Modul 9 - Nilai Waktu dr Uang

advertisement
Nilai Waktu dari Uang dan Kriteria Seleksi
Sebelum menyetujui usulan suatu proyek (investasi), perlu dikaji kelayakannya
dari segala macam aspek.
Sebagai
bagian dari aspek pengkajian financial, Telah
dibicarakan sebelumnya penggunaan aliran kas sebagai model. Langkah berikutnya adalah
menganalisis aliran kas tersebut dengan memakai metode dan kriteria yang telah dipakai
secara luas untuk memilah-milah mana yang dapat diterima dan mana yang ditolak. Kriteria
tersebut banyak berhubungan dengan disiplin ilmu engineering-ekonomi, diantaranya
adalah konsep ekuivalen (ekuivalent) yaitu, pengaruh waktu terhadap nilai uang.
Metode atau teknik menganalisis dan kriteria seleksi atau rangking berbagai macam variasi
diatas memerlukan pembahasan yang lebih intensif. Masalah pokok serta latar belakang
yang mendasari harus dipahami oleh pengelola proyek.
Nilai waktu dari Uang
Pengertian bahwa satu rupiah saat kini bernilai lebih tinggi dari waktu yang akan datang,
merupakan konsep dasar dalam membuat keputusan investasi. Pada umumnya masalah
financial atau arus kas suatu investasi mencakup periode waktu yang cukup lama,
bertahun-tahun, sehingga perelu diperhitungkan pengaruh waktu terhadap nilai uang. Ini
dirumuskan sebagai
 Bunga (interest) atau tingkat atau
 Arus pengembalian (rate of return).
 Nilai yang akan datang Lump-Sum
Hubungan antara nilai uang yang akan datang (future value F) terhadap nilai sekarang
(Present value - PV) dituliskan dengan rumus :
F = PV + PV x i
= PV (1+i)
dimana :
f
= nilai uang yang akan datang
PV = nilai uang saat ini
i
= bunga (interest), dinyatakan dalam pecahan decimal.
Arti dari rumus diatas adalah jumlah dana yang terkumpul pada akhir kurun waktu
tertentu sama dengan nilai sekarang (PV) dana pokok ditambah bunganya (PV)i.
1. Bunga sederhana dan bunga Majemuk
Dikenal dua macam bunga, yaitu bunga sederhana (simple interest) dan bunga
berbunga atau bunga Majemuk (Compound interest).
http://www.mercubuana.ac.id
A = Pembayaran periodic
i
= Bunga
N =Tahun
Simbol (F / A, i, n)
Nilai sekarang Lump-Sum
Di atas telah disinggung hubungan antara nilai uang yang akan datang terhadapnilai
sekarang
Sebagai kelanjutan dari pembahasan bunga Majemuk,dibawah ini ditinjau hal yang
sebaliknya
Yaitu berapa besar nilai sekarang bila diketahui jumlahnya (lump-sum) di masa yang akan
datang. Rumus untujk maksud tersebut dijabarkan dari rumus 7-2 :
Fn = PV (1+i)n
menjadi : PV = Fn / (1+i)n
Simbol : (PV/F,I,n)
Nilai sekarang Anuitas
Suatu dana yang terkumpul dengan jumlah yang sama dari tahun ketahun, Misalnya hasil
tabungan dihitung pada akhir tahun yang bersangkutan adalah sebagai berikut:
PV = A[(1+i)n-1]
i(1+i)n
(7-5)
Simbol: (PV/A, i, n)
Capital Recovery
Di bidang financial seringkali diperlukan perhitungan mengenai pembayaran kembali
Atau cicilan periodic suatu utang. Ini dikenal sebagai Capital Recovery.
Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
A = PV [I (1 + i)n
(1+i)n-1
(7-6)
Simbol (A/PV, i, n)
Bunga Nominal Efektif
Dilihat dari intervalnya, dikenal dua macam bunga majemuk, yaitu diskrit (discrete)
Dan kontinu. Diskrit bila besarnya kurun waktu interval tertentu, seperti tahunan, bulanan,
kwartalan dan lain-lain. Sedangkan kontinu, intervalnya mendekati tak terhingga kecil.
Namundemikian, keduanya selalu dinyatakan dalam bunga tahunan atau nominal.
Hubungan antara bunga nominal (i) dan bunga efektif (r) adalah sebagai berikut :
http://www.mercubuana.ac.id
Dana Tidak Terbatas
Di sini asumsi yang digunakan adalah bahwa perusahaan memiliki dana yang tidak
terbatas. Dalam hal ini, maka penilaian tidak banyak mengalami kesulitan, usulan yang
menjanjikan keuntungan yang terbaik akan diterima.
Tabel 7-8 Beberapa rumus yang sering dipakai pada kriteria seleksi.
Simbol
Rumus
Faktor(Apendiks)
(F/PV,I,n)
F =PV(i+1)n
PV ke F
( F/A,I,n )
F=A(1+i)n-1
A ke F
Nilai yang akan datang(F)
Single sum/
Lump-sum
Anuitas
1
Nilai sekarang(PV)
Single sum/
---------(PV/F,i,n)
PV=F(1+i)n
A ke PV
(PV/A,I,n)
PV=A(1+i)n-1
A
ke PV
(A/PV,i,n)
A=PV(1+i)n
PV
ke A
Lump sum
Anuitas
Anuitas (A)
Nilai sekarang
(capital recovery)
-------------(1+i)n-1
Nilai yang akan datang
(singking fund).
(A/F,i,n)
A = F1
F
ke A
---------(1+i)n-1
Dana terbatas
Karena dananya terbatas, maka perusahaan perlu mengatur penggunaan modal yang
tersedia (capital rationing), dalam arti pendekatan yang digunakan harus dapat memilih
urusan proyek -proyek yang saling bersaing.
http://www.mercubuana.ac.id
Download