9. Sebutkan beberapa unsure yang terdapat dalam tindak administrasi Negara
dalam bidang hukum publik
1) Tindakan Hukum
Sebagai tindakan hukum, tidak administrasi Negara melahirkan hak dan
kewajiban
2) Sepihak
Tindakan itu harus mengatur dan memaksa, tindakan hukum administrasi
dilaksanakan sepihak oleh pemerintah dalam bentuk yang diterapkan
penanganannya oleh kekuatan hukum yang mengikatnya.
3) Dibidang Pemerintahan
Tidak dapat menambah ke dalam bidang lain (legislative dan atau
yudikatif), walaupun dalam praktek ketiganya kekuasaan tersebut sulit
untuk dipisahkan secara tegas.
4) Berdasarkan wewenang luar biasa
Menurut Prins, kekuasaan diperoleh dari undang-undang yang diberikan
khusus/istimewa pada pemerintah, tidak diberikan pada badan swasta.
10. Tindak administrasi Negara dalam bidang hukum publik dapat terdiri dari 2
bagian, uraikan secara singkat.
1) TIndak administrasi Negara bersegi dua (tweezijdige publiek rechtelijke
handeligen). Dalam tindakan hukum yang bersegi dua (perjanjian/
overeenkoust) ada penyesuaian kehendak (wilsovereenkonst) antara dua
pihak yang diatur oleh hukum istimewa, yaitu peraturan hukum publik,
bukan diatur hukum biasa/KUHPerdata.
Contohnya kortverband contract, yaitu perjanjian kerja jangka pendek
dilingkungan tenaga asing. Kontrak antara maskapai minyak asing dan
pemerintah berdasarkan undang-undang no.
tauhun 1970 tentang
penanaman modal asing, perjanjian masuk dinas angkatan darat/laut.
2) Tindak administrasi Negara bersegi satu.
Dalam bidang ini akan menghasilkan berbagai keputusan dalam arti luas,
antara lain:
a. Pengaturan (revering besluit), yaitu keputusan pelaksanaan (politieks
daad), sifat keputusan adalah umum, abstrak, dan berlaku terus menerus
(daver haflig, disebut juga delegated legislation).
b. Rencana (plan)
Menurut Prajudi Atmosudirjo, rencana merupakan seperangkat
tindakan terpadu dengan tujuan agar tercipta suatu keadaan yang tertib
bilamana tindakan tersebut selesai direalisasikan. Suatu rencana
menunjukkan kebijakan yang akan dijalankan oleh administrasi Negara
pada suatu lapangan tertentu.
11. Apa yang dimaksud dengan norma dan legislasi semu?
1) Nama jabatan (concrete normgering)
AD Belinfante menyebutnya sebagai norma konkret, yaitu: “suatu tindakan
hukum administrasi Negara yang dapat memberikan isi yang konkrit serta
pelaksanaan praktis menurut waktu dan tempat pada ketentuan umum yang
mengikat”.
2) Legislasi semu
“Penciptaan peraturan hukum oleh administrasi Negara yang dimaksudkan
sebagai garis-garis pedoman pelaksanaan kebijakan (policy) untuk
menjalankan suatu ketentuan undang-undang yang dipulikasikan secara
luas.
12. Sebutkan syarat yang harus dipenuhi dalam menyusun peraturan kebijakan
menurut:
13. Sebutkan keuntungan dan kerugian pemanfaatan lembaga keperdataan :
1) Keuntungan pemanfaatan lembaga keperdataan antara lain:
a. Ketegangan yang disebabkan oleh tindakan yang bersifat sepihak dari
pemerintah dapat dikurangi.
b. Tindakan hukum perdata hampir selalu dapat memberikan jaminan
kebendaan.
c. Sering terjadi pada saat jalur hukum publik mengalami kebuntuan jalur
hukum perdata dapat member jalan keluar.
d. Lembaga keperdataan selalu dapat diterapkan untuk segala keperluan
karena sifatnya fleksibel dan jelas sebagai suatu instrument.
e. Para pihak bebas menentukan perjanjian, walupun pada dasarnya
dibatasi undang-undang. Ketentuan undang-undang bersifat memaksa
untuk bentuk perjanjian. Sementara itu, isi perjanjian bergantung
kesepakatan para pihak.
2) Kerugian:
a. Penggunaannya oleh pemerintah tidak selalu pasti dimungkinkan, yaitu
dalam hal untuk mencapai tujuan pemerintah yang bersedia bentuknya
menurut hukum politik”.
b. Pengaturan pembagian wewenang intern jajaran pemerintah kadang
menjadi kacau.
c. Efektivitas pengawasan preventif dan represif maupun jalur banding
administrative kadan tidak dapat ditempuh.
d. Pemerintah dengan kedudukannya yang khusus (menjaga dan
memelihara kepentingan umum) menuntut kedudukan yang khusus pola
dalam hubungan hukum keperdataan, yang dapat mengakibatkan
pemutusan sepihak oleh perjanjian yang telah diadakan dengan warga.
e. Mudah menjurus
pada deteurnement de procedure, artinya dengan
menempuh jalur perdata lalu menyimpang dari jaminan prosesual atau
jaminan lain yang dapat diberikan hukum publik.
14. Apa yang dimaksud keputusan menurut “prins” dan sebutkan unsur-unsurnya
Keputusan adalah suatu tindakan hukum yang bersifat sepihak dalam bidang
pemerintahan,
dilakukan
oleh
suatu
badan
wewenangngya yang luar biasa.
“Pengertian tersebut mengandung 5 unsur yaitu:
1) Adanya tindakan hukum
2) Bersifat sepihak
3) Dalam bidang pemerintahan
4) Dilakukan oleh badan pemerintah
5) Berdasarkan wewenangnya yang luar biasa.
pemerintah
berdasarkan
15. Apa yang dimaksud dengan :
1) Keputusan merupakan tindakan hukum
“Sebagai tindakan hukum ia melahirkan hak dan atau kewajiban atau
disebut keputusan positif misalnya sertifikat tanah” memberikan hak
kepada orang-orang yang namanya tercantum di dalam sertifikat tersebut
untuk
menggunakan
tanahnya
secara
leluasa
dan”
meletakkan
kewajibannya, yaitu membayar pajak atas tanah.
2) Keputusan merupakan perbuatan hukum yang bersifat sebelah pihak
“Maka
tindakan
hukum
itu
harus
bersifat
hukum
publik
(publiekrechtelijk) artinya tindakan itu harus bersifat memaksa, bukan
hanya mengatur, misalnya: pencabutan hak milik atas tanah seseorang
untuk kepentingan umum (contoh: pelebaran jalan) harus berdasarkan
peraturan perundang-undangan.
3) Wewenang luar biasa menurut Prins
Adalah kekuatan yang diperoleh dari undang-undang yang diberikan
khusus/istimewa kepada pemerintah/adminsitrasi Negara, tidak diberikan
kepada badan-badan swasta.
Download

Hukum+Administrasi+Negara