31 APLIKASI PENANGGULANGAN PENYAKIT KANKER SERVIKS

advertisement
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
APLIKASI PENANGGULANGAN PENYAKIT KANKER SERVIKS
Agus Ramdani Nugraha 1, Deni Ahmad Jakaria2
1)
Prodi Teknik Informatika
STMIK DCI
Perum Cisalak Blok 2 No. 48 Kota Tasikmalaya
Email : [email protected]
1) Prodi Teknik Informatika
STMIK DCI
Jl. Komalasari II No. 28 Kota Tasikmalaya
Email : [email protected]
ABSTRACT
Developments in science and technology today have a wide impact on the level of
human reliance on the information, tools and systems that can help facilitate human to
solve problems in the work. This causes a human life can not be separated from the
problems that are increasingly complex and require a higher knowledge to be able to
handle it.
Application design analasis cervical cancer is based on the analysis of the data of
the results of the examination of the patient, the design of which will be made include: the
design of disease data, causing the data design, the design of the data analysis results,
design charts of the data analysis.
With the application of this will make it easier to predict the performance of government
estimates pendertia skyrocketing, so that the government can do a proper response and
suppress the high number of patients in subsequent years.
Keyword : Serviks, Application
I. PENDAHULUAN
Angka kematian para penderita
penyakit kanker serviks yang semakin
meningkat,
dikarenakan
kurangnya
pengetahuan tentang gejala awal kanker
serviks. Sehingga dalam bidang kesehatan
juga membutuhkan teknologi komputer.
Salah satunya adalah digunakan untuk
menganalisis dan mengimplementasikan
data-data penyakit kanker serviks dari
tahun ke tahun agar dapat mengetahui
pertumbuhan atau peningkatan angka
penderita sehingga nantinya dengan
mudah
para
tim
medis
untuk
menanggulanginya.
Aplikasi ini adalah suatu sistem yang
terkomputerisasi untuk membantu dokter
dalam menganalisis data penderita
penyakit kanker serviks. Aplikasi ini
nantinya dapat diakses secara online
melalui internet dimana saja dan kapan
saja. Dalam hal ini penulis akan membahas
bagaimana membangun suatu aplikasi
untuk menganalisis data penderita
penyakit kanker serviks yang dapat diakses
oleh dokter atau tim medis tanpa
membutuhkan biaya yang banyak dalam
untuk menganalisis data penderita
penyakit kanker serviks.
II.
LANDASAN TEORI
MySQL termasuk jenis Relational
Database Management System (RDBMS)
sehingga istilah tabel, baris dan kolom
tetap digunakan dalam MySQL. Pada
MySQL sebuah database mengandung satu
31
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
atau beberapa tabel, tabel terdiri dari
sejumlah baris dan kolom (Sidik, 2005).
MySQL menggunakan bahasa dasar SQL
untuk mengakses database-nya. Perintah
pada lingkungan MySQL ada dua macam
yaitu perintah untuk lingkungan MySQL itu
sendiri dan perintah untuk mengelola
database. Menurut Sidik (2005) MySQL
mempunyai beberapa kelebihan, antara
lain :
1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan
stabil pada berbagai sistem operasi
seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac
OS X Server, Solaris, Amiga, dan masih
banyak lagi.
2. Perangkat lunak sumber terbuka.
MySQL
didistribusikan
sebagai perangkat
lunak
sumber
terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga
dapat digunakan secara gratis.
3. Multi-user. MySQL dapat digunakan
oleh beberapa pengguna dalam waktu
yang bersamaan tanpa mengalami
masalah atau konflik.
4. Performance tuning, MySQL memiliki
kecepatan yang menakjubkan dalam
menangani query sederhana, dengan
kata lain dapat memproses lebih
banyak SQL per satuan waktu.
5. Ragam tipe data. MySQL memiliki
ragam tipe data yang sangat kaya,
seperti signed / unsigned integer, float,
double, char, text, date, timestamp, dan
lain-lain.
6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki
operator dan fungsi secara penuh yang
mendukung perintah Select dan Where
dalam perintah (query).
7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa
lapisan keamanan seperti level subnet
mask,
nama host,
dan
izin
akses user dengan sistem perizinan
yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL
mampu menangani basis data dalam
skala besar, dengan jumlah rekaman
(records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu
tabel serta 5 milyar baris. Selain itu
batas indeks yang dapat ditampung
mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan
koneksi dengan klien menggunakan
protokol TCP/IP, Unix
soket (UNIX),
atau Named Pipes (NT).
10.Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi
pesan kesalahan pada klien dengan
menggunakan lebih dari dua puluh
bahasa. Meski pun demikian, bahasa
Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.Antar Muka. MySQL memiliki antar
muka (interface) terhadap berbagai
aplikasi dan bahasa pemrograman
dengan
menggunakan
fungsi API (Application
Programming
Interface).
12.Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi
dengan berbagai peralatan (tool) yang
dapat digunakan untuk administrasi
basis data, dan pada setiap peralatan
yang ada disertakan petunjuk online.
13.Struktur tabel. MySQL memiliki struktur
tabel yang lebih fleksibel dalam
menangani ALTER TABLE, dibandingkan
basis
data
lainnya
semacam
PostgreSQL ataupun Oracle.
Kanker Serviks
kanker serviks atau yang disebut
juga sebagai kanker mulut rahim
merupakan salah satu penyakit kanker
yang paling banyak ditakuti kaum wanita.
Berdasarkan data yang ada, dari sekian
banyak penderita kanker di Indonesia,
penderita kanker serviks mencapai
sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat,
setiap tahun ribuan wanita meninggal
karena penyakit kanker serviks ini dan
32
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
merupakan jenis kanker yang menempati
peringkat teratas sebagai penyebab
kematian wanita dunia.
Kanker serviks menyerang pada bagian
organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di
daerah leher rahim atau pintu masuk ke
daerah rahim yaitu bagian yang sempit di
bagian bawah antara kemaluan wanita dan
rahim.
a. Penyebab
Human
papilloma
Virus
(HPV)
merupakan penyebab dari kanker
serviks. Sedangkan penyebab banyak
kematian pada kaum wanita adalah
virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini
sangat
mudah
berpindah
dan
menyebar, tidak hanya melalui cairan,
tapi juga bisa berpindah melalui
sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan
wc umum yang sudah terkena virus
HPV, dapat menjangkit seseorang yang
menggunakannya
jika
tidak
membersihkannya dengan baik.
Selain itu, kebiasaan hidup yang kurang
baik
juga
bisa
menyebabkan
terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti
kebiasaan merokok, kurangnya asupan
vitamin terutama vitamin c dan vitamin
e serta kurangnya asupan asam folat.
Kebiasaan buruk lainnya yang dapat
menyebabkan kanker serviks adalah
seringnya melakukan hubungan intim
dengan berganti pasangan, melakukan
hubungan intim dengan pria yang sering
berganti pasangan dan melakukan
hubungan intim pada usia dini
(melakukan hubungan intim pada usia
<16 tahun bahkan dapat meningkatkan
resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor
lain penyebab kanker serviks adalah
adanya keturunan kanker, penggunaan
pil KB dalam jangka waktu yang sangat
lama, terlalu sering melahirkan.
b. Ciri Ciri Wanita Terkena Kanker Serviks
c.
1.
2.
3.
4.
5.
33
Kanker Rahim membutuhkan proses
yang sangat panjang antara 10 hingga
20 tahun untuk menjadi sebuah
penyakit kanker, pada mulanya dari
sebuah infeksi. saat tahap awal
perkembangannya sulit untuk di
deteksi.
Gejala Wanita Penderita Kanker Serviks
Ciri gejala awal kanker serviks mungkin
tidak menunjukkan kondisi yang berarti,
dan hanya dikira sebagai kondisi kurang
fit saja. Hal ini disebabkan kurangnya
pengetahuan
masyarakat
dalam
mengenali
penyakit
kanker
serviks /Rahim dan semua gejala yang
ditimbulkan.
Pendarahan abnormal pada vagina : Ini
adalah gejala yang paling umum.
Perempuan
harus
menyadari
menstruasi
mereka,
pendarahan
setelah hubungan seksual, bercak di
antara periode menstruasi. Sebuah
perdarahan vagina yang abnormal dan
tiba-tiba tanpa alasan. Kondisi ini anda
harus segera periksa kesehatan ke klinik
terdekat agar mengobati kanker rahim
tidak terlambat lagi.
Nyeri panggul : nyeri panggul tidak
berhubungan dengan kondisi lain,
menstruasi, atau aktivitas fisik bisa
menjadi gejala kanker serviks
Keputihan : Ketika Anda mengamati
bahwa Anda memiliki keputihan yang
tidak biasa dan sering, mungkin menjadi
salah satu gejala kanker. Ini merupakan
gejala umum yang berkaitan dengan
kondisi perempuan.
Peningkatan frekuensi kencing : Bila
Anda sering buang air kecil, terutama
jika Anda tidak hamil maka mungkin
ada kemungkinan bahwa Anda memiliki
kanker serviks.
Kesulitan dalam buang air kecil : Ketika
ada rasa sakit atau kesulitan saat buang
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
air kecil, saatnya anda pergi kedokter
dan check up. Ini mungkin juga
merupakan gejala ISK (Infeksi Saluran
Kemih) tetapi untuk memastikan,
mencari info dari dokter untuk segera
ditangani.
6. Nyeri selama hubungan seksual : Bila
Anda merasa sakit yang tidak diinginkan
selama hubungan seksual, Anda
mungkin menderita kanker serviks.
7. Gangguan Pencernaan : Ketika Anda
mengalami sembelit kronis dan merasa
benjolan bahkan rasa sakit saat anda
buang air besar
8. Kehilangan nafsu makan : penurunan
mendadak nafsu makan juga dapat
menjadi tanda kanker serviks.
9. Kelelahan : Bahkan ketika Anda
beristirahat tapi Anda masih merasa
stres dan merasa lelah sepanjang
waktu, kemungkinan ini tanda dari
kanker serviks.
Analisa Pap smear dan laporanlaporan semuanya berdasarkan pada sistim
terminologi medis yang disebut Bethesda
System yang dikembangkan di National
Institutes of Health (NIH) di Bethesda,
Maryland pada tahun 1988 dan
dimodofikasi pada tahun 2001. Kategorikategori utama untuk Pap smears yang
abnormal yang dilaporkan pada sistim
Bethesda adalah sebagai berikut:
1. ASCUS: Singkatan ini berdiri untuk
atypical
squamous
cells
of
undetermined
significance.
Kata
"squamous" menggambarkan sel-sel
yang tipis dan rata yang terletak pada
permukaan dari cervix. Satu dari dua
pilihan-pilihan ditambahkan pada akhir
dari ASC: ASC-US, yang berarti
undetermined significance, atau ASC-H,
yang berarti tidak dapat meniadakan
HSIL.
2. LSIL: Singkatan ini berdiri untuk lowgrade squamous intraepithelial lesion.
Ini
berarti
perubahan-perubahan
karakteristik dari dysplasia ringan
diamati pada sel-sel cervical.
3. HSIL: Singkatan ini berdiri untuk highgrade squamous intraepithelial lesion.
Dan merujuk pada fakta bahwa sel-sel
dengan derajat yang parah dari
dysplasia terlihat.
i. Histologic analysis (biopsi-biopsi
cervical)
ii. Ketika
perubahan-perubahan
prakanker terlihat pada biopsi-biopsi
jaringan dari cervix, istilah cervical
intraepithelial
neoplasia
(CIN) digunakan.
"Intraepithelial"
merujuk pada fakta bahwa sel-sel
abnormal hadir didalam jaringan
lapisan, atau epithelial dari cervix.
"Neoplasia"
merujuk
pada
pertumbuhan abnormal dari sel-sel.
iii. CIN dikelompokan menurut luasnya
pada mana sel-sel abnormal, atau
dysplastic, terlihat pada jaringan
pelapis cervix:
4. CIN 1 merujuk pada kehadiran dari
dysplasia yang dibatasi pada dasar
ketiga dari lapisan cervix, atau
epithelium (dahulu disebut dysplasia
ringan). Ini dipertimbangkan sebagai
low-grade lesion (luka derajat rendah).
5. CIN 2 dipertimbangkan sebagai luka
derajat tinggi (high-grade lesion). Ia
merujuk pada perubahan-perubahan
sel dysplastic yang dibatasi pada dasar
duapertiga dari jaringan pelapis (dahulu
disebut
dysplasia
sedang
atau
moderat).
6. CIN 3 juga adalah luka derajat tinggi
(high grade lesion). Ia merujuk pada
perubahan-perubahan prakanker pada
sel-sel yang mencakup lebih besar dari
duapertiga dari ketebalan pelapis
34
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
cervix, termasuk luka-luka ketebalan
penuh yang dahulunya dirujuk sebagai
dysplasia dan carcinoma yang parah
ditempat asal.
III.
1.
Data pasien digunakan untuk
menampilkan identitas pasien. Oleh karena
itu maka dibuat data yaitu data pasien.
Nama kolom data tabel data pasien yang
penulis perlukan sebagai bahan analisis
kebutuhan sistem adalah sebagai berikut :
ANALISA MASALAH
Analisis Data Pasien
Tabel 3.1
Analisis Tabel Data Pasien
No
Nama Kolom Data Pasien
1.
Nama Pasien
2.
Alamat
3.
Kecamatan
4.
Usia
5.
Hasil LAB
6.
Penyebab
2.
Analisis Data Hasil
Data hasil, merupakan hasil pendataan berupa jumlah data-data yang menjadi
acuan untuk menentukan penanggulangan.
Tabel 3.2
Analisis Data Hasil
No
Nama Kolom Data Hasil
1.
Bulan
2.
Tahun
3.
Kecamatan
4.
Jumlah Penderita Cervisitis Ringan
5.
Jumlah Penderita Cervisitis Sedang
6.
Jumlah Penderita Cervisitis Berat
7.
Jumlah Penderita Displasia Ringan
8.
Jumlah Penderita Displasia Sedang
9.
Jumlah Penderita Displasia Berat
10.
Penyebab
3.
Analisis Data Penyebab
Analisis Data penyebab adalah data yang menampung pengetahuan mengenai
kemungkinan penyebab-penyebab apa saja yang mendukung pada suatu penyakit
tertentu.
35
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
No
1.
2.
3.
4.
No
1.
2.
5.
No
1.
2.
Tabel 3.3
Analisis Data Penyebab
Nama Kolom Data Penyebab
Kode Penyebab
Nama Penyebab
Penanggulangan
Analisis Data User
Analisis Data user adalah data User untuk mengakses aplikasi.
Tabel 3.4
Analisis Data User
Nama Kolom Data User
Id_user
Password
Analisis Data Klasifikasi Kanker Serviks
Analisis Data Klasifikasi adalah data golongan tingkatan penyakit kanker serviks.
Tabel 3.5
Analisis Data Klasifikasi
Nama Kolom Data Klasifikasi
Kd_klasifikasi
Nm_klasifikasi
IV.
PERANCANGAN
Diagram Kontek
36
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
Entity Relationship Diagram
ADMIN
1
Menginput
N
PENYAKIT
PENYEBAB
N
N
Dianalisis
1
ADMIN
V.
IMPLEMENTASI
Setelah melakukan proses identifikasi data, analisis sistem serta perancangan
aplikasi yang akan dibuat, maka berikut ini adalah beberapa tampilan form yang
merupakan interaksi program dari Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks,
adalah sebagai berikut :
1.
Form Login
Gambar 5.1
Form Login
2.
Form Menu Utama
Gambar 5.2
37
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
3.
Form Menu Utama
Form Data Klasifikasi Kanker Serviks
Gambar 5.4
Form Data Klasifikasi Kanker Serviks
4.
5.
Form Data Penyebab
Form Data Pasien
Gambar 5.5
Form Data Penyebab
Gambar 5.6
Form Data Pasien
38
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
6.
Form Data Analisis
Gambar 5.7
Form Data Analisis
7.
Form Grafik
Gambar 5.8
Form Grafik
VI. KESIMPULAN
1. Aplikasi ini mampu mencari besarnya nilai angka penyebab kanker serviks.
2. Aplikasi ini biasa menghasilkan beberapa keputusan dalam beberapa presentase
kemungkinan.
3. Data-data yang diolah dalam aplikasi ini dapat ditampilkan ke layar dengan tampilan
grafik.
4. Aplikasi ini berbasis web, sehingga nantinya masyarakat bisa mengetahui hal-hal
apasaja yang bisa mengakibatkan kanker servikssecara online melalui internet dimana
saja dan kapan saja.
39
Aplikasi Penanggulangan Penyakit Kanker Serviks
(Agus Ramdani Nugraha – Deni Ahmad Jakaria)
VII.
DAFTAR PUSTAKA
Syafii, M. Panduan Membuat Aplikasi
Database dengan PHP 5, Andi. Yogyakarta:
2005.(2009,1,
http://www.anneahira.com/pengertiananalisis.htm, diakses tanggal 14 Juli 2014).
(2013,1,
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/487/jb
ptunikompp-gdl-derrisepti-24335-2babii_d-x.pdf, diakses tanggal 16 Juli 2014).
(2013, 12, http://bidanku.com/kankerserviks-ciri-ciri-penyebab-dan-pencegahankanker-serviks/Page-1, diakses tanggal 20
Juli 2014).
(2012,1,
http://bidanku.com/kanker-serviks-ciri-ciripenyebab-dan-pencegahan-kankerserviks/Page-2, diakses tanggal 20 Juli
2014).
(2013,5,http://www.totalkesehatananda.c
om/cervicaldysplasia3.html,
diakses
tanggal 20 Juli 2014).
(2011,3,
http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/20
13/04/gejala-kanker-serviks-penyebabdan.html, diakses tanggal 22 Juli 2014).
(2013,1,
http://myobatherbal.com/gejala/ciri-ciriwanita-terkena-kanker-serviks.html,
diakses tanggal 25 Juli 2014).
(2010,1,
http://kapsulsirsak.wordpress.com/seputa
r-penyakit-wanita/kanker-payudarapengertian-gejala-dan-pencegahan/,
diakses tanggal 1 Agustus 2014).
(2013,1,
http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/20
13/08/gejala-penyakit-kankerl,
diakses
tanggal 1 Agustus 2014).
40
Download