Uploaded by User86590

07 AHP in FM

advertisement
Analytic Hierarchy Process
(AHP)
pada
Facilities Management
Pendahuluan
• Sebuah metode untuk multiple-criteria
decision-making.
• Kualitatif dan kuantitatif.
• Jenis keputusan: pemilihan alternatif,
penyusunan prioritas.
• FM: penentuan kriteria dan alternatif (desain,
konstruksi, pengoperasian, pemeliharaan).
Multi-criteria Decision-Making
Performance, Value
Criterion 1
Alternative A
Criterion 2
Alternative B
…
Criterion k
Alternative …
Contoh 07.1
Prequalification
of contractors
aims at the
elimination of
incompetent
contractors from
the bidding
process.
Contractor A
Experience
Contractor C
Contractor D
Contractor E
5 years experience 7 years experience
8 years experience 10 years experience
15 years experience
Two similar projects One similar project
No similar project
Two similar projects
No similar project
Special procurement 1 international
experience
project
Financial
stability
$7 M assets
$10 M assets
$14 M assets
$11 M assets
$6 M assets
High growth rate
$5.5 M liabilities
Part of a group of
companies
$6 M liabilities
$4 M liabilities
Good relation with
banks
$1.5 M liabilities
No liability
It is the choice of
the decision
maker to
eliminate
contractor E
from the AHP
evalution since it
is not “feasible”
at all !!
Contractor B
Quality
Good organization Average organization Good organization Good organization
performance
C.M. personnel
C.M. personnel
Good reputation
Two delayed projects Government award Many certificates
Many certi®cates
Safety program
Safety program
Manpower
resources
C.M. team
Good reputation
Good reputation
Bad organization
Unethical techniques
One project
terminated
Cost raised in some
projects
Average quality
90 labourers
40 labourers
QA/QC program
150 labourers
100 labourers
120 labourers
10 special skilled
labourers
200 by subcontract
Good skilled labors 130 by subcontract
Availability in peaks
25 special skilled
labourers
260 by subcontract
Contoh 07.1 (lanj.)
Contractor A
Equipment
resources
Contractor B
Contractor C
4 mixer machines 6 mixer machines 1 batching plant
Contractor D
4 mixer
machines
1 excavator
1 excavator
2 concrete
1 excavator
transferring trucks
15 others
1 bulldozer
2 mixer machines 9 others
20 others
1 excavator
15,000 sf steel
formwork
1 bulldozer
Current works 1 big project
ending
load
2 projects in mid (1
medium +1 small)
16 others
17,000 sf steel
formwork
2 projects ending 1 medium project
(1 big+ 1 medium) started
2 big projects
ending
2 projects ending 1 medium
(1 big + 1 medium) project in mid
Contractor E
2 mixer machines
10 others
2000 sf steel
formwork
6000 sf wooden
formwork
2 small projects
started
3 projects ending
(2 small + 1
medium)
Contoh 07.1 (lanj.)
Selecting the most
suitable contractor
Experience
Contractor
A
Financial
Stability
Quality
Performence
Contractor
B
Manpower
Resources
Contractor
C
Equipment
Resources
Contractor
D
Current
workload
Contractor
E
Prinsip
• Penetapan kriteria dan alternatif.
• Pembobotan kriteria.
• Penerapan hasil pembobotan terhadap
alternatif-alternatif yang ada.
• Survei pendapat ahli, kalangan professional:
sampel tidak perlu besar.
Langkah-langkah
1. Perbandingan berpasangan dari kriteriakriteria A, B, C, …
2. Pembobotan kriteria.
3. Pemilihan alternatif.
1: Perbandingan Berpasangan
• Pilih bagaimana kriteria 1 dibandingkan terhadap
kriteria 2:
•
•
•
•
•
… 1 dibandingkan terhadap 3:
… 1 dibandingkan terhadap 4:
…
… 2 dibandingkan terhadap 3:
…
1: Perbandingan Berpasangan (lanj.)
2: Pembobotan Kriteria
• Susun matriks perbandingan berpasangan.
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Untuk i < j, nilai wij adalah rata-rata respons
yang bersangkutan.
• Untuk i = j, nilai wij = 1.
• Untuk i > j, nilai wij = 1/wji.
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Hitung Sj = w1j + w2j + …
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Bagi kolom ke-j dengan Sj.
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Hitung Xi sebagai jumlah elemen-elemen di
baris ke-i.
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Untuk setiap baris ke-i, hitung performance
score (PS).
𝑋𝑖
𝑌𝑖 = 𝑘
𝑖=1 𝑋𝑖
(k adalah jumlah kriteria)
• Kalikan setiap kolom ke-j di matriks
perbandingan berpasangan semula dengan Yj.
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Hitung Zi sebagai jumlah elemen-elemen di
baris ke-i.
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Hitung priority vector:
𝑍1 𝑌1
𝑍2 𝑌2
⋮
𝑍𝑘 𝑌𝑘
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Hitung maximum eigen value
𝑘
𝑖=1 𝑍𝑖 𝑌𝑖
𝜆max =
𝑘
• Pilih reliability index (RI) untuk k yang sesuai:
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Hitung consistency index (CI) untuk k yang
sesuai:
𝜆max − 𝑘
𝐶𝐼 =
𝑘−1
• Hitung consistency ratio (CR):
𝐶𝐼
𝐶𝑅 =
𝑅𝐼
2: Pembobotan Kriteria (lanj.)
• Terima hasil pembobotan berupa priority vector
jika CR < 0,1.
• Jika terdapat sub-kriteria di dalam suatu
kriteria, ulangi pembobotan di dalam kriteria
yang bersangkutan untuk menentukan priority
vector dari sub-kriteria.
Contoh 07.2
3: Pemilihan Alternatif
• Sekarang nilai atau tingkat setiap kriteria di
dalam setiap alternatif dikalikan dengan
elemen yang bersesuaian di dalam priority
vector.
• Untuk alternatif A:
𝑘
𝑖=1
𝑍𝑖
𝑇𝑖 𝐴
𝑌𝑖
3: Pemilihan Alternatif
• Sekarang nilai atau tingkat setiap kriteria di
dalam setiap alternatif dikalikan dengan
elemen yang bersesuaian di dalam priority
vector.
• Untuk alternatif A:
𝑘
skor 𝐴 =
𝑖=1
𝑍𝑖
𝑇𝑖 𝐴
𝑌𝑖
3: Pemilihan Alternatif (lanj.)
• 𝑇𝑖 𝐴 adalah nilai atau tingkat dari kriteria kei untuk alternatif A.
• Nilai atau tingkat ini bias berupa hasil
pengukuran suatu besaran fisik  numerik,
atau pengukuran dengan suatu skala kategoris
 kategoris.
3: Pemilihan Alternatif (lanj.)
Pengukuran dengan skala kategoris bisa dilakukan
dengan
• Perbandingan berpasangan di dalam setiap kriteria:
alternatif A, B, C, dst. dibandingkan secara
berpasangan untuk setiap kriteria  periksa
konsistensi…
• Pemeringkatan alternatif di dalam setiap kriteria
(rating)  periksa inter-rater consistency…
• Penilaian tanpa perbandingan berpasangan atau
pemeringkatan  periksa validitas, konsistensi
internal…
Contoh 07.3
Contoh 07.3 (lanj.)

=
Download