STUDENT-TEACHER AESTHETIC ROLE

advertisement
STUDENT-TEACHER AESTHETIC ROLE-SHARING
GENETIKA
Tugas II
BIOLOGI SEL
Disusun oleh:
Kelompok VII
Koordinator: Istiana Fitri N.
Anggota : Iskandar
Muhammad Dicky A
Even Noel
Haviz maulana.
Elisa Dwiviyanti
PT/06638
PT/06629
PT/06639
PT/06650
PT/06808
PT/06837
LABORATORIUM PEMULIAAN TERNAK
BAGIAN PRODUKSI TERNAK
FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2015
MINGGU II: BIOLOGI SEL
A. Pengantar
Gamelli atau sering disebut kehamilan kembar merupakan kejadian biologis yang
umum terjadi, banyak wanita di belahan dunia manapun yang ingin memiliki kesempatan
memiliki anak kembar, namun sayangnya tidak semua wanita bisa merasakan kesempatan
yang sama. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti faktor genetis dan nutrisi.
Kehamilan ganda (multifetus) adalah kehamilan yang terdiri dari dua janin atau lebih.
Kehamilan ganda dapat menghasilkan anak kembar dua kembar tiga (triplet kembar empat
(quadruplet), kembar lima (quintriplet), dan kembar enam (sextuplet). Hamil kembar
tentunya menjadi keajaiban. Butuh perlakuan ekstra terhadap tubuh ibu dan janinnya,
sejalan dengan perubahan dan kebutuhan yang jelas berbeda dibandingkan kehamilan biasa.
Mengandung bayi kembar merupakan berita besar bagi seorang ibu. Kehamilan kembar
memang tidak pernah bisa diduga, ada yang berasumsi bahwa seorang ibu bisa memiliki
bayi kembar karena keturunan, tetapi hal tersebut juga masih belum bisa dipastikan.
Proses terjadinya bayi dimulai dengan pertemuan hanya dua buah sel masing-masing
milik wanita dan pria (ibu dan ayah kamu). Sel tersebut bertemu dalam proses yang disebut
proses pembuahan dan mulai berkembang dalam rahim wanita selama 9 bulan dan akhirnya
lahir sebagai bayi. Oleh karena sebab yang khusus, proses pembuahan dapat terjadi pada
dua buah atau bahkan lebih sel milik wanita dalam satu rahim, sehinga dalam satu rahim
dapat berkembang dua atau lebih bayi. Kamu pernah dengar ada kembar lima khan? Ini
disebut dengan kembar fraternal (dizygotic). Kembar ini tidak terlalu mirip satu sama lain,
dan bisa juga berbeda kelamin (kembar pria dan wanita)
Atau sebab lain kembar yang terjadi karena satu sel milik wanita bertemu dengan dua buah
sel milik pria, sehingga terjadi kembar identik yang berjenis kelamin sama, rupa yang sama,
gen yang sama. Disebut juga dengan kembar identik (monozygotic). Kembar identik ini
juga bisa berpotensi berkembang menjadi penyebab kembar SIAM, yaitu kembar yang
menempel satu sama lainnya, satu tubuh berkepala dua, perut menyatu, karena masingmasing sel tidak membelah dengan sempurna.
Ada juga kembar yang bisa terjadi karena proses disengaja, secara medis dokter bisa
memberi hormon tertentu kepada orang tua calon bayi, agar diperoleh kemungkinan terjadi
proses pembuahan yang menjadi penyebab kembar.
Untuk mengetahui apakah seseorang sedang hamil bayi kembar atau tidak yaitu dengan cara
melakukan pemeriksaan rutin ke dokter, biasanya cara yang paling akurat dan aman adalah
dengan menggunakan USG (Ultrasonografi).
Dunia moderen juga kini sudah bisa melakukan proses duplikasi atau proses
penggandaan yang dikenal dengan kloning, yaitu proses penggandaan yang dilakukan
terhadap tumbuhan dan hewan sehingga menghasilkan mahluk yang kembar. Pendapat
bahwa saudara kembar itu memiliki sifat dan kebiasaan yang sama persis, atau juga punya
rasa keterikatan yang dekat, dapat dijelaskan sebagai berikut : bahwa sifat dan kebiasaan itu
lebih didasari oleh faktor lingkungan, dan sosial, artinya bisa saja setiap kembar yang
mendapat pendidikan, dan proses kehidupan yang berlainan, akan menghasilkan juga sifat
yang berbeda.
B. Resume Materi Kuliah di RPKPM
Sel dari organisme multiseluler dibagi atas dua kelas eukariotik dan prokariotik. Pada sel
eukariot memiliki bentuk inti sempurna inti sel dipisahkan dari sisa isi sel lainnya dengan
suatu membran, terdapat pada semua sel hewan dan tanaman. Sel prokariot, bentuk inti
belum sempurna matriks inti sel tidak dipisahkan prokariot terdapat pada bakteri, ganggang
dan mikroplasma.
Struktur Sel
Sel eukariot terdiri atas sitoplasma dan inti sel, yang terbungkus dalam suatu membran.
Membran terdiri atas susunan protein, lemak dan karbohidrat. Bentuk dan fungsi dari
membran sel yaitu mengatur pertukaran materi sel satu dengan sekelilingnya dan dapat
meneruskan rangsangan, misalnya pada sel syaraf.
Ilustrasi Bagian- bagian Sel
Pembelahan Sel
Ada dua macam pembelahan sel yang terjadi pada hewan yang bersifat seksual, yaitu
pembelahan biasa (mitosis) dan pembelahan reduksi (meiosis). Pembelahan mitosis dapat
terjadi pada semua bagian tubuh, sedangkan pembelahan meiosis terjadi pada saat
pembentukan gamet.
Ilustrasi Pembelahan Sel
Pembentukan Gamet
Gametogenesis adalah proses pembentukan gamet (Sel Kelamin) yang terjadi di organ
jantan maupun betina.
Gametogenesis terdiri dari :
1. Spermatogenesis (pada jantan)
2. Oogenesis (pada betina)
Ilustrasi Pembentukan Gamet
C. Studi Referensi oleh Kelompok
Kembar atau anak kembar adalah dua atau lebih individu yang membagi uterus yang
sama dan biasanya, tapi tidak selalu, dilahirkan dalam hari yang sama. Pada manusia, ibu
dengan kandungan yang membawa bayi kembar dengan demikian akan mengalami
persalinan berganda dan biasanya masa mengandung yang lebih singkat (34 sampai 36
minggu) daripada kehamilan bayi tunggal. Karena kelahiran prematur biasanya memiliki
konsekuensi kesehatan kepada bayi, kelahiran kembar seringkali ditangani secara khusus
yang agak berbeda daripada kelahiran biasa.
Persalinan kembar adalah hal yang biasa pada hewan karena banyak hewan yang
menghasilkan sel telur masak (siap dibuahi) pada saat yang sama. Hewan-hewan domestik
seperti kucing, anjing, tikus, atau domba biasa memiliki anak lebih dari satu sekali
melahirkan.
Perbedaan kembar dizigotik :
Dilihat dari asal usul zigot, dikenal dua jenis persalinan kembar: fraternal (dizigotik)
dan identik (monozigotik). Kembar dizigotik adalah hal yang umum terjadi pada vertebrata,
sementara kembar monozigotik merupakan hal yang jarang dijumpai. Manusia memiliki
kemampuan ini. Armadillo bergaris-sembilan (Dacypus novemcinctus) jika melahirkan
selalu memiliki kembar empat monozigotik.
1.
Kembar dizigotik atau fraternal (DZ)
Kembar dizigotik (dikenal sebagai "kembar non-identik") terjadi karena zigot-zigot
yang terbentuk berasal dari sel telur yang berbeda. Terdapat lebih dari satu sel telur yang
melekat pada dinding rahim yang terbuahi oleh sel-sel sperma pada saat yang bersamaan.
Pada manusia, proses ovulasi kadang-kadang melepaskan lebih dari satu sel telur matang
ke tuba fallopi yang apabila mereka terbuahi akan memunculkan lebih dari satu zigot.
Kembar dizigotik secara genetik tidak berbeda dari saudara biasa dan berkembang dalam
amnion dan plasenta yang terpisah. Mereka dapat memiliki jenis kelamin yang berbeda
atau sama.
Kajian juga menunjukkan bahwa bakat melahirkan kembar DZ diwariskan kepada
keturunannya (bersifat genetik), namun hanya keturunan perempuan/betina yang mampu
menunjukkannya (karena hanya perempuan/betina yang dapat mengatur pengeluaran sel
telur).
Istilah kembar dapat diberikan bagi anak kembar dengan kelamin berbeda.
2.
Kembar monozigotik atau identik (MZ)
Kembar monozigotik terjadi ketika sel telur tunggal terbuahi dan membentuk satu zigot
(monozigotik). Dalam perkembangannya, zigot tersebut membelah menjadi embrio yang
berbeda. Kedua embrio berkembang menjadi janin yang berbagi rahim yang sama.
Tergantung dari tahapan pemisahan zigot, kembar identik dapat berbagi amnion yang sama
(dikenal sebagai monoamniotik) atau berbeda amnion. Lebih jauh lagi, kembar identik
bukan monoamniotik dapat berbagi plasenta yang sama (dikenal dengan monokorionik,
monochorionic) atau tidak. Semua kembar monoamniotik pasti monokorionik. Berbagi
amnion yang sama (atau amnion dan plasenta yang sama) dapat menyebabkan komplikasi
dalam kehamilan. Contohnya, tali pusar dari kembar monoamniotik dapat terbelit sehingga
mengurangi atau mengganggu penyaluran darah ke janin yang berkembang.
Kembar MZ selalu berkelamin sama dan secara genetik adalah sama (klon) kecuali bila
terjadi mutasi pada perkembangan salah satu individu. Tingkat kemiripan kembar ini
sangat tinggi, dengan perbedaan kadang-kadang terjadi berupa keserupaan cerminan.
Perbedaan terjadi pada hal detail, seperti sidik jari. Bila individu beranjak dewasa, tingkat
kemiripan biasanya berkurang karena pengalaman pribadi atau gaya hidup yang berbeda.
Penelitian dari Fraga et al. (2005) mengungkap adanya pengaruh epigenetik dalam proses
yang membedakan individu-individu yang kembar MZ, akibat berbedanya gen-gen yang
diaktifkan.Meskipun ada pengaruh kebiasaan atau pengalaman yang memengaruhi
perbedaan-perbedaan itu, ilmuwan beranggapan proses acak lebih banyak berperan dalam
perbedaan-perbedaan yang terjadi. Penelitian dengan tikus bahkan menunjukkan adanya
perbedaan aktivitas pada histon (terkait dengan epigenetik) dari empat sel pertama yang
terbentuk.
Hingga sekarang ilmuwan belum bersepakat mengenai adanya pengaruh genetik untuk
kejadian kembar MZ. Tetapi diketahui terdapat beberapa tempat di dunia yang memiliki
frekuensi kembar MZ yang lebih tinggi daripada tempat lainnya.
PERBEDAAN KEMBAR SEIRAS, TAK SEIRAS DAN SIAM
Pada kembar biasa urutan anak dibedakan karena bayi dilahirkan ibu satu per satu
sedangkan siam tetap.
1.
ANAK KEMBAR SEIRAS
Pembentukan anak kembar seiras terjadi apabila satu embrio membahagi
kepada dua embrio yang berasingan pada peringkat awal perkembangan embrio. Keduadua embrio ini akan berkembang dan membentuk dua fetus berasingan di dalam uterus
ibu. Setiap fetus yang bertumbuh di dalam uterus ibu mempunyai tali pusat sendiri
tetapi berkongsi satu plasenta. Oleh kerana kembar seiras berasal daripada satu embrio,
maka hanya satu sperma dan satu ovum yang terlibat dalam persenyawaan untuk
membentuk zigot. Ini menyebabkan kembar seiras serupa dari segi kandungan genetik
dan sifat fizikalnya termasuk jantina.
2.
ANAK KEMBAR TAK SEIRAS
Anak kembar tak seiras terjadi apabila dua ovum dibebaskan serentak semasa
pengovulan. Setiap ovum ini disenyawakan oleh satu sperma. Maka, dua zigot
terbentuk. Kedua-dua zigot akan berkembang membentuk dua fetus yang masingmasing mempunyai plasenta dan tali pusatnya sendirl. Dua anak akan
dilahirkan pada akhir tempoh kehamilan. Kedua-dua anak initidak sama dari segi
kandungan genetik kerana berasal daripada dua ovum dan dua sperma yang berlainan.
Rupa dan jantina kedua-dua anak ini mungkin sama atau berbeza. Maka, kembar jenis
ini disebut sebagai kembar tak seiras.
3.
ANAK KEMBAR SIAM
Sekiranya pembahagian satu embrio berlaku dengan lengkap, maka anak
kembar seiras terhasil. Walau bagaimanapun, kadangkala pembahagian embrio berlaku
dengan tidak sempurna. Ini menyebabkan kedua-dua embrio masih terlekat antara satu
sama lain pada bahagian tertentu. Dalam keadaan ini, kedua-dua embrio akan
membentuk dua fetus yang masih terlekat pada bahaglan kepala, dada, punggung,
ataupun di bahagian perut. Anak kembar ini dikenal sebagai kembar siam. Biasanya
kembar siam dikeluarkan dari uterus ibu melalui pembedahan. Kembar siam mungkin
berkongsi satu jantung, otak, atau organ lain. Pakar pembedahan boleh melakukan
pembedahan ke atas kembar siam untuk mengasingkan kedua-duanya. Namun,
pembedahan seperti ini mempunyai risiko yang tinggi. Bersyukurlah kepada Tuhan
kerana anda dan adik-beradik anda dilahirkan dengan sempurna tanpa kecacatan.
Awalnya ada beberapa telur yang dilepaskan dari satu ovulasi. Indung telur tersebut
dibuahi oleh sperma. Kemudian telur yang berhasil dibuahi tersebut membelah menjadi
dua bagian. Kadang – kadang juga hingga 3, 4, bahkan 5 bahagian. Perkara ini yang
dapat menyebabkan terjadinya bayi kembar. Proses pembuahan tersebut dapat terjadi
dengan sendiri tanpa ubat kesuburan.
Faktor- faktor yang mempengaruhi adalah
a. Faktor ras
a. Frekuensi kelahiran janin multiple memperlihatkan variasi yang nyata diantara
berbagai ras yang berbeda.
b. Myrianthopoulos (1970), mengidentifikasi kelahiran ganda terjadi 1 diantara
100 kehamilan pada orang kulit putih, sedangkan pada orang kulit hitam 1
diantara 80 kehamilan.
c. Pada kawasan di afrika, frekuensi terjadinya kehamilan ganda sangat tinggi.
Knox dan Morley (1960) dalamsuatu survey pada salah satu masyarakat
pedesaan di Nigeria, mendapatkan bahwa kehamilan ganda terjadi sekali pada
setiap 20 kelahiran,kehamilan pada orang timur atau oriental tidak begitu sering
terjadi.
d. Perbedaan ras yang nyata ini merupakan akibat keragaman pada frekuensi
terjadinya kehamilan kembar dizigot.
e. Perbedaan kehamilan ganda ini disebabkan oleh perbedaan tinkat Folikel
Stimulating Hormone yang akan mengakibatkan multiple ovulasi.
b. Factor Keturunan
a. Sebagai penentu kehamilan ganda genotip ibu jauh lebih penting dari genotip
ayah.
b. White dan Wyshak (1964) dalam suatu penelitian terhadap 4000 catatan
mengenai jemaat gereja kristus orang-orang kudus hari terakhir, menemukan
bahwa para wanita yang dirinya sendiri dizigot dengan frekuensi 1/58
kelahiran. Namun, wanita yang bukan kembar tetapi mempunyai suami kembar
dizigot, melahirkan bayi kembar dengan frekuensi 1/116 kehamilan.
c. Dalam analisis Burmer (1960) terhadap anak-anak kembar, 1 dari 25 (40%) ibu
mereka ternyata juga kembar, tetapi hanya 1 dari 60 (1,75) ayah mereka yang
kembar, keterangan didapatkan bahwa salah satu sebabnya adalah multiple
ovulasi yang diturunkan.
c. Factor umur dan faritasa.a.
a. Untuk peningkatan usia sampai sekitar 40 tahun atau paritas sampai dengan 7,
frekuensi kehamilan ganda akan meningkat.
b. Kehamilan ganda dapat terjadi kurang dari sepertiga pada wanita 20 tahun tanpa
riwayat kelahiran anak sebelumnya, bila dibandingkan dengan wanita yang
berusia diantara 35-40 tahun dengan 4 anak atau lebih.
c. Di Swedia, petterson dkk (1976), memastikan peningkatan yang nyata pada
angka kehamilan ganda yang berkaitan dengan meningkatnya paritas.
d. Dalam kehamilan pertama, frekuensi janin kembar adalah 1,3% dibandingkan
dengan kehamilan ke-4 sebesar 2,7%.
4. Factor nutrisi
a. Nylander (1971) mengatakan bahwa peningkatan kehamilan ganda berkaitan
dengan BB ibu. Ibu yang lebih tinggi dan berbadan besar mempunyai resiko
hamil ganda sebesar 25-30% dibandingkan dengan ibu yang lebih pendek dan
berbadan kecil.
b. McGillivray (1986) juga memaparkan bahwa kehamilan dizigotik lebih sering
ditemui pada wanita berbadan besar dan tinggi dibandingkan pada wanita
pendek dan bertubuh kecil.
5.
Factor terapi infertilitas
a. Induksi ovulasi dengan menggunakan FSH plus chorionic gonadrotopin atau
chlomiphene citrate menghasilkan ovulasi ganda.
b. Insiden kehamilan ganda seiring penggunaan gonadotropin sebesar 1640%,75% kehamilan sengan dua janin. (Schenker, 1981)
c. Tuppin dkk (1993) melaporkan dari Prancis, insiden persalinan gemelli dan
triplet terjadi karena induksi ovulasi terapi human menopause gonadrotopin
(hMG).
d. Faktor resiko untuk kehamilan ganda setelah ovarium distimulasi denganh
hMG berpengaruh terhadap peningkatan jumlah estradiol dan injeksi chorionic
gonadrotopin pada saat bersamaan akan berpengaruh terhadap karasteristik
sperma,meningkatkan konsentrasi dan motilitas sperma.
e. Induksi ovulasi meningkatkan insiden kehamilan ganda dizigotik dan
monozigotik
6. Factor assistend reproductive technology (ART)
a.
Tekhnik ART didesain untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan, dan juga
meningkatkan kemungkinan kehamilan ganda. Pasien pada kasus ini,
pembuahan dilakukan elalui teknik fertilisasi in vitro dengan melakukan seleksi
terhadap ovum yang benar-benar berkualitas baik, dan dua dari empat embrio
ditransfer kedalam uterus.
b. Pada umumnya, sejumlah embrio yang ditransfer kedalam uterus maka
sejumlah itulah akan beresiko kembar dan meningkatkan kehamilan ganda.
Bangsa, herediter, umur, dan paritas, hanya mempunyai pengaruh terhadap kehamilan
kembar yang berasal dari 2 telur,juga obat klomoid dan hormone gonatropin yang
dipergunakan untuk menimbulkan ovulasi dapat menyebabkan kehamilan dizigotik. Factor
tersebut dengan mekanisme tertentu menyebabkan matangnya 2 atau lebih folikel de graf atau
terbentuknya 2 ovum atau lebih dalam satu folikel. Jika telur-telur yang diperoleh dapat
dibuahi lebih dari satudan jika semua embrio yang kemudian dimasukkan ke dalam rongga
rahim ibu tumbuh berkembang lebih dari satu. Pada kembar yang lebih dari satu telur, factor
bangsa, hereditas, umur dan paritas tidak atau sedikit sekali mempengaruhi terjadinya
kehamilan kembar. Di perkirakan sebabnya ialah factor penghambat pada masa pertumbuhan
dini hasil konsepsi. Factor penghambat yang mempengaruhi sigmentasi sebelum blastula
terbentuk menghasilkan kehamilan kembar dengan 2 amnion, 2 korion, dan 2 plasenta seperti
pada kehamilan dizigotik. Bila factor penghambat terjadi setelah blastula tetapi sebelum
amnion terbentuk, maka akan terjadi kehamilan kembar dengan 2 amnion, sebelum primitive
streak tampak maka akan terjadi kehamilan kembar dengan 1 amnion. Setelah primitive streak
terbentuk maka akan terjadi kembar dempet dalam berbagai bentuk.
Aplikasi kehamilan kembar pada dunia peternakan
Anak sapi kembar dari hasil inseminasi buatn kadang bisa kita temukan pada beberapa
kelahiran pedet. Tidak ada metode atau cara aspesifik agar telahir anak sapi yang kembar,
terjadinya kembar ini bukanlah karena keahlian dari sang Iseminator tapi itu terjadi secara
kebetulan. Pembelahan sel telur yang telah dibuahi inilah yang menyebabkan terjadinya
anak kelahiran kembar pada sapi. Sangat beruntung jika ditemukan kelahiran kembar pada
anak sapi namun ada juga kerugian ketika kita mendapatkan anak sapi yang kembar.
Keuntungan anak sapi kembar:
1. Pada satu kali proses reproduksi dihasilkan dua anak sapi, ini tentu saja sangat
menguntungkan dari segi kuantitas.
2. Jika ditemukan kelahiran anak sapi kembar berjenis kelamin betina + betina, biasanya
anak sapi ini harganya akan lebih mahal, sebab kemungkinan besar anak sapi betina ini
nantinya juga dapat menghasilkan anak sapi kembar berikutnya.
Kekurangan anak sapi kembar:
1. Umumnya anak sapi kembar akan kekurangan air susu induk (khusus pada sapi potong)
sehingga perkembangan anak sapi kembar tersebut agak terhambat.
2. Jika kelahiran anak sapi Jantan + Betina, maka anak sapi betina ini kemungkina besar
akan mandul (tidak bisa menghasilkan keturunan). Hal ini sering disebut dengan
kreamatin.
Gb.1 mekanisme kehamilan kembar pada sapi
- Lampiran gamelli dan kehamilan kembar
Gb.2 perbedaan kembar identic dank fraternal
D. Daftar Pustaka
Anonim. Proses Terjadinya Bayi Kembar. Diakses Tanggal 28 februari 2015. Online
Tersedi di : http://www.f-buzz.com/2008/08/02/proses-terjadinya-bayi-kembar/
Suryo. 2008. Genetika Manusia. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
Suryo. 2005. Genetika. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
Tana, Bau. 2011. Proses Terjadinya Anak Kembar. Diakses Tanggal 28 februari 2015
Online tersedia di : http://www.apakabardunia.com/2011/03/bagaimanakah-prosesterjadinya-anak.html
Liewellyn-Jones D. Kelainan presentasi janin. Dalam: Hadyanto, editor edisi bahasa
Indonesia. Dasar-dasar Obstetri dan Ginekologi. Edisi 6. Hipokrates, Jakarta. 2002: 160162
Download