Uploaded by hasdinsmktb

Efektivitas Program Posyandu Lansia di Puskesmas Dana

advertisement
EFEKTIVITAS PROGRAM POS
PELAYANAN TERPADU
(POSYANDU) LANJUT USIA
(LANSIA) DI PUSKESMAS DANA
KECAMATAN WATOPUTE
KABUPATEN MUNA
(Studi Kasus Kelurahan Dana)
Dosen pembimbing I
Dosen pembimbing II
Dr. Muhammad Yusuf, S.Sos., M.Si
Siti Nurhayati, S.Sos., Msi
WINDA SRI
AGUSTIN
S1A122175
PENDAHULU
AN
LATAR BELAKANG
Pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang menjadi hak dasar
setiap masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan kesehatan adalah program Pos Pelayanan
Terpadu (Posyandu) Lansia yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan serta kualitas hidup
lanjut usia. Seiring meningkatnya jumlah lansia, kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang
efektif juga semakin tinggi. Posyandu lansia hadir sebagai sarana pelayanan promotif dan preventif,
serta wadah interaksi sosial bagi lansia di masyarakat.
Di Kelurahan Dana, program Posyandu lansia telah dilaksanakan secara rutin, namun dalam
pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana,
rendahnya pemahaman program, serta partisipasi lansia yang belum merata. Selain itu, efektivitas
program juga dipengaruhi oleh faktor pendidikan, dukungan keluarga, pekerjaan, dan pengetahuan
lansia. Kondisi ini menyebabkan program belum sepenuhnya mencapai tujuan yang diharapkan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan kajian untuk mengetahui efektivitas program
Posyandu lansia agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia secara
optimal.
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan latar belakang yang
telah di paparkan di atas, maka
dapat diambil rumusan masalah
yaitu
1. Bagaimana Efektivitas Program
Posyandu Lansia di Puskesmas
Dana
Kecamatan
Watopute
Kabupaten Muna?
2.2Faktor-faktor
apa
yang
mempengaruhi
Efektivitas
kunjungan
pada
Program
Posyandu Lansia di Puskesmas
Dana
Kecamatan
Watopute
Kabupaten Muna?
Berdasarkan perumusan yang ada,
tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui:
1. Untuk menganalisis Efektivitas
Program Posyandu Lansia di
Puskesmas Dana Kecamatan
Watopute Kabupaten Muna
2. Untuk mengetahui faktor-faktor
yang mempengaruhi Efektivitas
kunjungan
pada
Program
Posyandu Lansia di Puskesmas
Dana Kecamatan Watopute
Kabupaten Muna.
MANFAAT
PENELITIA
N
MANFAAT
TEORITIS
Penelitian ini diharapkan dapat
memberikan
kontribusi
dalam
memperluas
wawasan
dan
pengembangan ilmu, khususnya
terkait
dengan
pengelolaan
Posyandu Lansia sebagai bagian
dari kebijakan pemerintah dalam
pelayanan kesehatan masyarakat.
.
MANFAAT
PRAKTIS
Temuan
dari
penelitian
ini
diharapkan dapat menjadi masukan
bagi masyarakat dan instansi
pemerintah dalam meningkatkan
pengelolaan
serta
pelayanan
sosial, khususnya Posyandu Lansia,
sehingga dapat berfungsi lebih
maksimal dan berperan dalam
peningkatan kesejahteraan sosial.
TINJAUAN
PUSTAK
A
 KONSEP EFEKTIVITAS
Efektivitas merupakan unsur pokok untuk
mencapai tujuan atau sasaran yang telah
di tentukan di dalam setiap organisasi,
kegiatan ataupun program. Disebut
efektif apabila tercapai tujuan ataupun
sasaran seperti yang telah ditentukan
(Rosalina 2012).
 INDIKATOR EFEKTIVITAS.
• Pemahaman program, di lihat d
sejauhmana
masyarakat
dap
memahami kegiatan program;
• Tepat Sasaran, dilihat apa yang
inginkan tercapai atau menja
kenyataan;
• Tepat
Waktu,
dilihat
d
sejauhmana
program
b
mempengaruhi pengguna wak
dalam pelaksanaan pelayanan;
• Perubahan Nyata, di ukur deng
melalui sejauh mana progra
tersebut mampu memberikan sua
efek atau dampak serta perubah
nyata bagi masyarakat.
 FAKTOR-FAKTOR
YANG
MEMPENGARUHI
EFEKTIVITAS
KUNJUNGAN PADA PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA
• Pendidikan, Lansia dengan pendidikan lebih tinggi cenderung
lebih memahami pentingnya kesehatan dan aktif dalam
kegiatan posyandu;
• Dukungan Keluarga, Lansia yang masih bekerja seringkali
memiliki
keterbatasan
waktu
sehingga
kurang
aktif
mengikuti posyandu;
• Pekerjaan,
Pengetahuan
tentang
manfaat
layanan
kesehatan mendorong lansia untuk lebih memanfaatkan
fasilitas posyandu;
• Pengetahuan,
Dukungan
emosional
dan
motivasi
dari
keluarga dapat meningkatkan partisipasi lansia dalam
kegiatan posyandu.
KERANGKA PIKIR
PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA DI PUSKESMAS
DANA KECAMATAN WATOPUTE KABUPATEN MUNA
Evektifitas
1. Pemahaman Program
2. Tepat Sasaran
3. Tepat Waktu
4. Tercapainya Tujuan
5. Perubahan Nyata
(Sutrisno,2007:125-126).
Faktor-faktor yang mempengaruhi
efektivitas program posyandu lanjut usia
1. Pendidikan
2. Dukungan Keluarga
3. Pekerjaan
4. Pengetahuan
(Intarti dkk,2018).
METOD
E
PENELITIAN
Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Dana,
Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, dengan
fokus pada pelaksanaan Program Posyandu Lansia
di Kelurahan Dana sebagai lokasi studi kasus.
Jenis Penelitian
Penelitian Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif, yaitu pendekatan penelitian
yang bertujuan untuk memahami dan
menggambarkan secara mendalam mengenai
efektivitas program Posyandu Lansia
berdasarkan data yang diperoleh melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Informan Penelitian
Informan dalam penelitian ini terdiri dari:
• Sekretaris Kelurahan
• Tenaga kesehatan (petugas Puskesmas)
• Kader Posyandu
• Lansia sebagai peserta program
Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari:
1. Data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari
lapangan melalui wawancara dengan informan, yaitu tenaga
kesehatan, kader Posyandu, dan lansia.
2. Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari berbagai
sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, serta arsip
yang relevan dengan penelitian.
Sumber Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
meliputi:
1. Observasi, yaitu pengamatan langsung terhadap pelaksanaan
kegiatan Posyandu Lansia.
2. Wawancara, yaitu melakukan tanya jawab langsung dengan
informan untuk memperoleh informasi yang mendalam.
3. Dokumentasi, yaitu pengumpulan data melalui dokumen,
foto, dan arsip yang berkaitan dengan penelitian.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahapan
sebagai berikut:
1. Pengumpulan data, yaitu proses pengumpulan data di
lapangan
2. Reduksi data, yaitu proses pemilihan dan penyederhanaan data
3. Penyajian data, yaitu penyusunan data dalam bentuk yang
sistematis
4. Penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memperoleh hasil
penelitian yang valid
Teknik Analisis Data
HASIL &
PEMBAHASAN
PENELITIAN
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA
1. Pemahaman program
Pemahaman program merupakan salah satu
indikator dalam menilai efektivitas pelaksanaan
Posyandu Lansia. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat
pemahaman lansia terhadap program Posyandu
Lansia di Kelurahan Dana masih belum optimal.
Sebagian lansia belum sepenuhnya memahami tujuan
dan manfaat dari kegiatan Posyandu Lansia, sehingga
memengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam
mengikuti kegiatan.
Kurangnya pemahaman ini disebabkan oleh
keterbatasan informasi yang diterima serta rendahnya
tingkat pendidikan dan pengetahuan lansia. Selain itu,
sosialisasi yang dilakukan belum maksimal sehingga
masih terdapat lansia yang menganggap Posyandu
hanya sebagai tempat pemeriksaan kesehatan biasa,
bukan sebagai program yang bertujuan meningkatkan
kualitas hidup mereka secara menyeluruh.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA
Ketepatan Sasaran
Ketepatan
Sasaran
merupakan
indikator
efektivitas yang melihat sejauh mana program
Posyandu Lansia tepat menjangkau kelompok yang
menjadi target, yaitu lansia. Berdasarkan hasil
penelitian, pelaksanaan program Posyandu Lansia di
Kelurahan Dana belum sepenuhnya tepat sasaran.
Hal ini ditunjukkan dengan masih adanya lansia yang
belum berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan
Posyandu. Tidak semua lansia yang menjadi sasaran
program hadir secara rutin, sehingga manfaat
program belum dirasakan secara merata.
Beberapa
faktor
yang
memengaruhi
ketidaktepatan sasaran ini antara lain kesibukan
lansia, kondisi fisik, serta kurangnya dukungan
keluarga dalam mendorong keikutsertaan lansia
dalam kegiatan Posyandu.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA
Ketepatan Waktu
Ketepatan
waktu
merupakan
indikator
efektivitas yang menilai kesesuaian pelaksanaan
kegiatan dengan jadwal yang telah ditentukan.
Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan Posyandu
Lansia di Kelurahan Dana tergolong sudah berjalan
dengan baik dari segi ketepatan waktu. Kegiatan
Posyandu Lansia dilaksanakan secara rutin setiap
bulan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,
sehingga memberikan kemudahan bagi lansia untuk
mengetahui waktu pelaksanaan dan mengikuti
kegiatan tersebut.
Ketepatan
waktu
ini
menunjukkan
bahwa
pelaksanaan program sudah cukup disiplin dan
terorganisir, meskipun masih terdapat beberapa
kendala seperti keterlambatan kehadiran sebagian
peserta.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA
Tercapainya Tujuan
Tercapainya
tujuan
merupakan
indikator
efektivitas yang menilai sejauh mana tujuan dari
program Posyandu Lansia dapat diwujudkan.
Berdasarkan hasil penelitian, tujuan program
Posyandu Lansia di Kelurahan Dana belum
sepenuhnya tercapai secara optimal. Meskipun
program
telah
memberikan
manfaat
dalam
pelayanan kesehatan dasar bagi lansia, namun masih
terdapat beberapa indikator yang belum terpenuhi
secara maksimal, seperti peningkatan pemahaman
lansia dan partisipasi yang merata.
Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan
program masih memerlukan peningkatan, terutama
dalam hal sosialisasi, dukungan fasilitas, serta
keterlibatan masyarakat agar tujuan program dapat
tercapai secara menyeluruh.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA
Perubahan Nyata
Perubahan
nyata
merupakan
indikator
efektivitas yang melihat adanya dampak atau hasil
yang dirasakan langsung oleh lansia setelah
mengikuti program Posyandu Lansia. Berdasarkan
hasil penelitian, program Posyandu Lansia di
Kelurahan
Dana
telah
menunjukkan
adanya
perubahan nyata, meskipun belum sepenuhnya
optimal.
Perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya
kondisi kesehatan lansia melalui pemeriksaan rutin
serta adanya kesadaran untuk lebih memperhatikan
kesehatan. Selain itu, Posyandu juga menjadi wadah
interaksi sosial bagi lansia.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EFEKTIVITAS
KUNJUNGAN PADA PROGRAM POYANDU LANSIA
Tingkat pendidikan
Tingkat pendidikan lansia memengaruhi
pemahaman terhadap program Posyandu
Lansia. Lansia dengan tingkat pendidikan yang
lebih rendah cenderung kurang memahami
tujuan dan manfaat program, sehingga
partisipasi mereka dalam kegiatan Posyandu
juga rendah.
Dukungan Keluarga
Dukungan keluarga sangat berperan dalam
mendorong keikutsertaan lansia dalam kegiatan
Posyandu. Lansia yang mendapatkan dukungan,
seperti diantar atau diingatkan oleh keluarga,
cenderung lebih aktif mengikuti kegiatan
dibandingkan yang kurang mendapat dukungan.
FAKTOR-FAKTOR
YANG
MEMENGARUHI
EFEKTIVITAS
KUNJUNGAN PADA PROGRAM POYANDU LANSIA
Pekerjaan
Pekerjaan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi
kehadiran lansia. Lansia yang masih bekerja seringkali
tidak memiliki waktu luang untuk mengikuti kegiatan
Posyandu, sehingga partisipasinya menjadi terbatas.
Pengetahuan
Pengetahuan lansia tentang pentingnya kesehatan
dan manfaat Posyandu sangat memengaruhi
keikutsertaan mereka. Semakin baik pengetahuan
lansia, maka semakin tinggi kesadaran untuk
mengikuti kegiatan Posyandu secara rutin.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa
pelaksanaan Program Posyandu Lansia di Kelurahan Dana,
Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna belum sepenuhnya
efektif.
Hal ini dilihat dari beberapa indikator efektivitas, di mana
ketepatan waktu dan perubahan nyata sudah berjalan cukup
baik, sedangkan pemahaman program, ketepatan sasaran, dan
tercapainya tujuan masih belum optimal.
efektivitas program juga dipengaruhi oleh beberapa faktor,
seperti tingkat pendidikan, dukungan keluarga, pekerjaan, dan
pengetahuan lansia, yang berperan dalam menentukan tingkat
partisipasi dan keberhasilan program.
TERIMA
KASIH
Kepada semuanya yang telah hadir disini
Download