Uploaded by sustiawati_25

al islam

advertisement
iii
DAFTAR ISI
Halaman Judul........................................................................................................ i
Kata Pengantar....................................................................................................... ii
Daftar Isi................................................................................................................. iii
BAB I Pendahuluan
A.Latar Belakang…………………………………………………………. 1
B.Rumusan Masalah……………………………………………………… 2
BAB II Pembahasan
A. Anjuran bermasyarakat dalam islam……………………………....….. 3
B.Definisi Toleransi…………………………………………………......... 4C.Al Qur’an surat Al Kafirun
………………………………………….....
41…………………………………….
29………………………………………
5D.Al
7E.Al
Qur’an
Qur’an
surat
surat
Yunus
Al
10BAB
PenutupA.Kesimpulan……………………………………………………………..
Ayat
Kahfi
40Ayat
III
12B.Saran-
saran……………………………………………………………... 12Daftar Pustaka
1
BAB IPENDAHULUANA.
Latar Belakang
Kemunduran dunia Islam yang masih terus berlangsung hingga saat ini, tidak dapatdipungkiri, telah
berdampak negatif terhadap kondisi umat Islam secara internasional. Kaummuslim di berbagai
belahan dunia terus menjadi bulan-bulanan para musuh Islam (baca: jaringan Zionis internasional dan
Barat), tanpa mampu memberikan perlawanan yang berarti.Meski sejak paruh terakhir abad
keduapuluh penetrasi secara fisik (militer) terhadap wilayah-wilayah Islam telah banyak menurun
intensitasnya, namun tidak berarti umat Islam dapatbernapas lega. Ini dikarenakan para musuh Islam
telah menyiapkan bentuk-bentuk penjajahanbaru (new imperialism) yang efeknya tidak kalah
mengerikan dari peperangan secara fisik.Hegemoni di bidang ekonomi, politik, budaya, dan pemikiran, yang
terus dibangun oleh parapenentang Islam tersebut, hanyalah sebagian, untuk sekedar menyebut contoh, dari
bentuk-bentuk konspirasi mutakhir untuk tetap memposisikan kaum muslim sebagai pihak
yanginferior.Terutama dalam bidang pemikiran, umat Islam pada saat sekarang tengah berada di
pusaranarus perang pemikiran (al-ghazwu al-fikriy) yang dahsyat. Jaringan global musuh-
musuhIslam gencar melakukan upaya “pencucian otak” terhadap umat Islam dengan caramenyerang
konsep-konsep/ajaran-ajaran Islam di satu sisi, dan pada saat bersamaanmendesakkan konsep-konsep
pemikiran mereka. Targetnya adalah menjadikan umat Islamsecara perlahan-lahan terjauh, atau
setidak-tidaknya mengalami pendangkalan pemahaman,dari ajaran-ajaran agamanya.Salah satu
aspek ajaran Islam yang pada saat ini banyak mendapat sorotan tajam adalahkonsep tentang pluralisme dan
toleransi. Kaum Zionis dan Barat gencar mengkampanyekanbahwa Islam adalah agama yang anti toleransi
dan kemajemukan. Mereka juga berusahakeras merusak citra Islam dengan mengembangkan opini bahwa
Islam dan umat Islam tidak menghargai kesetaraan hidup (equality of life) dan hak-hak asasi manusia. Upayaupaya inisangat membahayakan karena dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.Guna
mengantisipasi dampak negatif dari gelombang perang urat syaraf yang mencemaskan
2
ini, tentunya sangat diperlukan usaha bersama segenap umat Islam untuk kembali berusahamenggali serta
menghayati konsep Islam tentang toleransi yang kini sedang diusahakan untuk dikaburkan.
Umat Islam, terutama generasi muda, harus diberikan pemahaman yang benartentang konsepsi
ini, sehingga ketidaktahuan atau keragu-raguan mereka tidak menjadisasaran empuk propaganda keji Zionis
dan Barat. Dalam kerangka inilah tulisan singkat inidimaksudkan, atau, meminjam istilah Yusuf Qaradhawi,
ia ditujukan untuk menjelaskankonsepsi yang sebenarnya (taudhîh al-haqâiq), menghilangkan
keragu-raguan (izâlah al-syubuhât), serta meluruskan persepsi yang keliru (tashhîh alafhâm).[2]Dalam tulisan yang sangat sederhana berikut ini, penulis berusaha mengelaborasi secaratematis
konsep Islam tentang toleransi dan pluralisme. Diawali dengan penjelasan seputardefinisi, kemudian
dilanjutkan dengan upaya untuk membuktikan bahwa Islam menerimapluralisme sekaligus
memberikan jalan keluar dalam mensikapinya, yaitu dengan prinsiptoleransi (tasâmuh). Pada
bagian akhir akan diuraikan secara komprehensif solusi dimaksud,sesuai dengan perspektif yang
dimajukan al-Quran dan sunnah.
B. Rumusan Masalah
1.Bagaimana anjuran bermasyarakat dalam Islam ?2. Apa definisi dari toleransi ?3.
Bagaimana toleransi menurut ayat Al Qur’an ?
3
BAB 2ISIA.Anjuran bermasyarakat dalam Islam
Islam tidak hanya menyuruh kita membina hubungan baik dengan sesama muslim saja, tapi juga dengan
non-muslim. Namun demikian dalam hal-hal tertentu ada pembatasan hubungandengan nonmuslim, terutama yang menyangkut aspek ritual keagamaan.Dalam berhubungan dengan masyarakat non
muslim, Islam mengajarkan kepada kita untuk toleransi, tetap menghormati keyakinan umat lain tanpa
berusaha memaksakan keyakinankita kepada mereka. Toleransi tidaklah berarti mengakui kebenaran agama
mereka, tapimengakui keberadaan agama mereka dalam realitas bermasyarakat. Toleransi juga bukanberarti
kompromi dalam keyakinan dan ibadah. Kita sama sekali tidak boleh mengikutiagama dan ibadah mereka
dengan alasan apapun. Sikap kita sudah cukup jelas dan tegassebagaimana terdapat dalam QS Al-Kafirun ayat
6: “La kum dii nukum waliyadiin” yangberarti “Bagimu agamamu, bagiku agamaku.”
B.Definisi toleransi
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa kata toleransi berarti sifat atausikap
toleran.
Kata
toleran
menenggang(menghargai,
sendiri
didefinisikan
membiarkan,
sebagai
membolehkan)
“bersifat
pendirian
atau
(pendapat,
bersikap
pandangan,
kepercayaan,kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendiriansendiri.
4
C.Al Qur’an Surat Al Kafirun
‫ﯿﱠ ﱠ‬
‫ﷲ‬
1.Katakanlah," Hai orang-orang kafir !2. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah.3. Dan tiada
(pula) kamu menyembah Tuhan yang aku sembah.4. Dan aku bukan penyembah apa yang biasa kamu
sembah.5. Dan kamu bukanlah penyembah Tuhan yang aku sembah.6. Bagimu agamamu dan untukku
agamaku".
Dari ayat di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :
a.Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk mengatakan kepada orang-orangKafir bahwa aku
tidak akan menyembah apa yang kamu sembah dan kamu juga tidak akanmenyembah apa yang aku
sembah.b. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk mengatakan kepada orang-orangKafir
bahwa bagi ku agamaku dan bagi kamu agama kamu.c.Dari surah tersebut menyatakan bahwa agama Islam
sangat tegas sekali kepada kaum kafir,dan juga tidak memaksakan agama kepada orang-orang kafir, karena
urusan agama adalahurusan diri masing-masing dan tergantung dari hidayah dari Allah .
Kewajiban kita hanya
5
memberitahu dan mengajak agar mereka tahu dan paham mana agama yang benar dan yangsalah.d.Kita
selaku umat Islam mari tunjukkan dan beri contoh tauladan yang baik, agar merekayang kafir tertarik dan mau
masuk Islam dengan kehendak sendiri tanpa paksaan.e.Surat Al kafirun disebut Al muqasyqisyah
atau penyembuh karena kandungannyamenyembuhkan dan menghilangkan kemusyrikanf.Umat
islam menolak usul kaum kafir untuk penyatuan ajaran agama dalam rangkamencapai
kompromig.Mengajak masing-masing untuk melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan tanpabersikap
saling menggangguh.Ajakan kaum kafir tidak logis karena setiap ajaran pokok suatu agama beserta
perincinnyapasti berbeda
Perilaku yang Mencerminkan Isi Surah Al-Kafiruun {109}Ayat 1-6KISAH SEORANG
KRISTIAN MASUK ISLAM BERKAT MEMULIAKANASYURA'
Alkisah disebutkan bahwa di kota Array terdapat Qadhi yang kaya-raya. Suatu harikebetulan
hari Asyura' datanglah seorang miskin meminta sedekah. Berkatalah si miskintadi : "Wahai
tuan Qadhi, saya seorang miskin yang mempunyai tanggungan keluarga.Demi kehormatan
dan kemuliaan hari ini, saya meminta pertolongan daripada tuan, makaberilah saya sedekah
sekadarnya berupa sepuluh keping roti, lima potong daging dan duitdua dirham." Qadhi
menjawab, "Datanglah selepas waktu zohor!"Selepas sembahyang zohor orang miskin itu
pun datang demi memenuhi janjinya.Sayangnya si Qadhi kaya itu tidak menepati janjinya
dan menyuruh si miskin datang lagiselepas sembahyang Asar. Apabila dia datang selepas
waktu yang dijanjikan untuk kaliDi waktu si miskin jalan mencari makanan, ia melintas di
depan seorang kristian sedangduduk-duduk di hadapan rumahnya. Kepada orang Kristian itu
si miskin minta sedekah,"Tuan, demi keagungan dan kebesaran hari ini berilah saya sedekah
untuk keluarga saya."Si Kristian bertanya, "Hari apakah hari ini?"
6
"Hari ini hari Asyura", kata si miskin, sambil menerangkan keutamaan dan kisah-kisahhari
Asyura'. Rupanya orang Kristian itu sangat tertarik mendengar cerita si pemintasedekah dan
hatinya berkenan untuk memberi sedekah. Berkata si Kristian, "Katakan apahajatmu
padaku!" Berkata si peminta sedekah, "Saya memerlukan sepuluh keping roti,lima potong
daging dan uang dua dirham saja."Dengan segera ia memberi si peminta sedekah semua
keperluan yang dimintanya. Sipeminta sedekah pun balik dengan gembira kepada
keluarganya. Adapun Qadhi yangkikir telah bermimpi di dalam tidurnya. "Angkat
kepalamu!" kata suara dalam mimpinya.Selanjutnya ia mengangkat kepala, tiba tiba terlihat
di hadapan matanya dua buahbangunan yang cantik. Sebuah bangunan diperbuat dari batubata bersalut emas dansebuah lagi diperbuat daripada yaqut yang berkilau-kilauan warnanya.
Ia bertanya, "YaTuhan, untuk siapa bangunan yang sangat cantik ini?"Terdengar jawaban,
"Semua bangunan ini adalah untuk kamu andaikan saja kamu mahumemenuhi hajat si
peminta sedekah itu. Kini bangunan itu dimiliki oleh seorangKristian." Apabila Qadhi
bangun dari tidurnya, iapun pergi kepada Kristian yangdimaksudkan dalam mimpinya. Qadhi
bertanya kepada si Kristian, "Amal apakahgerangan yang kau buat semalam hingga kau dapat
pahala dua buah bangunan yangsangat cantik?" Orang Kristian itu pun menceritakan tentang
amal yang diperbuatnya bahwa ia telah bersedekah kepada fakir miskin yang memerlukannya
pada hari Asyura'itu. Kata Qadhi, "Juallah amal itu kepadaku dengan harga seratus ribu
dirham." Kata siKristian, "Ketahuilah wahai Qadhi, sesungguhnya amal baik yang diterima
oleh Allahtidak dapat diperjual-belikan sekalipun dengan harga bumi serta seisinya." Kata
Qadhi,"Mengapa anda begitu, sedangkan anda bukan seorang Islam?" Ketika itu juga
orangKristian itu membuang tanda salibnya dan mengucapkan dua kalimah syahadat
sertamengakui kebenaran agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad.
7
D.Al Qur’an Yunus 40-41
‫ﯿﱠ ﱠ‬
‫ﷲ‬
40. Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al Quran, dan di antaranya ada(pula) orangorang yang tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat
kerusakan.41. Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: "Bagiku pekerjaanku dan
bagimupekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas
diriterhadap apa yang kamu kerjakan
."
7
D.Al Qur’an Yunus 40-41
‫ﯿﱠ ﱠ‬
‫ﷲ‬
40. Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al Quran, dan di antaranya ada(pula) orangorang yang tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat
kerusakan.41. Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: "Bagiku pekerjaanku dan
bagimupekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas
diriterhadap apa yang kamu kerjakan
."
K a n d u n g a n s u r a t y u n u s
Dari ayat di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :a.Ketika Nabi Muhammad . diutus dengan
membawa Al-Qur'an, orang-orang Quraisy adayang beriman dan ada juga yang tidak b.Allah mengetahui
orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi, yaitu mereka yang musyrik dan berbuat zalim serta
aniaya.c.Orang-orang yang tetap mendustakannya maka biarlah bagi mereka pekerjaan mereka.Artinya, apa
yang mereka perbuat harus dipertanggungjawabkan
8
d.Allah menjelaskan kepada Rasulullah dan pengikut-pengikutnya, bahwa keadaan manusiaterbagi menjadi
dua golonga, yaitu golongan orang yang mempercayai dengan I’tikad kuatterhadap Al-qur’an dan secara
terus menerus berada dalam kekafirane.Allah lebih mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan
dibumi karena merekatermasuk menyekutukan Allah, menganiaya diri sendiri, dan menentang hukum
allahf.Allah memberikan penjelasan bahwa apabila orang-orang musyrik itu tetap
mendustakanMuhammad, maka allah tetap memerintahkan Muhammad untuk tetap
meneruskan tugasnyasebagai pembawa dan penyampai kebenaran dari Allah, yaitu menyampaikan
peringatan,menghibur, memberikan tuntunan ibadah dan pokok-pokok kemaslahatan sebagai pedomanuntuk
keselamatan dunia dan akhirat
Perilaku yang Mencerminkan Isi Surah Yunus {10} Ayat 40-41
Abdurrahman adalah Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) di sekolahnya. Diamempunyai ide
berdarmawisata ke luar kota pada liburan mendatang. Pada rapat OSIS,idenya itu disampaikan kepada temantemannya dengan bahasa yang baik, jelas, memberikesempatan kepada teman-temannya untuk berpendapat,
tidak memaksakan idenya, menanggapi, dan menampung secara baik saran-saran yang diajukan oleh temantemannya.Akhirnya, rapat OSIS menyetujui rencana berdarmawisata yang diusulkan oleh
ketua OSISitu. Pada saat pelaksanaan, hampir semua siswa di sekolah itu ikut
berdarmawisata.Di sekolah lain, sebagai ketua OSIS di sekolahnya, Jos Bush memimpin rapat
rencanaberdarmawisata ke Pulau Bali. Teman-temannya sependapat, bahwa tempat itu
memangbagus sekali untuk dikunjungi, sayangnya pulau itu letaknya jauh sekali dari sekolahnyasehingga
memerlukan biaya yang relatif tinggi. Oleh karena itu, mereka mengusulkan tempatlain yang
lebih dekat sehingga biayanya lebih kecil. Usul mereka tidak disetujui. Jos Bushmenjadi berang dan
bersikeras mempertahankan pendapatnya. Bahkan, dia mengancammereka yang tidak menyetujui
rencananya. Menanggapi hal ini, teman-temannya menjadidiam. Sikap diam ini diartikan oleh Jos
Bush sebagai tanda setuju. Pada saat pendaftaran,hampir semua siswa serempak tidak mau ikut
berdarmawisata.Contoh I menggambarkan pelaksanaan butir nilai "tidak memaksakan kehendak kepada
oranglain", sedangkan contoh II menggambarkan pelaksanaan yang sebaliknya. Pada contoh 1,Abdurrahman
mempunyai ide yang baik dan disampaikan secara baik. Dia toleran terhadappendapat teman-temannya,
menampung usul-usul mereka, dan merumuskan kehendak rapat.
9
Cara inilah yang biasa disebut musyawarah-mufakat. Akhirnya, keputusan dan
pelaksanaanhasil rapat OSIS didukung sepenuhnya oleh teman-temannya. Hal ini terbukti
hampir semuasiswa di sekolahnya ikut berdarmawisata.Yang terjadi pada contoh II adalah
sebaliknya. Ide Jos Bush memang bagus, tetapi harusdiingat bahwa tidak setiap ide yang menurutnya
bagus secara otomatis bagus juga bagi oranglain. Cara Jos Bush agar idenya diterima, tidak dengan cara-cara
yang manusiawi, memaksa,dan mengancam temantemannya. Akibatnya, keputusan rapat OSIS itu bersifat
semusehingga gagal dalam pelaksanaannya. Hal ini terbukti hampir semua siswa di
sekolahnyatidak mau ikut bcrdarmawisata.Contoh lain seperti :terjadinya pelanggaran-pelanggaran
yang dilakukan oleh sebagian kaumMuslimin pada peperangan Uhud, sehingga menyebabkan
kaum Muslimin menderitakekalahan, tetapi Rasulullah tetap bersikap lemah lembut dan tidak marah
terhadap yangmelanggar itu, bahkan mema’afkannya dan memohonkan untuk mereka ampunan dari
Allah.Andaikata Nabi Muhammad bersikap keras, berhati kasar tentulah mereka akan
menjauhkandiri dari beliau.Di samping itu Rasulullah selalu bermusyawarah dengan mereka dalam
segala hal, apalagidalam urusan peperangan. Oleh karena itu, kaum Muslimin patuh melaksanakan
keputusan-keputusan musyawarah itu, karena keputusan itu merupakan keputusan mereka sendiribersama
Rasulullah . Mereka tetap berjuang dan berjihad di jalan Allah dengan tekad yangbulat tanpa menghiraukan
bahaya dan kesulitan yang mereka hadapi. Mereka bertawakkalatau menyerahkan diri sepenuhnya kepada
Allah , karena tidak ada yang dapat membelakaum Muslimin selain Allah .
10
E.Al Qur’an surat Al Kahfi 29
29. Dan katakanlah:
dari
Tuhanmu;
"Kebenaran itu datangnya
maka barangsiapa
yang
ingin(beriman) hendaklah ia beriman, dan
barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir."
SesungguhnyaKami
orang zalim
telah sediakan bagi
itu neraka,
orang
yang gejolaknya
mengepung mereka.
m i n u m ,
n i s c a y a
d e n g a n
a i r
m e r e k a
s e p e r t i
m e n g h a n g u s k a n
p a l i n g
Dan jika m e r e k a
b u r u k
b e s i
m u k a .
d a n
a k a n
y a n g
I t u l a h
t e m p a t
m e m i n t a
d i b e r i
m i n u m
m e n d i d i h y a n g
m i n u m a n
i s t i r a h a t
y a n g
y a n g
p a l i n g jelek.
Kandungan surat Al Kahfi
a. Ketika Nabi Muhammad diutus dengan membawa Al-Qur'an, orang-orang Quraisy ada yang beriman dan
ada juga yang tidak.b. Mengatakan kepada umat Nabi Muhammad , barangsiapa yang ingin (beriman)
hendaklahia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami
telahsediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka.c. Siksaan bagi orang yang tidak
beriman, telah menyediakan siksaan bagi orang–orang kafiryakni mereka akan diberi minum dengan air seperti besi
yang mendidih yang menghanguskanmuka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling
jelek.”f.Kebenaran (Akhlak, yakni sesuatu yang mantap dan tidak mengalami perubahan) milik Allah adalah harga mati
karena sumbernya hanya Allah swt.g.Dengan ketegasan tersebut, siapapun dipersilakan untuk menerima
atau menolak dengankebenaran tersebut.
11
h.Allah swt, tidak akan merasa rugi dengan kekafiran itu karena justru kerugian dankecelakaan akan menimpa
orang kafir , dan orang yang menganiaya diri mereka sendiri.i. Tidak ada paksaan dalam menerima
kebenaran. Akan tetapi kita diharuskan untuk berdakwah.
Perilaku yang Mencerminkan Isi Surah Al-Kahfi {18} ayat 29NELAYAN MUKMIN DAN
NELAYAN KAFIR
Pada zaman dulu, ada dua orang nelayan, seorang mukmin dan seorang lagi kafir. Pada suatuhari keduaduanya turun ke laut untuk menangkap ikan. Semasa menebar jala, nelayan kafirmenyebut nama tuhan
berhalanya. Hasil tangkapannya amat banyak. Berlainan pula dengannelayan mukmin. Apabila menebar
jalanya, si-mukmin itu menyebut nama Allah. Hasilnyatidak ada seekor pun ikan yang tersangkut pada
jaringnya. Hingga ke lewat senja, nelayanmukmin tidak berjaya mendapat sebarang ikan manakala si-kafir itu
kembali denganmembawa ikan yang sangat banyak.Meskipun pulang dengan tangan kosong, namun
nelayan mukmin itu tetap bersabar sertaredha dengan apa yang takdirkan. Si-kafir yang membawa
berbakul-bakul ikan pulangdengan rasa bangga dan bongkak.Malaikat yang melihat keadaan nelayan
mukmin ini berasa simpati lalu mengadu kepadaAllah. Allah memperlihatkan kepada malaikat
tempat yang disediakan olehNya untuk nelayan mukmin itu; Yaitu sebuah syurga. Berkata
malaikat "Demi Allah , sesungguhnyatidak member arti apa-apa pun penderitaan di dunia ini jika dia
mendapat tempat di syurga ."Setelah itu Allah memperlihatkan tempat yang disediakan untuk
nelayan kafir. Berkatamalaikat "Alangkah malangnya nasib si-kafir. Sesungguhnya tidak berguna
langsung apayang dia dapat di dunia dulu sedangkan tempat kembalinya adalah neraka jahannam
."
12
BAB IVPENUTUPA.Kesimpulan
Dari paparan diatas dapat dilihat bahwa Islam bersikap sangat terbuka dengankemajemukan.
Bahkan,
Islam
memandangnya
sebagai
salah
satu
dari
sunnatullah
di
alam
ini.Keanekaragaman yang telah menjadi kehendak Allah tersebut, tentu saja bukan
untuk dipertentangkan dan membawa kepada perpecahan. Akan tetapi dengan mensikapi
secarapositif dan konstruktif, pluralisme justru akan membawa manfaat yang besar
terhadapkemaslahatan kehidupan manusia.Toleransi dapat dikatakan sebagai jalan keluar
yang dicetuskan Islam untuk mensikapipluralisme. Banyak sekali ayat al-Quran dan hadis
Nabi Muhammad SAW yang dapatdijadikan referensi dalam menikmati hidup bertoleransi.
Secara umum, al-Quran dan sunnahNabi SAW menekankan pentingnya keadilan, kasih
sayang dan kemanusiaan yang semuanyamerupakan pilar-pilar toleransi. Hanya saja Islam
menggarisbawahi bahwa toleransi hanyaakan efektif jika masing-masing pihak tetap berjalan
diatas relnya dan tidak merongrongeksistensi pihak lain. Dalam hal terjadi pengkhianatan
terhadap nilai-nilai toleransi, makaIslam mengharuskan umat Islam bersikap tegas dengan
memerangi pihak-pihak yang telahmerusak harmoni ritme kehidupan tersebut.
B.Saran-saran
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi “Ayat Ayat Al Qur'an TentangAnjuran
Bertoleransi
”
yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masihbanyak kekurangan dan
kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnyarujukan atau referensi yang
ada hubungannya dengan judul makalah ini.Penulis banyak berharap para pembaca sekalian
untuk memberikan kritik dan saran yangmembangun kepada penulis demi sempurnanya
makalah ini dan dan penulisan makalah dikesempatan–kesempatan berikutnya. Semoga
makalah ini berguna bagi penulis padakhususnya juga para pembaca yang budiman pada
umumnya.
13
Daftar Pustaka
Department Agama RI (2001). Pendidikan Agama Islam Kelas II. Jakarta:Direktorat
JenderalPembinaan Kelembagaan Agamaa Islam Department Agama.Department Agama RI
(2001). Pendidikan Agama Islam Kelas III. Jakarta:DirektoratJenderal Pembinaan
Kelembagaan
Pendidikan
Agamaa
Agama
Islam
Islam.
Department
Agama.Abdurrahmad,S.Ag
(2011).Modul
Fromhttp://ml.scribd.com/doc/3280793/MODUL-PAI-SMA-
KELAS-XII, 20 September 2012Tim Edukatif HTS (2012). Modul Pendidikan Agama
Islam.Surakarta: CV Hayati TumbuhSubur.Komari Rasyid, S.Ag (2011). Pendidikan Agama
Islam. Jakarta:Citra PustakaMalik Ahmad H.A (1988). Tafsir Sinar. Jakarta :Al hidayahProf.
DR. H. Said Agil Husin Al-Munawar, MA.,
Fikih Hubungan Antar Agama
, PenerbitCiputat Press, Jakarta.
Download