Harga kertas turun - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia

advertisement
Harga kertas turun, penjualan TKIM melorot
6,13%
Sabtu, 08 April 2017 / 16:16 WIB
JAKARTA. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mencatatkan penjualan neto sekitar US$
996,9 juta di tahun lalu. Penjualan itu menyusut 6,13% dibandingkan pencapaian tahun
2015, yakni US$ 1,06 miliar.
Menelisik laporan keuangan perusahaan ini di tahun 2016, penjualan produk kertas,
turun sebanyak 6,82% menjadi US$ 925,63 miliar. Sementara penjualan produk
pengemas dan lainnya tumbuh 3,07% menjadi US$ 71,27 juta.
Kepada KONTAN, Kamis (6/4), Suhendra Wiriadinata, Direktur PT Pabrik Kertas Tjiwi
Kimia Tbk mengatakan, pendapatan 2016 turun karena terjadi penurunan harga jual.
Hanya saja, dia tak membeberkan besar penurunan harga jual yang dimaksud.
Beruntung, laba neto yang dapat diatribusikan perusahaan ini kepada pemilik entitas
induk alias laba bersih Tjiwi Kimia tahun 2016 masih mendaki. Malah laba bersih
perusahaan di tahun lalu tumbuh lima kali lipat lebih ketimbang tahun 2015, yaitu
menjadi US$ 7,65 juta.
Rupanya, pos bagian laba (rugi) neto entitas asosiasi menyelamatkan bottom line Tjiwi
Kimia. Tahun lalu pos itu tercatat positif atau laba US$ 18,98 juta. Sementara tahun
2015 pos tersebut rugi US$ 19,09 juta.
Entitas asosiasi yang menyumbang laba bagi Tjiwi Kimia adalah PT Oki Pulp & Paper
Mills. Catatan saja, hingga akhir tahun lalu Tjiwi Kimia menggenggam 49,08% saham
Oki Pulp & Paper.
Dalam pemberitaan KONTAN sebelumnya, Asia Pulp and Paper (APP), yang merupakan
holding Tjiwi Kimia telah merampungkan pembangunan pabrik PT Oki Pulp & Paper di
Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. Jadwal operasional pabrik senilai Rp 40 triliun itu,
mulai Januari 2017.
Meski penjualan neto tahun lalu turun, Tjiwi Kimia tak berkecil hati. Perusahaan
berkode saham TKIM di Bursa Efek Indonesia tersebut menargetkan, pertumbuhan
penjualan 5%-10% tahun ini.
Tjiwi Kimia masih mengendus potensi besar dari pasar ekspor. Namun, mereka juga tak
menutup mata dengan tantangan bisnis yang mungkin dihadapi. "Potensi masih tinggi,
tinggal tantangannya soal kebijakan proteksi di beberapa negara melalui isu dumping,"
kata Suhendra.
Sumber :
http://industri.kontan.co.id/news/harga-kertas-turun-penjualan-tkim-melorot-613
Download