Prosedur administrasi perpajakan yang diterapkan saat ini adalah Sistem Administrasi Pajak Terpadu (dikenal juga sebagai coretax). Sistem ini diresmikan pada tanggal 31 Desember 2024 oleh Presiden lalu mulai diemplementasikan pada tanggal 1 Januari 2025 hingga sekarang. Tujuan pemerintah menerapkan system ini adalah untuk memodernisasi system administrasi perpajakan, meningkatkan efektivitas, serta transparansi sistem administrasi pajak negara. coretax adalah Sistem Informasi Administrasi Pajak yang mengkonsolidasikan semua operasi bisnis pajak ke dalam satu platform digital (Jahadu & Santosa, 2024). Saat ini, sistem coretax mengintegrasikan berbagai proses perpajakan mulai dari pendaftaran wajib pajak, Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT), pembayaran pajak, pembuatan faktur pajak elektronik dan bukti potong, hingga proses pemeriksaan dan penagihan pajak. Penerapan sistem ini memberikan pengaruh positif terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Kepatuhan tersebut berdampak pada penerimaan negara karena selain memangkas dan mengefisiensi biaya administrasi perpajakan, wajib pajak juga dapat lebih mudah mengakses segala proses administrasi perpajakan melalui laman coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan tidak perlu repot-repot datang ke kantor pajak sehingga dapat mengefiensiensi waktunya. DAFPUS Artavia, A. H., Kusumaningrati, M., & Rahayu, P. (2026). Efisiensi Coretax terhadap Efisiensi Proses Administrasi Perpajakan dan Kepuasan Wajib Pajak di EraDigital. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, Vol. 10(No. 1). https://doi.org/10.33395/owner.v10il.34 Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Modul panduan dan sosialisasi Coretax Taxpayer Portal: Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP). Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Jahadu, J., & Santosa, H. P. (2024). Pengaruh Digitalisasi Pajak dan Technostress terhadap Kepatuhan Wajib Pajak melalui Pengetahuan Internet pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Surabaya. Edunomika, 8(3), 1–14 Syahra, A & Furqon, I. K. (2026). Dampak Implementasi Coretax Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. JEMAP: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, Vol. 9 (No. 1). https://journal.unika.ac.id/index.php/jemap/article/view/14261