PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

advertisement
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN
Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir
30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
NERACA KONSOLIDASIAN
Per 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Catatan
2010
Rp
2009
Rp
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas
Investasi Jangka Pendek
Piutang Usaha
Pihak Hubungan Istimewa
Pihak Ketiga
(Setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu
sebesar Rp 1.450.599.414 dan Rp 1.421.404.401
per 30 Juni 2010 dan 2009)
Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga
Persediaan - Bersih
Pajak Dibayar di Muka
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka
Jumlah Aset Lancar
ASET TIDAK LANCAR
Aset Pajak Tangguhan
Aset Tetap
(Setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
Rp 146.637.431.149 dan Rp 138.963.142.373
per 30 Juni 2010 dan 2009)
Goodwill - Bersih
Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi
Jual dan Sewa - Balik Aset Tetap - Bersih
Tagihan Restitusi Pajak Penghasilan
Jumlah Aset Tidak Lancar
2.c, 2.d, 3
2.e, 4, 13
2.c,2.f, 5, 13
2.s, 26
2.f, 6
2.g, 2.o, 7, 13
2.n, 8.a
2.h, 9
2.n
2.i, 2.j, 2.o, 10, 13
2.b, 11
2.j, 12
2.n, 8.b
JUMLAH ASET
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini
90.378.263.165
10.000.000.000
55.742.716.928
26.172.072.447
46.003.532.187
35.403.819.870
74.336.637.379
2.166.182.202
53.308.607.337
393.435.451
15.373.975.257
291.960.632.978
67.716.156.367
1.045.991.170
60.713.183.702
9.936.189.667
256.730.130.151
1.164.359.913
1.845.645.428
44.785.737.737
1.007.085.363
53.284.593.728
1.223.458.107
974.436.531
47.931.619.544
142.515.432
2.361.579.722
58.857.792.417
339.892.252.522
315.587.922.568
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
NERACA KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Per 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Catatan
2009
Rp
2010
Rp
KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN LANCAR
Hutang Bank
Hutang Usaha
Hutang Lain-lain
Hutang Pajak
Biaya yang Masih Harus Dibayar
Bagian Pinjaman Jangka Panjang yang Jatuh Tempo
Dalam Waktu Satu Tahun
Sewa Pembiayaan
Jumlah Kewajiban Lancar
KEWAJIBAN TIDAK LANCAR
Kewajiban Pajak Tangguhan
Pinjaman Jangka Panjang
Sewa Pembiayaan
Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Pasca Kerja
Jumlah Kewajiban Tidak Lancar
JUMLAH KEWAJIBAN
HAK MINORITAS
EKUITAS
Modal Saham - nilai nominal Rp 50 per saham
Modal Dasar - 1.750.000.000 saham
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.050.000.000 saham
Tambahan Modal Disetor
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi
Entitas Sepengendali
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan
Kerugian Belum Direalisasi dari Efek Tersedia
untuk Dijual
Modal Saham yang Diperoleh Kembali - 77.795.500 saham
dan 35.513.500 saham per 30 Juni 2010 dan 2009
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya
Belum Ditentukan Penggunaannya
Jumlah Ekuitas
13
2.c, 14
15
2.n, 8.c
13.063.549.734
37.869.961.484
4.976.763.586
2.423.262.082
3.894.335.523
14.500.000.000
35.954.019.460
4.454.205.176
4.783.040.165
3.923.402.473
2.j, 16
32.520.368
62.260.392.777
167.213.096
63.781.880.370
2.n
3.474.412.768
3.636.047.023
2.j, 16
2.m, 17
10.196.586.792
13.670.999.560
75.931.392.337
240.402.969
7.357.893.079
11.234.343.071
75.016.223.441
2.b, 18
47.801.813.664
46.650.800.684
19
52.500.000.000
175.000.000
52.500.000.000
175.000.000
2.b, 21
2.b, 22
(4.827.711.700)
29.357.108
(4.827.711.700)
29.357.108
2.e, 4
-
(2.385.340)
2.p, 20
(7.187.553.908)
(3.589.202.418)
2.065.978.489
173.403.976.532
216.159.046.521
1.818.569.823
147.817.270.970
193.920.898.443
339.892.252.522
315.587.922.568
28
JUMLAH KEWAJIBAN, HAK MINORITAS DAN EKUITAS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Catatan
PENJUALAN BERSIH
BEBAN POKOK PENJUALAN
284.672.671.748
234.415.848.613
2.l, 24
246.921.130.791
205.972.017.839
37.751.540.957
28.443.830.774
7.197.502.919
10.305.124.189
300.835.490
17.803.462.598
4.734.650.977
7.692.930.124
215.588.231
12.643.169.332
19.948.078.359
15.800.661.442
2.864.571.359
478.888.092
299.486.842
3.023.865.989
322.742.429
459.109.142
(60.500.425)
(450.652.932)
2.097.964.403
5.229.757.339
(103.556.082)
(915.445.844)
2.162.587.796
4.949.303.430
25.177.835.698
20.749.964.872
(5.968.906.400)
(5.206.341.391)
19.208.929.298
15.543.623.481
(6.198.686.796)
(6.543.242.080)
13.010.242.502
9.000.381.401
13,36
8,86
2.l, 25.a
2.l, 25.b
2.l, 25.c
LABA USAHA
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Penghasilan Bunga
Keuntungan Penjualan Aset Tetap
Keuntungan Kurs Mata Uang Asing
Amortisasi Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan
Sewa - Balik Aset Tetap
Beban Bunga dan Keuangan
Lain-lain - Bersih
Penghasilan Lain-lain - Bersih
2.i, 10
2.c
2.j, 2.k, 12
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
2.n
LABA SEBELUM HAK MINORITAS
HAK MINORITAS
2.b, 18
LABA BERSIH
LABA PER SAHAM DASAR
Laba Bersih
2009
Rp
2.l, 2.s, 23, 26
LABA KOTOR
BEBAN USAHA
Penjualan
Umum dan Administrasi
Penelitian dan Pengembangan
Jumlah Beban Usaha
2010
Rp
2.q, 27
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini
175.000.000
52.500.000.000
28
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini
Saldo per 30 Juni 2010
Laba bersih
Dividen
(4.827.711.700)
-
-
29.357.108
-
-
-
-
-
-
-
-
29.357.108
-
28
-
Dana Cadangan
Pembelian Kembali Saham
(4.827.711.700)
175.000.000
52.500.000.000
Saldo per 31 Desember 2009
29.357.108
(4.827.711.700)
-
-
-
175.000.000
-
-
-
52.500.000.000
2.p, 20
28
-
-
-
-
-
-
-
(2.385.340)
-
-
-
(671.503)
-
-
Rp
Rp
(7.187.553.908)
-
-
-
(1.215.290.983)
(5.972.262.925)
(3.589.202.418)
-
-
(3.589.202.418)
-
-
-
Modal Saham
yang Diperoleh
Kembali
Kerugian
Belum
Direalisasi
dari Efek
Tersedia Dijual
(1.713.837)
Rp
Selisih Transaksi
Perubahan Ekuitas
Anak Perusahaan
29.357.108
(4.827.711.700)
Rp
Selisih Nilai
Transaksi
Restrukturisasi
Entitas
Sepengendali
Saldo per 30 Juni 2009
Laba bersih
Dividen
-
-
Pembelian Kembali Saham
Dana Cadangan
2.p, 20
28
175.000.000
Rp
Rp
52.500.000.000
Tambahan
Modal Disetor
Modal Disetor
Saldo per 31 Desember 2008
Kerugian yang Belum Direalisasi
dari Investasi Jangka Pendek
Catatan
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
2.065.978.489
-
-
247.408.666
-
1.818.569.823
1.818.569.823
-
-
73.484.840
-
1.745.084.983
Rp
173.403.976.532
13.010.242.502
(2.916.613.500)
(247.408.666)
-
163.557.756.196
147.817.270.970
9.000.381.401
(2.997.496.561)
(73.484.840)
-
141.887.870.970
Rp
Saldo Laba
Belum Ditentukan
Ditentukan
Penggunaannya Penggunaannya
216.159.046.521
13.010.242.502
(2.916.613.500)
-
(1.215.290.983)
207.280.708.502
193.920.898.443
9.000.381.401
(2.997.496.561)
(3.589.202.418)
-
(671.503)
191.507.887.524
Rp
Jumlah Ekuitas
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Catatan
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan
Pembayaran Kas kepada Pemasok dan Karyawan
Penerimaan Bunga
Penerimaan Restitusi Pajak
Pembayaran Bunga dan Beban Keuangan
Pembayaran Pajak Penghasilan
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi
2010
Rp
2009
Rp
292.160.464.172
(267.012.147.168)
2.864.571.360
1.411.021.159
(450.652.932)
(16.802.246.901)
12.171.009.690
240.112.792.361
(230.380.702.389)
3.023.865.989
313.220.753
(915.445.844)
(9.657.898.854)
2.495.832.016
5.757.370.905
(6.751.594.598)
(994.223.693)
899.457.629
(1.219.253.770)
56.508.812.609
(31.343.641.106)
24.845.375.362
22.602.685.108
(9.539.135.374)
-
19.559.736.436
(19.816.253.868)
(2.871.852.743)
(7.737.862.000)
(192.732.785)
(1.215.290.983)
3.917.663.966
(1.102.500.000)
(153.532.370)
(3.589.202.418)
(7.973.604.963)
KENAIKAN KAS DAN SETARA KAS
15.094.449.963
19.367.602.415
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE
75.231.868.234
36.296.169.245
51.944.968
78.945.268
90.378.263.165
55.742.716.928
248.142.069
9.230.121.096
80.900.000.000
90.378.263.165
296.349.062
5.829.156.916
49.617.210.950
55.742.716.928
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil Penjualan Aset Tetap
Perolehan Aset Tetap
Pencairan Investasi Jangka Pendek
Penempatan Investasi Jangka Pendek
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Hutang Bank
Pembayaran Hutang Bank
Pembayaran Dividen Perusahaan
Pembayaran Dividen Anak Perusahaan kepada Pemegang
Saham Minoritas
Pembayaran Hutang Sewa Pembiayaan
Pembelian Kembali Saham
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan
DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN SETARA KAS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE
Kas dan Setara Kas terdiri dari:
Kas
Bank
Deposito Berjangka
Jumlah
3
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
1.
Umum
1.a. Latar Belakang
PT Kageo Igar Jaya Tbk. ("Perusahaan") d/h PT Igar Jaya Tbk didirikan di Republik Indonesia
berdasarkan akta No.195 tanggal 30 Oktober 1975 dari Mohamad Said Tadjoedin, S.H.,
notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dengan Surat Keputusannya No.Y.A.5/215/9 tanggal 27 Juni 1978, serta diumumkan dalam
Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.473, tanggal 1 Agustus 1978 Tambahan No.61
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
No.98 tanggal 13 Mei 2009 dari notaris Dr Irawan Soerodjo, SH. Msi., tentang perubahan
susunan anggota direksi dan dewan komisaris Perusahaan. Akta perubahan ini telah disetujui
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No.
AHU-0043092.AH.01.09 Tahun 2009 tanggal 15 Juli 2009.
Perusahaan berdomisili di Bekasi, kantor pusat dan pabrik Perusahaan terletak di jalan Raya
Sultan Agung Km. 28,5 Bekasi.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
terutama bergerak dalam bidang industri wadah dan kemasan dari bahan plastik (seperti botol
plastik, tabung-tabung suntik dan tempat kosmetika) yang digunakan untuk keperluan industri
farmasi, makanan dan kosmetika, dan kegiatan investasi pada perusahaan lain.
Perusahaan memulai kegiatan komersial pada tahun 1977. Saat ini, Perusahaan bergerak
dalam bidang industri offset, printing, folding carton, composite cans dan pengemasan
flexographic untuk industri obat-obatan dan makanan.
1.b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut:
2010
Presiden Komisaris merangkap
Komisaris Independen
Komisaris
Presiden Direktur
Direktur
2009
: Nina Gunawan
: Erik Ridwan Santoso
Sri Kusumijati
H.Soekaryo
Erik Ridwan Santoso
Sri Kusumijati
: Budi Dharma Wreksoatmodjo
: Hadi Tanumiharja
Purnosulianto
Budi Dharma Wreksoatmodjo
Hadi Tanumiharja
Kuntoro Wisaksono Nurtanio
Untuk periode yang berakhir 30 Juni 2010 dan 2009, jumlah kompensasi kepada dewan komisaris
dan dewan direksi Perusahaan berupa gaji dan tunjangan masing-masing sebesar Rp 88 juta dan
Rp 114 juta.
Pada 30 Juni 2010 dan 2009, Perusahaan dan anak perusahaan memiliki masing-masing
889 dan 881 karyawan.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
1.c. Struktur Anak Perusahaan
Perusahaan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50% saham anak
perusahaan sebagai berikut:
Anak Perusahaan
PT Avesta Continental Pack (ACP)
Domisili
Bekasi,
Kegiatan
Persentase
Tahun
Usaha
Kepemilikan
Operasi
2010
2009
Utama
%
Komersial
(Rp 000)
(Rp 000)
Kemasan
76.47
1976
152,416,946
150,915,623
Kemasan
39.00
1985
69,530,931
69,527,865
Jumlah Aset
Jawa Barat
PT Indogravure (Indogravure)*
Tangerang,
Banten
* Anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung melalui ACP
1.d.
Pencatatan Saham Perusahaan
Ringkasan pencatatan saham Perusahaan yang diterbitkan sejak tanggal penawaran umum
perdana saham sampai dengan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Penawaran umum perdana dan pencatatan
sebagian saham Perusahaan
Bursa Efek Jakarta
Bursa Efek Surabaya
Pencatatan saham tambahan Perusahaan
Bursa Efek Jakarta
Bursa Efek Surabaya
Pembagian dividen saham
Bursa Efek Jakarta
Bursa Efek Surabaya
Pembagian saham bonus
Bursa Efek Jakarta
Bursa Efek Surabaya
Penawaran umum terbatas
Bursa Efek Jakarta
Bursa Efek Surabaya
Pemecahan saham dari nilai nominal Rp 1.000
per saham menjadi Rp 50 per saham (stock split)
Tanggal
3,500,000
29 Oktober 1990
5 Nopember 1990
5,250,000
19 Mei 1992
21 September 1992
1,750,000
24 Agustus 1993
23 Agustus 1993
7,000,000
1 Desember 1993
24 Nopember 1993
35,000,000
12 Juli 1995
7 Juli 1995
1,050,000,000 (*)
16 Agustus 1999
(*) Jumlah ini termasuk 77.795.500 saham yang dibeli kembali
Pada 30 Juni 2010 dan 2009, seluruh saham Perusahaan atau sebesar 1.050.000.000 saham
dicatat di Bursa Efek Indonesia.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
2.a.
Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek akuntansi
yang berlaku umum di Indonesia, yang antara lain adalah Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia, Peraturan Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik Industri Manufaktur yang ditetapkan oleh Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini
perolehan (historical cost) , kecuali beberapa akun tertentu yang
pengukuran lain seperti yang diuraikan dalam kebijakan akuntansi
tersebut. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan
untuk laporan arus kas.
adalah konsep biaya
disusun berdasarkan
masing-masing akun
metode akrual kecuali
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct
method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian ini adalah mata uang Rupiah.
2.b.
Prinsip-prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi akun-akun dari Perusahaan dan anak perusahaan
sebagaimana yang disajikan dalam Catatan 1.b.
Penyajian laporan keuangan konsolidasian dilakukan berdasakan konsep satuan usaha (entity
concept) . Seluruh akun, transaksi dan laba yang signifikan antar perusahaan yang
dikonsolidasikan telah dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha
sebagai satu kesatuan.
Pada saat akuisisi, aset dan kewajiban anak perusahaan diukur sebesar nilai wajarnya pada
tanggal akuisisi. Selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset
dan kewajiban yang dapat diidentifikasi diakui sebagai goodwill dan diamortisasi dengan
menggunakan metode garis lurus selama 20 tahun. Manajemen berkeyakinan bahwa periode
amortisasi 20 tahun tersebut adalah wajar dengan pertimbangan pertumbuhan dan potensi
pendapatan anak perusahaan yang bersangkutan.
Perubahan atas transaksi ekuitas anak perusahaan disajikan sebagai bagian Ekuitas dalam
akun "Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan" pada neraca konsolidasian.
Bagian proporsional dari pemegang saham minoritas atas aset bersih dan laba bersih anak
perusahaan yang tidak dimiliki sepenuhnya disajikan dalam akun " Hak Minoritas " pada laporan
keuangan konsolidasian.
2.c.
Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi
dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing
dikonversi kedalam Rupiah dengan kurs rata-rata wesel ekspor Bank Indonesia pada
30 Juni 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 9.083 dan Rp 10.225 untuk 1 USD.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
2.d.
Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau
kurang pada saat penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas kewajiban dan pinjaman
lainnya.
2.e.
Investasi Jangka Pendek
Deposito berjangka
Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari tiga bulan namun tidak lebih dari satu tahun
sejak tanggal penempatan disajikan sebesar nilai nominal.
Investasi Efek Hutang Tersedia untuk Dijual
Investasi efek hutang tersedia untuk dijual disajikan sebesar nilai wajar. Laba dan rugi belum
direalisasi akibat kenaikan (penurunan) nilai wajar dicatat sebagai komponen ekuitas dan diakui
sebagai penghasilan atau beban pada saat realisasi. Pemindahan kelompok investasi efek
tersedia untuk dijual menjadi investasi efek diperdagangkan, laba atau rugi yang belum
direalisasi pada tanggal pemindahan diakui sebagai penghasilan pada saat tertentu.
Unit Penyertaan Reksadana
Unit penyertaan reksadana disajikan sebesar nilai aset bersih. Keuntungan atau kerugian belum
direalisasi dicatat sebagai komponen ekuitas dan diakui sebagai penghasilan atau beban pada
saat realisasi.
2.f.
Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Penyisihan piutang ragu-ragu ditentukan berdasarkan hasil penelaahan mendalam terhadap
kondisi masing-masing debitur pada akhir periode. Saldo piutang dihapuskan melalui penyisihan
piutang ragu-ragu yang bersangkutan atau langsung dihapuskan dari akun tersebut pada saat
manajemen berkeyakinan penuh bahwa piutang tersebut tidak dapat ditagih.
2.g.
Persediaan dan Penyisihan Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih
rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak (moving average method) .
Penyisihan persediaan usang dan tidak lancar ditentukan berdasarkan hasil penelaahan
terhadap keadaan persediaan pada akhir periode.
2.h.
Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai manfaat dengan menggunakan metode garis lurus
(straight-line method).
2.i.
Aset Tetap - Pemilikan Langsung
Aset tetap, setelah pengakuan awal, dipertanggungjawabkan dengan menggunakan model biaya
dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
(straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang
bersangkutan. Taksiran masa manfaat ekonomis untuk masing-masing aset tetap adalah
sebagai berikut:
Bangunan dan Prasarana
Mesin, Instalasi dan Peralatan
Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Kendaraan
Tahun
20
4 - 20
2-8
2-5
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan langsung ke laporan laba rugi saat terjadinya
biaya-biaya tersebut. Sedangkan biaya-biaya yang berjumlah signifikan dan meningkatkan
kondisi aset secara signifikan dikapitalisasi. Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan
atau yang dijual, nilai perolehan dan akumulasi penyusutan aset tersebut dikeluarkan dari
pencatatannya sebagai aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diperhitungkan
dalam laporan laba rugi konsolidasian periode yang bersangkutan.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian
dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing akun aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.
2.j.
Sewa
Suatu sewa dikelompokkan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara
substantial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu sewa
dikelompokkan sebagai sewa operasi jika sewa tersebut tidak mengalihkan secara substansial
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Pada awal masa sewa, lessee mengakui sewa pembiayaan sebagai aset dan kewajiban dalam
neraca sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum,
jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Penilaian ditentukan pada awal kontrak. Tingkat
diskonto yang digunakan dalam perhitungan nilai kini dari pembayaran sewa minimum adalah
tingkat suku bunga implisit dalam sewa, jika dapat ditentukan dengan praktis, jika tidak,
digunakan tingkat suku bunga pinjaman inkremental lessee . Biaya langsung awal yang
dikeluarkan lessee ditambahkan ke dalam jumlah yang diakui sebagai aset. Kebijakan
penyusutan aset sewaan adalah konsisten dengan aset tetap yang dimiliki sendiri.
Laba atau rugi yang terjadi akibat transaksi penjualan dan jual dan sewa - balik yang merupakan
sewa pembiayaan ditangguhkan dan diamortisasi selama masa sewa. Rugi yang belum
diamortisasi disajikan pada akun "Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan Sewa - Balik
Aset Tetap - Bersih".
2.k.
Biaya Ditangguhkan
Biaya yang terjadi sehubungan dengan pengurusan legal hak atas tanah ditangguhkan dan
diamortisasi sepanjang umur hukum hak atas tanah. Biaya ditangguhkan lainnya diamortisasi
selama masa manfaat masing-masing biaya.
2.l.
Pengakuan Pendapatan dan Beban
Penjualan diakui pada saat barang diserahkan dan hak kepemilikan berpindah ke pelanggan
Beban diakui sesuai manfaatnya pada periode yang bersangkutan (accrual basis) .
2.m. Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Kerja
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah tak terdiskonto ketika pekerja telah
memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi.
Imbalan pasca kerja diakui sebesar jumlah yang diukur dengan menggunakan dasar diskonto
ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi.
Kewajiban dan beban diukur dengan menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula
kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan perusahaan. Dalam perhitungan
kewajiban, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan metode projected unit credit .
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika, dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:
a. memberhentikan seorang atau sekelompok karyawan sebelum tanggal pensiun normal; atau
b. menyediakan pesangon bagi karyawan yang menerima penawaran pengunduran diri secara
sukarela.
2.n.
Pajak Penghasilan
Seluruh perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan kewajiban dengan dasar
pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode kewajiban (liability).
Tarif pajak yang berlaku atau yang secara substansial telah berlaku digunakan dalam menentukan
besarnya jumlah pajak penghasilan tangguhan.
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan, atau
jika mengajukan banding pada saat keputusan atas banding tersebut telah ditetapkan.
Pajak kini diakui berdasarkan laba kena pajak untuk periode yang bersangkutan, yang dihitung
sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
2.o.
Penurunan Nilai Aset
Jumlah aset yang dapat diperoleh kembali seharusnya diestimasi pada saat kejadian-kejadian
atau perubahan-perubahan keadaan mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak
dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai aset diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi,
konsolidasian sesuai dengan ketentuan PSAK No. 48 tentang "Penurunan Nilai Aset".
2.p.
Modal Saham yang Diperoleh Kembali
Modal saham yang diperoleh kembali dicatat sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai
pengurang modal saham di bagian ekuitas dalam neraca konsolidasian. Selisih lebih penerimaan
dari penjualan modal saham diperoleh kembali di masa yang akan datang atas biaya perolehan
atau sebaliknya akan diperhitungkan sebagai penambah atau pengurang akun tambahan modal
disetor.
2.q.
Laba Per Saham Dasar
Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar selama periode yang bersangkutan. Laba per saham dilusian
mempertimbangkan pula efek lain yang diterbitkan bagi semua efek berpotensi saham biasa
yang sifatnya dilutif yang beredar sepanjang periode pelaporan.
2.r.
Informasi Segmen
Informasi segmen disajikan menurut pengelompokan (segmen) jenis produk sebagai bentuk
pelaporan segmen primer dan segmen jenis daerah pemasaran sebagai bentuk pelaporan
segmen sekunder.
2.s.
Transaksi dan Saldo dengan Pihak Hubungan Istimewa
Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai
hubungan istimewa, sesuai dengan definisi dalam PSAK No. 7 "Pengungkapan Pihak-pihak yang
mempunyai Hubungan Istimewa".
Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak hubungan istimewa baik yang dilakukan dengan
atau tidak dengan syarat dan kondisi normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak
mempunyai hubungan istimewa, telah diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.
2.t.
Penggunaan Estimasi
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum
mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah
yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Karena adanya ketidakpastian yang
melekat dalam penetapan estimasi, maka jumlah sesungguhnya yang akan dilaporkan di masa
mendatang mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi tersebut.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
3.
Kas dan Setara Kas
Kas
Rupiah
US Dolar (2010: USD 15,818.33; 2009: USD 19,461.58)
Sub-jumlah
Bank
Rupiah
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
PT Bank Commonwealth
US Dolar
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(2010: USD 268,448.38; 2009: USD 11,998.01)
PT Bank OCBC NISP Tbk
(2010: USD 24,685.45; 2009: USD 49,673.26)
PT Bank Commonwealth
(2010: USD 4,622.13; 2009: USD 20,898.72)
PT Bank Pan Indonesia Tbk
(2010: USD 1,985.08; 2009: USD 36,537.99)
PT Bank Central Asia Tbk
(2010: USD 1,872.55; 2009: USD 1,954.01)
Sub-jumlah
Deposito Berjangka
Rupiah
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Commonwealth
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
Sub-jumlah
Jumlah
Tingkat Bunga Deposito Berjangka
Rupiah
Periode Jatuh Tempo Deposito
2010
Rp
2009
Rp
104,464,217
143,677,852
248,142,069
97,354,375
198,994,687
296,349,062
3,747,469,177
1,084,404,054
1,030,975,108
380,540,565
118,916,456
84,833,779
25,338,866
16,968,316
1,118,531
664,985,197
461,864,832
1,597,350,506
396,477,809
149,380,505
163,146,513
1,158,092,726
-
2,438,316,672
122,679,652
224,217,922
507,909,128
41,982,807
213,689,412
18,030,472
373,600,938
17,008,371
9,230,121,096
19,979,698
5,829,156,916
30,600,000,000
19,600,000,000
12,500,000,000
9,000,000,000
8,500,000,000
700,000,000
80,900,000,000
90,378,263,165
11,310,586,300
1,300,000,000
32,006,624,650
5,000,000,000
49,617,210,950
55,742,716,928
6,75% - 8,75%
1 bulan
8,0% - 11,0%
1 bulan
Perusahaan dan anak perusahaan, telah mengasuransikan pengiriman uang dari/ke kantor Perusahaan ke/dari
berbagai bank kepada PT Asuransi Mitra Maparya, pihak hubungan istimewa (Catatan 25) dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp 2.500.000.000 dan Rp 1.950.000.000 masing-masing pada 30 juni 2010 dan 2009.
Saldo bank dan deposito berjangka pada 30 Juni 2010 dan 2009 merupakan saldo kepada pihak ketiga.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
4.
Investasi Jangka Pendek
2010
Rp
Deposito Berjangka
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Efek Tersedia Dijual
Obligasi
Biaya Perolehan
Kerugian Belum Direalisasi
Nilai Wajar
Jumlah
2009
Rp
10,000,000,000
20,157,957,787
10,000,000,000
6,016,500,000
(2,385,340)
6,014,114,660
26,172,072,447
Obligasi merupakan Obligasi Medco Energi I Tahun 2004 dan Indofood Sukses Makmur III Tahun 2004 yang disimpan pada
kustodian PT Bank Permata Tbk.
Pada 30 Juni 2010 dan 2009, deposito berjangka masing-masing sebesar Rp 10.000.000.000 dan Rp 20.157.957.787
dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 13). Deposito berjangka merupakan
deposito dengan jangka waktu 1 bulan pada periode 2010 dan 6 bulan pada periode 2009 dengan tingkat bunga per tahun
sebesar 7% pada tahun 2010 dan berkisar antara 10% - 11,5% pada tahun 2009.
Pada tanggal 30 Juni 2009, kerugian belum direalisasi dari efek tersedia dijual adalah sebesar Rp 2.385.340.
5.
Piutang Usaha
Berdasarkan Pelanggan:
2010
Rp
Pihak hubungan istimewa (Catatan 26)
Pihak ketiga:
PT Kimia Farma Tbk
PT Rama Emerald Multi Corporation
PT Phapros
PT Dexa Medika
PT Sanbe Farma
PT Mecosin Indonesia
PT Erritapharma
PT Arnotts Indonesia
PT Indofarma (Persero) Tbk
PT Mayora Indah Tbk
PT Bernofarm
PT Pertiwi Agung
PT Novapharin
PT Kaldu Sari Nabati
PT Forisa Nusapersada
PT Phyto Kemo Agung Farma
PT Mega Sari Makmur
PT Sinde Budi Sentosa
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar )
Jumlah
Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Bersih
Jumlah
2009
Rp
46,003,532,187
35,403,819,870
5,952,311,200
3,041,957,600
2,521,601,000
2,319,160,712
2,296,563,940
2,153,728,500
2,126,339,680
2,105,096,809
1,739,923,700
1,615,009,185
1,500,955,500
1,478,068,400
1,181,185,505
1,168,458,500
1,152,987,068
1,064,089,600
1,064,058,770
1,012,770,000
40,292,971,124
75,787,236,793
(1,450,599,414)
74,336,637,379
5,247,939,308
1,440,266,900
1,718,652,348
2,185,582,281
1,591,881,336
826,006,500
1,997,657,046
914,028,737
2,113,869,509
272,813,373
1,236,757,500
1,582,916,500
1,406,306,000
586,531,200
549,450,000
45,466,902,230
69,137,560,768
(1,421,404,401)
67,716,156,367
120,340,169,566
103,119,976,237
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Rincian umur piutang yang dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Belum jatuh tempo
Sudah jatuh tempo
Lebih 1 bulan sampai 3 bulan
Lebih 3 bulan sampai 6 bulan
Jumlah
Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Bersih
2009
Rp
90,717,638,545
64,063,066,445
27,153,581,374
3,919,549,061
121,790,768,980
(1,450,599,414)
120,340,169,566
38,408,423,635
2,069,890,558
104,541,380,638
(1,421,404,401)
103,119,976,237
Saldo piutang usaha pada 30 Juni 2010 dan 2009 berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Rupiah
US Dollar (2010: USD 118,431.71; 2009: USD 436,623.39)
Jumlah
Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Bersih
120,715,053,752
1,075,715,228
121,790,768,980
(1,450,599,414)
120,340,169,566
2009
Rp
100,076,906,478
4,464,474,160
104,541,380,638
(1,421,404,401)
103,119,976,237
Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu:
2010
Rp
Saldo awal periode
2010
2009
Penambahan
Saldo akhir periode
1,450,599,414
1,450,599,414
2009
Rp
304,760,846
1,116,643,555
1,421,404,401
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutup kerugian
yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut.
Piutang usaha pada tanggal 30 Juni 2010 digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank
Internasional Indonesia Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk dan pada 30 Juni 2009 digunakan sebagai
jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Bank Commonwealth (Catatan 13).
6.
Piutang Lain-lain
Piutang lain-lain - pihak ketiga terdiri dari:
2010
Rp
Piutang Karyawan
Piutang Koperasi Karyawan
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 150 juta)
1,348,716,948
584,124,000
233,341,254
2,166,182,202
2009
Rp
494,437,734
250,000,000
301,553,436
1,045,991,170
Manajemen berpendapat bahwa tidak perlu pembentukan penyisihan piutang ragu-ragu untuk piutang
lain-lain karena seluruh saldo piutang lain-lain pada 30 Juni 2010 dan 2009 dapat tertagih seluruhnya.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
7.
Persediaan
2010
Rp
Barang Jadi
Barang dalam Proses
Bahan Baku dan Kemasan
Jumlah
Dikurangi: Penyisihan Persediaan Usang
Bersih
13,977,367,016
6,145,825,620
34,106,006,483
54,229,199,119
(920,591,782)
53,308,607,337
2009
Rp
12,738,765,337
8,425,808,764
39,548,609,601
60,713,183,702
60,713,183,702
Perusahaan dan anak perusahaan telah mengasuransikan seluruh persediaan kepada PT Asuransi
Mitra Maparya, pihak hubungan istimewa (Catatan 26), terhadap segala risiko dengan jumlah
pertanggungan sebesar Rp 8.500.000.000 dan USD 10.527.124 untuk tahun yang berakhir pada
31 Desember 2010. Manajemen berpendapat jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Persediaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk (Catatan 13).
Manajemen Perusahaan dan anak perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan untuk persediaan telah
cukup untuk menutup kerugian dan keusangan yang mungkin timbul dari persediaan yang tidak
lancar.
8.
Perpajakan
a. Pajak Dibayar di Muka
2010
Rp
Pajak Pertambahan Nilai
Jumlah
2009
Rp
393,435,451
393,435,451
-
b. Tagihan Restitusi Pajak Penghasilan
Rincian dari tagihan restitusi pajak penghasilan pada 30 Juni 2010 dan 2009 sebagai berikut:
2010
Rp
Tahun Fiskal
2009
2008
Jumlah
974,436,531
974,436,531
2009
Rp
2,361,579,722
2,361,579,722
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
c. Hutang Pajak
2010
Rp
Pajak Penghasilan
Pasal 4 (2) - Final
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 26
Pasal 29
Pajak Pertambahan Nilai
Jumlah
200,000
185,079,411
11,129,145
2,226,853,526
2,423,262,082
2009
Rp
990,000
124,866,954
106,245,304
14,595,594
1,504,962,526
3,031,379,787
4,783,040,165
Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam
laporan laba rugi konsolidasian, dan taksiran penghasilan kena pajak untuk periode yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut:
2010
Rp
2009
Rp
25,177,835,698
(19,582,217,732)
5,595,617,966
20,749,964,872
(14,190,823,179)
6,559,141,693
(103,848,620)
827,181,569
723,332,949
414,506,060
833,611,596
1,248,117,656
Laba Kena Pajak Sebelum Kompensasi Rugi Fiskal
21,288,150
(2,491,953,741)
5,424,183
(2,465,241,408)
3,853,709,507
41,338,150
(2,979,781,414)
(779,848,520)
180,490,330
(3,537,801,454)
4,269,457,895
Rugi fiskal yang Dapat Dikompensasikan
Laba Kena Pajak
3,853,709,507
4,269,457,895
Taksiran Hutang Pajak Penghasilan - Pasal 29
Perusahaan
Anak perusahaan
Jumlah
963,427,377
5,005,479,023
5,968,906,400
1,073,808,084
4,132,533,307
5,206,341,391
Dukurangi pajak penghasilan dibayar di muka
Perusahaan
Anak perusahaan
Jumlah
382,431,075
3,359,621,799
3,742,052,874
398,978,974
3,302,399,891
3,701,378,865
Taksiran Hutang Pajak Penghasilan Badan
Perusahaan
Anak Perusahaan
Jumlah
580,996,302
1,645,857,224
2,226,853,526
674,829,110
830,133,416
1,504,962,526
Laba Sebelum Pajak Menurut Laporan Laba Rugi Konsolidasian
Laba Anak Perusahaan Sebelum Pajak
Laba Perusahaan Sebelum Pajak
Beda Waktu
Penyusutan
Imbalan Kerja
Beda Tetap
Sumbangan dan Representasi
Penghasilan Bunga
Penjualan Reksadana dan Obligasi
Lain-lain
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
9.
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka
2010
Rp
2009
Rp
12,907,970,116
1,616,363,213
778,402,098
71,239,830
15,373,975,257
Uang Muka Pembelian Bahan Baku
Program Dana Pensiun
Asuransi
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 juta)
Jumlah
7,456,284,960
1,474,371,175
962,477,978
43,055,554
9,936,189,667
10. Aset Tetap
2010
Saldo Awal
Penambahan
Pengurangan
Rp
Rp
Rp
Reklasifikasi
/ Koreksi
Rp
Saldo Akhir
Rp
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah
Bangunan dan Prasarana
Mesin, Instalasi dan Peralatan
Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Kendaraan
2,499,630,117
-
847,320,000
-
1,652,310,117
16,830,265,525
-
1,182,680,000
-
15,647,585,525
136,092,219,992
5,303,856,762
23,460,686,320
270,538,745
6,271,297,349
1,177,199,091
6,675,176,728
513,836,364
(8,708,552,248)
126,012,347,778
8,945,040,325
32,676,265,390
-
6,934,660,076
Aset Sewa Pembiayaan
Mesin dan Peralatan
Jumlah
8,500,000,000
193,654,099,303
6,751,594,598
9,219,013,092
236,488,077
8,500,000,000
191,423,168,886
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan dan Prasarana
Mesin, Instalasi dan Peralatan
Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Kendaraan
7,296,956,545
386,318,514
280,886,500
102,617,693,194
4,181,895,726
3,145,807,415
25,825,772,836
1,926,311,064
5,235,791,331
143,338,946
513,836,364
(561,852,123)
7,402,388,559
103,091,929,382
-
27,752,083,900
-
4,865,293,913
Aset Sewa Pembiayaan
Mesin dan Peralatan
2,921,323,613
604,411,782
Jumlah
143,897,537,519
7,242,276,032
Nilai Buku
49,756,561,784
3,940,530,279
(561,852,123)
3,525,735,395
146,637,431,149
44,785,737,737
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
2009
Saldo Awal
Penambahan
Pengurangan
Rp
Rp
Rp
Reklasifikasi
/ Koreksi
Rp
Saldo Akhir
Rp
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah
Tanah
Bangunan
Bangunandan
danPrasarana
Prasarana
Mesin,
Mesin,instalasi
Instalasidan
danperalatan
Peralatan
Peralatan
Peralatandan
danperabot
Perlengkapan
kantor Kantor
Kendaraan
Kendaraan
2,499,630,117
16,654,905,525
90,860,000
135,018,220,565
147,982,536
21,799,652,652
980,411,234
6,991,663,044
-
-
-
2,499,630,117
-
-
16,745,765,525
-
135,166,203,101
808,790,207
485,465,385
112,264,750
-
22,456,739,064
6,879,398,294
Aset Sewa Pembiayaan
Mesin
Mesindan
danperalatan
Peralatan
Jumlah
8,500,000,000
191,464,071,903
1,219,253,770
-
-
921,054,957
485,465,385
8,500,000,000
192,247,736,101
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan
Bangunandan
danprasarana
Prasarana
6,589,543,939
399,034,793
-
-
6,988,578,732
Mesin,
Mesin,instalasi
Instalasidan
danperalatan
Peralatan
95,323,188,550
4,716,757,301
-
-
100,039,945,851
Peralatan
Peralatandan
danperabot
Perlengkapan
kantor Kantor
23,285,438,746
1,630,004,588
232,075,007
-
24,683,368,327
5,395,676,838
255,337,326
112,264,750
-
5,538,749,414
Kendaraan
Kendaraan
Aset Sewa Pembiayaan
Mesin
Mesindan
danperalatan
Peralatan
1,712,500,049
Jumlah
132,306,348,122
Nilai Buku
59,157,723,781
7,001,134,008
344,339,757
-
1,712,500,049
-
138,963,142,373
53,284,593,728
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:
2010
Rp
Beban Pabrikasi
Beban Umum dan Administrasi
Jumlah
6,722,763,514
519,512,518
7,242,276,032
2009
Rp
6,320,641,945
680,492,063
7,001,134,008
Penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Harga Jual
Nilai buku
Keuntungan Penjualan Aset Tetap
5,757,370,905
5,278,482,813
478,888,092
2009
Rp
899,457,629
576,715,200
322,742,429
Perusahaan dan anak perusahaan memiliki beberapa bidang tanah di Bekasi dengan Hak Guna
Bangunan atau "HGB" berjangka waktu 20 - 30 tahun, yang akan berakhir pada tahun 2018. Manajemen
berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah
diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.
Aset tetap pada 30 Juni 2010 digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank Internasional
Indonesia Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk dan pada 30 Juni 2009 aset tetap digunakan sebagai
jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Bank Commonwealth (Catatan 13).
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Pada 30 Juni 2010, aset tetap dengan kepemilikan langsung telah diasuransikan kepada
PT Asuransi Mitra Maparya, pihak hubungan istimewa, terhadap risiko kerugian kebakaran,
kebanjiran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar USD 24.688.000,
EUR 215.000 dan Rp 27.416.740.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Berdasarkan penelaahan aset tetap secara individual pada akhir periode, manajemen berpendapat
bahwa tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai aset tetap.
11. Goodwill
2010
Rp
Goodwill
Amortisasi
Saldo Awal
Amortisasi Periode Berjalan
Bersih
2009
Rp
4,328,646,790
4,328,646,790
(3,213,375,052)
(108,186,375)
(3,321,561,427)
1,007,085,363
(2,997,002,308)
(108,186,375)
(3,105,188,683)
1,223,458,107
12. Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan Sewa Balik Aset Tetap - Bersih
2010
Rp
Nilai Tercatat Aset Tetap
Harga Jual
Kerugian Ditangguhkan
Amortisasi
Saldo Awal
Amortisasi Periode Berjalan
Bersih
2009
Rp
29,313,581,536
(26,633,139,500)
2,680,442,036
29,313,581,536
(26,633,139,500)
2,680,442,036
2,619,941,611
60,500,425
2,680,442,036
-
2,434,370,522
103,556,082
2,537,926,604
142,515,432
13. Hutang Bank
2010
Rp
PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Jumlah
6,788,144,671
6,275,405,063
13,063,549,734
2009
Rp
8,000,000,000
6,500,000,000
14,500,000,000
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Avesta Continental Pack (ACP), anak perusahaan
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Niaga)
Berdasarkan perjanjian kredit No.020/FAT/JKT/07 tanggal 25 Januari 2007, yang telah mengalami
perubahan dengan perjanjian perubahan ke-5 tanggal 24 April 2009, ACP memperoleh fasilitas kredit
dari Niaga yaitu:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap 1
Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar Rp 5.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada
29 April 2009. Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga per tahun sebesar 1,5% di atas tingkat
bunga deposito berjangka. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka atas nama
Perusahaan (sebagai pemegang saham mayoritas) sejumlah Rp 5.157.957.787 pada
tahun 2009 (Catatan 4).
Saldo pinjaman ini pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 adalah nihil dan Rp 5.000.000.000.
Pinjaman ini sudah dilunasi dan tidak diperpanjang lagi sesuai dengan perjanjian tanggal
27 Oktober 2009.
b.
Fasilitas Pinjaman Tetap 2
Merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas kredit sebesar Rp 15.000.000.000 yang akan
jatuh tempo pada 29 Oktober 2010. Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga per tahun sebesar
sebesar 1,25% di atas tingkat bunga deposito berjangka. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan
deposito berjangka atas nama Perusahaan (sebagai pemegang saham mayoritas) masing-masing
sejumlah Rp 10.000.000.000 dan Rp 15.000.000.000 pada tahun 2010 dan 2009 (Catatan 4).
Pada tanggal 30 Juni 2010, tidak ada saldo atas pinjaman ini dan pada tanggal 30 Juni 2009,
saldo pinjaman ini sebesar Rp 1.500.000.000.
PT Bank Commonwealth (BC)
Berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Fasilitas Letter of Credit Impor No.312 dan No.313 tanggal
29 April 2008 dari Notaris K Anriz Nazaruddim Halim SH, ACP memperoleh fasilitas kredit dari BC
yaitu:
a. Fasilitas Overdraft
Merupakan fasilitas kredit overdraft yang merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas
kredit Rp 5.000.000.000 dengan tingkat bunga tahunan sebesar 12% yang telah jatuh tempo pada
30 April 2010 dan tidak diperpanjang lagi
b.
Fasilitas Demand Loan
Merupakan fasilitas kredit Demand Loan yang merupakan pinjaman jangka pendek dengan
batas kredit Rp 5.000.000.000 dengan tingkat bunga tahunan sebesar 12% yang telah jatuh tempo
pada 30 April 2010 dan tidak diperpanjang lagi
c.
Fasilitas Letter of Credit (LC)
Merupakan fasilitas kredit Letter of Credit Impor dalam bentuk Sight dan/atau Usance Letter of
Credit dengan batas kredit USD 1.500.000 yang akan telah tempo pada 30 April 2010 dan tidak
diperpanjang lagi.
Fasilitas ini dijamin dengan sertifikat-sertifikat HGB atas nama ACP sebesar Rp 24.800.000.000 dan
mesin sebesar Rp 50.181.550.000 (Catatan 10), piutang usaha sebesar Rp 30.000.000.000
(Catatan 5) dan jaminan dari Perusahaan.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 10 tanggal 27 Mei 2010 dari Notaris Safira Hayati, SH,
ACP memperoleh fasilitas kredit dari BII yaitu:
a.
Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (Fasilitas PRK)
Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar Rp 10.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada
tanggal 27 Mei 2011. Pinjaman ini digunakan untuk menunjang modal kerja dan dikenakan
tingkat bunga sebesar 10,25 % per tahun.
b.
Fasilitas Pinjaman Promes Berulang (Fasilitas PPB)
Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar Rp 40.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada
tanggal 27 Mei 2011. Pinjaman ini digunakan untuk menunjang modal kerja dan dikenakan tingkat
bunga sebesar 10,25 % per tahun.
c.
Fasilitas Letter of Credit (Fasilitas L/C)
Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar USD 2.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal
27 Mei 2011.
Saldo pinjaman ini pada tanggal 30 Juni 2010 adalah sebesar rp 6.275.405.063.
Fasilitas ini dijamin dengan sertifikat-sertifikat HGB atas nama ACP sebesar Rp 24.800.000.000 dan
mesin sebesar Rp 50.000.000.000 (Catatan 10), piutang usaha sebesar Rp 30.000.000.000
(Catatan 5)
Indogravure, anak perusahaan
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
Indogravure memperoleh beberapa fasilitas kredit dari NISP berdasarkan akta perjanjian kredit No. 14
tanggal 14 Agustus 2000 yang diaktakan oleh Notaris Hendra Karyadi S.H. Fasilitas kredit tersebut
telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan perubahan keempatbelas terhadap
perjanjian fasilitas kredit No. 42 tanggal 28 April 2009. Fasilitas kredit yang diberikan terdiri dari:
a. Fasilitas Demand Loan (DL)
Merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas kredit Rp 12.000.000.000 yang akan jatuh
tempo 28 Maret 2011. Pinjaman ini digunakan sebagai kredit modal kerja dan dikenakan tingkat
bunga per tahun sebesar tingkat suku bunga BI + 3% + liquidity premium 2%.
Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, fasilitas kredit yang digunakan masing-masing sebesar
Rp 6.500.000.000 dan Rp 8.000.000.000.
b.
Fasilitas Rekening Koran (R/K)
Merupakan pinjaman jangka pendek dengan plafon sebesar Rp 2.000.000.000 yang akan jatuh
tempo 28 Maret 2011. Pinjaman ini digunakan sebagai kredit modal kerja dan dikenakan tingkat
bunga per tahun sebesar tingkat suku bunga BI + 3% + liquidity premium 2%.
Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, fasilitas yang digunakan masing-masing sebesar
Rp 288.144.671 dan nihil.
Pinjaman tersebut dijamin dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 0039 atas nama
Indogravure (d/h Sri Arum Sunarto) yang terletak di Jl. Pahlawan No. 8 Desa Rempoa, Ciputat,
Tanggerang (Banten); seluruh mesin dan peralatan anak perusahaan, piutang usaha sebesar
Rp 13.000.000.000 dan persediaan sebesar Rp 9.000.000.000 (Catatan 5, 6 dan 10).
Berdasarkan perjanjian, Indogravure terikat dengan pembatasan tertentu, antara lain harus mendapat
ijin dahulu dari NISP untuk:
. melakukan penggabungan usaha;
. mengubah jenis usaha; dan
. menerima pinjaman.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
14. Hutang Usaha
a.
Berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Pihak ketiga
PT Wira Mustika
PT Alumindo Light Metal
PT Bersaudara Inti Corporation
PT Inkote Indonesia
PT Toyo Ink
PT Rajamas Wiratama
PT Mulya Adhi Paramita
PT Perdana Inkote
PT Inamulti Pack
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 milyar)
Jumlah
b.
5,741,400,280
3,419,070,395
3,031,303,906
2,630,715,749
1,562,311,864
1,529,888,233
1,172,338,379
1,150,053,436
1,004,319,324
16,628,559,919
37,869,961,484
1,457,969,199
569,178,520
1,322,322,100
1,691,730,248
2,459,403,980
1,919,335,506
423,233,565
1,685,834,156
647,614,464
35,954,019,460
35,954,019,460
Berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Belum jatuh tempo
Sudah jatuh tempo
Lebih 1 bulan sampai 3 bulan
Lebih 3 bulan sampai 6 bulan
Jumlah
c.
2009
Rp
2009
Rp
20,727,433,002
16,567,609,623
17,055,132,944
87,395,538
37,869,961,484
19,338,817,914
47,591,923
35,954,019,460
Berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Rupiah
Mata Uang Asing
US Dollar (2010: USD 1,919,985.93 ; 2009: USD 2,309,448.65)
Jumlah
2009
Rp
20,430,729,266
12,339,907,012
17,439,232,218
37,869,961,484
23,614,112,448
35,954,019,460
Tidak diperlukan jaminan atas hutang usaha yang diperoleh Perusahaan dan anak perusahaan.
15. Hutang Lain-lain
2010
Rp
Dividen
Uang Muka Pelanggan
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 juta)
Jumlah
3,910,675,991
900,584,029
165,503,566
4,976,763,586
2009
Rp
994,062,491
2,172,616,659
1,287,526,026
4,454,205,176
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
16. Hutang Sewa Pembiayaan
Pembayaran minimum sewa guna usaha berdasarkan perjanjian sewa guna usaha pada tanggal
30 Juni 2010 dan 2009, adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Jatuh Tempo pada Tahun
2009
2010
Jumlah Pembayaran Minimum
Bagian Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun
Jumlah
32,520,368
32,520,368
(32,520,368)
-
2009
Rp
167,213,096
240,402,969
407,616,065
(167,213,096)
240,402,969
Pada tahun 2007 ACP, anak perusahaan, mengadakan transaksi jual dan sewa - balik (sale and
leaseback) dengan PT Orix Indonesia Finance untuk jangka waktu 3 tahun (Catatan 10) dengan
tingkat bunga 12% per tahun untuk 3 bulan pertama dan selanjutnya sebesar ORIF Cost of Fund +
1,25% (direview setiap empat bulanan).
17. Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Pasca Kerja
Program Pensiun
ACP, anak perusahaan, menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk seluruh karyawan
tetapnya. Program ini memberikan imbalan pasca kerja berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan
masa kerja karyawan.
Program ini dikelola oleh Dana Pensiun Avesta Continental Pack (DPACP), yang telah memperoleh
izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia tanggal 2 Juni 1997 dalam Surat Keputusannya
No. Kep.316/KM.17/1997.
Pendanaan Dana Pensiun berasal dari kontribusi ACP yaitu sebesar 6,5% dari penghasilan
dasar pensiun.
Asumsi utama yang digunakan oleh PT Pointera Aktuarial Strategis, aktuaris independen, dalam
laporannya pada tanggal 15 Pebruari 2010 dan 5 Pebruari 2009 masing-masing pada tahun 2009 dan
2008, dalam menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai berikut:
Usia Pensiun Normal
Tabel Mortalita
Estimasi Kenaikan Gaji Dimasa Datang
Tingkat Diskonto
Tingkat Cacat
Tingkat Pengunduran Diri
Tingkat Pensiun Dipercepat
Metode
: 55 tahun
: Tabel Mortalita Indonesia (TMI) 99
: 5% per tahun
: 11% per tahun (2008:12% per tahun)
: 0,1% TMI 99
: 0,3% per tahun
: 0,3% per tahun
: Projected Unit Credit
Program Manfaat Karyawan
Perusahaan dan anak perusahaan mengakui kewajiban atas kekurangan antara imbalan pasca kerja
berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan imbalan pasti yang tersedia dalam program dana
pensiun. Anak perusahaan memberikan imbalan pasti tanpa pendanaan untuk karyawan yang
memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Asumsi utama yang digunakan oleh PT Pointera Aktuarial Strategis, aktuaris independen, dalam
laporannya pada tanggal 15 Pebruari 2010 dan 5 Pebruari 2009 masing-masing pada tahun 2009 dan
2008, dalam menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai berikut:
Usia Pensiun Normal
Tabel Mortalita
Estimasi Kenaikan Gaji Dimasa Datang
Tingkat Diskonto
Tingkat Cacat
Tingkat Pengunduran Diri
Tingkat Pensiun Dipercepat
Metode
: 55 tahun
: Tabel Mortalita Indonesia 99
: 5% - 6,5%
: 12% per tahun
: 0,1% Tabel Mortalita 99
: 0,3 - 0,5% per tahun
: 0,3 - 0,5% per tahun
: Projected Unit Credit
18. Hak Minoritas
Hak minoritas atas aset bersih anak perusahaan adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Anak Perusahaan
PT Avesta Continental Pack
PT Indogravure
Jumlah
2009
Rp
28,846,850,206
18,954,963,458
47,801,813,664
27,393,343,356
19,257,457,328
46,650,800,684
Hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan pada laporan laba rugi konsolidasian terdiri dari:
2009
Rp
2010
Rp
Anak Perusahaan
PT Avesta Continental Pack
PT Indogravure
Jumlah
2,570,517,287
3,628,169,509
6,198,686,796
1,081,346,897
5,461,895,183
6,543,242,080
19. Modal Saham
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 yaitu:
Jumlah Saham
Pemegang Saham
PT Kalbe Farma Tbk.
Purnosulianto (Direktur)
Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%)
Sub Jumlah
Modal Saham yang Diperoleh Kembali
Jumlah
30 Juni 2010
Persentase
Kepemilikan
%
Jumlah
Modal Saham
Rp
662,558,500
360
309,645,640
972,204,500
68.15
0.00
31.85
100.00
33,127,925,000
18,000
15,482,282,000
48,610,225,000
77,795,500
1,050,000,000
100.00
3,889,775,000
52,500,000,000
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Jumlah Saham
Pemegang Saham
PT Kalbe Farma Tbk.
Purnosulianto (Direktur)
Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%)
Sub Jumlah
Modal Saham yang Diperoleh Kembali
Jumlah
30 Juni 2009
Persentase
Kepemilikan
%
Jumlah
Modal Saham
Rp
662,558,500
225,360
337,131,640
999,915,500
66.26
0.02
33.72
100.00
33,127,925,000
11,268,000
16,856,582,000
49,995,775,000
50,084,500
1,050,000,000
100.00
2,504,225,000
52,500,000,000
20. Modal Saham yang Diperoleh Kembali
Berdasarkan surat manajemen kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(Bapepam-LK) tanggal 27 Januari 2009, Perusahaan akan melakukan pembelian kembali saham
Perusahaan. Transaksi ini sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK No.XI.B.3 Lampiran Keputusan
Ketua Bapepam-LK No. Kep 401/BL/2008 tanggal 9 Oktober 2008 perihal Pembelian Kembali Saham
Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berpotensi Krisis.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perusahaan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak
9.219.500 saham dengan nilai perolehan sejumlah Rp 1.215.290.983 untuk periode 30 Juni 2010 dan
sebanyak 68.576.000 saham dengan nilai perolehan sejumlah Rp 5.972.262.925 sampai dengan
tanggal 31 Desember 2009.
21. Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali
Akun ini merupakan selisih nilai transaksi entitas sepengendali yang berasal dari akuisisi saham
ACP, anak perusahaan, yang dilakukan Perusahaan dari PT Kalbe Farma Tbk. pada tahun 1997
sebesar (Rp 4.827.711.700).
22. Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan
Akun ini berasal dari tambahan modal disetor pada laporan keuangan Indogravure yang merupakan
modal sumbangan sebesar Rp 75.257.215. Tambahan modal disetor tersebut menyebabkan
timbulnya Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan sebesar Rp 29.357.108.
23. Penjualan Bersih
2010
Rp
Alumunium foil
Kemasan kotak karton
Jumlah
244,818,747,158
39,853,924,590
284,672,671,748
2009
Rp
201,810,735,466
32,605,113,147
234,415,848,613
Penjualan bersih kepada pihak hubungan istimewa masing-masing untuk periode 30 Juni 2010 dan
2009 adalah 34,21% dan 32,75% (Catatan 26).
Penjualan kepada PT Bintang Toedjoe melebihi 10% dari jumlah penjualan masing-masing sebesar
Rp 35.928.743.438 dan Rp 25.884.514.378 pada periode 30 Juni 2010 dan 2009.
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
24. Beban Pokok Penjualan
2010
Rp
2009
Rp
Bahan Baku Digunakan
Tenaga Kerja Langsung
Beban Pabrikasi
Jumlah Beban Produksi
205,829,766,598
16,558,290,576
24,739,669,210
247,127,726,384
165,809,147,093
14,701,555,868
20,690,600,510
201,201,303,471
Persediaan Barang dalam Proses
Awal Periode
Akhir Periode
Beban Pokok Produksi
4,359,195,211
(6,145,825,620)
245,341,095,975
11,716,973,621
(8,425,808,764)
204,492,468,328
Persediaan Barang Jadi
Awal Periode
Akhir Periode
Jumlah Beban Pokok Penjualan
15,557,401,832
(13,977,367,016)
246,921,130,791
14,218,314,848
(12,738,765,337)
205,972,017,839
Pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pembelian bersih untuk periode 30 Juni 2010
dan 2009 merupakan pembelian bahan baku kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:
2010
Rp
PT Alumindo Light Metal Industry Tbk
Sumisho Paper Co. Ltd
Jumlah
37,774,832,010
26,332,226,412
64,107,058,422
2009
Rp
25,970,318,235
25,982,305,517
51,952,623,752
25. Beban Usaha
a. Beban Penjualan
2010
Rp
Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan
Iklan, Pameran dan Promosi
Ongkos angkut
Perjalanan
Biaya Sewa
Listrik, Air dan Telepon
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta)
Jumlah
2,901,211,897
2,140,527,243
641,238,016
434,664,307
331,675,000
124,033,663
624,152,793
7,197,502,919
2009
Rp
2,590,764,207
339,238,368
867,574,749
47,878,450
311,160,812
114,726,681
463,307,710
4,734,650,977
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
b. Beban Umum dan Administrasi
2010
Rp
Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan
Pemeliharaan dan Perbaikan
Beban Pensiun
Penyusutan (Catatan 9)
Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Honorarium Profesional
Listrik, Air dan Telepon
Perjalanan
Biaya Sewa
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta)
Jumlah
2009
Rp
4,603,294,716
2,597,417,372
694,974,036
519,512,518
277,179,757
234,366,397
247,187,069
146,026,780
124,375,000
860,790,544
10,305,124,189
4,643,057,807
398,423,480
694,986,351
680,492,063
154,302,300
328,077,655
201,055,878
89,396,430
138,670,000
364,468,160
7,692,930,124
c. Beban Penelitian dan Pengembangan
Pengembangan Pasar dan Produk
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 10 juta)
Jumlah
2010
Rp
2009
Rp
274,281,406
26,554,084
300,835,490
135,099,504
80,488,727
215,588,231
26. Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
a. Transaksi dengan
penjualan.
pihak hubungan istimewa terdiri dari piutang usaha, piutang lain-lain,
Piutang Usaha
PT Bintang Toedjoe
PT Dankos Farma
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Sanghiang Perkasa
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
PT Finusol Prima Farma International
Lainnya
Jumlah
30 Juni 2010
Rp
30 Juni 2009
Rp
21,937,468,172
8,721,746,905
6,679,306,259
4,830,928,353
2,454,730,461
1,288,205,528
35,619,023
55,527,486
46,003,532,187
14,711,371,983
8,811,616,502
6,620,764,400
3,012,238,019
1,525,566,270
400,078,849
56,285,433
265,898,414
35,403,819,870
Persentase Terhadap
Jumah Aset
30 Juni 2010
30 Juni 2009
%
%
6.45
2.57
1.97
1.42
0.72
0.38
0.01
0.02
13.54
4.66
2.79
2.10
0.95
0.48
0.13
0.02
0.08
11.21
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
Penjualan Hubungan Istimewa
PT Bintang Toedjoe
PT Dankos Farma
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Sanghiang Perkasa
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
PT Finusol Prima Farma International
Jumlah
Persentase Terhadap
Jumlah Penjualan Bersih
30 Juni 2010
30 Juni 2009
%
%
30 Juni 2010
Rp
30 Juni 2009
Rp
35,928,743,438
21,326,115,742
19,020,580,295
12,812,508,786
6,322,764,891
1,637,305,690
334,689,060
97,382,707,902
25,884,514,378
21,244,709,219
16,648,799,849
7,599,324,738
4,100,490,538
1,007,665,245
315,276,475
76,800,780,442
12.62
7.49
6.68
4.50
2.22
0.58
0.12
34.21
11.04
9.06
7.10
3.24
1.75
0.43
0.13
32.75
b. Sifat Hubungan Istimewa
Pihak Hubungan Istimewa
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Bintang Toedjoe
PT Dankos Farma
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Sanghiang Perkasa
PT Dankos Farma
PT Finusol Prima Farma International
PT Saka Farma Laboratories
PT Asuransi Mitra Maparya
Hubungan Dengan Perusahaan
Pemegang Saham
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Tergabung dalam Grup Kalbe
Sifat Saldo Akun/Transaksi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Penjualan Barang Jadi
Asuransi
27. Laba per Saham
Perhitungan laba per saham dalam Rupiah penuh adalah sebagai berikut:
Jumlah saham
Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar (penyebut) untuk tujuan perhitungan laba per saham
untuk periode 2010 dan 2009 masing-masing sebanyak 973.557.833 dan 1.015.643.167 saham.
Laba per Saham Dasar
Laba per saham adalah sebagai berikut:
2010
Rp
Laba Bersih (Rupiah Penuh)
Jumlah Saham Biasa Beredar (Lembar)
Awal Periode
Pembelian Kembali Modal Saham
Januari
Pebruari
Maret
April
Mei
Juni
Jumlah
Rata-rata tertimbang
Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh)
2009
Rp
13,010,242,502
9,000,381,401
981,424,000
1,050,000,000
(4,301,500)
(3,317,000)
(1,601,000)
972,204,500
973,557,833
13.36
(22,744,000)
(12,769,500)
(11,507,000)
(3,812,000)
748,000
999,915,500
1,015,634,167
8.86
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
28. Dividen Tunai dan Cadangan Umum
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 163 tanggal 24 Mei 2010 oleh
Notaris DR Irawan Soerodjo, SH, MS disetujui membagikan dividen sebesar Rp 2.916.613.500 dari
perolehan laba tahun 2009 atau Rp 3 per saham dan menetapkan cadangan umum sebesar
Rp 247.408.666.
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 97 tanggal 13 Mei 2009 oleh
Notaris DR Irawan Soerodjo, SH, MS disetujui membagikan dividen sebesar Rp 2.997.496.561 dari
perolehan laba tahun 2008 atau Rp 3 per saham dan menetapkan cadangan umum sebesar
Rp 73.484.840.
29. Informasi Segmen
Untuk tujuan pelaporan manajemen, saat ini Perusahaan dan anak perusahaan dibagi
dalam 2 kelompok utama kegiatan usaha, kemasan alumunium foil dan kemasan kotak karton.
Segmen ini menjadi dasar pelaporan informasi segmen primer Perusahaan dan anak perusahaan.
a.
Segmen Primer
2010
Alumunium foil
Kemasan Kotak
Eliminasi
Konsolidasi
Rp
Rp
Karton
Rp
Rp
Pendapatan
Eksternal
Antar Segmen
Jumlah Pendapatan Bersih
244,818,747,158
39,853,924,590
58,992,775
12,505,600
(71,498,375)
244,877,739,933
39,866,430,190
(71,498,375)
-
284,672,671,748
284,672,671,748
Hasil Segmen
32,879,008,415
4,872,532,543
-
37,751,540,958
Beban Usaha
(14,983,269,631)
(2,820,192,968)
-
(17,803,462,599)
Keuntungan Penjualan Aset Tetap
136,227,273
342,660,819
-
478,888,092
Penghasilan Bunga
372,617,618
2,491,953,741
-
2,864,571,359
Beban Bunga dan Keuangan
(438,306,966)
(12,345,966)
-
(450,652,932)
Keuntungan (Kerugian) Kurs Mata Uang Asing
312,975,050
(13,488,208)
-
299,486,842
1,375,090,223
662,373,755
-
2,037,463,978
Lain-lain
Laba Anak Perusahaan
8,355,774,769
(8,355,774,769)
Laba sebelum Pajak Penghasilan
19,654,341,982
-
13,879,268,485
(8,355,774,769)
Beban Pajak Penghasilan
(5,005,479,023)
(963,427,377)
Hak minoritas
(3,628,169,509)
Laba bersih
11,020,693,450
12,915,841,108
205,838,807,949
220,204,844,729
-
(2,570,517,287)
-
25,177,835,698
(5,968,906,400)
(6,198,686,796)
13,010,242,502
Aset dan Kewajiban
Aset Segmen
(86,151,400,156)
Jumlah Aset
Kewajiban Segmen
Kewajiban Segmen yang Tidak Dapat Dialokasi
Jumlah Kewajiban
339,892,252,522
-
Aset yang Tidak Dapat Dialokasi
339,892,252,522
55,670,910,163
20,322,867,387
(62,385,213)
75,931,392,337
75,931,392,337
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
2010
Alumunium foil
Kemasan Kotak
Eliminasi
Konsolidasi
Rp
Rp
Karton
Rp
Rp
Informasi Lainnya
Pengeluaran Modal
5,267,952,572
1,483,642,026
Beban Penyusutan dan Amortisasi
3,333,822,761
3,968,953,696
108,186,375
-
6,751,594,598
7,410,962,832
Arus Kas dari Operasi
Penerimaan dari Pelanggan
254,292,604,062
38,013,834,085
(145,973,975)
292,160,464,172
Pembayaran ke Pemasok dan Karyawan
(231,396,915,728)
(35,761,205,415)
145,973,975
(267,012,147,168)
(14,491,210,581)
(2,311,036,320)
-
Penerimaan Lainnya
1,345,331,811
2,479,607,776
-
Jumlah Arus Kas dari Operasi
9,749,809,564
2,421,200,126
0
12,171,009,690
(3,809,893,572)
(1,483,642,026)
(1,458,059,000)
(6,751,594,598)
136,227,273
5,621,143,632
(3,673,666,299)
4,137,501,606
Pembayaran Pajak Penghasilan
(16,802,246,901)
3,824,939,587
Arus Kas dari Investasi
Perolehan Aset Tetap
Hasil Penjualan Aset Tetap
Jumlah Arus Kas untuk Investasi
(1,458,059,000)
5,757,370,905
(994,223,693)
Arus Kas dari Pendanaan
Penerimaan Hutang Bank
22,602,685,108
-
-
22,602,685,108
Pembayaran Hutang Bank
(9,539,135,374)
-
-
(9,539,135,374)
(192,732,785)
-
-
(19,989,000,000)
-
Pembayaran Hutang Sewa Pembiayaan
Pembayaran Dividen
-
Pembelian Kembali Saham
Jumlah Arus Kas dari Pendanaan
(7,118,183,051)
12,251,138,000
(1,215,290,983)
(1,215,290,983)
12,251,138,000
(192,732,785)
(7,737,862,000)
(1,215,290,983)
3,917,663,966
2009
Alumunium foil
Kemasan Kotak
Eliminasi
Konsolidasi
Rp
Rp
Karton
Rp
Rp
Pendapatan
Eksternal
Antar Segmen
Jumlah Pendapatan Bersih
201,810,735,466
29,641,560
201,840,377,026
32,605,113,147
32,605,113,147
(29,641,560)
(29,641,560)
234,415,848,613
234,415,848,613
Hasil Segmen
23,060,130,366
5,383,700,408
-
28,443,830,774
Beban Usaha
(9,525,980,862)
(3,117,188,470)
-
(12,643,169,332)
Keuntungan Penjualan Aset Tetap
Penghasilan Bunga
322,742,429
44,084,575
-
322,742,429
2,979,781,414
-
-
3,023,865,989
(915,445,844)
Beban Bunga dan Keuangan
(898,154,745)
(17,291,099)
-
Keuntungan (Kerugian) Kurs Mata Uang Asing
616,856,073
(157,746,931)
-
459,109,142
Lain-lain
571,145,344
1,487,886,370
-
2,059,031,714
3,515,047,793
(3,515,047,793)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
14,190,823,180
10,074,189,485
(3,515,047,793)
Beban Pajak Penghasilan
(4,132,533,307)
(1,073,808,084)
Hak minoritas
(5,461,895,183)
Laba bersih
4,596,394,690
Laba Anak Perusahaan
-
9,000,381,401
-
20,749,964,872
(5,206,341,391)
(1,081,346,897)
(6,543,242,080)
(4,596,394,690)
9,000,381,401
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
2009
Alumunium foil
Kemasan Kotak
Eliminasi
Konsolidasi
Rp
Rp
Karton
Rp
Rp
Aset dan Kewajiban
Aset Segmen
200,054,927,967
204,796,766,220
(89,263,771,619)
Aset yang Tidak Dapat Dialokasi
-
Jumlah Aset
Kewajiban Segmen
315,587,922,568
315,587,922,568
64,358,778,926
9,802,756,992
854,687,523
Kewajiban Segmen yang Tidak Dapat Dialokasi
75,016,223,441
-
Jumlah Kewajiban
75,016,223,441
Informasi Lainnya
Pengeluaran Modal
1,171,338,210
47,915,560
Beban Penyusutan dan Amortisasi
5,676,534,055
1,428,156,035
108,186,375
-
1,219,253,770
7,212,876,465
Arus Kas dari Operasi
Penerimaan dari Pelanggan
207,267,482,465
33,077,564,425
(232,254,529)
240,112,792,361
Pembayaran ke Pemasok dan Karyawan
(202,341,313,103)
(28,271,643,815)
232,254,529
(230,380,702,389)
(7,735,491,846)
(1,922,407,008)
Pembayaran Pajak Penghasilan
Penerimaan Restitusi Pajak
313,220,753
Penerimaan Lainnya
(724,508,767)
(3,220,610,498)
Jumlah Arus Kas dari Operasi
-
-
(9,657,898,854)
-
313,220,753
2,832,928,912
-
2,108,420,145
5,716,442,514
-
2,495,832,016
Arus Kas dari Investasi
Pencairan Investasi Jangka Pendek
-
56,508,812,609
-
56,508,812,609
Penempatan Investasi Jangka Pendek
-
(31,343,641,106)
-
(31,343,641,106)
Hasil penjualan Aset Tetap
Perolehan Aset Tetap
Jumlah Arus Kas untuk Investasi
-
899,457,629
(1,171,338,210)
(47,915,560)
-
(1,219,253,770)
(271,880,581)
25,117,255,943
-
24,845,375,362
899,457,629
-
Arus Kas dari Pendanaan
Penerimaan Hutang Bank
19,559,736,436
-
-
19,559,736,436
Pembayaran Hutang Bank
(19,816,253,868)
-
-
(19,816,253,868)
Pembayaran Hutang Sewa Pembiayaan
Pembayaran Dividen
Pembelian Kembali Saham
Jumlah Arus Kas untuk Pendanaan
b.
(153,532,370)
(1,102,500,000)
(1,512,549,802)
(2,871,852,743)
-
(153,532,370)
-
(3,974,352,743)
(3,589,202,418)
-
(3,589,202,418)
(6,461,055,161)
-
(7,973,604,963)
Segmen Geografis
Operasi Perusahaan dan anak perusahaan berlokasi di wilayah Indonesia yang memiliki risiko
dan imbalan yang relatif sama.
Berikut ini adalah penjualan bersih Perusahaan dan anak perusahaan berdasarkan pasar
geografis:
2010
2009
Rp
Rp
Penjualan bersih
Lokal
283,386,859,836
230,647,405,578
Ekspor
1,285,811,912
3,768,443,035
Jumlah
284,672,671,748
234,415,848,613
PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2010 dan 2009
(Dalam Rupiah Penuh - Tidak Diaudit)
30. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai aset dan
kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
2010
USD
Ekuivalen Rp
Aset
Kas dan Setara kas
Piutang Usaha
Jumlah Aset
317,431.92
118,431.71
435,863.63
2,883,234,096
1,075,715,228
3,958,949,324
Kewajiban
Hutang Usaha
Jumlah Kewajiban
Kewajiban - Bersih
1,919,985.93
1,919,985.93
(1,484,122.30)
17,439,232,218
17,439,232,218
(13,480,282,894)
2009
USD
Ekuivalen Rp
Aset
Kas dan Setara kas
Piutang Usaha
Jumlah Aset
140,523.57
436,623.39
577,146.96
1,436,853,515
4,464,474,160
5,901,327,675
Kewajiban
Hutang Usaha
Jumlah Kewajiban
Kewajiban - Bersih
2,309,448.65
2,309,448.65
(1,732,301.69)
23,614,112,448
23,614,112,448
(17,712,784,773)
31. Peristiwa Setelah Tanggal Neraca
PT Kalbe Farma Tbk (KF), selaku pemegang saham mayoritas Perusahaan, melalui surat keterbukaan
informasi kepada Bapepam - LK No. 041/CSEC-KF/VII-10 tanggal 20 Juli 2010, melaporkan bahwa
pada tanggal 19 Juli 2010, KF telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement
(CSPA) dengan PT Kingsford Holdings sehubungan dengan rencana jual beli dan pengalihan
610.058.500 saham milik KF dalam Perusahaan atau mewakili 58,10% dari seluruh saham yang telah
dikeluarkan dan disetor penuh Perusahaan, dengan harga penjualan sebesar Rp 185 per saham atau
sejumlah Rp 112.860.822.500.
Rencana transaksi tersebut di atas akan dilakukan dengan memperhatikan syarat-syarat pendahuluan
serta syarat dan/atau kondisi lainnya sebagaiman diatur dalam CSPA dan/atau dokumen terkait
lainnya dan karenanya akan berlaku efektif setelah dipenuhinya seluruh syarat san/atau kondisi
tersebut.
32. Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggungjawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang
diselesaikan pada tanggal 28 Juli 2010.
Download