konsep-diri-2017

advertisement
Firdawsyi nuzula, s.kp.,mkes
Akademi kesehatan rustida
Prodi diii keperawatan
KONSEP
DIRI
KONSEP DIRI = SEGALA KEYAKINAN
(GAMBARAN DIRI) SESEORANG KEPADA
DIRINYA SENDIRI, YANG AKAN MENENTUKAN
SIAPA SESEORANG ITU DALAM KENYATAANNYA,
SIAPA ORANG ITU MENURUT PIKIRANNYA, AKAN
MEMENTUKAN MENJADI APA MENURUT
PIKIRANNYA (Robert Burns, 1982)
Konsep diri adalah semua
ide-ide,
pikiran,
kepercayaan, dan pendirian
yang diketahui individu
tentang
dirinya
dan
mempengaruhi
individu
dalam berhubungan dengan
orang lain. ( Stuart dan
Sundeen,1991: 372 ).
Semua ide, pikiran,
kepercayaan
dan
pendirian yg diketahui
individu tentang dirinya
dan
mempengaruhi
individu
dlm
berhubungan
dengan
orang lain
Faktor yang mempengaruhi
konsep diri
Significant
Other ( orang Self Perception
Teori
yang
( persepsi diri
perkembangan
terpenting atau
sendiri )
yang terdekat )
Konsep diri belum ada sejak
lahir tapi berkembang secara
bertahap dan dipelajari
Melalui kontak sosial dan
pengalaman
Proses eksplorasi diri sendiri,
hubungan dengan orang dekat
& berarti bagi dirinya
Pengalaman awal dalam kehidupan keluarga
merupakan
dasar pembentukan konsep diri
karena keluarga dapat memberikan perasaan diri
adekuat atau tidak adekuat, perasaan diterima atau
ditolak.
Rentang Respons Konsep Diri
Respon Adaptif
Aktualisasi
Diri
Konsep diri
positif
Respon Maladaptif
Harga diri
rendah
Kerancuan Depersonal
identitas
lisasi
Konsep Diri Positif
Individu akan mengembangkan sifat percaya diri, harga
diri, mimiliki kemampuan diri dapat menyesuaikan diri.
Merasa yakin akan kemampuan mengatasi
masalah
Merasa setara dgn orang lain
Menerima pujian/ penghargaan orang lain tanpa
merasa malu
Menyadari bhw setiap individu mempunyai
perasaan, keinginanan & perilaku yg tdk
seluruhnya disetujui masyarakat
Merasa mampu memperbaiki diri sendiri dan
mau mengungkapkan aspek-aspek kepribadian
yg tdk disenangi & berusaha utk mengubahnya
Konsep Diri Negatif
Individu akan mengembangkan sifat-sifat tidak
mampu, rendah diri, menyebabkan penyesuaian diri
kurang baik
Peka trhdp kritikan orang lain & mudah marah
Responsif sekali trhdp pujian, walaupun seolaholah menghindari pujian namum antusiasnya
nampak pada saat pujian dilontarkan
Tdk bisa menerima & menghargai kelebihan
orang lain
Cenderung merasa tdk disenangi & menganggap
orang lain sbg saingan
Pesimis trhdp kompetisi, ia enggan utk bersaing
dengan orang lain
karena tdk berharga, &
persaingan dianggapnya hanya merugikan
PEMBENTUKAN KONSEP DIRI
KONSEP DIRI =
Bukan merupakan bawaan sejak lahir.
Terbentuk dan berkembang dari pengalaman
hidupnya sejak kecil ( dlm keluarga, teman
sebaya, sekolah, masyarakat, tempat kerja)
Merupakan hasil belajar / latihan
Mengalami perubahan dan perkembangan
Komponen Konsep Diri
Identitas
Ideal diri
Citra tubuh
Harga diri
Peran
Identitas
Identitas diri terus berkembang sejak
masa kanak-kanak bersamaan dengan
perkembangan konsep diri. Hal yang
penting dalam identitas adalah jenis
kelamin (Keliat,1992).
Identitas dipengaruhi oleh stresor
sepanjang hidup.
Ex. Menstruasi, pubertas, menepouse,
pensiun dan penurunan kemampuam
fisik.
Seseorang yang mempunyai perasaan identitas
diri yang kuat adalah seseorang yang
memandang dirinya berbeda dengan orang lain
termasuk persepsinya terhadap jenis kelamin,
memiliki otonomi yaitu mengerti dan percaya diri,
respek diri, mampu dan menguasai diri, mengatur
diri sendiri dan menerima diri.
Tanda dan Gejala yg ditemukan
Tidak percaya diri
Sukar mengambil keputusan
Ketergantungan
Masalah dalam hubungan
interpersonal
Ragu / tidak yakin terhadap
Proyeksi / menyalahkan orang lain
keinginan
Masalah Keperawatan
Identitas diri rendah
Harga Diri Rendah
Prinsip Tindakan Keperawatan
Bantu ungkapkan perasaan dan pikiran
Bantu identifikasi hal-hal positif
Eksplorasi kekuatan dan sumber- sumber pada
klien
Diskusi harapan-harapan klien
Tingkatkan interaksi sosial
Ideal diri
• Ideal diri adalah persepsi individu tentang bagaimana ia
harus berprilaku sesuai dengan standar pribadi.
• Standar ini berhubungan dengan tipe orang atau sejumlah
aspirasi cita-cita nilai yang dicapai.
• Ideal diri mulai berkembang pada masa kanakkanak yang dipengaruhi oleh orang penting dari
dirinya yang memberikan tuntutan atau harapan.
Tanda
dan gejala saat
Persepsi individu tentang bagaimana ia
harus berperilaku berdasarkan
pengkajian
ditemukan:
standart, Standart dapat berhubungan
dengan tipe orang yang akan diinginkan,
cita-cita, nilai- nilai yang ingin di capai.
Apakah dia akan
berperilaku mencontoh
Mengungkapkan
tokoh idolanya
keputusasan
akibat penyakitnya.
Mengungkapkan keinginan yg
terlalu tinggi.
Masalah Keperawatan yg mungkin timbul
Ideal diri tidak realistis
Gangguan konsep diri : harga diri rendah
Ketidakberdayaan
keputusasaan
Citra Tubuh
Citra Tubuh
Persepsi dan perasaan tentang ukuran, bentuk,
fungsi penampilan dan potensi tubuh saat ini
dan masa lalu yang secara berkesinambungan
dimodifikasi dengan pengalaman baru setiap
individu (Stuart and Sundeen , 1991).
Perubahan dalam penampilan tubuh, seperti
amputasi, perubahan bentuk wajah akan
sangat mempengaruhi citra tubuh.
Pada klien yg dirawat di RS umum perubahan
ini sangat mungkin terjadi, Stessor pada tiap
perubahan adalah
Perubahan ukuran tubuh
Perubahan bentuk tubuh
Perubahan struktur
Perubahan fungsi
Keterbatasan
Makna dan objek yg sering kontak
Tanda dan Gejala yg dapat dikaji
adalah
Menolak melihat atau menyentuh
bagian tubuh yg berubah.
Menolak menjelaskan perubahan
tubuh.
Tidak menerima perubahan
tubuh yg telah / Akan terjadi
Persepsi negatif padatubuh
Mengungkapkan keputusasaan
Mengungkapkan ketakutan
Masalah keperawatan yg mungkin timbul
1.Gangguan citra tubuh
2.Gangguan harga diri
Prinsip Tindakan Keperawatan (Keliat, 1998) :
1. Bantu identifikasi perubahan citra diri klien
2. Bantu untuk menerima realita, perubahan
struktur, bentuk atau fungsi tubuh.
3. Bantu unuk menyusun rencana penyelesaian
masalah yg dihadapi
Harga diri
Penilaian pribadi terhadap hasil yang dicapai dengan menganalisa
seberapa jauh prilaku memenuhi ideal diri (Stuart and Sundeen, 1991).
Ketidakmampuan untuk memenuhi harapan orang tua, kritik yang
tajam, hukuman yang tidak konsisten, persaingan antar saudara
sekandung dan kekalahan yang berulang akan mempengaruhi
harga diri.
Penerimaan diri tanpa syarat sebagai individu yang berarti
walaupun salah, gagal atau kalah.
Hargadiri diperoleh dari penghargaan diri sendiri dan dari orang lain
yaitu perasaan dicintai, dihargai dan dihormati.
Tanda dan gejala yg ditemukan saat pengkajian
Perasaan malu terhadap diri
sendiri
Rasa bersalah terhadap diri
sendiri
Merendahkan martabat
Gangguan hubungan sosial
seperti menarik diri
Percaya diri kurang
Mencederai diri
Masalah keperawatan yg mungkin timbul
Gangguan Konsep diri
: harga diri rendah
Keputusasaan
Isolasi sosial
Risiko Perilaku
kekerasan.
Prinsip tindakan keperawatan (Keliat) : Pada Klien HDR
Hindarkan penilaian negatif
Berikan pujian yg realistis
Perluas kesadaran diri klien
dgn melihat aspek positif diri
Beri kesempatan klien untuk
berhasil
PERAN
Sikap dan perilaku nilai serta tujuan yang
diharapkan dari seseorang berdasarkan
posisinya di masyarakat.
Konflik peran dan konflik antar peran sangat
berpengaruh.
Posisi di masyarakat dapat menjadikan
stressor terhadap peran karena struktur sosial
yang menimbulkan kesukaran atau tuntutan
posisi yang tidak mungkin dilaksanakan.
Stres peran terdiri dari
(konflik peran, peran yang tidak jelas, peran yang tidak sesuai dan
peran yang berlebihan)
Konflik peran dialami jika peran yang diminta konflik
dengan system individu atau peran yang konflik satu
sama lain
Peran tidak jelas, terjadi jika perilaku diberi peran
yang tidak jelas dalam hal perilaku dan penampilan
yang diharapkan.
Peran tidak sesuai terjadi jika indifidu dalam proses
transisi merubah nilai dan sikap
Peran berlebihan terjadi jika individu menerima
banyak peran tetapi tidak mampu untuk
melakukannya.
Tanda dan Gejala yg ditemukan
Mengingkari
ketidakmampuan
menjalankan peran
Ketidakpuasan peran
Kegagalan
menjalankan peran
Ketegangan
menjalankan peran yg
baru
Kurang bertanggung
jawab
Apatis, bosan , jenuh
dan putus asa
Masalah Keperawatan yg mungkin timbul
Perubahan penampilan peran
Gangguan konsep diri : harga diri
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
rendah
Masalah Keperawatan
Gangguan Konsep diri: harga diri rendah situasional
Gangguan Konsep diri: harga diri rendah kronis
Gangguan Citra Diri
Gangguan Identitas Pribadi
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Isolasi Sosial: Menarik Diri
Perubahan penampilan peran
Risiko perilaku kekerasan
See You Next Time
Download