HIDROLOGI2 [Compatibility Mode]

advertisement
Sekitar 396.000 kilometer kubik air masuk ke udara
setiap tahun.
Bagian yang terbesar sekitar 333.000 kilometer kubik –
naik dari samudera. Tetapi sebanyak 62.000 kilometer
kubik ditarik dari darat, menguap dari danau, sungai
dan tanah lembab dan yang terpenting, dikeringkan dari
permukaan daun tetumbuhan hidup.
Proses ini disebut evapotranspirasi (evaporasi dan
transpirasi). Dari air yang naik ke atmosfir, sebagian
besar 296.000 kilometer kubik langsung jatuh kembali
ke samudera.
Yang dimaksud dengan hidrosfer bukanlah air yang tampak
dipermukaan saja, melainkan juga dibawah permukaan. Baik yang
terdapat dalam pori-pori batuan maupun dalam rekahan di bawah
permukaan bumi.
Lebih dari 70% permukaan bumi diliputi oleh perairan samudra
yang merupakan reservoar utama di bumi.
Air ditemukan di udara dalam bentuk awan dan hujan, di
permukaan bumi ada di danau dan sungai, dan di proses dalam
permukaan bumi sebagai air bawah tanah.
Daur hidrologi atau siklus hidrologi adalah sirkulasi iar dari laut ke
darat dan kembali ke laut melalui atmosfer atau sirkulasi air
yang tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan
kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi,
evaporasi dan transpirasi.
Evaporasi / transpirasi - Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di
tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan
kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu
akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun
(precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.
Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah
melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air
tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak
secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air
tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.
Air Permukaan - Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan
aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori
tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah
dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu
sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air
permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.
Air
laut
Sungai
Danau
Air tanah
Sungai
adalah aliran air dalam alur kecil atau besar
searah lereng ke tempat yang lebih rendah.
Cekungan dimana sungai-sungai mengalir disebut
daerah aliran sungai (DAS). Besarnya aliran air
tergantung pada jumlah air yang datang dari hulu
dan pengaruh iklim, vegetasi dan kondisi geologi
setempat. Sedangkan kecepatan arus air tergantung
dari beberapa faktor, diantaranya jumlah air,
gradient sungai dan kondisi saluran.
Danau
merupakan cekungan di ketinggian dan
berperan
sebagai
penampungan
sementara.
Kelebihan air di danau dialirkan ke tempat yang
lebih rendah atau laut. Sebagaian besar danau
sangat tenang sehingga banyak terendapkannya
sedimen.
Air laut terdiri dar zat air dan garam (NaCl),
sebesar 3.5% berat garam kompleks. Tampaknya
sangat kecil tapi bila air laut diuapkan semua maka
akan tertinggal endapan garam hingga setebal 60 m
Air
tanah adalah semua air yang terdapat
dalam ruang batuan dasar atau regolith.
Kebanyakan air tanah berasal dari hujan. Air
hujan meresap kedalam tanah menjadi bagian
air tanah, mengalir ke sungai atau mengalir
kelaut. Air yang meresap sampai ke zona
saturasi dinamakan air tanah. Zona saturasi
adalah daerah atau ruang yang berisi sedimen
atau batuan terisi air (jenuh air). Zona atau
lapisan tanah diatasnya yang tidak jenuh air
dinamakan zona aerasi. Daerah atau batas
antara zona saturasi dan aerasi disebut muka
air tanah.
Muka air tanah umunnya tidak horizontal tapi
mengikuti topografi diatasnya.
Mata air adalah aliran air tanah secara alamiah
di permukaan bumi. Biasanya mata iar
dtemukan pada muka air tanah yang bertemu
dengan permukaan bumi. Mata air yang kecil
bisa dijumpai pada batuan, contoh batu
gamping, selain itu bisa dijumpai pada jalur
sesar, atau rekahan.
Download