BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semakin tingginya biaya

advertisement
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Semakin tingginya biaya berobat ke dokter saat ini, menyebabkan
masyarakat berusaha untuk mengobati penyakit dengan menggunakan obat –
obatan yang dijual bebas. Ketika meminum obat – obatan yang dijual secara bebas,
terkadang obat – obatan tesebut tidak cukup efektif untuk mengobati penyakit.
Sehingga kemudian akan mencoba obat lain untuk menyembuhkan penyakitnya.
Akibatnya terkadang mengakibatkan efek samping terhadap tubuh karena terlalu
banyak meminum obat yang berlainan.
Ketika seorang dokter memberikan obat kepada pasien, maka ada dua hal
yang harus diperhatikan, yaitu memastikan bahwa dosis obatnya cukup tinggi
untuk memperoleh kesembuhan yang dibutuhkan dan memastikan dosisnya tidak
terlalu tinggi agar obat tersebut tidak menjadi racun bagi tubuh.
Atas dasar inilah, obat – obatan yang dijual umum dipasaran hanya
memperkirakan dosis yang bisa digunakan oleh semua orang serta jadwal yang
cukup aman secara umum. Padahal jadwal yang optimal tergantung pada
konsentrasi obat dalam darah yang selalu berubah sepanjang waktu dan juga faktor
fisiologis dari orang yang meminum obat tersebut.
2 Pada setiap waktu, konsentrasi obat dalam darah dipengaruhi oleh dua hal
utama, yaitu faktor yang mengontrol masuknya obat dalam peredaran darah
sehingga konsentrasinya meningkat karena obat yang diminum dan faktor yang
menyebabkan konsentrasi obat yang berkurang karena eliminasi secara fisiologis
dari peredaran darah oleh ginjal.
Dari penjelasan di atas, ada dua konsentrasi kritis yang penting, yaitu
konsentrasi efektif minimum (Minimum Effective Concentration (MEC)) dan
konsentrasi racun minimum (Minimum Toxic Concentration (MTC)). Rentang
konsentrasi di antara MEC dan MTC adalah rentang dimana obat efektif dan
aman. Oleh karena itulah diperlukan suatu model yang bisa menjelaskan proses
absorpsi dan eliminasi obat dalam darah serta cara mencapai dan mempertahankan
konsentrasi obat agar tetap dalam batas yang efektif dan aman.
Dengan mengetahui batas – batas MEC dan MTC dari obat yang akan
diminum tersebut dapat ditentukan regimen pemberian obat yang paling baik
sehingga seseorang tidak meminum obat dengan sembarangan. Mengetahui MTC
dari obat yang akan diminum, dapat ditentukan besarnya dosis obat yang harus
diberikan agar mendapatkan efek pengobatan yang aman. Dan dengan mengetahui
MEC dari obat yang akan diminum, dapat ditentukan waktu untuk meminum obat
kembali agar konsentrasi obat dalam tubuh tidak kurang dari batas MEC, sehingga
pengobatan yang diberikan bisa tetap efisien.
3 1.2 Ruang Lingkup
Ruang lingkup mencakup hal – hal sebagai berikut:
a. Pembahasan berfokus pada penjelasan yang bersifat akademis tentang
mekanisme fisiologis eliminasi obat dalam pembuluh darah dan mengoptimalkan
efektifitas interval waktu meminum obat. Pemodelan matematis mekanisme
fisiologis eliminasi obat dalam peredaran darah mengambil bentuk dasar berupa
persamaan differensial dan deret geometri dari konsentrasi darah secara dinamis.
Pembahasan dibatasi dengan menggunakan model farmakokinetik satu
kompartemen, dikarenakan terbatasnya data – data farmakokinetik zat obat yang
bisa diperoleh.
b. Optimalisasi dosis obat yang dilakukan adalah memaksimalkan jumlah obat yang
diminum agar memberikan efek pengobatan yang maksimal dan masih dalam
batas yang aman.
c. Pengguna program aplikasi adalah orang yang memiliki fungsi kerja ginjal dan
hati yang normal.
d. Objek penelitian dibatasi pada obat – obatan yang dijual umum untuk bisa
memaksimalkan efisiensi obat – obatan tersebut sesuai dengan berat badan,
umur, dan jenis kelamin setiap orang.
4 1.3 Tujuan dan Manfaat
1.3.1 Tujuan
Tujuan dari skripsi ini adalah untuk menciptakan sebuah program yang
mampu menggambarkan perubahan konsentrasi obat dalam peredaran darah
sepanjang waktu mulai dari awal obat mulai diminum hingga akhirnya obat
dieliminasi dalam peredaran darah secara dinamis dari waktu ke waktu dan
memberikan gambaran atas pengaruh obat yang diminum ketika dosis yang
diminum diubah dan juga akibat perubahan interval minum obat.
1.3.2
Manfaat
a. Menambah pengetahuan tentang proses obat yang terdapat dalam tubuh dan
menambah pengetahuan mengenai penelitian inter-disipliner.
b. Menambah pengetahuan tentang aplikasi matematika dalam dunia medis.
c. Memberikan referensi untuk penelitian yang sama secara lebih mendalam.
d. Memberikan gambaran agar mengerti manfaat minum obat dalam dosis dan
interval waktu yang diberikan dan juga mengoptimalkan obat – obatan yang
dijual secara umum agar bisa lebih optimal tetapi masih dalam batas yang
aman dan efektif.
5 1.4 Metodologi
Metodologi penulisan mencakup dua bagian sebagai berikut.
1.4.1
Studi Pustaka
Pada tahap ini akan dilakukan studi pustaka berkenaan dengan penelitian
yang sudah dilakukan mengenai permasalahan yang ingin dipecahkan dan
pemodelan matematikanya. Tahap ini dimaksudkan untuk membangun landasan
pengertian yang kokoh mengenai model matematika konsentrasi obat dalam
darah, mencari data – data untuk diinput, metode penyelesaian terhadap model
tersebut, dan penafsiran terhadap penyelesaiannya.
1.4.2
Perancangan
Perancangan dilakukan setelah semua informasi yang dibutuhkan
terkumpul. Pada tahap ini akan dilakukan perancangan program aplikasi.
Perancangan ini meliputi input yang diperlukan, output yang diinginkan, serta
proses yang dibutuhkan.
1.5 Sistematika Penulisan
Penulisan skripsi ini dibagi ke dalam 5 (lima) bab utama. Sistematika dari
masing-masing bab tersebut adalah sebagai berikut.
6 BAB 1. PENDAHULUAN
Bab ini menguraikan latar belakang penulisan skripsi, ruang lingkup yang
dibahas, tujuan dan manfaat penulisan skripsi, metodologi penelitian yang
digunakan, serta sistematika penulisan skripsi.
BAB 2. LANDASAN TEORI
Bab ini menguraikan teori yang berhubungan dekat dengan permasalahan
yang dibahas dalam skripsi. Telaah dalam bab ini dimulai dengan uraian
tentang aspek – aspek obat, dilanjutkan dengan persamaan matematika dari
model kompartemen yang berbentuk persamaan differensial.
BAB 3. ANALISIS DAN PERANCANGAN
Bab ini menguraikan tentang tahap analisis, perancangan program hingga
perancangan layar dari rancangan program.
BAB 4. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Bab ini berisi spesifikasi komputer yang dipakai untuk implementasi
program yang dirancang, cara pengoperasian program, serta ketentuan dan
evaluasi program aplikasi.
BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan dan saran
yang diharapkan berguna bagi pengembangan penelitian selanjutnya di
bidang biomatematika atau bioinformatika dan juga untuk peningkatan
manfaat dari program dan pengembangan program lebih lanjutnya.
Download