. CURAH HUJAN

CURAH HUJAN MERUPAKAN SUMBER AIR, AIR
DIGUNAKAN UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN

KETERSEDIAAN AIR TANAH AKAN BERPENGARUH
TERHADAP PRODUKTIVITAS HMT




PEMBENTUKAN KH MELALUI PROSES
FOTOSINTESIS DIPENGARUHI BANYAK
SEDKITNYA AIR
PERTUMBUHAN LEBIH BAIK APABILA AIR YANG
DIKANDUNG TANAH CUKUP SEBAB
KEMAMPUAN AKAR UNTUK MENYERAP UNSUR
HARA DARI TANAH LEBIH BAIK
ADAPTASI DAN PRODUKSI RUMPUT DAN
LEGUM LEBIH BANYAK DIPENGARUHI OLEH
TOTAL CURAH HUJAN DAN DISTRIBUSINYA.
PERTUMBUHAN HMT AKAN LEBIH CEPAT PADA
MUSIM HUJAN DIBANDING KEMARAU,
DEMIKIAN JUGA PRODUKSINYA AKAN LEBIH
LEBAT DIWAKTU MUSIM HUJAN
AD2. TANAH DAN KESUBURAN TANAH

TANAH MERUPAKAN FAKTOR UTAMA YANG SANGAT
MEMPENGARUHI PRODUKSI TANAMAN

FUNGSI TANAH :
1.
SEBAGAI SUMBER UNSUR-UNSUR HARA BAGI
TANAMAN
2.
SEBAGAI TEMPAT AKAR TANAMAN BERKEMBANG
3.
TEMPAT PENYIMPANAN AIR TANAH
4.
TEMPAT UNSUR-UNSUR HARA DAN AIR
DITAMBAHKAN

KESUBURAN TANAH SECARA TIDAK LANGSUNG
BERHUBUNGAN DGN KOMPOSISI KIMIA DARI
MINERAL-MINERAL ANORGANIK PRIMER DAN
TINGKATAN HARA YANG TERSEDIA BAGI TANAMAN
TANAH YANG NORMAL pH ANTARA 6,5 -7.0,
DIBAWAH 6.5 ASAM DAN DIATAS 7 TANAH
ALKALIS

UNSUR-UNSUR HARA YANG PENTING DALAM
JUMLAH BESAR ADALAH NITROGEN,
PHOSPOR DAN KALIUM SEBALIKNYA
DIBUTUHKAN SEDIKIT (UNSUR PELENGKAP) :
SENG (Zn), TEMBAGA (Cu), DAN
MOLIBDENUM (Mo)
AD3. FAKTOR GENETIK

TANMAN BERADAPTASI PADA LINGKUNGAN
YANG SPESIFIK DAN MAMPU BERKEMBANG
SECARA SELEKTIF DIBAWAH KONDISI YANG
KHUSUS DENGAN MENGURANGI FAKTORFAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN
HIDUP SUATU TANAMAN (SPESIES)





KEMAMPUAN PRODUKSI TIAP-TIAP TANAMAN
BERBEDA DISEBABKAN KEMAMPUAN GENETIK DAN
ADAPTASI TERHADAP FAKTOR LINGKUNGAN
BERBEDA-BEDA PULA SEHINGGA DIBAWAH KONDISI
YANG SAMA TIAP-TIAP TANAMAN YANG MEMPUNYAI
SIFAT KHUSUS TERSEBUT AKAN MEMPERLIHATKAN
PERBEDAAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI
POTENSI GENETIK MEMPUNYAI KORELASI POSITIF
TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS PRODUK YANG
DIHASILKAN
PERBEDAAN KOMPOSISI TANAMAN JUGA
DISEBABKAN OLEH KEMAMPUAN GENETIK HMT
LEGUM BIASANYA LEBIH TINGGI NILAI NUTRIENNYA
DIBANDING DENGAN RUMPUT, LEBIH-LEBIH PADA
LINGKUNGAN YANG TROPIS.
SPESIES HIJAUAN YANG BERBEDA DAN
GENOTIPE DI DALAM SPESIES YANG BERBEDA
PULA, YANG TUMBUH PADA LINGKUNGAN
SAMA DENGAN MANAJEMEN YANG SERAGAM
KANDUNGAN NUTRIENNYA SERING BERBEDA
SANGAT NYATA
AD4. MANAJEMEN (PENGELOLAAN)
1.
JARAK TANAM
JARAK TANAM MEMPENGARUHI KOMPETISI
ANTAR TANAMAN DALAM MENGGUNAKAN AIR
DAN UNSUR HARA SEHINGGA
MEMPENGARUHI PRODUKSI

2. PEMUPUKAN

PEMUPUKAN ADALAH PEMBERIAN PUPUK KE TANAH
UNTUK MELENGKAPI KEADAAN UNSUR HARA DALAM
TANAH YANG TIDAK CUKUP TERKANDUNG DI
DALAMNYA

PUPUK ADALAH BAHAN YANG MEMBERIKAN ZAT
HARA PADA TANAMAN, BIASA DIBERIKAN LEWAT
TANAH/DAUN DALAM BENTUK LARUTAN MAUPUN
TIDAK

PUPUK DIKELOMPOKKAN MENJADI DUA YAITU
PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK

RESPON TANAMAN RUMPUT TERHADAP PUPUK
NITROGEN BERBEDA SATU DENGAN YANG LAINNYA

LEGUM KURANG RESPON TERHADAP NITROGEN
SANGAT RESPON TERHADAP PUPUK PHOSPOR.
3. UMUR TANAMAN
 UMUR TANAMAN SANGAT MENENTUKAN NILAI GIZI
TANAMAN
 TERTINGGI PADA SAAT MENJELANG BERBUNGA, MULAI
MENURUN SAMPAI KADAR TERENDAH SAAT
BERBUNGA/BERBUAH.
 KEDEWASAAN TANAMAN DIHUBUNGKAN DENGAN
NAIKNYA BAHAN KERING YANG DIWUJUDKAN DENGAN
NAIKNYA KANDUNGAN DINDING SEL DAN
MENURUNNYA KANDUNGAN ISI SEL, KEDUA FRAKSI INI
SANGAT MENENTUKAN KUALITAS HMT.
 SEMUA TANAMAN UMUMNYA SELNYA DIKELINGGI OLEH
DINDING SEL
 DINDING SEL TERDIDIR DARI SELULOSA,
HEMISELULOSA, LIGNIN DAN SILIKA, ISI SEL TERDIRI
DARI PROTEIN, KARBOHIDRAT MUDAH TERLARUT DAN
PATI.

DAUN DAN BATANG NILAI NUTRIENNYA
HAMPIR SAMA PADA AWAL
PERTUMBUHAN TETAPI KOMPONENNYA
BERBEDA SESUAI DENGAN PERBEDAAN
UMUR DIMANA KANDUNGAN DINDING
SEL MENINGKAT DGN CEPAT PADA
BATANG DIBANDINGKAN DGN DAUN
Download