Uploaded by

Modul Ms Access 2010

advertisement
BAB-I
DATABASE DAN MENGENAL MICROSOFT ACCESS
1.1.
Sekilat tentang Database
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak akan pernah terlepas dari data. Misalnya
saja data tentang mahasiswa, dosen, akademik, keuangan, stock barang, karyawan, gaji,
pasien, dan lain sebagainya.
Agar data lebih bermanfaat, maka data harud diorganisasikan dalam suatu file
datababase. Untuk pengorganisasian dan pengolahan data dengan komputer, dibutuhkan suatu Sistem Manajemen Database (DBMS). Dengan sistem manajemen database,
kita dapat menambah mengedit, menghapus, mengurutkan data sesuai dengan urutan
yang sesuai dengan Anda inginkan dan membuat laporan bagi data tersebut.
1.1.1. Pengertian Database
Database atau biasa disebut basis data adalah sekumpulan data atau informasi
yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
lain, di mana Anda mempunyai wewenang untuk mengakses data tersebut, baik untuk
menambah, mengganti, mengedit, menghapus data dalam tabel-tabel tersebut.
Lebih sederhananya pengertian Database merupakan kumpulan dari informasi
yang disimpan dalam komputer dan saling berhubungan satu sama lain secara sistematik. Database ini dikelola dan dapat digunakan untuk keperluan tertentu.
1.1.2. Tingkatan Database
Ada beberapa tingkatan Database yang perlu diketahui pada saat nanti Anda
bekerja di dalam program Access, antara lain :
Database
File
Record
Field
Character
Microsoft Access 2010 plus SQL
1
a.
File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang
sejenis.
b. Record merupakan kumpulan dari beberapa field yang saling berhubungan tersimpan dalam bentuk baris pada tabel. Satu tabel bisa terdiri dari beberapa record
sekaligus.
c. Field merupakan temapat data atau informasi dalam kelompok sejenis yang
dimasukkan atau diinputkan pada bagian kolom tabel.
d. Character merupakan bagian data terkecil yang berjenis huruf, angka (numeric)
atau karakter khusus yang membentuk sutau item data/field.
Field
Record
1.2.
Mengenal Microsoft Access
Microsoft Access merupakan program database yang cukup populer, mudah
digunakan, berorientasi visual dan berbasis Windows serta dapat diintegrasikan dengan
aplikasi lain terutama Visual Basic.
Dengan Microsoft Access, Anda dapat membuat dan memodifikasi tabel,
formulir entri data, query, laporan dan mengelola database dengan cara mudah dan
cepat. Pada saat Anda membuka maupun membuat database baru, maka akan tampak
tampilan Microsoft Access 2010 seperti berikut :
Quick Access
Toolbar
Tab Ribbon
Title Bar
Menu File
Group
Navigation
Pane
Jendela
Datasheet
View
Record Aktif
Microsoft Access 2010 plus SQL
Status Bar
2
1.3.
Fitur-Fitur Microsoft Access 2010
Pada Microsoft 2010, di mana terdapat fitur-fitur baru yang tidak terdapat pada
versi Microsoft Access sebelumnya, antara lain :
a.
Calculated untuk jenis data (Data Type) pada Table Design.
Pada saat pembuatan tabel, Anda dapat memasukkan rumus (expression) yang
pada versi sebelumnya tidak dapat membuat atau menambahkan rumus dan hanya
bisa dilakukan pada Query, Control, Macro maupun Code VBA misalkan field TOTAL
= UNIT * HARGA
b. Navigation Control. Access 2010 memiliki fitur kontrol navigasi baru, yang
memungkinkan Anda dengan cepat menambahkan navigasi dasar untuk aplikasi
database, dan ini sangat membantu jika Anda membuat database Web. Dengan
menambahkan kontrol Navigasi ke halaman "Home" dari aplikasi Anda, pengguna
dapat dengan cepat beralih antara form dan laporan dengan menggunakan
antarmuka, intuitif tab, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:
c.
Web Database Access 2010 memiliki cara baru untuk menggunakan aplikasi
database ke server SharePoint sebagai database Web. Hal ini memungkinkan Anda
dan rekan kerja Anda untuk menggunakan database dalam browser Web, atau
dengan menggunakan Access 2010 untuk membukanya dari situs SharePoint. Jika
Anda merancang database untuk web-kompatibel, dan memiliki akses ke server
yang menjalankan SharePoint Layanan Access, Anda dapat mengambil keuntungan
dari metode penyebaran baru.
d. Data Macros. Mirip dengan "pemicu" dalam Microsoft SQL Server, macro Data
memungkinkan Anda untuk melaksanakan tugas pemrograman setiap kali data yang
diubah dalam sebuah tabel. Anda dapat melampirkan macro langsung ke event
tertentu, seperti After Insert, After Update, atau Before Change, atau Anda dapat
membuat macro mandiri data yang disebut dari Event.
e. Dan fitur-fitur lainnya.
Microsoft Access 2010 plus SQL
3
1.4.
Object Database Access
Terdapat beberapa objek database yang terdapat pada Microsoft Access 2010,
antara lain :
a.
Tables, adalah objek database yang digunakan sebagai sarana untuk menyimpan
data yang telah diolah.
b. Queries, adalah objek database yang berfungsi untuk menampilkan, menyunting
dan menyaring suatu data sesuai dengan kriteria yang diinginkan serta dapat
memasukkan suatu expresi.
c. Form, adalah objek database yang digunakan untuk memasukkan dan mengedit
data atau informasi yang ada dalam suatu database dengan menggunakan bentuk
tampilan formulir.
d. Report, adalah objek database yang digunakan untuk menampilkan data atau
informasi dalam bentuk laporan.
e. Macros, adalah rangkaian perintah yang dapat disimpan dan dijalankan secara
otomatis, misalnya membuka form, mencetak laporan di layar, dan lain-lain.
f. Moduls, adalah program kecil atau procedur yang kegunaannya adalah untuk
perancangan modul aplikasi pengolahan database tingkat lanjut.
1.5.
Menjalankan Program Microsoft Access 2010
Untuk menjalankan atau mengaktifkan progam Microsoft Access 2010, dapat
dilakukan dengan beberapa cara :
a.
Klik tombol Start, All Programs, Microsoft Office, Microsoft Access 2010
b. Atau klik dua kali icon Microsoft Access pada jendela desktop, sehingga muncul
tampilan jendela Microsoft Access 2010.
Microsoft Access 2010 plus SQL
4
1.6.
Membuat File Database
Untuk membuat file database baru, dapat dilakukan dengan langkah-langkah
sebagai berikut :
a. Pilih Blank Database
b. Klik tombol Browse, hingga muncul jendela File New Database
c.
Pindahkan letak direktori atau drive-nya ke data kerja Anda di Data D: atau Data E:,
lalu buat folder Nama dan kelas Anda
d. Pada File Name, ketik MODUL-1, higga kembali ke tampilan semula
e. Klik tombol Create
Microsoft Access 2010 plus SQL
5
1.7.
Membuka File Database
Untuk membuka atau mengaktikan file database yang telah Anda buat sebelumnya pada data kerja, dapat dilakukan dengan langkah berikut :
a. Klik menu File, Open, hingga muncul jendela Open
b. Pindahkan letak direktori di mana data tersebut disimpan, lalu pilih nama filenya
c. Klik tombol Open
d. Atau klik menu File, Recent, untuk membuka file database yang telah dibuka atau
diaktifkan sebelumnya.
e. Kemudian pilih dan klik file mana saja yang akan Anda buka atau aktifkan.
1.8.
Menutup File Database
Untuk menutup atau keluar dari file database yang aktif, dapat dilakukan dengan
2 (dua) cara :
a. Klik menu File, Exit, atau;
b. Klik tombol x (close) pada jendela Microsoft Access
Microsoft Access 2010 plus SQL
6
1.9.
Membuat Tabel
Setelah Anda membuat file Database, tahapan berikutnya adalah membuat file
tabel. Ada 2 (dua) cara untuk membuat file Tabel, antara lain :
1.9.1. Membuat Tabel dengan Datasheet View
Dalam keadaan standar, setelah Anda membuat file database, maka yang
muncul pertama kali yang aktif adalah objek tabel sudah tampil dalam jendela
Datasheet View berikut :
Ada beberapa tahapan jika Anda ingin mengisi data pada jendela datasheet view
seperti di atas, yaitu :
a.
Mengisi Data/Record : Anda diminta untuk mengisi data atau record terlebih dulu
pada kolom isian Clik to Add, misalnya diisi dengan angka 12345, hingga judul kolom
Click to Add berubah menjadi Field1.
b. Mengganti Nama Field : untuk mengganti nama field, misal Field1 menjadi NIP, klik
dua kali Field1 hingga muncul blok warna hitam, lalu ketikkan NIP lalu Enter atau
dengan cara lain klik mouse kanan lalu pilih Rename Field.
Microsoft Access 2010 plus SQL
7
c.
Menyimpan Tabel
Ada beberapa cara untuk menyimpan tabel :
 Klik tombol Save
pada Quick Access Toolbar
 Klik tombol Office Button (Office 2007) atau menu File (Office 2010) lalu pilih
Save
 Tekan tombol Ctrl+S

Jika Anda memilih salah satu perintah di atas, maka akan muncul kotak dialog
Save As :


Pada Table Name, ketik nama filenya, misal DATA PEGAWAI
Klik tombol OK
1.9.2. Membuat Tabel dengan Design View
Untuk membuat Tabel dengan menggunakan Design View, dapat dilakukan
dengan langkah sebagai berikut :
a. Klik tab Create
b. Pada kelompok Table, pilih dan klik Table Design, hingga muncul jendela Disain
tabel (struktur tabel) berikut :
c.
Pada jendela disain tabel, Anda diminta terlebih dulu untuk membuat struktur tabel
seperti tampilan di atas :
d. Klik tombol
Datasheet View untuk menyimpan dan sekaligus untuk mengisi
data, hingga muncul kotak dialog Save As
e. Simpan nama filenya, lalu klik tombol OK.
f. Pada jendela Datasheet View, silakan Anda isikan data-datanya.
Microsoft Access 2010 plus SQL
8
1.10. Mengolah Desain Tabel
Pada jendela Design View, Anda dapat membuat nama field (Field Name),
memilih jenis data (Data Type), mengisi keterangan (Description), menetapkan field
kunci pengurutan data (Primary Key) dan mengatur data dengan Field Properties.
1.10.1. Nama Field (Field Name)
Field Name digunakan untuk memasukkan nama field yang akan dibuat. Syarat
pembuatan Nama Field (Field Name) :
a. Nama field tidak boleh ada yang sama dalam satu tabel.
b. Maksimum nama field 64 karakter, dapat berupa kombinanasi huruf, angka, spasi
atau karakter khusus, kecuali tanda titik (.), tanda seru (!), tanda petik atas (‘) dan
tanda kurung siku ([ ]).
1.10.2. Tipe Data (Data Type)
Data Type untuk menentukan jenis data. Anda dapat memilih salah satu jenis
data yang mana pilihannya tergantung dari isi data tersebut. Ada beberapa jenis data
(Data Type) pada Access 2010 :
Tipe
Text
Memo
Number
Date/Time
Currency
AutoNumber
Yes/No
OLE Object
Hyperlink
Attachment
Calculated
Lookup
Wizard
Ketarangan
Jenis data yang berisi teks atau angka atau karakter lainnya yang tidak digunakan untuk
operasi logika dan matematika. Jenis data ini dapat menampung data sampai 255
karakter.
Jenis data yang berisi teks atau angka atau karakter lainnya dan dapat menampung
data sampai 65,536 karakter.
Jenis data berupa angka yang dapat digunakan untuk operasi logika dan matematika.
Ada beberapa pilihan ukuran bilangan dan jumlah digit tertentu.
Jenis data yang dapat menyimpan format tanggal dan waktu
Jenis data yang dapat menyimpan format mata uang dan tingkat ketelitiannya
mencapai 4 decimal
Jenis data yang dapat membuat penomoran secara otomatis, dengan syarat field
tersebut harus menggunakan Primary Key
Jenis data yang dapat menampung salah satu data dari dua pilihan yaitu Yes/No,
True/False atau On/Off
Jenis data yang dapat menampung objek berupa gambar, grafik, suara, video atau data
yang dapat diambol dari aplikasi lain. Ukuran maksimum adalah 2 GB
Jenis data yang berisi khusus untuk mengkoneksikan antar data dengan interface luar.
Anda dapat koneksi sesuai dengan alamat yang dituju, seperti alamat email, website,
dan lain sebagainya
Jenis data yang dapat menyimpan objek attachment, misal file Word, Excel, MP3, Zip
dan lainnya. Anda dapat mengedit maupun menyimpannya kembali ke bentuk semula
Jenis data ini terdapat pada versi Access 2010 (versi sebelumnya tidak ada), tujuannya
Anda dapat menghitung operasi matematika, misal TOTAL sama dengan GAJI POKOK
ditambah TUNJANGAN, maka pada field TOTAL dan pada jendela Expression Builder
diisi [GAJI POKOK]+[TUNJANGAN]
Jenis data yang digunakan untuk membuat sebuah daftar pilihan dalam bentuk list box
atau combo box.
Microsoft Access 2010 plus SQL
9
1.10.3. Keterangan (Description)
Description untuk menampilkan teks keterangan pada bagian status bar dalam
jendela datasheet sebuah tabel atau query. Dalam hal ini, Anda boleh dikosongkan atau
diisi keterangannya. Jumlah teks yang dapat diisi maksimum 255 karakter.
1.10.4. Primary Key
Primary Key adalah field yang digunakan sebagai field indeks utama atau field
kunci pengurutan data dari sebuah tabel.
Untuk menetapkan field misal NIM dibuatkan Primary Key, maka lakukan langkah
berikut ini :
a. Aktifkan jendela
Design View
b. Pilih field yang akan dijadikan sebagai Primary Key
c. Lalu Klik tombol
Primary Key pada group Tools
Apabila Anda menetapkan field NIM dengan menggunakan Primary Key, maka
secara otomatis pada Jendela Field Properties, baris Indexed yang semula No akan
berubah menjadi Yes (No Duplicate). Ada 3 pilihan pada baris Indexed di jendela Field
Properties :



No artinya field tersebut tidak di indeks (diurutkan)
Yes (Duplicate OK) artinya field tersebut secara otomatis di indeks (di-urutkan), dan
membolehkan Anda memasukkan data yang sama.
Yes (No Duplicate) artinya field tersebut secara otomatis di indeks (di-urutkan),
namun tidak diperbolehkan memasukkan data yang sama.
Microsoft Access 2010 plus SQL
10
PRAKTEK MODUL-1
1.
Membuat File Database :
a.
b.
c.
d.
e.
f.
Jalankan program Microsoft Access
Pilih Blank Database
Klik tombol Open, hingga muncul jendela File New Database
Pindahkan letak direktori atau drive-nya ke data kerja Anda di Data D: atau Data E:,
lalu buat folder Nama dan kelas Anda
Pada File Name, ketik MODUL-1, higga kembali ke tampilan semula
Klik tombol Create
2.
Membuat File Tabel dengan Datasheet View
a.
Ketik data berikut di bawah ini pada jendela datasheet view
b. Kemudian ganti field-field tersebut menjadi nama field-nya seperti yang tampak di
bawah ini, yaitu dengan cara klik dua kali Field1 hingga muncul blok warna hitam,
lalu ketikkan NIP lalu Enter atau dengan cara lain klik mouse kanan lalu pilih
Rename Field. Silakan Anda ulangi langkah tersebut untuk mengganti field-field
yang lainnya.
Microsoft Access 2010 plus SQL
11
c.
Menyimpan Tabel
 Klik tombol Save
pada Quick Access Toolbar
 Pada Table Name, ketik nama filenya, misal DATA PEGAWAI
 Klik tombol OK
TUGAS :
1.
Buat file Tabel baru dengan menggunakan Table Design dengan struktur tabel
seperti berikut ini :
Ketentuan :
a. Gunakan field NIM sebagai Primary Key
b. Simpan struktur di atas dengan nama file TUGAS MODUL-1, kemudian isikan
data-datanya seperti contoh berikut ini (Anda dapat mengubah datanya sesuai
dengan data Anda maupun teman-teman Anda) :
Microsoft Access 2010 plus SQL
12
BAB-II
OPERASI TABEL
2.1. Modifikasi Tabel
Terkadang Anda perlu mengatur field yang sudah ditempatkan pada tabel,
kemudian suatu saat struktur tabel tersebut ingin kita rubah, misalnya mengganti field,
menambah atau menyisipkan field, memindahkan field, menghapus field dan lain-lain.
2.1.1. Mengganti Nama Field (Field Name)
Misal : Ganti field GOL menjadi GOLONGAN
a. Aktifkan file tabel yang akan Anda rubah, misal TABEL PEGAWAI
b. Dalam keadaan Datasheet View, klik dua kali field GOL atau klik mouse kanan pada
field GOL lalu ketik GOLONGAN, tekan Enter, atau ;
c. Aktifkan tombol
Design View, hingga muncul jendela Table Design
d. Ganti field GOL menjadi GOLONGAN, dengan langkah sebagai berikut :
e.
f.
Blok atau seleksi field GOL lalu ketik menjadi GOLONGAN, lalu Enter
Simpan kembali perubahan tersebut, jika muncul pesan konfirmasi, jawab Yes.
2.1.2 Merubah Jenis Field (Data Type)
Misal : Rubah jenis field STATUS yang semula Text menjadi Yes/No
a. Aktifkan file tabel yang akan Anda rubah, misal TABEL PEGAWAI
b. Aktifkan tombol
Design View, hingga muncul jendela Table Design
c. Pada baris field STATUS dan pada kolom Data Type, ubah Text menjadi Yes/No
d. Simpan kembali perubahan tersebut, jika muncul pesan konfirmasi, jawab Yes.
Microsoft Access 2010 plus SQL
13
2.1.3. Memindahkan Letak Field
Misal : Pindahkan letak field GOLONGAN (kolom-4) ke letak field STATUS (kolom-5)
a. Aktifkan file tabel yang akan Anda rubah, misal TABEL PEGAWAI
b. Dalam keadaan Datasheet View, blok field GOLONGAN
c.
Tarik atau drag field GOLONGAN dan letakkan di sebelah kanan field STATUS,
hingga muncul garis vertikal di sebelah kanan field STATUS, lalu lepas mousnya,
atau ;
d. Aktifkan tombol
Design View, hingga muncul jendela Table Design
e. Ganti field GOL menjadi GOLONGAN, dengan langkah sebagai berikut :
f.
g.
Blok atau seleksi field GOLONGAN
Kemudian tarik atau drag field GOLONGAN dan letakkan pada posisi field STATUS
hingga muncul garis horisontal di bawah field STATUS
h. Simpan kembali perubahan tersebut, jika muncul pesan konfirmasi, jawab Yes.
2.1.4. Menyisipkan Field
Misal : Sisipkan field DEPARTEMEN setelah field NAMA PEGAWAI dengan jenis data
Text
a. Aktifkan file tabel yang akan Anda rubah, misal TABEL PEGAWAI
b. Dalam keadaan Datasheet View, blok field STATUS
Microsoft Access 2010 plus SQL
14
c.
Klik mouse kanan lalu pilih Insert Field, sehingga sebelum kolom STATUS akan dikosongkan satu kolom, atau ;
d. Aktifkan tombol
Design View, hingga muncul jendela Table Design
e. Blok atau seleksi field STATUS
f. Pada tab Design, kelompok Tools, pilih dan klik Insert Rows atau klik mouse kanan
pilih Insert Rows. Sehingga akan dikosongkan satu baris
g. Silakan Anda sisipkan fild baru yaitu DEPARTEMEN pada Field Name
h. sedangkan pada Data Type pilih Text.
i. Simpan kembali perubahan tersebut, jika muncul pesan konfirmasi, jawab Yes.
2.1.5. Menghapus Field
Misal : Hapus field DEPARTEMEN
a. Aktifkan file tabel yang akan Anda rubah, misal TABEL PEGAWAI
b. Dalam keadaan Datasheet View, blok field DEPARTEMEN
c. Klik mouse kanan, lalu pilih Delete Field, atau;
d. Aktifkan tombol
Design View, hingga muncul jendela Table Design
e. Blok atau seleksi field DEPARTEMEN
f. Pada tab Design, kelompok Tools, pilih dan klik Delete Rows atau klik mouse kanan
pilih Delete Rows. Sehingga field tersebut tidak tampak.
g. Simpan kembali perubahan tersebut, jika muncul pesan konfirmasi, jawab Yes.
2.1.6. Membuat Lookup
Misal : Buat tombol pilihan DEPARTEMEN setelah field NAMA PEGAWAI dengan menggunakan Lookup
a. Aktifkan file tabel yang akan Anda buat tombol, misal TABEL PEGAWAI
b. Aktifkan tombol
Design View, hingga muncul jendela Table Design
c. Blok atau seleksi field STATUS
Microsoft Access 2010 plus SQL
15
d. Klik Insert Rows atau klik mouse kanan, lalu pilih Insert Rows
e. Pada Field Name, ketik DEPARTEMEN
f. Pada Data Type, pilih Lookup, hingg muncul jendela Lookup Wizard berikut :
g.
Pilih opsi ke-2 yaitu “I will type in the values that I want” artinya kita ingin mengisi
sendiri nilai-nilai yang ingin kita masukkan. Sedangkan apabila Anda memilih opsi
ke-2 “I want the lookup field to get the values from another table or query”
artinya kita ingin mendapatkan data dari tabel atau query yang telah ada atau
membuat lagi. Dalam hal ini, Anda pilih opsi ke-1
h. Tekan tombol Next
i.
j.
k.
Pada Number of colums, Anda isikan 1 (tidak perlu diisi)
Pada kolom Col1, Anda ketikkan data seperti contoh di atas.
Klik tombol Next
l.
Klik tomol Finish.
Microsoft Access 2010 plus SQL
16
m. Klik tombol Design View, lalu muncul pesan konfirmasi jawab Yes
n. Perhatikan, apa yang terjadi pada tampilan Datasheet pada saat Anda akan mengisi
data DEPARTEMEN akan muncul tombol pilihan (combo box).
o. Silakan Anda isikan datanya.
2.2. Mengolah Data Record
Proses pengolahan data record biasanya berkaitan dengan menambah data
rocord baru, menghapus data maupun pencarian data record.
2.2.1. Menambah Data Record
Misal : Jika Anda ingin menambah data pada posisi record ke-6
a. Tampilan harus dalam keadaan Datasheet View
b. Letakkan kursor di record terakhir (ingat apabila Anda ingin menambah data record
baru pada Access, tidak dapat disisipkan baris kosong)
c. Kemudian ketikkan datanya, misal :
d. Klik tombol Design View
e. Kemudian Anda ubah Primary Key yang asalnya pada field ID, menjadi NIP
f. Klik tombol Datasheet View, jawab Yes. Apa yang terjadi ?, maka hasilnya akan
tampak seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
17
2.2.2. Menghapus Data Record
Misal : Hapus data record-11
a. Tampilan harus dalam keadaan Datasheet View
b. Seleksi atau blok record ke-11
c. Klik mouse kanan pada baris tersebut, pilih Delete Record. Atau tekan tombol
Delete pada keyboard, maka akan muncul konfirmasi berikut :
d. Jawab Yes.
2.2.3. Mencari Data
Misal : Mencari data pegawai dengan GOLONGAN = “III/A”
a. Tampilan harus dalam keadaan Datasheet View
b. Seleksi atau blok field GOLONGAN
c. Tekan Ctrl+F, maka akan muncul kotak dialog :
d. Pada Find what, ketik III/a
e. Klik tombol Find Next, pencarian data record telah dilakukan
f. Jika data telah ditemukan untuk pencarian data berikuntya, klik tombol Find Next
terus sampai muncul konfirmasi berikut :
g.
Klik tombol OK.
2.2.4. Mencari dan Mengganti Data
Misal : Ganti NAMA PEGAWAI = AHMAD menjadi ISKANDAR
a. Tampilan harus dalam keadaan Datasheet View
b. Seleksi atau blok field NAMA PEGAWAI
c. Tekan Ctrl+H, maka akan muncul kotak dialog :
Microsoft Access 2010 plus SQL
18
d.
e.
f.
g.
Pada Find What, ketik AHMAD
Pada Replace with, ketik ISKANDAR
Klik tombol Find Next lalu Replace
Klik x (close) untuk keluar dari jendela Find and Replace
2.3. Field Properties pada Table Design
Field Properties yang terdapat pada disain tabel (table design) digunakan untuk
mengatur format tampilan, seperti format angka, tanggal, lebar field (kolom), pemasukan data (input mask), membatasi atau mengontrol pemasukan data (validation rule),
pesan kesalahan (validation text), pengaturan indeks (index), dan lain sebagainya.
2.3.1. Properti Field Size
Field size digunakan untuk menentukan berapa jumlah karakter maksimum pada
saat data dimasukkan. Dalam keadaan standar, lebar field yaitu 255. Umumnya field size
jenis datanya (data type) berbentuk Text.
2.3.2. Properti Format
Properti format digunakan untuk mengubah tampilan data dalam format yang
tetap pada saat Anda memasukkan data. Misal jenis data Number (Angka) dan
Date/Time.
Microsoft Access 2010 plus SQL
19
Apabila Anda memformat tampilan Angka (Number), maka akan muncul
tampilan berikut :
Anda dapat memilih format tampilan Angka dengan menggunakan format satuan
(General Number), mata uang Dollar atau Rupiah (Currency), Euro, Fixed, Standard,
Percent atau Scientific.
Namun jika yang akan Anda atur adalah bentuk format Date/Tima, maka akan
muncul tampilan berikut :
Anda dapat memilih bentuk format tampilan khusus yang ada kaitannya dengan
jenis data Date/Time seperti di atas.
2.3.3. Properti Decimal Place
Anda dapat mengatur tampilan angka dengan format desimal yang diinginkan.
Dalam keadaan standar, tampilan angka tanpa desimal (auto). Anda dapat mengaturnya
pada field yang berjenis data Number maupun Currency, dengan maksimal tingkat
ketelitianny mencapai 15 digit.
2.3.4. Properti Input Mask
Input Mask digunakan untuk menentukan tampilan pada saat memasukkan data
di layar. Namun jika Anda menginginkan data Anda ditampilkan apa adanya saat dimasukkan, Anda jangan menggunakan dan mengatur properti ini.
Misal Anda ingin memasukkan data GA-001-0 pada kolom atau field KODE, maka
penulisan pada properti Input Mask :
Microsoft Access 2010 plus SQL
20
LL-999-9 atau LL-000-0
Artinya data yang dapat Anda masukkan adalah :
LL
: dua karakter pertama harus berbentuk Label
999 atau 000 : tiga karakter kedua, harus berbentuk Angka
9 atau 0
: satu karakter terakhir, harus berbentuk Anga.
2.3.5. Properti Caption
Properti Caption digunakan untuk menempatkan keterangan sebagai judul
kolom, form atau laporan.
2.3.6. Properti Default Value
Default Value adalah nilai yang pertama kali muncul pada saat Anda menambahkan/memasukkan record ke field tersebut agar selalu ditampilkan lagi pada pengisian
record berikutnya. Pengisian default value umumnya untuk pengisian data yang sama.
Misal : semua nilai UAS untuk semester sekarang nilai ujiannya kebanyakan 80
2.3.7. Properti Validation Rule
Validation rule digunakan untuk membatasi atau mengontrol pemasukan data
pada field tertentu.
Kasus-1 : Misal Anda ingin membatasi field UNIT maksimum paling tinggi adalah 10,
bilamana pada saat Anda memasukkan data lebih dari angka tersebut, maka pada
program Access akan menolak dan muncul pesan kesalahan.
Microsoft Access 2010 plus SQL
21
Masukkan perintah pada baris Validation Rule yaitu <=10 artinya pada saat Anda
memasukkan angka pada field UNIT harus di bawah angka 10, bilamana lebih dari 10,
maka akan ditolak.
Kasus-2 : Anda juga dapat memasukkan kriteria yang lainnya seperti misalnya NILAI UAS
antara 0 sampai dengan 100, maka penulisannya pada baris Validation Ruler diketik :
Between 0 And 100
Kasus-3 : Data yang dapat dimasukkan pada field SKS adalah 2, 3, 4 atau 6. Maka
penulisannya pada baris Validation Ruler diketik :
2 or 3 or 4 or 6
Kasus-4 : Pada field KODE berikan validasi, di mana KODE harus di awali dengan karakter
AA/AB/AC dan 4 digit terakhir harus berupa Angka. Terlebih dulu aktifkan field KODE,
lalu isilah pada :
 Input Mask
: LL-9999
 Validation Rule : LEFT([KODE],2)=”AA” or LEFT([KODE],2)=”AA” or LEFT([KODE],2)=”AA”
Pada validation ruler, Anda dapat menggunakan fungsi-fungsi STRING seperti
fungsi LEFT, RIGHT dan MID tergantung dari kasusnya.
2.3.8. Properti Validation Text
Validation Text digunakan untuk memberikan pesan kesalahan pada validation
rule pada saat Anda memasukkan atau menambahkan data yang tidak sesuai dengan
batasan yang telah dibuat pada validation rule.
Misal :
 Nilai UAS yang boleh dimasukkan antara 0 sampai dengan 100
 Jika Anda memasukkan angka di luar batas tersebut, berikan pesan kesalahan :
“Anda salah memasukkan data, silakan ulangi lagi !!!!”
Penyelasainnya :
 Aktifkan field NILAI UAS
 Pada baris Validation Rule, ketik : <=100 atau boleh Between 0 And 100
 Pada baris Validation Text, ketik : Anda salah memasukkan data, silakan ulangi lagi
!!!
2.3.9. Properti Required
Properti Required digunakan untuk mengatur apakah field ini boleh dikosongkan
atau tidak pada saat pengisian record baru.
Microsoft Access 2010 plus SQL
22
2.3.10. Properti Indexed
Properti Indexed digunakan untuk membuat indeks pada field ini. Ada tiga
pilihan pada Indexed, yaitu :



Indexed  No artinya field tersebut tidak di indeks (diurutkan)
Indexed  Yes (Duplicate OK) artinya field tersebut secara otomatis di indeks (diurutkan), dan membolehkan Anda memasukkan data yang sama.
Indexed  Yes (No Duplicate) artinya field tersebut secara otomatis di indeks (diurutkan), namun tidak diperbolehkan memasukkan data yang sama.
2.4. Mengurut Data (Data Sort)
Mengurutukan data di mana data record akan diurutkan berdasarkan urutan
abjad atau nilai baik secara Ascending (menaik) maupun secara Descending (menurun).
Tampilkan file tabel DATA PEGAWAI berikut ini :
Kasus-1 : Urutkan data pegawai berdasarkan field NAMA PEGAWAI secara Ascending
(dari urutan Nama Pegawai abjad A sampai Z).
Langkah-langkahnya :
a. Klik tombol panah bawah di sebelah kanan field NAMA PEGAWAI
b. Pilih Sort A to Z
Kasus-2 : Urutkan data pegawai berdasarkan field GAJI POKOK secara Descending (dari
Gaji Pokok yang terbesar hingga terkecil).
Langkah-langkahnya :
a. Klik tombol panah bawah di sebelah kanan field GAJI POKOK
b. Pilih Sort Larges to Smallest
2.5. Menyaring Data (Data Filter)
Menyaring data adalah menampilkan data-data record berdasarkan kriteria
tertentu. Dengan Filter, Anda dapat menyaring suatu data sehingga data dapat ditampilkan sesuai atau memenuhi kriteria penyaringan.
Microsoft Access 2010 plus SQL
23
Anda dapat menyaring data record sesuai dengan jenis data. Ada 2 (dua) bentuk
penyaringan data pada datasheet view, yaitu :
a.
Bentuk Text, maka pada saat penyaringan data akan muncul Text Filter, dengan
pilihan contoh seperti berikut :
b. Bentuk Number (Angka), maka pada saat penyaringan data akan muncul Number
Filter, dengan pilihan contoh sebagai berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
24
PRAKTEK MODUL-2
1.
Membuat File Database :
a. Jalankan program Microsoft Access
b. Buat file Database dengan nama file MODUL-2 pada folder Anda.
2.
Mengimport File Tabel
Misal : Impor file semua file tabel (Data Mahasiswa dan Data Pegawai) yang ada pada
file Database MODUL-1, dengan langkah sebagai berikut :
a. Aktifkan tab External Data
b. Pada group Import & Link, pilih dan klik Access, hingga muncul tampilan berikut :
c.
d.
e.
f.
Klik tombol Browse, hingga muncul jendela File Open
Pindahkan letak direktorinya pada folder Anda, lalu pilih MODUL-1
Klik tombol Open, hingga kembali ke tampilan semula
Klik tombol OK
g. Klik tombol Select All untuk memilih semua file tabel
h. Klik tombol OK, hingga muncul tampilan berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
25
i.
j.
Aktifkan atau check list pada Save import steps
Klik tombol Save Import, maka pada jendela Navigation Pane, akan muncul dua
buah file tabel yaitu DATA MAHASISWA dan DATA PEGAWAI
3.
Modifikasi Tabel
a. Aktifkan atau buka file tabel DATA PEGAWAI
b. Dalam keadaan jendela Design View, lakukan perubahan berikut pada struktur
tabel, antara lain :
 Rubah pada kolom Field Nama yaitu GOL menjadi GOLONGAN
 Rubah pada kolom Data Type untuk field name STATUS yang asalnya Text
menjadi Yes/No
 Tambahkan field baru setelah field NAMA PEGAWAI yaitu DEPARTEMEN
dengan data type Lookup Wizard. Pilih opsi ke-2 yaitu “I will type in the value
that I want”, klik tombol Next, lalu diisikan datanya :



Klik tombol Finish
Klik tombol Datasheet View, kemudian silakan Anda isikan data STATUS dan
DEPARTEMEN
Jika muncul konfirmasi, jawab Yes beberapa kali.
Microsoft Access 2010 plus SQL
26
4.
Memformat Data
Misal : Format tampilan data GAJI POKOK ke dalam satuan mata uang Rupiah (Rp)
a. Klik tombol Design View
b. Pada jendela Field Properties, baris Format, pilih Currency
c. Tampilkan datanya dengan menekan tombol Datasheet View, maka tampilan data
GAJI POKOK telah diformat dengan Rp.
TUGAS :
1.
Buat file tabel baru dengan nama DATA BARANG yang mempunyai struktur tabel
seperti berikut :
Ketentuan :
a. Gunakan field KODE sebagai Primary Key
b. Pada field KODE berikan validasi di mana KODE harus berawalan KE/SE/TA dan
tiga karakter terakhir berupa Angka
c. Bila data yang dimasukkan selain di atas, berikan peringatan :
Anda salah memasukkan KODE, silakan isikan 2 karakter pertama KE/SE/TA
d. Pada field NAMA BARANG, gunakan Lookup Wizard lalu diisi datanya KEMEJA,
SEPATU dan TAS
e. Pada field TOTAL HARGA diisi rumus [UNIT]*[HARGA SATUAN]
Microsoft Access 2010 plus SQL
27
2.
Kemudian isikan datanya seperti berikut :
Petunjuk :
Kolom TOTAL HARGA, tidak perlu diisikan datanya karena secara otomatis muncul
dengan sendirinya.
3.
Mengcopy File Tabel
Kasus : Copy file tabel DATA BARANG sebanyak 3 kali, lalu rubah nama filenya
menjadi DATA BARANG-1, DATA BARANG-2 dan DATA BARANG-3, dengan cara :
a. Klik mouse kanan pada file tabel DATA BARANG
b. Pilih dan klik Copy
c. Letakkan di di bawah file tabel (di tempat yang kosong), klik mouse kanan lalu
klik Paste.
d. Pada Table Name, ganti nama filenya menjadi DATA BARANG-1
e. Klik tombol OK, silakan Anda ulangi kembali untuk file yang lainnya.
4.
Mengurut Data (Data Sort)
Kasus : Urutkan data berdasarkan TOTAL HARGA secara Descending pada file DATA
BARANG-1
5.
Menyaring Data (Filter Data)
Kasus-1 : Filter data berdasarkan UNIT di bawah sama dengan 25 pada file DATA
BARANG-2 (jika berhasil, akan muncul 6 record).
Kasus-2 : Filter data berdasarkan TOTAL HARGA antara 1,500,000 sampai dengan
5,000,000 pada file DATA BARANG-3 (jika berhasil, akan muncul 6 record).
Microsoft Access 2010 plus SQL
28
BAB-3
MEMBUAT DAN MENGATUR QUERY
Query adalah sarana untuk mengatur data yang disimpan dalam tabel, sehingga
hanya data-data tertentu yang akan dimunculkan dalam tabel. Secara fisik, query berupa
tabel juga, jadi query adalah tabel yang dibuat dari beberapa tabel lainnya dengan
tujuan untuk mengelompokkan data baru berupa tabel, dengan sumber dari tabel-tabel
yang telah ada.
Dengan query, Anda dapat menyortir data atau untuk menampilkan data-data
yang memenuhi kriteria tertentu, atau juga dapat berupa suatu ekspresi (formula).
3.1.
Membuat Query
Sebelum Anda membuat query, sebagai ilustrasi misalkan ada 2 (dua) buah file
tabel yang akan digunakan pada pembuatan query, yaitu tabel kesatu MOBIL dan tabel
kedua yaitu JUAL.
File kesatu : MOBIL
Lalu isikan datanya seperti berikut :
File kedua : JUAL
Microsoft Access 2010 plus SQL
29
Kemudian isikan datanya seperti berikut :
Untuk membuat Query, ada 2 (dua) cara yang dapat Anda lakukan, yaitu :
3.1.1. Membuat Query dengan Query Wizard
a. Klik tab Create
b. Pada group Queries, pilih Query Wizard, hingga muncul tahapan berikut :
c. Pilih Simple Query Wizard, klik tombol OK, hingga muncul tampilan berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
30
d. Pada kotak daftar pilihan Tables/Queries, pilih dan klik nama tabel atau query yang
diinginkan, misal :
 Tabel MOBIL, nama field-field yang diinginkan yaitu KODE, NAMA MOBIL dan
HARGA
 Tabel JUAL, nama field-field yang diinginkan yaitu NO URUT, PEMBELI, UNIT dan
TGL FAKTUR
e. Pada kotak daftar pilihan Available Field, pilih field-fieldnya dengan menekan tombol
> untuk memilih field tertentu, klik tombo >> untuk memilih semua field, klik tombol
< untuk menghapus field tertentu, klik tombol << untuk menghapus semua field. Pilih
field-field di atas, sehingga urutan hasilnya setelah dipilih pada kotak Selected Fields,
hasilnya seperti berikut :
f. Klik tombol Next, hingga muncul tampilan berikutnya :
g. Pada tahap berikutnya, pilih bentuk query yang diinginkan, apakah ingin menampilkan seluruh field dengan seluruh record datanya secara lengkap (Detail) atau
Summary (cukup rangkumanya saja), dalam hal ini pilih Detail (shows every field of
every record).
h. Klik tombol Next, untuk menuju tahapan terakhir.
Microsoft Access 2010 plus SQL
31
i.
j.
Pada What title do you want for your query?, isikan nama atau judul yang akan Anda
berikan pada query, misal QUERY KENDARAAN. Lalu pilih Open the query to view
information utuk menampilkan hasil query yang terbentuk.
Klik tombol Finish, hingga muncul tampilan akhir setelah dibuatkan query seperti
berikut ini :
3.1.2. Membuat Query dengan Query Design
a. Klik tab Create
b. Pada group Queries, pilih dan klik Query Design, hingga muncul jendela Show Table
berikut :
c. Pada jendela Show Table, pilih dan klik tabel atau query yang akan ditampilkan, lalu
klik tombol Add, atau klik dua kali nama filenya. Pilih kedua file tersebut.
Microsoft Access 2010 plus SQL
32
d. Klik tombol Close untuk keluar dari jendela Show Table, hingga tampilan akan
muncul seperti berikut :
Design Grid
atau QBE (Query
By Example) Grid
e. Pada jendela kerja Query di atas, letakkan field-field yang Anda inginkan pada kolom
yang telah disediakan (QBE). Untuk itu, ada 3 (tiga) cara untuk menempatkan atau
meletakkan field-field tersebut, di antaranya :
 Pada kolom pertama baris Field, klik tombol pilihan lalu pilih nama fieldnya,
misal JUAL.NO URUT, ulangi langkah ini untuk mengisi kolom berikutnya.
 Pada jendela Query di atas, pilih nama field yang akan Anda tempatkan pada
kolom pertama, lalu tarik (drag) ke kolom pertama baris Field.
 Pada jendela Query di atas, klik dua kali nama field yang akan Anda tempatkan
pada jendela QBE.
Setelah Anda menempatkan field-field tersebut dengan salah satu cara di atas,
maka akan tampak hasilnya seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
33
3.2.
a.
Menyimpan Query
Klik tombol
Save pada Quick Access Toolbar atau Ctrl+S, hingga muncul kotak
dialog Save As :
b. Pada Query Name, ketik nama filenya, misal : QUERY KENDARAAN
c. Klik tombol OK.
3.3.
Menampilkan/Menjalankan Query
a. Klik tombol
b. Klik tombol
3.4.
a.
View, atau;
Run, sehingga muncul hasil query berikut :
Menampilkan Design Query
Klik tombol
Design View, hingga kembali ke tampilan disain query berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
34
3.5.
Menambah Tabel atau Query
Untuk menambahkan tabel atau query pada jendela desain query, lakukan
langkah berikut :
a. Tampilan harus dalam keadaan jendela Design View
b. Klik Show Table pada group Query Setup atau klik mouse kanan pilih Show Table,
hingga muncul jendela Show Table :
c.
Pilih nama tabel atau query yang akan Anda tambahkan lalu klik tombol Add atau
klik dua kali nama file atau query-nya.
d. Klik tombol Close.
3.6.
Menghapus Tabel atau Query
a. Tampilan harus dalam keadaan Design View
b. Pilih nama tabel atau query yang akan Anda hapus
c. Tekan tombol Del pada keyboard atau klik mouse kanan pada tabel atau query yang
akan Anda hapus, lalu pilih Remove Table.
3.7.
Mengatur Query
3.7.1. Menghapus Field dalam Query
Untuk menghapus field dalam rancangan query, dapat dilakukan dengan langkah
sebagai berikut :
a. Tampilan harus dalam keadaan Design View
b. Blok atau seleksi kolom field yang akan Anda hapus
Microsoft Access 2010 plus SQL
35
c.
Pada group Query Setup, klik Delete Columns, atau tekan tombol Del pada
Keyboard.
3.7.2. Menyisipkan Kolom dalam Query
Untuk menyisipkan atau menambah kolom yang kosong dalam query, ikuti
langkah berikut :
a. Tampilan jendela harus dalam keadan Design View
b. Blok atau seleksi di mana kolom tersebut akan dikosongkan
c. Pada group Query Setup, klik Insert Columns.
3.7.3. Mengurutkan Data Query
Untuk mengurut data, tidak hanya dapat dilakukan pada objek tabel, tapi di
dalam query juga dapat dilakukan baik mengurut data secara Ascending (menaik)
maupun Descending (menurun), dengan langkah sebagai berikut :
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Sort, pilih kolom field yang akan Anda urutkan, misalkan pada field
Pembeli, hingga muncul tampilan berikut :
c. Pilih misal Ascending, maka begitu ditampilkan hasilnya pada kolom Pembeli sudah
diurutkan secara ascending.
Microsoft Access 2010 plus SQL
36
3.7.4. Menyembunyikan Field pada Query
Dalam keadaan standar, semua field ditampilkan semua field dalam query. Anda
dapat menyembunyikan field-field tertentu dengan cara sebagai berikut :
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Show, hilangkan tanda centang (check list) pada kolom field mana yang
akan Anda sembunyikan.
3.7.5. Menentukan Kriteria Field Query (Filter)
Kriteria adalah pernyataan yang dapat diberikan untuk memberitahukan kepada
Microsoft Access data yang akan ditampilkan sesuai dengan yang diinginkan. Anda dapat
memasukkan kriteria untuk satu atau lebih field dalam query atau filter pada bagian
baris Criteria (kriteria)
Kasus-1 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang nama
mobilnya adalah AVANZA
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria dan pada kolom field NAMA MOBIL, ketikkan seperti berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run, maka hasilnya akan
tampak berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
37
Kasus-2 : Misalkan tampilkan semua data untuk field HARGA yang harga mobilnya di
atas sama dengan Rp. 170,000,000 (Rp. 170 jt)
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria dan pada kolom field HARGA, ketikkan seperti berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-3 : Misalkan tampilkan semua data untuk field UNIT yang unit mobilnya antara 5
sampai dengan 10.
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria dan pada kolom field UNIT, ketikkan seperti berikut :
Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Between berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-4 : Misalkan tampilkan semua data untuk field KODE yang kode mobilnya A-001TY atau X-004-DH
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria dan pada kolom field KODE, ketikkan seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
38
Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Or beirkut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-5 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ atau HARGA
di bawah Rp. 150,000,000 (Rp. 150 jt)
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria kolom field NAMA MOBIL dan baris Or kolom field HARGA,
ketikkan seperti berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-6 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ dan HARGA
di bawah Rp. 150,000,000 (Rp. 150 jt)
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria kolom field NAMA MOBIL dan HARGA, ketikkan seperti berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-7 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf
pertamanya A atau hurufnya terakhirnya Z.
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria dan Or kolom field NAMA MOBIL, ketikkan seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
39
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-8 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf
ketiganya N.
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria kolom field NAMA MOBIL, ketikkan seperti berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
Kasus-9 : Misalkan tampilkan semua data untuk field Tanggal Faktur untuk Tanggal
Faktur sebelum tanggal 15 Januari 2012
a. Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria kolom field TGL FAKTUR, ketikkan seperti berikut :
c.
Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.
3.8. Parameter Query
Parameter Query adalah query yang jika dijalankan akan menampilkan sebuah
kotak dialog yang meminta pemakai memasukkan suatu informasi, seperti kriteria untuk
memperoleh sejumlah record atau suatu nilai yang ingin kita sisipkan dalam sebuah
field.
Microsoft Access 2010 plus SQL
40
Parameter query juga merupakan alat bantu yang praktis jika digunakan sebagai
dasar untuk form atau report. Misal, Anda ingin menampilkan laporan pendapatan atau
pengeluaran Bulanan berdasarkan parameter query. Anda harus mengisi pada kotak
dialog bulan laporan yang akan dicetak pada laporan, dan Microsoft Access akan
mencetak data sesuai dengan kriteria pada saat pemasukan data yang dibuat oleh
parameter query tadi.
3.8.1. Membuat Parameter Query
Sebagai ilustrasi, kita akan membuat sebuah parameter query untuk
menampilkan kotak dialog sesuai dengan kriteria nanti pada saat pemasukan data.
a. Jendela harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria dan kolom Nama Mobil, ketikkan seperti berikut :
c.
Langkah berikutnya adalah menentukan tipe data dari parameter. Pada group
Show/Hide, pilih dan klik Parameters, hingga muncul jendela query parameters :
d. Pada kolom Parameter, ketik teks berikut : Ketikkan Nama Mobil dan pada kolom
tombol pilihan Data Type, pilih Text
e. Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Query Parameter.
3.8.2. Menjalankan Parameter Query
a. Jendela dalam keadaan Design View
b. Klik tombol View atau Run, hingga muncul kotak dialog berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
41
c.
Ketikkan nama mobil yang ingik Anda tampilkan recordnya, misal AVANZA, klik
tombol OK, maka hasilnya akan muncul nama mobil sesuai dengan kriteria yang
Anda masukkan pada kotak dialog Parameter.
Catatan :
Anda dapat mengoptimalkan parameter query dengan menggunakan operator pada
kriteria.
3.8.3. Menghapus Parameter Query
Untuk menghapus parameter yang telah aktif, hapus terlebih dulu parameter
yang telah dibuat pada baris Criteria, sedangkan untuk membersihkan parameter, pada
groun Show/Hide, klik Parameters, lalu pilih nama parameternya dan tekan tombol Del
pada keyboard, klik tombol OK.
Microsoft Access 2010 plus SQL
42
PRAKTEK MODUL-3
1.
Buat file Database baru dengan nama MODUL-3 pada folder Anda
2.
Buat 2 (dua) file Tabel, antara lain :
a.
File kesatu : MOBIL
Lalu isikan datanya seperti berikut :
b. File kedua : JUAL
Lalu isikan datanya seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
43
3.
Buatlah file Query dengan nama file QUERY KENDARAAN menggunakan Query
Design, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Aktifkan tab Create
b. Pada group Queries, klik Query Design, hingga muncul jendela Show Table
c. Pilih kedua file tabel baik MOBIL maupun JUAL dengan menekan tombol Add
atau klik dua file tabelnya, lalu klik tombol Close.
d. Tempatkan field-field berikut pada jendela QBE, dengan cara klik dua kali fieldfield yang terdapat di file MOBIL dan JUAL, sehingga hasilnya seperti yang
tampak di bawah ini :
e. Simpan terlebih dulu dengan nama file : QUERY KENDARAAN lalu tampilkan
dengan menekan tombol View atau Run.
4.
Tampilkan data-data berikut ini berdasarkan Criteria, antara lain :
a. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang nama mobilnya adalah
AVANZA (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-1)
b. Tampilkan semua data untuk field HARGA yang harga mobilnya di atas sama
dengan Rp. 170,000,000 (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-2)
c. Tampilkan semua data untuk field UNIT yang unit mobilnya antara 5 sampai
dengan 10 (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-3)
Microsoft Access 2010 plus SQL
44
Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Between berikut :
d. Tampilkan semua data untuk field KODE yang kode mobilnya A-001-TY atau X004-DH (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-4)
Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Or berikut :
e. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ atau HARGA di bawah
Rp. 150,000,000 (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-5)
f. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ dan HARGA di bawah
Rp. 150,000,000 (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-6)
Microsoft Access 2010 plus SQL
45
g. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf pertamanya A
atau hurufnya terakhirnya Z. (jika berhasil, simpan File, Save Object As :
QUERY-7)
h. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf ketiganya N. (jika
berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-8)
i. Tampilkan semua data untuk field Tanggal Faktur untuk Tanggal Faktur
sebelum tanggal 15 Januari 2012 (jika berhasil, simpan File, Save Object As :
QUERY-9)
TUGAS :
1.
Urutkan data berdasarkan field UNIT secara Descending. Jika Anda berhasil, maka
akan diurutkan berdasarkan UNIT dari yang terbesar hingga terkecil. (Simpan
dengan nama file : QUERY-10).
2.
Tampilkan data berdasarkan field PEMBELI yang namanya diawali dengan huruf “A”
sampai “P”. Jika Anda berhasil, maka akan muncul 9 record. (Simpan dengan nama
file : QUERY-11).
3.
Tampilkan data berdasarkan field PEMBELI yang huruf ketujuhnya adalah huruf “A”.
Jika Anda berhasil, maka akan muncul 4 record. (Simpan dengan nama file : QUERY12).
Microsoft Access 2010 plus SQL
46
4.
Tampilkan data berdasarkan field TGL FAKTUR antara tanggal 10/01/2012 sampai
dengan 20/01/2012. Jika Anda berhasil, maka akan muncul 7 record. (Simpan
dengan nama file : QUERY-13).
5.
Tampilkan data berdasarkan field NAMA MOBIL = JAZZ atau HARGA di bawah sama
dengan Rp. 150.000.000 dan UNIT di atas sama dengan 10. Jika Anda berhasil, maka
akan muncul 5 record. (Simpan dengan nama file : QUERY-14).
6.
Buat kotak dialog dengan menggunakan Parameter berdasarkan TGL FAKTUR.
Masukkan teksnya pada baris Creteria [Ketikkan Tgl Faktur]
Simpan dengan nama file : QUERY-15
Microsoft Access 2010 plus SQL
47
BAB-4
MENGOLAH QUERY
Dengan query, Anda selain dapat menggabungkan beberapa tabel ke dalam
suatu query, mengurut data, menyaring (filter) data sesuai dengan kriteria yang diinginkan, juga Anda dapat menambahkan field dengan rumus (formula) baik perhitungan
matematika maupun dengan menggunakan fungsi-fungsi dalam Microsoft Excel, seperti
fungsi logika IF dan String.
4.1. Menambah Field dengan Rumus (Formula)
Di dalam query, Anda dapat menambahkan field baru dengan rumus atau fungsifungsi untuk menghitung suatu nilai dalam database. Sebagai contoh, Anda dapat
menambahkan field baru TOTAL HARGA yaitu perkalian antara HARGA dikalikan UNIT.
Maka pada jendela desain query, Anda tambahkan field baru di kolom terakhir
yaitu dengan mengetikkan rumus TOTAL HARGA : [HARGA]*[UNIT] seperti yang
tampak di bawah ini :
Jika ditampilkan, maka akan muncul hasilnya seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
48
Catatan :
 Jika yang muncul hasilnya berupa simbol # pada field TOTAL HARGA, artinya lebar
kolomnya tidak mencukupi, silakan Anda rubah lebar kolomnya.
 Anda dapat memasukkan field baru misalnya DISCOUNT yaitu 5% dikalikan TOTAL
HARGA.
4.2. Fungsi Logika
Di dalam dunia kerja, sering kita jumpai permasalahan yang tidak dapat
diselesaikan hanya dengan menggunakan perumusan sederhana. Bahkan sering terjadi
suatu permasalahan dengan menawarkan beberapa alternatif pemecahan tergantung
pada ketentuan yang berlaku untuk masing-masing pemecahan. Permasalahan
semacam ini di dalam Microsoft Access dapat diselesaikan dengan menggunakan fungsi
Logika.
Salah satu fungsi yang sering digunakan untuk memecahkan permasalahan yang
menyangkut peristiwa-peristiwa logika yaitu dengan fungsi IIF. Sedangkan fungsi-fungsi
yang lain dimanfaatkan untuk membantu mengoptimalkan kegunaan fungsi IIF ini.
Dengan operasi logika ini, Microsoft Access dapat melakukan penilaian apakah
suatu pernyataan itu Benar (True) atau Salah (False).
4.2.1. Ekspresi atau Pernyataan Logika
Jika Anda menggunakan operasi logika, biasanya diperlukan adanya ekspresi atau
pernyataan logika. Untuk menggunakan ekspresi atau pernyataan logika, diperlukan
salah satu operator relasi (operator pembanding).
4.2.2. Operator Relasi
Yang termasuk operator relasi yang sering digunakan di dalam pernyataan logika,
diantaranya adalah sebagai berikut :
Operator Relasi
=
<
>
<=
>=
<>
Microsoft Access 2010 plus SQL
Artinya
Sama dengan
Lebih kecil
Lebih besar
Lebih kecil atau sama dengan
Lebih besar atau sama dengan
Tidak sama dengan
49
Selain pengujian fungsi-fungsi logikan dengan menggunakan operator relasi, Anda
juga dapat memanfaatkan operator logika, di mana operator ini akan menentukan
hubungan antara elemen-elemen yang diuji. Di dalam penggunaannya, fungsi logika
sering digunakan bersamaan dengan fungsi yang lainnya.
4.2.3. Fungsi Logika AND
Fungsi AND akan akan menghasilkan TRUE, apabila argumennya BENAR, dan
akan menghasilkan FALSE jika salah satu atau beberapa argumennya SALAH.
Contoh Operator Logika AND :
DISCOUNT : IIf([NAMA MOBIL]="AVANZA" And [UNIT]>=10,0.05,0)*TOTAL HARGA
4.2.4. Fungsi Logika OR
Fungsi OR akan menghasilkan TRUE (atau menjalankan pilihan) bila hasilnya BENAR,
sebaliknya akan menghasilkan FALSE (atau tidak menjalankan pilihan) bila hasilnya
SALAH.
Contoh Operator Logika OR :
HARGA SATUAN : IIf([NAMA MOBIL]="AVANZA" Or [NAMA MOBIL]="JAZZ",150000000,200000000)
4.2.5. Fungsi Logik IIF
Fungsi logika IIF yang sering digunakan di dalam pengambilan keputusan ada 2
(dua) fungsi, yaitu fungsi logika IIF Tunggal dan IIF Majemuk.
a.
Fungsi Logika IIF Tunggal
Fungsi logika IIF Tunggal digunakan untuk menyelesaikan suatu ekspresi logika yang
mengandung beberapa perintah.
Bentuk umum penulisan Fungsi Logika IIF Tunggal
IIF(Ekspresi Logika, Perintah-1,Perintah-2)
Artinya jika ekspresi logika bernilai BENAR, maka Perintah-1 yang akan
dilaksanakan. Namun jika ekspresi logika bernilai SALAH, maka Perintah-2 yang
akan dilaksanakan.
Microsoft Access 2010 plus SQL
50
Contoh Kasus Fungsi Logika IF Tunggal :
Tambahkan field BONUS, jika jumlah UNIT>=15, maka BONUS = Honda Vario,
sedangkan jika jumlah UNIT<15, maka BONUS = Sepeda Gunung
Rumusnya adalah :
BONUS : IIF([UNIT]>=15,”Honda Vario”,”Sepeda Gunung”)
atau rumusnya terbalik yang lebih kecil yang diuji.
BONUS : IIF([UNIT]<15,”Sepeda Gunung”,”Honda Vario”)
Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :
Jika ditampilkan hasilnya seperti berikut :
b. Fungsi Logika IIF Majemuk (IIF Nested)
Fungsi logika IIF Majemuk artinya di dalam fungsi logika IIF dimungkinkan untuk
memasukkan fungsi logika IIF lagi. Hal ini bisa terjadi apabila alternatif pemecahan
yang ditawarkan lebih dari dua.
Bentuk umum penulisan Fungsi Logika IIF Majemuk.
Microsoft Access 2010 plus SQL
51
IIF(Ekspresi Logika-1, Perintah-1,IIF(Ekspresi Logika-2,Perintah-2, … ……
,IIF(Ekspresi Logika-n, Perintah-xn,yn)))
Contoh kasus Fungsi IIF Majemuk :
Isilah kolom DISCOUNT dengan ketentuan sebagai berikut :
 Jika TOTAL HARGA >=2.500.000.000 (di atas = 2.5 M), maka DISCOUNT = 20%
dari TOTAL HARGA
 Jika TOTAL HARGA >= 2.000.000.000 (di atas = 2 M), maka DISCOUNT = 15%
dari TOTAL HARGA.
 Jika TOTAL HARGA >= 1.500.000.000 (di atas 1.5 M), maka DISCOUNT = 10%
dari TOTAL HARGA.
 Jika TOTAL HARGA >= 1.000.000.000 (di atas 1 M), maka DISCOUNT = 5% dari
TOTAL HARGA.
 Jika TOTAL HARGA < 1.000.000.000 (di bawah 1 M), maka DISCOUNT = 0
Rumusnya adalah :
DISCOUNT : IIf([TOTAL HARGA]>=2500000000,0.2,IIf([TOTAL HARGA]>=2000000000,0.15,
IIf([TOTAL HARGA]>=1500000000,0.1,IIf([TOTAL HARGA]>=1000000000,0.05,0))))*[TOTAL
HARGA]
Jika ditampilkan hasilnya seperti berikut :
4.3. Fungsi String
Fungsi Teks (String) yang sering disebut sebagai fungsi karakter memuat fungsifungsi yang dapat digunakan untuk mengoperasikan data yang berjenis karakter. Teks
dapat berupa huruf (alphabetic), angka (numeric), gabungan antara huruf dan angka
(alphanumeric), serta karakter-karakter khusus.
Microsoft Access 2010 plus SQL
52
Di dalam penulisan formula, setiap data yang berupa teks, harus diapit dengan
tanda petik (“). Pada umumnya fungsi string/teks digunakan untuk melengkapi fungsifungsi lain seperti fungsi logika (kombinasi fungsi logika IIF dengan string). Sebenarnya
fungsi-fungsi string banyak sekali, namun yang sering digunakan pada Microsoft Access
di antaranya yaitu fungsi Left, Right dan Mid.
4.3.1. Fungsi Left
Fungsi Left digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks dari sebelah
kiri sebanyak karakter yang diinginkan.
Bentuk umum penulisan Fungsi Left :
LEFT([Nama_Field],Jumlah karakter)
Contoh rumus :
LEFT([NAMA MOBIL],3)
Tampak hasilnya di layar akan muncul 3 karakter pertama yang diambil pada
field Nama Mobil.
4.3.2. Fungsi Right
Fungsi Right digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks dari
sebelah kanan sebanyak karakter yang diinginkan.
Bentuk umum penulisan Fungsi Right :
RIGHT([Nama_Field],Jumlah karakter)
Contoh rumus :
RIGHT([NAMA MOBIL],3)
Tampak hasilnya di layar akan muncul 3 karakter terakhir yang diambil pada field
Nama Mobil.
4.3.3. Fungsi Mid
Fungsi MID digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks mulai dari
kedudukan tertentu sebanyak karakter yang diinginkan.
Microsoft Access 2010 plus SQL
53
Bentuk umum penulisan Fungsi Mid :
MID([Nama_Field],Kedudukan_Mulai,Jumlah karakter)
Contoh rumus :
MID([NAMA MOBIL],3,1)
Tampak hasilnya di layar akan muncul satu karakter pada posisi karakter ketiga
diambil dari field Nama Mobil.
4.4. Kombinasi fungsi Logika IF dengan fungsi String (Left, Right, Mid)
Pemanfaatan fungsi String/Teks adalah fungsi Logika IF dan fungsi String. Artinya
untuk memecahkan permasalahan diperlukan kombinasi atau gabungan antara fungsi
logika IF dengan fungsi lainnya, misal fungsi string/teks.
Contoh kombinasi fungsi logika IF dengan Teks (LEFT, RIGHT, dan MID)
Kemudian isikan datanya seperti berikut :
Buat File Query dengan nama QUERY RENTAL, seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
54
Ketentuan :
a.
Tambahkan field JENIS FILM pada kolom ketiga dengan ketentuan, diambil
karakter terakhir dari Kode, jika :
 Kode = D, maka Jenis Film = DVD
 Kode = V, maka Jenis Film = VCD
b. Tambahkan field KATEGORI FILM pada kolom ketiga dengan ketentuan,
diambil 1 karakter dari Kode, jika :
 Kode = A, maka Kategori Film = ACTION
 Kode = C, maka Kategori Film = CARTOON
 Kode = D, maka Kategori Film = DRAMA
 Kode = K, maka Kategori Film = KOMEDI
c.
Tambahkan field TAHUN BELI pada kolom kelima dengan ketentuan, diambil
2 karakter dari Kode, jika :
 Kode = 10, maka Tahun Beli = 2010
 Kode = 11, maka Tahun Beli = 2011
 Kode = 12, maka Tahun Beli = 2012
Rumusnya adalah sebagai berikut :
JENIS FILM : IIf(Right([KODE],1)="V","VCD","DVD")
KATEGORI FILM : IIf(Mid([KODE],3,1)="A","ACTION",IIf(Mid([KODE],3,1)="C","CARTOON",
IIf(Mid([KODE],3,1)="D","DRAMA","KOMEDI")))
TAHUN BELI : IIf(Left([KODE],2)="10",2010,IIf(Left([KODE],2)="11",2011,2012))
Sehingga hasil akhirnya seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
55
4.5. Menghitung Total dalam Query
Salah satu kelebihan Access, adalah pada objek query Anda dapat menghitung
Total (Sum, Avg, Max, Min, dan lain sebagainya), dengan langkah sebagai berikut :
a. Tampilan harus dalam keadaan Datasheet View
b. Pada group Records, klik
Totals, hingga muncul di bawah baris New, muncul
Totals.
c. Pilih field mana yang akan Anda jumlahkan, misal HARGA.
d. Pada tombol pilihan muncul fungsi yang ingin Anda hitung, misal SUM. Maka secara
otomatis field HARGA akan dijumlahkan. Untuk menjumlahkan field-field yang
lainnya, klik tombol pilihan lalu pilih fungsi Sum.
Microsoft Access 2010 plus SQL
56
4.6. Membuat Kriteria pada Kalkulasi Total
Anda dapat membuat kalkulasi Total sesuai dengan kriteria yang diinginkan,
dengan syarat Total-nya masih aktif.
Misal : Jumlahkan semua kendaraan yang NAMA MOBIL-nya adalah AVANZA
atau XENIA Caranya adalah sebagai berikut :
a. Tampilan harus dalam keadaan Design View
b. Pada baris Criteria, kolom field NAMA MOBIL, ketikkan AVANZA, sedangkan pada
baris Or, kolom field NAMA MOBIL, ketikkan XENIA.
c.
Jika ditampilkan, maka hasilnya akan tampak seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
57
PRAKTEK MODUL-4
1.
Buat file Database baru dengan nama MODUL-4 pada folder Anda.
2.
Kemudian import kedua file tabel yaitu MOBIL dan JUAL serta satu buah file query
yaitu QUERY KENDARAAN yang terdapat pada MODUL-3 (Petunjuk, lihat Bab-2
pada Praktek Modul-2 Mengimport File Tabel).
3.
Buka atau aktifkan file QUERY KENDARAAN, lalu klik tombol Design View
a. Tambahkan field TOTAL HARGA di kolom terakhir (kolom 8) dengan ketentuan
TOTAL HARGA adalah HARGA dikalikan UNIT
Tulis rumus tersebut pada baris Field :
TOTAL : [HARGA]*[UNIT]
Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :
b. Tambahkan field BONUS di kolom terakhir (kolom 9) dengan ketentuan :
 Jika UNIT>=15, maka BONUS = HONDA VARIO
 Jika UNIT<15, maka BONUS = SEPEDA GUNUNG
Tulis rumus tersebut pada baris Field :
BONUS : IIF([UNIT]>=15,”Honda Vario”,”Sepeda Gunung”)
Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :
c. Tambahkan field DISCOUNT di kolom terakhir (kolom 10) dengan ketentuan
sebagai berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
58
 Jika Total Harga >=2.500.000.000 (di atas = 2.5 M), maka Discount = 20%
dari Total Harga
 Jika Total Harga >= 2.000.000.000 (di atas = 2 M), maka Discount = 15%
dari Total Harga
 Jika Total Harga >= 1.500.000.000 (di atas 1.5 M), maka Discount = 10%
dari Total Harga
 Jika Total Harga >= 1.000.000.000 (di atas 1 M), maka Discount = 5% dari
Total Harga
 Jika Total Harga < 1.000.000.000 (di bawah 1 M), maka Discount = 0
Tulis rumus tersebut pada baris Field :
DISCOUNT : IIf([TOTAL HARGA]>=2500000000,0.2,IIf([TOTAL HARGA]>=2000000000,0.15,
IIf([TOTAL HARGA]>=1500000000,0.1,IIf([TOTAL HARGA]>=1000000000,0.05,0))))*[TOTAL
HARGA]
d. Tambahkan field HARGA BERSIH di kolom terakhir (kolom 11) dengan ketentuan
sebagai berikut : HARGA BERSIH yaitu TOTAL HARGA dikurangi DISCOUNT
Tulis rumus tersebut pada baris Field :
HARGA BERSIH : [TOTAL HARGA]-[DISCOUNT]
Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :
e. Jika telah berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY KENDARAAN-1)
Microsoft Access 2010 plus SQL
59
TUGAS :
1.
Buat file Tabel baru dengan nama RENTAL, di mana struktur tabelnya adalah seperti
yang tampak di bawah ini :
Kemudian isikan datanya seperti berikut :
2.
Buat File Query dengan nama QUERY RENTAL, kemudian tampilkan semua field
pada jendela QBE seperti berikut :
Microsoft Access 2010 plus SQL
60
Ketentuan :
a. Tambahkan field JENIS FILM pada kolom ketiga dengan ketentuan, diambil
karakter terakhir dari Kode, jika :
 Kode = D, maka Jenis Film = DVD
 Kode = V, maka Jenis Film = VCD
b. Tambahkan field KATEGORI FILM pada kolom ketiga dengan ketentuan, diambil
1 karakter dari Kode, jika :
 Kode = A, maka Kategori Film = ACTION
 Kode = C, maka Kategori Film = CARTOON
 Kode = D, maka Kategori Film = DRAMA
 Kode = K, maka Kategori Film = KOMEDI
c.
Tambahkan field TAHUN BELI pada kolom kelima dengan ketentuan, diambil 2
karakter dari Kode, jika :
 Kode = 10, maka Tahun Beli = 2010
 Kode = 11, maka Tahun Beli = 2011
 Kode = 12, maka Tahun Beli = 2012
Sehingga hasil akhirnya seperti berikut :
d. Tambahkan field baru di kolom terakhir yaitu HARGA SEWA, dengan ketentuan
sebagai berikut :
 Jika Kode = V, maka Harga Sewa = 1000
 Jika Kode = D, maka Harga Sewa = 2000
Microsoft Access 2010 plus SQL
61
BAB-5
RELATIONSHIP DAN OPERASI ACTION QUERY
5.1.
Pengertian Relationship
Database Relasional adalah suatu database yang di dalamnya terdapat tabeltabel yang saling berelasi satu sama lain. Relasi atau keterhubungan antara satu tabel
dengan tabel yang lainnya ditentukan berdasarkan aturan-aturan tertentu. Relasi antar
tabel ini sering disebut dengan istilah Relationship.
5.2.
Jenis-jenis Relationship
Ada 3 (tiga) jenis Relationship, antara lain :
a. One-to-one Relasi 1 ke 1 (relasi satu ke satu) atau One to one
b. One-to-many Relasi 1 ke n atau n ke 1 (relasi satu ke banyak atau banyak ke satu)
c. Many-to-many  Relasi n ke n (relasi banyak ke banyak).
Relasi ini digambarkan dengan suatu garis lurus yang menghubungkan antara dua tabel.
Untuk lebih mudah mencerna, berikut di bawah ini contoh relationship :
PK Tabel
Anggota
a
b
PK Tabel
Anggota
PK Tabel
Buku
a
FK Tabel
Transaksi
mengacu ke
Tabel Anggota
Microsoft Access 2010 plus SQL
PK Tabel
Buku
b
FK Tabel
Transaksi
mengacu ke
Tabel Buku
62
Relasi antar tabel pada database relasional ini dihubungkan oleh sebuah Key. Dikenal
ada 2 macam key, yaitu Primary Key dan Foreign Key.
Penjelasan Ilustrasi Relationship :
Jika di dalam suatu database terdapat dua tabel, yaitu Tabel Anggotadan Tabel Buku
yang saling berelasi. Relasi antara kedua tabel ini adalah Many-to-many (Banyak ke
banyak), maka secara teoritiis akan muncul Tabel Bukuaru yang menghubungkan kedua
tabel tersebut, sebut tabel penghubung ini adalah Tabel Transaksi. Selanjutnya Tabel
Transaksi disebut sebagai Tabel Relasi (yaitu tabel yang merelasikan atau
menghubungkan Tabel Anggotadan Tabel Buku).
Tabel yang dihubungkan oleh tabel relasi bisa disebut Tabel Acuan atau tabel Referensi
(dalam kasus ini adalah Tabel Anggotadan Tabel Buku).
Pada Tabel Anggotaterdapat primary key begitu pula dengan Tabel Buku. Primary key
pada Tabel Anggotadan Tabel Buku akan dijadikan sebagai Foreign Key pada Tabel
Transaksi. Antara primary key di Tabel Anggotamaupun primary key di Tabel Buku akan
membentuk relasi dengan foreign key yang ada pada Tabel Transaksi. Relasi yang
dibentuk oleh Tabel Anggotada Tabel Transaksi adalah satu ke banyak atau One-tomany, begitupun relasi antara Tabel Buku dan Tabel Transaksi.
Dari contoh ketiga tabel tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Tabel
Anggotadan Tabel Buku adalah Tabel Acuan, sedangkan Tabel Transaksi adalah Tabel
Relasi. Pada Tabel Anggotadan Tabel Buku terdapat Primary Key, selanjutnya primary
key tersebut dijadikan Foreign Key pada Tabel Transaksi. Relasi yang dibentuk oleh Tabel
Anggotadan Tabel Transaksi adalah relasi One-to-many atau Satu ke banyak, demikian
pula halnya relasi yang dibentuk antara Tabel Buku dan Tabel Transaksi Sedangkan relasi
antara Tabel Anggotadan Tabel Buku adalah May-to-many (Banyak ke banyak).
5.1.
Membuat Relasi Tabel
5.1.1.
Jenis-jenis Relasi
5.1.2.
Membuat Relasi antar Tabel
5.1.3.
Menghapus Relasi
5.1.4.
Menyimpan Relasi
Microsoft Access 2010 plus SQL
63
5.2.
Pengoperasian Action Query
Action query adalah query yang melakukan sesuatu terhadap record dalam satu
atau beberapa tabel hanya dalam satu operasi. Ada 4 (empat) jenis action query yaitu :
make table, append query, update query dan delete query.
5.2.1.
Make Table Query
Make table query adalah query untuk membuat tabel baru dari seluruh atau
sebagian data dalam satu satu beberapa tabel. Adapun manfaat yang diperoleh apabila
Anda membuat make table query, antara lain :
a. Membuat tbel yang akan di-ekspor ke database Microsoft Access lainnya.
b. Membuat laporan yang menampilkan data dari suatu periode tertentu.
c. Membuat history table yang berisi record-record lama.
d. Membuat backup dari sebuah tabel.
Untuk membuat Make Table Query yang akan menciptakan sebuah tabel,
dalam kasus ini kita akan mengambil data dari query terdahulu, misal Query Kendaraan.
5.2.2.
Append Query
5.2.3.
Update Query
5.2.5.
Delete Query
5.3.
Crosstab Query
Microsoft Access 2010 plus SQL
64
BAB VI
Membuat Tombol Control pada Form
Dari form yang telah Anda buat dan modifikasi, alangkah baiknya jika suatu form
dilengkapi dengan sebuah tombol Control yaitu dengan memanfaatkan tool Button pada
tab Desgin yang berfungsi sebagai pengontrol form. Jika Button yang telah Anda buat di
klik atau diaktifkan, maka program akan dijalankan.
Salah satu kelebihan yang dimiliki program Microsoft Access adalah Anda dapat
membuat tombol control dengan singkat dan cepat tanpa membuat suatu pemrograman. Anda dapat membuatnya dengan menggunakan fasilitas wizard maupun
tanpa wizard. Dengan sebuah wizard akan mempercepat proses pembuatannya. Karena
dengan wizard, Anda akan dituntun oleh Microsoft Access langkah demi langkah cara
pembuatan suatu tombol control.
Anda dapat membuat sampai 28 tipe button dengan menggunakan jendela
Wizard Command Button. Sebagai contoh Anda dapat membuat sebuah tombol control
untuk mencari data, memindahkan penunjuk data, menghapus dan menambah data,
membuka, menutup dan mencetak form atau laporan, keluar dari program Microsoft
Access, menuju ke program aplikasi lain dan sebagainya.
6.1. Membuat Tombol Control Penunjuk Record
Misal Anda ingin membuat tombol control Go To First Record (Record Pertama),
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a. Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard berikut :
c.
Pada kotak Categories pilih Record Navigation
d. Pada kotak Action, pilih dan klik Go To First Record
e. Klik tombol Next untuk menuju ke tahapan berikutnya :
f.
g.
Pada tahapan ini, Anda dapat memilih bentuk tampilan tombol control, apakah berbentuk Gambar (Picture) atau Label (Text). Pilih misal Picture – Go To First
Klik tombol Next untuk menuju ke tahapan berikutnya :
h. Jika Anda ingin memberi nama pada tombol, ketikkan nama tombol controlnya, jika
tidak abaikan saja.
i. Klik tombol Finish, untuk keluar dari jendela Command Button Wizard.
Catatan :
Silakan ulangi langkah di atas, untuk membuat tombol control lainnya seperti Go To
Previous Record, Go To Next Record, dan Go To Last Record.
6.2. Membuat Tombol Control Tambah, Hapus, Cetak, dan Simpan Data
Selain tombol control yang telah Anda buat sebelumnya, Anda juga dapat
membuat tombol Tambah Data (Add New Record), Hapus Data (Delete Record), Simpan
Data (Save Record), Cetak Data (Print Record) dan tombol lainnya.
Misal Anda ingin membuat tombol control Add New Record (Tambah Data),
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a. Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard berikut :
c. Pada Categories, pilih Record Operation
d. Pada Action, pilih dan klik Add New Record
e. Jika Anda ingin membuat tombol dalam bentuk picture, langsung tekan tombol
Finish.
Catatan :
Silakan ulangi langkah di atas, untuk membuat tombol control lainnya seperti Delete
Record, Print Record, dan Save Record.
6.3. Membuat Tombol Control Buka Form, Tutup Form, Cetak Form
Untuk keluar dari jendela form, biasanya Anda menggunakan tombol x (Close). Di
sini Anda dapat membuat tombol Close Form untuk keluar dari jendela Form. Selain itu
juga, Anda dapat membuat tombol control lainnya seperti Open Form (Membuka Form),
Print a Form (Mencetak Form lain), Print Current Form (Mencetak Form yang aktif) dan
tombol lainnya.
Misal Anda ingin membuat tombol control Close Form (Keluar dari Form), langkahlangkahnya adalah sebagai berikut :
a. Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard berikut :
c. Pada Categories, pilih Form Operation
d. Pada Action, pilih dan klik Close Form
e. Jika Anda ingin membuat tombol dalam bentuk picture, langsung tekan tombol
Finish.
Catatan :
Silakan ulangi langkah di atas, untuk membuat tombol control lainnya seperti Open
Form lalu pilih form yang akan Anda buka atau Aktifkan, dan Print Current Form.
6.4. Membuat Tombol Control Cetak Laporan di Layar dan di Printer
Jika Anda ingin membuat tombol cetak, maka terlebih dulu Anda harus membuat
file laporan, sebab jika belum tidak dapat ditampilkan di layar maupun pada printer.
Untuk tombol control kali ini kita akan mencoba membuat dengan menggunakan text
(tidak dengan picture).
Misal Anda ingin membuat tombol control Cetak Laporan di Layar (Preview
Report), langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a. Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard berikut :
c. Pada Categories, pilih Report Operation
d. Pada Action, pilih dan klik Preview Report
e. Klik tombol Next untuk menuju ke tahapan berikutnya :
f.
g.
Pilih file yang akan di cetak pada tampilan di layar, misal LAPORAN OBAT
Klik tombol Next untuk menuju ke tahapan berikutnya :
h. Pilih Text, kemudian ganti Preview Report dengan teks Cetak Laporan di &Layar
i. Tekan tombol Finish.
Catatan :
Silakan ulangi langkah di atas, untuk membuat tombol control lainnya seperti Cetak
Laporan di &Printer. Simbol & pada baris text tidak akan tercetak pada tombol control,
tapi akan muncul tanda underscore di mana huruf tersebut akan dijadikan sebagai
tombol alternate (Alt).
6.5. Membuat Tombol Control Keluar dari Ms. Access
Misal Anda ingin membuat tombol control Keluar dari Ms. Access (Quit
Application), langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a.
Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard berikut :
c. Pada Categories, pilih Application
d. Pada Action, pilih dan klik Quit Application
e. Klik tombol Next untuk menuju ke tahapan berikutnya :
f.
g.
Pilih Text, kemudian ganti Quit App dengan teks Keluar dari Ms. &Access
Tekan tombol Finish.
6.6. Membuat Tombol Control menuju ke Program Aplikasi
Meskipun pada jendela Command Button Wizard tidak ada fasilitas untuk membuat tombol menuju ke program aplikasi atau ke alamat web, Anda dapat membuatnya
dengan cara manual (tidak dengan wizard). Anda dapat membuat tombol control
menuju ke Calculator, Ms. Word, Ms. Excel, Music, Video maupun ke alamat website
yang sering Anda kunjungi.
Misal Anda ingin membuat tombol control Calculator, langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut :
a. Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard.
c. Tekan tombol Cancel untuk keluar dari jendela Command Button Wizard, hingga
muncul tampilan berikut :
d. Pada tombol Command?, klik lalu seleksi teks tersebut dan ganti menjadi
&Calculator tekan tombol Enter.
e. Aktifkan jendela Property Sheet
f. Klik tab Format atau All
g. Pada baris Hyperlink Address, klik lalu klik tombol elipsis (…), hingga muncul jendela
Insert Hyperlink berikut :
h. Pada tombol pilihan Look in, Anda pindahkan letak direktori atau foldernya ke Local
Disk (C:)
i. Klik dua kali folder Windows
j. Klik dua kali folder System32
k. Pilih dan klik file Calc
l. Klik tombol OK.
Catatan :
Silakan ulangi langkah di atas, untuk membuat tombol control lainnya seperti Microsoft
Word, Microsoft Excel, My Music dan My Video
6.7. Membuat Tombol Control menuju ke Alamat Website
Pada saat Anda berada di program Microsoft Access, Anda dapat membuat tombol
menuju salah satu atau beberapa alamat Website yang sering Anda kunjungi tanpa
harus keluar dari program maupun menjalankan terlebih dulu salah satu browser misal
Mozilla Firefox, Internet Explore maupun Google Chrome.
Misal Anda ingin membuat tombol control Facebook, langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut :
a. Buka salah satu file form, kemudian tampilkan jendela Design Form
b. Klik tool
Button, hingga muncul tanda + diikuti dengan kotak, lalu klik di mana
tombol control tersebut akan diletakkan, hingga muncul tampilan jendela
Command Button Wizard.
c. Tekan tombol Cancel untuk keluar dari jendela Command Button Wizard, hingga
muncul tampilan berikut :
d. Pada tombol Command?, klik lalu seleksi teks tersebut dan ganti menjadi
&Facebook tekan tombol Enter.
e. Aktifkan jendela Property Sheet
f. Klik tab Format atau All
g. Pada baris Hyperlink Address, klik lalu klik tombol elipsis (…), hingga muncul jendela
Insert Hyperlink berikut :
h. Pada baris Address, Anda ketikkan alamat websitenya yaitu : www.facebook.com
i. Klik tombol OK untuk keluar dari jendela Insert Hyperlink.
BAB VII
Menambahkan Formula dengan Text Box pada Form/Report
1.
2.
Buat file Database dengan nama file MODUL-6
Buat file Tabel dengan nama file DATA PELANGGAN dimana strukturnya adalah
sebagai berikut :
3.
Kemudian isikan datanya seperti berikut :
4.
Buat file Query dengan nama Query Pelanggan bersumber dari file Data Pelanggan.
Tampilkan semua field, sehingga hasilnya sama dengan file tabel Data Pelanggan.
5.
Buat file Form bersumber dari file Query Pelanggan dengan nama Form Pelanggan.
Petunjuk :
a. Gunakan Create – Form Design
b. Aktifkan jendela Property Sheet
c. Aktifkan tab Data atau All
d. Pada baris Record Source, pilih QUERY PELANGGAN
e. Aktikan jendela Add Existing Fields
f. Tampilkan field-field tersebut dengan menekan tombol + pada file Data
Pelanggan.
g. Tempatkan semua field-field tersebut pada area Detail dengan cara klik dua kali
field tersebut.
h. Atur lebar fieldnya
i.
6.
Beri Judul (Title) yaitu FORM DATA PELANGGAN PLN, sehingga tampilannya
seperti berikut :
Menambahkan Formula (Rumus) dengan Text Box pada Form/Report
a. Tambahkan field JENIS PELANGGAN dan TARIF PER METER dengan ketentuan
sebagai berikut :
GOLONGAN
A
B
C
D
JENIS PELANGGAN
Sosial
Rumah Tangga
Perusahaan
Industri
TARIF PER METER
500
750
1500
2500
b. Tambahkan field JUMLAH PEMAKAIAN dengan ketentuan :
METERAN KINI dikurangi METERAN LALU
c. Tambahkan field JUMLAH REKENING dengan ketentuan :
JUMLAH PEMAKAIAN dikalikan TARIF PER METER
d. Tambahkan field DENDA dengan ketentuan :
 Jika BAYAR di atas 20 hari, maka Denda = 20% dikalikan JUMLAH
REKENING
 Jika BAYAR di bawah atau sama dengan 20 hari, maka Denda = 0
e. Tambahkan field TOTAL TAGIHAN dengan ketentuan :
JUMLAH REKENING ditambah DENDA
7.
Penyelesaian atau langkah-langkah untuk menambahkan Formula dengan Text Box
pada Form/Report.
Misal Kasus JENIS PELANGGAN, dengan langkah sebagai berikut :
a. Klik tool Text Box pada tab Design, hingga muncul tanda plus diikuti kotak
b. Letakkan di sebelah kanan field Kode Pelanggan, hingga muncul tampilan
berikut :
c. Ganti Text? menjadi JENIS PELANGGAN
d. Perbesar terlebih dulu kotak Unbound, lalu isikan rumusnya sebagai berikut :
=IIf([GOLONGAN]="A","SOSIAL",IIf([GOLONGAN]="B","RUMAH TANGGA",
IIf([GOLONGAN]="C","PERUSAHAAN","INDUSTRI")))
e. Jika Anda telah berhasil mengetik rumusnya, kemudian tampilkan formnya (klik
tombol View)
f. Kembali ke tampilan Design, lalu rubah kotak yang ada rumusnya dan ukuran
kotaknya disesuaikan.
g. Silakan Anda isikan rumus yang lainnya dengan menggunakan tool Text Box,
dengan syarat pada kotak isian Unbound, harus didahului dengan simbol =
(sama dengan sebelum rumus tersebut diketikkan.
8.
Format tampilan angka pada Tarif per Meter, Jumlah Rekening, Denda dan Total
Tagihan ke dalam format Currency dengan dua desimal dibelakang koma.
Langkah-langkahnya :
a. Aktifkan text box Tarif per Meter
b. Tampilkan jendela Property Sheet
c. Aktifkan tab Format
d. Pada baris Format pilih Currency
e. Silakan Anda ulangi langkah di atas untuk memformat tampilan yang lainnya.
9.
Jika Anda telah mengisikan rumus dengan benar, maka hasilnya akan tampak
seperti berikut :
BAB VIII
MEMBUAT MENU DENGAN SWITCHBOARD MANAGER
DAN PEMBUATAN STARTUP
Sebelum Anda membuat menu dengan menggunakan fasilitas Switchboard
Manager, terlebih dulu buat file-file berikut :
1.
Buat 3 (tiga) buah file Tabel, antara lain :
a.
Tabel kesatu : DATA SISWA, dengan struktur sebagai berikut :
Kemudian isikan datanya di bawah ini :
b. Tabel kedua : BELAJAR, dengan struktur sebagai berikut :
Kemudian isikan datanya di bawah ini :
c.
Tabel ketiga : PROGRAM, dengan struktur sebagai berikut :
Kemudian isikan datanya di bawah ini :
2.
Buat file Query dengan nama QUERY SISWA, kemudian tampilkan field-field berikut
sehingga tampilannya seperti berikut :
3.
Buat 3 (tiga) buah file Form, antara lain :
a. Form kesatu : FORM DATA SISWA bersumber dari file tabel Data Siswa
(gunakan Create – Form). Ubah judulnya seperti di bawah ini, lalu buat satu
buah tombol Close Form dengan bentuk Picture.
b. Form kedua : FORM PROGRAM bersumber dari file tabel Program (gunakan
Create – Form). Ubah judulnya seperti di bawah ini, lalu buat satu buah tombol
Close Form dengan bentuk Picture.
c. Form ketiga : FORM DATA BELAJAR bersumber dari file tabel Belajar (gunakan
Create – Form). Ubah judulnya seperti di bawah ini, lalu buat satu buah tombol
Close Form dengan bentuk Picture.
4.
Buat file Report, dengan nama file LAPORAN SISWA bersumber dari file Query
Siswa (gunakan Create – Report). Ubah judulnya, lalu atur lebar kolomnya hingga
hasil akhir seperti yang tampak di bawah ini :
Untuk mengkoordinasikan atau mengintegrasikan seluruh rangkaian pekerjaan
yang telah Anda buat baik dari rancangan form mapun report ke dalam sebuah menu
utama dapat dilakukan dengan beragai cara antara lain dengan menggunakan fasilitas
Switchboard Manager, Form Design, program Macro maupun program Visual Basic for
Application (VBA).
8.1.
Membuat Menu dengan Switchboard Manager
Switchboard Manager adalah suatu panel yang berisi berbagai tombol tekan
untuk mengakses semua pekerjaan tersebut. Sebelumnya Anda harus membuat dulu
sampai selesai seluruh tabel, query, form dan report untuk diperlukan oleh aplikasi
database Anda.
Untuk membuat menu dengan menggunakan fasilitas Switchboard Manager,
dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
a.
Membuat Nama Halaman Switchboard (Switchboard Pages)
 Klik tab Database Tools – Switchboard Manager, hingga muncul tampilan
konfirmasi berikut :

Jawab Yes, hingga muncul tampilan berikut :

Klik tombol New, hingga muncul tampilan berikutnya :

Pada kotak isian Switchboard Page Name, ketikkan nama switchboard-nya,
misalkan Menu Switchboard
Klik tombol OK, hingga muncul ke tampilan semula


Pilih dan klik Menu Switchboard yang telah Anda buat, kemudian klik tombol
Make Default untuk mengaktifkan switchboard yang telah Anda buat.
b. Membuat tombol Membuka Form (Open Form)
Misalkan : Mengaktifkan atau membuka file Form Data Siswa
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
 Dalam keadaan kotak dialog Switchboard Manager, klik tombol Edit,
 Kemudian klik tombol New hingga muncul tampilan berikut :



Pada kotak isian Text, ketik : ENTRY-EDIT DATA SISWA
Pada tombol pilihan Command, pilih dan klik Open Form in Edit Mode
Pada tombol pilihan Form, pilih dan klik FORM DATA SISWA

Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Edit Switchboard Item dan kembali ke
tampilan awal, namun sudah muncul nama tombol yaitu Entry-Edit Data Siswa
Tugas Anda :
Silakan Anda ulangi langkah di atas dari mulai tahapan kedua yaitu New dan
seterusnya untuk membuat tombol membuka atau mengaktifkan form yang lainnya
seperti FORM PROGRAM dan FORM BELAJAR, seperti berikut :
c.
Membuat tombol Membuka Laporan (Open Report)
Misalkan : Mengaktifkan atau membuka file LAPORAN SISWA KURSUS
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
 Dalam keadaan kotak dialog Switchboard Manager, klik tombol New hingga
muncul tampilan berikut :




Pada kotak isian Text, ketik : LAPORAN SISWA KURSUS
Pada tombol pilihan Command, pilih dan klik Open Report
Pada tombol pilihan Report, pilih dan klik FORM SISWA KURSUS
Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Edit Switchboard Item.
d. Membuat tombol Keluar dari Program Access (Exit Application)
Misalkan : Keluar dari Microsotf Access
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
 Dalam keadaan kotak dialog Switchboard Manager, klik tombol New hingga
muncul tampilan berikut :




Pada kotak isian Text, ketik : KELUAR DARI MICROSOFT ACCESS
Pada tombol pilihan Command, pilih dan klik Exit Application
Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Edit Switchboard Item.
Sehingga apabila Anda berhasil, maka tampilan nama-nama tombolnya akan
tampak seperti berikut :


Klik tombol Close untuk keluar dari jendela Edit Switchboard Page
Klik tombol Close lagi untuk keluar dari jendela Switchboard Manager, sehingga
pada object database terdapat dua buah file yaitu pada Switchboard Items
pada object Tables dan Switchboard pada object Forms.
8.2.
Menjalankan Menu Switchboard Manager
Untuk menjalankan menu switchboard Manager, Anda hanya cukup meng-klik
dua kali nama Switchboard yang terdapat pada object Forms, hingga muncul tampilan
berikut :
Silakan Anda coba pilih salah satu menu pilihan di atas dengan cara di klik pada
tombolnya. Apa yang terjadi ?
8.3.
PEMBUATAN STARTUP
StartUp di mana setiap database yang Anda buka atau aktifkan, maka objek
itulah yang pertama kali akan muncul. Anda dapat menentukan form atau report mana
yang akan difungsikan sebagai form utama. Biasanya switchboard (menu utama)
difungsikan sebagai form utama. Form ini dapat membantu Anda ketika ingin menggunakan sebuah aplikasi.
Untuk menampilkan beberapa form, dapat dilakukan dengan sebuah form yaitu
form switchboard, dengan langkah sebagai berikut :
a.
Klik tombol Office Button – Access Option atau pada tombol Quick Access Toolbar
pilih More Command, hingga muncul jendela Access Options berikut :
b. Pada panel kiri jendela Access Options pilih Current Database
c. Pada panel kanan jendela Access Options seperti :
 Pada Application Title, ketik nama aplikasinya misalkan SISTEM INFORMASI LPK
 Pada tombol pilihan Display Form, pilih Switchboard
 Klik tombol OK, hingga muncul konfirmasi berikut :

Klik tombol OK
8.4.
MENJALANKAN APLIKASI
Setelah file database tersebut di atas telah dibuatkan starup-nya, lakukan
langkah berikut ini :
a.
b.
c.
d.
Silakan Anda keluar dari program Access
Jalankan program Access-nya
Buka kembali file tersebut
Coba Anda perhatikan, pada saat file database tersebut diaktifkan atau dibuka,
maka yang pertama kali aktif yaitu Switchboard, dikarenakan pada saat pertama kali
yang ingin dimunculkan di layar yaitu form Switchboard.
BAB IX
MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN
9.1.
Membuat Menu dengan Form Design
Selain membuat menu dengan menggunakan fasilitas Switchboard Manager
seperti yang telah dibahas pada bab sebelumnya, Anda juga dapat membuat menu
dengan menggunakan fasilitas Form Design, seperti membuka form, membuka dan
mencetak report, menuju ke program apikasi lain maupun ke alamat website.
Hasil output yang diinginkan seperti yang tampak di bawah ini :
Langkah-langkahnya untuk merancang menu di atas, adalah sebagai berikut :
a. Klik tab Create – Form Design
b. Tutup tampilan jendela navigasi (Shutter Bar Open/Close Button)
c. Perbesar area Detail satu halaman penuh
9.1.1. Membuat Judul Form
Untuk membuat judul pada form, lakukan langkah berikut :
a. Klik tool Title pada tab Design
b. Pada saat muncul Form1, lalu ganti dan ketik judulnya misalkan : LEMBAGA
PENDIDIKAN dan PELATIHAN SALSABILLA
c. Atur ukuran font, jenis font maupun warna font-nya terserah Anda.
9.1.2. Menyisipkan Logo
Untuk menyisipkan logo di sebelah kiri judul, lakukan langkah berikut :
a. Klik tool Logo pada tab Design
b. Hingga di layar muncul jendela My Picture, silakan Anda cari gambar atau logo yang
akan ditempatkan di sebelah kiri judul
c. Kemudian atur letak maupun ukuran logo atau gambanya.
9.1.3. Membuat Kotak Frame
Kotak frame, digunakan untuk mempercantik tampilan agar kelihatan dan
mempermudah user di dalam pengelompokkan tombol control. Dari tampilan output,
Anda harus membuat kotak frame sebanyak 5 (lima) buah dengan menggunakan
bantuan tool Option Group, yaitu dengan langkah sebagai berikut :
a. Klik tool Option Group pada tab Design
b. Lalu klik di mana frame tersebut akan Anda buat, hingga muncul tampilan jendela
Option Group Wizard
c.
Tekan tombol Cancel, hingga muncul tampilan berikut :
d. Atur lebar maupun tinggi kotak frame agar nanti pada saat Anda membuat tombol
control pada kotak frame muat untuk disisipkan.
e. Ganti teks Frame? menjadi FORM ISIAN
f. Format teks tersebut menjadi tebal, ukuran dan warna disesuaikan serta diberi
warna dasar pada teks maupun bingkai frame-nya.
g. Kemudian Anda copy (salin) sebanyak 4 buah frame lagi, lalu atur penempatannya
hingga tampilannya seperti yang tampak pada output yang diinginkan di atas.
h. Ganti judul masing-masing frame menjadi LAPORAN, UTILITY, EXIT dan WEB
FAVORITES.
9.1.4. Membuat Kotak Label
Buat teks seperti Menu Utama dan Create by : [email protected], dengan
menggunakan bantuan tool Label, dengan langkah sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
e.
Klik tool Label pada tab Design
Kemudian letakkan di antara frame Isian Formulir dan frame Utility
Ketik MENU UTAMA
Lalu format teks tersebut menjadi cetak tebal, jenis font, ukuran, warna font dan
warna dasar pada bingkai, terserah Anda.
Silakan Anda buat kembali dengan menggunakan fasilitas tool Label untuk mengetik
teks Create by : Nama Anda.
9.1.5. Memberi Efek Bayangan (Special Effect) pada bingkai frame
Agar tampilan kotak lebih menarik, beri efek bayangan pada setiap bingkai frame
dengan langkah sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
Aktifkan bingkai judul frame ISIAN FORMULIR
Aktifkan tab Design
Pada grup Control, klik Special Effect : Shadowed
Silakan Anda beri efek bayangan untuk setiap bingkai pada judul frame yang
lainnya.
9.1.6. Menyisipkan Objek Gambar (Image)
Untuk menyisipkan objek gambar (image) di mana saja, misalnya diletakkan di
tengah-tengah atau di bawah MENU UTAMA, lakukan langkah sebagai berikut :
a. Klik tool Image pada tab Design
b. Kemudian klik di mana objek gambar tersebut akan disisipkan, hingga muncul jendel
Insert Picture
c. Silakan Anda pilih objek gambarnya terserah Anda.
d. Klik tombol Open
e. Kemudian atur ukuran kotaknya.
9.1.7. Membuat tombol pada frame ISIAN FORMULIR
Misal buat tombol ENTRY-EDIT DATA SISWA (Open Form – Form Data Siswa)
dengan menggunakan perintah Open Form. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai
berikut :
a. Klik tool Button pada tab Design, hingga muncul tanda + diikuti kotak
b. Kemudian letakkan di dalam frame ISIAN FORMULIR, hingga muncul jendela
Command Button Wizard :
c. Pada Categories, pilih Form Operations
d. Pada Actions, pilih Open Form
e. Klik tombol Next, untuk menuju tahap berikutnya.
f.
g.
Pilih FORM DATA SISWA
Klik tombol Next, untuk menuju tahap berikutnya.
h. Pilih opsi ke dua, yaitu Open the form and show all the records
i. Klik tombol Next, untuk menuju tahap berikutnya.
j.
k.
l.
Pilih Text, kemudian ketik : ENTRY-EDIT DATA &SISWA
Klik tombol Finish.
Silakan Anda ulangi langkah di atas untuk membuat tombol yang lainnya sepert
ENTRY-EDIT DATA PROGRAM dan ENTRY-EDIT DATA BELAJAR.
9.1.8. Membuat tombol pada frame LAPORAN
Buat dua buah tombol laporan yaitu CETAK LAPORAN DI LAYAR (Preview Report
– Laporan Siswa Kursus) dan CETAK LAPORAN DI PRINTER (Print Report – Laporan
Siswa Kursus), dengan langkah sebagai berikut :
a. Klik tool Button pada tab Design, hingga muncul tanda + diikuti kotak
b. Kemudian letakkan di dalam frame LAPORAN, hingga muncul jendela Command
Button Wizard :
c. Pada Categories, pilih Report Operations
d. Pada Actions, pilih Preview Report
e. Klik tombol Next, untuk menuju tahap berikutnya.
f.
g.
Pilih file LAPORAN SISWA KURSUS
Klik tombol Next, untuk menuju ke tahapan berikutnya :
h. Pilih Text, lalu ketik CETAK LAPORAN DI &LAYAR
i. Klik tombol Finish.
j. Silakan Anda ulangi langkah di atas untuk membuat tombol lainnya yaitu CETAK
LAPORAN DI &PRINTER
9.1.9. Membuat tombol pada frame UTILITY
Misal Anda ingin membuat tombol CALCULATOR pada frame UTILITY, dengan
langkah sebagai berikut :
a. Klik tombol Button pada tab Desgin, hingga muncul tanda + diikuti kotak
b. Klik di dalam frame Utility, hingga muncul jendela Command Button Wizard
c. Klik tombol Cancel, untuk keluar dari jendela Command Button Wizard, hingga
muncul tampilan berikut :
d. Ganti teks Command? menjadi &CALCULATOR
e. Aktifkan jendela Properti Sheet
f. Klik tab Format atau All
g.
Klik pada baris Hyperlink Address, lalu klik tombol <…> Elipsis, hingga muncul
jendela Insert Hyperlink
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.
Klik tombol pilihan pada Look in
Klik dua kali Local Disk (C:)
Klik dua kali folder Windows
Klik dua kali folder System32
Pilih file Calc
Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Insert Hyperlink
Silakan Anda buat tombol-tombol yang lainnya dan link ke alamat folder atau
direktori berikut :
Nama Tombol
MY MUSIC
MY VIDEO
MICROSOFT WORD
MICROSOFT EXCEL
Letak Folder/Directory
My Documents\My Music\Sample Music\Beat Hoven….
My Documents\My Videos\....
C:\\Program Files\Microsoft Office\Office12\WinWord
C:\\Program Files\Microsoft Office\Office12\Excel
9.1.10. Membuat tombol pada frame EXIT
Untuk membuat tombol KELUAR DARI MS. ACCESS (Quit Application), dapat
dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
a. Klik tool Button pada tab Design, hingga muncul tanda + diikuti kotak
b. Kemudian letakkan di dalam frame EXIT, hingga muncul jendela Command Button
Wizard :
c. Pada Categories, pilih Application
d. Pada Actions, pilih Quit Application
e. Klik tombol Next, untuk menuju tahap berikutnya :
f.
g.
Pilih Text, lalu ketik KELUAR DARI MS. &ACCESS
Klik tombol Finish, untuk keluar dari jendela Command Button Wizard
9.1.11. Membuat tombol pada frame WEB FAVORITES
Misal buat tombol Facebook pada frame Web Favorites, dengan langkah sebagai
berikut :
a. Klik tombol Button pada tab Design, hingga muncul tanda + diikuti kotak
b. Kemudian letakkan dan klik di frame WEB FAVORITES, hingga muncul jendela
Command Button Wizard
c. Tekan tombol Cancel untuk keluar dari jendela Command Button Wizard
d. Kemudian ganti teks Command? menjadi Facebook
e. Aktifkan jendela Properti Sheet
f. Klik tab Format atau All
g. Klik pada baris Hyperlink Address, lalu klik tombol <…> Elipsis, hingga muncul
jendela Insert Hyperlink :
h. Pada baris Address ketikkan alamat webnya : www.facebook.com
i. Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Insert Hyperlink.
j. Silakan Anda ulangi langkah di atas untuk membuat tombol menuju alamat web site
yang lainnya seperti : UberSosical, Twitter, Youtube, Google, dan Yahoo.
k. Jika telah selesai merancang dan membuat tombol-tombol dengan Design View,
simpan dengan nama file FORM MENU.
9.2. PEMBUATAN STARTUP
StartUp di mana setiap database yang Anda buka atau aktifkan, maka objek
itulah yang pertama kali akan muncul. Anda dapat menentukan form atau report mana
yang akan difungsikan sebagai form utama. Aktifkan file FORM MENU sebagai form
utama. Form ini dapat membantu Anda ketika ingin meng-gunakan sebuah aplikasi.
Untuk menampilkan beberapa form, dapat dilakukan dengan sebuah form yaitu
form switchboard, dengan langkah sebagai berikut :
a.
Klik tombol Office Button – Access Option atau pada tombol Quick Access Toolbar
pilih More Command, hingga muncul jendela Access Options berikut :
b. Pada panel kiri jendela Access Options pilih Current Database
c. Pada panel kanan jendela Access Options seperti :
 Pada Application Title, ketik nama aplikasinya misalkan SISTEM INFORMASI LPK
 Pada tombol pilihan Display Form, pilih FORM MENU
 Klik tombol OK, hingga muncul konfirmasi berikut :

Klik tombol OK
BAB X
BEKERJA DENGAN MACRO
10.1. Membuat Macro
Macro adalah sebuah perintah yang mewakili sekumpulan perintah lain. Dengan
macro, Anda bisa meringkas serangkaian pekerjaan berulang yang sering kita lakukan
menjadi sebuah perintah saja. Macro juga berarti serangkaian aksi (action) yang terprogram sesuai dengan kebutuhan.
Bila sebuah macro dijalankan, macro ini melakukan satu atau beberapa aksi Aksi
itu misalnya membuka sebuah form. Aksi apa yng akan dijalankan sebuah maro akan
sangat bergantung pada saat Anda membuat macro tersebut. Caranya mudah Anda
tinggal memilih aks yang telah disediakan dari daftar aksi dan mengisikan argumennya.
Argumen digunakan oleh sebuah aksi agar aksi ini dapat dijalankan tugasnya
dengan benar. Misalny, aksi untuk membuka sebuah form. Aksi ini tidak dapat dijalan-an
apabila belum diberi perintah nama form yang aka dibuka. Ada pula aksi yang tidak
membutuhkan argumen apa-apa, seperti aksi Beep yang membunyikan speaker
komputer sejenak.
Untuk membuat macro, misalnya program Beep, ikuti langkah berikut ini :
a. Buka file database yang diinginkan
b. Klik tab Create – Macro, hingga muncul tampilan berikut :
c.
d.
e.
f.
Pada tombol pilihan Action, pilih Beep
Klik tombol (x) Close
Jawab Yes, lalu simpan dengan nama file misal SUARA, klik tombol OK.
Untuk menjalankan program macro yang telah dibuat di atas, aktifkan tab Database
Tools lalu klik tool
Run Macro, hingga muncul tampilan berikut :
g.
Klik tombol OK, perhatikan dan dengarkan apa yang terjadi, maka akan muncul
suara Beep.
Pembuatan macro di atas sangat sederhana sekali, karena tidak diperlukan
argumen-argumen, kali ini Anda akan mencoba menyusun sebuah macro yang mampu
melakukan tugas selain di atas. Misal Anda ingin membuka Tabel DATA SISWA, dengan
langkah sebagai berikut :
a.
Bukalah file database yang diinginkan, lalu aktifkan file macro yang bernama SUARA
dengan cara klik mouse kanan pada file SUARA lalu pilih Design View.
b. Pada baris berikutnya di bawah baris Beep, klik tombol pilihan lalu pilih dan klik
Open Table
c. Pada tombol pilihan Table Name, pilih misal file DATA SISWA
d. Kemudian simpan macro di atas, dengan nama file lain dengan klik tombol Office
Button lalu pilih Save As, hingga muncul tampilan berikut :
e.
f.
g.
Ketik nama filenya misal BUKA TABEL
Klik tombol OK.
Kemudian jalankan program macro tersebut.
10.2. Bekerja dengan Macro
Untuk dapat bekerja dengan Macro, Anda harus mengetahui tentang cara-cara
pengaturan macro yang meliputi aksi (Action), kondisi (Condition), Step, group dan lain
sebagainya.
10.2.1. Action Macro
Action Macro adalah suatu proses yang telah disediakan oleh Microsoft Access
untuk dipasangkan sebagai macro. Dalam menyususn macro, kita harus merencanakan
urut-urutan proses yang membentuk sistem otomatis dengan memakai Action Macro
ini. Di dalam Microsoft Access, terdapat 45 daftar action macro yang dapat Anda susun,
antara lain Addmenu Bee, Close, MsgBox, OpenForm, OpenReport, OpenTable, Quit,
RunApp, dan lain sebagainya.
Sebagai contoh, misal Anda ingin membuka atau mengaktifkan form yang telah
dibuat sebelumnya. Maka pada Action, Anda harus memilih OpenForm lalu pada Form
Name pilih nama form yang akan dibuka.
10.3. Membuat Menu Bar dengan menggunakan Macro
Untuk membuat Menu Bar dengan menggunakan program Macro, Anda dapat
memanfaatkan file database MODUL-8, dengan langkah sebagai berikut :
a. Buat file database baru dengan nama file MODUL-9
b. Kemudian impor file database MODUL-8 ke file MODUL-9 (semua file tabel, query,
semua file form dan report), kecuali file FORM MENU.
10.3.1. Menampilkan Jendela Macro
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c. Pada grup Show/Hide, klik Macro Names, hingga muncul tampilan berikut :
10.3.2. Membuka/Mengaktifkan Form
a.
b.
c.
d.
e.
Pada kotak isian Macro Name, ketik SISWA
Pada Action, pilih dan klik OpenForm
Pada kolo Arguments, otomatis muncul dengan sendirinya
Pada kotak Comment, Anda boleh diisi atau tidak teksnya.
Pada tombol pilihan Form Name, pilih dan klik FORM DATA SISWA
f.
Ulangi langkah untuk membuat nama macro PROGRAM, sedangkan pada tombol
pilihan Form Name, pilih dan klik FORM PROGRAM, dan nama macro BELAJAR,
sedangkan pada tombol pilihan Form Name pilih dan klik FORM BELAJAR
g. Klik tombol x (Close)
h. Jawab Yes untuk menyimpan file, lalu simpan dengan nama file DETAIL FILE
i. Klik tombol OK.
10.3.3. Membuat SubMenu File
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c. Pada grup Show/Hide, klik Macro Names, hingga muncul tampilan berikut :
d.
e.
f.
g.
Pada kotak Macro Name, ketik ENTRY-EDIT DATA &SISWA
Pada tombol pilihan Action, pilih dan klik RunMacro
Pada tombol pilihan Macro Name, pilih dan klik DETAIL FILE.SISWA
Ulangi langkah point d) untuk membuat submenu ENTRY-EDIT DATA &PROGRAM
pada tombol pilihan Macro Name pilih DETAIL FILE.PROGRAM, sedangkan ENTRYEDIT DATA &BELAJAR pada tombol pilhan Macro Name pilih DETAIL FILE.BELAJAR
h. Klik tombol x (Close) lalu jawab Yes
i. Simpan dengan nama file SUBMENU FILE
j. Klik tombol OK.
10.3.4. Membuka/Mengaktifkan Laporan (Cetak Laporan di Layar & File)
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c. Pada grup Show/Hide, klik Macro Names, hingga muncul tampilan berikut :
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
Pada kotak Macro Name, ketik LAYAR
Pada tombol pilihan Action, pilih dan klik Open Report
Pada Arguments, tidak perlu diisi (abaikan saja)
Pada Comment, Anda boleh diisi teksnya atau tidak
Pada tombol pilihan Report Name, pilih LAPORAN SISWA KURSUS
Pada tombol pilihan View, pilih dan klik Print Preview
Ulangi langkah point d) dan seterusnya untuk membuat nama macro FILE dan
tombol pilihan Action pilih OutputTo
k. Pada Object Type, pilih Report
l. Pada Object Name pilih dan klik LAPORAN SISWA KURSUS, sedangkan pada tombol
pilihan Output Quality, pilih dan klik Print.
m. Klik tombol x (Close) untuk keluar dari jendela Macro, lalu jawab Yes
n. Simpan dengan nama file DETAIL CETAK
o. Klik tombol OK.
10.3.5. Membuat SubMenu Cetak
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c. Pada grup Show/Hide, klik Macro Names, hingga muncul tampilan berikut :
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
Pada kotak Macro Name, ketik CETAK LAPORAN DI &LAYAR
Pada tombol pilihan Action, pilih dan klik RunMacro
Pada Arguments, tidak perlu diisi (abaikan saja)
Pada Comment, Anda boleh diisi teksnya atau tidak
Pada tombol pilihan Macro Name, pilih DETAIL CETAK.LAYAR
Ulangi langkah point d) dan seterusnya untuk membuat nama macro CETAK
LAPORAN DI &FILE pada tombol pilihan Action pilih RunMacro, sedangkan pada
Macro Name pilih dan klik DETAIL CETAK.FILE.
Klik tombol x (Close) untuk keluar dari jendela Macro, lalu jawab Yes
Simpan dengan nama file SUBMENU CETAK
Klik tombol OK.
10.3.6. Membuat Quit Application (Keluar dari MS. Access)
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c. Pada grup Show/Hide, klik Macro Names, hingga muncul tampilan berikut :
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
Pada kotak Macro Name, ketik KELUAR
Pada tombol pilihan Action, pilih dan klik Quit
Pada Arguments, tidak perlu diisi (abaikan saja)
Pada Comment, Anda boleh diisi teksnya atau tidak
Pada tombol pilihan Option, pilih PROMPT atau EXIT
Klik tombol x (Close) untuk keluar dari jendela Macro, lalu jawab Yes
Simpan dengan nama file DETAIL KELUAR
Klik tombol OK.
10.3.7. Membuat SubMenu Keluar
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c. Pada grup Show/Hide, klik Macro Names, hingga muncul tampilan berikut :
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
Pada kotak Macro Name, ketik KELUAR DARI MS. &ACCESS
Pada tombol pilihan Action, pilih dan klik RunMacro
Pada Arguments, tidak perlu diisi (abaikan saja)
Pada Comment, Anda boleh diisi teksnya atau tidak
Pada tombol pilihan Macro Name, pilih DETAIL KELUAR.KELUAR
Klik tombol x (Close) untuk keluar dari jendela Macro, lalu jawab Yes
Simpan dengan nama file SUBMENU KELUAR
Klik tombol OK.
10.3.8. Menambahkan Menu File dalam Macro
a. Klik tab Create
b. Pada grup Other, pilih dan klik Macro
c.
d.
e.
f.
g.
h.
Pada tombol pilihan Acton, pilih dan klik AddMenu
Pada kotak Arguments, abaikan saja, tidak perlu diisi
Pada kotak Comment, ketik MENU FILE
Pada kotak Menu Name, ketik : &File
Pada tombol pilihan Menu Macro Name, pilih dan klik SUBMENU FILE
Silakan Anda ulangi lagkah pada point c) di atas, untuk membuat MENU CETAK dan
MENU KELUAR dengan petunjuk sebagai berikut :
Action
AddMenu
AddMenu
i.
j.
k.
Comment
MENU CETAK
MENU KELUAR
Menu Name
&Cetak
&Keluar
Menu Macro Name
SUBMENU CETAK
SUBMENU KELUAR
Klik tombol x (Close) untuk keluar dari jendela Macro, lalu jawab Yes.
Simpan dengan nama file MENU BAR
Klik tombol OK.
10.3.9. Memuat Form untuk Menu Bar
Agar pada saat tampilan di layar pertama kali bukan hanya yang muncul menu
bar saja, namun juga tampilan pada layar monitor Anda rancang terlebih dulu dengan
menggunakan bantuan Form.
a. Aktifkan tab Create
b. Klik Form Design, hingga muncul tampilan jendela form disain.
c. Sembunyikan jendela Navigasi yang ada di sebelah kiri, lalu perbesar tampilan area
Detail satu halaman penuh.
d. Kemudian silakan Anda rancang halaman yang akan tampil nanti di layar terserah
Anda, dengan contoh bentuk tampilan seperti berikut :
e.
f.
Apabila telah selesai merancang tampilan di atas dengan menggunakan Form
Design, simpan rancangan di atas dengan nama file FORM MENU BAR
Kemudian tampilkan hasilnya dengan tombol View.
10.3.10. Menjalankan/Mengaktifkan Menu Bar
Setalah Anda merancang form, langkah terakhir adalah mengaktifkan file Menu
Bar yang dibuat oleh program Macro pada form, dengan langkah sebagai berikut :
a. Tampilan harus dalam keadaan Design View
b. Tampilkan jendela Properties, hingga muncul tampilan jendela Properties Sheet :
c.
d.
e.
f.
g.
Aktifkan tab Other
Pada baris Menu Bar, ketik MENU BAR
Klik tombol x (Close) untuk keluar dari jendela Property Sheet.
Klik tombol View, perhatikan apa yang terjadi? Muncul tab ribbon baru yaitu tab
Add-Ins.
Silakan Anda klik tab Add-Ins, sehingga hasilnya akan tampak seperti tampilan
berikut :
h. Silakan Anda coba, menu-menu di atas, dengan cara di klik pada menu File, maka
akan muncul submenu File, dan seterusnya.
10.3.11. Membuat StarUp dan Menyembunyikan Tab Ribbon yang Aktif
a.
Klik tombol Office Button, pilih Access Options, atau klik tombol Quick Access
Toolbar, lalu pilih More Command, hingga muncul tampilan berikut :
b. Di jendela kiri, pilih Current Database
c. Di jendela kanan, pada Application Title, ketik misal : SISTEM INFORMASI
PENDIDIKAN
d. Pada tombol pilihan Display Form, pilih dan klik FORM MENU BAR
e. Pada kelompok Navigation, hilangkan tanda check list pada Display Naviation Pane
f. Pada kelompok Ribbon an Toolbar Option, hilangkan tanda check list pada pilihan
Allow Full Menus dan Allow Default Shortut Menu.
g. Klik tombol OK. Jika muncul pesan klik tombol OK lagi.
h. Silakan Anda coba keluar dari program MS. Access, lalu buka kembali file MODUL-9,
dan perhatikan apa yang terjadi?
TUGAS :
Coba Anda buat submenu di menu File, antara lain membuka/mengaktifkan submenu
yang bersumber dari objek Tabel yaitu Data Siswa, Program dan Belajar serta submenu
yang bersumber dari objek Query yaitu Query Siswa.
MODUL PRAKTIKUM KE 1 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara membuat tabel (Struktur Database)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Acces
A.
1.
2.
3.
TUGAS BIASA
Klik “Blank Database” pada “Create a New Database Using”, Klik OK
Tempatkan pada folder anda. Kemudian Buat Data base dengan nama Jual-beli.
Buat Tabel seperti dibawah ini : (Klik New – Klik Design View- Klik OK)
Nama Tabel
: Tabel Barang
Struktur Data sbb :
Field Name
Kode
Nama Barang
Harga Satuan
Satuan
Field Type
Text
Text
Number
Text
Field Size
5
30
Single
10
Format
“Rp.” #,##0.00
4. Bila Telah Selesai pengisian Field, rekam tabel tersebut, dengan mengaktifkan menu File
Save TABEL BARANG, Klik OK, dan selanjutnya bila ada pertanyaan :
“Do you to create a primary key Now “, Klik No
B. TUGAS MANDIRI
1. Buatkan Tabel berikut ini dengan langkah seperti di atas.
Nama Tabel
: Tabel Pembelian
Struktur Data sbb :
Field Name
Faktur
Tgl Beli
Tgl Tempo
Nama Pembeli
Alamat
Jenis Pembayaran
Field Type
Text
Date/Time
Date/Time
Text
Text
Number
Field Size
5
30
50
Integer
Format
Medium Date
Medium Date
2. Buatkan Tabel berikut ini dengan langkah seperti di atas.
Nama Tabel
: Tabel Penjualan
Struktur Data sbb :
Field Name
Faktur
Kode
Banyaknya
Potongan
Field Type
Text
Text
Number
Number
Modul Praktikum Halaman : 1
Field Size
5
5
Single
Single
Format
Standard
Percent
3. Buatkan Tabel berikut ini dengan langkah seperti di atas.
Nama Tabel
: Tabel Pembayaran
Struktur Data sbb :
Field Name
Faktur
Kwitansi
Tgl Bayar
Jumlah Bayar
Petugas
Field Type
Text
Text
Date/Time
Number
Text
Tips :
Field Size
5
5
Single
10
Format
Medium Date
“Rp.” #,##0.00
Bila Anda Ingin Berhasil Lakukan setiap langkah
dengan benar, diiringi dengan penuh kesabaran dan
ketelitian.
Modul Praktikum Halaman : 2
MODUL PRAKTIKUM KE 2 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara memasukkan data kedalam tabel
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Acces
A. TUGAS BIASA
1. Pada “ Create a New Database Using”, Pilih Database yang akan dibuka:
Contoh : C:\Folder……..\Penjualan, Klik OK
2. Pada …Penjualan : Database, pilih tabel yang akan diisi datanya, Misal :Tabel Barang.
Kemudian Klik Open, dan isikan data-datanya.
3. Isikan Data-datanya sebanyak 10 (sepuluh) record data.
Kode
Nama Barang
Harga Satuan
Satuan
A0001
SIMM 32 MB
350,000
Keping
A0002
Kabel Data Bus
5,000
Meter
A0003
3Com Ethernet Card 550,000
Buah
…………………………………………. Teruskan sampai record ke 10.
4. Jika sudah selesai maka Simpan/Rekam Tabel Tersebut menekan icon “SAVE”, dan klik
Close.
B. TUGAS MANDIRI
1. Lakukan pengisian Tabel lain, yaitu : Tabel Pembelian, Penjualan dan Pembayaran. Dengan 5
(lima) s/d 10 (sepuluh) record.
2. Selesaikan seluruh pengisian data tersebut hingga dipastikan seluruh data sudah dimasukkan.
Tips : Dibalik kesulitan ada kemudahan, maka jangan cepat
putus asa jika menemukan kesulitan
kemudahan yang selalu menyertai.
Modul Praktikum Halaman : 3
karena
ada
MODUL PRAKTIKUM KE 3 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara menyaring (Filter) atau Mengurutkan (Sort) Data
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (REVIEW)
1. Untuk memperlancar 2 (dua) materi sebelumnya, coba anda buatkan Database (REKANAN)
dan tabel (TABEL REKANAN), dengan mengisi data-datanya sbb :
Nama
Diana Puspita
Fery Sonefil
Dina Ardelia
Dita Amanda
Dewi Kurniasih
Alamat
Jl. Kebon Sayur 11
Jl. Simpang Lima 32
Komp. Mandala
Jl. Jombang Kali 45
Jl. Kemuning 22
Kota
Serang
Bandung
Serang
Cilegon
Bandung
Telpon
(0254) 221771
(022) 2510266
(0254) 221671
(0254) 251551
(022) 7510522
Catatan : Jenis dan panjang data tentukan sendiri
B. TUGAS BIASA (Filter By Form)
Misalnya dari tabel tersebut kita ingin menampilkan rekan kita yang bertempat tinggal di kota
“Serang”
1. Klik menu Record – Filter – Filter By Form atau Klik Icon
=Filter By Form
2. Pindahkan ke Field Kota, lalu ketik Serang
3. Untuk Menampilkan hasil filter tersebut :
KLIK – Filter – Aplly Filter/Sort Atau klik Icon
4. Untuk Mengembalikan form kekondisi semula
KLIK – Filter – Remove Filter/Sort Atau klik Icon
= Aplly Filter
= Remove Filter
C. TUGAS MANDIRI (Filter By Form)
Lakukan hal yang sama seperti di atas untuk menampilkan rekan kita yang bertempat tinggal di
kota lainnya.
D. TUGAS BIASA (Filter By Selection)
Misalnya dari tabel tersebut kita ingin menampilkan NAMA REKAN kita yang mempunyai
Nama Awal dari “Di”
1. Pindahkan ke Field Nama, lalu sorot Di Nama Diana
2. Klik menu Record – Filter – Filter By Selection atau Klik Icon
3. Untuk Menampilkan hasil filter tersebut :
KLIK – Filter – Aplly Filter/Sort Atau klik Icon
4
Untuk Mengembalikan form kekondisi semula
KLIK – Filter – Remove Filter/Sort Atau klik Icon
Modul Praktikum Halaman : 4
= Aplly Filter
= Remove Filter
E. TUGAS MANDIRI (Filter By Form)
Lakukan hal yang sama seperti di atas untuk menampilkan rekan kita yang mempunyai nama
lainya.
F. TUGAS BIASA (Sort Ascending dan Descending)
Misalnya dari tabel tersebut kita ingin mengurutkan NAMA REKAN kita.
a. Mengurutkan data secara Ascending.
1. Tempatkan pada Field Nama, Klik Icon
2. Perhatikan Perubahannya.
(Sort Ascending)
b. Mengurutkan data secara Descending.
1. Tempatkan pada Field Nama, Klik Icon
2. Perhatikan Perubahannya.
(Sort Descending)
G. TUGAS MANDIRI (Ascending dan Descending)
Lakukan hal yang sama seperti di atas untuk mengurutkan Field yang lainya.
Modul Praktikum Halaman : 5
MODUL PRAKTIKUM KE 4 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Query Tanpa dan dengan Kriteria
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (REVIEW)
1. Coba anda tambahkan 3 (Tiga) field Untuk Nomor Rekanan pada Database (REKANAN) dan
tabel (TABEL REKANAN), dengan mengisi data-datanya sbb :
No Rek
Nama
JK
STATUS
Alamat
99-0001
99-0002
99-0003
99-0004
99-0005
99-0006
99-0007
99-0008
99-0009
99-0010
Diana Puspita
Fery Sonefil
Dina Ardelia
Dita Amanda
Dewi Kurniasih
P
L
P
P
P
S
M
S
S
M
Jl. Kebon Sayur 11
Jl. Simpang Lima 32
Komp. Mandala
Jl. Jombang Kali 45
Jl. Kemuning 22
Kota
Serang
Bandung
Serang
Cilegon
Bandung
Telpon
221771
2510266
221671
251551
7510522
Catatan : Tambahkan menjadi 10 Record, Jenis dan panjang data tentukan sendiri
2. Simpan kembali tabel tersebut pada folder Anda.
B. TUGAS BIASA (Membuat Query Tanpa Kriteria)
1.
2.
3.
4.
5.
Dari jendela Database Klik – Queries
Klik New – Design View – Ok
Pilih Tabel yang akan digunakan dalam Query (Tabel Rekanan)
Klik – ADD – Close
Pilih field yang akan dibuat Querynya.
- Pada Field Klik No Rekanan, Nama, Alamat, Kota
NoRekanan
Nama
Alamat
Kota
Klik kemudian
pilih fieldnya
NoRekanan
6. Kemudian jalankan Query
- Klik menu – Query – Run (Perhatikan hasil Querynya)
7. Untuk kembali ke Desain Query
- Klik Menu View – Design View
8. Simpan Query tersebut dengan nama QREKANAN pada Folder anda.
C. TUGAS BIASA (Membuat Query Dengan Kriteria)
1. Dari jendela Database Klik – Queries
Modul Praktikum Halaman : 6
2.
3.
4.
5.
Klik New – Design View – Ok
Pilih Tabel yang akan digunakan dalam Query (Tabel Rekanan)
Klik – ADD – Close
Pilih field yang akan dibuat Querynya.
- Pada Field Klik No Rekanan, Nama, Alamat, Kota
NoRekanan
Nama
Alamat
Kota
Klik kemudian
pilih fieldnya
Ketik >99-0005
pada Criteria
6. Ketik >99-0005 pada Creteria
7. Kemudian jalankan Query
- Klik menu – Query – Run (Perhatikan hasil Querynya)
8. Untuk kembali ke Desain Query
- Klik Menu View – Design View
9. Simpan Query tersebut dengan nama QREKANAN NOREK pada Folder anda.
D.
1.
2.
3.
TUGAS MANDIRI (Membuat Query Dengan Kriteria)
Buat Query berdasarkan kriteria Kota = ‘Serang’, Simpan dengan nama QREK KOTA
Buat Query berdasarkan kriteria JK= ‘L’, Simpan dengan nama QREK JK
Buat Query berdasarkan kriteria Status = ‘M’, Simpan dengan nama QREK STATUS
Modul Praktikum Halaman : 7
MODUL PRAKTIKUM KE 5 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Tabel Relasional (Relational Table)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (REVIEW)
1. Coba anda buat Database (RELASI) dan 2 (dua) tabel (TABEL KARYAWAN & TABEL
GOLONGAN), dengan mengisi data-datanya sbb :
a. Tabel Karyawan :
b. Tabel Golongan :
Catatan : Jenis dan panjang data sesuaikan dengan kebutuhan
(Khusus untuk NIP = 4, Gol = 2, Gapok s/d TJ Anak = Currency
B.
1.
2.
3.
4.
TUGAS BIASA (Relationship)
Klik Menu bar Tool – Relationship atau Klik Toolbar
Pilih/sorot “Tabel Karyawan dan Tabel Golongan”
Kemudian Klik ADD dan Close
Menghubungkan kedua tabel (KARYAWAN dan GOLONGAN)
- Drag Field GOL dari tabel Karyawan ke arah Field GOLONGAN, kemudian tampil
kotak dialog sbb :
5. Simpan kembali relasi tersebut ke dalam Database Relasi pada folder anda.
Modul Praktikum Halaman : 8
C. TUGAS MANDIRI
1. Coba anda buat Database (PASIEN) dan 2 (dua) tabel (TABEL PASIEN & TABEL
RUANGAN), dengan mengisi data-datanya (minimal 5 Record) sbb :
a. Tabel Pasien terdiri dari : Nomor Pasien, Alamat, Usia, Kode Ruangan
( Contoh Nomor Pasien : P0001)
b. Tabel Ruangan terdiri dari : Kode Ruangan, Kelas, Tarif, Petugas.
( Contoh Kode Ruangan : R-01)
2. Buat relasi dari ke 2 (dua) Tabel tersebut, yang dihubungkan dengan Kode Ruangan.
Modul Praktikum Halaman : 9
MODUL PRAKTIKUM KE 6 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Form (Formulir)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (Membuat Form dengan 1=satu Tabel)
1.
Coba anda buka Database (RELASI) yang terdiri 2 (dua) tabel (TABEL KARYAWAN &
TABEL GOLONGAN).
2. Langkah membuat form:
a. Pada Object pilih : Froms, kemudian New
b. Pada Kotak Dialog Pilih Tabel Karyawan.
c. Klik Dessign View – OK
d. Perhatikan Tampilan Form Design seperti berikut.
3.
Menyatukan Filed Data dengan Form Design
a. Pada Jendela Field List, drag field-field yang akan ditampilkan pada Form Design, mulai
dari : - NIP s/d Telpon (Arahkan ke Detail)
Modul Praktikum Halaman : 10
4.
Membuat judul dengan menggunakan Label
a. Klik Tool Box Label atau Icon
Drag arahkan ke Header
b. Ketik “FORM PENGISIAN DATA KARYAWAN”. Atur Size dan Fontnya.
c. Simpan Formulir tersebut dengan Nama :FKARYAWAN pada folder Anda.
d. Klik Close – Untuk keluar dari Design Form
5.
Menampilkan hasil
a. Pada Object Form : Double Klik FKARYAWAN (Klik – Open)
C. TUGAS MANDIRI
1. Coba anda buat “Formulir Pengisian Data Pasien” dari Tabel Pasien pada Database PASIEN
2. Coba anda buat “Formulir Pengisian Data Rekanan” dari Tabel Rekanan pada Database
REKANAN.
Modul Praktikum Halaman : 11
MODUL PRAKTIKUM KE 7 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Form (Combo Box & Option Button)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (Membuat Form dengan Fasilitas Combo Box)
(Buat database RENTAL.Mdb)
1. Aktifkan Object FORM (Untuk membuat Formulir)
2. Klik New – Design View – Klik OK (Tanpa membuka Tabel)
3. Pada Toolbox matikan Control Wizard
4.
Klik icon COMBO BOX
pada Toolbox
5.
Tampilkan Combo box pada Detail FORM, sehingga tampil seperti berikut ini.
6.
7.
Tempatkan pada Combo2, Klik Kanan – Properties kemudian tampil kotak dialog label.
Pada Kotak dialog (ALL) Rubah Name dan Caption berikut ini.
- Name : DIDIK
- Caption : PENDIDIKAN
Klik – Close (Atur Teks PENDIDIKAN sehingga menjadi pas)
8. Tempatkan pada Unbound, Klik Kanan – Properties kemudian tampil kembali kotak dialog
label. Rubah kembali Name, Row source type dan Row source.
- Name : DDK
- Row source type
: pilih VALUE LIST
- Row spurce
: Ketik : “TK”;”SD”;”SMP”;”SMA”;”Perguruan Tinggi”
- Klik – Close
- Jalankan Form tersebut (View – Form View), Simpan dengan Nama COMBO
B. TUGAS BIASA (Membuat Form dengan Fasilitas Option Group=Option Button)
1. Aktifkan Object FORM (Untuk membuat Formulir)
2. Klik New – Design View – Klik OK (Tanpa membuka Tabel)
3. Pada Toolbox matikan Control Wizard
4.
Klik icon Option Group =
pada Toolbox
5.
Tampilkan Combo box pada Detail FORM, sehingga tampil seperti berikut ini.
6.
7.
Tempatkan pada Frame0, Klik Kanan – Properties kemudian tampil kotak dialog label.
Pada Kotak dialog (ALL) Rubah Name dan Caption berikut ini.
- Name : Jenkel
- Caption : JENIS KELAMIN
Klik – Close (Atur Teks JENIS KELAMIN sehingga menjadi pas)
8. Aktifkan Option Button dan tempatkan di Detail Form, sehingga akan tampil tampilan sbb:
Rubah :
Name : lk-lk
Option Value : 1
Modul Praktikum Halaman : 12
Rubah :
Name : Wnt
Option Value : 2
-
Rubah Option 2
- Name
: JKL
- Caption
: LAKI-LAKI
- Rubah Option 4
- Name
: JKW
- Caption
: WANITA
- Klik – Close
- Jalankan Form tersebut (View – Form View), Simpan dengan nama OPTION
C. TUGAS MANDIRI
1. Buat database RENTAL.mdb, Tabel Rental dengan struktur sbb :
2. Buat Form dibawah ini dan disimpan dengan nama Frental Mobil
Catatan : Isikan Data-data rental pada Form tersebut minimal 5 Record.
Modul Praktikum Halaman : 13
MODUL PRAKTIKUM KE 8 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Form (List Box & Check Box)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (Membuat Form dengan Fasilitas List Box)
(Buka database RENTAL.Mdb)
1. Aktifkan Object FORM (Untuk membuat Formulir)
2. Klik New – Design View – Klik OK (Tanpa membuka Tabel)
3. Pada Toolbox matikan Control Wizard
4.
Klik icon LIST BOX
pada Toolbox
5.
Tampilkan Combo box pada Detail FORM, sehingga tampil seperti berikut ini.
6.
7.
Tempatkan pada List0, Klik Kanan – Properties kemudian tampil kotak dialog label.
Pada Kotak dialog (ALL) Rubah Name dan Caption berikut ini.
- Name : BUAH
- Caption : BUAH-BUAHAN
Klik – Close (Atur Teks BUAH-BUAHAN sehingga menjadi pas)
8. Tempatkan pada Unbound, Klik Kanan – Properties kemudian tampil kembali kotak dialog
label. Rubah kembali Name, Row source type dan Row source.
- Name : BH
- Row source type
: pilih VALUE LIST
- Row spurce
: Ketik : “MANGGA”;”PEPAYA”;”MELON”;”JERUK”;”APEL”
- Klik – Close
- Jalankan Form tersebut (View – Form View), Simpan dengan Nama LIST
B. TUGAS BIASA (Membuat Form dengan Fasilitas Option Group=CHECK BOX)
1. Aktifkan Object FORM (Untuk membuat Formulir)
2. Klik New – Design View – Klik OK (Tanpa membuka Tabel)
3. Pada Toolbox matikan Control Wizard
4.
Klik icon Option Group =
pada Toolbox
5.
Tampilkan Option Group pada Detail FORM, sehingga tampil seperti berikut ini.
6.
7.
Tempatkan pada Frame0, Klik Kanan – Properties kemudian tampil kotak dialog label.
Pada Kotak dialog (ALL) Rubah Name dan Caption berikut ini.
- Name : Bayar
- Caption : Pembayaran
Klik – Close (Atur Teks Pembayaran sehingga menjadi pas)
8. Aktifkan Check Box dan tempatkan di Detail Form, sehingga akan tampil tampilan sbb:
Rubah :
Name : Cek-1
Option Value : 1
Modul Praktikum Halaman : 14
Rubah :
Name : Cek-2
Option Value : 2
Rubah :
Name : Cek-3
Option Value : 3
-
-
-
-
Rubah Check 2
- Name
: Angsur-1
- Caption
: ANGSURAN I
Rubah Check 4
- Name
: Angsur-2
- Caption
: ANGSURAN II
Rubah Check 6
- Name
: Angsur-3
- Caption
: ANGSURAN III
Klik – Close
Jalankan Form tersebut (View – Form View), Simpan dengan nama CHECK
C. TUGAS MANDIRI
1. Buka database RENTAL.mdb, Tabel Rental dengan struktur sbb :
2. Buat Form dibawah ini dan disimpan dengan nama FRental Mobil Baru
Catatan : - Isikan Data-data rental pada Form tersebut minimal 5 Record Lagi
- Coba Anda Cek Tabel Rental apakah Data yang di Entri sudah masuk ke
dalam Tabel/Tidak.
Modul Praktikum Halaman : 15
MODUL PRAKTIKUM KE 9 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami lebih datail cara Membuat Form (List Box, Check Box, Combo Box)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. REVIEW MATERI
1. Coba buat Database (HOTEL) dan TABEL HOTEL, dengan mengisi Field-fielsnya sbb :
Tabel HOTEL :
2. Setelah Tabel selesai dibuat, coba buat Form berikut ini dengan menggunakan fasilitas :
- List Box, Check Box, Combo Box.
PILIHAN :
“VIP,SINGLE,
DOUBLE, FAMILIY”
PILIHAN :
“AC/TV/TELPON”
“AC/TV”
“FAN/TV”
3. Simpan Form tersebut dengan nama Form Hotel di Folder Anda
Catatan : - Isikan Data-data rental pada Form tersebut minimal 5 Record
- Coba Anda Cek Tabel Rental apakah Data yang di Entri sudah masuk ke
dalam Tabel/Tidak.
Modul Praktikum Halaman : 16
MODUL PRAKTIKUM KE 10 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Form (Perhitungan & Subform)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (Perhitungan/Rumus)
1. Coba buka Database (HOTEL) dan aktifkan Form HOTEL, kemudian lakukan modifikasi pada
formulir tsb dengan tampilan Design Form Hotel sbb :
2.
3.
4.
5.
Rubah Text28 menjadi “Total Bayar”
Rubah Unbound menjadi rumus “=[Tarif]*[Lama Nginap]
Simpan Form tersebut dengan nama Form Hotel Total Biaya di Folder Anda
Jalankan Formulir tsb kemudian perhatikan perubahannya, terutama pada TOTAL BAYAR.
B. TUGAS BIASA (SubForm)
1. Aktifkan Form HOTEL, kemudian lakukan modifikasi pada formulir tsb dengan
menambahkan Subform pada bagian Form Footer sehingga tampilannya sbb :
2.
3.
4.
5.
Hapus Child33
Rubah Unbound, menjadi “Tabel.Tabel Hotel” pada Source Object (Gunaka Properties)
Simpan Form tersebut dengan nama Form Hotel Total Subform di Folder Anda
Jalankan Formulir tsb kemudian perhatikan perubahannya, terutama pada SUBFORM.
C. TUGAS MANDIRI
1. Buka database RENTAL.MDB, Tabel Rental lakukan modifikasi seperti pada tugas biasa di
atas.
2. Simpan Form tsb dengan nama FORM RENTAL Total Bayar dan SubForm
Modul Praktikum Halaman : 17
MODUL PRAKTIKUM KE 11 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami cara Membuat Report
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA (Report)
1. Coba buka Database (HOTEL)
2. Pada Object Klik REPORT - NEWS
3. Pada New Report – Klik Tabel Hotel - Ok
4. Pindahkan sebagian field dari tabel ke Report (mulai dari No Kamar s/d Fasilitas), sehingga
akan tampil report sbb :
5. Simpan Form tersebut dengan nama Report Hotel di Folder Anda
6. Jalankan Report Sehingga tampil sbb :
B. TUGAS MANDIRI
1. Buka database RENTAL.MDB, Tabel Rental, buat report seperti pada tugas biasa di atas.
2. Simpan Report tsb dengan nama Report RENTAL pada folder anda.
Modul Praktikum Halaman : 18
MODUL PRAKTIKUM KE 12 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami Cara Membuat Form dengan Command Button)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS BIASA
1. Coba buka Database (HOTEL), aktifkan Form Hotel pada Design Form
2. Pastikan Control Wizard dalam keadaan tampil.
3. Klik – Command Button pada Toolbox, Drag Command Button pada lembar kerja.
4. Pada Categories, pilih : Record Operation.
5. Pada Actions, pilih : Add New Record, Klik Next,
6. Klik TEXT, ketik Tambah Data, Klik Next, ketik CmdTambah, Klik Finish
7. Simpan Form tersebut dengan nama FORM Hotel COMMAND BUTTON di Folder Anda
8. Jalankan Report Sehingga tampil sbb :
B. TUGAS MANDIRI
1. Lakukan hal yang sama untuk membuat tombol SAVE, DELETE, KELUAR.
Tombol
Categories
Actions
Text
Name
Simpan Data Record Operation SaveResord
Simpan Data CmdSimpan
Hapus Data
Record Operation Delete Record
Hapus Data
CmdHapus
Keluar
Form Operation
Exit
Keluar
CmdKeluar
2. Buka database RENTAL.MDB, Tabel Rental, buat COMMAND BUTTON seperti pada tugas
biasa di atas.
3. Simpan Form tsb dengan nama FORM RENTAL COMMAND BUTTON pada folder anda.
Modul Praktikum Halaman : 19
MODUL PRAKTIKUM KE 13 (MS-ACCESS)
Tujuan : Memahami Cara Membuat Form dengan Command Button)
Langkah :
Aktifkan Microsoft Access, sbb :
- Klik Start – Program – Microsoft Access
A. TUGAS MANDIRI
Bagian Pelayanan Kantor SAMSAT Kabupaten Serang meminta anda untuk
dibuatkan program dengan MS-ACCSSES, karena mereka tahu bahwa anda
adalah Mahasiswa STMIK-AMIK Serang. Hal ini tentunya menjadi tatangan
sekaligus peluang bagi anda untuk mencoba kemampuan anda selama ini.
Adapun tugas anda adalah :Membuat Database (TABEL), Form dan Report
dari data STNK berikut ini :
Modul Praktikum Halaman : 20
Download