PRAMUKA PRAMUKA Pembahasan Struktur dan Mekanisme Organisasi Gerakan Pramuka Bapak Alirmansyah,S.Pd.,M.Pd ANGGOTA KELOMPOK ANGGOTA KELOMPOK M PUTRA SONY REXI HARSA ISLAMIKA MAULANA ARVI ADITYA MUHAMMAD WAHYU ALVIN SETIAWAN STRUKTUR ORGANISASI STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN GERAKAN PRAMUKA PRAMUKA Gerakan Pramuka memiliki struktur organisasi yang tersusun secara berjenjang dari tingkat nasional hingga tingkat paling dasar. Struktur ini dibuat agar kegiatan dan pembinaan dapat berjalan terarah serta mudah dikoordinasikan Urutannya: 1. Kwarnas: mengatur Pramuka tingkat nasional. 2. Kwarda: mengoordinasikan tingkat provinsi. 3. Kwarcab: mengatur tingkat kabupaten/kota. 4. Kwarran: mengatur tingkat kecamatan. 5. Gudep: menjadi tempat utama pelaksanaan kegiatan Pramuka. PERANAN MAJELIS PERANAN MAJELIS PEMBIMBING PEMBIMBING (MABI) (MABI) Majelis Pembimbing atau Mabi merupakan badan yang membantu organisasi Pramuka dalam menjalankan kegiatannya. Mabi memberikan dukungan agar kegiatan Pramuka dapat berjalan dengan baik. Dukungan Mabi meliputi: 1.Bimbingan moral 2.Dukungan organisatoris 3.Bantuan material 4.Dukungan finansial Mabi juga terdapat pada berbagai tingkatan, mulai dari nasional hingga Gugus Depan FUNGSI KWARTIR-KWARTIR FUNGSI KWARTIR-KWARTIR Kwartir merupakan bagian yang bertugas mengelola dan mengendalikan kegiatan Gerakan Pramuka sesuai wilayahnya. Fungsi utama kwartir yaitu: 1. Menetapkan kebijakan dan program kerja Pramuka. 2. Mengembangkan pendidikan dan kegiatan kepramukaan. 3. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah, swasta, serta organisasi masyarakat. Dengan adanya kwartir, kegiatan Pramuka di setiap wilayah dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinasi. GUGUS DEPAN GUGUS DEPAN (GUDEP) (GUDEP) SEBAGAI SEBAGAI UJUNG UJUNG TOMBAK TOMBAK PEMBINAAN PEMBINAAN Gugus Depan (Gudep) merupakan bagian terdepan dalam pelaksanaan pendidikan kepramukaan. Di sinilah peserta didik secara langsung mengikuti kegiatan dan mendapatkan pembinaan. Gudep membina anggota berdasarkan golongan: 1. Siaga,tahap pengenalan dasar kepramukaan dan pembentukan karakter. 2. Penggalang,tahap pengembangan kemandirian, kedisiplinan, dan kerja sama. 3. Penegak,tahap pengembangan kepemimpinan dan tanggung jawab. 4. Pandega,tahap Pengembangan kepemimpinan dan kontribusi kepada masyarakat. Gudep biasanya berada di sekolah, perguruan tinggi, lembaga pemerintah, atau komunitas. Pelaksanaannya didukung oleh Pembina Gudep dan Mabigus serta mengacu pada SKU dan SKK. KESIMPULAN KESIMPULAN Gerakan Pramuka memiliki struktur organisasi yang tersusun secara berjenjang, mulai dari Kwartir Nasional hingga Gugus Depan. Setiap tingkatan memiliki tugas dan fungsi masingmasing dalam mengatur serta mengembangkan kegiatan kepramukaan. Kwartir berperan dalam mengelola dan mengendalikan kegiatan, sedangkan Majelis Pembimbing (Mabi) memberikan dukungan moral, organisatoris, material, dan finansial. Sementara itu, Gugus Depan (Gudep) menjadi tempat utama pelaksanaan pendidikan dan pembinaan peserta didik melalui golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Dengan pembagian tugas tersebut, kegiatan kepramukaan dapat berjalan secara terarah dan terkoordinasi. SESI SESI PERTANYAAN PERTANYAAN TERIMA TERIMA KASIH KASIH