siaran pers

advertisement
No. SP-33/DKNS/OJK/10/2014
SIARAN PERS
DEWAN KOMISIONER OJK MENGAJAR KEUANGAN DI MEDAN
Medan, 30 Oktober 2014. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon, memberikan pelajaran
mengenal OJK dan Industri Jasa Keuangan kepada murid kelas X SMA 4 Medan, Kamis
sebagai bagian dari program edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.
Kegiatan Dewan Komisioner OJK mengajar keuangan ini merupakan bagian dari tugas OJK
sesuai dengan amanat Pasal 28 UU OJK, untuk memberikan informasi dan edukasi kepada
masyarakat atas karakteristik sektor jasa keuangan, layanan, dan produknya.
Selain merupakan amanat UU, program edukasi dan literasi keuangan penting dilakukan
OJK mengingat hasil survei literasi keuangan nasional 2013 yang mencakup 20 provinsi
dengan 8.000 responden memberikan gambaran rendahnya tingkat literasi masyarakat
Indonesia.
Dari hasil survei terlihat bahwa hanya 21,8% responden yang memiliki pemahaman,
ketrampilan dan kepercayaan dalam menggunakan produk dan layanan keuangan, dengan
tingkat utilisasi sebesar 59,7%.
Otoritas Jasa Keuangan meletakkan Program Literasi Keuangan sebagai salah satu program
kerja prioritas. Pada tanggal 19 November 2013, Presiden Republik Indonesia telah
meluncurkan Cetak Biru Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia agar upaya
peningkatan literasi keuangan masyarakat berlangsung dengan lebih terstruktur dan
sistematis.
Program edukasi dan literasi keuangan ke kalangan murid SMA juga merupakan upaya OJK
untuk melakukan edukasi keuangan sedini mungkin, mengingat hasil survey nasional
literasi keuangan OJK menunjukkan bahwa hanya 28% Pelajar atau Mahasiswa yang
memiliki tingkat literasi yang baik atau well literate, dengan tingkat utilitasinya sebesar
44%. Untuk itu, setiap anak harus dibekali dengan kemampuan dasar tentang keuangan
yang akan digunakan dalam kehidupan selanjutnya dan terus mendorong budaya
menabung dan investasi sejak dini.
Sebelumnya, OJK telah menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU dengan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 25 Oktober 2013 yang ditindaklanjuti dengan
penerbitan buku Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan sebagai
Buku Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X kurikulum 2013.
Materi ini disusun dengan meminta masukan kepada perwakilan pelaku usaha jasa
keuangan sehingga materi yang ada dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya di
sektor jasa keuangan, aplikatif, serta mendukung kurikulum 2013 yang menekankan aspek
peningkatan pengetahuan/pemahaman, keterampilan dan sikap.
Dalam rangkaian kegiatan di Medan, OJK bersama-sama dengan industri sektor keuangan
akan melakukan kegiatan edukasi dan diskusi keuangan, serta edukasi bagi wartawan di
Hotel Santika Medan. Selain kegiatan tersebut akan diselenggarakan Pameran Edukasi
Keuangan di Mall Hermes Polonia.
Melalui pelaksanaan fungsi OJK di bidang edukasi dan perlindungan konsumen yang
terarah dan terukur, ke depannya diharapkan dapat menumbuh-kembangkan rasa percaya
diri masyarakat untuk menggunakan produk dan layanan keuangan serta menciptakan
pasar yang wajar dan teratur. Penggunaan produk-produk keuangan secara wajar dan
teratur akan mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil
yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
***
Untuk Informasi lebih lanjut:
 Sri Rahayu Widodo, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK.
Telp 021-500655. Email: [email protected]/www.ojk.go.id
Download