full pdf - STKIP Widya Yuwana Madiun

advertisement
JPAK
JURNAL PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK
Jumal PendidikanAgama Katolik (JPAK) adalah media komunikasi ilmiah
yang dimaksudkan untuk mewadahi hasil penelitian, basil studi, atau kajian
ilmiah yang berkaitan dengan PendidikanAgamaKatolik sebagai salah satu
bentuk smpbangan STKIP Widya Yuwana Madiun bagi pengembangan
PendidikanAgama Katolik pada umumnya.
Penasihat
Ketua Yayasan Widya Yuwana Madiun
Pelindung
Ketua STKIP Widya Yuwana Madiun
Penyelenggara
Lembaga Penelitian STKIP Widya Yuwana Madiun
Ketua Penyunting
Hipolitus Kristoforus Kewuel
Penyunting Pelaksana
FX. Hardi Aswinamo
DB. Kaman Ardijanto
Penyunting Ahli
John Tondowidjojo
Ola Rongan Wilhelmus
Armada Riyanto
Sekretaris
Gabriel Sunyoto
Alamat Redaksi
STKIP Widya Yuwana
Jln. Mayjend Panjaitan. Tromolpos: 13. Telp. 0351-463208. Fax. 0351-483554
Madiun 63137- Jawa Timur- Indonesia
Jumal Pendidikan Agama Katolik (JPAK) diterbitkan oleh Lembaga
Penelitian, STKIP Widya Yuwana Madiun. Terbit 2 kali setahun (April dan
Oktober).
JPAK
Vol. 9, Tahun ke-5, Apri12013
ISSN; 2085-0743
DAFTARISI
2
Editorial
4
Pastoral Pengaturan Kehamilan Seturut Ajaran Moral
Gereja Katolik
Antonius VirdeiEresto Gaudiawan, M.Hum.
29
Arab Dasar Pendidikan Kita
Prof. Dr. John Tondowidjojo, CM
42
Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Agama
Katolik di SMA Santo Bonaventura Madiun
Murlani
81
Pendidikan Kristiani Melalw Pengalaman Berkomunitas
bagiAnak-anak
AlbertiKetutDeni W.
91
MendidikMurid Menjadi Pendidiklman
Agustin us Supriyadi
100
Komunitas Basis Gerejani
0/aRongan Wilhemus
1
Editorial
Gereja berpandangan bahwa dari kodratnya, Allah
menciptakan pria dan wanita menurut rupa dan gambar-Nya. Allah
sendiri mempersatukan pria dan wanita itu melalui pernikahan suci
sehingga mereka menjadi suami-istri dan satu. Mereka menjadi rekan
sederajat dan penolong yang sepadan. Tugas perutusan suami dan istri
ialah memenuhi bumi dalam arti melanjutkan generasi berikutnya.
Berdasarkan pandangan ini maka Gereja senantiasa menjaga serta
memperjuangkan moralitas seksual dan prokreasi. Gereja
memandang penggunaan alat-alat seksual dalam tubuh manusia
sebagai sesuatu yang bermoral sejauh memiliki sifat prokreatif yaitu
terbuka terhadap keturunan.
Dunia politik dan pendidikan sebenarnya tidak mengenal
istilah pendidikan dan politik Kristiani atau Katolik. Sebab dalam
kenyataannya hanya ada praktek dan pandangan Kristiani tentang
politik dan pendidikan berdasarkan visi Kristiani.atau Injil tentang
manusia. Injil sendiri hanya berbicara tentang proyek Allah atas diri
manusia, dan tidak berbicara tentang metode-metode pendidikan dan
politik secara praktis. Dalam kaitannya dengan pendidikan, Paus
Yohanes Paulus II mengatakan: hakekat pendidikan terletak dalam
upaya memberikan kesempatan kepada manusia untuk menjadi lebih
manusia atau menolong manusia supaya "menjadi lebih" tidak hanya
dalam hal "memiliki lebih", tetapi juga melalui apa yang dimilikinya
termasuk kuasa dan uang, manusia semakin sadar bahwa ia adalah
manusia". Sejalan dengan pandangan ini maka manusia perlu dididik
dan dibimbing dalam terang proyekAllah atas diri manusia.
Pendidikan dalam terang proyek Allah ini merupakan contoh
pendidikan yang sungguh-sungguh berkarakter. Karenanya karakter
pendidikan ini harus menjadi jiwa atau roh dari seluruh aktivitas
pendidikan Kristen katolik pada setiap jeJ:!iang pendidikan. Absennya
karakter ini dalam proses pendidikan akan melahirkan manusia
pintar tetapi tidak memiliki kecerdasan spiritual dan sosial. Untuk itu
pendidikan katolik, terutama pendidikan agama katolik harus
menjadi salah satu pioner pendidikan karakter. Pendidikan karakter
yang dibangun melalui pendidikan dan pengajaran agama Katolik
lebih bersifat preventifkarena membangun generasi bangsa melalui
proses yang lebih baik dan terencana.
Pendidikan agama katolik-pada tempat pertama tidak sekedar
2
memperluas wawasan keagamaan, malainkan memperkuat iman
katolik khusunya iman anak-anak katolik dan prilaku hidup mereka
sehari-hari sebagai insan katolik. Anak-anak membutuhkan
pendidikan iman yang benar dan tepat akan Allah dalam diri Yesus
Kristus. Pendidikan iman yang tepat memerlukan tempat persemaian,
komunitas pendidikan dan keluarga kristiani yang sungguh-sungguh
beriman dan mampu membina atau mendidik iman anak sedemikian
rupa sehingga anak · dapat memiliki iman yang kuat dan
berkepribadiankristiani yang bisa membanggakan.
Iman kepadaAllah dalam diri Yesus Kristus harus diwartakan.
Karena itu Yesus bersabda kepada para murid-Nya: "Kepada-Ku
telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi. Karena itu,
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka
dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, serta ajarlah mereka
melakukan apa yang telali Kuperintahkan kepadamu. Ketahuilah,
Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman" (Mat 28:1820).
.
Misi Yesus ini selanjutnya perlu dihadirkan dalam lingkungan
Komunitas Basis Gerejani atau Komunitas Kecil Umat. Komunitas
Basis Gerejani merupakan persekutuan kelompok kecil umat beriman
kristiani yang terdiri dari kurang lebih 5-l 0 kepala keluarga.
Kelompok kecil umat ini dapat berkumpul secara rutin untuk
mendengarkan Sabda Tuhan dan berbagi masalah hidup (rohani,
sosial, pendidikan, ekonomi, politik dan lain-lainnya) sehari-hari
dalam kelompok serta mencarikan pemecahannya secara kolektif
dalam terang lnjil. SELAMAT MEMBACA!
.. · .. .,
...-~
3
MEI{DIDIK
MURID MENJADI PEIIDIDIK
IMAN
AgustinusSupriyadi
Sekolah
TinggiKeguruandanIlmu Pendidikan
AgamaKatolik
(STKIP)WidyaYuwatraMadiun
Abstrak
PerintahYesusyang tersuratdalam Mat 28:19,
harus dipahami sebagai kehendak Yesus supaya
pengikutpengikutNya
pergidanmengajar(menjadikan
murid)segalabangsa.
Dansetelah
merekamenjadimurid
dan percaya. kemuridan mereka ditandai dengan
baptisan. Pewartaantidak sekedarmenjadikan orang
mengertitentangajaranYesusdan menerimabaptisaD
(menjadipengikut-Nya),tetapi terarahkepadatujuan
yang lebih mendalamyaitu menjadikanorangsebagai
pelaku aktif pewartaan (menjadi Pewarta/Pendidik
Iman).Tugasini memanglebihberat,sebabdalamtugas
itu terkandungdi dalamnyatugasmendewasakan
orang
agarmenjadipenerusperyartaan(PendidikIman).
Dalam rencana kehendak-Nya,AIIah mau
mengikutsertakanmanusia dalam karya keselamatanNya. Setiap orang Kristiani yang telah menerima
SakamenPembaptisan
mempunyai
tugasuntukmenjadi
pewartadanpengajarSabdaAllah. Tugaspengajaratau
pewartaadalahmenghadirkanAllah dan Kerajaan-Nya
melaluipengajaranataupewartaannya.
Denganmengajar
para pewarta menghantar orang kepada pengalaman
cintakasihAllah dan perjumpaansecarapribadi dengan
Allah. Dalam rencana kehendak-Nva.Allah mau
mengikutsertakanmanusia dalam karya keselamatanNya. Oleh karenaitu, setiaporangK stianiyangtelah
mene ma Sakraman Pembaptisanmempunyai tugas
untukmenjadipewartadanpengajar sabdaAllah.Melalui
pengajarandiharapkan,kita dapat membangunTubuh
Kristus danmenanamkanapayangmenjadiiman Gercja
dan menghantaronng lain untuk bertumbuh dalam
keserupaan
denganKristus.
9l
Kala kunci: Mendidih,Mwid, Pendidiklman
Pendrhuluan
Yesusmendekatimerekadanberkata,"Kepada-Kutelah
diberikansegalakuasadi surgadan di bumi.Karenaitu,
peryilah, jadiktnlah semua bangsa mrrid-Ku dan
baptislahmerekadalam namaBapa dan Anak dan Roh
Kudus, dqn aja ah mereka melahirqn yang telqh
Kuryfintahlet kzpadanu. Ketahuilah, Ahr rrrenvrtai
kamusensntiasasaDqaiqkhir zaman," Mat28:18-20\
Berdasarkanotoritas yang dimiliki-Nya, Yesusmembedkan
Perintah(Amanat)kepadapara mudd-Nya,tentangapayang harus
dilalcukanseielahselamakuranglebih tiga tahunmerekamengikuti
Yesus.Kemudian perintah tersebutjuga berlaku bagi para mudd
Yesussepanjangmasa.
l. Otoritas yang diterima olehYegus
Setelahkebangkitandanseelahkaryakeselamatan
Allah lewat
diri-Nya ditultaskan di kayu salib,Yesusmenyatakat "Kepqda-K
telah diberikan segala kuasa di wrga don di bumi" (Mat 28:18).
Berdasarkan
otoritasataukuasainilah Dia mengutusparamurid-Nya.
Pokok yang sama dapat dilihat dalam lbrani 2:8-9 bahwa segala
sesuatutelah ditaklukkan di bamh kaki-Nya. Dengan kata tain
bahu/asegalasesuatutelahditaklukkandi bawahkuasaYesus.
2. YesusMembcriAmanat
BedasarkanMat 28:18, kiia memperolehgambarandengan
jelas bahwaYesusKristus adalahseorangPribadiyang penuhkuasa
(di suga dan di buni) dan berdasarkanototitas ie$ebut, Dia
mendelegasikatr
kuasaini kepadapara nurid-Nya. Yesusmembed
perintahkepadamerekailrpaya'Pergi untuk....,' ;
a. Menjadikanbangsamurid-Ny4
b. MembaptisdalamNarnaBapadanAnakdanRohKudus,
c. MengajarmerekamelakukanapayangtelahdiperiDtabkanoleh
Yesus
3. Amanat supayaPergi Urtuli...
Dalamc€ritapengutusan
paramuridini, Yesustetapberadadi
pusat. Yesus-lahl
Lr'.k9:l). Datamh
membagikanhidrq
rasulyangmengm
pdbadi-pribadi ya
alamiah. Satu-sat
oranglain adalahre
Sebelummer
murid-Nya kuasa
menyembuhkanpe
Yesus-Ia mengutu
untuk menyembdr
apa dalam pedal/
[email protected] d.
kedalamsudunot
[email protected]
kola mereta dot
peringatanle a4
[email protected]
Tuhaq'"ntlake([d
Injit Matius, rEpd
tentangsiapada g
jadikanlo], setwb
sukusaj4 @i $tD
IGlonsan p
karenakebargkim
para mudd-Nya |E
seuruaormg.So
I<ristus. Krishrs Jn
membed "Amfld
merekake segalaI
Nya. Kepadak(m
"Tuhan yarlg Bog
I :23;Mat 18:20)-
4. AmanatMc|tjr
DalamMatZ
[email protected]
I(ndzs ". PerintahI
mendalambetkaitu
8).
pusat. YesusJahyang menanggil kedua belas murid-Nya @dk
Luk 9:l). Dalamkruun waktu,Yesustelah m€nyatakaodiri-Nya dan
membagikanhidupNya denganmereka.Merekaini bukanlahnsulrasulyangmengangkatdiri merekasendiri,danmerekapunbukanlah
pribadi-pribadi yang memiliki kharisrna dan kemarnpuansecara
alamiah. Satu-satunyabal yang membedakandiri meieka dengan
oranglain adalahrelasimerekadeoganYesus.
Seb€lummengutusmereka,Yezusmemberikankepadamuridmurid-Nya kuasa atau otoritas atas semua roh'iahai dan unu*
menyembuhkanpenyakit-p€nyakit(Luk 9: I ). SemuanyadataDgdari
YestJsla mengutusmerckt untukmemberitakanKerqiaanAIIah dqn
untuk menyembuhk4norang-orang sakit. "Jongan membawaapaapa dalatn peqjalanan,jangan membowatongkat atau k4 tong
perbekalan,rcti atqu uang,atau duahelai baju.Arybila kamumqsuk
kedalamsuaturonsh tinggallqh di situ samryi kamuberangkatdari
situ.Kqlau adaorungyangtidakmoumenerimakamu,keluarlahdari
kata mereka dan kebaskanlah debunya dori kahmu sebagai
p er ingatqn t erhadapmereka " (L* 9:1-6)
Menyebarkankabar sukacitaonjil) adalahtugas setiapumat
Tuhan,tanpakecuali(lih. CT 63-66bdk AA 2). Amanatagungdalam
Injil Matius, tepalnya Matius 28:18-20, mencatat dengan jelas
tentangsiapadanseberapaluaswarta Injil itu harusdiberitakan."...
jadikonlah semuabangsa", bukangatubangsasaja. Bukanpula satu
sukusaj4 tapi suku-bangsa
yangadadi seluruhdunia(bdk.RM22)
Kekuasaanpenuh telah diberikan oleh Bapa kepadayesus
karenakebangkitan-Nyadanpermuliaan-Nya.SekarangIa metrgutus
pala murid-Nya untuk mewartakanInjil kepadasemuabangsaatau
semuaorang.Semuaorangdiajakuntukmenjadimuridatau pengikut
Kristus. Kristus yang memegangkekuasaanpenuh inilah yang
memberi "Amanat fuung" kepada pard murid-Nya, mengutus
merekake seqalabalgsa dan menjaaikeyrmercka menjadi muddNya. Kepadakomunitasini dijanjikan tlshad;an terus-menerus
dari
"Tuhan yang Bnnghf' sampaial:hir zaman (Mat 28:20; bdk. Mat
l:23;Mat l8:20).
4. AmanatMenjadikan SemuaBangsaMirridYcsus
DalamMat28:19 "Karenaitu pergilah,jddikan semuobangsa
nurid-Ku dan baptislahmerekadalamnamaBapadonAwk danRoh
Kzdas". Peintah Yesusini mengand'rngsebuahdiskusiyang sangat
mendalamberkaitandenganbaptisitu sendiri.MengapaYesusmerir-
93
ben perintah"jadikan semuabangsamurid-Ku dan baru kemudiaa
baptislahmercka?'MengapaY6ustidak langsungmemberiperintah
"baptislahmerekadankemudianjadikansemuabaogsamurid-Ku?'.
Dengansusunankalimat perintah teBebut tentu memiliki maksud
yang sangatluas dan mendalam.Kalimat t€Nebutharusdipahami
bahwabaptisanmemangpetrting,tetapihal yangmendasaribaptisan
kiranyajauhlebihpenting.
Peintah Yesusyangtersuratdalan Mat 28:19,harusdipahami
sebagaikehendakYesussupayapengikut-pengikutNyapergi dan'
mengajar(menjadikanmurid) segalabangsa.Dan setelahmereka
menjadi murid dan percay4 kemuridan mereka ditandai dengan
baptisan. Baptisan mengandaikanadanya iman (percaya) atas
peryajaran.KisahtentangSida-sidadari tanahEtiopia (Kis 8:26-39)
perintahYesusitu. Syaratagar
merupakanwujud nyatamelaksanakan
yang
orangdapatdibaptisadalah orang
telahdi dalamY$us Kristus.
Aninya orang te$ebut telah bqtobat dan p€rcayakepadaKdstus
dengansegenaphati(Kis 8:37).
Menjadi murid berarti orang yang belajar (a leamer) dari
guuny4 meniru gurunya (bdk CT 7-8). Menjadi murid bemrti
menjadipembelajardanmelakukanajarangurunya.MenurutYesus,
menjadi murid pe ama-tamabukan soal baptisa4 melainkansoal
melaksankanperintah-Nya"yaihr salingmengasihi(brlk. Yoh 13:3435) dantetapbercpegang
teguhdalamfirman-Nyaiht ".likalaukamu
tetdp dalam rttman-K , kamu benar-benar adslah murid-Ku"
(Yohanes8:31).Yesusmenghendakiagarorangmenjadimurid dan
bukansekedarmenjadipenganutagama(bdk.RM 10).
5. Amanat untuk Membaptis dalam Nama Bapa dan Anak dan
Roh Kudus
Mereka yang diajar oleh para murid itu kemudiandibaptis
dalamnamaBapadanAnak dan Roh Kudus.Denganorangdibaptis
dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, berarti bahwa iman
seseorangharusterarahAllah Tri Tunggal.KelAasanorangkristen
adalal inan kepadaAllah Tritunggal. Karenaitu, me4iadiKristiani
berarti percaya, mengalami dan beribadat kepada Allah dalam
kerangkaTrinitarian.
DalamKis 2:38;8:16;10:48;l9:5 disebutkan
suatubaptisan
"dalam namaTuhanYesus"atau "dalarn namaYesusKristus"; hal
manatidak bertentangandenganMat 28:19. "Dalam nama"berarti
olel/denganotoritasseseorang.
Pararasulmembaptisdenganotoritas
94
YesusKristus, s
dalam nanui Yes
(Trinitarian),kare
oleh Bapasulgaw
melalui Roh Kud
(setelah didahulu
2:38.41,8:12-13
Iman-kepercaya
terarahpadasetro
6. Amsrlat urtul
Yesus
BaptisanDc
dahulu mend€og
bedobat.Danbd!
Hal [email protected]
kota Tiatira oihbaptisandatrbub
I{arus diah
yang dilakuka! st
orangdibapti& E
Seomlg yang tel
hidupDyadeng" j
konkrit. Sebabio
(Yaklr+2q. t,
Kristus(Rom6:3sebagaiseorangI
jawabpentingut
sepanjang
hidr.p
menerimabaptis
sumber
iman,yait
Sebagai
ora
juga harus neq
terungkapdalm
bangsaMurid-l.b
terjadisecaiatsru
singkatharusdit
p
harusbermuara
untukselanjuttryl
dan
mer€ka
dengan
) atas
.26-39)
agar
Kristus.
IGistus
r) dari
berarti
Yesus,
soal
l3:34kamu
dan
dan
apus
apns
iman
histen
dalam
YesusKristus, sepertitelah diperintahkanoleh-Nya.Membaptis
dalamnamdYesusKristus secaraimplisit juga belsifatTrinitarig
(Tdnitarian),karenaYesusKristusadalahsangMesiasyangdiutus
olehBapaswgawidanIa adalahPribadiyangmemenuhikarya-Nya
melaluiRoh Kudus,GerejaPerdanamemandang
bahwabaptisan
(set€lahdidahuluiiman) adalahsesuatuyarg sangatperlu Kis
2:38.41,
8:12-13.36-38,
9:18,10:47-48,
16:15.33,
18:8dan19:5).
'Ibnggal
Iman-kepercayaan
terhadapKdstus dan atau Allah Tri
padasebuah
terarah
tindaksnbaptisan.
6. Amatr8t utrtuk Mengrjsr Mer€ks Mel8kukan Peritrtahkrn
Yesus
(iman).Onngperlulebih
Baptisanmengandaikan
kepercayaan
pengajaranhingga hatinya tergugahdan
dahulu mendengarkan
bertobat.
DanbarukemudianolangdapatdibaptisOdk.Kis 2:37-38)
p€njualkainungudari
Halyangsamajugaterjadipadra
Lidiaseorang
kotaTiatira(lih. Kis 16:14-15,
34).Imanhendaknya
mendahului
baptisan
danbukanteiadi sebaliknya.
I{arusdiakuibahwabaptisaobukar ah akhir atausegalanya
yangdilalcukanseoranguntukmenyena.ngkan
Allah. Sebabsetelah
olangdibaptis,mer€[email protected] 28:20).
Seorangyangtelah dibaptis ha$s tcrusmenerusmeryelaraskan
hidupnyadenganiman,ataumenghidupiimannyadalamkehidupan
padahakekatnya
konlsit. Sebabimantanpaperbuatan
adalahmati
(\ak 114-26). Denganbaptisan,seseorang
telah beradadalam
Kristus(Rom6:3-4,2Kor5:17),diabarusajamemulaikehidupamya
sebagaiseorangkdsten.Setelahbaptisandia memiliki t€nggung
jawabpentinguntukikut ambilbagiandalarntugasKristusdansaia
sepanjang
hidupllya.Dalamrangkatersebut,seonng yang telah
menerimabaptisanperlu terus-nenerus
menggalikekuatandari
sumberiman,yaituSabdaAllah.
yang
Sebagai
orangyangterbaptis,ia masukdalamkomrmitas
juga harus menjalankanAmanat Agung Yesus, sebagaimana
terungkapdalamMat 28t19-20a.Yaitu:Pergi,menjadikansemua
bangsaMurid-Nya,kemudianmembaptisdan mengajar.Betighr
teljadisecara
terus-menerus
dalamsejarahkehidupan
Gereja.Secara
singkatharusditegaskanbahwaperintahuntuk newaiakan Injil
padamenjadiseseorang
harusbennuara
untukmenjadipewartaInjil
unlukselarjuhya(bdk.LG 17).
95
7. Menjadilsn Murid sebagaiPendidiklman(Pewarta)
'lirhan
Misi itu tetap.tidakberubahdanterusdihidupi.nanltn
menbulial<an
visi yang lebih luas lagi kepadapara pengikul-NIa
yang
(setjdllolang
terbaptis).Perv.rtaan
lidak sckedarDreniadikan
(rnen]adi
ti tentangajaranYesusdallmcnelilrabaptisan
orangmcDgcr
pengikul-Nya).tctapiteraral lepadatujuanyang lebih mendulam
yaitu rlenjadikaDorangsebagaipelakuaktif pewartaan(meniadi
Iman).Tugasini nemanglebihberat.sebabdalam
Pelvalta/Pendidik
orangagat
itu
terkandung
di daian]t1ya
tugasmendewasakan
tugas
tidak
menjadipenerusperwataan.Dalamrangkaitu. pengajaran
hanyaberhentiseteiahorangmenerimabaptisan.melainlianterusmenerusberlangsungsepanjangwaktu. "...... iadikaklah semlta
bangsaturici-KLrtianbdplislahmerekadalamnamaBaoadanAnak
tlan Roh Kutius, dan aiarlah mereka melakukanlang lelah
(Mdl28:I9-20a).
kepadamu"
Kupetintahkan
Serciasarkan
amanatagungtersebut.dapat disimak bahwa
Dalarnrencanakehendakbaptisanmengandung
maknapenugasan.
manusia dalam karya
Nl a- Aliah mau menglkutsertakan
ticselanutan-Nya.
Setiap orang Kristiani yang telah menerima
Pembaptisan
mempunyai
tugasuntukmenjadipewartadan
-{akrarnen
pengajarSabdaAllah. PewartaSabdaatau pengajaranini sangat
penting,dan ini adalahamanatagung YesusKristus. Melalui
apa
orangdapatmengertidanmemahami
ire'nartaanalaupengaiaran
yangmenjadirencanadankehendak
Ailah bagi umat-Nya,melalui
Ailah
pcDgbayatan
iman dan hidup Kristianiyang diarugerahkan
kepadasetiaporangkristianiItlengajar merupakantugas yang indah. karcna seorang
pengajardipalggil untuk membawakabarbaik bagi sesamanya.
" Bttrangsiapayang berserukepadonana Tuhan,dkon Ciselamatlar " (bdit.Kis 2:21).Akantetapi.bagaimananerekaberserukepadadapat
kepada
r)ia?Bagaimanamereka
Nya,jikamerekatidakpercaya
percayakepadaDia,jika rnerekatidakrrendengartentangDia,jika
Dan bagaimanamerekadapat
tidak ada yang memberitakan-Nya?
jika
mereka tidak diutus? Seperti ditulis,
memberitakan-Nya,
"Bct.tpaindahnyakedalahgamereka
yangmembawa
kabarbaik!"
(bdk. Rom 10:13-15).Tugaspengajarataup€wartaadalahmcnghadirkan Ailah dan Kerajaan-Nyamelalui pengajaran atau
pewart,unnya.Dengan mengajarpara pewarta menghantarorang
secarapribadi
cintakasih
Allah danperjumpaan
kepadapengalaman
dengan Ailah. Dalam rencana kehendak-Nya, Allah mau
96
mengikutsertaka
karena itu, setiap
Pembaptisan
men
sabdaAllah.
8. DalamPenye
Ketika mer
menyertaanDrinl
denganRoh Pen
Oleh karenainl. a
dalam mev/afiak
terhadapbimbin
disampaikannuntuk perluasanI
pcwadaanSabda
dan kuasaRoh K,
KisahParaRasul
Yesusdan dipen
karenadipenuiric
akanmenr,entu
bertobat. .A.lian
pengetahuan
bela
pertobatandan si
kemampuandanF
Dalam kar
sehinggadi athi
muriduntukme$20"danajarlahm
yaitu untuk me\ '
pemah sendirian
28:20b).Pengaj
dipraktiklao seja
dipergunakanunr
tubuhKristusdan
Dan Allah telah n
sabagairasul. kei
lKot 12.2'l-28).
9. DalamKesetr
Tugas oeu
.1
':
ladi
lam
iadi
oalam
I agar
tidak
terusemuq
Anak
telah
!tsa"dapat
jika
_u
dapat
k!"
meDgikub€rhit"rmailusia,dallm karya kei€lamataFNya,loleh
kiuEnaihf setiaporangKristiani,yalg telahmenedmaSalraman
Penbaptisan
mcmpuaya!
tugts untukmenjadipewaltadan.pengajar
sabdaAllah.
t. Edam P€trycrtrNrYe!u!TirhND
akan
K€t'rk8membariAmanai Agu!& YesusmEnekankan
meny€rtaan
Ihinya [email protected] poramurid.Dia akanmenyertaimuid
denge Rob PenotongatauRoh P€ngbibur(ffi. Yoh 14:16,!6:7)
sungguh-sungguh
dipakaiTuhan
Oleltkr€na itu, apsbihs€s€ormg
juga
dituntut untuk terbuka
dalam rnewartakanSabda-Nyqis
terhadapbimbingandandoronganRohKudus,sehinggaapayang
umat danjrrg'
disainpaikannya
sangatbelgrmabagi keselamatan
dan
uituk perluasao
KerajaanAllah di duniaini. Dalampepgajaran
pei{artaanSaMaAllahp€rtama-tama
kepadanhmat
kitab€rgaotung
Kitab Sucikhususnya
dankuasaRohKudus.Jikalaukita membaca
dalamnama
KisahParaRsul2:3,kitajumpaibahwaPetusberbicara
YesusdandipenuhiolehkuasaRohKudus.OraDgyangmeugajar
karenadipenuhiolehkuasaRohKudusdaudisertaidengankarisma
hati banyakorangdanjuga membuatoralg bisa
akanmenyentuh
Mobat. Alao tetapi, pengajaru yang bauya mengandalkan
pengetahuan
belakasajat€*ad g tidak m€rnbawaorangkepada
p€rtobatandatl seringkalipara.pendmgarhanyamengagumiakan
kemampuan
danpengetahuan
darisipeugajar.
Dalam karya keselamatanpengajaranid sangatpentiag,
k€padapara
sehinggadi akhi Injil MatiusYesusmemerintahkan
ayat
muriduntukmewartakan
Injil (bdk Mat28:I Q. Khususnyapada
oranglain,
20'danajarlahmereka.
. ." bila kitadiutusuntukmengajar
yaitu unhrkmewartakan
Injil kita p€rluperc&yabehwakita tidak
pemahsendiriankarenaYesusselalumenyertaikita (bdk Mar
28:20b).Pengajaran
sebagaisalahsatub€ntukkarismayatrgtelah
.rmrn
dipraktikkansejak
G€rejaAwali, dan karismapengajaran
dipergunakan
untukpetayanan
kepadaumat "Kamusemuaadalah
tuhlh Kistus dankariu nasing-Ersiugadalahanggota-anggotaNy&
DanAllah telahmenetapkan
beberapa
orangdalamjemaal pertama
pengajar..."(bdk.
sabagairasul,keduasebagai
nabi,ketigi sebagai
lKot 12t27-28).
dengu Gercjr
9. Dahm KcaatuNn
Tugasmewartakanhjil-tidak dapatdilahrkan sendiri saja
jgil
(dinenasip€rsonnl).
Deni mewujudkan
cita-citabersama
nanmulia,
s€bagaipemenuhanamanatTuhanYesusteis€but,tetap dalan
kontekspsoggilsD
Gercja(dimensieklesiologis).
Pengajaran
sebagaitugasyang luhuq dan sebagaianggota
Gerejakitatidakhidups€ndida4t€tapihidupdengananggotajemaat
yary lain.Olehkarcnaih!kitadipanggitutukikut sertamembangun
jemaat Pernbangrmatr
jemaatini merup"te" kewajibaD,sekaligus
tugasyangluhur.SalahsatusaraDa
utilk meEbangunjenaat
ialah
melalui pengajaran,'Dialah yatrg memberikanbaik rasul-rasul
maupunnabi-nabi,baikpeNnberita-p€Dl$ta
hjil naupungembalagembala
danp€ngajar-pengajar,
untukmemperlengkapi
onng-oraog
pelayanan,
kudusbagipekerjaan
bagipembanguna!
tubuhlcistus,
ima" danpengetahuan
sampaikita semuatelahmencapai
kesatuan
yang benartentangPuteraAllai\ kedewasaan
penuhdan tingkat
pcrtumbuhan
ya[g sesuaidengankepenuhan
lGistus"(bdk.Ef 4:1113). Jadi melalui pengajarandiharapkan,kita dapatmembangutr
TubuhKristusdanmenanarnkan
apayangmenjadiimaaGerejadan
menghantar
oranglain *11L 6"t6666 .lalnmkeserupaan
dengal
Kristus.
Penutup
AmanatYesustidakhanyaberhentipadamemberitugaskepada
murid untuk melaksanakan
tugas mewartakar/mengajar
kepada
semuabangsamenjadimurid-Nya.AmanatYesusmengandlmg
maknayangjauh lebih luas dan mendalam.
Yesusmndidikpada
yang
murid menjadimurid
sejati,dan sekaligusmempersiapkan
mudduntukmenjadipendidikimanyangakanmeDghasilkan
muridmurid-Nyayang sejati pula. KemuridanYesusditandaidengan
kesiapalmerekarmtukikut arnbilbagiandalamtugasmempersiapan
paramurid secarakontinuitasdaa betkelanjutan
yatrgtiadahenti
s€panJarg
masa.
DAFTARREFERENSI
Komisi Kateketik KWl, Pe,unjukIJmumKuekcse,Departemen
Dokumen
danPenerangan
KWI,Jaksrb,2000
KoferensiWaliGerejaIndonesia,
Dokumen
KonsiliVatikanII, Obor,
1993
9t
----,
Evangelri
Dokumenda
----,
Redempto
Deparlemen
------, Apostolican
Dokumenda
-------, Cateche
Depademet
----,
Gerejqdi .t
Penerangat
LBLAlkitab Katoli
Buli4
dalan
Jemaat
ligug
ialah
----,
Evngelfr lltut'tartilt. (i/favintake, Itdlr,
DokumendanPcnermganKwI, Jaksrtg2007
----,
Redemptoric Missio (Iugas Pe*usan Sang Penebus),
KM, Jakert42005
DepartemeuDokumendanPeneraugan
DQartetnen
-------, ApostolicqmActuositatem(Kegiatqn Merasul), Dqartemen
DokumendanPenennganKWI, Jakarta,2007
-------, Catechesi Trqdendae (Penyelengiaraan Katekese\,
KWI ' Iakorl42007
DepartemenDokumendanPenerangan
tingkat
4:11-
-------, Gerejadi Asia (Churchin Asia),DYf8trlsret Dokumendan
KWI, Jakarta,2000
Penerangan
LBl, Albtob Katolik Deuterolananika,ArnoLdts,Ende,'2000
'g
PERSYARATAN PENULISAN ILMIAH
Dl JURNAL JPAK WIDYA YUWANA MADIUN
01. Jumalllmiah JPAK Widya Yuwana memuat hasil-hasil Penelitian, Hasil Refleksi, atau
Hasil Kajian Kritis tentang Pendidikan Agama Katolik yang belum pernah dimuat atau
dipublikasikan di Majalah/Jumalllmiah lainnya.
02. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia atau lnggris sepanjang 7500-10.000
kata dilengkapi denganAbstrak sepanjang 50-70 kata dan 3-5 kata kunci.
03. Artikel Hasil Refleksi atau Kajian Kritis memuat: Judul Tulisan, Nama Penulis, lnstansi
tempat bemaung Penulis, Abstrak (lndonesia/lnggris), Kata-kata Kunci, Pendahuluan
(tanpa anak judul), lsi (subjudul-subjudul sesuai kebutuhan), Penutup (kesimpulan dan
saran), Daftar Pustaka.
04. Artikel Hasil Penelitian memuat: Judul Penelitian, Nama Penulis, lnstansi tempat
bemaung Penulis, Abstrak (lndonesia/lnggris), Kata-kata Kunci, Latar Belakang
Penelitian, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Hasil Penelitian, Penutup
(kesimpulan dan saran), Daftar Pustaka
05. Catatan-catatan berupa referensi disajikan dalam model catatan lambung.
Contoh: Menurut Caputo, makna religius kehidupan harus berpangkal pada
pergulatan diri yang terus menerus dengan ketidakpastian yang radikal
yang disuguhkan oleh masa depan absolut (Caputo, 2001 : 15)
06. Kutipan lebih dari em pat baris diketik dengan spasi tunggal dan diberi baris baru.
Contoh: Religions claim that they know man an the world as these really are, yet
they they differ in their views of reality. Question therefore arises as to how
the claims to truth by various religions are related. Are they
complementary? Do they contradict or overlap one another? What
-according to the religious traditions themselves-is the nature of religious
knowledge?(Vroom, 1989: 13)
07. Kutipan kurang dari empat baris ditulis sebagai sambungan kalimat dan dimasukkan
dalam teks dengan memakai tanda petik.
Contoh: Dalam kedalaman mistiknya, Agustinus pernah mengatakan "saya tidak
tahu apakah yang saya percayai itu adalah Tuhan atau bukan." (Agustin us,
1997: 195)
08. Daftar Pustaka diurutkan secara alfabetis dan hanya memuat literature yang dirujuk
dalam artikel. Contoh;
Tylor, E. B., 1903. Primitive Culture: Researches Into the Development of Mythology,
Philosophy, Religion, Language, Ert, and Custom, John Murray: London
Aswinamo, Hardi, 2008. "Theology of Uberation As a Constitute of Consciousness,"
dalam Jumal RELIGIO No.I,April2008, hal. 25-35.
Borgelt, C., 2003. Finding Association Rules with the Apriori Algorthm,
http://www.fuzzi.cs.uni-magdeburg.de/-borgelt/apriori/. Juni 20, 2007
Derivaties Research Unicorporated. http//fbox.vt.edu.10021/business/finance/
dmc/RU/content.htrnl. Accesed May 13, 2003
PERSYARATAN PENULISAN ILMIAH
Dl JURNAL JPAK WIDYA YUWANA MADIUN
01. Jumalllmiah JPAK Widya Yuwana memuat hasil-hasil Penelitian, Hasil Refleksi, atau
Hasil Kajian Kritis tentang Pendidikan Agama Katolik yang belum pernah dimuat atau
dipublikasikan di Majalah/Jumalllmiah lainnya.
02. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia atau lnggris sepanjang 7500-10.000
kata dilengkapi denganAbstrak sepanjang 50-70 kata dan 3-5 kata kunci.
03. Artikel Hasil Refleksi atau Kajian Kritis memuat: Judul Tulisan, Nama Penulis, lnstansi
tempat bemaung Penulis, Abstrak (lndonesia/lnggris), Kata-kata Kunci, Pendahuluan
(tanpa anak judul), lsi (subjudul-subjudul sesuai kebutuhan), Penutup (kesimpulan dan
saran), Daftar Pustaka.
04. Artikel Hasil Penelitian memuat: Judul Penelitian, Nama Penulis, lnstansi tempat
bemaung Penulis, Abstrak (lndonesia/lnggris), Kata-kata Kunci, Latar Belakang
Penelitian, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Hasil Penelitian, Penutup
(kesimpulan dan saran), Daftar Pustaka
05. Catatan-catatan berupa referensi disajikan dalam model catatan lambung.
Contoh: Menurut Caputo, makna religius kehidupan harus berpangkal pada
pergulatan diri yang terus menerus dengan ketidakpastian yang radikal
yang disuguhkan oleh masa depan absolut (Caputo, 2001 : 15)
06. Kutipan lebih dari em pat baris diketik dengan spasi tunggal dan diberi baris baru.
Contoh: Religions claim that they know man an the world as these really are, yet
they they differ in their views of reality. Question therefore arises as to how
the claims to truth by various religions are related. Are they
complementary? Do they contradict or overlap one another? What
-according to the religious traditions themselves-is the nature of religious
knowledge?(Vroom, 1989: 13)
07. Kutipan kurang dari empat baris ditulis sebagai sambungan kalimat dan dimasukkan
dalam teks dengan memakai tanda petik.
Contoh: Dalam kedalaman mistiknya, Agustinus pernah mengatakan "saya tidak
tahu apakah yang saya percayai itu adalah Tuhan atau bukan." (Agustin us,
1997: 195)
08. Daftar Pustaka diurutkan secara alfabetis dan hanya memuat literature yang dirujuk
dalam artikel. Contoh;
Tylor, E. B., 1903. Primitive Culture: Researches Into the Development of Mythology,
Philosophy, Religion, Language, Ert, and Custom, John Murray: London
Aswinamo, Hardi, 2008. "Theology of Uberation As a Constitute of Consciousness,"
dalam Jumal RELIGIO No.I,April2008, hal. 25-35.
Borgelt, C., 2003. Finding Association Rules with the Apriori Algorthm,
http://www.fuzzi.cs.uni-magdeburg.de/-borgelt/apriori/. Juni 20, 2007
Derivaties Research Unicorporated. http//fbox.vt.edu.10021/business/finance/
dmc/RU/content.htrnl. Accesed May 13, 2003
Download