tugas mata kuliah fisika dasar cahaya dan sifat * sifatnya

advertisement
TUGAS MATA KULIAH FISIKA DASAR
CAHAYA DAN SIFAT – SIFATNYA
DI SUSUN OLEH :
LISMAWATI (201591025)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
2016
PETA KONSEP
PENGERTIAN
CAHAYA
PANTULAN
CAHAYA
BERGANTUNG
KEPADA JENIS
PERMUKAAN
WARNA-WARNA
DALAM CAHAYA
MATAHARI
TEORI TENTANG
CAHAYA
KECEPATAN
CAHAYA
PERUBAHAN
DALAM
KELAJUAN
CAHAYA
ALAT-ALAT YANG
BERFUNGSI
BERDASARKAN PRINSIP
PEMBAHASAN CAHAYA
INDEKS
BIAS
ALAT
OPTIK
SIFAT-SIFAT
CAHAYA
DAMPAK
RADIASI
PONSEL BAGI
KESEHATAN
JENIS-JENIS
CERMIN
PENCEGAHAN
DAN
PENGURANG
AN RADIASI
PENGERTIAN CAHAYA
 Cahaya merupakan sejenis energi berbentuk gelombang
elekromagnetik yang bisa dilihat dengan mata dan
gelombang ini tentunya membawa energi.Jadi sebenarnya
cahaya itu sendiri merupakan salah satu bentuk
energi.Energi ini bergerak bersama gelombang itu sendiri.
Cahaya juga merupakan dasar ukuran meter: 1 meter adalah
jarak yang dilalui cahaya melalui vakum pada 1/299,792,458
detik. Kecepatan cahaya adalah 299,792,458 meter per
detik.Cahaya juga memiliki sifat sebagai partikel yang biasa
disebut foton.Karena itulah cahaya bisa juga dipandang
sebagai kumpulan banyak partikel yang tidak bermassa yang
bergerak dengan kecepatan 3×10^8 m/s.
 Gelombang elektromagnetik dapat digambarkan sebagai dua buah
gelombang yang merambat secara transversal pada dua buah bidang
tegak lurus yaitu medan magnetik dan medan listrik. Merambatnya
gelombang magnet akan mendorong gelombang listrik, dan sebaliknya,
saat merambat, gelombang listrik akan mendorong gelombang magnet.
Diagram di atas menunjukkan gelombang cahaya yang merambat dari
kiri ke kanan dengan medan listrik pada bidang vertikal dan medan
magnet pada bidang horizontal.Cahaya diperlukan dalam kehidupan
sehari-hari. Matahari adalah sumber cahaya utama
diBumi. Tumbuhan hijau memerlukan cahaya untuk membuat
makanan.Sifat-sifat cahaya ialah, cahaya bergerak lurus ke semua
arah.Buktinya adalah kita dapat melihat sebuah lampu yang menyala
dari segala penjuru dalam sebuah ruang gelap.Apabila cahaya
terhalang, bayanganyang dihasilkan disebabkan cahaya yang bergerak
lurus tidak dapat berbelok, namun cahaya dapat dipantulkan.Keadaan
ini disebut sebagai pantulan cahaya. Cahaya dipesongkan apabila
bergerak secara serong melalui medium yang berbeza seperti melalui
udara melalui kacamelalui air . Keadaan ini disebut sebagai pembiasan
cahaya. Cahaya bergerak lebih laju melalui udara daripada melalui air .
Cahaya juga bergerak lebih laju melalui udara daripada melalui
kaca.Oleh itu cahaya yang bergerak secara serong dipesong kanapa
bila melalui dua medium yang berbeda.Cahaya yang bergerak lurus
melalui medium yang berbeda tidak dibiaskan.Cahaya dibiaskan
apabila bergerak miring melalui medium yang berbeda seperti dari
udara ke kaca lalu melewati air.Keadaan ini disebut sebagai
pembiasan cahaya.Hal ini karena cahaya bergerak lebih cepat di
medium yang kurang padat.Namun cahaya yang datang dengan sudut
datang 90 derajat, (tegak lurus) melalui medium yang berbeda tidak
dibiaskan. Contoh hal pembiasan dalam hal sehari-hari adalah seperti
pada kasus sedotan minuman yang kelihatan bengkok dan lebih besar
di dalam air , atau pada kasus dasar kolam kelihatan lebih cetek dari
kedalaman sebenarnya.
TEORI TENTANG
CAHAYA

a.
Teori abad ke-10.
Ilmuwan Abu Ali Hasan Ibn AlHaitham (965–sekitar 1040), dikenal
juga sebagai Alhazen, mengembangkan
teori yang menjelaskan penglihatan,
menggunakan geometri dan
anatomi.Teori itu menyatakan bahwa
setiap titik pada daerah yang tersinari
cahaya, mengeluarkan sinar cahaya ke
segala arah, namun hanya satu sinar
dari setiap titik yang masuk ke mata
secara tegak lurus yang dapat dilihat.
Cahaya lain yang mengenai mata tidak
secara tegak lurus tidak dapat dilihat.
Dia menggunakan kamera lubang
jarum sebagai contoh, yang
menampilkan sebuah citra
terbalik.Alhazen menganggap bahwa
sinar cahaya adalah kumpulan partikel
kecil yang bergerak pada kecepatan
tertentu.Dia juga mengembangkan
teoriPtolemy tentang refraksi cahaya
namun usaha Alhazen tidak dikenal
diEropa sampai pada akhir abad 16.
 b.
Teori Partikel.
Isaac Newton menyatakan
dalam Hypothesis of
Light pada1675 bahwa cahaya
terdiri dari partikel halus
(corpuscles) yang memancar ke
semua arah dari sumbernya.
Teori ini dapat digunakan untuk
menerangkan pantulan cahaya,
tetapi hanya dapat
menerangkan pembiasan denga
n menganggap cahaya menjadi
lebih cepat ketika
memasuki medium yang padat
tumpat karena daya
tarik gravitasi lebih kuat

C. Teori Gelombang ( atau Ray ).
Christiaan Huygens menyatakan
dalam abad ke-17 yang cahaya
dipancarkan ke semua arah sebagai
ciri-ciri gelombang.Pandangan ini
menggantikan teori partikel halus.Ini
disebabkan oleh karena gelombang
tidak diganggu oleh gravitasi, dan
gelombang menjadi lebih lambat ketika
memasuki medium yang lebih padat.
Teori gelombang ini menyatakan
bahwa gelombang cahaya akan
berinterferensi dengan gelombang
cahaya yang lain seperti
gelombang bunyi (seperti yang disebut
olehThomas Young pada kurun ke-18),
dan cahaya
dapat dipolarisasikan. Kelemahan teori
ini adalah gelombang cahaya seperti
gelombang bunyi, memerlukan medium
untuk dihantar.Suatu hipotesis yang
disebut luminiferous aether telah
diusulkan, tetapi hipotesis itu tidak
disetujui

d.
Teori Elektromagnetik.
Pada 1845 Faraday menemukan bahwa
sudut polarisasi dari sebuah sinar cahaya
ketika sinar tersebut masuk melewati
material pemolarisasi dapat diubah
dengan medan magnet.Ini adalah bukti
pertama kalau cahaya berhubungan
dengan Elektromagnetisme. Faraday
mengusulkan pada tahun 1847 bahwa
cahaya adalah getaran elektromagnetik
berfrekuensi tinggi yang dapat bertahan
walaupun tidak ada medium. Teori ini
diusulkan oleh James Clerk
Maxwell pada akhir abad ke19,menyebut bahwa gelombang cahaya
adalah gelombang elektromagnet
sehingga tidak memerlukan medium
untuk merambat. Pada permukaannya
dianggap gelombang cahaya disebarkan
melalui kerangka acuan yang tertentu,
seperti aether, tetapi teori
relativitas khusus menggantikan
anggapan ini.
Teori elektromagnet menunjukkan
yang sinar kasat mata adalah
sebagian daripada spektrum
elektromagnet.Teknologi
penghantaran radio diciptakan
berdasarkan teori ini dan masih
digunakan. Kecepatan cahaya
yang konstan berdasarkan
persamaan Maxwell berlawanan
dengan hukum-hukum mekanis
gerakan yang telah bertahan sejak
zaman Galileo, yang menyatakan
bahwa segala macam laju adalah
relatif terhadap laju sang
pengamat. Pemecahan terhadap
kontradiksi ini kelak akan
ditemukan oleh Albert Einstein.
 e.
Teori Kuantum.
Teori ini di mulai pada abad ke19 oleh Max Planck , yang
menyatakan pada
tahun 1900 bahwa sinar cahaya
adalah terdiri dari paket
(kuantum) tenaga yang dikenal
sebagai photon. Penghargaan
Nobel menghadiahkan Planck
anugerah fisika pada 1918 untuk
kerja-kerjanya dalam
penemuan teori
kuantum, walaupun dia
bukannya orang yang pertama
memperkenalkan prinsip asas
partikel cahaya.
 e.
Teori Kuantum.
Teori ini di mulai pada abad ke19 oleh Max Planck , yang
menyatakan pada
tahun 1900 bahwa sinar cahaya
adalah terdiri dari paket
(kuantum) tenaga yang dikenal
sebagai photon. Penghargaan
Nobel menghadiahkan Planck
anugerah fisika pada 1918 untuk
kerja-kerjanya dalam
penemuan teori
kuantum, walaupun dia
bukannya orang yang pertama
memperkenalkan prinsip asas
partikel cahaya.

f.
Teori Dualitas Partikel-Gelombang.
Teori ini menggabungkan tiga teori yang
sebelumnya, dan menyatakan bahwa cahaya
adalah partikel dan gelombang.Ini adalah teori
modern yang menjelaskan sifat-sifat cahaya, dan
bahkan sifat-sifat partikel secara umum. Teori
ini pertama kali dijelaskan oleh Albert
Einstein pada awal abad 20, berdasarkan dari
karya tulisnya tentang efek fotolistrik , dan
hasil penelitian Planck. Einstein menunjukkan
bahwa energi sebuah foton sebanding dengan
frekuensinya.Lebih umum lagi, teori tersebut
menjelaskan bahwa semua benda mempunyai
sifat partikel dan gelombang, dan berbagai
macam eksperimen dapat di lakukan untuk
membuktikannya. Sifat partikel dapat lebih
mudah dilihat apabila sebuah objek mempunyai
massa yang besar. Pada pada tahun 1924
eksperimen oleh Louis
de Broglie menunjukan elektron juga
mempunyai sifat dua litas partikel-gelombang.
Einstein mendapatkan penghargaan Nobel pada
tahun 1921 atas karyanya tentang dualitas
partikel-gelombang pada foton, dan de Broglie
mengikuti jejaknya pada tahun 1929 untuk
partikel-partikel yang lain.
ALAT YANG BERFUNGSI BERDASARKAN PRINSIP
PEMBAHASAN CAHAYA
 Kaca pembesar
 Mikroskop
 Teleskop
 Lup
 Teropong
PANTULAN CAHAYA BERGANTUNG PADA JENIS
PERMUKAAN
 Citra dapat dilihat di dalam cermin karena ada
pantulan cahaya.Pantulan cahaya itu lebih baik dan
teratur pada permukaan yang rata.Pantulan cahaya
agak kabur pada permukaan yang tidak
rata.Cermin dan permukaan air yang jernih serta
tenang adalah pemantul cahaya yang baik.Ini
membuat kita dapat melihat wajah dan badan kita
didalam cermin
WARNA –WARNA DALAM CAHAYA
MATAHARI
 Cahaya putih matahari terdiri daripada
tujuh warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila
(indigo), dan ungu. Apabila ketujuh warna ini bercampur,
cahayaputihakan dihasilkan. Warna-warna dalam cahaya
putih matahari dapat dipecahkan dengan
menggunakan prisma menjadi jalur warna.Jalur warna ini
dikenal sebagai spektrum sedangkan pemecahan cahaya
putih kepada spektrum ini dikenal sebagai penyerakan
cahaya. Pelangi adalah contoh spektrum yang terbentuk
secara alamiah.Pelangi terbentuk selepas hujan, ketika
cahaya matahari dibiaskan oleh tetesan airhujan.Tetesan air
itu hujan bertindak sebagai prisma yang menyerakkan
cahaya matahari menjadi tujuh warna.
 a. Penyerakan Cahaya Putih
Matahari.
Spektrum warna terbentuk karena
cahaya yang berlainan warna terbias
pada sudut yang berlainan.Cahaya
ungu terbias dengan sudut paling
besar. Cahaya merah terbias dengan
sudut paling kecil. Warna-warna
spectrum dapat digabungkan semula
bagi menghasilkan cahaya putih
dengan menggunakan dua prisma.
 b.
Panjang Gelombang Tampak.
Cahaya tampak adalah bagian
spektrum yang mempunyai panjang
gelombangantara lebih kurang
400 nanometer ( nm) dan 800 nm
(dalam udara).

c.
Warna dan Panjang Gelombang.
Panjang gelombang yang berbeda-beda diinterpretasikan
oleh otak manusia sebagai warna, dengan merah adalah
panjang gelombang terpanjang (frekuensi paling rendah)
hingga keungu dengan panjang gelombang terpendek
(frekuensi paling tinggi).Cahaya dengan frekuensi di
bawah 400 nm dan di atas 700 nm tidak dapat dilihat
manusia.Cahaya disebut sebagai sinar ultraviolet pada
batas frekuensi tinggi dan inframerah (IR atau infrared)
pada batas frekuensi rendah. Walaupun manusia tidak
dapat melihat sinar inframerah kulit manusia dapat
merasakannya dalam bentuk panas.Ada juga camera
yang dapat menangkap

sinar Inframerah dan mengubahnya menjadi sinar
tampak.Kamera seperti ini disebut night vision camera.
Radiasi ultaviolet tidak dirasakan sama sekali oleh
manusia kecuali dalam jangka paparan yang lama, hal
ini dapat menyebabkan kulit terbakar dankanker
kulit. Beberapa hewan seperti lebah dapat melihat sinar
ultraviolet, sedangkan hewan-hewan lainnya
seperti Ular Viper dapat merasakan IR dengan organ
khusus.

d.
Gelombang Cahaya.
Gelombang cahaya boleh dipecahkan kepada dua
komponen; medan elektrik dan magnetik. Medan
elektrik dan medan magnetik cahaya adalah berkaitan
antara satu sama lain.
 e.





Pengukuran Cahaya.
Berikut kuantitas yang
digunakan untuk mengukur
cahaya :
T ( atau suhu )
Iluminasi ( SI unit:lux)
Flux luminasi ( SI
unit:lumen )
Intensitas luminasi ( SI
unit:candela)

f.

Berikut merupakan sumber-sumber cahaya,
yaitu :

Radiasi panas (radiasi benda hitam)
meliputi bola lampu, matahari, dan partikel
padat bercahaya dalam suhu tinggi.

Emisi spektral atomik
meliputi laser dan maser ,light emitting
diode, lampu gas (lampu neon, lampu air
raksa lamps dsb), dan api dari gas.

Percepatan dari partikal bebas bermuatan
(biasanya sebuah elektron) meliputiradiasi
siklotron, radiasi Bremsstrahlung, dan
radiasi Cherenkov.

-
Kemoluminesens

-
Floresens

Fosforescence meliputi tabung sinar
katoda

-
Bioluminesens

-
Sonoluminesens

-
Triboluminesens

-
Peluruhan radio aktif

-
Anihilasi partikel-anti partikel

Sumber Cahaya.
KECEPATAN CAHAYA
 Kecepatan cahaya dalam sebuah vakum adalah 299.792.458 meter per
detik (m/s) atau 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h) atau
186.282.4 mil per detik (mil/s) atau 670.616.629,38 mil
per jam (mil/h). Kecepatan cahaya ditandai dengan huruf c , yang
berasal dari bahasa Latin celeritas yang berarti “kecepatan“, dan juga
dikenal sebagai konstanta Einstein. Kecepatan tepatnya adalah sebuah
definisi, bukan sebuah ukuran, karena meter sendiri didefinisikan dari
segi kecepatan cahaya dan detik. Kecepatan cahaya melalui sebuah
medium (yang berarti bukan dalam vakum) adalah kurang dari c
(mendefinisikan indeks pemantulan medium tersebut).
 1.
Rumus Kecepatan Cahaya.
 v = λ .f ,
 Dimana λ adalah panjang gelombang, f adalah frekuensi, v adalah
kecepatan cahaya. Kalau cahaya bergerak di dalam vakum, jadi v = c,
jadi c = λ f , Di mana c adalah laju cahaya. Kita boleh menerangkan v
sebagai Di mana n adalah konstan (indeks biasan) yang mana adalah
sifat material yang dilalui oleh cahaya.
PERUBAHAN DALAM KELAJUAN CAHAYA

G. Perubahan Dalam Kelajuan Cahaya.

Semua cahaya bergerak pada laju yang terhingga. Walaupun seseorang pemerhati bergerak dia akan
senantiasa mendapati laju cahaya adalah c, laju cahayadalam vakum, adalah
c=299,792,458 meter perdetik (186,282.397 mil per detik); namun, apabila cahaya melalui objek yang
dapat ditembusi cahaya seperti udara, air dan kaca, kelajuannya berkurang, dan cahaya tersebut
mengalami pembiasan. Yaitu n=1dalam vakum dan n>1 di dalam benda lain.

a.

Kelajuan cahaya telah sering diukur oleh ahli fisika.Pengukuran awal yang paling baik dilakukan
oleh Olaus Roemer (ahli fisika Denmark), dalam 1676. Beliau menciptakan kaedah mengukur
kelajuan cahaya.Beliau mendapati dan telah mencatatkan pergerakan planet Saturnus dan satu
dari bulannya dengan menggunakan teleskop. Roomer mendapati bahwa bulan tersebut mengorbit
Saturnus sekali setiap 42-1/2 jam. Masalahnya adalah apabila Bumi dan Saturnus berjauhan, putaran
orbit bulan tersebut kelihatan bertambah.Ini menunjukkan cahaya memerlukan waktu lebih lama
untuk sampai ke Bumi.Dengan ini kelajuan cahaya dapat diperhitungkan dengan menganalisa
jarak antara planet pada masa-masa tertentu.Roemer mendapatkan angka kelajuan cahaya sebesar
227,000 kilo meter perdetik. Mikel Giovanno Tupan memperbaiki hasil kerja Roemer pada
tahun2008. Dia menggunakan cermin berputar untuk mengukur waktu yang diambil cahaya untuk
bolak-balik dari Gunung Wilson ke Gunung San Antonio di California.Ukuran jitu menghasilkan
kelajuan 299,796 kilometer/detik.Dalam penggunaan sehari-hari, jumlah ini dibulatkan menjadi dan
300,000 kilometer/detik.

Sejarah Pengukuran Kelajuan Cahaya.
INDEKS BIAS
 Indeks bias pada medium didefinisikan sebagai perbandingan antara cepat







rambat cahaya di udara dengan cepat rambat cahaya di medium tersebut.
Secara matematis, indeks bias dapat ditulis: n = c/ cm
n = indeks bias
c = cepat rambat cahaya di ruang hampa (3×10^8 m/s)
cm = cepat rambat cahaya di suatu medium atau:n = ʎ1/ʎ2 =
sin ɑ/sin ʙ
nʎ1 = panjang gelombang 1
ʎ2 = panjang gelombang 2
ɑ= sudut dating
ʙ= sudut bias
Contoh :
•Bayangan tampak pada cermin datar dan benda – benda dapat
terlihat meskipun tidak terkena cahaya langsung.
Cermin.pada pemantulan ini sinar pantul memiliki arah yang teratur
SIFAT-SIFAT CAHAYA
 Sifat – Sifat cahaya diantaranya adalah :
 Cahaya dapat di pantulkan
 Jika cahaya mengenai benda padat yang
permukaannya rata atau tidak rata, maka
akan mengalami pemantulan. Sinar datang
adalah berkas cahaya yang mengenai
benda.sinar pantul adalah berkas cahaya
yang dipantulkan setelah mengenai
benda.garis normal (garis maya) yang
tegak lurus terhadap bidang benda arah
pemantulan cahay di bagi menjadi 2 yaitu
:
 Pemantulan teratur
 Terjadi jika sinar datang mengenai
permukaan benda yang datar dan
menghasilkan sinar pantul yang sejajar
dengan sinar datangnya. Pemantulan
teratur menyebabkan sinar memantul ke
satu arah.

 Pemantulan tidak teratur
 Terjadi jika sinar datang mengenai
permukaan benda yang tidak rata
dan menghasilkan sinar pantul yang
tidak sejajar dengan sinar
datangnya. Pemantulan tidak
teratur mengakibatkan sinar
memantul ke segala arah.
 Contoh :
 Bayangan tampak pada cermin
datar dan benda – benda dapat
terlihat meskipun tidak terkena
cahaya langsung.
 Cermin.pada pemantulan ini sinar
pantul memiliki arah yang teratur

Cahaya dapat dibiaskan (dibelokkan)

Sifat Contoh :

Pembiasaan adalah pembelokkan arah
datangnya cahaya. Jika cahaya berasal dari
medium yang renggang (udara) menuju
medium yang kurang rapat (air) maka
cahaya akan di belokkan mendekati garis
normalnya.

cahaya dapat menenbus benda bening dapat di
buktikan ketika melihat ikan di dalam akuarium,
ikan dalam akuarium dapat terlihat karena cahaya
dapat menembus kaca dan masuk ke mata.

Keadaan rumah akan tampak dari luar melalui
jendela kaca. Saat cahaya menembus benda tidak
bening akan terbentuk bayangan benda.
Bayangan terbentuk dari arah yang berlawanan
dengan arah datangnya cahaya.misal sumber
cahaya berasal dari timur maka bayangan akan
jatuh ke arah barat.

Cahaya merambat lurus

Arah perambatan cahaya membentuk garis
lurus.contoh : pada saat kalian menghidupkan
senter di tempat yang gelap, maka cahaya lampu
senter membentuk garis lurus.

Cahaya dapat diuraikan

Penguraian cahaya disebut dengan dispersi
cahaya. Contoh : pelangi yang berwarna-warni.
Pelangi biasa muncul setelah hujan turun.
Pelangi terdiri dari beberapa warna yaitu merah,
jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna
pelangi terbentuk dari penguraian cahaya putih
yang berasal dari cahaya matahari dan cahaya
tersebut kemudian terurai akibat titik-titik air
hujan.


Jika cahaya berasal dari medium yang
kurang rapat (air) menuju medium yang
renggang (udara) maka cahaya akan
dibelokkan menjauhi garis normal. Gejala
pembiasan cahaya dapat dilihat dari pensil
yang dimasukkan ke dalam air maka akan
tampak seolah – olah pensil akan terlihat
patah.
Contoh : Kolam yang dalam tampak
dangkal dan sendok terlihat patah ketika
berada di air dan di udara.

Cahaya dapat menenbus benda bening

Benda yang dapat di tembus cahaya
disebut benda bening. Cahaya dapat
menembus benda- benda yang bening
seperti gelas kaca, kertas, air, kain yang
tipis, dan plastik tipis bening.

JENIS-JENIS CERMIN
 Jika dilihat dari bentuknya, cermin di
bedakan menjadi 3 jenis yaitu :
 Cermin datar
 Cermin datar yaitu cermin yang
permukaan bidang pantulnya datar dan
tidak melengkung. Sifat-sifatnya yaitu:
permukaannya datar, jarak benda dengan
bayangan ke cermin sama, dan bayangan
yang di hasilkan maya, tegak, dan sama
besar.
 Cermin cembung
 Cermin cembung ialah cermin
yang bidang pantulnya
melengkung ke arah luar.dan
cermin cembung biasanya
digunakan u ntuk spion pada
kendaraan bermotor. Sifatsifatnya yaitu : permukaanya
melengkung ke bagian depan,dan
bayangan yang di hasilkan maya,
tegak, diperkecil.
 Cermin cekung
 Cermin cekung ialah cermin
yang bidang pantulnya
melengkung ke arah dalam.
Cermin cekung biasanya
digunakan sebagai reflektor
pada lampu mobil dan lampu
senter. Sifat-sifatnya yaitu :
permukaannya melengkung ke
bagian belakang,jika benda
dekat dengan cermin
mabayangan yang dihasilkan
maya,tegak, diperbesar,jika
benda jauh dengan cermin maka
bayangan yang dihasilkan
nyata, terbalik,diperbesar.

ALAT OPTIK

1. Mata

Mata manusia merupakan alat optic
tercanggih ciptaan Allah SWT yang sangat
mengagumkan karena telah dirancang untuk
mampu melihat dekat dan jauh secara
otomatis. Mekanis / cara kerja mata : Ketika
cahaya masuk ke mata, bagian pertama yang
berinteraksi dengan cahaya dating adalah
kornea yang berfungsi mengumpulkan cahaya
masuk ke lensa. Di belakang kornea terdapat
iris yang mengatur jumlah cahaya yang
masuk ke mata. Dari arah depan, iris
menentukkan warna. Pupil akan mengecil
agar cahaya yang masuk ke mata tidak
banyak, dan akan membesar ketika dalam
keadaan gelap. Pada saat mata melihat benda
yang jatuh lensa mata pipih, dan ketika mata
melihat benda yang dekat, lensa mata tebal.
Retina merupakan tempat jatuhnya cahaya.
 2 . Kaca Pembesar

Kaca pembesar
merupakan lensa positif.
Agar bayangan benda
lebih besar dari ukuran
benda dan dapat dilihat
mata, hendaknya benda
harus diletakkan diantara
focus dan lensa.
DAMPAK RADIASI BAGI KESEHATAN

Ponsel menggunakan gelombang elektromagnetik dalam mengirim dan menerima pesan. Gelombang elektromagnetik
ini dapat menyebabkan pemanasan pada jaringan tubuh. Jaringan tubuh dipanaskan oleh rotasi dari molekul polar yang
disebabkan oleh medan elektromagnetik. Pada saat seseorang sedang menelepon dengan ponsel, efek pemanasan ini
akan terjadi pada permukaan kepala dan mengakibatkan kenaikan suhu. Otak memiliki kemampuan untuk membuang
kelebihan panas melalui sirkulasi darah. Namun, kornea mata tidak memiliki pengaturan suhu dan dari percobaan pada
kelinci, ditemukan bahwa radiasi ponsel dapat menyebabkan katarak. Pengamatan lebih jauh mengenai dampak radiasi
elektromagnetik ponsel terhadap tubuh manusia, ternyata mempunyai kemiripan dengan dampak radiasi
elektromagnetik yang ditimbulkan oleh radar. Dampak tersebut adalah kemampuan radar mengagitasi molekul air yang
ada dalam tubuh manusia. Sel-sel yang terdapat dalam tubuh manusia sebagian besar mengandung air. Agitasi
ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik. Kalau intensitas radiasi elektromagnetiknya cukup kuat, maka molekulmolekul air terionisasi, dampak yang ditimbulkan mirip dengan akibat yang ditimbulkan oleh radiasi nuklir. Peristiwa
agitasi oleh gelombang mikro yang perlu diperhatikan adalah yang berdaya antara : 4 mW/cm2 ~ 30 mW/cm2. Agitasi
bisa menaikkan suhu molekul air yang ada di dalam sel-sel tubuh manusia dan ini dapat berpengaruh terhadap kerja
susunan syaraf, kerja kelenjar dan hormon serta berpengaruh terhadap psikologis manusia. Hal-hal inilah yang
kemungkinan diduga sebagai penyebab timbulnya penyakit Alzheimer atau kepikunan dini.

Penelitian ini dilakukan oleh 12 lembaga reset, 7 diantaranya ada di Eropa selama 4 tahun. 1996, Universitas of
Washington, Seattle menemukan bahwa EMR dalam bentuk energi gelombang radio rendah terbukt bisa merusak
DNA. Kelompok risetb Jerman, Verum mencoba mempelajari efek radiai HP terhadap sel-sel tubuh manusia. Hasilnya
sel-sel tubuh yang terkena paparan gelombang elektromagnetik seperti pada HP mengalami kerusakan yang signifikan.
Bahkan mutasi sel-sel ini bias menjadi penyebab timbulnya kanker. Pancaran radiasi yang digunakan dalam penelitian
berada pada level 0,3-2 watt/kg, sementara pada HP memancarkan sinyal radio atau SAR (Spesifik Absortion Rate)
yang berada pada level 2 watt/kg. Beberapa akibat buruk yang biasa terjadi pada tubuh manusia menurut sejumlah
penelitian antara lain meningkatkan resiko terkena tumor telinga , kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak,
mengakibatkan meningioma, neurioma akustik, acoustic melanoma dan kanker ludah. Sebenarnya semua handphone
yang beredar masih bias dkategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1,6 watt/kg. Meskipun
demikian ada beberapa orang yang merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphonehandphone yang dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yang betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah tingkat
radasinya dibawah 1 watt/kg. Maka dari itu untuk memisahkan yang “aman” dan yang “betul-betul aman”, dibuatlah
tabel dibawah ini. Untuk lebih jelasnya lihat pengaruh posisi antenna terhadap resiko kanker otak. Beberapa institusi
juga menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP tidak berbahaya. Dan memang radiasi HP tersebut, yang tergolong
gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Tapi bukan berarti kemungkinan adanya efek samping tidak ada. Radiasi RF
pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF punya kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh
seperti oven microwave memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita
tidak diperlengkapi untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan
radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang. Sungguh tragis mendapati bahwa
handphone (HP) yang setiap hari kita pakai ternyata memiliki radiasi yang cukup mematikan dalam jangka panjang
kita tidak berhati-hati menggunakannya. Yang juga mengejutkan adalah radiasi HP ternyata juga bias dipakai untuk
mematangkan sebutir telur seperti microwave.

Untuk membuktikannya, dibutuhkan:

1 butir telur dan 2 HP. Telur diletakkan di tengah-tengah kedua HP.

65 menit percakapan ke 2 HP tersebut.

Buktikan!!! Telur tersebut telah matang dan siap dimakan. Otak kita jg akan menjadi matang bila terus
menerus ditempelkan pada HP. Otak dan telur sama-sama mengandung jumlah air dan protein.

Mulailah panggilan antara kedua HP selama kurang lebih 65 menit

15 menit tidak terjadi apa-apa

Setelah 25 menit telur mulai hangat, setelah 45 menit, buktikan sendiri!

Pada HP terdapat istilah transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang
kemudian dipancarkan keluar melalui antenna dan gelombang ini berfluktuasi melalui udara. Gelombang
RF(radio frequency) inilah yang menimbulkan radiasi elektromagnetik.

Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP:

Kanker

Tumor otak

Alzheimer

Parkinson

Fatigue (terlalu capai)

Sakit kepala

Penelitian yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda. Ada yang menyatakan radiasi
HP lebih banyak menyebabkan kanker dan kelainan. Ada yang menyatakan bahwa radiasi
HP tidak berhubungan dengan kanker. Terlepas dari mana yang benar atau salah tentu
kita sebaiknya perlu untuk bersikap waspada dan mengantisipasi.
 Beberapa pengguna ponsel telah melaporkan bahwa mereka merasakan berbagai gejala
saat menggunakan atau setelah penggunaan ponsel, yaitu panas dan kesemutan pada kulit
kepala, kelelahan, gangguan tidur, pusing, sakit kepala, malaise, dan takikardiak(jantung
berdebar-debar). Laporan ini sedang diteliti penyebabnya, apakah benar karena radiasi
ponsel atau karena stres. Berbagai percobaan telah dilakukan oleh para ahli untuk
mengatahui pengaruh radiasi ponsel bagi kesehatan. Pada penggunaan jangka pendek,
radiasi ponsel memang tidak menyebabkan penyakit yang berarti. Tetapi pada
penggunaan jangka panjang, radiasi ponsel dapat memicu penyakit acoustic
neuroma (sejenis tumor otak). Dr. Lennart Hardell, seorang peneliti Swedia,
mengemukakan bahwa penggunaan ponsel selama satu jam per hari dalam kurun waktu
sepuluh tahun dapat meningkatkan resiko terkena tumor otak. Penelitian mengenai
pengaruh gelombang mikro terhadap tubuh manusia menyatakan bahwa untuk daya
sampai dengan 10 mW/cm2 masih termasuk dalam nilai ambang batas aman. Nilai
ambang batas aman sebesar 10 mW/cm2 ini berlaku di Amerika, sedangkan untuk
negara-negara lain belum dicapai kata sepakat berapa sebenarnya nilai ambang batas
aman tersebut. Sebagai contoh, Rusia menetapkan nilai ambang batas aman adalah 0,01
mW/cm2, jauh lebih kecil (1/1000 nya) nilai ambang batas aman yang ditetapkan oleh
Amerika. Jadi mengenai penetapan nilai ambang batas aman masih perlu diteliti lebih
jauh lagi, demi keselamatan pemakai gelombang mikro termasuk pula terhadap
pemakaian ponsel


PENCEGAHAN DAN
PENGURANGAN PENGARUH
RADIASI
 CARA PENCEGAHAN PENGARUH RADIASI :
 1.
Gunakan headset atau headphone nirkabel (wireless)
dengan emitor bluetooth berdaya rendah. Cara ini
menjauhkan pemancar sinyal dari otak di kepala, namun
tidak bisa mencegah risiko impotensi selama masih
dikantongi di celana. Perangkat bebas genggam nirkabel,
misalnya bluetooth juga masih memancarkan radiasinya
sendiri meski lebih sedikit.
 2.
Usahakan menjauhkan ponsel setidaknya 1 inci/2,5
cm dari tubuh Anda.
 3.
Jangan terlalu sering meletakan hp dekat ginjal,
jantung dan kantung celana. bila ponsel melekat seharian
di tubuh Anda, letakkan dengan layar menghadap ke dalam.
Bila tak digunakan sebaiknya taruh di tas atau dompet.
 4.
Jangan simpan ponsel di kantong baju atau celana
 Otak bukan satu-satunya organ tubuh manusia yang
terpengaruh oleh radiasi ponsel. Untuk mengurangi risiko
tersebut, ada baiknya ponsel disimpan di tas kecil yang bisa
dijinjng ke mana-mana. Karena, baru-baru ini ilmuwan
Hongaria menyimpulkan,pria yang terlalu sering menyimpan
handphone-nya di pinggang atau saku celana akan mengalami
masalah kesuburan. Juga bebarapa penelitian membuktikan,
radiasi bisa mempengaruhi kualitas sperma pria dan
meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita.
 5.
Bila memungkinkan, gunakan ponsel dalam kondisi
sinyal terkuat. Semakin lemah sinyal, semakin banyak
frekuensi radio yang digunakan agar bisa terhubung.
 6.
Kirim SMS saja ketimbang menelepon bila
memungkinkan. Radiasi SMS lebih rendah ketimbang
berbicara. Mengirim SMS juga menjauhkan radiasi dari
kepala Anda.
 Radiasi yang dipancarkan saat berkirim pesan singkat lebih sedikit







dibandingkan saat menerima atau melakukan panggilan suara.
Selain itu, posisi ponsel saat berkirim pesan berada lebih jauh dari
kepala dibandingkan saat telepon.
7. Jangan simpan ponsel di bawah bantal
Meski sedang tidak digunakan, ponsel dalam posisi stand by (tetap
menyala) masih memancarkan radiasi agar selalu terhubung dengan
jaringannya. Meletakkan ponsel di bawah bantal saat tidur akan
mendekatkannya dengan kepala sehingga otak akan terpapar radiasi
sepanjang malam.
8. Jauhkan ponsel dari bayi dan jauh dari perut jika Anda tengah
hamil. Otak janin dan bayi paling rentan terhadap radiasi.
9. Bacalah petunjuk pengguna untuk mengetahui rincian lebih
lanjut dan tindakan pencegahan dari bahaya radiasi.
10. Kurangi menelpon menggunakan HP dalam gedung.
11. Kurangi atau jauhkan pemakaian untuk anak-anak.
12. Gunakan hp yang radiasinya dibawah level kelayakan
 13. Gunakan casing (tutup) antiradiasi
 Berbagai produk untuk mengurangi radiasi ponsel banyak
ditawarkan di pasaran, mulai dari stiker antiradiasi hingga
casing khusus untuk ponsel cerdas yang radiasinya cukup
tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan
majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casingantiradiasi
mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.
 Walau demikian, tak perlu kita merasa cemas secara
berlebihan. Radiasi yang ditimbulkan oleh ponsel, daya
rusaknya tidak sebesar radiasi yang ditimbulkan oleh
radioaktif. Tapi, perlu kita pertimbangkan juga bahwa sekecil
apapun efek yang kita terima, kalau mengenai secara terus
menerus, akan mengakibatkan gangguan yang dahsyat juga
nantinya.
Download