يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا َلَ تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَ

advertisement
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
ِ ِ
ِ َّ
ِ
‫ارًة َع ْن‬
َ ‫ين آ ََمنُوا ََل تَأْ ُكلُوا أ َْم َوالَ ُك ْم بَ ْي نَ ُك ْم بالْبَاط ِل إََِّل أَ ْن تَ ُكو َن ت َج‬
َ ‫يَا أَيُّ َها الذ‬
ِ ِ
ِ ٍ ‫تَ ر‬
‫يما‬
ً ‫س ُك ْم إِ َّن اللَّهَ َكا َن ب ُك ْم َرح‬
َ ‫اض م ْن ُك ْم َوََل تَ ْقتُ لُوا أَنْ ُف‬
َ
( Q.S : An Nisa : 29)
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan harta-harta
kalian di antara kalian dengan cara yang batil, kecuali dengan perdagangan
yang kalian saling ridha. Dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian,
sesungguhnya Allah itu Maha Kasih Sayang kepada kalian. (Q.S:An-Nisa: 29)
Permainan harga komoditas pertanian oleh para tengkulak sering dijumpai
di berbagai wilayah di Indonesia. Tengkulak membeli hasil panen dari petani
dengan harga yang serendah-rendahnya, kemudian menjualnya dengan harga
yang setinggi-tingginya. Hal ini menyebabkan ketimpangan pendapatan
(keuntungan) antara petani dengan tengkulak. Padahal petani juga memiliki
kekuatan (power) dalam menentukan harga jual, agar keuntungan (profit) yang
peroleh petani tidak terlalu jauh lebih rendah dibandingkan para pengepul
(second hand) ( http://www.radarjogja.co.id ).
Dalam surah An Nisa ayat 29 telah dijelaskan tentang konsep perdagangan
islam yaitu dengan mengedepankan asas keridhaan diantara kedua belah pihak.
Prof. Dr Hamka dalam tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa yang dimaksud
dalam kalimat “Kecuali bahwa ada dalam perniagaan dengan ridha di antara
kamu” adalah adanya transparansi dan saling keterbukaan antara kedua belah
pihak dalam melakukan transaksi jual beli/perdagangan. Kemajuan Ilmu
Pengetahuan Ekonomi Modern di zaman sekarang telah sampai kepada intisari
1
2
maksud ayat ini. Ekonomi telah diartikan dengan kemakmuran. Ekonomi yang
kacau ialah memakan harta kamu di antara kamu dengan batil di mana yang
kaya sudah sangat kaya dan yang miskin sampai menanggung lapar, sebab satu
liter beras sajapun harus dicarinya dengan keringat, airmata dan darah. Lantaran
inilah timbul cita-cita “Keadilan Sosial”
Penjelasan ayat diatas dilengkapi dengan sabda Rasulullah
‫ﷺ‬
yang
berbunyi:
Diriwayatkan oleh Hakim bin Hizam r.a dia berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda : ’’Dua orang yang melakukan transaksi jual-beli boleh memilih,
selama mereka berdua belum terpisah –atau beliau bersabda dengan redaksi
hingga mereka berdua berpisah – jika mereka berdua jujur dan transparan,
maka jual beli mereka akan diberkahi. Akan tetapi jika mereka dusta dan tidak
terus terang, maka keberkahan jual beli mereka menjadi hilang(dicabut)’’ (HR.
Shahih Al Bukhari)
Selain itu salah satu kebijakan pemerintah untuk mengatasi kasus ini
diantaranya ialah dengan membangun pasar lelang komoditas pertanian atau
yang sering disebut dengan pasar tani ( http://indonesia.shafaqna.com ). Pasar
Tani adalah suatu tempat dimana petani dapat menjual komoditas pertanian
secara langsung dengan konsumen, sehingga petani dapat menjual
komoditasnya dengan harga yang lebih layak dan konsumen memperoleh bahan
pangan yang segar dengan harga yang lebih murah dari pasaran umum. Seiring
dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi serta potensi
pemanfaatannya secara luas, pemerintah dituntut untuk bisa mengikuti
perkembangan tersebut. Pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun
2003 tentang kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government
telah mencanangkan gerakan guna terlaksananya e-government yang bertujuan
untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis
elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif
3
dan efisien. Melalui pengembangan e-government dilakukan penataan sistem
manajemen dan proses kerja lingkungan pemerintahan dengan mengoptimalkan
teknologi informasi (Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang kebijakan
dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government).
Sleman adalah salah satu daerah penyumbang komoditas pertanian
terbanyak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Hampir setengah dari luas
wilayah sleman merupakan tanah pertanian yang subur dengan didukung irigasi
teknis di bagian barat dan selatan (Data BPS Yogyakarta). Sehingga para petani
di Kabupaten Sleman produktif dalam menghasilkan komoditas pertanian. Oleh
sebab itu, para petani membutuhkan sebuah media dalam memasarkan hasil
panenya, agar para petani lebih luas dalam memasarkan atau mempromosikan
komoditas pertaniannya, tidak hanya terbatas pada daerahnya saja serta dapat
menjual komoditas pertaniannya sesuai dengan harga yang mereka kehendaki.
PASARTANI.COM adalah suatu sistem informasi penjualan komoditas
pertanian berbasis web yang menggunakan prinsip pasar tani. Pemerintah dapat
menentukan batas bawah dan atas terhadap harga suatu komoditas pertanian.
Petani dapat menjual/mempromosikan komoditasnya dengan media web,
sehingga pemasarannya akan semakin luas. Masyarakat/konsumen dapat
memperoleh informasi bahan pokok yang murah dan segar. Dengan sistem
informasi ini diharapkan akan memudahkan pemerintah dalam menciptaan
harga perdagangan yang adil (fair trade) dan menguntungkan pihak petani dan
konsumen.
1.2 Rumusan Permasalahan
Adapun rumusam permasalahan yang dibahas adalah bagaimana
membangun sistem informasi berbasis web yang memudahkan pemerintah
dalam mengontrol kestabilan harga, memudahkan petani dalam menjual dan
memudahkan konsumen dalam memperoleh komoditas pertanian unggulan di
Kabupaten Sleman.
4
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat sebuah sistem informasi
berbasis web yang memudahkan pemerintah dalam mengontrol kestabilan
harga, memudahkan petani dalam menjual dan memudahkan konsumen dalam
memperoleh komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Sleman.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat dari tugas akhir ini adalah :
1. Memudahkan pemerintah dalam mengontrol dan mengawasi harga
komoditas pertanian.
2. Memudahkan pemerintah dalam mengetahui harga komoditas
pertanian di berbagai daerah.
3. Memudahkan petani dalam menjual dan mempromosikan komoditas
pertaniannya.
4. Memudahkan konsumen (masyarakat) dalam memperoleh informasi
komoditas pertanian.
1.5 Batasan Penelitian
Batasan-batasan masalah dalam pembuatan aplikasi dalam tugas akhir ini
adalah :
1.
Registrasi untuk menjadi member dalam sistem dilakukan secara
manual di masing-masing kecamatan.
2.
Sistem tidak dapat menangani pembayaran.
3.
Sistem tidak menangani pengelolaan hasil pertanian.
4.
Sistem ini tidak memberikan modul laporan.
5
1.6 Metode Penelitian
Metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan Tugas Akhir ini sebagai berikut
:
1. Observasi dan Wawancara
Metode ini merupakan metode pengumpulan data dengan melihat
proses sistem yang akan dihadapi. Penulis melakukan wawancara
kepada penyuluh pertanian dalam menggali informasi dan data yang
menunjang pembuatan sistem ini.
Observasi dilakukan dengan melihat langsung transaksi-transaksi
penjualan yang dilakukan oleh petani baik yang ada di daerah Sleman
maupun beberapa wilayah di luar Sleman.
2. Studi Literatur
Metode ini di lakukan dengan mengumpulkan dan mempelajari
referensi informasi pustaka mengenai sistem yang mirip atau pernah di
buat yang berkaitan dengan e-katalog. Kegiatan ini dilaksanakan di
perpustakaan.
3. Pengembangan Sistem
Metode ini di dasarkan sebagai tahap realisasi dari tujuan penelitian
yang ingin di capai. Adapun proses yang terlibat adalah :
a. Analisis Sistem
Analisis sistem digunakan untuk mencari kebutuhan sistem,
kegiatan ini difokuskan untuk mencari kebutuhan fungsional dan
kebutuhan nonfungsional dari sistem yang akan di rancang.
6
b. Implementasi
Implementasi
bertujuan
untuk
membangun
sistem
berdasarkan perancangan sistem yang telah disusun menjadi
sebuah aplikasi yang dapat digunakan.
c. Pengujian Prototipe
Kegiatan ini bertujuan menguji proses-proses pada aplikasi
yang sudah dibangun agar sesuai dengan kebutuhan dan mencari
kesalahan atau kekurangan dari aplikasi yang telah dibangun
untuk meminimalisir cacat program.
1.7 Sistematika Penulisan
Untuk memberikan gambaran secara menyeluruh masalah yang akan
dibahas dalam laporan Tugas Akhir ini. Maka sistematika penulisan laporan ini
dibagi dalam beberapa bab sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan latar belakang masalah mengenai diperlukan adanya
pembuatan dan perancangan PASARTANI.COM, rumusan permasalahan,
tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan penelitian, metode penelitian
serta sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Berisi uraian sistematis mengenai informasi hasil penelitian yang disajikan
dalam pustaka dan menghubungkannya dengan PASARTANI.COM
BAB III LANDASAN TEORI
7
Berisi uraian-uraian dasar teori yang digunakan untuk mendukung analisis
dan rancangan sistem informasi secara umum.
BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
Berisi tentang rancangan sistem informasi yang direncanakan seperti desain
sistem, basis data, tampilan antarmuka dan laporan
BAB V IMPLEMENTASI SISTEM
Bab ini menguraikan tentang penerapan dari bab sebelumnya yaitu analisis
dan desain sistem yang dibuat pada pembangunan sistem informasi dengan
menampilkan antar muka disertai penjelasan mengenai alur kerja E-Katalog
Pasar Tani.
BAB VI HASIL PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini akan membahas mengenai proses penggunaan sistem sebagai tolok
ukur apakah sistem telah sesuai dengan yang di harapkan atau belum.
BAB VII PENUTUP
Pada bab ini berisi uraian penutup dari penelitian tugas akhir ini. Uraian
kesimpulan dan saran juga terdapat dalam bab ini sehingga dapat di gunakan
sebagai acuan bila sistem ingin di kembangkan lebih lanjut.
DAFTAR PUSTAKA
Download