Ahoy!
Welcome to Biologi Class
What we will learn in this semester:
Sel
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan
Sistem Gerak
Sel
Struktur dan Fungsi
Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan komponen kimiawi sel
Memahami perbedaan sel prokariotik dan eukariotik
Memahami organel dan fungsinya
Memahami perbedaans el hewan dan sel tumbuhan
Menjelaskan fungsi organel berkaitan dengan bioproses sistem hidup
Sel?
Sel merupakan tingkatan struktural kehidupan terkecil yang memiliki
seluruh sifat kehidupan.
Sensitif terhadap stimulus,
beradaptasi dengan lingkungan
Sel bisa bereproduksi
Tumbuh dan berkembang
Pemanfaatan energi
Sejarah Sel
Robert Hooke (1665)
Melihat
gabus
rongga kosong pada
tumbuhan
kemudian
Mikroskop
rancangan
Hooke
yang
digunakan untuk mengamati sel tumbuhan
Antoni van Leewenhoek (1666)
Membuat dan menggunakan mikroskop,
menyebut sel sebagai satuan kehidupan.
Orang yang pertama kali yang melihat sel
hidup dari agla Spyrogira dan bakteri
The first sketch (Fig. IV) of a bacterium by Antoni
van Leeuwenhoek (Delft University of Technology).
Sejarah Sel
• Robert Brown(1831)
menemukan nucleus pada sel tanaman anggrek
dan berpendapat bahwa nukleus memiliki fungsi
penting bagi sel.
• Schleiden & Schwann (1838 & 1839)
mengemukakan teori sel bahwa semua makhluk
hidup terdiri dari sel-sel, sel = unit struktural dan
fungsional terkecil dari semua makhluk hidup.
• Rudolf Virchow (1858)
setiap sel yg ada berasal dari sel yg sebelumnya
Berdasarkan teori para ahli, disimpulkan bahwa:
• Semua makhluk hidup terdiri dari sel-sel.
• Sel merupakan unit structural terkecil pada makhluk
hidup  komponen penyusun dasar.
• Sel merupakan unit fungsional  dapat melakukan
fungsi-fungsi kehidupan (reproduksi, memanfaatkan
energi, sintesis protein, melakukan respons).
• Sel berasal dari sel yang sebelumnya.
• Sel merupakan unit hereditas yang membawa materi
genetik yang dapat diwariskan.
Ukuran Sel
1 µm = 0.001 mm
Ukuran sel berkisar antara 1-100 mikrometer, dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya
Tipe Sel
Tidak memiliki membran inti sel
Memiliki dinding sel
Memiliki membran inti sel
Memiliki kapsul pelindung
Memiliki sistem
endomembran
Tidak memiliki sistem
endomembran
Terdiri dari organisme bakteri
Terdiri dari organisme hewan,
tumbuhan, jamur, protista
Komponen Kimiawi Sel
• Di dalam sel terdapat senyawa kimia dari
aktivitas sel (biomolekul) yang saling
berinteraksi dan menunjukkan ciri
kehidupan.
• Biomolekul digunakan untuk menyusun
tubuh makhluk hidup.
• Senyawa-senyawa dasar berasal dari
makanan dan lingkungan  menjadi
senyawa kompleks (makromolekul)
Membran sel tersusun dari
protein dan lipid
Senyawa dasar  diolah oleh sel  makromolekul digunakan untuk membangun bagian-bagian sel
Struktur dan Fungsi Makromolekul
• Makromolekul = molekul besar = monomer
• Mikromolekul = molekul kecil = polimer  polimer saling bergabung
menyusun monomer.
• Polimer bergabung melalui reaksi
dehidrasi (pelepasan air)
• Makromolekul:
• Karbohidrat
• Protein
• Lemak
• Asam nukleat
Karbohidrat
• Fungsi Karbohidrat :
• Karbohidrat sederhana
• Karbohidrat kompleks
: sumber energi
: cadangan energi, komponen struktural organel dan
bagian sel lainnya
Cadangan
Cadangan
Penyusun
makanan
energi
dinding
hewan
tumbuhan
sel
Protein
• Protein merupakan polimer, yang terbentuk dari banyak asam amino (polimer)
• Fungsi Protein :
• Peran katalis
: membantu mempercepat reaksi kimia di dalam sel hidup.
• Peran mekanik
: pembangun struktur sel (membran-membran organel)
• Transportasi, pengiriman sinyal sel, dan pertahanan sel.
• Contoh protein:
Enzim
Hormon
Membran sel
Lemak (Lipid – Triagliserol)
• Lemak merupakan polimer dari satu molekul gliserol yang bergabung dengan tiga molekul asam
lemak.
• Bersifat hidrofobik (tidak memiliki afinitas terhadap air)
• Fungsi:
• Komponen struktural membrane sel
• Cadangan energi
• Membentuk lapisan pelindung
• Komponen vitamin dan hormon
Jenis Lemak
Penyusun
Contoh
Lemak Sederhana
Triagliserol (Satu molekul gliserol + tiga
molekul asam lemak)
Lilin, plastisin, minyak
Lemak Gabungan
Lemak + senyawa bukan lemak (senyawa
fosfat, glukosa, protein)
Fosfolipid-penyusun membran sel
Lipoprotein
Sfingolipid
Turunan Lemak
Lemak dengan 4 cincin karbon yang menyatu
kolesterol
Asam Lemak Jenuh dan Asam Lemak Tidak Jenuh
Asam Nukleat
• Asam nukelat merupakan polimer yang tersusun dari nukleotida.
• Terdapat dua jenis asam nukleat: DNA dan RNA
• Fungsi:
• Penyimpanan informasi sifat yang diwariskan.
• Pembentukan protein.
nukleotida
Air, Vitamin, dan Mineral
• Fungsi air :
• Pelarut molekul-molekul di dalam sel
• Medium berbagai reaksi kimia di dalam sel
• Transportasi  plasma darah
• Fungsi mineral :
• Pembentukkan struktural dari jaringan
• Kerja sistem enzim
• Kontraksi otot dan respon saraf serta dalam
pembekuan darah.
• Fungsi vitamin :
• Membantuk kerja enzim (reaksi kimia sel)
Struktur Sel dan Fungsinya
Sel memiliki bentuk dan fungsi yang beragam, namun memiliki
komponen penyusun yang sama.
Organel-Organel Sel
Membran Sel
• Bersifat selektif permeable  ion, molekul,
dan senyawa-senyawa tertentu.
• Tersusun dari:
• Fosfolipid  dua lapisan
• Protein
• Karbohidrat
• Glikoprotein  melekat pada protein
• Glikolipid  melekat pada membran
• Protein Membran:
• Protein Integral  tertanam di antara bilayer
fosfolipid
• Protein Periferal  terikat longgar pada
permukaan membran
Membran Sel
• Mengatur lalu lintas molekul air dan ion
atau senyawa yang terlarut dalam air
untuk keluar masuk sel atau organel –
organel sel
• Membatasi sel dengan lingkungan
• Media komunikasi sel dengan lingkungan
Nukleus
• Terdiri dari:
• Nukleolus  pembentukan ribosom
• Materi genetik (kromosom)
• Membran inti berhubungan dengan
bagian dalam retikulum endoplasma.
• Memiliki pori tempat keluar masuknya
molekul.
Sitoplasma
• Cairan sel yang mengandung banyak
nutrien, molekul organik, dan ion-ion.
• Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya
metabolisme sel.
• Di dalamnya terdapat berbagai organel
sel
Ribosom
• Butiran kecil protein.
• Ribosom bebas dan ribosom terikat.
• Berfungsi
melakukan
sintesis
(pembentukan) protein.
• Protein digunakan untuk:
• Sifat structural dan fungsional 
haemoglobin, antibody, hormon, enzim
• Perbaikan sel-sel rusak
• Pembentukan sel baru.
Retikulum Endoplasma
• Terbagi menjadi 2:
• RE Kasar
• Ditempeli ribosom
• Untuk sintesis protein
• RE Halus
• tidak punya ribosom
• Untuk sintesis lemak
Badan Golgi
• Terdiri dari kantung-kantung membran
yang pipih.
• Pusat produksi dan pengiriman produk
sel. Misal: sel menghasilkan molekul
tertentu yang akan dikirim ke luar sel.
• Membentuk vesikel (kantung-kantung)
yang berisi enzim.
• Membentuk lisosom
Lisosom dan Peroksisom
• Lisosom
• Vesikel berisi enzim. Berperan:
• Memecah makromolekul
• Mencerna organel rusak.
• Menghancurkan sel (pada
putusnya ekor cicak)
• Peroksisom
• Vesikel berisi enzim oksidase
dan katalase.  penetral racun.
• Pada
sel
hati
berperan
menetralisir racun.
Plastida
• Leukoplas  cadangan makanan
• Kromoplas  berisi pigmen
• Kloroplas:
• Tempat terjadinya fotosintesis pada
tanaman.
• Terdiri dari:
• Grana
• Tilakoid
• Berisi cairan stroma
Vakuola
• Vesikula besar berisi cairan.
• Penyimpanan gas, senyawa organik dan
ion-ion.
• Menyerap air untuk mempertahankan
bentuk sel (tumbuhan).
• Pembuangan akumulasi zat metabolism
berbahaya (hewan)
• Vakuola kontraktil  pengatur tekanan air
dalam sel
Sentriol
• Sentriol  Mengatur pembelahan sel dan
pemisahan kromosom selama pembelahan
sel pada hewan
• Sentriol memiliki benang-benang spindel
untuk
mengikat
dan
memisahkan
kromosom.
Sitoskeleton
• Rangka sel yang menyokong dan mempertahankan bentuk sel.
• Mikrotubula memberi bentuk sel
• Mikrofilamen  menambah kepadatan lapisan sitoplasma bagian luar dan bekerja pada
proses kontraksi otot.
• Filamen intermediet  memperkuat bentuk dan menjaga kestabilan posisi organel.
Dinding Sel
• Pada sel jamur  terbentuk dari kitin
• Pada sel tumbuhan  selulosa
• Dinding sel terbentuk dari zat pektin yang
lengket kemudian makin tebal dan
mengeras.
• Memiliki pori-pori (plasmodesmata)
Sistem Endomembran
• Organel-organel sel saling berinteraksi dan
terhubung secara fisik.
• Antar organel terhubung secara langsung
atau melalui pembentukan vesikula.
• Membran nukleus – RE Kasar – RE halus –
terbentuk vesikula yang membawa hasil
sintesis ke badan golgi.
• Badan golgi akan melepaskan vesikula
berisi zat tertentu atau enzim.
Sistem Endomembran
• Organel-organel sel saling berinteraksi dan
terhubung secara fisik.
• Antar organel terhubung secara langsung
atau melalui pembentukan vesikula.
• Membran nukleus – RE Kasar – RE halus –
terbentuk vesikula yang membawa hasil
sintesis ke badan golgi.
• Badan golgi akan melepaskan vesikula
berisi zat tertentu atau enzim.