Laporan 5 – Mail dan Web Mail

advertisement
Laporan 5 – Mail
dan Web Mail
Sistem Operasi Jaringan
Oleh :
Muhammad Luthfi Aliva - [11/1107011]
PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2013
1
A. Tujuan
1. Dengan mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat melakukan
konfigurasi Mail Server dan Web Mail dengan benar.
2. Dengan
mengikuti
perkuliahan
ini
mahasiswa
diharapkan
mampu
mengimplementasikan Web Mail serta mengatur dan memenej mail sesuai yang
diinginkan
B. Alat dan Bahan
1. PC (Personal Komputer) Lengkap dengan OS tambahan didalamnya (Debian).
2. Browser
C. Materi Teoritis
1. Mail Server
Email merupakan sebuah layanan pengiriman surat elektronik yang di kirim melalui
internet. Email dikirim dari suatu alamat email yang terdapat pada sebuah mail server
kepada alamat email yang lainnya yang terdapat pada mail server yang sama maupun pada
mail server yang berbeda.
CARA KERJA MAIL SERVER
Pada email server terdapat dua server yang berbeda yaitu incoming dan outgoing
server. server yang biasa menangani outgoing email adalah server SMTP(Simple Mail
Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani incoming email adalah
POP3(Post Office Protcol) pada port 110 atau IMAP(Internet Mail Access Protocol) pada
port 143.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
2
Saat anda mengirim email maka email anda akan ditangani oleh SMTP server dan akan
dikirim ke SMTP server tujuan, baik secara langsung maupun melalui melalui beberapa SMTP
server dijalurnya. apabila server tujuan terkoneksi maka email akan dikirim, namun apabila
tidak terjadi koneksi maka akan simasukkan ke dalam queue dan di ‘resend setiap 15 menit’.
Apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan maka akan diberikan undeliver notice ke inbox
pengirim.
Apabila email terkirim email akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. jika
menggunakan POP3 server maka apabila kita hendak membaca email maka email pada server
di download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang mendownload email tersebut,
dengan kata lain kita hanya bisa membaca email tersebut pada device yang mendownload
email tersebut. berbeda dengan POP3 IMAP server mempertahankan email pada server
sehingga email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda .
Port adalah soket atau jack koneksi yang terletak di luar unit sistem sebagai tempat kabel-kabel
yang berbeda ditancapkan. Setiap port pasti berbeda fungsi dan bentuk fisiknya. Port-port
tersebut adalah port serial, port paralel, port SCSI (dibaca “scuzzy”), port USB. Selama ini kita
biasanya memanfaatkan port-port tersebut untuk mentransmisikan data.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
3

1-19, berbagai protokol, Sebagian banyak port ini tidak begitu di perlukan namun tidak
dapat diganggu. Contohnya layanan echo (port 7) yang tidak boleh dikacaukan dengan
program ping umum.

20 – FTP-DATA. “Active” koneksi FTP menggunakan dua port: 21 adalah port kontrol,
dan 20 adalah tempat data yang masuk. FTP pasif tidak menggunakan port 20 sama
sekali.

21 – Port server FTP yang digunakan oleh File Transfer Protocol. Ketika seseorang
mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui
port 21.

22 – SSH (Secure Shell), Port ini ini adalah port standar untuk SSH, biasanya diubah oleh
pengelola server untuk alasan keamanan.

23 – Telnet server. Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client
telnet untuk hubungan dengan server telnet.

25 – SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, atau port server mail, merupakan port
standar yang digunakan dalam komunikasi pengiriman email antara sesama SMTP
Server.

37 – Layanan Waktu, port built-in untuk layanan waktu.

53 – DNS, atau Domain Name Server port. Name Server menggunakan port ini, dan
menjawab pertanyaan yang terkait dengan penerjamahan nama domain ke IP Address.

67 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port (server). Kebutuhan akan Dynamic Addressing
dilakukan melalui port ini.

68 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port yang digunakan oleh client.

69 – tftp, atau Trivial File Transfer Protocol.

79 – Port Finger, digunakan untuk memberikan informasi tentang sistem, dan login
pengguna.

80 – WWW atau HTTP port server web. Port ini biasanya digunakan untuk web server,
jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser
akan melihat IP tsb pada port 80,
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
4

81 – Port Web Server Alternatif, ketika port 80 diblok maka port 81 dapat digunakan
sebagai port altenatif untuk melayani HTTP.

98 – Port Administrasi akses web Linuxconf port.

110 – POP3 Port, alias Post Office Protocol, port server pop mail. Apabila anda
mengambil email yang tersimpan di server dapat menggunakan teknologi POP3 yang
berjalan di port ini.

111 – sunrpc (Sun Remote Procedure Call) atau portmapper port. Digunakan oleh NFS
(Network File System), NIS (Network Information Service), dan berbagai layanan terkait.

113 – identd atau auth port server. Kadang-kadang diperlukan, oleh beberapa layanan
bentuk lama (seperti SMTP dan IRC) untuk melakukan validasi koneksi.

119 – NNTP atau Port yang digunakan oleh News Server, sudah sangat jarang digunakan.

123 – Network Time Protocol (NTP), port yang digunakan untuk sinkronisasi dengan
server waktu di mana tingkat akurasi yang tinggi diperlukan.

137-139 – NetBIOS (SMB).

143 – IMAP, Interim Mail Access Protocol. Merupakan aplikasi yang memungkinkan kita
membaca e-mail yang berada di server dari komputer di rumah / kantor kita, protokol
ini sedikit berbeda dengan POP.

161 – SNMP, Simple Network Management Protocol. Lebih umum digunakan di router
dan switch untuk memantau statistik dan tanda-tanda vital (keperluan monitoring).

177 – XDMCP, X Display Management Control Protocol untuk sambungan remote ke
sebuah X server.

443 – HTTPS, HTTP yang aman (WWW) protokol di gunakan cukup lebar.

465 – SMTP atas SSL, protokol server email

512 (TCP) – exec adalah bagaimana menunjukkan di netstat. Sebenarnya nama yang
tepat adalah rexec, untuk Remote Execution.

512 (UDP) – biff, protokol untuk mail pemberitahuan.

513 – Login, sebenarnya rlogin, alias Remote Login. Tidak ada hubungannya dengan
standar / bin / login yang kita gunakan setiap kali kita log in.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
5

514 (TCP) – Shell adalah nama panggilan, dan bagaimana netstat menunjukkan hal itu.
Sebenarnya, rsh adalah aplikasi untuk “Remote Shell”. Seperti semua “r” perintah ini
melemparkan kembali ke kindler, sangat halus.

514 (UDP) – Daemon syslog port, hanya digunakan untuk tujuan logging remote.

515 – lp atau mencetak port server.

587 – MSA, Mail Submission Agent. Sebuah protokol penanganan surat baru didukung
oleh sebagian besar MTA’s (Mail Transfer Agent).

631 – CUPS (Daemon untuk keperluan printing), port yang melayani pengelolaan
layanan berbasis web.

635 – Mountd, bagian dari NFS.

901 – SWAT, Samba Web Administration Tool port. Port yang digunakan oleh aplikasi
pengelolaan SAMBA berbasis web.

993 – IMAP melalui SSL.

995 – POP melalui SSL.

1024 – Ini adalah port pertama yang merupakan Unprivileged port, yang ditugaskan
secara dinamis oleh kernel untuk aplikasi apa pun yang memintanya. Aplikasi lain
umumnya menggunakan port unprivileged di atas port 1024.

1080 – Socks Proxy Server.

1433 – MS SQL Port server.

2049 – NFSd, Network File Service Daemon port.

2082 – Port cPanel, port ini digunakan untuk aplikasi pengelolaan berbasis web yang
disediakan oleh cpanel.

2095 – Port ini di gunakan untuk aplikasi webmail cpanel.

2086 – Port ini di gunakan untuk WHM, atau Web Host Manager cpanel.

3128 – Port server Proxy Squid.

3306 – Port server MySQL.

5432 – Port server PostgreSQL.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
6

6000 – X11 TCP port untuk remote. Mencakup port 6000-6009 karena X dapat
mendukung berbagai menampilkan dan setiap tampilan akan memiliki port sendiri. SSH
X11Forwarding akan mulai menggunakan port pada 6.010.

6346 – Gnutella.

6667 – ircd, Internet Relay Chat Daemon.

6699 – Napster.

7100-7101 – Beberapa Font server menggunakan port tersebut.

8000 dan 8080 – Common Web Cache dan port server Proxy Web.

10000 – Webmin, port yang digunakan oleh webmin dalam layanan pengelolaan
berbasis web.
2. Web Mail
WebMail adalah Aplikasi untuk mengakses e-mail melalui suatu browser, seperti
Netscape atau Internet Explorer.
Alasan utama mengapa aplikasi ini sangat dianjurkan untuk dipakai, karena dengan
menggunakan aplikasi ini, email anda akan dapat diakses dari mana saja. Berbeda bila anda
menggunakan aplikasi semacam Outlook Express, dimana e-mail tersebut hanya dapat diakses
dari PC tertentu.
Fasilitas apa saja yang tersedia dalam WebMail
Antara lain :
-
Mengirim E-mail
-
Membaca E-mail
-
Membalas E-mail
-
Meneruskan E-mail
-
Menyimpan E-mail
-
Menghapus E-mail dan Pembatalan penghapusan E-mail
-
Menggunakan Lampiran Dokumen
-
Mencetak E-mail
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
7
Fasilitas lain yang tersedia :
-
Membuat Address Book
-
Setup Signature
-
Bekerja dengan Folder
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
8
D. Langkah Kerja
Sebelum kita masuk pada langkah konfigurasi Mail Server maupun Web Mail, percobaan
percobaan pada pratikum sebelumnya harus sempurna atau dilakukan sampai selesai
dulu, jika tidak kita akan kesulitan dalam proses konfigurasi pratikum pratikum
selanjutnya. Maka dari itu, apabila masih ada konfigurasi yang gagal pada percobaan
sebelumya, perbaiki terlebih dahulu, kemudian baru lanjut pada pratikum lainnya.
Adapun langkah dalam penginstalan maupun konfigurasi dalam Mail Server dan Web Mail
adalah adalah sebagai berikut :
1. Pastikan Debian dalam keadaan hidup pada Virtual Machine, kemudian masuk ke root.
2. Kemudian untuk memulai konfigurasi pada Mail Server , install terlebih dahulu aplikasi
yang mendukung konfigurasi tersebut “apt-get install postfix courier-imap courier-pop”
3. Tunggu sampai proses penginstalan selesai.
4. Apabila dalam proses penginstallan diminta CD – 2 Master Debian, maka pada Virtual
Machine yang kita kondisikan CD/DVD Device nya ganti dengan CD – 2. Kemudian “yes”
5. Lakukan hal yang sama seperti diatas apabila pada proses meminta kembali CD – 1 dari
penginstalan tersebut.
6. Kemudian buat file directory untuk Mail tersebut
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
9
7. Kemudian tambahkan user dalam directory yang telah kita buat sebelumnya.
8. “luthfibrother” merupakan username dari mail yang kita buat
9. Lalu isikan Full Name, Room Number, Work Phone, Home Phone, Other, isi sesuai yang
kita inginkan, boleh diisi boleh tidak.
10. Kemudian tambah 1 user lagi supaya kita bisa mengirimkan mail kepada user lain.
11. Nah disini, saya sudah mempunyai user dengan username “luthfialiva”.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
10
12. Lanjut, masuk pada konfigurasi “nano /etc/postfix/main.cf”
13. Lalu tambahkan pada baris paling bawah “home_mailbox = Maildir/”
14. Kemudian lanjut pada konfigurasi lainnya, yaitu “dpkg-reconfigure postfix”
15. Ikuti langkah sesuai gambar dibawah ini.
Pop up konfigurasi pada dpkg
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
11
Isikan alamat domain yang sudah kita buat sebelumnya.
Kosongkan saja.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
12
Isikan alamat destination, dimana mail tersebut akan terkirim (isikan sama dengan
domaindiatas)
Pilih No
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
13
Tambahkan angka sesuai format diatas (dilingkari)
Skip saja “No”
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
14
Isikan dengan angka “0”
Isikan dengan simbol “+”
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
15
Pilih “ipv4”
Kemudian OK, tunggu beberapa saat sampai Postfix selesai me restart
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
16
Masuk pada tahap pengujian
16. Untuk masuk pada pengiriman email kita menggunakan syntax “telnet mluthfialiva.com
25” *sesuaikan dengan alamat domain anda
Keterangan
 Mail from:  merupakan user pengirim (input ketikkan sendiri)
 Rcpt to:  merupakan user penerima (input ketikkan sendiri)
 Data merupakan isi dari pesan
 Quit untuk keluar dari mail server
 Sesuaikan dengan sintak yang ada pada gambar diatas dengan apa yang anda buat
sebelumnya.
17. Lanjut pada penechekan apakah email yang kita kirim berhasil diterima oleh user lain.
18. Dengan masuk pada “telnet mluthfaliva.com 110”
19. Dan ganti alamat domain, lalu sesuaikan dengan yang anda buat sebelumnya.
20. Untuk alamat IP 192.168.1.1  merupakan IP Address Debian.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
17
Keterangan :
 Untuk masuk silahkan login user lain sebagai penerima dari pesan sebelumnya
 User luthfialiva
 Pass 1107011
 Stat
 Retr 2  pesan ke 2 yang sudah diterima, karena saya sudah mencobakan pengiriman
pesan sebelumnya.
 lihat pada gambar, bahwasanya pesan yang sudah kita kirim sebelumnya berhasil
diterima oleh user luthfialiva.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
18
Adapun langkah untuk konfigurasi Web Mail adalah sebagai berikut :
1. Install terlebih dahulu aplikasi pendukung untuk konfigurasi Web Mail, yaitu kita
menggunakan Squirellmail. “apt-get install squirrelmail”
2. Tunggu sampai proses selesai.
3. Kemudian masuk pada konfigurasi “nano /etc/apache2/apache2.conf”
Tambahkan syntax (lingkaran merah) pada baris paling bawah.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
19
4. Lanjut masuk pada konfigurasi “nano /etc/squirrelmail/apache.conf”
Sesuaikan dengan syntax diatas
5. Setelah
kita
selesai
melakukan
seluruh
konfigurasi
diatas,
restart
kembali
“/etc/init.d/apache2 restart”
6. Kemudian lakukan pengujian pada Web Browser anda.
7. Silahkan login sesuai user yang sudah terdaftar.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
20
Keterangan :
 Yang ditandai garis kuning adalah email masuk dari user luthfi brother
E. Kesimpulan
Pada kali ini dapat saya simpulkan bahwa Mail Server atau yang sering disebut
juga E-Mail server, digunakan untuk mengirim surat melalui Internet. Dengan begitu,
dapat mempermudah dalam penggunanya, karena lebih cepat dan efisien. Untuk
membuat Mail Server, harus terdapat SMTP dan POP3 server, yang digunakan untuk
mengirim dan menerima E-Mail.
Masing – masing port mempunya peran tersendiri dalam mengelola mail yang
ada.
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
21
Proses pengiriman eMail bisa terjadi karena adanya SMTP Server (Simple Mail
Transfer Protocol). Setelah dikirim, eMail tersebut akan ditampung sementara di POP3
Server (Post Office Protocol ver. 3). Dan ketika user yang mempunyai eMail account
tersebut online, mail client akan secara otomatis melakukan sinkronisasi dari POP3
Server.
WebMail (Web Based Mail), adalah aplikasi eMail client yang berbasis web. Jika
anda pernah melihat layanan eMail Yahoo, Gmail, ataupun Hotmail. Mereka
menggunakan webmail sebagai eMail client untuk setiap penggunanya. Kelebihan dari
Webmail ini sendiri adalah bisa kita gunakan dimana saja, kapan saja, dan bagaimana
saja keadaanya, asalkan kita tetap terkoneksi ke Internet.
Untuk membuat mail client yang berbasis web, tentunya kita membutuhkan CMS
(Content Management System) yang dikhususkan untuk webmail. Diantaranya yang
terkenal adalah squirrelmail dan roundcubemail.
Dan salah satu webmail yang mudah dalam penggunaannya adalah Squirrelmail :
paket webmail yang sudah tersedia dalam distro Debian Lenny. Oleh karena itu banyak
administrator jaringan yang menggunakanya, karena kemudahanya dalam konfigurasi
LAPORAN 5 – MAIL DAN WEB MAIL
MUHAMMAD LUTHFI ALIVA - *11/1107011+
Download