PEMROSESAN FILE DAN KONSEP MANAJEMEN DATA

advertisement
Field, Item Data, Atribut, dan Elemen sering
digunakan bergantian untuk menggambarkan
bagian terkecil dalam data yang akan disimpan
dan dimunculkan kembali dalam sebuah sistem
informasi.
Jika hanya beberapa bagian field yang dibutuhkan
pengguna, field tersebut harus dibagi ke dalam
beberapa item data.
Sebuah field mungkin hanya merupakan sebuah
karakter tunggal atau angka, atau terdiri dari
banyak karakter atau angka.




Nama pelanggan
Nomor jaminan sosial karyawan
Nomor pesanan penjualan
Nomor rekening pelanggan
Sebuah field biasanya secara logika
diasosiasikan dengan field lainnya, sebuah
pengelompokkan logis field disebut record.

Record adalah kelompok item data yang
terkait dengan entitas tertentu seperti :
Seorang pelanggan,
karyawan,
vendor,
tagihan, dan sebagainya.
Record-name adalah nama record, seperti
vendor atau employee. Entri yang berada
dalam tanda kurung adalah nama-nama field
individual dalam record tersebut.
1. Customer (account_number, name, address,
account balance)
2. Employee (name, number, age)
3. Purchase_order (PO_#, date, amount,
vendor, quantity, price)



Struktur record memiliki occurance, yang
juga disebut instance. Record occurance
merupakan satu set khusus nilai data untuk
record tersebut.
Contoh :
Employee (name, number, age)
Occurrence:
Employee (B Sundari, 919199, 43)



Dalam sebuah Fixed-length Record, baik
jumlah field dan panjangnya (ukuran
karakter) tiap field sudah tetap atau tertentu.
Fixed-length Record lebih mudah
dimanipulasi dalam aplikasi komputer
dibandingkan Variable-length Record karena
ukuran Fixed-length Record terstandarisasi.
Kebanyakan record yang disimpan dalam
direct-access storage devices (DASD) adalah
fixed-length.


Tiap field harus cukup besar untuk memuat
perkiraan entri yang paling maksimum dalam
field tersebut.
Akibatnya, biasanya terdapat spasi, misal
menyisakan 25 spasi untuk sebuah nama,
yang pada kenyataannya banyak nama hanya
memerlukan 8 karakter atau kurang.


Dalam Variable-length Record, lebar field
dapat disesuaikan untuk tiap data occurance.
Jumlah aktual field dapat bervariasi dari satu
data occurance dengan data occurance yang
lain.
Akhir dari Variable-length Record harus
ditandai dengan sebuah simbol khusus atau
field record-length yang berisi record itu
sendiri.

Variable-length Record mampu
menggunakan secara efisien ruang
penyimpanan yang tersedia, namun
manipulasi record tersebut sedikit lebih sulit.


Key atau record key adalah item data atau
kombinasi item data yang secara unik
mengidentifikasi sebuah record tertentu
dalam sebuah file.
Contoh:
Part (part_no, warhse)
dengan part_no sebagai nomor komponen
mesin dan warhse sebagai nomor gudang
yang terkait dengan lokasi gudang.
Terdapat 3 tingkat arsitektur yang terkait
dengan database dan sistem manajemen
database :
1. Tingkat konseptual
2. Tingkat logika
3. Tingkat fisik

Tingkat
Konseptual
Isi database
Penggunaan Database
Laporan yg diinginkan
Informasi yg akan ditampilkan
Tingkat
Logika
Struktur data logika :
Pohon (hierarkis)
Jaringan
Relasional
Tingkat
Fisik
Metode akses :
Sekuensial
Sekuensial-berindeks
Langsung

Sistem Manajemen Database atau (DBMS)
adalah program komputer yang
memampukan seorang pengguna untuk
menciptakan dan memperbaharui file-file,
menyeleksi dan memunculkan kembali data,
dan menghasilkan beragam output dan
laporan-laporan.
Seluruh DBMS memiliki tiga atribut umum
untuk mengelola & mengorganisasikan data :
1. DDL (data description language)
2. DML (data manipulation language)
3. DQL (Data query language)

Memungkinkan administrator database (DBA)
untuk menentukan struktur logika database
yang disebut skema.
 Pada umumnya hal-2 berikut ini perlu
ditentukan ketika menentukan skema:

1. Nama elemen data
2. Jenis data (numerik, alfabetik, tanggal, dll) dan
posisi jumlah angka desimal jika data tersebut
bersifat numerik.
3. Posisi angka (mis. Sembilan posisi untuk no jam-sos)


DML terdiri atas perintah-2 untuk melakukan
peng-update-an, peng-edit-an, manipulasi,
dan ekstraksi data.
SQL (structured query language) adalah
bentuk DML yang umum dalam pengaturan
relasional.


DQL adalah bahasa atau antar muka yang
ramah-pengguna (user-friendly) yang
memungkinkan bagi pengguna untuk
meminta informasi dari database.
Salah satu antarmuka yang friendly ini adalah
QBE (query by example), yang
memungkinkan bagi pengguna untuk
meminta informasi hanya dengan mengisi
tempat-tempat yang kosong.



Structured Query Language (SQL) adalah
teknologi yang digunakan untuk
memunculkan informasi dari database.
SQL merupakan bahasas pemrograman
nonprosedural.
Bahasa ini memungkinkan penggunanya
untuk fokus pada penentuan data apa yang
dibutuhkan daripada bagaimana
mendapatkan data tersebut.

1.
2.
3.
4.
Empat bentuk pernyataan DML yang
merupakan komponen SQL :
SELECT
UPDATE
DELETE
INSERT
memunculkan baris tabel
memodifikasi baris tabel
memindahkan baris dan tabel
menambahkan baris baru pada
tabel
Download