Tahun Pajak

advertisement
KETENTUAN UMUM DAN
TATA-CARA PERPAJAKAN
Session – 2
Dosen : T. Husain, SE, S.Kom, Ak. MMSI, M.I.Kom, M.Ak, CA.
LEARNING OBJECTIVES:
1. TAHUN PAJAK
2. NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP)
3. NOMOR PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK
(NPPKP)
4. SURAT PEMBERITAHUAN (SPT), SURAT SETORAN
PAJAK (SSP), SURAT TAGIHAN PAJAK (STP) DAN
SURAT KETETAPAN PAJAK (SKP)
5. HAK DAN KEWAJIBAN WAJIB PAJAK (WP)
TAHUN PAJAK
• Masa Pajak
Jangka waktu yang lamanya sama dengan 1 (satu) bulan takwim
atau jangka waktu lain yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri
keuangan paling lama 3 (tiga) bulan takwim.
• Tahun Pajak
Jangka waktu 1 (satu) tahun takwim kecuali bila Wajib Pajak
menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun takwim.
• Bagian Tahun Pajak
Bagian dari jangka waktu 1 (satu) Tahun Pajak.
• Pajak Yang Terutang
Pajak yang harus dibayar pada suatu saat dalam Masa Pajak, dalam
Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak menurut ketentuan peraturan
perundang-undangan Perpajakan.
Cont’d ...
• Penanggung Pajak
Orang pribadi atau badan yang bertanggungjawab atas pembayaran
pajak, termasuk wakil yang menjalankan hak dan memenuhi
kewajiban Wajib Pajak menurut ketentuan peratauran perundangundangan yang berlaku.
• Surat Paksa
Surat Perintah untuk membayar utang pajak dan biaya penagihan
pajak sesuai dengan UU No. 19 Tahun 1997 tentang Penagihan
Pajak dengan Surat Paksa sebagaimana telah diubah dengan UU
No. 10 tahun 2000.
NOMOR POKOK WAJIB PAJAK
Sarana administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai
tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak.
• Fungsi NPWP:
▫ Tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak
▫ Untuk menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan dalam
pengawasan administrasi perpajakan
• Pencantuman NPWP:
▫ Formulir pajak yang dipergunakan Wajib Pajak seperti Surat
Setoran Pajak (SSP).
▫ Surat menyurat dalam hubungan dengan perpajakan.
▫ Dalam hubungan dengan instansi tertentu yang memerlukan
NPWP.
Cont’d ...
• Pendaftaran NPWP
▫ Semua Wajib Pajak berdasarkan Self Assesment wajib
mendapatkan diri pada Kantor Direktorat jenderal Pajak yang
wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan
wajib pajak untuk dicatat sebagai Wajib Pajak dan sekaligus
mendapatkan NPWP.
▫ Wanita kawin yang melakukan perjanjian pemisahan harta.
▫ Jangka Waktu Pendaftaran:
 Bagi Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau
pekerjaan bebas dan Wajib Pajak Badan, wajib mendaftarkan diri
paling lambat 1 (satu) bulan setelah usaha mulai dijalankan.
 Wajib Pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usaha atau
pekerjaan bebas apabila penghasilannya sampai dengan suatu bulan
telah melebihi PTKP setahun, wajib mendaftarkan diri paling lambat
pada akhir bulan berikutnya.
Cont’d ...
SYARAT
Catatan; untuk Status Cabang, Orang Pribadi pengusaha tertentu atau
wanita kawin tidak pisah harta harus melampirkan fotocopy surat
keterangan terdaftar/kartu NPWP Kantor Pusat/Domisili/Suami.
Cont’d ...
• Sanksi
Bagi mereka yang dengan sengaja tidak mendaftarkan diri, atau
menyalahgunakan NPWP sehingga merugikan pendapatan negara,
diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan
denda paling tinggi 4 (empat) kali jumlah pajak yang terutang yang
tidak atau kurang dibayar.
• Penghapusan NPWP, terjadi karena:
▫ Wajib Pajak orang pribadi meninggal dan tidak meninggalkan
warisan.
▫ Wanita kawin tidak dengan perjanjian pemisahan harta dan
penghasilan.
▫ Warisan yant telah selesai dibagi.
▫ Wajib Pajak badan yang telah dibubarkan secara resmi
berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
▫ Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang telah kehilangan statusnya
sebagai BUT.
Catatan : Penghapusan NPWP dapat dilakukan apabila utang pajak telah
dilunasi,kecuali dari hasil pemeriksaan pajak diketahui utang
pajak tidak dapat atau tidak mungkin ditagih lagi
NOMOR PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK
Setiap pengusaha yang berdasarkan UU Pajak Pertambahan
Nilai dikenakan pajak, wajib melaporkan usahanya pada Kantor
Pelayanan Pajak untuk dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena
Pajak (PKP) dan kepadanya diberikan NPPKP yang memiliki
nomor yang sama dengan NPWP.
Fungsi NPPKP:
o Untuk mengetahui identitas PKP yang sebenarnya.
o Untuk pemenuhan kewajiban Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak
Penjualan atas Barang Mewah.
o Untuk pengawasan administrasi Perpajakan.
Cont’d ...
• Pengukuhan PKP
▫ Bila suatu usaha perdagangan per tahun telah memiliki omzet ≥ Rp.
600 juta.
▫ Bila suatu usaha jasa per tahun telah memiliki omzet ≥ Rp. 300 juta.
▫ Bila Wajib Pajak yang telah memiliki NPWP ingin dikukuhkan
sebagai Wajib Pajak
• Sanksi
▫ Bagi mereka yang sengaja tidak mendaftarkan atau menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPPKP sehingga merugikan
pendapatan negera diancam pidana penjara selama-lamanya 6
(enam) tahun dan denda setinggi-tingginya 4 (empat) kali jumlah
pajak yang terutang atau kurang bayar.
SPT, SSP, STP, DAN SKP
A. SPT: Surat yang oleh wajib pajak (WP) digunakan untuk
melaporkan perhitungan dan pembayaran pajak yang
terutang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan
perpajakan.
Fungsi SPT bagi WP Pajak Penghasilan:
o Sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang.
o Untuk melaporkan pembayaran atau pelunasan pajak yang telah
dilaksanakan sendiri dan atau melalui pemotongan pajak atau
pemungutan pajak lain dalam satu Tahun Pajak atau Bagian
Tahun Pajak.
o Untuk melaporkan pembayaran dari pemotong atau pemungut
tentang pemotongan atau pemungutan pajak orang pribadi atau
badan lain dalam satu Masa Pajak, yang ditentukan berdasarkan
undang-undang perpajakan yang berlaku.
Cont’d ...
• Fungsi SPT bagi PKP:
▫ Sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggung-jawabkan
perhitungan jumlah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pajak Penjualan
atas Barang Mewah (PPn BM) yang sebenarnya terutang.
▫ Untuk melaporkan pengkreditan Pajak Masukan terhadap Pajak Keluaran.
▫ Untuk melaporkan pembayaran atau pelunasan pajak yang telah
dilaksanakan oleh Pengusaha Kena Pajak dan atau melalui pihak lain
dalam satu Masa Pajak, yang telah ditentukan oleh peratauran
perundang-undangan yang berlaku.
• SPT Masa
Surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan
dan atau pembayaran pajak yang terutang dalam suatu Masa pajak atau
pada suatu saat.
• SPT Tahunan
Surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan
dan pembayaran pajak yang terutang dalam suatu Tahun Pajak.
Cont’d ...
BATAS WAKTU PENYAMPAIAN SPT MASA
• PPh Pasal 21
▫ Tgl 20 bulan takwim berikutnya setelah masa pajak berakhir.
• PPh Pasal 22 Impor, PPN dan PPn BM Impor
▫ 14 hari setelah berakhirnya Masa Pajak.
• PPh Pasal 23
▫ Tgl 20 bulan takwim berikutnya setelah masa Pajak berakhir.
• PPh Pasal 25
▫ Tgl 20 bulan takwim berikutnya setelah masa Pajak berakhir.
• PPh Pasal 26
▫ Tgl 20 bulan takwim berikutnya setelah masa Pajak berakhir.
BATAS WAKTU PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN
• SPT Tahunan PPh Orang Pribadi/Badan
▫ Selambatnya 3 bulan setelah Tahun Pajak berakhir.
• SPT Tahunan Pasal 21
▫ Selambatnya 3 bulan setelah Tahun Pajak berakhir.
Cont’d ...
B. SSP: Surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melakukan
pembayaran atau penyetoran pajak yang terutang ke kas
negara melalui Kantor Pos dan atau Bank BUMN atau Bank
BUMD atau Bank lain yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan.
Fungsi SSP:
o Sebagai sarana untuk membayar pajak
o Sebagai bukti dan laporan pembayaran pajak
BATAS WAKTU PEMBAYARAN PAJAK
• PPh Pasal 21
▫ Tanggal 10 bulan takwim berikutnya setelah masa pajak berakhir.
• PPh Pasal 22 Impor, PPN dan PPn BM atas Impor
▫ Pada saat penebusan dokumen impor melalui PIB (Pemberitahuan
Impor Barang)
• PPh Pasal 23
▫ Tanggal 10 bulan takwim berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.
Cont’d ...
BATAS WAKTU PEMBAYARAN PAJAK
• PPh Pasal 25
▫ Tanggal 15 bulan takwim berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.
• PPh Pasal 26
▫ Tanggal 10 bulan takwim berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.
• PPN dan PPn BM
▫ Tanggal 15 bulan takwim berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.
• PPh Pasal 29
▫ Tanggal 25 bulan ketiga tahun takwim.
SANKSI SETOR DAN LAPOR
•Sanksi bunga 2%
•Terlambat Setor dengan Rp. 100rb
•Terlambat SPT Tahunan Rp. 100rb
Cont’d ...
C. STP: Surat untuk melakukan tagihan pajak dan atau sanksi
administrasi berupa bunga dan atau denda pajak.
STP dikeluarkan apabila:
• Pajak penghasilan dalam tahun berjalan tidak atau kurang dibayar.
• Hasil penelitian SPT tdpt kurang bayar krn salah tulis atau salah hitung.
• WP dikenakan sanksi administrasi berupa denda dan atau bunga.
• Pengusaha yg dikenakan pajak tapi tidak melaporkan kegiatan
usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP.
• Pengusaha yg tidak dikukuhkan sebagai PKP telah membuat faktur
pajak atau pengusaha yg telah dikukuhkan sebagai PKP tetapi tidak
membuat atau tidak mengisi selengkapnya faktur pajak.
Cont’d ...
D. SKP: Surat Ketetapan Pajak dibedakan menjadi 4 (empat)
jenis, yaitu:
• SKPKB (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar)
– Berdasarkan pemeriksaan/keterangan lain ternyata tidak atau kurang dibayar.
– SPT (termasuk surat tegoran) tidak disampaikan pada waktunya.
– Berdasarkan hasil pemeriksaan PPN/PPnBM tidak harus dikompensasikan atau
tidak dikenakan tarif 0%.
– Kewajiban menyelenggarakan pembukuan/pencatatan tdk dipenuhi sehingga tidak
dapat diketahui besarnya pajak yang terutang.
• SKPKBT (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan)
– Terdapat data baru atau data yang sebelumnya belum terungkap menyebabkan
bertambahnya pajak yang terutang pada SKP sebelumnya.
– Ditemukan lagi data yang sebelumnya belum terungkap dalam SKPKBT.
• SKPLB (Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar)
– Apabila kredit pajak atau pajak yang dibayar lebih besar dari pajak terutang.
• SKPN (Surat Ketetapan Pajak Nihil)
– Apabila kredit pajak atau pajak yang dibayar sama dengan dari pajak terutang.
HAK & KEWAJIBAN WAJIB PAJAK
1. Hak Wajib Pajak
• Melakukan pembetulan Surat Pemberitahuan.
▫
▫
Dalam hal belum dilakukan tindakan pemeriksaan, wajib pajak berhak untuk melakukan
pembetulan SPT/SPM yang sudah disampaikan. Kekurangan pem-bayaran dikenakan sanksi
bunga sebesar 2% perbulan (max 24 bln) dihitung sejak penyerahan SPT/SPM berakhir
sampai pembayaran.
Pembetulan SPT/SPM dibatasi dalam jangka waktu 2 tahun. Bisa lewat 2 tahun asal belum
dikeluarkan SKP dgn membayar kekurangan beserta sanksi 50%.
• Meminta kembali kelebihan pembayaran pajak.
▫
▫
Restitusi, diminta dalam bentuk uang tunai.
Kompensasi, dipakai untuk membayar utang pajak lain.
• Mengajukan keberatan (termasuk pengurangan).
▫
Diajukan atas surat ketetapan pajak dan atas pot/put oleh pihak-3.
• Mengajukan permohonan banding.
▫
Diajukan kepada Badan Peradilan Pajak atas surat keputusan keberatan.
• Mendapatkan imbalan bunga berkenaan dgn keberatan/banding
Cont’d ...
2. Kewajiban Wajib Pajak
1. Mendaftarkan diri (NPWP/NPPKP).
▫ Mendaftarkan diri pd kantor Ditjen Pajak dan kepadanya diberikan NPWP.
▫ Bagi WP orang pribadi yg menjalankan kegiatan usaha dan pekerjaan bebas
serta WP badan, paling lambat 1 bulan sejak usaha dimulai.
▫ Bagi WP orang pribadi yg pengasilan dalam satu bulan telah melebihi PTKP,
wajib mendaftarkan diri paling lambat akhir bulan berikutnya.
▫ Bagi pengusaha yg mlakukan penyerahan BKP/JKP berkewajiban
melaporkan usahanya ke Ditjen Pajak untuk dikukuhkan menjadi PKP dan
kepadanya diberikan NPPKP. Paling lambat 1 bulan sejak usaha dimulai.
▫ Sanksi dengan sengaja tdk memiliki NPWP/NPPKP: kurungan maks 6
tahun dan denda 4 kali pajak terutang.
Cont’d ...
2. Menyampaikan surat pemberitahuan (SPT/SPM).
▫ WP memiliki kewajiban untuk melaporkan surat pemberitahuan
kepada kantor Ditjen Pajak utk melaporkan penghitungan dan atau
pembayaran pajak terutang.
▫ Penyetoran SPT (Tahunan) paling lambat 3 bulan setelah akhir tahun
pajak.
▫ Penyetoran SPM (Masa) paling lambat 20 hari setelah akhir masa
pajak.
3. Membayar sendiri pajak yang terhutang (SSP).
▫ Surat Setoran Pajak (SSP) adalah surat yg digunakan oleh WP utk
melakukan pembayaran/penyetoran pajak terutang ke kas negara.
▫ SSP tahunan (PPh ps. 29) paling lambat tanggal 25 setelah akhir
tahun pajak.
▫ SSP masa (bulanan) paling lambat tanggal 10/15 tergantung jenis
pajaknya.
Cont’d ...
4. Menyelenggarakan Pembukuan atau Pencatatan.
▫ WP orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan
bebas dan wajib pajak badan di Indonesia wajib menyelenggarakan
pembukuan.
▫ Dokumen pembukuan / pencatatan harus disimpan selama 10 tahun
(daluarsa pajak).
5. Melayani proses pemeriksaan pajak yg dilakukan oleh fiskus.
▫ Termasuk jika WP terikat oleh suatu kewajiban merahasiakan
dokumen, maka kewajiban tersebut ditiadakan untuk keperluan
pemeriksaan pajak.
Download