agama ilmu pengetahuan seni dan teknologi

advertisement
KELOMPOK 3
ILMU PENGETAHUAN
 Kata ilmu berasal dari bahasa Arab
(alima) dan berarti pengetahuan.
 ilmu pengetahuan ialah suatu yang
menjelaskan definisi tentang alam
semesta yang disusun kedalam suatu
bahasa yang mampu untuk dimengerti
oleh manusia sebagai suatu usaha agar
dapat mengetahui serta mengingat
tentang sesuatu.
 Dalam kata lain ilmu berarti sesuatu yang mampu
kita dapatkan dari suatu kegiatan yaitu kegiatan
membaca dan memahami benda maupun
peristiwa. Ilmu bukan hanya sekadar pengetahuan
(knowledge), tetapi juga merangkum tentang
suatu kumpulan pengetahuan berdasarkan teori-
teori yang disepakati serta dapat secara sistematik
diuji dengan suatu perangkat metode yang diakui
dalam suatu bidang pada ilmu tertentu.
 Ilmu merupakan perkembangan lanjut dan
mendalam dari pengetahuan indra. Ilmu haruslah
sistematis dan berdasarkan metodologi (uraian
atau penelitian) dan ia berusaha mencapai
pengumuman gagasan atau ide (generalisasi) .
JENIS-JENIS
ILMU PENGETAHUAN
ILMU ABADI
Merupakan suatu
pengetahuan yang
diberikan oleh Tuhan
kepada manusia yang
berbentuk dalam kitab
suci ,alquran dan hadis,
yang disampaikan untuk
manusia dan berperantara
rasul atau nabi sebagai
utusan Tuhan untuk
menyampaikan wahyu.
ILMU YANG DI CARI
adalah pengetahuan yang
dapat dicari ataupun
dipelajari oleh manusia
sebagai hasil dari usaha
mencari definisi alam
semesta, ilmu jenis ini tidak
mempunyai kepastian, jadi
dapat berubah entah itu
bertambah ataupun akan
berkurang sesuai kebutuhan
zamannya ataupun hasil riset
penemuan manusia sebagai
makhluk yang berakal
TEKNOLOGI
 Teknologi adalah kumpulan alat, termasuk
mesin, modifikasi, pengaturan dan prosedur
yang digunakan oleh manusia. Teknologi
secara signifikan memengaruhi manusia serta
kemampuan spesies hewan lain untuk
mengendalikan dan beradaptasi dengan
lingkungan alami mereka. Istilah ini dapat
diterapkan secara umum atau untuk daerah
tertentu. Contoh: teknologi informasi,
teknologi nuklir, teknologi pertanian, dan
teknologi komunikasi.
SENI
 Seni adalah ide, gagasan, perasaan, suara hati,
gejolak jiwa, yang diwujudkan atau di
ekspresikan melalui unsur unsur tertentu,
yang bersifat indah untuk memenuhi
kebutuhan manusia .Seni itu indah menurut
ukuran yang menikmatinya.
SENI RUPA
SENI TARI
SENI DRAMA
SENI SASTRA
SENI SUARA/
VOCAL/MUSIK
CABANG
SENI
AGAMA
 Pengertian Agama
 Menurut KBBIAgama adalah sebuah sistem yang mengatur
keimanan atau kepercayaan dan peribadahan terhadap Tuhan
serta kaidah yang berkaitan dengan lingkungan pergaulan
manusia. Agama berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti
Tradisi.
 Dalam konsepsi ini, agama memiliki peranan yang paling
penting dalam kehidupan manusia. Dalam kehidupan sosial,
keberadaan lembaga agama sangat mempengaruhi perilaku
manusia. Dengan agama manusia dapat membedakan mana
yang baik dan mana yang buruk. Dengan demikian, agama
merupakan pedoman hidup manusia untuk dapat
berhubungan dengan Pencipta dan berhubungan dengan
sesama manusia.
PENGATUR TATA CARA BERHUBUNGAN
MANUSIA DGN TUHAN DAN SESAMANYA
FUNGSI
AGAMA
PEDOMAN HIDUP
INDIVIDU&KELOMPOK
TUNTUNAN PRINSIP BENAR &
SALAH
PEDOMAN PERSAAN &
KYAKINAN
PENGIDENTITAS BAGI MANUSIA
SEBAGAI UMAT DARI SUATU AGAMA
HUBUNGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KITAB SUCI

ILMU KOSMOLOGI
 Ilmu Kosmologi adalah ilmu (cabang astronomi yang
menyelidiki asal-usul, struktur, dan hubungan ruang
waktu dari alam semesta) ilmu tentang asal-usul
kejadian bumi, hubungannya dengan sistem matahari,
serta hubungan sistem matahari dengan jagat raya.
Dan didalam KS :
“Yang menciptakannya berakhta di atas bulatan bumi,
penduduknya tampak kecil seperti belalang. Ia
membentangkan langit seperti kain dan
memasangnya seperti kemah untuk didiami”
(Yesaya 40:22).
 “Allah membentangkan langit,di atas samudra dan
menggantungkan bumi pada ruamg hampa”
(Ayub 26:7)
 “Bintang-bintang tak terhitung banyaknya - Lalu
TUHAN membawa Abraham ke luar serta berfirman:
"Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika
engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya
kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti
keturunanmu." (Kej. 15:5)
 “Keberadaan lembah dan laut -Lalu kelihatanlah
dasar-dasar laut, alas-alas dunia tersingkap karena
hardikan TUHAN karena hembusan nafas dari
hidung-Nya.”(2 Sam 22:16)

Siklus Hidrologi
 Hidrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang air
baik itu struktur,posisi, sifat,pesebran dan peredarannya
termasuk mempelajari hubungannya dengan mahluk
hidup.
Dan di dalam KS
“Ia membungkus air di dalam awan-Nya, namun awan itu
tidak robek. (Ayub 26:8);
Ia menarik ke atas titik-titik air, dan memekatkan kabut
menjadi hujan, yang dicurahkan oleh mendung, dan
disiramkan ke atas banyak manusia. (Ayub 36:27-28)
Angin bertiup ke selatan, lalu berputar ke utara, terusmenerus ia berputar, dan dalam putarannya angin itu
kembali. Semua sungai mengalir ke laut, tetapi laut tidak
juga menjadi penuh; ke mana sungai mengalir, ke situ sungai
mengalir selalu.” (Pengkhotbah 1:6-7)

Konsep Entropi
 keseimbangan termodinamis, terutama mengenai perubahan
energi yang hukumnya disebut hukum termodinamika kedua
yang menyatakan bahwa semua energi hanya dapat
berpindah dari tempat yang mengandung banyak energi ke
tempat yang kurang mengandung energi.
 “Dahulu Engkau menjadikan bumi ; langit pun karya tangan-Mu,
semua itu akan lenyap tetapi Engkau tetap ada ;semua itu akan
lenyap,tetapi Engkau ttp ada ;semua itu akan usang seperti pakian
.Engkau membuangnya seperti baju tua ,lalu semuannya
musnah”;
 (Maz 102:25-26)

Ilmu Kesehatan
 “Kesehatan, kebersihan dan penyakit” – (Imamat pasal 12-14)
 Peran IPTEK dan Iman
1. Teknologi adalah tugas
 Pengaruh kekatolikan yang mendorong lahirnya IPTEK
merupakan cermin sikap kristiani yang bertanggung
jawab terhadap tugas yang diberikan Allah kepada
manusia sebagaiamana tertulis dalam Kejadian 1:28
“Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada
mereka: "Beranak cuculah dan bertambah banyak;
penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas
ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas
segala binatang yang merayap di bumi." Artinya, Tuhan
memerintahkan kita sebagai manusia untuk menguasai
segala yang ada di bumi termasuk teknologi untuk
memuji dan memuliakan nama Tuhan.
2. Teknologi harus sesuai dengaan nilai moral
 Setiap orang percaya dapat menggali dan
mempergunakan teknologi sesuai dengan nilai nilai
moral, dengan taat dan bertanggung jawab kepada
norma-norma Allah. Teknologi juga digunakan harus
sesuai dengan norma-norma yang berlaku di dalam
masyarakat. Penyalahgunaan teknologi dapat ditahan
oleh penggunaan teknologi secara positif sesuai
dengan norma-norma Tuhan dan dengan perjuangan
memberantas penyalahgunaan teknologi.
IMAN DAN ILMU PENGETAHUAN
 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita
harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang kita tidak
lihat (Ibrani 11:1). Karena iman Abraham taat, ketika ia
dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan
diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat
dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui
(Ibrani 11:8).
 Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk
menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah
lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan
janji itu setia (Ibrani 11:10).
Ilmu pengetahuan adalah gabungan dari beberapa
disiplin ilmu yang disusun secara sistematis dan logis
dengan tidak mengabaikan sebab dan akibatnya.
 Sejarah mencatat sering terjadi kontroversi antara iman
dan ilmu pengetahuan. Salah satunya adalah kasus
Galileo Galilei dengan Gereja Katolik. Galileo Galilei
dikenai hukuman tahanan rumah sampai akhir
hayatnya karena mempertahankan pendapatnya bahwa
matahari adalah pusat dari alam semesta atau
heliosentris. Ia menentang teori yang diyakini Gereja
Katolik pada saat itu yaitu bumi adalah pusat dari alam
semesta atau geosentris.
 Apakah iman Katolik bertentangan dengan IPTEK?
Apakah orang Katolik harus anti-teknologi? Tentu
tidak. Bila semua orang Katolik adalah orang-orang
yang anti-teknologi, sungguh menyeramkan dunia ini
oleh karena kalangan cendiakawan akan dikuasai oleh
kalangan orang-orang ateis, kejam, dan tidak mengenal
kasih Allah
 Kita tidak dapat memisahkan IPTEK dari kehidupan
kita karena manusia diberikan akal budi oleh Allah.
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut
gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya
mereka laki-laki dan perempuan(Kejadian 1:27).
Dengan anugerah akal budi tersebut, manusia
mengembangkan teknologi untuk melaksanakan
mandat Allah: Beranak cuculah dan bertambah
banyak; penuhilah bumi dan taklukanlah itu,
berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung
di udara dan atas segala binatang yang merayap di
bumi (Kejadian 1:28).
 Ada dua prinsip yang harus kita pegang dengan
teguh. Pertama, takut akan Tuhan apapun yang kita
lakukan. Takut akan Tuhan adalah permulaan
pengetahuan (Amsal 1:7a). Walaupun kita seorang
ilmuwan, kita tidak mengembangkan teknologi yang
menyengsarakan umat manusia, seperti senjata
pemusnah masal atau senjata nuklir. Bila kita
menjadi pedagang, kita berdagang dengan jujur
dengan tidak menipu konsumen.
 Kedua, kita tidak boleh sombong atas anugerah akal
budi yang Allah berikan kepada kita. Percayalah
kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan
janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri
(Amsal 3:5).
 Terdapat tujuh dosa pokok manusia yang umum
digunakan saat ini yang sudah mengalamai perubahan
dan revisi menurut Santo Gregorius Agung (Paus
Gregorius I), sebagaimana dituliskan dalam
Katekismus Gereja Katolik (KGK) #1866 yaitu
sombong, iri, amarah, malas, boros, rakus, dan nafsu,
maka sombong adalah akar daripada ketujuh dosa
tersebut. Kesombongan akan kehebatan IPTEK akan
berakibat pada perasaan tidak memerlukan Allah.
Dengan kata lain, menjadikan IPTEK sebagai Allah
kita.
 Dapat juga terjadi, kita tetap memerlukan Allah, akan
tetapi Allah kita tempatkan hanya sebagai pembantu atau
pelengkap saja . Kita menempatkan Allah sebagai
cadangan.
 Padahal, iman Katolik mengajarkan bahwa segala sesuatu
adalah anugerah Allah (sola gratia). Anugerah itu hanya
dapat diterima oleh karena iman (sola fide), percaya akan
kitab suci (sola scriptura) . Karena itu, selain takut akan
Allah, kita juga tidak boleh sombong dengan IPTEK yang
kita telah kembangkan, karena IPTEK itu sendiri adalah
anugerah dari Allah. IPTEK bersifat netral, tergantung
bagaimana seseorang menanggapinya. IPTEK bersifat
netral oleh karena IPTEK bukan ilmu yang berasal dari
iblis untuk menghancurkan iman percaya kita. IPTEK bisa
menjadi sesuatu yang baik apabila digunakan dengan
baik, dan menjadi sesuatu yang buruk apabila digunakan
dengan buruk.
 Contohnya
 Internet adalah teknologi yang sangat berguna untuk
bidang sosialisasi, edukasi, komunikasi, pemerintahan,
pertahanan, keamanan, dan lain-lain. Namun, apabila
disalah gunakan, internet dapat digunakan untuk
melihat gambar dan film porno.
 Nuklir adalah pembangkit tenaga listrik yang sangat
efisien. Tetapi jika disalahgunakan Nuklir juga bisa
menjadi senjata pemusnah massal yang sangat
destruktif(merusak).
 Karena itu, Iman Katolik dan IPTEK tidak
bertentangan. IPTEK adalah salah satu anugerah Allah
untuk umat manusia yang tidak dapat dikembangkan
oleh mahluk ciptaan Allah yang lain. Bila kita hanya
memandang IPTEK dari sisi negatif, itu ibarat
memakai kacamata hitam, pandangan kita gelap, akan
tetapi matahari yang kita salahkan.
 Jadi, mari kita memanfaatkan dan mengembangkan
IPTEK dengan tetap takut akan Tuhan dan tidak
sombong dalam setiap tindakan kita. Karena fungsi
dari Iman disini adalah sebagai pengendali atau
penutun.
 Hubungan Ilmu Pengetahuan dan Amal
 Ilmu dan amal terdapat hubungan yang terintegrasi
kedalam iman kristiani. Ilmu dan amal berorientasi
pada tata cara ibadah dan pengamalanya atau
penerapanya.
 Hubungan ilmu dan amal dapat difokuskan pada
dua hal. Pertama, ilmu adalah pemimpin dan
pembimbing amal perbuatan. Amal boleh lurus dan
berkembang bila didasari dengan ilmu.
Dalam semua aspek kegiatan manusia harus disertai
dengan ilmu baik itu yang berupa amal ibadah atau
amal perbuatan lainnya.
 Kedua jika orang itu berilmu maka ia harus diiringi
dengan amal.
Amal ini akan mempunyai nilai jika dilandasi
dengan ilmu. Begitu juga dengan ilmu akan
mempunyai nilai atau makna jika diiringi dengan
amal. Keduanya tidak dapat dipisahkan dalam
perilaku manusia. Sebuah perpaduan yang saling
melengkapi dalam kehidupan manusia yaitu setelah
berilmu lalu beramal. Ilmu dan amal merupakan satu
kesatuan yang utuh, tidak dapat dipisahkan antara
satu dengan lainnya jika dilihat dari fungsinya maka
ilmu itu berguna bila diamalkan.
 KESIMPULAN MATERI



Ilmu pengetahuan ialah suatu yang menjelaskan
definisi tentang alam semesta yang disusun kedalam
suatu bahasa yang mampu untuk dimengerti oleh
manusia sebagai suatu usaha agar dapat mengetahui
serta mengingat tentang sesuatu.
Teknologi adalah kumpulan alat, termasuk mesin,
modifikasi, pengaturan dan prosedur yang digunakan
oleh manusia.
Seni adalah ide, gagasan, perasaan, suara hati, gejolak
jiwa, yang diwujudkan atau di ekspresikan melalui
unsur-unsur tertentu, yang bersifat indah untuk
memenuhi kebutuhan manusia.
Agama adalah sebuah sistem yang mengatur keimanan
atau kepercayaan dan peribadahan terhadap Tuhan serta
kaidah yang berkaitan dengan lingkungan pergaulan
manusia.
 Agama, IPTEK, Iman, dan Amal memilki hubungan
yang saling berkaitan satu sama lain. IPTEK diciptakan
oleh manusia karena manusia sudah diberikan akal budi
oleh Tuhan. Kita sebagai manusia tidak boleh sombong
dan tidak boleh ada keinginan untuk menyamai Tuhan
menggunakan IPTEK karena kita manusia adalah
ciptaan-Nya.
 Banyak perdebatan yang terjadi antara IPTEK dan Agama
atau kitab suci di karenakan tidak semua hal dapat kita
pahami. Dan tidak semua hal yang tidak dapat kita pahami
berarti irrasional karena akal budi manusia memang terbatas,
tidak seperti Allah.

Download