Perusahaan merupakan produsen ban yang dikontrak oleh
beberapa perusahaan ban terkemuka di dunia.
The Company is a contract manufacturer for a couple of
leading global tire companies.
Perusahaan pernah memproduksi ban bagi perusahaanperusahaan ban terkemuka seperti Yohohama dan Pirelli.
Berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, kontrakkontrak ini telah dihentikan pada tahun 1995 dan tahun
2001.
In the past, the Company had manufactured tires for leading
tire companies such as Yokohama and Pirelli. These
contracts have since been mutually terminated in 1995
and 2001.
Sejak tahun 2001 Perusahaan melakukan kerjasama
produksi dengan Nokian Tyres Group, sebuah Perusahaan
ban terkemuka dari Finlandia, untuk memproduksi ban
mobil berpenumpang, termasuk ban musim dingin (salju),
untuk pasar di luar Indonesia.
Since 2001, the Company has entered into a manufacturing
agreement with Nokian Tyres Group, a leading tire
manufacturer based in Finland, to produce a selected range
of passenger car tires, including winter (snow) tires, for
markets outside Indonesia.
Pada bulan Mei 2004, Perusahaan melakukan kerjasama
bisnis dengan Michelin, salah satu perusahaan ban
terkemuka di dunia yang juga merupakan pemegang
saham baru Perusahaan dan memiliki 10% saham
Perusahaan. Melalui perjanjian off-take, Perusahaaan setuju
untuk memproduksi beberapa merk ban dalam group
Michelin, namun tidak termasuk merk Michelin, untuk pasar
di luar Indonesia. Berdasarkan perjanjian distribusi, Michelin
akan mendistribusikan ban-ban Michelin & BF Goodrich
melalui jaringan distribusi Perusahaan di Indonesia.
In May 2004, the Company entered into business cooperation agreements with Michelin, one of the leading
tire manufacturers in the world and a new shareholder of
the Company with a shareholding of 10% of the
Company’s shares. Pursuant to an off-take agreement, the
Company has agreed to manufacture certain Michelin
associated brand tires, excluding Michelin brand, for
markets outside of Indonesia. Under a distribution
agreement, Michelin will allow their Michelin and BF
Goodrich brand tires to be distributed through the
Company’s distribution network in Indonesia.
Perusahaan juga melaksanakan kerjasama lisensi dengan
Inoue Rubber Company (IRC), perusahaan ban sepeda
motor terkemuka di Jepang, untuk memproduksi dan
menjual ban sepeda motor dengan merek IRC di Indonesia
sejak tahun 1973.
The Company also holds a license agreement with Inoue
Rubber Company (IRC), a leading motorcycle tire company
based in Japan to manufacture and sell IRC branded
motorcycle tires in Indonesia since 1973.
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Alliance with Leading Global Tire
Manufacturer
41
Annual Report
Kerjasama dengan Produsen Ban Terkemuka
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Good Corporate Governnace
Annual Report
42
Pendekatan GCG Perseroan
GCG Approach
Selama tahun 2006 Perusahaan berhasil meningkatkan
keseluruhan performa keuangannya. Peningkatan ini tidak
terlepas dari kemampuan manajemen dalam menerapkan
prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
During 2006, the Company managed to improve its overall
financial performance. This improvement was further
aided by the management’s ability to implement good
corporate governance (GCG) principles.
Dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG tersebut,
manajemen Perusahaan telah mengambil langkah-langkah
untuk mencanangkan dan memelihara GCG sebagai bagian
penting dari budaya dan nilai-nilai Perusahaan yang
melekat pada setiap diri karyawan di seluruh jajaran
organisasi.
In implementing the GCG principles, the Company’s
management has taken steps to promote and nurture GCG
as an important part of the Company’s culture and values
to be adopted by all employees at all levels of the
organization.
Dewan Pengelola
Governing Boards
Pengelolaan operasional rutin Perusahaan dilaksanakan
oleh Dewan Direksi di bawah pengawasan Dewan Komisaris,
yang anggota-anggota-anggotanya ditetapkan melalui
Rapat Umum Pemegang Saham. Di samping itu, Perusahaan
juga memiliki Komite Audit yang dikepalai oleh salah satu
Komisaris Independen Perusahaan.
The management of the day-to-day operations of the
Company is carried out by the Board of Directors (BOD)
under the supervision of the Board of Commissioners
(BOC), the members of which were appointed by a general
meeting of shareholders. In addition, the Company has an
Audit Committee that is chaired by one of its Independent
Commissioners.
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya, anggota dewan
pengelola bertindak berdasarkan informasi yang lengkap,
niat baik, dengan prinspi kehati-hatian serta kepedulian,
dan demi kepentingan Perusahaan serta para pemegang
sahamnya.
In performing their tasks, the governing board members
act on a fully informed basis, in good faith, with due
diligence and care, and for the best interest of the
Company and its shareholders.
Dewan pengelola melaksanakan tugas-tugasnya secara
independen, hati-hati, dan selalu berpegang pada prinsip
keterbukaan, dapat dipercaya, dapat dipertanggung
jawabkan, bertanggung jawab, dan adil. Ketaatan pada
prinsip-prinsip ini penting dalam membangun kepercayaan
para pemegang saham dan stakeholder lainnya.
The governing board performs its duty independently,
carefully and with adherence to the principles of
transparency, accountability, responsibility, and fairness.
Adherence to these principles is critical in building the
Company’s trustworthiness to its shareholders and other
stakeholders.
Peran Komisaris
Commisioners Role
Perusahaan memahami peran penting yang dijalankan
Komisaris dalam rangka melindungi kepentingan seluruh
pemegang saham. Para komisaris Perusahaan adalah figur
independen yang memiliki pengalaman dan pengetahuan
yang luas dalam industri terkait, serta hukum dan peraturan
keuangan dan pasar modal.
The Company realizes that the role of Commissioners is
very important in protecting the interests of its
shareholders. The Company’s commissioners are
independent professionals with extensive experience and
knowledge in the industry, as well as in the financial and
capital market laws and regulations.
Dewan Komisaris bertanggung jawab dan berwenang
mengawasi tindakan Direksi, serta memberikan nasehat
kepada Dewan Direksi jika dipandang perlu. Dewan
Komisaris berhak memperoleh akses atas informasi
Perseroan secara tepat waktu dan lengkap.
BOC is responsible and fully authorized to supervise the
Directors’ performance, and to provide advice to the Board
of Directors as necessary. The BOC is entitled to access any
corporate information in a timely and comprehensive
manner.
PT. Gajah Tunggal Tbk.
PT. Gajah Tunggal Tbk’s growth to become an established
tire manufacturer was supported not only by
professionalism and innovation, but also by our
commitment to pursue a high standard of good corporate
governance (GCG).
43
Annual Report
Pertumbuhan PT. Gajah Tunggal Tbk. untuk menjadi
perusahaan ban yang diperhitungkan tidak hanya
didukung oleh profesionalisme dan inovasi, tetapi juga
oleh komitmen kuat kami untuk menerapkan standar yang
tinggi dalam melaksanakan Good Corporate Governance
(GCG).
Dalam melaksanakan tugasnya dan sesuai dengan
prosedur yang telah ditentukan dan peraturan Bursa Efek
Jakarta, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit
Independen yang dikepalai oleh seorang Komisaris
Independen.
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Sepanjang tahun 2006, Dewan Komisaris mengadakan 4
kali rapat resmi, dengan persentasi kehadiran 86%. Pada
rapat-rapat tersebut, Dewan Komisaris mengkaji dan
menyetujui usulan yang diajukan oleh Dewan Direksi.
Annual Report
44
To assist the BOC in discharging their role, an Independent
Audit Committee, with an Independent Commissioner as
its head was established in conformance with the rules
and regulations of the Jakarta Stock Exchange.
During 2006, the BOC held 4 formal meetings, with an
average attendance of 86%. In these meetings, the Board
of Commissioners reviewed and approved proposals
submitted by the Board of Directors.
Peran Direksi
Director's Role
Dewan Direksi Perusahaan bertanggung jawab untuk
memimpin perusahaan dan memformulasikan kebijakankebijakan yang sesuai dengan filosofi dan akte pendirian
perusahaan, serta tidak bertentangan dengan peraturan
perundangan yang berlaku.
The Company’s BOD is responsible for leading the
Company and for formulating Company policies in line
with the Company’s philosophy and its Articles of
Association, in conformance with applicable laws and
regulations.
Tugas utama Dewan Direksi adalah memimpin Perusahaan
dengan berpegang pada tujuan Perusahaan, memelihara
dan mempergunakan aset dan sumber daya perusahaan
dengan cara yang profesional dan bertanggung jawab.
Dewan Direksi diwajibkan untuk mengadakan rapat secara
teratur, namun, bila terjadi permasalahan yang harus
ditangani dengan segera, juga wajib untuk mengadakan
rapat mendadak.
The BOD’s main responsibility is to lead the Company
toward meeting its objectives, whilst safeguarding and
utilizing its assets and resources in a professional and
responsible manner. The BOD is required to conduct
meetings regularly, but may also hold unscheduled
meetings as needed
Dewan Direksi mengadakan 12 kali rapat resmi pada tahun
2006, dengan rata-rata persentasi kehadiran 95%. Pada
rapat-rapat tersebut, Dewan Direksi membahas performa
operasional dan keuangan serta pengembangan bisnis
Perusahaan. Keputusan-keputusan penting yang dihasilkan
pada rapat tersebut dilaporkan pada rapat rutin dengan
Dewan Komisaris. Berdasarkan laporan tersebut, Dewan
Komisaris memberikan masukan dan/atau persetujuan.
The BOD held 12 formal meetings in 2006, with an average
attendance of 95%. In these meetings, the BOD discussed
the Company’s operational and financial performance, as
well as the development of the Company’s business. The
key decisions made in these meetings were reported in
regular meetings to the BOC. Based on these reports, the
BOC gave their advice and or approval.
Komite Audit
Audit Committee
Guna menjaga obyektifitas serta kemandirian, tugas-tugas
Komite Audit meliputi pengawasan terhadap Unit Audit
Internal maupun Auditor Eksternal Perusahaan. Komite
Audit juga bertugas melakukan pengkajian atas rencana,
pelaksanaan, hasil, sekaligus tindak lanjut dari sebuah
hasil audit. Komite Audit juga secara aktif berpartisipasi
dalam memilih Akuntan Publik, mengevaluasi kemampuan
kemandiriannya, serta menyusun kriteria evaluasi terhadap
kinerjanya serta melakukan evaluasi berdasarkan kriteria
tersebut.
The Audit Committee’s duties include the supervision of
both Internal Audit Unit and External Auditors to maintain
independency and objectivity. This entails reviewing the
audit plan, execution, and result, as well as overseeing the
follow up to the audit result. This committee also actively
participates in the selection of the Public Accountant,
evaluates its ability to keep its independence, establishes
evaluation criteria for its work, and performs the evaluation
based on the criteria.
Komite Audit memiliki hak penuh serta akses tak terbatas
terhadap semua catatan, karyawan, sumber daya dan dana,
dan juga aset Perusahaan lainnya dalam menjalankan
tugasnya.
Selama tahun 2006, Komite Audit melaksanakan 4 kali
pertemuan resmi dengan manajemen, yang dihadiri oleh
Komisaris Independen Perusahaan sebagai Ketua Komite
Audit, dan anggota-anggota Komite Audit.
The Audit Committee has full and unlimited access to any
records, employees, resources and funds, as well as other
assets of the Company in performing its duty.
Throughout 2006, the Audit Committee held four
meetings with management, which were attended by the
Company’s Independent Commissioner, in his role as the
Audit Committee Head, and the members of the Audit
Committee.
Sebagai perusahaan publik yang mematuhi dan mentaati
hukum, peraturan dan ketentuan pasar modal khususnya
Peraturan Bapepam IX.1.4, Perusahaan memiliki Sekretaris
Perusahaan. Tugas utama dari Sekretaris Perusahaan adalah
memastikan bahwa Perusahaan telah mematuhi dan
mentaati hukum, peraturan dan ketentuan pasar modal.
Selain dari tugas tersebut, Sekretaris Perusahaan berfungsi
sebagai juru bicara dalam mengkomunikasikan kebijakankebijakan dan pencapaian Perusahaan kepada para
pemegang saham, investor, analis pasar modal, media
massa, publik serta lembaga penyelenggara dan pengawas
Pasar Modal.
As a public listed company that complies and abides by
the laws, regulations and stipulations in the capital market,
particularly BAPEPAM Regulation IX.1.4, the Company has
a Corporate Secretary. The main duty of the Company
Secretary is to ensure that the Company complies with
and abides by the laws, regulations and stipulations in the
capital market. In addition, the Company Secretary
functions as the speaker in communicating policies and
achievements of the Company to shareholders, investors,
capital market analysts, mass media, the general public,
government officials and capital market supervisor.
Akuntan Eksternal
External Auditor
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham pada bulan
Juni 2006, Perusahaan memutuskan untuk menunjuk
Kantor Akuntan Publik Osman Ramli Satrio & Rekan,
anggota dari Deloitte Touche Tohmatsu International untuk
menjadi auditor eksternal Perusahaan pada periode 2006.
According to the June 2006 General Shareholders
Meeting, the Company decided to appoint Registered
Public Accountans Osman Ramli Satrio & Partner, a
member of Deloitte Touche Tohmatsu International as its
external auditor for the period of 2006.
Pengelolaan Risiko
Risk Management
Kemampuan Perusahaan yang berkesinambungan dalam
memberikan nilai-nilai kepada para stakeholder sangat
tergantung pada kemampuannya untuk peka terhadap
berbagai risiko yang relevan dengan operasinya,
menempatkan suatu mekanisme untuk memonitor risikorisiko tersebut, dan menangani situasi di luar rencana yang
muncul dari risiko-risiko tersebut. Dalam operasinya, risikorisiko pasar yang dihadapi oleh Perusahaan adalah: risiko
mata uang asing, harga bahan baku, dan biaya energi.
The Company’s continued ability in providing values to its
stakeholders relies on its ability to sense the different risks
relevant to its operation, to put in place a mechanism to
monitor those risks, and to handle the different
contingencies arising from them. In its operation, the
Company is exposed to the following market risks: foreign
currency risk, raw material price risks, and energy cost
risks.
Risiko mata uang dihadapi Perusahaan melalui aktivitas
pembiayaan yang menggunakan mata uang USD, sementara
belanja bahan baku impor Perusahaan relatif seimbang
dengan pendapatan ekspor yang diterima dalam mata uang
asing, sehingga meminimalisasikan risiko mata uang asing
operasional.
Risiko bahan baku dihadapi Perusahaan karena gejolak
harga bahan baku utama yang digunakan Perusahaan, yang
diperjualbelikan sebagai komoditas. Risiko ini biasanya
dapat ditangani sebagian atau seluruhnya dengan
menyesuaikan harga produk Perusahaan terhadap
pelanggan.
Risiko biaya energi dihadapi Perusahaan karena gejolak
biaya energi, yang pada umumnya berkorelasi dengan
harga minyak dunia. Untuk memperkecil risiko ini,
Perusahaan telah melakukan diversifikasi penggunaan
energi agar dengan memodifikasi mesin-mesin untuk
memungkinkan penggunaan gas alam yang lebih murah
di samping pemakaian minyak solar dan listrik yang dipasok
oleh PLN.
The Company is exposed to the currency risks through its
financing, which used USD denominated instruments. The
Company’s purchases of imported raw materials are in
relative balance with the export revenue it receives in
foreign currency, in effect minimizing its currency risks
from operations.
The Company is exposed to the fluctuation of its key raw
material prices, which are commodities. This exposure can
usually be partially or fully compensated for adjusting its
product prices to the Company’s customers.
The Company is exposed to the fluctuation of energy costs,
which generally correlate to global oil prices. To minimize
this exposure, the Company diversified its energy usage to
include an ability to use the cheaper natural gas as an
energy source in addition to diesel fuel and electricity
supplied by PLN.
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Company Secretary
45
Annual Report
Sekretaris Perusahaan
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Annual Report
46
Pengendalian Internal
Internal Control
Perusahaan yakin bahwa hadirnya sistem nilai yang kuat
dan sistem pengendalian internal merupakan kondisi yang
perlu untuk memastikan bahwa strategi dan kebijakan yang
ditentukan oleh Dewan Pengelola dilaksanakan sebaikbaiknya oleh setiap tingkat unit usaha Perusahaan.
The Company believes that the presence of a strong value
and a system of internal control is a necessary condition
to ensure that the strategy and policy defined by the
Governing Board is executed in earnest by all levels of the
Company’s business units.
Dewan Direksi secara teratur menekankan pentingnya
sistem pengendalian internal yang kuat melalui berbagai
jalur, termasuk dalam rapat rutin operasional dan
kesempatan-kesempatan lainnya.
The BOD communicates the value and importance of
having a strong internal control regularly through various
channels, including regular operational meetings and other
opportunities.
Sistem pengendalian internal Perusahaan dilakukan melalui
penerapan Prosedur Operasi Standar, dokumentasi dan
audit berkala ISO/TS 16494, dan implementasi Aplikasi
Oracle untuk mengelola dan mengendalikan keuangan,
distribusi, dan proses produksi Perusahaan.
The system of internal control in the Company is
implemented through the application of standard
operating procedure (SOP), ISO/TS 16494 documentation
and its regular audit, and the implementation of Oracle
Application to manage and control its financial,
distribution, and manufacturing operations.
Perusahaan juga telah menugaskan departemen audit
internal untuk melakukan pengkajian operasional tiap unit
usaha secara berkala untuk memastikan bahwa tingkat
pengendalian internal yang diterapkan oleh sistem-sistem
di atas telah memadai dan efektif.
The Company has also established an internal audit
department to perform regular reviews of the operation
of each business unit to ensure that the internal control
level defined by the above systems is adequate and
effectively applied.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Perusahaan berkeyakinan bahwa program Tanggung
Jawab Sosial Perusahan (CSR) bukan sekadar dilaksanakan
untuk mematuhi peraturan, namun harus muncul
berdasarkan dedikasi yang tulus untuk membangun negara
serta memelihara kemitraan dengan masyarakat sekitar
demi mencapai keuntungan bersama.
The Company firmly believes that its Corporate Social
Responsibility (CSR) program should not be implemented
for the sole purpose of complying with existing rules, but
should be performed out of a sincere dedication to
contribute to the development of the country and to build
a sustainable partnership between the Company and the
local communities to achieve mutual benefit.
Politeknik Gajah Tunggal yang didirikan pada tahun 1981
memberikan beasiswa penuh kepada lebih dari 3.000
remaja kurang mampu namun berprestasi secara akademis
untuk memperoleh ketrampilan dalam bidang teknik yang
mereka butuhkan untuk menggapai masa depan yang
lebih cemerlang.
Di dalam komplek industri GT di Tangerang, Banten,
Perusahaan telah membangun masjid, fasilitas kesehatan
serta jalan umum di sekitar komplek. Perusahaan juga
memberikan Ongkos Naik Haji bagi karyawan serta
masyarakat sekitar. Hampir 1 juta imunisasi telah diberikan
kepada anak-anak karyawan serta masyarakat sekitar
selama 10 tahun terakhir.
Perusahaan juga secara proaktif berkolaborasi dengan
Yayasan Kusuma Buana, LSM yang khusus menangani
pencegahan HIV/AIDS dan meningkatkan kesadaran akan
penyakit mematikan ini. Pada bulan Mei 2004, Perusahaan
memperoleh penghargaan dari Pemeritah Indonesia serta
Organisasi Buruh Internasional (ILO) atas kepedulian serta
komitmen Perusahaan dalam bidang pencegahan HIV/AIDS
di tempat kerja.
Sebagai tanggapan atas terjadinya bencana-bencana alam
seperti banjir di Jakarta, gempa bumi di Jawa Tengah tahun
2006, serta Tsunami yang menghancurkan wilayah Aceh
dan Sumatra Utara pada tahun 2004, Perusahaan
berpartisipasi aktif menyumbangkan dana, makanan dan
obat-obatan.
The Gajah Tunggal Polytechnic that was set up in 1981
has provided more than 3,000 youths from
underprivileged backgrounds with the skills in engineering
that they need to build a brighter future.
In the GT Industrial complex in Tangerang, Banten, the
Company has built a mosque, medical facilities and the
main road surrounding the complex. The Company has
also sponsored the employees and the surounding
community on the Hajj Pilgrimage. Around 1 million
immunizations shots have been administered to infants
and children in the GT Industrial complex over the decade.
The Company has also pro-actively collaborated with
Yayasan Kusuma Buana, an NGO specializing in prevention
of HIV/AIDS, to raise public awareness and knowledge
about this disease. In May 2004, the Company received an
award from the Indonesian government and International
Labour Organization (ILO) for its concern and
commitment towards the HIV/AIDS prevention in the
workplace.
In the aftermath of the devastating natural disasters such
as the Jakarta flood, the Central Java earthquake in 2006,
and the Tsunami in Aceh and North Sumatra in 2004, the
Company quickly responded with donations of cash, foods
and medicines.
Perusahaan berkomitmen kuat dalam menerapkan
kebijakan peduli lingkungan dalam operasinya. Praktek
peduli lingkungan dikembangkan secara cermat pada
seluruh unit usaha Perusahaan, sesuai standar peraturan
lingkungan yang ditetapkan Pemerintah.
The Company maintains a strong commitment and policy
towards environmental protection throughout its
operations. Environmental-friendly practices are being
carefully developed at all of the Company’s business units,
in compliance with the prevailing government regulations.
Akses Informasi
Informational Access
Untuk menjamin kemudahan akses bagi para pemegang
saham dan stakeholder dalam memperoleh berbagai bahan
publikasi dan informasi, Perusahaan mengelola sebuah
situs internet. Situs dengan alamat www.gt-tires.com ini
menyediakan informasi lengkap mengenai produk,
performa operasial dan keuangan Perusahaan, serta
informasi lain yang relevan bagi pemirsanya.
To ensure easy access of Company information and
publications for our shareholders and stakeholders as well
as the general investing public - the Company has
developed the www.gt-tires.com web site. This website
provides comprehensive information pertaining to the
Company’s products, operations and financial
performance, as well as other information relevant to this
audience.
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Environmental Responsibility
47
Annual Report
Tanggung Jawab Lingkungan
Pernyataan Manajemen atas Laporan Tahunan 2006
The Management Statement for the Annual Report of 2006
Direksi dan Dewan Komisaris dengan ini menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan 2006
PT. Gajah Tunggal Tbk .
The Board of Directors and the Board of Commissioners hereby state their complete responsibility for the content of the
Annual Statement of 2006 of PT Gajah Tunggal Tbk.
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
PT. Gajah Tunggal Tbk.
Dibyo Widodo
Presiden Komisaris / President Commissioner
Annual Report
48
Gautama Hartarto
Komisaris / Commissioner
Howell Rembrandt Pickett Keezell
Komisaris Independen /
Independent Commissioners
Mulyati Gozali
Wakil Presiden Komisaris / Vice President Commissioner
Pang Shun Pen
Komisaris / Commissioner
Sang Nyoman Suwisma
Komisaris Independen /
Independent Commissioners
Sunaria Tadjuddin
Komisaris Independen /
Independent Commissioners
Dewan Direksi / Board of Directors
Christopher Chan Siew Choong
Presiden Direktur / President Director
Budhi Santoso Tanasaleh
Direktur / Director
Hendra Soerijadi
Direktur / Director
Tan Enk Ee
Wakil Presiden Direktur / Vice President Director
Veli Ilmari Nikkari
Direktur / Director
Catharina Widjaja
Direktur / Director
Kisyuwono
Direktur / Director
Laporan Keuangan Konsolidasi
Consolidated Financial Statements
DAFTAR ISI
CONTENTS
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
DIRECTORS’ STATEMENT LETTER
1
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005
serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
As of December 31, 2006 and 2005
and for the years then ended
6
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi
Consolidated Statements of Changes in Equity
7
Laporan Arus Kas Konsolidasi
Consolidated Statements of Cash Flows
9
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi
Notes to Consolidated Financial Statements
INFORMASI TAMBAHAN
SUPPLEMENTARY INFORMATION
60
Daftar I
Schedule I
Informasi Neraca Tersendiri Induk Perusahaan
Parent Company’s Balance Sheets
62
Daftar II
Schedule II
Informasi Laporan Laba Rugi Tersendiri Induk Perusahaan
Parent Company’s Statements of Income
63
Daftar III
Schedule III
Informasi Perubahan Ekuitas Tersendiri Induk Perusahaan
Parent Company’s Statements of Changes in Equity
64
Daftar IV
Schedule IV
Informasi Laporan Arus Kas Tersendiri Induk Perusahaan
Parent Company’s Statements of Cash Flows
49
Annual Report
5
Laporan Laba Rugi Konsolidasi
Consolidated Statements of Income
PT. Gajah Tunggal Tbk.
3
Neraca Konsolidasi
Consolidated Balance Sheets
Download

41 Kerjasama dengan Produsen Ban Terkemuka