A. Perumusan Tujuan FGD 1. Tujuan Umum Menggali pemahaman mengenai pengalaman karyawan terkait dinamika kerja dan faktor-faktor yang mendorong tingginya angka turnover di divisi konten kreatif dan pengembangan produk. 2. Tujuan Khusus a. Mengetahui beban kerja secara spesifik yang dirasakan berat oleh karyawan di divisi konten kreatif dan pengembangan produk. b. Menganalisis persepsi karyawan terkait kejelasan jalur karier (career path) yang tersedia di perusahaan. c. untuk menganalisis persepsi karyawan terkait kejelasan jalur karier (career path) yang tersedia di perusahaan. d. untuk mengumpulkan masukan dari karyawan untuk perbaikan sistem kerja agar karyawan berkualitas dapat bertahan dan tidak pindah ke tempat lain. 3. Kaitan dengan Kasus Tujuan-tujuan ini dirancang untuk menjawab data awal HR mengenai alasan pengunduran diri yang meliputi beban kerja tinggi, kurangnya komunikasi, dan ketidakjelasan karier dalam 8 bulan terakhir. B. Penentuan Partisipan 1. Kriteria Partisipan yang diundang Staf aktif divisi konten kreatif dan pengembangan produk (non manajerial) dalam masa kerja 6 bulan dan tidak sedang dalam proses resign, agar fokus pada perbaikan kedepan 2. Jumlah Ideal partisipan Jumlah ideal partisipan adalah 6-8 orang, Berdasarkan pedoman metode kualitatif (Krueger & Morgan), jumlah ini adalah ukuran paling optimal. Jika kurang dari 6 orang, kelompok kehilangan efek sinergi (snowball effect) sehingga dinamika diskusi menjadi pasif. Jika lebih dari 8 orang, kelompok rentan terpecah (fragmentation) dan memunculkan fenomena social loafing (kemalasan sosial), di mana individu akan cenderung diam dan mengandalkan orang lain untuk berbicara. Angka 6-8 memastikan setiap individu mendapat ruang bicara yang merata tanpa didominasi oleh individu yang lebih asertif. Namun pemilihan 7 orang per kelompok merupakan komposisi ganjil yang lebih menguntungkan untuk melihat variasi opini dan mencegah kebuntuan (deadlock) jika partisipan terbagi dalam dua kubu pandangan yang berbeda. Sehingga total untuk partisipannya adalah 14 karyawan yang dibagi menjadi 2 kelompok. 3. Pembagian Kelompok Pelaksanaan FGD akan dibagi menjadi 2 kelompok yang terpisah dan homogen yaitu : a. Kelompok 1: 7 Orang staf divisi konten kreatif b. Kelompok 2 : 7 Orang staf pengembangan produk 4. Justifikasi Profesional pemilihan partisipan a. Pemisahan Divisi: Walaupun sama-sama mengalami turnover, nature pekerjaan, target, dan budaya sub-sistem di divisi konten kreatif dan pengembangan produk sangat mungkin berbeda. Memisahkan mereka mencegah bias dan benturan konteks saat berdiskusi. b. Pengecualian Level Manajerial: Sangat krusial untuk tidak menggabungkan atasan dan bawahan dalam satu FGD, terutama karena salah satu isu utamanya adalah kurangnya komunikasi dengan atasan. Kehadiran atasan akan menciptakan power distance dan menghancurkan psychological safety, sehingga partisipan tidak akan berani jujur. C. Panyusunan Panduan Pertanyaan FGD 1. Topik 2. Target Partisipan 3. Durasi : Evaluasi Dinamika Kerja dan Tingkat Turnover Karyawan : Staf - Divisi Konten Kreatif & Pengembangan Produk : 90 - 120 Menit "Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan semua pada hari ini. Perkenalkan nama saya x dan saya akan memfasilitasi diskusi kali ini." "Tujuan dari pertemuan kita kali ini adalah untuk melakukan pembicaraan terbuka tentang kondisi kerja, pengalaman rekan-rekan selama bekerja, serta mengumpulkan masukan untuk perbaikan sistem kerja ke depannya." "Bahwa diskusi ini harus terbuka dan jujur. Diskusi ini adalah untuk mencari tahu pendapat, pandangan, dan pengalaman Anda, jadi dalam diskusi ini tidak ada jawaban yang BENAR atau SALAH." "Dimohon kepada semua peserta untuk menghormati pendapat orang lain , dan memberikan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembicaraan." "Apapun yang akan Anda sampaikan dalam diskusi ini akan kami simpan dan rahasiakan. Kami akan membuat catatan tentang diskusi ini, tetapi kami tidak akan menuliskan nama Anda terkait pernyataan yang diberikan." a. Pembukaan "Bagaimana perasaan teman-teman bekerja di perusahaan ini dalam beberapa bulan terakhir? Boleh diceritakan sedikit kesan umumnya." "Bisa ceritakan seperti apa rutinitas dan ritme kerja sehari-hari di divisi teman-teman saat ini?" Apa hal yang paling menyenangkan dan apa tantangan terbesarnya? " b. Eksplorasi Isu: Beban Kerja "Terkait pekerjaan sehari-hari, bagaimana Anda menggambarkan beban kerja Anda saat ini? " "Jika Anda menemui kendala ataumasalah akibat beban kerja tersebut, apa yang biasanyaAnda lakukan? Mengapa? " c. Eksplorasi Isu: Komunikasi dengan atasan "Bagaimana pengalaman Anda terkait komunikasi dan koordinasi dengan atasan/manajer di divisi Anda? Apakah komunikasi berjalan dua arah? " "Jika Anda menemui kesulitandalam pekerjaan atau memiliki ide baru, seberapa nyaman Anda menyampaikannya kepada atasan? " d. Eksplorasi Isu : Jalur Karir ‘‘Ketika saya mengatakan 'Jalur Karier di Perusahaan Ini', apa yang langsung terpikirkan oleh Anda?’’ ‘‘Apakah menurut Anda perusahaan (atau atasan) telah memberikan arahan atau umpan balik (feedback) yang jelas mengenai perkembangan karier dan performa Anda?’’ e. Persepsi terhadap turnover dan masukan "Mengingat belakangan ini ada beberapa rekan kerja yang memutuskan resign, menurut pengamatan teman-teman, faktor utama apa yang paling mendorong keputusan tersebut?" "Menurut Anda, apa yang seharusnya dilakukan oleh manajemen agar rekan-rekan di divisi ini merasa lebih nyaman, produktif, dan bertahan lebih lama di perusahaan? " Jika Anda harus memilih SATU halsaja yang paling mendesak untuk diperbaiki oleh perusahaan besok pagi, apakah itu? f. Penutup/ Conculcion "Terima kasih banyak atas partisipasi, kejujuran, dan waktu yang rekan-rekan berikan dalam diskusi hari ini." "Masukan dari rekan-rekan sangat berharga dan akan kami rangkum secara rahasia sebagai bahan rekomendasi kepada manajemen untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi kita semua." D. Pengaturan Setting FGD 1. Lokasi Pelaksanaan FGD Lokasi pelaksaan FGD bisa dilaksanakan di tempat yang berbeda (bukan kantor tempat karyawan bekerja). Bisa dilakukan di Coworking Space secara privat. Hal tersebut bertujuan karena berada di kantor seringkali memicu perasaan diawasi oleh pihak atasan dan dapat menghambat kejujuran partisipan. Selain itu peserta dapat memfokuskan diri hanya untuk persiapan FGD dan tidak terganggu akan pekerjaan harian di kantor. 2. Tata Letak FGD ini menggunakan formasi berbentuk huruf U (U Shape). Partisipan akan duduk di kursi yang disusun membentuk pola huruf "U" atau setengah lingkaran yang terbuka. Posisi moderator akan ada di ujung terbuka huruf U untuk memudahkan melakukan observasi kepada pada peserta. Posisi ini diharapkan partisipan merasa memiliki kedudukan yang sama. 3. Suasana yang ingin di bangun Suasana yang ingin dibangun pada pelaksanaan FGD ini adalah peserta dapat merasa aman dan nyaman secara psikologis. Tidak ada penghakiman atau judgment serta terjaganya kerahasiaan data para peserta. Selain itu diinginkannya suasana yang terbuka dan santai. a. Non-Judgmental: Moderator harus menekankan bahwa tidak ada jawaban benar atau salah, dan semua pendapat dihargai. b. Kerahasiaan: Menjamin bahwa identitas individu tidak akan dihubungkan dengan pernyataan tertentu dalam laporan akhir ke manajemen. c. Terbuka dan santai: Menggunakan bahasa yang tidak kaku dan menyediakan refreshment (camilan/minuman) untuk mencairkan suasana agar diskusi mengalir seperti obrolan profesional namun santai. 4. Peralatan yang digunakan Untuk mendukung kelancaran proses dan dokumentasi data yang akurat, diperlukan: a. Alat Rekam Suara/Video: Minimal dua perangkat (satu utama, satu cadangan) untuk memastikan semua narasi terekam guna analisis mendalam. b. Alat Tulis & Notulen: Buku catatan khusus bagi notulis untuk mencatat dinamika kelompok, urutan bicara, dan observasi perilaku non-verbal yang tidak tertangkap rekaman suara. c. Flip Chart/Whiteboard: Digunakan untuk menuliskan poin-poin penting atau masukan perbaikan sistem kerja secara visual agar bisa disepakati bersama oleh partisipan. d. Name Tag (Nama Panggilan): Memudahkan interaksi antarpartisipan dan moderator tanpa harus menggunakan jabatan formal. DAFTAR PUSTAKA Krueger, R. A., & Casey, M. A. (2014). Focus groups: A practical guide for applied research (5th ed.). SAGE Publications. Morgan, D. L. (1997). Focus groups as qualitative research (2nd ed.). SAGE Publications. Vaughn, S., Schumm, J. S., & Sinagub, J. (1996). Focus group interviews in education and psychology. SAGE Publications.