Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan LAPAN

advertisement
Ultimatics Vol.2 No.2, Desember 2010
Raharjo
Rancang Bangun Sistem Informasi
Perpustakaan LAPAN Sub-bidang Kliping
dan Jurnal Online Berbasis Web
RADEN BAGUS YOSEP RAHARJO SUMANTO 1,
GUSON PRASAMUARSO KUNTARTO 2
Program Studi Teknik Informatika,
Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi
Universitas Multimedia Nusantara
Gading Serpong, Tangerang, INDONESIA
1
[email protected]
2
[email protected]
Abstract— Online Clipping dan Journal adalah dua subsistem perpustakaan berbasis web yang
memuat informasi kliping dan jurnal LAPAN. Subsistem online clipping telah berjalan namun tidak
memiliki dokumentasi subsistem serta user interface (UI) yang memenuhi teknik perancangan UI.
Untuk itu, dilakukan identifikasi dan evaluasi terhadap subsistem online clipping yang sudah berjalan
terkait dengan aspek-aspek perancangan UI. Proses evaluasi menghasilkan sebuah rancangan baru
berupa DFD, ERD, top-down design, dan prototipe. Hasil akhirnya adalah dihasilkan subsistem online
clipping yang sesuai dengan teknik perancangan UI beserta dokumentasi subsistem dalam bentuk
manual book yang menjelaskan desain dan cara kerja subsistem. Subsistem Online Journal dibangun
guna memberikan informasi berupa jurnal secara online menggunakan open source framework yaitu
OJS. Guna menghubungkan laman utama perpustakaan LAPAN dengan OJS, maka dibangun laman
online journal. Melalui laman ini, memberikan kemudahan bagi user dalam menggunakan sistem
secara keseluruhan. Sistem dibangun menggunakan MySQL sebagai basis data, PHP, HTML, CSS,
javascript, serta flash.
Keywords—sistem informasi, perpustakaan, kliping, jurnal online, LAPAN
an yang dapat diakses dimana dan kapan
saja. Sehingga pengguna internet dapat
mencari dan menemukan informasi yang
terkait dengan dunia perpustakaan tanpa
adanya batasan.
Di Indonesia terdapat berbagai jenis
perpustakaan yang dibedakan menurut
skala dan koleksi jenis bukunya. Menurut
skalanya, perpustakaan dibagi menjadi dua,
PENDAHULUAN
Di era globalisasi seperti sekarang ini,
hampir semua orang dapat mengakses
internet setiap harinya. Jejaringan sosial,
berita dan informasi-informasi penting
dapat diakses dimana pun dan kapan pun
dengan device yang beraneka ragam.
Termasuk informasi mengenai perpustakaI.
Rancang Bangun Sistem
81
Raharjo
Ultimatics Vol. 2 No.2, Desember 2010
ANALISIS
LAPAN memiliki sistem informasi
perpustakaan berbasis web namun masih
ditemui banyak permasalahan yaitu
Layout/tampilan Sistem lama kurang ‘eye
catching’ dan banyak penggunaan warna
yang berlebihan. Hal ini bertentangan
dengan eight golden rules khususnya
Reduce
Short-Term
Memory
Load
(Shneiderman.,
2005).
Permasalahan
lainnya adalah tidak ada ‘feedback’ saat
user berhasil masuk , keluar dan melakukan
input serta mengubah berita. Hal ini tidak
sesuai dengan Offer Information Feedback
dalam eight golden rules (Shneiderman.,
2005). Masalah selanjutnya adalah tidak
ada konfirmasi saat operator atau admin
melakukan penghapusan data serta tidak
adanya
kesempatan
operator
untuk
membatalkan action sebelumnya. Hal ini
tidak sesuai dengan eight golden rules
khususnya Permit Easy Revesal of Action
(Shneiderman., 2005).
Permasalahan selanjutnya adalah desain
antar muka antara admin dan superadmin
tidak berbeda. Hal ini dapat berakibat user
tidak dapat mengetahui dia masuk dengan
privileges apa (admin ataukah superadmin).
Hal ini bertentangan dengan eight golden
rules khususnya Reduce Short-Term
Memory Load (Shneiderman., 2005).
Permasalah lain yang ditemukan adalah
tidak adanya perbedaan akses bagi
operator(admin) dengan Administrator web
(superadmin). Manajemen Module (Hakim,
2008),
kurang
efisiensinya
dalam
penggabungan antara desain dengan kode
pemrograman. Sehingga membutuhkan
waktu lebih lama dalam setiap action yang
dilakukan. Adanya ketidakjelasan mengenai
akses ke admin (area administrator untuk
kliping atau keseluruhan sistem) yang
menyebabkan user melakukan error. Hal ini
tidak sesuai dengan Prevent Error(design yg
membuat user tidak melakukan error)
didalam eight golden rules (Shneiderman.,
2005).
Sistem informasi tidak memiliki fasilitas
untuk melihat apa saja yang telah terjadi
dalam sistem perpustakaan elektronik
yang pertama perpustakaan berskala
nasional yaitu perpustakaan nasional
Republik Indonesia. Kedua, berskala daerah
yaitu perpustakaan daerah, misalnya
perpustakaan daerah kota Tangerang.
Sedangkan menurut koleksi jenis bukunya,
terdapat
perpustakaan
yang khusus
mengkoleksi buku-buku berbahasa asing,
dunia
kedokteran,
antariksa
dan
penerbangan.
Perpustakaan
Lembaga
Penerbangan dan Antariksa Nasional yang
terletak di Jalan Pemuda, Persil no.1,
Rawamangun,
Jakarta
Timur,
Indonesia,merupakan salah satu dari
perpustakaan yang memiliki koleksi buku
khusus antariksa dan penerbangan.
Perpustakaan LAPAN memiliki koleksi
7.331 judul buku, 649 judul hasil litbang,
4.347 eksemplar terbitan NASA, 73 judul
jurnal dalam dan luar negeri, 129 eksemplar
prosising dan hasil seminar, serta 108
eksemplar
kliping.
Karena
koleksi
perpustakaan LAPAN yang sedemikian
banyak dan hanya dapat dibaca oleh
pengunjung yang datang ke Perpustakaan
LAPAN, maka LAPAN (Bagian Humas
LAPAN
Subbagian
Perpustakaan)
mengingginkan agar adanya sebuah sistem
online yang dapat diakses oleh semua orang
dimana dan kapan saja.
Tujuan penelitian adalah merealisasikan
subsistem perpustakaan online LAPAN
yang mengacu pada konsep perancangan
user interface dari sehingga pengguna
sistem
dapat
dengan
mudah
menggunakannya. Untuk mencapai tujuan
tersebut, dilakukan serangkaian agenda
meliputi
mengidentifikasi
dan
mengevaluasi
subsistem
perpustakaan
online
clipping,
merancang
dan
membangun subsistem perpustakaan online
clipping dan journal sehingga mudah
dikembangkan pada saat mendatang, dan
membuat dokumentasi untuk subsistem
perpustakaan online clipping yang sedang
dikembangkan.
II.
82
Rancang Bangun Sistem
Ultimatics Vol.2 No.2, Desember 2010
Raharjo
superadmin.php (operator dan admin side,
identik dengan warna abu-abu).
Untuk meningkatkan keamanan, maka
dibuat perbedaan akses antara operator
dengan admin web. Perbedaannya terletak
di bagian hak akses yang terletak di semua
script di lingkup admin.php (operator side)
dan
superadmin.php
(admin
side).
Penambahaan fasilitas system log dan staff
activity, membantu admin dapat melihat
apa saja yang terjadi dalam sistem
perpustakaan elektronik LAPAN subbidang
kliping online.
Agar pengguna tidak tersesat selama
bernavigasi di dalam sistem maka
dirancang status yang mengindikasikan
keberadaan user di dalam sistem. Hal ini
sesuai dengan teori perancangan interface.
Selain itu ditambah juga fasilitas untuk
menambah, mengupdate dan menghapus
Operator. Yang terletak dalam script
prosesTambahUser.php,
prosesUpdateUser.php
dan
prosesDeleteuser.php
Solusi ketujuh adalah implementasi
metode ‘include’ sehingga proses rancang
bangun sistem yang baru lebih efisien.
Selain itu, kode antara user/public yaitu
onlineclipping.php dengan operator yaitu
admin.php dibedakan agar mudah dalam
pemeliharaan kode di waktu mendatang.
Solusi diberikan lalu diterjemahkan
melalui serangkaian cara mulai dari
perancangan Data Flow Diagram (DFD),
Entiy Relationship Diagram (ERD),
prototipe
sistem
yang
baru,
dan
implementasi sistem baru yang sesuai
dengan aspek-aspek perancangan user
interface.
LAPAN
subbidang
kliping
online.
Permasalah lain yang ditemukan adalah
sistem tidak memiliki fasilitas untuk
menambah, meng-update dan menghapus
operator. Masalah terakhir adalah tingkat
keamanan sistem perpustakaan elektronik
LAPAN subbidang klipping online yang
rendah sehingga rentan terhadap serangan
oleh pihak luar.
III. PERANCANGAN
PERANGKAT
LUNAK
Dari permasalahan di atas, maka
diberikan solusi berupa perbaikan layout
yang ‘eye catching’ sesuai dengan teori
perancangan interface. Untuk script yang
terkait adalah onlineclipping.php (user
side), disini merupakan layout yang dilihat
oleh publik. Jadi haruslah ‘eye catching’.
Solusi kedua adalah penambahan dialog
feedback untuk login, logout dan transaksi
yang ada sesuai dengan teori perancangan
interface. Script yang terkait terdapat pada
saat
user
berhasil
login
adalah
prosesLoginAdmin.php, pada saat berhasil
menambah
berita
yaitu
prosesTambahBeritaBaru.php, pada saat
berhasil menambah user baru yaitu
prosesTambahUser.php, pada saat mengupdate user adalah prosesUpdateUser.php,
pada saat meng-update berita yaitu
prosesUbahBerita.php, dan saat berhasil
logout dari sistem adalah logout.php.
Solusi ketiga adalah dibuat ragam dialog
untuk konfirmasi saat operator/admin
melakukan penghapusan data dan dapat
melakukan pembatalan sesuai dengan teori
perancangan
interface.
Script
yang
berfungsi untuk menghapus berita adalah
prosesHapusBerita.php dan script yang
bertugas untuk menghapus user adalah
prosesDeleteUser.php.
Solusi keempat adalah menu khusus yang
membedakan antara user, operator dan
admin web yang mudah diingat sesuai
dengan teori perancangan interface.
Pembedaannya
terletak
di
script
onlineclipping.php (user side, identik
dengan coklat) dan admin.php serta
Rancang Bangun Sistem
Data Flow Diagram Sistem
Data Flow Diagram (DFD) digunakan
sebagai sebuah perencanaan awal serta
menjadi batasan sejauh mana subsistem
perpustakaan
online
clipping
dikembangkan.
Sistem
perpustakaan
LAPAN subbidang
online clipping
memiliki tiga user, yaitu user (publik),
operator (penginput data) dan admin (orang
A.
83
Raharjo
Ultimatics Vol. 2 No.2, Desember 2010
yang bertugas memasukan data user). User
ini akan menjadi entity dalam perancangan
tahap awal. Gambar 1 menunjukkan context
diagram system secara keseluruhan.
Gambar 3. Top-Down Design
Sketsa Layar
Dari data perancangan yang ada,
dibuatlah prototipe sistem perpustakaan
subbidang kliping. Prototipe tersebut dibuat
berdasarkan tiga level user yang berbeda,
yaitu user biasa, operator dan admin. Yang
membedakan antara prototipe user biasa,
operator dan admin adalah dari pemilihan
warna interface dan layout. User biasa
menggunakan warna cokelat dan memiliki
menu di sisi sebelah kanan. Sementara
operator menggunakan warna biru muda
dan admin biru tua, namun tidak memiliki
menu di sisi sebelah kanan. Secara umum,
layout prototipe subbidang kliping online
user biasa ditunjukkan pada Gambar 4.
D.
Gambar 1. Context Diagram
Perancangan Basis Data
Guna menjelaskan hubungan antar entity
didalam subsistem online clipping maka
dibuat Entity Relationship Diagram (ERD).
B.
Gambar 2. Entity Relationship Diagram
Gambar 4. Sketsa layar subbidang kliping untuk user biasa
Top-down Design
Dengan menggunakan konsep top down
design dibuat struktur laman untuk setiap
user yang mengaksesnya, seperti yang
ditunjukan pada Gambar 3.
C.
Layout prototipe subbidang kliping
operator dan admin ditunjukkan pada
Gambar 5.
84
Rancang Bangun Sistem
Ultimatics Vol.2 No.2, Desember 2010
Raharjo
Sedangkan laman subbidang online journal
ditunjukkan pada gambar 10.
Gambar 5. Sketsa layar subbidang kliping untuk operator dan
admin
Sedangkan untuk subbudang online
journal dibuat prototipe laman penghubung
seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.
Gambar 7. Interface subbidang kliping untuk user biasa
Gambar 8. Interface subbidang kliping untuk operator
Gambar 6. Sketsa layar subbidang online journal
IV. PENGEMBANGAN
SISTEM
INFORMASI PERPUSTAKAAN
Proses ini adalah tahap inti dari
pembuatan sistem informasi perpustakaan
subbidang kliping dan online journal
berbasis web. Proses dimulai dengan
membuat basis data berdasarkan rancangan
ERD menggunakan MySQL.
Selanjutnya dilakukan proses coding
laman
web
menggunakan
bahasa
pemrograman berbasis web yaitu HTML,
CSS, dan PHP. Tidak hanya itu, itu
memperkaya interface ditambahkan pula
animasi yang dibuat menggunakan Adobe
Flash CS3.
Hasil akhir pengembangan
sistem
informasi perpustakaan berbasis web untuk
subbidang kliping untuk user biasa,
operator, dan admin masing-masing
ditunjukkan pada gambar 7, 8, dan 9.
Rancang Bangun Sistem
Gambar 9. Interface subbidang kliping untuk admin
Gambar 10. Interface subbidang online journal
85
Raharjo
Ultimatics Vol. 2 No.2, Desember 2010
SIMPULAN
Subsistem online clipping LAPAN yang
telah berjalan dilakukan identifikasi dan
evaluasi sehingga menghasilkan suatu
rancangan (DFD, ERD, Top Down Design
serta prototipe) yang menjadi solusi untuk
pembangunan
subsistem.
Sehingga
dihasilkan subsistem online clipping baru
yang sesuai dengan teknik perancangan UI
beserta dokumentasi subsistem dalam
bentuk manual book yang menjelaskan
desain dan cara kerja subsistem
Subsistem online journal LAPAN
dibangun guna memberikan informasi
berupa jurnal-jurnal yang diterbitkan secara
online
menggunakan
open
source
framework OJS (Open Journal System).
Laman onlinejournal dibangun guna
menghubungkan laman utama perpustakaan
LAPAN dengan OJS.
V.
REFERENSI
[1]
[2]
[3]
[4]
[5]
[6]
86
Dix, A. E. (1993). Human Computer Interaction. New
Jersey : Prentice Hall International.
FN.Jovan. (2007). Panduan Praktis Membuat WEB
Dengan PHP untuk Pemula. Jakarta: mediakita.
Hakim, L. (2008). MEMBONGKAR TRIK RAHASIA
PARA MASTER php. Yogyakarta: LOKOMEDIA.
Madcoms Madiun. (2009). Langsung Bisa Membangun
Website Profesional dengan Adobe CS4, PHP & MySQL.
Yogyakarta: Andi.
Maxfield, W. (2000, 11). MySQL and PHP from Scratch.
USA.
Shneiderman., B. (2005). Designing the User Interface :
Strategies for Effective Human-Computer Interaction,
Edisi 4. Addison Wesley.
Rancang Bangun Sistem
Download