SUMBER HUKUM DAN KONSTITUSIONALITAS UNDANG

advertisement
SUMBER HUKUM DAN KONSTITUSIONALITAS
UNDANG-UNDANG: PERBANDINGAN INDONESIA DENGAN
BEBERAPA NEGARA MUSLIM (PAKISTAN, MESIR DAN IRAN)
Skripsi
Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh
Gelar Sarjana Hukum Islam (SHI)
Oleh:
Muhammad Zamroni
NIM: 104045201518
KONSENTRASI KETATANEGARAAN ISLAM
PROGRAM STUDI JINAYAH SIYASAH
FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
JAKARTA
1430 H./2009 M.
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
karena ridlo-Nya, (maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan),
sehingga penulisan skripsi dengan judul “Sumber Hukum dan Konstitusionalitas
Undang-Undang: Perbandingan di Indonesia dengan Beberapa Negara Muslim” dapat
terselesaikan setelah melalui berbagai kesulitan-kesulitan yang dihadapi.
Atas dukungan berbagai pihak-pihak yang secara moril telah membantu
selesainya proses penelitian. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, S.H., M.A., M.M., selaku Dekan
Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif
Hidayatullah Jakarta.
2. Bapak Asmawi., M.Ag., dan Ibu Sri Hidayati, M.Ag., selaku Ketua dan
Sekretaris Program Jinayah Siyasah terima kasih atas pelayanan akademik
yang ‘sophisticated and simple’.
3. Bapak JM Muslimin, Ph.D, sebagai pembimbing I dan juga sebagai ‘abang’
yang telah banyak memberikan inspirasi, motivasi dan nasihat kepada penulis
tentang berbagai pengetahuan, pengalaman-pengalaman akademis serta karir
organisasi sehingga arahan dan bimbingan beliau sangat berarti.
i
4.
Bapak Drs. Abu Thamrin, SH, M.Hum, sebagai Pembimbing II yang telah
meluangkan waktu dan memberikan masukan selama penulisan.
5. Segenap dosen Fakultas Syariah dan Hukum yang memberikan enlightment
intellectual selama proses studi sangat berarti bagi perkembangan pemikiran
dan wawasan yang luas perihal Islamic Legal Politics (siyasah wal qanun).
6. Segenap Karyawan Perpustakaan Utama serta Perpustakaan Fakultas Syariah
dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta atas
pelayanan referensi buku-bukunya.
7. Bapak Prof. Dr. Jimly Asshidiqie, SH, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi
atas jawaban beliau pada www.jimly.com, sehingga penulis dapat memulai
penelitian yang telah lama ‘macet’ dan buku-buku beliau yang menjadi
rujukan penulis.
8. Bapak Arskal Salim, Ph.D, ceramah beliau pada beberapa mata kuliah yang
berkesan dan menginspirasi judul penelitian ini melalui diskusi, metode dan
wawasannya pada mata kuliah Sistem Ketatanegaraan di Negara Muslim.
9. Specially thanks to… kedua orang tua penulis yang ayahanda Syahri (alm) dan
Ibunda Samiati yang telah mengasuh dan membesarkan penulis. Kepada
Mbak penulis Nuri Kiswati yang memberikan pengorbanan materiil untuk
pendidikan penulis sejak SD hingga Sarjana.
10. Bang Ihdi Karim Makin Ara SH. MH, (good luck for legislator) dan Ahmad
“elang’ Muttaqin (born politics researcher) sebagai senior (maturnuwun
pengalaman-pengalaman survey & politiknya). Kawan-kawan pengurus HMI
ii
KOMFAKSY 2007-2008, LKBHMI, dan KOMPAK yang menjadi teman
diskusi HTN di Ciputat.
11. Keluarga besar PP PUI yang telah memberikan kesempatan untuk terlibat
membangun HIMA PUI Jakarta. Secara khusus ustadz Wildan Hilmi Hakim,
MA sang murabbi (syukran tausiyahnya).
12. Last but not least, teman-teman FSH angkatan 2004 (Sidik, Hafiz, Edi,
Burhanuddin, Rizki, Ical, Sudirman, Fathullah, Bagus dan lainnya…… terima
kasih atas persahabatan kalian yang tak terlupakan.
Besar harapan penulis agar karya ini bermanfaat menjadi bahan bacaan bagi
peminat Hukum Tata Negara di Negara-negara muslim. Untuk kesempurnaan
penulisan, diharapkan kritik, saran, maupun diskusi dapat disampaikan ke e-mail:
[email protected] Sesungguhnya yang benar hanya dari Allah SWT semata dan
yang salah dari kelemahan penulis.
Wabillahi Taufiq Wal Hidayah.
Jakarta: 27 Februari 2009 M
Syawal 1430 H
Penulis,
Muhammad Zamroni
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
i
DAFTAR ISI
iii
BAB I PENDAHULUAN
1
A. Latar Belakang Masalah
1
B. Perumusan dan Pembatasan Masalah
7
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
8
D. Tinjauan Pustaka
9
E. Metode Penelitian
11
F. Sistematika Penulisan
13
BAB II TEORI SUMBER HUKUM DAN KONSTITUSIONALITAS
15
A. Pengertian Sumber Hukum
15
B. Klasifikasi Sumber Hukum
21
C. Sumber Hukum dalam Konstitusi Modern
28
D. Konstitusionalitas Undang-undang
38
E. Rujukan (reference) Konstitusionalitas
43
BAB III PRAKTIK SUMBER HUKUM DAN KONSTITUSIONALITAS
UNDANG-UNDANG DI INDONESIA
A. Sumber Hukum dalam Ketatanegaraan Indonesia
1. Sumber Hukum Sebelum Perubahan UUD 1945
iv
47
47
47
2. Sumber Hukum Pasca Amandemen UUD 1945
B. Konstitusionalitas Undang-Undang di Indonesia
1. Konstitusionalitas Formil dan Materiil
51
59
60
a) Konstitusionalitas Formil
60
b. Konstitusionalitas Materiil
63
2. Pengujian Konstitusionalitas Undang-undang
65
3. Gagasan Judicial review dalam Perubahan UUD 1945
69
C. Konstitusionalitas Hukum Islam dalam Legislasi Nasional
71
BAB IV PERBANDINGAN SUMBER HUKUM DAN KONSTITUSIONALITAS
UNDANG-UNDANG DI INDONESIA DENGAN NEGARA MUSLIM
(PAKISTAN, MESIR, DAN IRAN)
A. Praktek Sumber Hukum dan Konstitusionalitas
di Negara-negara Muslim
78
1. Praktek Sumber Hukum dan Konstitusionalitas di Pakistan
78
2. Praktek Sumber Hukum dan Konstitusionalitas di Mesir
83
3. Praktek Sumber Hukum dan Konstitusionalitas di Iran
89
B. Perbandingan Sumber Hukum dan Konstitusionalitas
Undang-Undang
93
1. Perbandingan sumber hukum di Negara Muslim
(Indonesia, Pakistan, Mesir dan Iran)
93
2. Perbandingan Konstitusionalitas di Negara-Negara Muslim
(Indonesia, Pakistan, Mesir dan Iran)
v
98
BAB V PENUTUP
108
A. Kesimpulan
108
B. Saran
111
Daftar Pustaka
114
Lampiran-lampiran:
Lampiran 1 The Constitution of The Arab Republic of Egypt after the Amendments
Ratified on May 22, 1980 Referendum
Lampiran 2 The Constitution Of the Islamic republic Of Pakistan [As modified upto
the 31st July, 2004]
Lampiran 3 The Constitution of Islamic Republic of Iran
Tabel dan Bagan
Bagan 1. Proses Legislasi dan Uji Konstitusionalitas Mahkamah Konstitusi
71
Tabel 1. Perbandingan pengujian undang-undang dan kelembagaaan
Pengadilan Konstitusi
41
Tabel 2. Perbedaan Sumber Hukum Formal dan Sumber Hukum Materiil
dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia
59
Tabel 3. Perbandingan Sumber Hukum Konstitusi Negara-Negara Muslim
(Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Iran)
98
Tabel 4. Perbandingan Konstitusionalitas Peraturan Perundang-undangan
Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Iran
102
Tabel 5. Kedudukan Islam (agama) dan Syariah
dalam Konstitusi Negara-negara Muslim
v
106
i
Download