KOMPAS HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 28 JUNI 1965 ¢ Pendiri: P.K. OJONG (1920-1980) JAKOB OETAMA (1931-2020) 16 Halaman/22 Halaman E-paper Nomor 087 Tahun Ke-56 E-mail [email protected] Redaksi (021) 5347710 Iklan (021) 80626688-99 Layanan Pelanggan (021) 25676000 (WA) 0812 900 50800 Harga Langganan Rp 98.000,00 + Ongkos Kirim Harga Eceran Rp 4.500,00 A M A NAT H AT I N U R A N I R A KYAT Pemilu Sela Pemulihan Ekonomi UMNO mendesak pemilu sela sebagai jalan keluar dinamika politik di Malaysia. Marquez Tatap Portimao Pemulihan ekonomi tidak akan terjadi jika pandemi Covid-19 tidak teratasi. INTERNASIONAL/HLM 4 Penantian Marc Marquez untuk kembali membalap menunjukkan titik terang. OPINI/HLM 6 OLAHRAGA/HLM 14 AP PHOTO J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 PENEGAKAN HUKUM Jaksa Agung Tepis Isu Pinangki dan Joko Tjandra JAKARTA, KOMPAS — Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menampik keterkaitan dirinya dengan proposal rencana aksi yang disusun jaksa Pinangki Sirna Malasari agar Joko S Tjandra memperoleh fatwa bebas dari Mahkamah Agung. Ia juga membantah kabar bahwa dirinya pernah melakukan panggilan video dengan Joko ketika masih buron. Meski demikian, majelis hakim yang menyidangkan perkara Pinangki diharapkan tetap mendalami kedua isu tersebut dalam persidangan guna menjawab pertanyaan publik. Bantahan Burhanuddin itu disampaikan dalam rapat kerja jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Komisi III DPR yang dilaksanakan secara daring, Kamis (24/9/2020). Bantahan itu dikemukakan setelah sejumlah anggota Komisi III DPR memberikan ruang klik.kompas.id/kejaksaanagung kepada Burhanuddin untuk menjelaskan isu yang beredar di publik, baik terkait rencana aksi yang disusun Pinangki maupun kabar lain yang menyebutkan dia terlibat dalam upaya melepaskan Joko dari jerat hukum. Joko merupakan terpidana kasus pengalihan hak tagih utang (cessie) Bank Bali tahun 2009. Ia divonis 2 tahun penjara oleh MA. Namun, setelah vonis dijatuhkan, ia kabur. Joko baru ditangkap pada akhir Juli lalu oleh Badan Reserse Kriminal Polri. ”Apakah saya ada video call (panggilan video) dengan Joko Tjandra? Kami sama sekali tidak kenal Joko. Saya tidak pernah komunikasi dengan dia dan tak pernah memerintahkan Pinangki menangani Joko Tjandra,” tutur Burhanuddin. Burhanuddin menyatakan, pihaknya menangani perkara www.kompas.id @hariankompas @hariankompas @hariankompas Kematian akibat Covid-19 Tembus 10.000 Jiwa Kematian karena Covid-19 di Indonesia menembus angka 10.000 orang, Pembatasan sosial seperti yang dilakukan di DKI Jakarta cukup efektif menekan laju penularan penyakit itu. (Bersambung ke hlm 15 kol 6-7) RESESI Daya Tahan Ekonomi Terus Dijaga JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah langkah yang dilakukan, seperti gerakan dari badan usaha milik negara, stimulus bagi dunia usaha, dan program-program jaring pengaman sosial, diyakini mampu menahan Indonesia agar tidak jatuh semakin dalam ke jurang resesi. Upaya ini turut ditopang dengan program restrukturisasi dan penyaluran kredit modal kerja. Pemerintah kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 menjadi di kisaran minus 1 persen hingga minus 2,9 persen. Oleh karena itu, Indonesia dipastikan masuk ke jurang resesi karena pertumbuhan ekonomi ada di zona negatif selama dua triwulan berturut-turut. Pada triwulan II-2020, perekonomian tumbuh minus 5,32 persen. Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Febriyanto, Kamis (24/9/2020), mengatakan, BUMN Kluster Pangan telah bermitra dengan 2.500 warung pangan dan menghubungkannya dengan pasar melalui aplikasi daring mitra warung pangan. BUMN Kluster Pangan yang diketuai PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) ini berperan sebagai penampung produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan untuk didistribusikan kepada mitra warung pangan. Masyarakat yang mengunduh aplikasi mitra warung pangan dapat belanja secara daring ke warung pangan. ”Hingga akhir 2020, BUMN Kluster Pangan menargetkan 15.000 UMKM tergabung dalam konsep mitra warung pangan,” katanya. BUMN Kluster Pangan terdiri atas delapan BUMN, yaitu RNI, PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT (Bersambung ke hlm 15 kol 4-7) #lindungidiridansekitar Cegah Penularan Covid-19 2 METER PAKAI MASKER CUCI TANGAN JAGA JARAK #KawandalamPerubahan INDEKS KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Warga pelanggar protokol kesehatan mengantre untuk membayar denda saat sidang tindak pidana ringan di GOR Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/9/2020). Sebanyak 706 pelanggar protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker atau memakai masker dengan tidak semestinya, didenda Rp 150.000. JAKARTA, KOMPAS — Kurang dari tujuh bulan sejak kasus Covid-19 diumumkan ada di Tanah Air pada 2 Maret, kematian akibat paparan virus SARS-CoV-2 itu mencapai 10.105 kasus. Dengan penduduk Indonesia hampir 270 juta jiwa, setiap 1 juta penduduk di Tanah Air, ada 37 kematian akibat Covid-19. Menurut data Worldometers, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia untuk tiap 1 juta penduduk tersebut berada di peringkat ke-103. Posisi pertama adalah San Marino. Di negara berpenduduk sekitar 34.200 jiwa ini, angka kematian mencapai 1.237 orang untuk tiap 1 juta penduduk. Jumlah kematian karena Covid-19 di Indonesia ini diumumkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis (24/9/2020). ”Kumulatif jumlah kasus meninggal 10.105 atau 3,9 persen di mana angka rata-rata kematian dunia 3,05 persen,” kata Wiku dari Kantor Presiden, Jakarta. Jika angka kematian akibat Covid-19 di Tanah Air lebih tinggi daripada rata-rata dunia, angka kesembuhan di bawah rata-rata dunia. Data Satgas Penanganan Covid-19, kemarin, angka kesembuhan bertambah 3.895 sehingga total kesembuhan 191.853 atau 73,2 persen. Ini >> BACA JUGA: Angka Kematian Warga khawatir angka kematian karena Covid-19 tak terbendung. KOMPAS.ID klik.kompas.id/angkakematian BACA JUGA HLM 7, 11, DAN 12 di bawah angka kesembuhan global sebesar 73,77 persen. Penambahan kasus harian tinggi dan rasio positif yang meningkat menunjukkan tingkat penularan Covid-19 makin mengkhawatirkan. Penambahan kasus harian di Indonesia, kemarin, kembali memecahkan rekor tertinggi dengan 4.634 kasus Covid-19 sehingga total ada 262.022 kasus positif dengan kasus aktif 60.064 kasus. Penambahan kasus ini didapatkan dengan memeriksa 34.786 orang sehingga rasio positif 13,3 persen, sedangkan rata-rata rasio positif sepekan terakhir 16,1 persen. Itu lebih tinggi dibandingkan dengan rasio positif pada pertengahan September (14,8 persen) dan pada akhir Agustus (13,4 persen). Penambahan kasus harian terbanyak, kemarin, terjadi di DKI Jakarta (1.044 kasus), disusul Jawa Barat (804 kasus), Jawa Tengah (434 kasus), dan Jawa Timur (343 kasus). Penambahan korban jiwa terbanyak di Jatim (27 orang), Jawa Tengah (25 orang), Jakarta (20 orang), lalu Jabar (12 orang). ”Tingginya data kematian tidak akan terhindarkan kalau yang masuk rumah sakit terus bertambah. Untuk Jakarta, saat ini yang masuk ke ICU (unit perawatan intensif) harus antre sehingga risiko terlambat ditangani dan meninggal meningkat,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam. Dokter spesialis paru di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo, Jakarta, Eva Sri Diana mengatakan, rata-rata rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya penuh. Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, keterisian tempat tidur di ruang isolasi 81 persen dan ruang ICU 74 persen. Menurut Ari, rumah sakit merupakan hilir penanganan Covid-19. Meski protokol penanganan pasien membaik dan kapasitas rumah sakit bertambah, jika penularan meningkat, banyak korban tak tertangani. ”Kita harus lebih fokus di sektor hulu karena kian banyak tenaga kesehatan jadi korban,” katanya. Laporan dari para dokter di (Bersambung ke hlm 15 kol 4-5) Angka Kematian akibat Covid-19 Data 24 September 2020, pukul 19.15 Total kematian (jiwa) Total kematian per 1 juta penduduk 1. AS 206.608 2. Brasil 139.065 3. India 623 7.141.319 653 4.627.780 5.737.197 66 91.204 4. Meksiko Kasus positif (jiwa) 74.949 580 710.049 5. Inggris 41.862 616 409.729 6. Italia 35.758 592 302.537 7. Peru 31.870 8. Perancis 31.459 9. Spanyol 31.034 10. Iran .. .... 964 482 664 25.015 297 782.695 481.141 693.556 436.319 ... ... ... 17. Indonesia 10.105 37 262.022 Perhitungan Angka Kematian Covid-19 Kemenkes RI WHO • Pasien meninggal karena positif Covid-19. • Pasien meninggal karena penyakit penyerta terkonfirmasi positif Covid-19. • Pasien meninggal karena penyakit penyerta yang terindikasi Covid-19. 9000 Sumber: Worldometers, WHO, dan Kemenkes RI; Diolah Litbang Kompas/XNA Surveilans ila kematian dari d kasus konfirmas rm i atau terindikas dik i Covid-19 yang ya meningga ngg l dunia. dun INFOGRAFIK: ANDRI HARI TANI NASIONAL Perempuan Petani Berjibaku, Mencoba Solutif di Ladang Gambut Sanksi Ringan untuk Firli Sanksi ringan yang dijatuhkan kepada Ketua KPK Firli Bahuri dalam perkara penggunaan helikopter untuk perjalanan pribadi dinilai belum cukup. Sanksi ringan itu dapat menjadi preseden. UMUM/HLM 15 Persaingan AS-China E-PAPER/HLM E klik.kompas.id/pembangunan-kota Lingkungan Pengaruhi Ekonomi Covid-19 menunjukkan keterkaitan kota, manusia, dan alam di pembangunan perkotaan. KOMPAS.ID READ EDITORS' CHOICE IN ENGLISH kompas.id Mengolah gambut tanpa membakar bukanlah perkara mudah bagi petani di Kalimantan Tengah. Enggan menyerah pada keadaan, para perempuan petani di pedalaman Kalteng berinovasi hadirkan solusi. Dionisius Reynaldo Triwibowo R abu (23/9/2020) siang, di teras salah satu rumah kayu di Desa Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, Sri Maryati (44) dan Jiyarti (36) sibuk menggoreng adonan buah naga. Adonan dibuat dari tepung terigu, tapioka, dan beragam bumbu, yang kemudian dicampur dengan buah naga yang sudah diblender. Buah naga itu diambil dari buah-buah kualitas dua yang jika dijual har- ganya turun. ”Sudah dua tahun belakangan ini kami bikin stik buah naga, habisnya kebun suami kami, tuh, semua kena hama penyakit,” kata Jiyarti. Desa Kandan memang terkenal sebagai penghasil buah naga. Setidaknya ada 53 hektar (ha) lahan di desa itu yang semuanya ditanami buah naga. Sisanya, sekitar 20 ha, ditanami beragam komoditas seperti karet dan padi ladang. Desa Kandan dihuni 625 keluarga, 350 di antaranya warga transmigran. Sebagian besar warga memanfaatkan kebun hingga pekarangannya untuk menanam buah naga. Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi pada awal 2019 melakukan panen buah naga karena hasilnya yang melimpah. Namun, seusai panen itu, hama semakin merajalela. Awalnya, di lahan seluas 1 ha atau sama dengan ukuran lapangan sepak bola itu bisa menghasilkan 3-4 ton buah naga. Kini, bisa mendapatkan 100 kilogram (kg) per hektar saja sudah beruntung. Lahan milik suami Sri Mar- yati pada tahun ini malah tak menghasilkan apa-apa. ”Kalaupun ada, kualitas buahnya buruk dan harganya murah banget,” kata Sri. Harga buah naga kualitas terbaik Rp 25.000 per kg, sedangkan kualitas nomor dua Rp 10.000 per kg. Seusai diserang hama yang membuat daun hingga kulit buah berbintik seperti cacar, harganya anjlok menjadi Rp 5.000 per kg. Jatuhnya harga buah naga ini disiasati Kelompok Wanita (Bersambung ke hlm 15 kol 1-3) ¢ 2 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Politik&Hukum PILKADA 2020 Ubah Kampanye Tradisional ke Virtual JAKARTA, KOMPAS — Aturan kampanye di Pemilihan Kepala Daerah 2020 dalam bentuk rapat umum, pentas seni, hingga konser musik telah dihapus demi mencegah terjadinya kerumunan massa dan penyebaran Covid-19. Dengan keterbatasan ruang gerak tersebut, para calon kepala daerah dituntut kreatif dan mengintensifkan kampanye virtual. Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah telah menetapkan pasangan calon kepala daerah pada 23 September, kemudian diikuti dengan pengundian nomor urut pasangan calon kepala daerah pada Kamis (24/9/2020). Setelah itu, tahapan kampanye berlangsung pada 26 September hingga 5 Desember 2020. Sejalan dengan tahapan-tahapan tersebut, Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Covid-19 resmi diundangkan pada Rabu (23/9). PKPU ini merupakan perubahan kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020. Di dalam Pasal 88C Ayat (1) PKPU No 13/2020 disebutkan, setidaknya terdapat enam jenis kegiatan kampanye yang dilarang dalam Pilkada 2020. Kegiatan tersebut, mulai dari pentas seni, panen raya, konser musik, jalan santai, perlombaan, bazar, donor darah, hingga peringatan hari ulang tahun partai politik. Bahkan, PKPU ini juga melarang kampanye akbar atau rapat umum. Sanksi atas pelanggaran ini diatur dalam Pasal 88C Ayat (1) berupa peringatan tertulis dari Bawaslu provinsi/kabupaten/kota. Apabila tidak diindahkan, Bawaslu bisa menghentikan dan membubarkan kegiatan. Sanksi serupa juga diberlakukan bagi pasangan calon, partai, tim kampanye, atau pihak lain jika melanggar protokol kesehatan. Di sisi lain, dalam Pasal 63 PKPU No 13/2020 dijelaskan, bentuk kampanye lain yang tidak melanggar ketentuan undang-undang agar dilakukan melalui media sosial atau media daring. Transformasi kampanye Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) Alwan Ola Riantoby, dalam forum diskusi ”Kampanye Tanpa Gemuruh Massa: Menakar Peluang dan Tantangan Kampanye di Era Pandemi”, mengatakan, di tengah metode kampanye yang kian terbatas, calon harus kreatif dalam memanfaatkan platform digital. Transformasi kampanye dari konvensional menjadi virtual ini harus mulai didorong. ”Substansi kampanye bukan pada pengumpulan massa atau yang sifatnya seremonial dan euforia semata, tetapi juga kampanye yang dialogis dan partisipatif. Calon harus mampu menunjukkan substansi kampanye itu meski berbasis daring,” ujar Alwan. Erik Kurniawan, peneliti dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), menyampaikan, perkembangan penetrasi internet di Indonesia bisa menjadi modalitas penting untuk melancarkan kampanye di media sosial. Berdasarkan data HootSuite, situs layanan manajemen konten yang menyediakan layanan media daring, hampir 64 persen penduduk Indonesia sudah terkoneksi dengan jaringan internet. Jumlah pengguna internet pada akhir Januari 2020 sebanyak 175,4 juta orang dari total penduduk 272,1 juta jiwa. Dibandingkan dengan 2019, ada kenaikan 17 persen pengguna internet atau setara 25 juta pengguna. Namun, anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin mengatakan, masih ada kendala akses internet di 541 kecamatan di daerah yang menggelar pilkada. Bawaslu akan memperkuat pengawasan, khususnya di daerah tersebut. Menurut Afifuddin, setidaknya tiga potensi pelanggaran di tengah penerapan metode kampanye daring, yaitu netralitas aparatur sipil negara (ASN), ujaran kebencian atau hoaks, dan politik uang yang muncul akibat masifnya pertemuan-pertemuan kecil yang diinisasi oleh calon. (BOW) KILAS POLITIK & HUKUM Pengundian Nomor Urut Suara Rakyat Tak Didengar Di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali, Pilkada 2020 tetap akan diselenggarakan. Jangan sampai suara rakyat tak didengar, relasi elite dan rakyat akan semakin berjarak. P artisipasi masyarakat adalah esensi dari demokrasi. Namun, pola di Indonesia saat ini, elite politik semakin berjarak dengan rakyat. Misalnya, soal Pilkada 2020 yang tetap digelar di tengah pandemi Covid-19. Meski masyarakat lantang bersuara, elite seperti abai. Sehari sebelum rapat Pilkada 2020 di Komisi II DPR, Minggu (20/9/2020), organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, menyerukan penundaan pilkada. Di tengah tren kasus positif Covid-19 yang terus meroket, Pengurus Besar NU berpendapat, pilkada tak sesuai dengan komitmen memutus rantai Covid-19. Walau ada protokol kesehatan ketat, sulit menghindari kerumunan. Terbukti saat pendaftaran calon, kerumunan tak terelakkan. Pada hari yang sama dengan rapat terkait Pilkada 2020 di DPR, Senin (21/9/2020), Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga berpendapat sama. Muhammadiyah meminta pemerintah sebaiknya fokus menangani pandemi terlebih dahulu. Desakan yang sama juga disuarakan Konferensi Waligereja Indonesia dan Pimpinan Pusat Persatuan Umat Buddha Indonesia. Hasil jajak pendapat Litbang Kompas pada 4-5 Juni 2020 juga mengindikasikan pelaksanaan pilkada bukanlah prioritas warga di tengah pandemi. Dari jajak pendapat itu, diketahui sebanyak 66,7 persen responden khawatir jika pilkada saat Covid-19 bakal menulari. Sejauh ini, dengan komparasi pemilihan umum di sejumlah negara, seperti Korea Selatan, Singapura, dan Amerika Serikat, awal November 2020, pemerintah memutuskan pilkada tetap dilaksanakan. Jika pilkada ditunda, pemerintah harus menunjuk wakil pemerintah di daerah yang masa jabatan kepala daerahnya akan berakhir. Selain dianggap tak demokratis, meski ditunda, tak ada jaminan Covid-19 berakhir selama vaksin dan obat belum ada. Berbagai alasan pemerintah menyelenggarakan pilkada dan seolah mengabaikan desakan publik itulah yang menjadi pertanyaan saat Satu Meja The Forum di Kompas TV yang bertema ”Pilkada Abai Suara Publik”, Rabu (23/9/2020). Acara yang dipandu Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo ini dihadiri sejumlah narasumber, yaitu Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung, anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Demokrasi Titi Anggraini, dan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Keramaian tamu yang hadir, antara lain politisi, simpatisan, dan jurnalis, yang menunggu di luar ruang pertemuan acara penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020). Berbagai alasan dan kepentingan tersebut menyebabkan kerumunan massa tak terelakkan selama Pilkada 2020. Kurang simpati Azyumardi Azra mengatakan, sikap pemerintah, KPU, dan DPR yang tetap melanjutkan tahapan pilkada di masa pandemi menunjukkan elite tak berempati pada keselamatan masyarakat. Hingga bulan ketujuh Covid-19 menyerang Indonesia, belum ada tanda-tanda kurva melandai. Bahkan, sepekan terakhir, rata-rata setiap hari ada penambahan lebih dari 4.000 kasus positif. Dokter dan tenaga kesehatan banyak yang meninggal. Rumah sakit kewalahan menangani pasien Covid-19. Menurut Azra, dalih pemerintah bahwa pelaksanaan pilkada tetap dilanjutkan untuk menjaga hak konstitusional warga mudah dipatahkan. Justru ketika diselenggarakan saat pandemi belum surut, pilkada berpotensi melanggar hak konstitusional warga. Hak konstitusional lebih penting adalah mendapatkan keselamatan dan kesehatan saat menunjukkan ekspresi politiknya. ”Keselamatan dan kesehatan warga juga hak konstitusional yang harus dihormati. Negara harus menjamin agar rakyatnya hidup sehat, aman, tak dikejar-kejar penyakit,” kata Azra. Titi Anggraini menilai, bersikerasnya pilkada digelar, tak lepas dari kepentingan politik partai politik. Sulit sekali dibantah pilkada di masa pan- nyawa. Tak heran jika publik akhirnya sinis pada pilkada. Otoritas terkait justru mengesampingkan fakta-fakta, seperti munculnya kluster baru pada pendaftaran pilkada lalu di sejumlah kabupaten, seperti di Agam, Sumatera Barat dan Boyolali, Jawa Tengah. Keseimbangan demokrasi demi bertujuan melindungi kader partai yang berkontestasi. Salah satunya agar masa jabatan mereka tak terganggu. Sebab, pilkada selanjutnya akan digelar pada November 2024. Jika ditunda ke 2021, masa jabatan kepala daerah terpilih semakin pendek. ”Parpol tak mau kehilangan kesempatan posisi kepala daerah definitif kepada para penjabat. Sebab, kepala daerah di 207 daerah ini masa jabatannya akan berakhir di Februari 2021,” jelas Titi. Menurut Titi, motif melindungi kader partai berkontestasi ini sangat kentara. Sebab, jika menilik argumentasi bahwa penjabat tak bisa membuat kebijakan strategis Covid-19, hanya soal teknis yang bisa diselesaikan dengan regulasi. Tak perlu sampai mempertaruhkan Anggota KPU dan Bawaslu melihat kesiapan rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya tahun 2020 di ruang terbuka Hotel Singgasana, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/9/2020). Pasangan Eri Cahyadi-Armuji mendapat nomor urut satu, sementara pasangan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno mendapat nomor urut dua. Pilkada serentak akan berlangsung pada 9 Desember. Aturan Pelibatan TNI Belum Dibahas di DPR Rancangan Peraturan Presiden tentang Tugas Tentara Nasional Indonesia dalam Mengatasi Aksi Terorisme belum dibahas di DPR karena beberapa ketentuan di dalamnya dinilai bertabrakan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dan UU No 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. ”Draf perpres itu perlu dibahas mendalam dan diperbaiki. Yang lebih penting lagi tidak keluar dari politik hukum dasar yang diatur di dalam UU No 5/2018. Kalau sampai saat ini perpres itu belum dibahas di DPR, lebih karena setiap fraksi memiliki pandangan berbeda. Sebaiknya, perpres diperbaiki dan diajukan ulang ke pimpinan DPR,” ujar Wakil Ketua MPR, yang juga anggota Komisi III DPR, Arsul Sani, dalam diskusi secara daring yang digelar Imparsial, Kamis (24/9/2020). (REK) Febri Diansyah Mundur dari KPK Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Febri Diansyah memutuskan mundur dari KPK. Surat pengunduran diri telah disampaikan kepada atasannya pada 18 September 2020. Ia berharap proses pemberhentian dirinya sudah tuntas pada 18 Oktober 2020. Di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/9/2020), Febri mengatakan, kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Kondisi KPK sudah berubah seiring revisi UU KPK, 17 September 2019. Ia mencoba bertahan di KPK dan berupaya agar bisa tetap berkontribusi untuk pemberantasan korupsi. ”Namun, secara pribadi, saya melihat rasanya ruang bagi saya untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi akan lebih signifikan jika saya berada di luar KPK. Tetap memperjuangkan dan ikut dalam advokasi pemberantasan korupsi,” kata Febri. (PDS) (DIAN DEWI PURNAMASARI) Rapat Komisi III DPR KORUPSI JIWASRAYA KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Sebaliknya, menurut Doli Kurnia, suara masyarakat menjadi masukan setiap pengambilan keputusan. Meski saat rapat dengar pendapat umum di DPR, Senin lalu, aspirasi ormas keagamaan tak dibacakan, Doli justru beralasan pilkada tetap dijalankan untuk menjalankan agenda politik dan demokrasi prosedural. Apalagi, pilkada adalah agenda nasional yang sudah dirancang jauh-jauh hari. Hari pemungutan suara, 9 Desember, menjadi konsensus pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu. ”Kami hormati dan berikan aspirasi kepada semua pihak yang menyuarakan aspirasinya. Namun, kami harus memilih dan tak bisa mengakomodasi semua kepentingan. Pilkada ini tidak bisa dilihat dari perspektif kesehatan saja,” kata Doli. Menurut politikus Golkar ini, pihaknya sepakat bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu, di era pandemi ini harus ada penyesuaian seluruh aspek kehidupan termasuk de- mokrasi. Melaksanakan pilkada dengan protokol kesehatan ketat dinilai sebagai keseimbangan menjaga kehidupan berdemokrasi. Oleh karena itu, DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu merumuskan sejumlah aturan untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan. KPU akan merevisi aturan protokol kesehatan agar lebih tegas. Donny Gahral mengatakan, semua masukan dari elemen masyarakat didengar dan dijadikan pertimbangan pemerintah. Donny menampik ada agenda khusus dari istana terkait Pilkada 2020, termasuk juga agenda politik dari para petinggi partai politik. Saat ini, tambahnya, semua pihak yang pro dan kontra pilkada memiliki asumsi masing-masing. Tugas dari pemerintah adalah memitigasi agar asumsi ledakan kluster pilkada tak terjadi. Oleh karena itu, protokol kesehatan harga mati di pilkada. ”Tidak ada agenda khusus dari pihak istana. Pilkada ini memang sudah terjadwal dan sudah ditunda satu kali. Sekarang yang perlu dipikirkan adalah bagaimana mengatur agar pilkada dapat berjalan dengan protokol kesehatan ketat,” kata Donny. Kini, tentu bagaimana Pilkada 2020 bisa dijalankan dan rantai Covid-19 bisa diputus. Joko Hartono Tirto Dituntut Seumur Hidup JAKARTA, KOMPAS — Direktur PT Maxima Integra Tbk Joko Hartono Tirto dituntut pidana seumur hidup dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Joko dinilai jaksa penuntut umum terbukti memfasilitasi kesepakatan yang membuat Jiwasraya merugi hingga Rp 16,8 triliun. Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (24/9/2020), jaksa mengungkapkan, telah terjadi kesepakatan dan persetujuan antara tiga bekas pemimpin PT Asuransi Jiwasraya, yakni Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan, dengan Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat untuk mengatur dan mengendalikan investasi Jiwasraya di 21 reksa dana pada 13 manajemen investasi. Kesepakatan dan persetujuan itu dilakukan melalui Joko Hartono. Investasi tersebut merugi karena ditempatkan di saham-saham berisiko dan tidak likuid, yang di antaranya juga merupakan milik Benny dan Heru. Jaksa menyatakan, perbuatan Joko dilakukan dengan sadar dan dilandasi faktor kesengajaan. Selama persidangan, jaksa tak menemukan alasan pembenar dan pemaaf yang dapat meringankan perbuatan Joko. Hal yang memberatkan ialah Joko tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi. Menurut salah satu anggota tim jaksa penuntut umum, Ardito Mawardi, Joko Hartono Tirto telah terbukti korupsi dan melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ia juga dinilai terbukti melanggar Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). ”Menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menghukum terdakwa dengan pidana seumur hidup dan menjatuhkan pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” kata Ardito Mawardi. Atas tuntutan tersebut, Joko akan mengajukan pleidoi. Sidang selanjutnya akan digelar pada 1 Oktober mendatang. Seharusnya, Joko dituntut bersama dengan Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. Namun, Benny dan Heru terjangkit Covid-19 sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Adhyaksa, Jakarta. Mereka meminta majelis hakim menunda sidang tuntutan. Ketua Majelis Hakim Rosmina setuju untuk menunda sidang karena alasan kemanusiaan. Kuasa hukum Benny Tjokrosaputro, Farid Muadz, juga meminta majelis hakim memindahkan Benny agar mendapat perawatan lebih baik. Hal yang sama diungkapkan kuasa hukum Heru Hidayat, Kresna Hutauruk. Namun, majelis hakim tidak bisa mengabulkan permintaan tersebut. Sebab, jika keduanya dipindah ke rumah sakit lain, akan menyulitkan pengawasan. Pimpinan Jiwasraya Pada Rabu (23/9), jaksa menuntut tiga bekas pemimpin PT Asuransi Jiwasraya (AJS) Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan. Hendrisman dituntut pidana penjara 20 tahun, Hary dituntut pidana penjara seumur hidup, dan Syahmirwan dituntut pidana penjara 18 tahun. Jaksa mendakwa ketiganya selaku Komite Investasi PT AJS telah menggunakan dana hasil produk PT AJS berupa produk non-saving plan, produk saving plan, ataupun premi korporasi lebih kurang Rp 91,105 triliun untuk melakukan investasi saham, reksa dana, atau medium term note (MTN). Investasi dilakukan tanpa mekanisme kajian dan analisis mendalam, serta disertai dengan analisis kualitas dan kompetensi manajer investasi yang dipilih. Nota intern kantor pusat (NIKP) yang dibuat tidak menggambarkan kondisi faktual atas likuiditas saham yang dibeli, dijual kembali, dimiliki, ataupun ditempatkan di reksa dana PT AJS. (FAI) KOMPAS/HERU SRI KUMORO Jaksa Agung Burhanuddin mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR secara daring di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Sejumlah kasus yang sedang hangat, seperti keterlibatan jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam perkara Joko Tjandra dan kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, menjadi bahasan dalam rapat tersebut. ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 3 ¢ 4 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Internasional UMNO Desak Pemilu Sela Suhu politik Malaysia memanas. UMNO dan pakar mendesak perlu pemilu sela sebagai jalan keluar atas situasi yang muncul setelah Anwar ”menggoyang" posisi PM Muhyiddin. KUALA LUMPUR, KAMIS — Organisasi Nasional Melayu Bersatu atau UMNO di Malaysia kembali mendorong pemilu sela atau percepatan pemilu negara itu. Mantan partai penguasa tersebut memanfaatkan pengumuman politisi senior oposisi, Anwar Ibrahim, yang mengklaim telah mendapat dukungan lebih banyak anggota parlemen daripada Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. Sekretaris Jenderal UMNO Ahmad Maslan, kemarin, mengatakan, percepatan pemilu adalah solusi untuk masalah sekarang. ”Parlemen dengan perbandingan 113:109 tidak stabil. Jalan keluarnya? Kembalikan ke rakyat dan selenggarakan pemilu yang dipercepat,” tulis Ahmad di media sosial, Kamis (24/9/2020). Pada Mei dan Juni 2020, Ahmad dan beberapa petinggi UMNO menyuarakan percepatan pemilu. Padahal, UMNO mendukung pemerintahan Muhyiddin. Setiap PM Malaysia harus disokong sedikitnya 112 dari 222 anggota parlemen. Jika kurang dari itu, pemerintahan akan bubar seperti dialami Mahathir Mohamad pada Februari 2020. Dengan jadwal normal, pemilu Malaysia seharusnya digelar pada 2023. Bukan kendala Pandemi Covid-19, kata Ahmad, bukan kendala untuk menggelar percepatan pemilu. Korea Selatan dan Singapura juga telah menggelar pemilu di tengah pandemi. Ia menyuarakan lagi percepatan pemilu setelah politik Malaysia kembali mendapat peluang ketidakstabilan. Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan, ia disokong lebih banyak anggota parlemen daripada Muhyiddin. Walakin, Anwar tidak menunjukkan bukti seperti daftar nama anggota parlemen yang menyokongnya. Berbeda dengan Mahathir yang pernah menunjukkan daftar penyokongnya di parlemen setelah digulingkan awal 2020. Di tempat terpisah, Ketua Umum UMNO Ahmad Zahid Hamidi menyebut sejumlah anggota parlemen dari UMNO dan mitra koalisinya mengisyaratkan dukungan kepada Anwar. ”Saya menghormati pilihan mereka,” kata Ketua Barisan Nasional (BN), koalisi pimpinan UMNO, itu. BN dan UMNO, menurut Zahid, tak bisa mencegah aspirasi politik anggotanya di parlemen. ”UMNO dan BN secara resmi Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menjawab pertanyaan wartawan setelah menggelar konferensi pers di Kuala Lumpur, Rabu (23/9/2020). Anwar mengatakan, dirinya telah meraih dukungan mayoritas di parlemen untuk membentuk pemerintahan baru yang kuat, stabil, dan hebat. Pilihan Raja Pakar pada Singapore Institute of International Affairs, Oh Ei Sun, menilai, Muhyiddin pun cenderung mendorong Raja Malaysia Yang Dipertuan Agung XVI untuk membubarkan parlemen sehingga perce- patan pemilu digelar. Pilihan itu berisiko bagi Muhyiddin karena Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) pimpinannya tidak benar-benar kuat di parlemen dan kinerjanya diragukan pada pemilu mendatang. ”Walau terkenal, dia tidak kuat di parlemen. Tidak semua di UMNO mendukung Muhyiddin. Kalau dia yakin pada perundingan soal kursi, dia pasti akan mendorong percepatan pemilu untuk menangkal Anwar masuk Putrajaya (pusat pemerintahan Malaysia),” kata pakar politik Malaysia, Awang Azman Awang Pawi, seraya menekankan penting bagi Muhyiddin untuk menyelesaikan perundingan dengan UMNO, BN, dan Partai Islam Malaysia (PAS) yang menyokong PN. Selain pembubaran parlemen yang memungkinkan percepatan pemilu, menurut Oh, Raja juga bisa menunjuk Anwar sebagai PM dan menggantikan Muhyiddin. Pilihan itu tergantung dari kesediaan Raja menemui Anwar dan dalam pertemuan itu Anwar menunjukkan bukti sokongan kepadanya lebih banyak dari Muhyiddin. Masalahnya, Kepala Rumah Tangga Istana Malaysia Ahmad Fadil Shamsuddin telah mengumumkan Raja tak bisa menemui Anwar. Sebab, Raja masih dirawat di Institut Jantung Negara (IJN). Belum diketahui kapan Raja keluar dari IJN dan lebih tidak pasti lagi kapan Anwar bisa bertemu Raja. Anwar tak bisa berharap percepatan kesempatan lewat pertemuan dengan wakil raja. ”Raja tidak dalam situasi wakilnya bisa mengambil alih,” kata Ketua Komite Hukum Tata Negara pada Persatuan Advokat Malaysia Andrew Khoo. Konstitusi Konstitusi Malaysia mengatur, wakil raja bisa menjalankan kekuasaan bila Raja sepenuhnya tidak dapat menjalankan tugas sekurangnya 15 hari berturut-turut. Kini, meski dirawat, Raja masih terus bertugas, antara lain, dengan memberikan pernyataan melalui Kepala Rumah Tangga Istana. Dalam pernyataan selepas permohonan pertemuan disampaikan Anwar, Raja juga kembali mengulangi isyarat pe- K I L A S LUA R N E G E R I LIBYA Covid-19 Kirim Sentimen Negatif di Asia-Eropa Pengungsi Dilaporkan Alami Kekejian Mengerikan Bursa-bursa saham di Asia ditutup anjlok. Bursa-bursa di Eropa dibuka di area negatif. Itu semua terjadi akibat sentimen negatif yang ditimbulkan oleh lonjakan kembali kasus Covid-19. Harapan akan pemulihan ekonomi tampaknya tertahan. Pasar saham Asia ditutup anjlok seiring dengan pembukaan di area negatif pasar saham Eropa, Kamis (24/9/2020). Investor dan pelaku pasar dibombardir sejumlah sentimen yang memberatkan animo beli, mulai dari lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19, penutupan-penutupan wilayah sebagai respons atas pandemi, proyeksi pemulihan ekonomi yang melambat, pembicaraan stimulus di AS yang terhenti, dan ketidakpastian pemilihan presiden di negara itu. Tren kenaikan ekuitas global mulai terhenti secara mengejutkan pada bulan ini. (AFP/REUTERS/BEN) KIL ASAN KAWAT S EDUNIA Barcelona Barcelona Pemerintah Spanyol sementara melarang warganya pesiar memakai perahu jenis tertentu saat melintasi perairan pantai barat negara itu. Usut punya usut, kawasan itu diduga menjadi rute migrasi mamalia laut, terutama paus pembunuh (Orcinus orca). Sejumlah perahu layar rusak akibat bersenggolan atau bertabrakan dengan mamalia itu. Larangan dikeluarkan otoritas terkait Spanyol untuk sepekan mulai Selasa (22/9/2020). Dilaporkan, insiden pertama terjadi pada 19 Agustus lalu. Sejak itu, sejumlah perahu layar rusak akibat bersenggolan atau bertabrakan dengan orca. Ahli biologi Bruno Díaz dari Institut Penelitian Lumba-lumba Hidung Botol setempat mengatakan, orca kemungkinan besar hanya bermaksud ”bercanda”. Orca, seperti lumbalumba, suka berenang di samping perahu. Dia yakin hal itu kemungkinan dilakukan orca remaja atau belum dewasa. ”Mereka sedang bersenang-senang. Mungkin terlalu bersenang-senang hingga menyebabkan kerusakan.” (AP/BEN) NAIROBI, KAMIS — Puluhan ribu pengungsi di Libya menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan, mulai dari penyiksaan, penghilangan paksa, pembunuhan di luar hukum, hingga perdagangan manusia. Tindakan keji, tak berperikemanusiaan, itu tidak hanya dilakukan oleh kelompok bersenjata dan sindikat perdagangan manusia yang beroperasi di kamp-kamp pengungsian, tetapi juga oleh otoritas keamanan negara. Kondisi itu membuat Amnesty International (AI), lembaga yang bergerak di bidang HAM, Kamis (24/9/2020), mendesak Uni Eropa (UE) agar mempertimbangkan ulang kerja sama dengan otoritas Libya untuk menangani pengungsi dan migran di Afrika utara itu. ”Alih-alih dilindungi, mereka justru dihadapkan pada katalog pelanggaran HAM yang mengerikan,” kata Diana Eltahawy, Wakil Direktur AI untuk Timur Tengah dan Afrika Utara. Eltahawy menambahkan, UE dan negara-negara lain yang bekerja sama dengan otoritas di Libya harus memikirkan ulang kerja sama penanganan para pengungsi dan migran. Pernyataan kelompok HAM yang berbasis di Inggris itu muncul setelah Komisi Eropa, Rabu (23/9), mengumumkan proposal kebijakan suaka yang telah lama ditunggu oleh kelompok negara-negara tersebut. AI menyebutkan, ribuan pengungsi dan migran yang terjebak di Libya, negara yang sedang porak poranda oleh konflik, tidak bisa mencari kehidupan yang lebih baik ke negara lain. Kebijakan UE untuk mendukung Italia dalam hal pembiayaan dan pelatihan pasukan penjaga pantai Libya berujung pada penangkapan ratusan ribu migran di wilayah konflik ini. Negara ini menjadi titik transit utama para migran dari Afrika dan Timur Tengah yang melarikan diri dari perang dan kemiskinan ke Eropa. Temuan sukarelawan dan pekerja kemanusiaan di sejumlah lembaga, termasuk AI, menyebutkan, para migran yang hendak menyeberang ke Eropa dicegah pasukan penjaga pantai Libya dan diminta untuk kembali ke darat. Namun, sebagian, ”dihilangkan” secara paksa setelah dibawa ke luar rumah detensi milik milisi yang bersekutu dengan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) pimpinan Perdana Menteri Fayez Al Sarraj. GNA didukung oleh PBB, UE, dan Amerika Serikat. Tindakan yang tidak berbeda juga dilakukan Pasukan Nasional Libya (LNA) yang dipimpin Jenderal Khalifa Haftar. Mereka, menurut laporan AI, mengusir ribuan migran tanpa proses hukum atau kesempatan untuk membela diri. Data yang dikeluarkan AI pada awal September menyebutkan, kini ada 625.638 pengungsi dan migran di Libya. Sejak 2016, lebih dari 60.000 orang di antaranya dicegat pasukan penjaga pantai Libya ketika mereka coba menyeberang ke Eropa. Janji otoritas Libya untuk menyelidiki kejahatan itu tidak mengarah pada pertanggungjawaban. GNA dan LNA yang terlibat konflik belum berkomentar. (AP/AFP/MHD) Pelarian Saudi Tiupkan Demokratisasi dari Luar S AP PHOTO/VINCENT THIAN tidak menjadi bagian Perikatan Nasional (koalisi pemerintahan Muhyiddin). Dukungan untuk pemerintahan Perikatan Nasional (PN) berdasarkan sokongan perorangan,” ujarnya. Selain UMNO, sejumlah pakar juga menilai situasi saat ini lebih baik diselesaikan dengan percepatan pemilu. Bagi Anwar dan koalisi yang dipimpinnya, Pakatan Harapan (PH), percepatan pemilu akan membuat mereka terhindar dari termakan tudingan sendiri. ”Dulu mereka (PH) menuding PN sebagai pemerintahan diam-diam karena mengambil kekuasaan dari pemerintahan sebelumnya (PH). Hal terbaik adalah menggelar pemilu dan biarkan rakyat memilih siapa yang akan menjadi pemerintah,” kata pengacara kasus tata negara Malaysia, Sivahnanthan Ragava. TIMUR TENGAH nolakan pergantian pemerintahan. Menurut Ahmad, Raja meminta semua pihak memprioritaskan kesejahteraan rakyat. Isyarat sejenis pernah disampaikan Raja kala Mahathir menyatakan disokong lebih banyak anggota parlemen daripada Muhyiddin. Raja tidak memberi kesempatan Mahathir untuk menghadap dan menunjukkan bukti dukungan. Meski kekuasaannya simbolis, konstitusi Malaysia menetapkan PM ditunjuk Raja. Setiap anggota parlemen yang diyakini Raja telah disokong mayoritas sejawatnya di parlemen maka dapat ditunjuk jadi PM. Cara lain untuk membuktikan sokongan adalah lewat sidang paripurna parlemen. Selama pandemi Covid-19, parlemen Malaysia menggelar sidang paripurna pada 18 Mei 2020 dengan agenda tunggal pidato Raja. Sidang paripurna selanjutnya dijadwalkan pada 2 November 2020. Jika harus menunggu selama itu, Anwar bisa kembali kalah. Kini, hanya ada 91 anggota parlemen yang secara terbuka menyokong Anwar. (AFP/REUTERS/RAZ) ejumlah warga Arab Saudi yang mengasingkan diri di sejumlah negara mengumumkan pembentukan Partai Majelis Nasional atau NAAS. Tidak diketahui bagaimana partai itu berdampak pada negara penerap monarki absolut seperti Arab Saudi. Sebagian anggota partai di pengasingan itu diketahui sejak lama berhubungan dengan kelompok anti-Pemerintah Arab Saudi. Bahkan, ada yang masih terhitung berkerabat dengan keluarga kerajaan. Pembentukan NAAS diumumkan, Rabu (23/9/2020), di London, Inggris. Sekretaris Jenderal NAAS Yahya Asiri dan juru bicara NAAS, Madawi al-Rasheed, bermukim di Inggris. Selain mereka, anggota partai itu adalah Abdullah Alaoudh, Omar Abdulaziz, Abdullah al-Awdah, Saeed bin Nasser alGhamdi, dan Ahmed al-Mshikhs. ”Kami mengumumkan pendirian partai dalam masa penting untuk menyelamatkan negara kami. Untuk membangun masa depan yang demokratis dan menanggapi aspirasi warga,” kata Asiri, pendiri ALQST, organisasi yang fokus memantau isu hak asasi manusia di Arab Saudi. NAAS mendorong pembentukan parlemen berdasarkan pemilu. Partai itu meminta pemisahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Kini, ketiga cabang kekuasaan itu sepenuhnya dikendalikan keluarga kerajaan. ”Seluruh aspek politik telah dihalangi,” demikian pernyataan NAAS. Partai itu menekankan, perubahan yang mereka dorong harus dilakukan dengan cara damai. Cara itu untuk membedakan kekerasan dan penekan yang dilakukan oleh pemerintah selama ini. ”Pemerintah terus melakukan kekerasan dan penekan, dengan jumlah pembunuhan dan penegakan politik yang melonjak, meningkatkan kebijakan agresif pada negara-negara di kawasan, menerapkan penghilangan paksa dan memaksa orang lari ke luar negeri,” kata partai itu. Juru bicara NAAS, Rasheed, mengatakan, partainya akan bekerja sama dengan PBB, organisasi HAM, dan lembaga internasional. NAAS tidak akan mendorong unjuk rasa di kerajaan. Ia menekankan, seluruh anggota partai tidak memusuhi keluarga kerajaan. NAAS mendorong Anggota NAAS, Abdullah pembentukan Alaoudh, menyebut partaiparlemen berdasar nya berusaha menyelamatkan Arab Saudi dari kedikpemilu. Partai itu tatoran. NAAS mendorong meminta pemisahan transisi demokratis di Arab eksekutif, legislatif, Saudi. Alaoudh dan Rasheed dan yudikatif. mengatakan, perubahan beberapa waktu terakhir di Arab Saudi belum cukup menghilangkan represi. Perubahan lebih banyak terjadi untuk kepentingan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. Di bawah Pangeran Mohammed, Arab Saudi mengalami banyak perubahan. Kini, perempuan bisa mengemudikan sendiri kendaraan, bepergian tanpa didampingi kerabat pria, bahkan meminta sertifikat kelahiran untuk anaknya. Sampai 2018, semua itu terlarang bagi perempuan Arab Saudi. Riyadh juga menghapuskan hukuman mati bagi terdakwa yang berusia kurang dari 18 tahun kala pertama kali ditangkap. Hukuman cambuk telah dihapuskan. Kesamaan di kalangan pendiri NAAS adalah mereka pelarian Arab Saudi dan sudah bertahun-tahun tinggal di Arab Saudi. Asiri pernah jadi perwira Angkatan Udara Arab Saudi dan terlibat di bagian pengadaan senjata. Ia mulai tertarik dengan isu HAM kala menghadiri forum-forum yang diselenggarakan penggiat HAM Arab Saudi, Saud al-Hashimi. Di forum-forum itu, ia mendengarkan pemikiran, antara lain, dari Khaled Meshal, mantan pemimpin Hamas, dan Rached Ghannouchi, pendiri Partai Ennahda di Tunisia. Adapun Madawi al-Rasheed adalah antropolog Arab Saudi yang kini mengajar di Inggris. Salah satu sepupunya adalah Faisal bin Musaid, pembunuh Raja Faisal bin Abdulaziz pada 1975. Sementara Alaoudh adalah anak mantan penasihat Pangeran Mohammed bin Salman, Salman al-Awdah. Beberapa tahun lalu, Awdah dipenjara dan divonis mati pada 2019. Sementara Omar Abdulaziz merupakan teman mendiang Jamal Khashoggi, yang dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, Oktober 2018. Anggota lain NAAS adalah Ahmed al-Mshikhs, pembela hak-hak kaum minoritas Syiah. Adapun Ahmed al-Mshikhs, seorang Syiah, melarikan diri dari Arab Saudi sebelum ditangkap. (AFP/REUTERS/RAZ) ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Pendidikan&Kebudayaan Ekskavasi Situs Candi Patakan 5 KEKERASAN SEKSUAL Proses Hukum Sering Abaikan Perspektif Jender KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Pekerja Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan ekskavasi di Situs Candi Patakan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (22/9/2020). Ekskavasi tahap keempat ini membuka bagian tengah situs untuk menampakkan bentuk bangunan utama candi yang diperkirakan berasal dari abad ke-10, yaitu pada masa pemerintahan Raja Airlangga. Situs Candi Patakan ini ditemukan pada tahun 2013. Kluster Pendidikan Dicabut dari RUU Cipta Kerja Pencabutan kluster pendidikan dari Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja diapresiasi. Namun, potensi komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi pendidikan mesti tetap diwaspadai. JAKARTA, KOMPAS — Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja memutuskan mencabut Pasal 68 mengenai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 69 mengenai UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 70 mengenai UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen, serta Pasal 71 mengenai UU No 20/2013 tentang Pendidikan Kedokteran dari RUU Cipta Kerja. Pencabutan itu diusulkan oleh pemerintah dan DPR kemudian menyetujuinya. Tindak lanjut pencabutan itu adalah membentuk norma hukum baru. ”Pelaksanaan perizinan sektor pendidikan dapat dilakukan melalui izin usaha yang akan diatur lebih lanjut dalam bentuk peraturan pemerintah,” ujar anggota Komisi X DPR dari Fraksi Golongan Karya, Ferdiansyah, saat dihubungi, Kamis (24/9/2020), di Jakarta. Perizinan usaha tetap menjadi fokus pemerintah. Menurut Ferdiansyah, penyelenggaraan pendidikan tinggi, terutama asing, di kawasan ekonomi khusus (KEK) hanya dapat diusulkan oleh pemerintah pusat, da- erah, dan badan usaha milik negara. Perguruan tinggi asing di KEK harus berbadan hukum. Perguruan tinggi asing yang masuk ke KEK harus melalui sejumlah persyaratan, misalnya menyiapkan rencana penggunaan tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia. ”Pemerintah dan DPR akan membentuk tim perumus yang akan menyusun ketentuan lebih lanjut, misalnya pengembangan jenjang pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah di KEK. Isu itu nanti akan dibahas di tim perumus,” kata Ferdiansyah, yang juga tergabung dalam Panja RUU Cipta Kerja. Kontraproduktif Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda berpendapat, prinsipprinsip penyelenggaraan pendidikan yang tertuang dalam RUU Cipta Kerja dinilai banyak kalangan kontraproduktif bagi ekosistem pendidikan di Tanah Air. Menurut Huda, penghapusan persyaratan pendirian perguruan tinggi asing di Indonesia, penghapusan prinsip nirlaba dalam otonomi pengelolaan perguruan tinggi, dan penghapusan kewajiban bagi perguruan tinggi asing untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi nasional menjadi contoh kecil bagaimana RUU Cipta Kerja akan menjadikan Indonesia sebagai pasar bebas pendidikan. ”Saya tidak bisa membayangkan jika kluster pendidikan tetap dipertahankan. Ada kemungkinan sejumlah kampus lokal (akan) gulung tikar karena kalah bersaing,” kata Huda. Huda menilai berbagai regulasi terkait penyelenggaraan pendidikan di Indonesia sejauh ini masih tetap relevan. Menurut dia, UU No 20/2003 tentang Pendidikan Nasional, UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, ataupun UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen yang hendak disederhanakan dalam RUU Cipta Kerja masih layak dijadikan dasar hukum penyelenggaraan pendidikan nasional. ”Berbagai aturan perundangundangan terkait pendidikan sampai saat ini masih cukup relevan meskipun kita tak menutup peluang adanya berbagai revisi beberapa aturan agar sesuai dengan perkembangan si- tuasi nasional dan global,” katanya. Disambut baik Pengurus Persatuan Keluarga Besar Tamansiswa, Darmaningtyas, secara terpisah, menyambut baik keputusan pencabutan kluster pendidikan dari RUU Cipta Kerja. Ini membuktikan, pemerintah dan DPR mau mendengarkan aspirasi publik. Meski demikian, dia tak akan lengah. Keputusan pencabutan kluster pendidikan dari RUU Cipta Kerja tak berarti langsung membuat proses komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi pendidikan berhenti. Potensi itu akan tetap ada. Belajar dari preseden pembatalan UU No 9/2009 tentang Badan Hukum Pendidikan oleh Mahkamah Konstitusi, pada akhirnya tetap muncul badan hukum pendidikan di perguruan tinggi negeri. ”Proses komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi terus saja terjadi. Hanya ’ganti baju’ saja,” kata Darmaningtyas. Pengamat kebijakan pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darma- wan, mempunyai pandangan senada. Potensi komersialisasi pendidikan harus selalu diwaspadai. Rencana menyusun norma hukum berupa peraturan pemerintah sebagai tindak lanjut pencabutan kluster pendidikan juga perlu menjadi perhatian serius. Cecep berpendapat, perumusan peraturan pemerintah cenderung lebih susah terpantau karena tidak melibatkan legislator. Hingga saat ini, UU No 20/2003 telah berusia 17 tahun. Selama kurun waktu tersebut, Cecep mengakui, pendidikan di Indonesia mengalami dinamika, seperti disrupsi teknologi digital. Oleh karena itu, keberadaan UU No 20/2003 perlu ditinjau ulang untuk melihat relevansinya dengan perkembangan kondisi pendidikan terkini. Selain itu, pasca-UU No 20/2003 dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja, Indonesia juga memiliki sejumlah peraturan perundang-undangan yang menyoal tentang pendidikan. Menurut Cecep, secara logika hukum, pengaturan di UU baru dapat menegasikan UU lama. (MED) JAKARTA, KOMPAS — Proses hukum kasus kekerasan seksual terhadap anak perempuan masih sering mengabaikan perspektif jender dan perlindungan anak. Inilah yang membuat para korban akhirnya memilih tidak menempuh jalur hukum. Belum semua aparat penegak hukum memiliki perspektif jender dan sejumlah aturan hukum masih bias jender. Padahal, pendekatan penyelesaian hukum yang berperspektif jender sangat penting untuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran dan pengabaian hak anak atas dasar apa pun. ”Masih ada aparat penegak hukum yang tidak memiliki perspektif hukum. Dalam beberapa kasus, tidak ada satu pemahaman yang sama soal restitusi antara jaksa penuntut umum dengan lembaga perlindungan saksi dan korban. Restitusi kerap kali tidak diajukan oleh jaksa penuntut umum,” ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum APIK Jakarta Siti Mazuma pada diskusi daring ”Perspektif Gender dan Perlindungan Anak dalam Penanganan Kekerasan Seksual terhadap Anak”, Kamis (24/9/2020), yang digelar Kalyanamitra. Menurut Mazuma, masih banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi anak korban kekerasan seksual ketika kasusnya diproses hukum. Misalnya, ketika menjadi korban, anak bukan dipandang sebagai subyek hukum sehingga keputusan orangtua/wali lebih didengarkan. Hak perlindungan atas korban juga kerap diabaikan. Misalnya, ketika pelaku kekerasan terhadap anak adalah orang yang dekat dengan korban, tinggal serumah dengan korban, atau menjadi tetangga korban, sering kali pelaku dianggap bukan sebagai ancaman. Bahkan, pelaku tidak segera ditangkap dan berkeliaran di lingkungan sekitar korban. Pembicara lain, Rani Hastari dari Yayasan Plan International Indonesia, mengatakan, pada penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan, sering kali perempuan diposisikan sebagai pemicu dari terjadinya tindak pidana. Sistem dan kondisi sosial kultural yang patriarkis mempersulit perempuan untuk mengakses layanan berperspektif korban dan sensitif jender. ”Bahkan, ketika perempuan mengajukan laporan yang akan menempuh jalan panjang, di dalam prosesnya menerima victim blaming (korban disalahkan akibat kesalahan atau bencana yang menimpanya), tidak dipercaya, dan respons negatif lainnya,” kata Rani. (SON) LANGKAN Guru Madrasah Terima Subsidi Upah Sebanyak 617.467 guru madrasah nonpegawai negeri sipil akan memperoleh bantuan subsidi upah. Mereka adalah guru-guru madrasah yang tercatat sebagai guru aktif pada semester I tahun pelajaran 2020/2021 di Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (Simpatika). Saat ini sudah ada 455.216 guru yang mendaftarkan nomor rekeningnya. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kementerian Agama M Zain, Rabu (23/9/2020), berharap guru non-PNS yang belum mencatatkan nomor rekening segera berkoordinasi dengan satuan kerja terkait. Keputusan ini sangat berarti bagi guru-guru madrasah non-PNS. (MED) Pemugaran Panggung Krapyak KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Pekerja menggarap pemugaran bangunan cagar budaya Panggung Krapyak di Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/9/2020). Bangunan tersebut didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1760 sebagai tempat pengintaian bagi keluarga Keraton Yogyakarta saat berburu binatang sekaligus sebagai tempat perlindungan dari hewan buas di area yang pada masa lampau masih berwujud hutan tersebut. ¢ 6 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Opini e-mail: [email protected] TA J U K Pemulihan Ekonomi: V, U, atau W? R E N C A N A Berharap kepada Pengadilan K ejaksaan mengambil langkah cepat. Jaksa Pinangki Sirna Malasari diadili. Proses di kejaksaan lebih cepat daripada proses tersangka lain di kepolisian. Jaksa Pinangki diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9/2020). Langkah cepat kejaksaan diapresiasi. Proses di kepolisian belum ada kemajuan. Publik berharap kecepatan penanganan Pinangki adalah untuk membongkar siapa pun yang terlibat dalam kasus itu, bukan dalam semangat lain, termasuk kemungkinan diambil alih oleh KPK. Dalam dakwaan disebut nama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Ketua Mahkamah Agung (2012-2020) Hatta Ali. Nama itu disebut dalam rencana aksi membebaskan Joko S Tjandra melalui jalur permintaan fatwa ke Mahkamah Agung dengan biaya 100 juta dollar AS. Di luar sidang, Kejaksaan Agung mengatakan, nama jaksa agung hanya dicatut dalam rencana aksi. Begitu juga Hatta Ali menyebut namanya dicatut untuk ”jualan” Pinangki. Biarlah pengadilan yang membuktikan. Pemeriksaan secara terpisah di Polri dan Kejaksaan Agung bisa menimbulkan kompleksitas tersendiri. Kasus Joko Tjandra perlu dilihat dalam sebuah konstruksi besar perkara ”operasi” pembebasan Joko Tjandra yang melibatkan banyak aktor di banyak lembaga. Masalahnya, apakah pemeriksaan terpisah akan mampu membangun konstruksi hukum yang utuh atau justru konstruksi hukum untuk melindungi korps. Apakah penghapusan red notice Joko Tjandra hanya berdiri sendiri dan tidak terkait dengan pengeluaran izin perjalanan Joko Tjandra. Apakah Pinangki adalah aktor tunggal di lingkungan kejaksaan, atau ia bekerja dengan pihak lain atau aktor lain untuk menjalankan operasi pembebasan Joko. Pemeriksaan secara terpisah menyulitkan mendapatkan gambaran yang utuh dari operasi pembebasan Joko Tjandra. Relasi antaraktor—Pinangki-Anita Kolopaking-Prasetijo Utomo-Andi Irfan Jaya-Joko Tjandra—akan sulit tergambarkan secara utuh dalam pemeriksaan model terpisah sekarang ini. Sementara dalam sistem peradilan pidana dikenal model saksi mahkota. Kita mendorong KPK menyupervisi kasus ini jika KPK mempunyai kemauan. Pengambilalihan oleh KPK sebenarnya bisa menambah bobot kepercayaan pada penanganan kasus itu dan menambah kepercayaan publik kepada KPK yang sedang berada di titik nadir. KPK dengan posisinya yang relatif independen lebih bisa membangun konstruksi kasus itu tanpa harus dibebani semangat melindungi. Bukankah UU KPK memberi amanat untuk fokus pada aparat penegak hukum. Tak ada kepemimpinan yang tegas ke mana penegakan hukum mau diarahkan. Karena apa? Benturan kepentingan. Padahal, kasus Joko Tjandra merupakan momentum membersihkan mafia peradilan yang berakar. Dengan pemeriksaan model seperti sekarang, yang terkena hanyalah orang rakus yang apes karena ketahuan. Kita mendorong kepada Pinangki, Anita, dan Prasetijo Utomo untuk sekalian menjadi pengungkap kasus saja. Dengan cara itu, mereka bisa membantu penegak hukum mengurai praktik mafia. Menyelamatkan Penerbangan AS K ” ami akan membantu maskapai penerbangan.” Demikian penegasan penasihat ekonomi utama Presiden AS, Larry Kudlow, kepada Reuters, Rabu (23/9/2020). Meski tanpa lampu hijau dari Kongres, Gedung Putih menjanjikan bantuan bagi industri penerbangan. Gedung Putih harus mencari terobosan karena perhatian para politisi AS maupun anggota Kongres kini fokus mencari pengganti Hakim Agung AS Ruth Bader Ginsburg, yang meninggal minggu lalu. Akibatnya, banyak urusan terabaikan. Bantuan, pinjaman, atau apa pun skemanya, terutama bukan sekadar untuk menyelamatkan entitas maskapai penerbangan, melainkan demi mempertahankan puluhan ribu pekerja. Minggu lalu, beberapa pemimpin perusahaan penerbangan pun mengingatkan Gedung Putih bahwa persetujuan atas bantuan bagi industri penerbangan harus selesai dalam hitungan hari. Pada akhir September 2020, periode enam bulan stimulus bagi industri penerbangan dengan nilai 25 miliar dollar AS (sekitar Rp 374,5 triliun) akan berakhir. Stimulus itu disepakati Kongres AS pada Maret 2020 sebagai bagian dari CARES Act senilai total 2 triliun dollar AS. Tanpa bantuan dari pemerintah, mulai 1 Oktober, sebagian maskapai AS akan mulai merumahkan pegawainya. Langkah itu dikhawatirkan menjadi awal dari pemutusan hubungan kerja bagi puluhan ribu pegawai penerbangan. Bantuan bagi industri penerbangan AS tetap dibutuhkan karena kondisinya belum membaik. Menurut Airlines for America, volume penumpang turun hingga 70 persen. Satu dari tiga pesawat di AS menganggur dan industri penerbangan di AS kehilangan 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 75 triliun) per bulan. Apabila disetujui, apakah itu akan menjadi bantuan terakhir? Belum tentu. Akhir dari turbulensi di industri penerbangan sangat bergantung pada kapan berakhirnya pandemi Covid-19. Dengan ketidakpastian itu, salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett, pada Mei lalu memilih cut loss, melepas seluruh kepemilikannya pada empat maskapai Amerika. Buffett melihat suramnya bisnis penerbangan setidaknya dalam jangka pendek. Industri penerbangan AS kini masih beruntung karena Gedung Putih, yang November nanti menghadapi pemilihan presiden AS, sedang sensitif dengan isu PHK. Terlebih lagi di sektor penerbangan, karena negeri itu merupakan rumah bagi Wright Bersaudara, penemu pesawat terbang. Tidak heran apabila Gedung Putih sigap mengulurkan tangan. Menariknya, ada maskapai AS yang mencoba menepis uluran tangan pemerintah dengan efisiensi sekuat mungkin. Kapasitas dan rute dipangkas habis. Langkah lain ditempuh maskapai Delta Air Lines, misalnya, dengan mengajukan pinjaman dengan program loyalitas pelanggan sebagai jaminannya. Langkah-langkah inovatif dari maskapai AS menarik untuk dipelajari. Dari industri penerbangan AS, kita mestinya bisa banyak belajar. KOMPAS TERBIT SEJAK 28 JUNI 1965 Jakob Oetama Lilik Oetama, Budiman Tanuredjo Sutta Dharmasaputra Mohammad Bakir, P. Tri Agung Kristanto Ninok Leksono, Rikard Bagun, Ninuk Mardiana Pambudy Redaktur Pelaksana: Adi Prinantyo Wakil Redaktur Pelaksana: Marcellus Hernowo, Antonius Tomy Trinugroho, Haryo Damardono Sekretaris Redaksi: Subur Tjahjono, Ilham Khoiri Pemimpin Umum: Wakil Pemimpin Umum: Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wakil Pemimpin Redaksi: Redaktur Senior: Muhamad Chatib Basri Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Derek Thomson, jurnalis The Atlantic, pernah menulis: pendekatan paling rasional dalam studi yang berkaitan dengan perilaku manusia adalah mengasumsikannya sebagai tak rasional. I a tulis itu dalam artikelnya tentang Richard Thaler, penerima Nobel Ekonomi 2017 dari University of Chicago yang merupakan salah satu pionir dari behavioral economics. Kita bisa berdebat soal ini. Thomson terkesan mencemooh, tetapi mungkin ia benar. Thaler secara karikatural memang memberikan contoh yang menarik tentang Mr Spock dan Homer Simpson. Ekonom, kata Thaler, kerap mengasumsikan bahwa pelaku ekonomi mirip Mr Spock, tokoh dalam film Star Trek, yang dingin, rasional, berhitung dengan cermat dalam kalkulasinya. Sayangnya, manusia—pada umumnya—lebih dekat pada Homer, tokoh fiksi dalam kartun The Simpsons. Homer cerminan figur yang acakadut. Ia tambun karena rakus akan junk food, pemalas, emosional, kerap tak berhitung dalam keputusannya. Ungkapan itu terasa kebenarannya di masa pandemi ini ketika melihat bahwa orang tak selamanya terlihat rasional dalam mematuhi berbagai aturan—walaupun nyawa taruhannya. Tentu ini akan berpengaruh pada keputusan pelaku ekonomi. ”Behavioral economics” Awal Juni lalu, ketika re-opening (pembukaan kembali) akan dilakukan, saya pernah menulis di harian ini (Kompas, 8/6/2020): re-opening tak menjamin pulihnya ekonomi segera. Dan data memang menunjukkan: indeks ritel, kepercayaan konsumen awalnya meningkat tajam dalam periode Mei-Juli, tetapi kembali datar Juli-Agustus. Survei Bank Indonesia bahkan menunjukkan kepercayaan konsumen ke depan menurun pada Agustus 2020. Tak hanya itu, keyakinan konsumen dalam menabung untuk enam bulan ke depan menurun tajam. Konsisten dengan itu, big data Google Community menunjukkan: sampai dengan akhir Agustus tambahan mobilitas orang pergi ke toko ritel, restoran, shopping mall, kantor—yang merupakan cerminan dari aktivitas ekonomi—melambat dibandingkan periode Mei-Juli. Saya sadar, kita harus hati-hati dengan data Google ini: mobilitas orang ke toko ritel atau grosir tak otomatis berarti belanja. Namun, sejauh ini, data itu cukup konsisten dengan data ekonomi lainnya. Yang menggembirakan, Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur bulan Agustus mulai membaik—ekspansi produksi manufaktur mulai terjadi. Tanda yang baik, tetapi sinyal pemulihan memang masih gamang. Permintaan yang lemah mungkin merupakan penyebabnya, yaitu daya beli yang rendah dari kelas menengah bawah, dan masih enggannya kelas menengah atas berbelanja. Namun, daya beli bukan penjelas tunggal. Perilaku pelaku ekonomi juga berpengaruh. Mengapa kenaikan tajam setelah re-opening tak berlangsung lama? Tulisan ini akan melihat penjelasan ekonomi dan perlunya pendekatan behavioral economics untuk memahami situasi saat ini. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan di sini. Pertama, pergeseran perilaku. Pola belanja dan kerja mulai bergeser menjadi daring (online). Akibatnya, mobilitas pun menurun. Disrupsi memang sedang terjadi. Namun, kita juga harus realistis, tak bisa semua penurunan mobilitas itu dijelaskan oleh pola ini. Kedua, sebagian masyarakat mungkin mulai berhati-hati sehingga mereka membatasi aktivitas ekonominya. Ini tecermin dari keengganan kelas menengah membelanjakan uangnya. Mereka memilih menabung. Yang menarik, eksperimen awal saya bersama Syarifah Namira Fitrania dari CReco Research dengan menggunakan big data Google dan Humanitarian Data Exchange menunjukkan: peningkatan tambahan kasus kematian memang meningkatkan tambahan orang yang tinggal di rumah. Namun tak lama. Kurang dari lima hari, orang kembali keluar rumah. Mengapa? Soal ekonomikah atau faktor psikologi? Dari segi ekonomi, studi kami menunjukkan: semakin berat situasi ekonomi, semakin orang meninggalkan rumah. Korelasi ini mendukung argumen bahwa keputusan orang untuk tinggal di rumah bisa dijelaskan secara ekonomi. Orang hanya bisa tinggal di rumah jika memiliki tabungan atau mendapat bantuan sosial seperti bantuan langsung tunai (BLT). Implikasinya, masyarakat kelas menengah bawah, terutama yang bekerja di sektor informal, tak punya pilihan lain kecuali keluar rumah untuk bekerja. Ironisnya, studi kami menunjukkan, semakin tinggi tambahan orang keluar rumah, semakin tinggi tambahan kasus positif terinfeksi virus. Ada dilema di sini: bertahan di rumah berarti tak punya penghasilan, keluar rumah berisiko terinfeksi virus. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memang bias memihak kelas menengah atas, jika pemerintah tak bisa memberikan bantuan sosial, khususnya BLT. Keempat, jika perilaku kelas menengah bawah terutama sektor informal bisa dijelaskan oleh faktor ekonomi, bagaimana dengan sebagian kelas menengah atas yang mobilitasnya tetap tinggi? Buat pekerja tetap, mungkin ada aturan yang memaksa mereka tetap bekerja. Namun, bagaimana untuk mereka yang sebenarnya bisa memilih? Di sini penjelasan behavioral economics bisa membantu. Aida Indradjaya, behavioral economist tamatan Nottingham University, mengingatkan saya tentang optimism bias dan habit. Di dalam optimism bias, orang cenderung terlalu yakin bahwa ia memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan orang lain untuk menghindari virus. Jika ada orang yang terinfeksi positif, kita berpikir: mereka tak hati-hati, tapi saya, kan, sangat hati-hati. Contoh lain: jika orang bisa beraktivitas di luar rumah tanpa terinfeksi, saya—yang merasa diri lebih sehat dan lebih hati-hati—tentu akan lebih aman. Dalam hal habit, awalnya orang bisa tinggal di rumah, tetapi dalam jangka agak panjang, mereka akan kembali keluar rumah—terutama karena manusia memang makhluk sosial. Penjelasan lain DIDIE SW adalah cara kita menilai risiko. Ini berkaitan dengan present bias, di mana orang lebih melihat manfaat yang tangible (nyata) dan segera ketimbang manfaat jangka panjang. Mudahnya begini: manfaat keluar rumah untuk mendapat penghasilan dianggap lebih besar ketimbang manfaat jangka panjang untuk sehat karena terhindar dari virus. Faktor lain, adalah apa yang disebut oleh studi UNDP (2020) sebagai status quo bias atau sebuah upaya menghindari perubahan gaya hidup. Dalam kasus ini, orang sulit sekali mengubah gaya hidup dan menolak ajakan keluar dari teman-temanya, terutama ini untuk kelompok usia muda. Atau hal-hal lain yang mencakup aspek sosiologis, kepercayaan, dan sebagainya. Kelima, pemulihan ekonomi tidak akan terjadi jika pandemi tidak teratasi. Mengapa? Selama pandemi masih terjadi, pemerintah harus menerapkan protokol kesehatan. Untuk menjaga jarak fisik, restoran, mal, kantor, dan pabrik tak bisa beroperasi 100 persen. Akibatnya, skala ekonomis sulit tercapai. Apabila skala ekonomi hanya mencapai 50 persen, banyak perusahaan yang mengalami kerugian karena tak mampu menutup biaya tetapnya. Jika skala ekonomi tak tercapai, perusahaan tak bisa memenuhi titik impasnya (break even point). Dengan ini, perusahaan akan mengalami kerugian. Apabila ini berlangsung terus, ada risiko perusahaan menjadi zombie companies. Ia tidak tutup, tetapi praktis hanya hidup untuk membayar utangnya. Tidak akan ada ekspansi investasi. Perhitungan saya menunjukkan: semakin rendah kapasitas terpasang, semakin rendah pula investasi. Untuk apa menambah investasi jika kapasitas terpasang berlebih? Itu sebabnya, pemulihan ekonomi hanya bisa terjadi jika masalah kesehatan bisa diatasi. Jalan panjang pemulihan Keenam, tampaknya kita memang harus bersiap untuk sebuah jalan pemulihan yang panjang. Mengapa? Tengok matematika sederhana ini: katakanlah vaksin tersedia Januari 2021 dan siap didistribusikan. Pemerintah punya prioritas pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan, orang dengan komorbid, dan sebagainya yang jumlahnya 25 juta orang (25 juta dari 270 juta penduduk relatif kecil). Jika setahun ada 365 hari, setiap hari pemerintah harus melakukan vaksinasi lebih dari 68.000. Padahal kita tahu bahwa kemampuan tes PCR kita hanya 20.000-30.000 per hari. Jika toh kita mampu, dibutuhkan waktu yang panjang untuk melakukannya. Pemerintah harus memiliki sumber daya yang besar untuk melakukan vaksinasi. Belum lagi jika vaksin itu harus dilakukan dua kali dan cakupan penduduknya lebih besar. Dengan kondisi ini, bukan tak mungkin protokol kesehatan baru bisa dilepas sepenuhnya 2022. Pemulihan ekonomi mungkin akan berbentuk huruf U dan bukan V. Yang harus dijaga adalah jangan sampai pandemi merebak sehingga pola pemulihan ekonomi berbentuk W. Selama menunggu vaksin terdistribusi, perlu strategi penanggulangan pandemi yang efektif. PSBB hanya efektif jika ada pemberian jaminan sosial seperti BLT. Jika kita tak mampu, penerapan protokol kesehatan yang ketat wajib dijalankan jika orang keluar rumah. Atau seperti ide penerima Nobel Ekonomi Paul Romer, melakukan testing untuk semua penduduk setiap satu atau dua minggu sekali untuk memisahkan mana yang bisa beraktivitas dan tidak sehingga aktivitas ekonomi tak terganggu. Saya tak cukup pandai untuk menjawab ini, ahli epidemiologi lebih punya otoritas soal ini. Yang jelas, ini bukan pilihan yang mudah untuk negara sebesar Indonesia. Aspek kesehatan dan ekonomi harus berjalan beriringan. Wabah bukan peristiwa tunggal, ia adalah peristiwa yang berkelanjutan. Itu sebabnya, ia harus mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kesehatan, psikologi, sosiologi, kultur, kognisi, dan emosi yang memengaruhi keputusan individu. Dengan kondisi ini, sulit untuk mengharapkan investasi swasta akan meningkat tajam di tahun 2021 karena ekonomi masih sulit beroperasi 100 persen. Perekonomian global juga belum mendukung. Karena itu, perekonomian akan sangat bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah. Artinya, program kesehatan, perlindungan sosial, termasuk BLT, penjaminan kredit, dan dukungan untuk dunia usaha masih harus dilanjutkan tahun 2021. Yang jadi masalah justru kemampuan penyerapan belanja pemerintah masih terbatas. Sampai akhir Agustus, realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru 27 persen; defisit APBN per Juli baru 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) dari pagu 6,3 persen. Masalah koordinasi, keterbatasan data, desain program, dan kekhawatiran soal hukum merupakan kendala. Kita memang tak hidup dalam dunia yang sempurna. Karena itu pertanyaan pentingnya: kebijakan apa yang tetap bisa jalan di tengah kendala-kendala itu? Mungkin kita perlu pragmatis. Program PEN menunjukkan bahwa penyerapan yang paling efektif adalah bantuan sosial, terutama BLT. Fokuskan saja pada program ini. Memang ada kendala data. Di sini kita perlu kreatif dan inovatif. Basri, Hanna, dan Olken (2020), misalnya, mengusulkan untuk menjajaki kemungkinan menggunakan program Kartu Prakerja, memanfaatkan teknologi digital ponsel, dan menggunakan pendekatan berbasis komunitas sebagai ”mekanisme identifikasi” untuk memberikan bantuan sosial bagi kelompok kelas menengah bawah yang rentan terdampak Covid-19. Tak sempurna tentu. Kita memang tak hidup dalam dunia yang ideal saat ini. Kita sadar: kebijakan ideal ala Star Wars tak akan efektif jika institusinya masih seperti Jurassic Park. Keluar dari Darurat Pancasila Franz Magnis-Suseno Guru Besar Purnawaktu Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara D alam tulisannya di harian ini, 7 September, Yasraf A Piliang mengangkat isu ”Darurat Pancasila” yang menjadi pokok bahasan suatu Forum Guru Besar ITB. Pancasila darurat: ”Kehidupan sosial-politik … kian keras, sangar, bengis, vulgar, kriminal, dan korup”. Bahwa demokrasi kita jauh dari memuaskan, bahwa partai-partai politik tidak bermutu, bahwa DPRD-DPRD dan bahkan DPR dipandang sebagai rawan korupsi: itu sulit disangkal. Dan itu serius. Tetapi ”darurat Pancasila”? Apa tidak berlebihan? Kapan dalam sejarah Indonesia, dan di mana di dunia, para politisi tidak suka vulgar dan bengis? Justru karena itu kontrol demokratis perlu. Sebenarnya bukannya (seperti ditulis) ”nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan, permusyawaratan dan keadilan... diganti... materialisme, anti-Tuhan, keserakahan, ketakpedulian, individualisme, dan egoisme”, melainkan, meskipun nilai-nilai itu terus-menerus ditrompetkan, kelakuan para politisi tidak sesuai. Sekadar pertanyaan: ”anti-Tuhan” maksudnya apa? Yang saya lihat: ada orang beragama membawa diri dengan cara yang justru membuat banyak orang merasa, lebih baik tak ber-Tuhan daripada ber-Tuhan seperti mereka itu. Yang betul-betul gawat adalah apabila sistem hukum dan per- politikan bertentangan dengan Pancasila. Kalau 1.500 orang eks-Gafatar yang bercocok tanam ramah lingkungan diserang oleh 5.000 orang beringas, rumah, sepeda motor, dan harta lain milik mereka dibakar dan tak satu pun dari bandit-bandit itu dihukum oleh pengadilan. Kalau mahasiswa Papua yang marah karena orang Papua diejek sebagai monyet malah dihukum sendiri. Kalau undang-undang tentang kekerasan seksual sejak bertahun-tahun tidak juga disahkan DPR. Itulah darurat Pancasila. Individualisme Tak capai kita mendengar keluhan bahwa reformasi menggantikan kekeluargaan, gotong royong, musyawarah dengan individualisme. Padahal 60 tahun lalu, Prof Koentjaraningrat sudah menulis bahwa praktik-praktik gotong royong sudah mati (kecuali dalam hal kesripahan). Apa mengherankan? Indonesia sejak sebelum Proklamasi sudah mau menjadi negara modern: dengan sistem pendidikan yang fokus pada prestasi dan rangking individual siswa (sikap sosial anak pintar yang membantu temannya dalam ujian malah dihukum). Sekurang-kurangnya 80 persen bread winner kita hanya bisa hidup kalau mempunyai tempat kerja individual—sekurang-kurangnya gerobak dorong di jalan. Mencari pekerjaan saja harus bersaing. Dan, di Indonesia pun berlaku apa yang berlaku hampir di seluruh dunia: kalau tak punya duit, kau tak ada. Di mana di dunia modern ini masih ada tempat gotong royong dan musyawarah? Budaya kota dengan fokus pada keluarga, dengan lingkungan sahabat yang dipilih (bukan lagi otomatis tetangga) tidak sama dengan individualisme. Apalagi sisa-sisa kesosialan tradisional sudah dibunuh oleh 32 tahun Orde Baru yang memanfaatkannya dengan sinis demi pembetonan kekuasaan diri dan keluarganya. Rasanya kita tidak akan menyelamatkan kemanusiaan kita dengan kembali ke pola-pola sosial pramodern, melainkan hanya dengan memastikan bahwa hak-hak asasi manusia tidak pernah bisa diremehkan lagi—terima kasih MPR pilihan rakyat 1999 yang memasukkannya ke dalam UUD kita—bahwa kebijakan pembangunan secara konsisten berfokus pada penghapusan kemiskinan dan bahwa para pemegang senjata tidak pernah lagi diizinkan mendapat posisi di mana mereka dengan impunitas bisa mengabaikan tatanan hukum. Salam Marsinah! Demokrasi Untuk ke luar dari ”darurat Pancasila” itu, Forum Guru Besar (FGB) ITB mengusulkan MPR sekali lagi mengamende- men UUD 1945 dan membatalkan pemilihan langsung (presiden?) oleh rakyat, mengembalikan fungsi MPR, dan ”memberikan fungsi proporsional pada kaum agamawan, cendekiawan, TNI, sultan/pemangku adat, dan kaum profesional”. Usulan yang sulit dimengerti. Apa para guru besar mau mencabut kembali hak rakyat untuk sendiri menentukan siapa yang memimpinnya? Lagi-lagi, kecurigaan ”kelas feodal” terhadap orang biasa? Bukankah semua, (semua!), pemilihan umum bebas sampai sekarang, 1955, kemudian 1999, dan seterusnya, membuktikan kematangan demokratis masyarakat kita? Bukankah semua pemilihan itu berlangsung tertib, damai, tanpa ada orang dibunuh? MPR ditingkatkan? Inggih monggo. Hanya perlu diingat: sebelum MPR pilihan rakyat 1999—MPR yang justru mempertahankan Pancasila—seluruh MPR tidak lebih dari lembaga rubberstamp (tukang stempel) yang diangkat seenaknya oleh penguasa. ”Peran proporsional agamawan, cendekiawan, TNI, sultan/pemangku adat”? Atas dasar apa? Adakah contoh satu pun bahwa perpolitikan menjadi lebih bermutu apabila agamawan dilibatkan? Apalagi kaum cendekia: sejarah, termasuk sejarah Indonesia, penuh dengan cendekiawan yang menjual diri pada pe- nguasa: La trahison des clercs. Dan juga apakah FGB ITB serius mau melibatkan kembali para sultan dan pemangku adat yang sejak 75 tahun—tidak tanpa alasan—tak diberi kedudukan dalam sistem politik Indonesia Merdeka? Darurat Pancasila kiranya tidak akan diatasi dengan suatu refeodalisasi, tetapi dengan secara konsekuen dan konsisten meneruskan garis demokratis yang diwujudkan oleh MPR pilihan rakyat pertama kita. POJOK Jaksa Pinangki Sirna Malasari mulai diadili. Ayo, kamu tak sendiri.... Utamakan keselamatan, Muktamar NU ditunda. Keselamatan umat adalah hukum tertinggi. Kopi petani tak laku, impor masih terjadi. Ngopi lokal dulu, yuk! ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Sains, Lingkungan&Kesehatan Mengubah Perilaku dengan Cepat Jumlah kasus baru tertular virus SARS-CoV-2 di Indonesia masih terus bertambah. Satuan Tugas Covid-19 mendapat tantangan untuk mengajak masyarakat mengubah perilaku demi menaklukkan pandemi Covid-19. K etika ada kerabat, teman, tetangga, atau orang yang kita kenal tertular Covid-19, angka-angka korban Covid-19 menjadi terasa sangat nyata. Semakin banyak kepala daerah positif terinfeksi virus korona baru atau SARS CoV-2 penyebab Covid-19, sebagian meninggal. Tiga menteri ikut terinfeksi: Menteri Perhubungan, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta terakhir Menteri Agama. Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo meminta media arus utama ikut mengampanyekan perubahan perilaku. Bulan September ini fokus pada mengajak masyarakat patuh memakai masker. Selanjutnya rajin mencuci tangan dan menjaga jarak. Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana mengubah perilaku masyarakat dalam waktu beberapa bulan. Indonesia pernah punya model perubahan perilaku ketika pemerintah menjalankan program intensifikasi pertanian melalui Bimas padi pada 1960-an. Petani diajak melaksanakan Panca Usaha Tani, antara lain, menggunakan benih unggul, memakai pupuk, mengendalikan hama penyakit, pengairan yang baik, dan bimbingan bagi petani. Keberhasilan produksi beras baru tercapai pada 1984 ketika Indonesia mencapai swasembada. Model kedua adalah program kampanye Keluarga Berencana untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk yang dimulai pada akhir 1970-an. Slogan ”dua anak cukup, laki perempuan sama saja” melekat begitu kuat di benak masyarakat sampai hari ini. Model terbaru adalah penanggulangan demam berdarah. Ada garis komando, ke- KOMPAS/AGUS SUSANTO Petugas penanganan sarana dan prasarana umum (PPSU) menata tanaman di sekitar tembok bergambar kampanye kesehatan Covid-19 di kantor Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Kampanye bahaya Covid-19 perlu terus digalakkan agar masyarakat lebih taat menjalankan protokol kesehatan. seragaman penanganan, dan disiplin pelaksanaan dari pusat hingga rukun tetangga (RT). Ada pola penanganan mulai dari pencegahan, standar penanganan di rumah sakit, hingga standar pembiayaan. Di luar itu, masih ada fasilitas pemerintah untuk menyediakan abate dan pengasapan memberantas nyamuk Aedes aegypti. Kesenjangan Pengendalian pandemi Covid-19 dapat belajar dari pengalaman yang sudah ada. Saat ini ada kesenjangan besar antara perilaku yang diharapkan dan kenyataan di masyarakat. Perubahan perilaku bertujuan agar orang tidak tertular, tidak menulari, dan bila ter- tular atau menulari langkah berikutnya yaitu isolasi mandiri atau oleh negara dan pengobatan. Semuanya harus ada pedoman umum yang diketahui semua orang. Dalam kampanye memakai masker, misalnya, perlu ada standar mulai dari bahan hingga cara penggunaannya, mengapa, dan manfaatnya. Penjelasan harus sederhana sehingga mudah dipahami kegunaannya oleh masyarakat luas. Pengetatan penggunaan masker menimbulkan kebingungan sebagian masyarakat. Misalnya, muncul pertanyaan mengapa tetap harus bermasker saat berkendara sendirian di dalam mobil. Kasus lain, seorang warga di Kecamatan Kebayoran La- ma, Jakarta Selatan, bertanya kepada ketua RT-nya, apakah benar warga akan didenda petugas kelurahan bila tidak memakai masker di halaman rumahnya sendiri. Peraturan menyatakan, setiap orang harus bermasker saat di luar rumah. Lantaran tak tahu jawabannya, ketua RT berkonsultasi dengan pengurus rukun warga (RW) yang menyarankan agar warga tetap mengenakan masker saat di luar rumah, termasuk di halaman rumah atau di jalan di depan rumah. Ini juga untuk menghadapi petugas yang kemungkinan mencari prestasi dari pendapatan denda. Kondisi di masyarakat ini pun menunjukkan peraturan dari pusat, provinsi, hingga di tingkat kelurahan biasanya diterima ”simpang siur” karena penafsiran aturan. Akibatnya, petugas lapangan akan mengambil jalan termudah. Komunikasi publik Percakapan konkret di atas, Senin (21/9/2020) pagi, merupakan gambaran kecil mengenai pentingnya komunikasi publik. Menurut epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, dalam diskusi virtual oleh Community Development Center Ikatan Alumni Universitas Indonesia, akhir pekan lalu, perubahan perilaku akibat pandemi Covid-19 masuk di dalam kesehatan masyarakat. Komunikasi publik yang tepat menjadi cara mengendalikan meningkatnya kasus baru dan mencegah kematian. Mengenakan masker, menurut Pandu, adalah vaksinasi terbaik saat ini. Membuat permodelan dari hasil penelitian Derek K Chu dkk (2020) dan Andrew Hayward dkk (2020) dan dengan angka reproduksi efektif (Rt) 3, artinya meskipun sudah dilakukan intervensi tetapi satu orang dengan Covid-19 masih menulari 3 orang, Pandu menunjukkan, cara perlindungan paling efektif melindungi dari Covid-19 adalah menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Risiko tertular hanya 1,6 persen. Vaksinasi memerlukan waktu lebih panjang untuk memberi kekebalan dari virus pada seluruh populasi (herd immunity). Pandu menyebut, setidaknya perlu 70 persen populasi mendapat vaksinasi agar tercapai kekebalan populasi. Keadaan itu tercapai minimum dalam 3-4 tahun. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Aman Bhakti Pulungan mengingatkan, risiko tertinggi ada pada anak berusia kurang dari lima tahun dan usia 12-18 tahun. Untuk melindungi anak dari Covid-19, tindakan testing, pelacakan (tracing) dan surveilans, serta isolasi bagi yang terinfeksi harus dilakukan. Saat ini, ketiga tindakan pengendalian Covid-19 itu masih terus ditawar. Mengubah perilaku adalah mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru dan harus bisa dilakukan dengan cepat karena nyawa menjadi taruhannya. Kampanye perubahan perilaku harus terusmenerus, sistematis, konsisten, ada ukuran keberhasilan, dan ada evaluasi teratur sampai perilaku baru menjadi gaya hidup baru pada era baru. (NINUK MARDIANA PAMBUDY) 7 KILAS IPTEK Janji Reforma Agraria Kembali Ditagih Pemerintah didesak untuk melunasi janji reforma agraria dengan memberikan keadilan hak atas tanah bagi masyarakat dan menyelesaikan sejumlah konflik agraria. Pemerintah dan DPR juga didesak untuk membatalkan pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja atau omnibus law karena aturan tersebut akan semakin menjauhkan pencapaian reforma agraria. Tuntutan ini disampaikan Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dalam aksi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Aksi ini memanfaatkan momentum Hari Tani Nasional (HTN) dan 60 tahun Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria. (MTK) Anak Sekolah Masih Terpapar Iklan Rokok Iklan rokok masih marak ditemukan di sekitar lingkungan sekolah. Padahal, iklan, promosi, dan sponsor dari produk rokok dapat mendorong anak untuk mulai merokok. Hal itu terungkap dari hasil survei tentang tempat penjualan rokok di sekitar sekolah di Jakarta, Medan, Banggai, dan Surakarta. Survei ini dilakukan secara bersama antara Komnas Pengendalian Tembakau, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan sejumlah organisasi masyarakat pada April-Juni 2020. ”Cara-cara pemasaran dan promosi produk tembakau, termasuk rokok yang ditemukan dalam survei ini, menunjukkan industri rokok menjadikan anak-anak sebagai target pemasaran di tempattempat penjualan di sekitar sekolah,” tutur Tubagus Haryo Karbiyanto, pengurus Komnas Pengendalian Tembakau, Kamis (24/9/2020). (TAN) ¢ 8 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 9 ¢ 10 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Ekonomi&Bisnis INDUSTRI KEUANGAN Potensi Kluster Pangan Daerah Transmigrasi Mak Comblang Bank S aat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum diterbitkan pada 17 Maret 2020, tak ada yang bakal menyangka Covid-19 akan menjadi pandemi dengan penyebaran yang begitu luas dan masif sehingga meluluhlantakkan perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Selama menyusun dan kemudian menerbitkan beleid tersebut, tentu OJK memproyeksikan kondisi ekonomi dan perbankan pada 2020 serta tahun-tahun berikutnya akan baik-baik saja alias tak ada krisis sehingga konsolidasi bank bisa didorong dengan lebih intensif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong konsolidasi bank karena struktur industri perbankan di Tanah Air kurang efisien, agak rapuh, dan sangat timpang. Kurang efisien karena jumlah bank umum di Indonesia terlalu banyak, mencapai 110 bank. Dari jumlah itu, sebanyak 64 bank atau 58 persen masih memiliki modal inti di bawah Rp 5 triliun. Jumlah bank-bank kecil yang terlalu banyak tentu akan membuat struktur industri perbankan menjadi tidak kuat. Struktur perbankan Indonesia juga sangat timpang sebab tujuh bank terbesar menguasai 56 persen aset perbankan yang mencapai Rp 8.670 triliun per Juni 2020. Dalam POJK No 12/2020, OJK menetapkan modal inti minimum bank sebesar Rp 3 triliun, yang pemenuhannya dilakukan dengan tahapan Rp 1 triliun paling lambat 31 Desember 2020, Rp 2 triliun pada akhir 2021, dan Rp 3 triliun pada 31 Desember 2022. Berdasarkan data OJK per Juni 2020, ada 10 bank umum konvensional dan empat bank umum syariah yang modalnya masih di bawah Rp 1 triliun. Dengan demikian, 14 bank itu wajib menambah modalnya minimal Rp 1 triliun paling lambat akhir tahun ini. Untuk memenuhi kewajiban itu, pemilik bank bisa menginjeksi tambahan modal. Jika tak mampu, pemilik bisa menjual banknya kepada investor yang lebih mampu atau menggabungkan banknya dengan bank lain (merger). Namun, dalam kondisi krisis saat ini, proses konsolidasi tentu menjadi sulit. Di tengah ekonomi yang lesu, pemilik bank akan kesulitan menyediakan dana segar untuk menginjeksi modal. Apalagi, selama pandemi ini, laba bank umumnya anjlok akibat minimnya penyaluran kredit seiring dengan lemahnya sektor riil dan daya beli masyarakat. Per Juni 2020, laba bersih perbankan nasional Rp 62,6 triliun, anjlok 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kalaupun dijual, siapa yang mau membeli bank dalam kondisi saat ini. Investor yang memiliki kekuatan finansial pun akan berpikir ulang untuk melakukan ekspansi dalam kondisi yang penuh ketidakpastian. Lagi pula tak mudah menilai sehat tidaknya sebuah bank saat ini. Stimulus dan berbagai pelonggaran yang dinikmati perbankan selama pandemi seolah menutup risiko-risiko yang ada. Kendati demikian, proses konsolidasi seyogianya tak boleh mundur. Justru saat inilah momentum yang tepat mendorong konsolidasi bank agar saat ekonomi pulih kembali maka struktur perbankan nasional sudah lebih kuat dan efisien sehingga bisa berkontribusi lebih besar dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Pilihan logis konsolidasi bank saat ini adalah membentuk kelompok usaha bank (KUB) seperti juga telah diatur dalam POJK No 12/2020. KUB terdiri dari bank induk dan beberapa bank anak. KUB merupakan bentuk konsolidasi yang relatif mudah dilakukan ketimbang peleburan atau merger. Namun, konsolidasi dengan bentuk KUB niscaya juga tak akan terwujud jika prosesnya hanya diserahkan pada mekanisme pasar. Perlu campur tangan yang lebih intensif dari OJK dalam mendorong dan memfasilitasi konsolidasi. Ibarat perjodohan, OJK berperan sebagai mak comblang, yang mendekatkan, tetapi tidak memaksakan. SUPRIYANTO (M FAJAR MARTA) Usaha Kreatif Kacamata KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Ditto menghaluskan bingkai kacamata yang baru saja dibentuk dari limbah papan skateboard bekas di tempat usaha miliknya bersama Andro yang diberi nama Kabau di kawasan Kramatjati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Usaha kreatif skala rumahan ini mampu menyelesaikan pesanan 24 kacamata per bulan dengan harga mulai dari Rp 1,2 juta. INFRASTRUKTUR Tren Gempa Naik, Antisipasi Kerusakan JAKARTA, KOMPAS — Aktivitas gempa di Indonesia menunjukkan tren meningkat beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, segenap potensi kerusakan dan kerugian mesti diantisipasi, terutama dalam hal membangun infrastruktur. Apalagi, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu program kerja pemerintah periode 2019-2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, ada tren peningkatan aktivitas gempa di Indonesia sejak 2013. ”Sampai 2016, rata-rata kejadian gempa bumi 5.000-6.000 kali dalam setahun dengan berbagai magnitudo,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Mulai 2017, kejadian gempa meningkat menjadi lebih dari 7.000 kali setahun. Pada 2018, kejadian gempa melonjak menjadi 11.920 kali dan 11.588 kali pada 2019. Tren pening- katan gempa ini terjadi dalam kondisi peralatan yang sama dan semakin tua. ”Artinya, lonjakan itu bukan karena alat-alatnya semakin presisi dan canggih,” kata Dwikorita dalam lokakarya virtual ”Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Indonesia Karya Anak Bangsa”, Kamis (24/9/2020). Oleh karena itu, potensi gempa harus diantisipasi secara memadai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tidak menimbulkan kerusakan pada infrastruktur serta menimbulkan risiko tinggi bagi masyarakat. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, para akademisi, peneliti, dan praktisi telah menghasilkan banyak teknologi konstruksi tahan gempa dan teknologi mitigasi bencana. ”Teknologi tersebut telah digunakan pada infrastruktur skala kecil dan menengah hingga skala besar atau megastruktur, seperti jembatan bentang panjang, bendungan, dan gedung pencakar langit,” kata Basuki. Saat ini, Kementerian PUPR sedang membangun infrastruktur skala besar, seperti 60 bendungan, total 60.000 meter jembatan bentang panjang, dan 2.500 kilometer jalan. ”Beberapa teknologi tahan gempa telah diterapkan dalam perancangan bangunan tahan gempa,” ujar Basuki. Menurut Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga, kerugian akibat bencana sangat besar. ”Sepanjang 2000-2016, apabila dirata-rata, kerugian ekonomi langsung akibat bencana alam setiap tahun mencapai sekitar Rp 22,8 triliun,” ujarnya. (CAS) K I L A S E KO N O M I Nilai Ekonomi Syariah untuk Pemulihan Ekonomi Ekonomi syariah mengandung nilai-nilai solidaritas sosial sebagai elemen penting dalam pemulihan ekonomi. ”Tantangan besar kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 adalah memperbaiki ketimpangan yang terjadi akibat pelemahan ekonomi selama pandemi,” kata Kepala Institute Bank Indonesia Solikin M Juhro saat membuka webinar Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF), Kamis (24/9/2020). Instrumen keuangan syariah seperti zakat dan wakaf dapat berperan dalam mengurangi ketimpangan ekonomi yang se- makin dalam akibat pandemi. Zakat berfungsi sebagai bantuan sosial yang bisa mendorong konsumsi, sedangkan wakaf diarahkan pada kegiatan produktif untuk memulihkan kondisi ekonomi mikro, kecil, dan menengah. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Institut Riset dan Pelatihan Islam (IRTI) Sami Al-Suwailem mengungkapkan, peningkatan zakat dan wakaf di banyak negara terbukti menghasilkan cukup dana untuk menutup kesenjangan sumber daya dalam pengentasan masyarakat dari kemiskinan. (DIM) Sumatera Jagung, padi, kelapa sawit, kopi, kakao, kelapa, lada putih, pisang, karet. Jagung Padi Kelapa sawit Kopi Kakao Kelapa Lada putih Pisang Karet Jeruk Cengkeh Jambu mete Vanili Kacang tanah Kemiri Kalimantan Padi, kelapa sawit, karet, jeruk. Sulawesi Jagung, padi, kelapa sawit, kopi, kakao, kelapa, jambu mete, cengkeh. Maluku-Papua Padi, pala, kelapa, kakao, pisang, sagu. Pala Sagu Bali-Nusa Tenggara Jagung, padi, kopi, kelapa, tebu, jambu mete, vanili, kemiri, kacang tanah. Sumber: Sipukat, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi INFOGRAFIK: NINGSIAWATI Latih Transmigran Garap Pertanian Selain memacu intensifikasi, pemerintah memprioritaskan pelatihan petani di kawasan transmigrasi untuk meningkatkan produksi pangan. JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi atau Kemendesa PDTT menjadikan peningkatan mutu sumber daya petani sebagai salah satu prioritas terkait dengan program ketahanan pangan. Guna mempercepat pengembangan kawasan transmigrasi, kementerian memanfaatkan teknologi untuk memetakan potensi, komoditas unggulan, dan badan usaha milik desa di suatu wilayah. Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyatakan, dalam program ketahanan pangan, pihaknya mengambil peran dalam intensifikasi pertanian kawasan transmigrasi. Intensifikasi ditempuh melalui perbaikan mutu benih, penyediaan pupuk, optimalisasi mekanisasi pertanian, dan teknologi pascapanen. Program lainnya adalah peningkatan kapasitas sumber daya petani. ”Mulai Oktober, kami menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dalam hal teknis, manajemen, dan digitalisasi pertanian,” kata Abdul Halim saat dihubungi, Kamis (24/9/2020). Menurut dia, petani di kawasan transmigrasi diberi pelatihan budidaya dan pemasaran secara digital. Selain itu, mulai 2021, Kemendesa PDTT akan berfokus pada 12 lokasi yang dijadikan lumbung pangan. Ke-12 lokasi itu tersebar di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Merauke, Papua. Untuk pengembangan kawasan transmigrasi, kementerian meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Peta Terpadu Kawasan Transmigrasi (Sipukat). Sipukat adalah aplikasi berbasis laman yang berisi informasi tentang kawasan transmigrasi, meliputi potensi, komoditas unggulan, ataupun badan usaha milik desa (BUMDes) di suatu wilayah. Aplikasi ini, menurut Kepala Sub-Direktorat Identifikasi dan Informasi Potensi Kawasan pada Kemendesa PDTT Diah Eka Poespaningroem, bersifat interaktif. Petani transmigran bisa terlibat aktif mengisi data dan informasi pada aplikasi tersebut. Salah satunya adalah data komoditas unggulan yang ada di tiap-tiap kawasan transmigrasi. Transparansi Sementara itu, para peternak unggas rakyat berharap pemerintah membuka data pengendalian suplai agar stabilisasi harga lebih efektif. Dengan demikian, problem anjloknya harga jual ayam yang berulang dua tahun terakhir bisa teratasi. Menurut Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Jawa Tengah Parjuni, pengendalian suplai yang dilakukan pe- merintah berdampak sementara, bukan dalam jangka panjang. ”Kelebihan suplai sudah berlangsung selama dua tahun,” ujarnya dalam webinar yang digelar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka), Kamis. Akibat rugi berlarut-larut, kata Parjuni, rata-rata peternak mandiri berutang 3-4 kali lipat dari nilai arus kas pada dua tahun lalu. Utang ini digunakan untuk membeli pakan, operasionalisasi peternakan, dan kehidupan sehari-hari. Terkait hal itu, Ketua Pataka Yeka Hendra Fatika mengusulkan agar pemerintah dan perusahaan peternakan terintegrasi (integrator) mengumumkan data hasil pengendalian suplai secara terbuka. Selama ini, pemutakhiran data dan informasi terbaru terbatas di kalangan pemerintah dan integrator. Dengan membuka data, publik dan pelaku perunggasan bisa turut mengawasi pengendalian suplai. Adapun Kepala Satuan Tugas Pangan Daniel Tahi Monang Silitonga menyatakan, data mengenai suplai dan permintaan ayam pedaging tak pernah sama antarinstansi. ”Hal ini perlu kita betulkan untuk kepentingan peternak rakyat,” ujarnya. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Per- tanian Sugiono menyatakan, anjloknya harga di tengah pengendalian suplai dipicu oleh permasalahan di hilir. Menurut dia, pemerintah sudah efektif mengendalikan suplai dan mengawasi pelaksanaannya. Ketua Bidang Peternakan dan Perikanan Asosiasi Pengusaha Indonesia Anton J Supit menyatakan, pengusaha besar dapat menyiapkan skema bantuan bagi peternak ayam mandiri agar daya beli mereka sebagai produsen pangan terjaga. ”Namun, kami membutuhkan data riil terkait jumlah peternak mandiri, data produksinya, serta kriteria peternak mandiri,” katanya. Resi gudang Selain peternak unggas, dampak pandemi yang menekan permintaan juga menimpa petani kopi. Pemerintah berencana mengembangkan sistem resi gudang sebagai opsi menjaga kualitas dan harga kopi serta menyediakan pendanaan alternatif bagi petani. Menurut Asisten Deputi Pertanian dan Perkebunan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dewi Syarlen, pemerintah berupaya membantu petani dengan mencari pembeli untuk menyerap kopi. Namun, jika ikhtiar itu tidak berhasil, sistem resi gudang diharapkan menjadi solusi. (APO/JUD/AGE) PERIKANAN Konsisten, Bukan Menoleransi Pelanggaran JAKARTA, KOMPAS — Izin ekspor 14 perusahaan dibekukan sementara. Mereka tidak boleh mengekspor benih bening lobster karena melanggar aturan. Pembekuan izin berlaku selama kasus dugaan manipulasi data dalam dokumen ekspor benih lobster diverifikasi Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Laporan Bea dan Cukai terkait dengan kasus itu juga masih ditunggu. Kasus bermula dari pencegahan ekspor benih bening lobster oleh Kantor Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Dokumen ekspor 14 perusahaan menyebutkan 1,5 juta ekor benih lobster. Namun, benih yang akan dikirim sebanyak 2,7 juta ekor atau ada 1,2 juta ekor yang tidak dilaporkan di dalam dokumen. Kasus ini dilimpahkan Bea dan Cukai ke kepolisian. Komisi IV DPR mendesak pemerintah mencabut izin ekspor 14 perusahaan itu. Di dalam rapat dengan Komisi IV DPR, Selasa (22/9/2020), KKP menyatakan akan mencabut izin ekspor 14 perusahaan. Namun, Ketua Tim Uji Tuntas Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Andreau Misanta menyatakan, dari 14 perusahaan itu, tidak semuanya menyalahi aturan pengiriman ekspor benih lobster. Jika terbukti melanggar, sanksi administrasi berupa pencabutan izin ekspor akan dikenakan. ”Kita menunggu hasil pengecekan akhir dari Bea Cukai dan validasi dari Badan Karantina KKP,” katanya, Kamis (24/9), sambil menjelaskan soal pem- bekuan sementara izin ekspor perusahaan. Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia Mohammad Abdi Suhufan menyatakan, pemerintah inkonsisten jika menoleransi pelanggaran dan pelakunya. ”Sejumlah persoalan membuktikan kebijakan ekspor benih itu bermasalah dan seharusnya dicabut. Pemerintah seharusnya mendorong pengembangan budidaya lobster dan bukan menitikberatkan ekspor benih yang ternyata menuai banyak masalah,” katanya. Persoalan itu, antara lain, keluhan dari pembudidaya yang kesulitan mencari benih lobster sejak izin ekspor benih dibuka. Tanpa surat keterangan Dari Jawa Timur, Kepolisian Resor Trenggalek menahan dua nelayan terkait dengan dugaan penyelundupan 38.200 benih lobster. Kepala Kepolisian Resor Trenggalek Ajun Komisaris Besar Doni Satria Sembiring menyatakan, tersangka JA dan AB ditangkap sepekan lalu saat mengangkut benih dengan minivan di Jalan Raya Panggul, Trenggalek. ”Kedua tersangka adalah warga Kecamatan Munjungan, Trenggalek,” katanya saat dihubungi dari Surabaya, Kamis. Menurut Doni Sembiring, dua nelayan itu ditahan karena mengangkut benih lobster tanpa surat keterangan asal benih (SKAB). ”Selain tidak dilengkapi SKAB, kelompok usaha bersama mereka tidak sesuai dengan asal pengambilan benih di tingkat nelayan,” katanya. (LKT/BRO) ¢ VA3DBJB5 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Nusantara RS Pulau Galang Penuh KIL AS DAERAH Ekspor ke Tokyo Dilayani Penerbangan Kargo MANADO — Ekspor langsung dari Manado ke Tokyo, Jepang, kini dilayani penerbangan pesawat kargo. Pembukaan konektivitas dagang ini ditandai dengan pengiriman 10,35 ton produk perikanan dan pertanian dari Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku melalui Bandara Sam Ratulangi, Manado. Pesawat Airbus A330-200 milik Garuda Indonesia yang mengangkut kargo ekspor itu mendarat di Bandara Narita, Tokyo, Kamis (24/9/2020) pagi. ”Sulut punya keunggulan dari segi geoposisi sebagai gerbang ke kawasan Pasifik, cocok menjadi simpul kargo untuk kawasan timur Indonesia. Penerbangan langsung dengan waktu yang lebih singkat bisa berpengaruh pada kualitas dan produk,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Tienneke Adam. (OKA) Pemerintah membangun Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 senilai Rp 400 miliar di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Jumlah kasus terus meningkat hingga RS itu penuh. BATAM, KOMPAS — Mulai Kamis (24/9/2020), Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, tak menerima pasien karena penuh. Untuk pasien baru yang terus bertambah jumlahnya, Pemerintah Kota Batam akhirnya memfungsikan rumah susun Badan Pengusahaan Batam jadi rumah sakit darurat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam mengatakan, rumah susun (rusun) Badan Pengusahaan (BP) Batam bisa menampung maksimal 180 pasien. Mulai hari ini, tempat itu sudah bisa digunakan untuk isolasi pasien positif Covid-19. ”Ada empat dokter dan delapan perawat ditugaskan di sana. Mereka dari sejumlah puskesmas di Batam,” kata Didi. Pemerintah membangun RS Pulau Galang senilai Rp 400 miliar yang dirancang menampung hingga 1.000 pasien. Namun, sejak diresmikan pada 6 April hingga sekarang, kapasitas RS Pulau Galang maksimal hanya 360 tempat tidur. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam menunjukkan, hingga 23 September, ada 1.430 pasien positif di Batam. Sebanyak 482 pasien di antaranya dirawat di RS Pulau Galang. Menurut Didi, orang yang dirawat di RS tersebut kebanyakan adalah pasien asimtomatik. ”Hal itu karena RS Pulau Galang tidak memiliki dokter paru dan dokter anestesi. Sebelumnya ada dokter paru di sana, tetapi kemudian dirotasi,” kata Didi. Dokter anestesi bertanggung jawab membius pasien yang akan menjalani prosedur bedah. Menurut Didi, seharusnya perlu ada dokter paru dan dokter anestesi yang menetap di RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang agar fasilitas kesehatan Tiga ABK Pekerja Migran asal Aceh Terdeteksi BANDA ACEH — Hampir dua tahun tanpa kabar, keberadaan tiga pekerja migran Indonesia asal Provinsi Aceh yang bekerja di kapal ikan berbendera China terdeteksi. Mereka berada di perairan internasional dekat Peru, Amerika Selatan, tetapi sudah berpindah ke kapal ikan lain. Ketiga anak buah kapal (ABK) itu Khairol Aman (20), Aulia Zikrul (20), dan Azin Al Basir (20). Mereka berangkat dari Aceh awal Oktober 2018 dan tidak pernah ada komunikasi dengan keluarga. Jumaini Suryawati (42), ibu Khairol, melapor ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Banda Aceh. Kepala Unit Pelayanan Teknis BP2MI Banda Aceh Jaka Prasetiyono, Kamis (24/9/2020), menuturkan, ketiga ABK itu akan dipulangkan saat kontrak kerjanya habis 15 Oktober 2020. (AIN) Sindikat Penjualan Gading Dibekuk di Lampung KOMPAS/PANDU WIYOGA Seorang pasien positif Covid-19 di Rumah Susun Badan Pengusahaan Batam, Kepulauan Riau, menengok aktivitas petugas kesehatan yang menyiapkan kebutuhan logistik di lokasi itu, Kamis (24/9/2020). Rumah Susun Badan Pengusahaan Batam dijadikan rumah sakit darurat tambahan setelah kapasitas RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang penuh. bisa menangani pasien Covid-19 yang mengidap gejala berat. Dokter spesialis emergensi, yang juga Wakil Ketua Tim Muhammadiyah Covid-19 Command Center Corona Rintawan, mengatakan, aneh apabila RS yang dibangun khusus untuk menangani pasien Covid-19 hanya bisa merawat pasien asimtomatik. Saat ini dalam kondisi penyebaran Covid-19 hampir merata di seluruh provinsi, kata Rintawan, lebih baik pemerintah fokus memaksimalkan fasilitas kesehatan yang sudah ada di setiap daerah. Apabila masih kurang, dinas kesehatan bisa mengubah rumah susun atau hotel menjadi ruang rawat darurat. Tingkat kesembuhan Di Kota Malang, Jawa Timur, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 seminggu terakhir tinggi. Guna memangkas kasus Covid-19, masyarakat diharapkan mematuhi protokol kesehatan. Data kasus Covid-19 Kota Malang per Kamis, ada 25 pasien Covid-19 sembuh. Dalam seminggu terakhir, kasus sembuh total 176 orang dan kasus baru 39 orang. Tren kenaikan jumlah kasus sembuh di Kota Malang, menurut Juru Bicara Satgas Pe- COVID-19 ”Jenggala” Bergulat Melawan Pandemi Runik Sri Astuti L ebih dari 1.000 pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, disidangkan sepekan belakangan. Ini menandakan perang melawan pandemi Covid-19 di bumi ”Jenggala”, sebutan Sidoarjo, masih menghadapi tantangan yang tidak ringan. Sanksi denda digadang jadi senjata andalan untuk mendisiplinkan warga. Rara tak kuasa menahan kecewa saat majelis hakim menjatuhkan denda Rp 5 juta kepadanya, Senin (14/9/2020) malam. Perempuan berusia sekitar 27 tahun yang mengelola sebuah kafe di Sidoarjo itu menanyakan alasan majelis hakim. Nilai denda itu berat baginya karena omzet usaha anjlok selama pandemi. Di sisi lain, Rara mengakui tidak menyediakan sarana protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di kafenya. Tempat duduk pengunjung tidak ditata sesuai ketentuan jarak aman dari penularan Covid-19. Tempat cuci tangan yang disediakan tidak memadai karena hanya satu, itu pun letaknya di belakang. Dua item itulah yang menjadi pertimbangan hakim saat menjatuhkan vonis. Rara berharap hanya mendapatkan sanksi teguran. Dia beralasan belum pernah mendapatkan sosialisasi dari petugas terkait penerapan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Tentu alasan itu tidak rasional karena pandemi sudah berjalan selama tujuh bulan dan selama itu sudah banyak sosialisasi tentang protokol kesehatan. Lain lagi dengan Hasyim (25) yang ditangkap tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Polresta Sidoarjo saat ia nongkrong di pinggir jalan bersama teman-temannya. Pemuda yang baru lulus kuliah itu pun mendapatkan sepucuk surat berwarna merah muda yang menempatkannya sebagai ”tamu istimewa” di Gelanggang Olahraga (GOR) Delta Sidoarjo, Kamis (24/9). ”Saya kaget, ternyata banyak yang datang ke sini. Malu sebenarnya, tetapi banyak temannya,” ujarnya tersenyum saat tiba di GOR. Hari itu lebih dari 700 pemegang surat merah muda datang ke GOR untuk menjalani 11 Selama lima bulan, 6.000 pelanggar protokol kesehatan mendapat sanksi teguran hingga sanksi sosial. sidang tindak pidana ringan (tipiring) penegakan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kepala Pengadilan Negeri Sidoarjo Mohammad Muchlis mengatakan, dua meja sidang dioperasikan untuk mempercepat proses persidangan karena jumlah pelanggar yang tinggi. Mayoritas pelanggaran yang disidangkan adalah tidak bermasker. Perbuatan itu melanggar Peraturan Daerah Jatim Nomor 2/2020 tentang penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. ”Pelanggar disanksi denda Rp 150.000, subsider pidana kurungan selama tiga hari. Setelah perkaranya diputus hakim, pelanggar langsung dieksekusi jaksa untuk menjalani hukumannya,” kata Muchlis. Pilih denda Wakil Ketua Satgas Covid-19 Sidoarjo, yang juga Kepala Polresta Sidoarjo Komisaris Besar Sumardji, mengatakan, sejak Perda Jatim No 2/2020 diberlakukan pada 14 September, pihaknya langsung menindak pelanggar protokol kesehatan. Salah satunya lewat operasi yustisi di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo. Pelanggarnya langsung disidang di tempat. ”Ada pelanggar yang ngeyel tidak memakai masker. Alasannya macam-macam, salah satunya Covid-19 itu tidak ada. Namun, setelah dijatuhi sanksi denda, langsung pingsan,” ujar Sumardji Secara kumulatif jumlah pelanggar protokol kesehatan yang ditangani petugas lebih dari 1.100 orang. Sebagian kecil menjalani sidang di tempat, sebagian besar di sidang di GOR. Sidang di GOR diikuti pelanggar dari 18 kecamatan di Sidoarjo, mereka sengaja dikumpulkan jadi satu agar sidang berjalan efektif dan efisien. Satgas Covid-19 Sidoarjo sengaja meninggalkan sanksi sosial dan memilih sanksi denda serta kurungan untuk menindak pelanggar protokol kesehatan. Sidoarjo telah menerapkan beragam sanksi sosial sejak PSBB. Dari memakai rompi bertuliskan pelanggar protokol kesehatan, menyapu jalan, hingga berdoa di makam korban Covid-19. Namun, dampaknya tidak signifikan. Selama lima bulan, 6.000 pelanggar protokol kesehatan mendapat sanksi teguran hingga sanksi sosial. Jumlah kartu tanda penduduk (KTP) yang disita lebih dari 5.000 identitas. Pelanggar ketentuan bermasker didenda Rp 150.000Rp 250.000 atau kurungan tiga hari. Pengelola tempat usaha, seperti warung berskala kecil, didenda Rp 1 juta jika melanggar protokol kesehatan, sedangkan perusahaan yang melanggar didenda Rp 5 juta. Sumardji optimistis, penerapan sanksi denda efektif untuk mendisiplinkan masyarakat karena memberikan efek jera. Namun, tingginya jumlah pelanggar yang ditemukan tak urung membuatnya khawatir. Apalagi saat ini mulai memasuki masa kampanye pemilihan kepala daerah. Pelaksana harian Bupati Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, beragam daya telah dikerahkan untuk mengendalikan sebaran Covid-19 di wilayahnya. Upaya itu di antaranya menerapkan pembatasan sosial berskala besar dan jam malam, memberdayakan masyarakat melalui kampung tangguh, dan memberikan sanksi sosial. Duka sempat menyelimuti Sidoarjo karena pelaksana tugas bupati sebelumnya, yakni Nur Achmad Syaifuddin, meninggal karena Covid-19. Awal September, Sidoarjo berada di zona merah risiko penularan Covid-19. Meski dua pekan terakhir berada di zona oranye, risiko penularan masih berpotensi tinggi. Ikhtiar untuk menegakkan protokol kesehatan Covid-19 belum selesai. Sanksi tegas berupa denda bagi pelanggar protokol kesehatan, yang menjadi salah satu senjata andalan untuk mengendalikan sebaran Covid-19, masih harus dibuktikan efektivitasnya. nanganan Covid-19 Kota Malang Husnul Mu’arif, merupakan upaya semua pihak. Terapi probiotik kepada petugas kesehatan dan pemberian suplemen tambahan kepada pasien, menurut Husnul, berhasil. ”Tapi sekali lagi, itu semua tak ada gunanya apabila kasus sakit terus bertambah,” kata Husnul. Di Kota Malang, hingga kini masih terjadi penambahan kasus meski lambat. Terbaru, dikabarkan muncul kluster baru dari komunitas keagamaan berbasis asrama. Sosialisasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga dilakukan di Ke- uskupan Malang. Uskup Malang Pidyarto Gunawan mengatakan, secara umum, ia menyerukan kepada umat agar mematuhi protokol kesehatan secara ketat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ”Secara umum saya tegaskan agar umat berhati-hati. Semua agar mengikuti secara ketat protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Bahkan, soal kapasitas umat yang mengikuti misa secara langsung di gereja saya minta kurang dari 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” katanya. (NDU/DIA/ESA/VDL/IKI/ XTI/FLO/HRS/ITA/DIT/MEL) BANDAR LAMPUNG — Tim gabungan Polda Lampung dan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan membongkar sindikat penjualan gading gajah ilegal. Tiga pelaku diringkus dan dua gading gajah disita. ”Pelaku ditangkap di sebuah hotel di Kabupaten Pringsewu, Rabu (23/9/2020) pukul 22.15,” kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad, Kamis. Pelaku meliputi BT dan TW, warga KaSUPRIYANTO bupaten Lampung Tengah, serta AS, warga Tanggamus. BT mengaku sebagai pemilik gading. Sementara TW dan AS berperan memasarkannya. Gading sepanjang 59 sentimeter dengan berat 96,2 gram serta satu lainnya sepanjang 56 sentimeter dengan berat 94,2 gram disita. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 21 Ayat (2) Huruf d juncto Pasal 40 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Mereka diancam hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta. (VIO) LFDEHYZR ¢ 12 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Metropolitan KILAS METRO Pemerkosa Anak Terancam 15 Tahun Penjara Kejaksaan Negeri Depok akan menuntut SM (42), terdakwa pemerkosa anak di gereja Santo Herkulanus, Kota Depok, Jawa Barat, dengan hukuman 15 tahun penjara. Pihak keluarga saat ini masih menunggu proses penyidikan dari berkas laporan kedua masuk ke pengadilan dan berharap hukuman SM bertambah berat. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok Herlangga Wisnu Murdianto melalui keterangan tertulisnya mengatakan, atas nama Kepala Kejaksaan Negeri Depok Arief Sapriyanto selaku Kepala Seksi Pidana Umum, menunjuk Jaksa Muda Siswatiningsih, Jaksa Pratama Devi Ferdiani, dan Ajun Jaksa Tompeyan Jovi Pasar sebagai jaksa penuntut umum dalam proses penuntutan terhadap terdakwa SM. SM sebelumnya juga pengurus gereja. Korban adalah anak-anak di bawah umur di lingkungan gereja itu. Diyakini SM sudah beraksi lebih dari 10 tahun. (GIO) PENANGGULANGAN BENCANA Warga Khawatir Banjir Besar Terulang JAKARTA, KOMPAS — Memasuki musim hujan, warga Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, khawatir akan potensi banjir setinggi 3 meter, seperti pada Januari silam. Hal ini karena belum semua bantaran sungai di sana diturap. Sempadan sungai yang ada di RW 004 Kebon Baru sudah dibeton dan dibangun tembok setinggi 4 meter. Namun, sempadan sungai di wilayah RW 010 sama sekali belum dibeton ataupun diturap. Dengan demikian, banjir berpotensi melanda wilayah tersebut. Di RW 004 ada rumah pompa yang mampu memompa 300 liter air per detik. Namun, pada Januari itu, kapasitas pompa tidak mampu menanggulangi banjir. ”Tentu masih cemas. Waktu bulan Januari ketinggian air mencapai 3 meter. Rumah saya dan rumah lain sepanjang sempadan sungai terendam,” kata Ira, warga RW 004 Kebon Baru yang rumahnya tepat di depan bantaran Sungai Ciliwung, Kamis (24/9/2020). Padahal, rumah Ira sudah ditinggikan dan lantainya diuruk tanah setinggi 1,7 meter. Ia berharap pengerukan sungai dan pembangunan beton di bantaran bisa segera rampung sehingga upaya pengendalian banjir berjalan efektif. Harapan senada disampaikan petugas rumah pompa Nasohi, yang juga penduduk asli Kebon Baru. ”Minimal kalau belum bisa ditembok pinggir sungainya, dikeruk dulu seperti beberapa tahun lalu,” kata Nasohi. Menurut dia, sejak 2014 ada ekskavator yang selalu mengeruk sedimentasi tanah, lumpur, dan sampah di Sungai Ciliwung di wilayah Kebon Baru. Hal ini sangat membantu pencegahan banjir. Pengerukan terakhir dilakukan pada 2015 oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya. Setelah lima tahun tidak ada pengerukan, di seberang Kebon Baru, tepatnya sisi Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, terbentuk endapan tanah selebar lebih kurang 6 meter. Ironisnya, endapan itu dipakai untuk membuang sampah. Secara terpisah, Juaini Yusuf, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, menyatakan, pihaknya mendapatkan alokasi pinjaman dana dari pemerintah pusat dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 5,2 triliun untuk pengendalian banjir di Jakarta. Menurut rencana, pinjaman dialokasikan untuk membiayai pekerjaan pada 2020-2022. Untuk pengendalian banjir, dinas SDA mengoperasikan ratusan pompa air, serta pengerukan kali ataupun saluran penghubung. Anggaran dari PEN dipakai untuk pembebasan lahan bagi pembangunan polder atau kolam retensi. ”Pembebasan lahan kami targetkan bisa dilakukan tahun ini karena sekarang kami masih mendata kembali bidang-bidang. Kalau pembangunan targetnya mulai 2021,” kata Juaini. (HLN/DNE) A-A abad21 Akan Beli Mobil thn 1997-2019 Hub : Mas Tio : 0812. 890.7676 / 0877.8186.1225.TGR Jeep Rubicon Brute Th 2014 Pemakaian 2016, KM 4 ribuan* Hitam Hub:021-652.5678 LandRover Defender 2020**** First Edition,Diesel Only At*** Sanny Auto 021-652.5678 RR Evoque 12/13 4pnt merah met km30rb 3TV,5 cmr Pnrmc V20 Tp Meridian 087878555255 Accord, Brio, BRV, Civic, CRV, Mobilio, Jazz, HRV. Bunga 0% FreePahe1 ClearanceSale Honda Mugen 7973000, 081318722305 Cuci gudang mobil honda semua tipe stock 2019 hrg spesial, bisa TT & krdt s/d 6 th Honda Permata Serpong 29000123 Cuci gudang mobil honda semua tipe stock 2019 hrg spesial, bisa TT & krdt s/d 6 th Honda Permata Hijau 5332566 Dijual Daihatsu Luxio 1,5 D MT, Th 2012, Warna Silver Metalic. Hubungi: 087785316545 Pembatasan sosial berskala besar tahap kedua di Jakarta diperpanjang hingga 11 Oktober. Pengetatan pengendalian Covid-19 di DKI didorong agar diikuti langkah selaras dari Bodetabek. JAKARTA, KOMPAS — Pembatasan sosial berskala besar atau PSBB kedua di Jakarta diperpanjang dua pekan lagi hingga 11 Oktober. Keputusan perpanjangan dilakukan setelah mencermati potensi kenaikan angka kasus positif Covid-19 jika diberlakukan pelonggaran. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (24/9/2020), dalam keterangan tertulis menjelaskan, perpanjangan PSBB itu sudah merupakan hasil dari koordinasi Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. ”Dalam rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan kasus Covid-19 di Jabodetabek, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marives) menunjukkan data bahwa DKI telah melandai dan terkendali, tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu,” kata Anies. Kemudian, merujuk pada Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020 dalam poin kedua bagian memutuskan disebutkan, perpanjangan pembatasan selama 14 hari berikutnya bisa dilakukan jika kasus belum menurun secara signifikan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta. Dalam pekan PSBB, menurut Anies, mulai tampak tanda-tanda pelandaian kasus positif dan kasus aktif di Jakarta seiring berkurangnya mobilitas warga. Pada akhir Agustus terdapat 7.960 kasus aktif. Lalu pada 11 September ada 11.824 kasus aktif. Pada 12 hari pertama bulan September, ada 49 persen atau 3.864 kasus aktif tambahan baru. Lalu 12 hari berikutnya, pada PSBB tahap dua, terhitung pada 23 September tercatat ada 12.277 kasus aktif. Artinya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, tetapi berkurang menjadi 12 persen atau 1.453 kasus. ”Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan. Pemerintah BSD- 475/500, jl raya 18m-bgsmrh-strgs-cck rmh, kntr, notr,dr dll.0812.9113.1988 Kreasi pro Dijual Kontrakan 10 pintu LT338M2, LB300M2, SHM, IMB, Dekat Alam Sutra & Graha Raya Serpong Utara Tangsel. Harga nego (Pemilik). 0812-8019-0976 C200 th2016, Putih bagus sekali jok klt,Elc seat,ada serv rec full ori.Pajak panjang.087877989572 Dijual Rumah Rengas Teratai Putih, 360m² SHM. cocok kosan bnyk kmr msk mobil 08l7141400 S450L New Mdl '19/18 Km Low Hitam like new Pnramic full opt C200Avg Eqboost19Pth newmdl 0815 811 9900 - 0815 1723 2123 Jatimulya,br renov, 2KT, 110/90 dktUPN Pd.Labu,1.5Mnego,RWP Sisie 08111550467 / 3925588 Fortuner 2016, silver, 2.4 VRZ Solar, AT, Nopol Pilihan, Tgn 1, H:350Jt nego hub 08111869711 Jual BU. Apt.Puri PV Pesangra han. Jak-bar. 2BR. View Pool, Furnish. Hub 0811-1517-177 Anandamaya, Tower 3, L.150m² 2BR,Furnish, Rp. 8,6M, RWPrive Aldila 081287776761/27889488 Kusuma Chandra - SCBD**** 3BR 149m² Best Price (Nego) Serius hub Elias 081 696 0505 Dijual apartment Taman Anggrek Residence 1 bed, 38m, brandnew, hub: 081250060088 Ray White CBD Jkt-Open House Apt. Oasis 1908, L.97, 2KT, 2KM Devy 08164835999 / 39255888 SahidSudrmnRes103m²,FF,2bdr 1study,2bath,good view,RWCBD Dessy 3925588 / 08151898775 terus meningkatkan 3T (testing, tracing, treatment) dan warga perlu berada di rumah dulu, hanya bepergian apabila perlu sekali dan terapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak),” kata Anies. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, tingkat kesembuhan di DKI Jakarta sekarang mencapai 77 persen. Namun, karena jumlah kasus aktif masih bertambah, perlu menjadi perhatian. Hal lainnya yang menjadi perhatian khusus adalah angka kematian. Saat ini, angka kematian sebesar 2,5 persen. Anies dalam keterangan tertulis itu menyatakan, tanpa pembatasan ketat dan dengan tingkat pengetesan tetap seperti saat ini, pertambahan kasus harian di Jakarta diprediksi 2.000 per hari pada pertengahan Oktober. Kasus aktif akan mencapai 20.000 pada awal November. Hingga 23 September, Jakarta telah melakukan tes usap tenggorokan bermetode rantai polimerase (PCR) terhadap Jl.Ciasem,Menteng, LT.480,SHM kotak,sltan*RayWhiteMenteng 081510202000*Yadi*31909333 Jl.Plaju, Thamrin,Lt 682/Lb2000 prime area,for offc I7floor,SHM Rwbarito7399607,08I385696536 Jual Rmh & Tnh Jl.Malang No.8 Menteng ls.836m²,bangun lama 638m²,hdp Tmr,Sertifat Hak Mi lik.Hub:Cai Sinaga 08159425000 Kesehatan 4, 353/264m, jln lbr, sangat strategis ** Ray White Tomang - Natalia 087782490193 Menteng, 700m². Kotak ***** Jual Cepat *** Hub: Neysa 081385473377, ERA. 39830396 Petojo VIY, rmh kost berjalan Lt.166m²,18kt (kmr mandi dlm) jln 2mbl, bbs bnjr ** Ray White Tomang - Hanel 0816.4847.955 Raden Saleh Raya, Ls. ±2500m, J-Cpt,komersil bagus, RayWhite Tomang - Adhitya 08561177388 Gelong Tmr,lt 138m²,lok tenang kotak, cocok u/tinggal, murah. Ray White Tomang - Hanel 0816.4847.955/0812.8732.0225 Ray White CBD Jkt-Open House Jl.MentengAtas, L.1245, 4bngnn Putri 085894204088 / 3925588 Grogol/Susilo/SHM/100%rumah Baru 3Lt/100/250m/Full AC/BU jualcpt.hub Owner 0811 884 884 Ray White CBD Jkt-Open House Jl.MentengWadas,L.155/180m² Lola 08161804843/021-3925588 Jl.Dwiwarna,Mgg Bsr, Luas 268, Shm,jualcpt*RayWhiteMenteng 081510202000*Yadi*31909333 Ray White CBD Jkt-Open House Kalasan Menteng,245/230,SHM Teguh 082113508857 / 3925588 Permata Buana,brand new,430/ 800m,modern mnmls. RayWhite Tomang - Natalia 087782490193 Ray White Menteng - 31909333 Bojonegoro, Lt.555, SHM, Kotak Hrs Terjual*Yuni 08174113523* Tomang Ry,s.pakai,4.5x15m,3½lt HGB, strgs, bbs bnjr *RayWhite Tomang-Effendy 081212670622 Ray White Menteng - 31909333 Jl.Lembang Lt/Lb. 490/500m² SHM,kotak*Yuni 08174113523* Benhil 260,Garut 650,Purworejo 800, Denpasar 400,500, Maluku 455,Yamin720,Louis085939llll77 Cibanten,Cideng,213m,turun hrg best price, rmh bgs, Ray White Tomang - Adhitya 08561177388 Apt Vitoria jktbrt 33.10m2 1BR view city stasiun krl sdri new mrh BU 580jt 081291207048 TP sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua yang berjalan hampir dua pekan membuat aktivitas warga di sejumlah tempat di Jakarta jauh berkurang. Namun, rata-rata penambahan kasus positif di DKI masih lebih dari 1.000 kasus per hari dalam sepekan terakhir. Menteng, Diponegoro - Teuku Umar 1000 - 3000m, Lembang, Jambu. Hub 0812-8322-3627 Sensasi Untung beli Mobil Nissan Livina DP 17Jtan Serena DP 68Jtan, Data dijemput. Nissan MT Haryono 0218564760 Dijual Kijng Innova Venturer 2,4 AT, 2017 Diesel Putih, Istimewa & Terawat. Hub: 087785316545 KOMPAS/RADITYA HELABUMI Pengunjung berada di salah satu minimarket di Jalan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020). Pemberlakuan pembatasan Jl Surabaya Menteng, L.1020m² SHM.bestloc,hrgspecial,RWCBD Putri 085894204088 / 3925588 Isuzu Panther LV mt black 2017 tgn pertama benar2 istimewa Km 59 rb an 172jt 08111788977 Dijual cepat Apartemen Bintaro Parkview 2, Uk. 36 Tower B Lt.6 Harga 410Jt (nego) Minat Hub : Darian 08111774411. Anandamaya Twr.1 Lt.16 217m² 3BR Private lift-RayWhite Prive Sylvie 082110611160 / 3925588 Selaraskan Kebijakan PSBB Dijual kost 106 kmr, f.okupansi, Jakpus bonus kost pademangan 10kmr.25M(NG). 082124347899 Ray White Prive - Open House Jl.Guntur, LT.466/LB.400, SHM Aldila 081287776761/2788948 RayWhiteCBDJkt-Opho,Mentng Jl.Bojonegoro Menteng,505/400 Agus 081282735995 / 3925588 Tnh Abang 2, ls.±600m,jual rugi, best location,komersil,Raywhite Tomang - Adhitya 08561177388 Alea TownHouse Clndk,190/200 Kt3+1,Km2+1,dpr brsh+ktr,RWP Sisie 08111550467 / 3925588 Hitung tanah di kbn kacang raya u/ commercial LT : 322 serius Lenty 08568060539 RWComm Denpasar 400 BU-Tirtayasa 400 Kertanegara 855--Turi 320 New Kemang Dalam 750&1120&2300 Polim 385 guest house 3lt 24kt Wolter Monginsidi 380 2lt=30M Simprug Golf 680m-0818208848 Di jual jl Martimbang Raya Lt/Lb 850/900m rumah bagus 5kamar ada pool hub 081959212000 857.863 orang atau 80.588 orang per sejuta penduduk. Kapasitas tes di Jakarta per minggu lebih dari 6 kali lipat standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO menetapkan standar jumlah tes ideal bagi setiap wilayah 1 orang per 1.000 populasi setiap minggu Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna menyatakan, saat ini persebaran virus korona baru sudah merata, dengan kluster paling banyak ada di perkantoran dan permukiman. Kebijakan PSBB memang membatasi, tetapi itu hanya di sektor tertentu, seperti di perkantoran, pusat perbelanjaan, atau di angkutan umum. Namun di sektor permukiman atau rumah, kegiatan tidak bisa dibatasi. Hal ini harus menjadi fokus DKI pada PSBB perpanjangan agar kasus positif dapat terus ditekan. Kerumunan tak berkurang Sementara PSBB di Tangerang Raya, Banten, memasuki tahap ke-12 setelah diperpanjang hingga 20 Oktober 2020. Ray White CBD Jkt-Open House Bank V, L.85/500,SHGB, Rp25M Agus 081282735995 / 3925588 Ray White CBD Jkt-Open House Cibulan IV, Keb.Baru, LT.191m² Sisie 08111550467 / 3925588 Ray White CBD Jkt-Open House Jl.Sagu40, L.281/400, 4KT, 3KM Dessy 08151898775 / 3925588 Gandaria,265/350m, Brand New Lux,2 lt,S.huni,SHM,strg,Hamka 082121096090RWKSN27090888 Ray White CBD Jkt-Open House Jl.TmnBend.Jatiluhur,L.305/281 Dina 0811811916/021-3925588 Jl Kencana Setiabudi lt 254/180 Strgs 3KT+paviliun 4KT-RWCBD Sylvie 3925588 / 082110611160 Ray White CBD Jkt-Open House Komp Pesona Agung. L.476/433 Putri 085894204088 / 3925588 Jl.Kemang1B,Lt.584/Lb.408,3KT 2KM,2kmp+1, 3carport, RWCBD Lola 08161804843/021-3925588 Ray White Prive - Open House Bangka VIIIA, L.750/500,cluster Aldila 081287776761/27889488 Jl.RayaFatmawati,L.569/280m² 11,5M strgs,cck usaha,RWPrive Aldila 081287776761/27889488 Ray White Prive - Open House Bangka XIC,bbs banjir,1068/300 Aldila 081287776761/27889488 Jl.Tawes Dalem, Pasar Minggu L.460/320m², Rp.8.5M, RWCBD Sisie 08111550467 / 3925588 Ray White Prive - Open House Jl.LabuAirAtasCinere,L.376/260 Lola 08161804843/021-3925588 Kby Baru,348/I80m,KT 5+I,KM 4 Jual cepat,strgs,pinggir jln raya RwBarito7399607-08567557979 Ray White Prive - Open House Jual Cpt,Jl PangPol IV, 3KT,2KM Aldila 081287776761/27889488 Kost Jl.Setiabudi, LT.340/LB200 2lt, 24KT+KM di dalam, RWCBD Lola 08161804843/021-3925588 Ray White Prive - Open House MampangPrptnXIV,Lt808/Lb880 Sisie 08111550467 / 3925588 Open House*Sabtu dan Minggu Keby Baru Hanglekiu 331/396 S.poll. SHM Era Griya Selaras Simprug 08118992558/7260016 OpnHouse RayWhite Kby Barito Gaharu,678/850, Sbt-Mgg, I3-I5 2½lt,spool,7399607,08II9937993 OpnHouse RayWhite Kby Barito GdgHijau500/525,Sbt-Mgg I0-I2 2Lt,s.pool,7399607-08II9937993 ngenakan masker ketika melayani pembeli. Ketika mobilitas antarkota, utamanya ke DKI, menurun drastis selama PSBB di Jakarta, kerumunan di beberapa lokasi di dalam kota, seperti di Tangsel, juga kawasan Bodetabek lainnya, memang masih tinggi. Akibatnya, laju penambahan kasus positif Covid-19 juga tinggi. Per 24 September 2020, data dari laman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tangsel menyebutkan ada tambahan 27 kasus terkonfirmasi Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi positif di Tangsel sudah menembus 1.059 kasus. Di Jawa Barat, Kabupaten Bekasi memiliki kasus positif di kluster industri amat besar. Per Kamis, ada tambahan 145 kasus baru Covid-19 sehingga total ada 2.332 kasus. Rinciannya, 1.974 kasus sembuh, 48 kasus meninggal, dan 310 kasus dirawat atau isolasi mandiri. Juru bicara satgas penanganan Covid-19 Bekasi Alamsyah belum mau berkomentar terkait kasus di wilayahnya yang terus melaju. (HLN/IGA/VAN) Prapanca Raya,Termurah bawah NJOP, Lt.902/450, Bs Office 8 lt Rwbarito7399607,08I385696536 Duren Tiga, L.947, cocok usaha SHM, strategis, ramai, RWPrive Sisie 08111550467 / 3925588 Liga Mas Pancoran, L.218/108 4KT,2KM,bbs bnjir,SHM,RWCBD Dessy 08151898775 / 3925588 Meski terus diperpanjang sejak April, PSBB belum dapat menekan kerumunan warga di beberapa lokasi. Sari (30), salah seorang warga di Perumahan Palem Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengkhawatirkan timbulnya kerumunan warga di tanah kosong dekat tempat tinggalnya. Di sana setiap sore menjelang malam, anak-anak ramai bermain layang-layang tanpa mengenakan masker. Selain itu, orang datang berduyun-duyun untuk menikmati suasana sore hari sembari menikmati aneka kuliner yang tersedia. ”Karena ekonomi lagi sulit, banyak pedagang memilih jualan di sini. Warga yang bosan di rumah keluar mencari hiburan. Tanah kosong itu ideal sebagai tempat nongkrong. Tempatnya teduh dan nyaman. Jadi samasama ketemu kebutuhannya,” ujar Sari, kemarin. Namun, dari apa yang ia lihat, banyak warga tak mengenakan masker. Mereka juga tidak menjaga jarak aman. Demikian pula dengan pedagang yang juga tidak disiplin me- Ray White Prive - Open House Patra Kuningan IX, LT. 1674m² Aldila 081287776761/27889488 Ray White Prive - Open House Simprug golf, LT601/LB500, 5KT Aldila 081287776761/27889488 Senayan Res,lt.450m,brg langka harga menarik,nego. Ray White Tomang - Adhitya 08561177388 Yupiter Raya, VCM. Open House 500/250, Dpn Tmn, sbtu, mnggu BSM 75912929**0811 89 2929 Pd Pinang FeDex 3M=5KT **** Pd Indah 7.3M bonus rumah Lihat janji 0818761697 Jl. Pulomas Brt. Dkt RS. Kartika Ls : 437m²/550m², 2½lt Kt5+1, Km:5+1 . RWHIB 081210055191 Pdk Indah,Area Gedung Hijau Ry Jual Cpt LT/LB 500/450, Swim Pool * Budiyanto 0.818.9.333.99 Jualcpt.Rmh di Komp.BillyMoon 357/185, 6.5M ng,Shm,RWPrive Sisie 08111550467 / 3925588 PI--Sek Duta V---550/450--Pool Jual Cepat--Turun Harga---Nego Martine----0816.822.683----ERA Mahagony, L.200/144m², KT3+1 KM2+1, Rp. 2,750M, RWPrive Sisie 08111550467 / 3925588 Pondok Indah - Kencana Indah Lt.900m,Layak Huni*Asri * ERA HOME - Nina ** 0812.9697.861 Pangkalan Jati V - Jatiwaringin L.490/160m², Rp.5.4M, RWCBD Sisie 08111550467 / 3925588 Pondok Indah, 291m, rmh bagus best price, turun hrg! Ray White Tomang - Adhitya 08561177388 Pulo Asem, LT. 417 / LB. 238m² 5+2KT, 5+2KM, Ray White Prive Sisie 08111550467 / 3925588 Ray White CBD Jkt-Open House Jl.Raden Inten, L.246/178, 5bdr Endi 081338634603 / 3925588 RWhiteCBD Jkt-OpHo, Cipayung Gebang Sari L.1810, 10KT,12KM Amby 081807997551 / 3925588 Tnh&rmhtua,Komp.IPTN,Cbubur lt:4100/600,hrg9Mnego.RWCBD Tiwik 0811962563 / 3925588 Baru bangun Rmh 3LT, Kelapa Gading Cengkir barat,6x15, 4KT, 4KM, Bebas banjir.0817776122 Dijual Kav. Komplek Elit Kelapa Gdg. Lt.1.200m², Hoek, Murah *Freddy 081382226888. *RWDS 29789789. *David 08970393122 Dijual jl Kelapa Hibrida III Klp Gading Jakut, 6x15m, 2Lt,baru, SHM. 08161833705 Ching Hau Hitung Tanah Saja Rmh Komp. Elite di Sunter,LT.800m²*RWDS 29789789. Ida 081807476751 Tarian Ry,Klp Gading,jual cpt,3lt BU, Harga dibawah pasaran, 180m, siap huni, cck u/tinggal, konveksi,gudang,dll *Ray White Tomang - Febio 0816 99 77 85 Ray White CBD Jkt-Open House Jl.DanauAgung,L.363/500,4+4Kt Dina 0811811916/021-3925588 Sunter Agung, Luas 280 (15x19) SHM,hit.tnh,Strgs*RWMenteng 081510202000*Yadi*31909333 Ray White CBD Jkt - OpHo - PIK Cluster rome, L.1059/442, 5KT Endi 081338634603 / 3925588 Jl.Panjang,bagus,lt.1200m,2lt cck u/kntor,bank,rmh.RayWhite Tomang - Natalia 087782490193 ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 0IFANQLU Digital KOMPAS 13 J U M AT , 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Kamera Ricoh GR III Kembalinya Roh Fotografi Hitam Putih Dalam fotografi digital yang penuh warna, sedikit produsen kamera digital yang mempertahankan fokus mereka pada fitur warna monokrom klasik, yaitu hitam putih. Ketika fotografer berlomba-lomba menampilkan warna yang lebih indah dari warna aslinya, maka fotografi digital hitam putih selalu tampil simpel dan terkadang menyerap roh dan menyajikan visual yang begitu dalam. M Yuniadhi Agung E ra sekarang adalah masanya mirrorless, sistem kamera digital yang mutakhir dan lebih sederhana strukturnya. Fotografer mulai meninggalkan kamera digital SLR yang berat dan beralih ke kamera mirrorless yang bisa diangkat ringan dengan sebelah tangan. Produsen kamera digital SLR, seperti Canon dan Nikon, kini harus berbagi pasar dengan beberapa produsen kamera mirrorless yang melesat pesat, seperti Fujifilm dan Sony. Semua membangun imaji dan menghimpun koloni di dunia fotografi. Lalu, bagaimana produsen kamera digital yang namanya tidak disebut di atas mengikat penggemar fotografi? Jawabannya adalah fokus pada fitur kamera yang tak banyak digarap produsen lain. Dalam perjalanan kamera digital, salah satu yang mempertahankan penampilan fitur pilihan simulasi warna hitam putihnya adalah kamera Ricoh. Produsen kamera asal Jepang tersebut telah membuat debut kamera digital kompaknya melalui seri Ricoh GR sejak 2005. Generasi terakhir Ricoh GR, yaitu Ricoh GR III, Kramat 7 Ls 1390m SHM kotak Cck u/townhouse langka*murah Felix 08988889168 RWComercil Cikunir Jl. Antilope, Jarang Ada 2Ha, cck u perumahan / apart Tetry RWSB - 087842091700 Ciledug Raya (depan ramayana) masih kondisi t'sewa,lt 2400m² strategis, murah, cck u/ kantor, retail dll ** Ray White Tomang *** Hanel 0816.4847.955 *** dijual kebun diGadog 1km dr Pol sek Mega mendung lt 10000m² SHM 3 rumah 082128828236 Dijual tnh 2250m² SHM pinggir jalan Cagar Alam Selatan Depok hub08161189721-085815365725 Karawang Tanah10-35ha pinggir jln Pantura Cikampek km10 arah Pamanukan.sumano0817862805 Rancamaya Golf Est. - Kavling 1.605m² View Golf - Hole 12 Serius hub Elias 081 696 0505 Ampera ls.2860 hrg 13jt,Gaharu Ls.307 hrg 22jt & ls.250 hrg 23jt Ike 081808361616 RWCipete Dijual Tnh Ls.632m2 Jl.Gunung Balong Satu Lebak Bulus: 0821.24346635/0815.10246686 Radio Dlm Jl. Deperdag I 167m Murah hrg covid 081380960999 Profesional Properti 27828082 Tanah Commercial Mampang Prapatan LT/LB : 1442m/750m Alvin 081343558781 RWComrcl A.Ferhat 08179869966, Cawang Halim, 4446m²,Kotak,HGB 2049 Harga OK, Jual Cepat!!! RWKSN RAYWHITE PRESTIGE Kav Industri Legok Ls.7.8Ha Sudah Pagar Keliling, Lokasi Super Bagus & Sgt Langka Ahong 087881666776/45868999 BU Tnh Gading Kirana Ry.Gratis Rumah Mewah 14x17,HGB.2037 Full marmer,10AC,08988889168 Dijual Gudang Jl. Agung Timur dkt McDonald Sunter, LT.2700, LB.2268, strategis posisi masih tersewa smp Nop. 2022, Hubungi: 08159858525 Gudang Bitung Ry Serang km12 Luas 3,3ha+2,2ha SHM dpn McD Felix 08988889168 RWComercil Gudang Green Sedayu Cakung Jual/Sewa 9x18 Kantor fan Timur. RW Moi 0852 1808 9985 Gudang KlapaNunggal Bogor BU lt 6000/lb 3000 ada kantor500m Felix 08988889168 RWComercil Gudang Sunter - Pulo Gadung 3000m - 6500m, Murah. Bagus JANSENS 0817889789 *RWDS Gudang Tangerang 7Ha / 3Ha & 7.200 m², Murah Sekali * * * JANSENS 0817889789. *RWDS Jl Pemuda Gedung luas 660m Zona komersial lebar muka 20m Bs bangun 8 lt u/ kantor, hotel Felix 08988889168 RWComercil Jual Toko di Rawasari. Perc. Negara, Ls 107m2. Hrg NJOP tanah saja.hub.0811-1517-177 Kav 1.2ha MH.Thamrin Cikokol sbrg RS Awal Bros cck gud/pbrk BU 9jt nego Elias 081 696 0505 Beberapa hasil pemotretan dengan menggunakan simulasi hi BW kamera Ricoh GR III. kamera tersebut juga tetap mempertahankan kalibrasi simulasi warna hitam putih yang menjadi fitur istimewa. Hal ini hanya diketahui orang-orang yang telah memahami karakter hasil foto Ricoh. Seperti era manual Demikian juga pada Ricoh GR III. Hasil foto berwarna pada kamera ini tidaklah istimewa. Mata awam hampir tak bisa melihat perbedaan dengan hasil foto warna dari kamera Jl Ry Bekasi Klender no 8 SHGB Gudang & kantor Lt 1650/520m zona komersial 5mnt dr Pemuda Felix 08988889168 RWComercil Ruko 2 gandeng,dibawah NJOP, Jl. P.jayakarta 45 Komp. Kota indah3,5Lt.176m2.08388345388 Ruko 3 1/2 Lantai uk 4,5 x 45, LT 182/LB 340 di Jl.Haji Ung Kemayoran Jakpus. 0811170837 Ruko 3Lt&restonya sdg berjalan baik,cocok u/daerah Bisnis buat Chinese food, Mcd,KFC,Hokben, Jl.Susilo Raya 18 Grogol. BU hrg bawah pasar 5,5x39,5mtr. Hub Uyung 08161926496 Ruko gandeng Jl Bolevar Raya Blok J 4 no 9 (5x15mtr). Rumah blkg 6x20m.Hub 081519713838 T.996/B.650 Kotak R6, SHM ; Jalan Panjang Raya, Strategis ; Anto Brighton 085156954495 Disewakan Gudang Daan Mogot Ls680/450m lokasi pinggir jalan Deket Indosiar. 0855.808.1707 Tanah Depan Stasiun KRL Daru Luas -/+ 5ha. Izin lokasi 137ha. Hubungi: 085216877733 TP Agung Perkasa9 Blok K1 Sunter Depan Carefour Gudang 40x66= 2640m². 2Kav.Toto.0817862805 Tanah&rmah Jl.Siguntang,Ciloto 3KT,2KM, LT.5640/LB.128, SHM Lingk bgs,Hub.Dina 0811811916 Dijual Cepat Ruko 4Lt, LT 89m² LB 250m². Jl Pelita Kampung Janis (pekojan 2). 0816816016 Dijual ruko+tanah di jln mangga dua raya, luas 690m, hrg njop, hub agent: 081250060088 Dijual/DisewaGudang Kaliabang Tengah Bekasi Luas : 5300 m2 Surya RWHIB 081932113155 Dijual/Sewa Lt.10.770/Lb.3.600 Jl.Ry Cileungsi Jonggol 50m Sebelum Mekarsari, 0816 834 509 Cideng Barat, Lt.355m (±12x29) SHM, Jarang ada ** Ray White Tomang - Febio 0816 99 77 85 Gedung Fortuna Mampang, 4.5lt LT 1830/LB 4815,HGB, RWPrive Sylvie 082110611160 / 3925588 Tnh Abang 2, Kavl siap bangun, Lt.1100m²,komersil area,jarang ada, strategis ** Ray White Tomang - Hanel 0816.4847.955 Gudang Kembangan Selatan Ry 1250/500m*3 menit ke tol Puri jalan besar-harga mnarik SHGB Felix08988889168 RWComercial MargondaRaya,Depok,cck untuk kantor,resto,Showroom I09/500 RWBarito 7399607-08I6 790 I96 Bgun Rmh,Htl,Ruko,Kwlts,amnh pglmn 20th www.hilmyjaya.com 021. 4223 047 / 0878 8232 9533 Beli Arloji & Berlian dg hrg tgg rolex dll.King Arloji,0817115416 jl.kyai maja 7C dpn psr mayestik KERAWANG Pabrik Jatiuwung, Tgr, Lt. 2,4Ha strg,lengkp instalasi,mesin,Susi 081310384009RWKSN27090888 RAYWHITE PRESTIGE Ahli Bocor. gdg. ktr. rmh. tembk k.mndi.dak.dll.100%Garansi.tgg jwb.Raja bocor: 082112239999 Jual Murah Tnh Wisata terkenal Bandung,LT:5.2Hektar,bgs, HGB, Sekar-MAXI Pro 081809001600 Pabrik Gn.Putri Sedap Sari Bgr L.15.959/7.710, SHM, RWPrive Sisie 08111550467 / 3925588 Rk Gandeng Boulevard Ry 280m Murah 08159954554/45868999 A.J. Kontruksi Jasa Bangun Baru, renovasi-steel- interior & eksterior.kualits, hrga komptitiv free design. Hub: 085280732636 Butuh Alat - alat olahraga. Klik: www.idachifitness.com/Hub:Jkt 083871861095; Tgr 0812-11971208;Bdg 0812-8991-2397;Jogja 08111019738;Bali 08123812761; Ptk 081254137661; Srby 082226226817; Plg 082371852099. DENPASAR Jual sangat murah Villa di Nusa Dua baru renov fullfurnis (baru) .1.8M.4kt.4km.Pool. Lt/b 175m² /225m². roof top view GWK. 0818152600; 081298887008. Penampilan kamera GR III yang ramping dan kecil dirancang untuk fotografi spontan dan cocok digunakan untuk fotografi jalanan. Dengan menggunakan lensa tunggal 28 mm, maka obyek yang dekat dengan fotografer terekam beserta latar di belakangnya sehingga membuat bingkai foto penuh. Kamera Ricoh GR III tak cocok untuk pemotretan profil karena lebar lensanya membuat kesulitan menentukan posisi obyek. Dimensi Ricoh GR III sedikit lebih kecil dan ramping dari generasi sebelumnya, GR II. Meski beberapa fitur ditambahkan, seperti layar sentuh dan sistem operasional yang lebih mudah digunakan, ada satu hal yang disayangkan, yaitu tidak adanya lampu blitz di bodi kamera. Pada seri GR sebelumnya, pencahayaan fill-in dengan lampu blitz kamera menambahkan nuansa pada foto. Pada GR III ini hanya disediakan soket untuk tambahan lampu blitz yang harus dibeli lagi. Konsumsi baterai cukup boros sehingga harus siap dengan cadangan baterai, sementara untuk penggunaan kamera secara terus-menerus dalam waktu yang lama, bodi kamera cepat panas sehingga kurang nyaman saat dipakai. Dengan harga yang lumayan tinggi, kamera Ricoh GR III tidak akan menjadi kamera pertama atau utama para fotografer. Namun, dengan kekuatan simulasi hitam putihnya, kamera ini bisa menjadi kamera pendamping yang mendapatkan tempat yang istimewa bagi mereka yang menggemari fotografi hitam putih. Dicri Manager Mrkting Devlper, S1, Pglm 5 thn Area Tangsel, CV : [email protected] Mau bisnis wst alam saat covid prospek bagus, jual 2ha murah 350rb/m², bali barat. SHM, ada ijin wsta, Jl hotmix 0818771962 SEMARANG Rumah Tingkat Lt.500/Lb.300 m2. 4.75M Nego. Lokasi Tirto Agung Semarang. 08122939305 SERANG Serang Jl Raya Palka 12 hektar Desa Curuggoong Padarincang jalan 2arah*ada sumber air*hgb Felix 08988889168 RWComercil SURAKARTA Jual Tnh strategis d Matesih. Hrg Mhl. Ls 2.026 m². Full SHM. Hub Julia S. 0812 4876 7775 YOGYAKARTA Jual Rmh Sederhana, LT235m2, LB180m2, 4 kmr kos,200m utra Kampus UGM, H:087839410497 SEWA Ruang Usaha, LT1350, LB360, Parkir Luas, Pusat Kota di Timoho, Hub:087839410497 BANDUNG Melawai 6, Lt 200m, 5 LT, jalan utama, cocok usaha/resto harga Murah. 0813-1031-5315 Ray White Prive-OpHo, Cirebon Hotel Ibis Jl.Siliwangi, 138kmr Aldila 081287776761/27889488 Tutup Kartu Kredit/KTA/Pinj OL Reschedule/disc-80%(pemutihn) Legal! Senayan 0812 8783 7798 digital merek lain. Namun, ketika beralih pada fitur simulasi warna hitam putih, kamera Ricoh GR III langsung menyajikan hasil fotografi hitam putih yang hasilnya seperti pada era kamera manual. Beberapa merek kamera digital sebenarnya juga menyediakan fitur simulasi warna hitam putih. Namun, nuansa foto digitalnya sangat terasa dan hasilnya gradasi pencahayaan terang menuju gelap terlalu panjang. Itu membuat nuansa klasik hitam putihnya tidak begitu terasa. Saat kerinduan akan hasil foto hitam putih klasik tak tersalurkan pada kamera digital, akhirnya para fotografer menyerahkan pada peranti lunak pengolah foto untuk memberikan nuansa klasiknya. Pada Ricoh GR III, ada empat pilihan simulasi warna hitam putih, yaitu BW, soft BW, hard DAERAH-DAERAH Marunda 4000, 8600m, 12000m garasi,gudang, pabrik Murah BU Felix08988889168 RWComercial Ray White PIK 021-21584198 Jualmrh ruko hoek di CBD Empo Lt 5.x15. 5lt*Nini 08161844892 Belum lapor SPT? Belum punya pembukuan? Kami bantu harga bersahabat, H: 0819 3801 8181 Beli Berlian,Rolex dll dgn harga tertinggi. Trima jual sementara toko Goodwill. 0819 32 9191 99 Kost2an di Tebet,Lt.200, Lb.444, Kt.27, Km.27, AC 27, 3 Lantai Surya RWHIB : 081932113155 RAYWHITE PRESTIGE Tanah Pergudangan Balaraja 23Ha Lokasi Super Bagus * * Ahong 087881666776/45868999 TomangRy ex Lea jeans,1800m² tembus belakang,jrng ada,area komersil,cck u/gedung tinggi,dll Ray White Tomang - Hanel 0816.4847.955/0812.8732.0225 semakin menegaskan bahwa jiwa fotografi hitam putih tak pernah padam. Ricoh bisa disebut sebagai ”pemberontak” di dunia fotografi digital. Merek ini tak terlalu populer dan hanya menjadi pembahasan di kalangan tertentu. Ketika sejumlah produsen kamera digital mencari bentuk kamera yang kian nyaman dipegang dan digunakan, Ricoh melalui seri digital GR sejak awal konsisten pada bentuk yang kompak, yaitu kecil, mudah digenggam, tetapi tetap menonjolkan performa. Kamera GR III yang dirilis pada 2018 bahkan adalah ”kamera saku”, kamera yang ukurannya kecil sehingga bisa dimasukkan ke saku celana. Desain kamera Ricoh seri GR digital cukup kaku dan seperti tidak mengikuti arus zaman. Bentuknya sederhana seperti halnya pada awal era kamera saku digital dan tidak banyak berubah hingga ke generasi terbarunya. Bodi kamera berwarna hitam yang terlihat monoton seolah menolak perkembangan. Meski demikian, kesederhanaan desain Ricoh GR digital ini menjadi kekhasan mereka. Selain menjaga penampilan, seri FOTO -FOTO: KOMPAS/YUNIADHI AGUNG BW, dan hi BW. Semuanya memiliki rentang kontras yang berbeda. Pada posisi BW, fotografer bisa memainkan zona sistem pencahayaan yang menjadi teori dasar fotografi hitam putih dan populer melalui foto-foto lanskap Ansel Adams. Jika memilih simulasi hi BW, maka fotografer bisa mengeksplorasi obyek dengan tingkat kontras tinggi yang mengingatkan pada karya foto jalanan Daido Moriyama. Pengaturan pada simulasi hi BW menjadi pilihan terbaik ketika menggunakan kamera ini. Pada hi BW, roh fotografi hitam putih keluar liar dan membuat fotografer bebas mengekspresikan diri saat membingkai obyek foto. Fotografi adalah soal rasa dan terkadang melalui foto hitam putih fotografer bisa bertutur visual lebih dalam. Kendali utamanya adalah mata dan interpretasi kita pada obyek, sementara mode hi BW menjadi penghubungnya. Hasil foto hi BW yang kontras cenderung memberikan pemaknaan lebih dan terkadang memunculkan kesan dalam, tegas, dan kelam. Sebuah drama pada sebingkai foto hitam putih. Foto simulasi warna hitam putih kamera Ricoh GR III menyajikan nuansa nostalgia. Gradasi warna dari hitam pekat menuju ke abu-abu hingga ke putih terang mengingatkan pada hasil foto hitam putih menggunakan film negatif klasik, seperti Kodak Tmax atau Ilford. Semua tersaji hampir serupa dengan film negatif hitam putih sehingga tak perlu lagi melakukan olah digital. Hlg BPKB a/n Bambang Zakaria nka MHSG3120HJ419563 nosin G3E4E0585923 Ymh F-5629-FBT Bth adm Import.wnt.dibwh 30th Expr,B.Ingg,B.Mandarin lbh bgs E:[email protected] Dibutuhkan 1.Tele Marketing yg berpengalaman, bisa surat men yurat dan pandai berkomunikasi dg customer. Lamaran via Email [email protected] Dbthkn: 1.Accounting & finance manager. 2.Staff account receieable, 3.Inventory control, 4.warehouse manager consumer goods. syrt: pny surat referensi kerja, pnglmn 2th, sdh terbiasa kerja dgn target dan deadline. CV: [email protected] BRCVTRFM ¢ 14 KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Olahraga Bursa Transfer Lesu PLAYOFF NBA Tyler Herro, Kentucky, dan Ayam Goreng Sepekan jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim luar biasa 2020-2021, aktivitas transfer pemain masih lesu. Hal ini tidak terlepas dari masalah finansial yang mendera klub-klub. JAKARTA, KOMPAS — Semua klub di Shopee Liga 1 Indonesia intens melakukan persiapan menjelang bergulirnya musim luar biasa 2020-2021, pekan depan. Namun, hingga Kamis (24/9/2020), belum ada klub yang memanfaatkan bursa transfer pemain untuk menambah amunisi tim. Meski Liga 1 musim luar biasa ini marak dengan penyesuaian regulasi akibat pandemi, seperti ditiadakannya promosi dan degradasi, transfer pemain tetap diberlakukan. Padahal, delapan dari 18 tim peserta Liga 1 menolaknya. Hal itu terungkap dalam rapat manajer tim peserta dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 21 September. Tujuh klub lainnya memilih setuju dibukanya transfer pemain, adapun tiga klub bersikap abstain. Namun, PT LIB memutuskan jendela transfer dibuka sehingga klub-klub bisa merekrut pemain baru. Hal itu diperkuat pemberitahuan PSSI mengenai persetujuan FIFA atas perubahan transfer matching system periode 2 Liga 1 yang seharusnya berlangsung 21 Juli hingga 19 Agustus menjadi 21 September hingga 18 Oktober. Meski begitu, belum ada klub yang mengontrak pemain baru. Mayoritas klub justru kehilangan para pemain utama yang tidak menyepakati renegosiasi kontrak. Ada pula klub yang meminjamkan pemainnya untuk klub-klub Liga 2. PSM Makassar, misalnya, kehilangan striker Ferdinand Sinaga yang hijrah ke PSMS Medan bek Dedy Gusmawan yang pindah ke Sulut United. Dua pemain lainnya, Irsyad Maulana dan Leo Guntara, pindah ke Semen Padang. Keempat pemain itu akan melanjutkan karier di Liga 2. Supremasi Kentucky ANTARA/PRASETIA FAUZANI Pesepak bola Persik Kediri, Andri Ibo (kanan), mengikuti latihan fisik menjelang digulirkannya kembali kompetisi Liga 1 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (21/9/2020). Mantan pemain Persipura Jayapura itu kembali berlatih bersama rekan setimnya setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. PSM enggan memanfaatkan bursa transfer untuk mencari pengganti keempat pemain itu. Selain masih menunggu empat pemain asing yang dipulangkan ke negara asal masing-masing, Maret lalu, PSM memilih mengorbitkan sejumlah pemain akademinya yang berusia di bawah 20 tahun. Sembilan pemain akademi PSM telah ikut berlatih dengan skuad tim utama sejak Senin (21/9). ”Menurut pelatih, para pemain akademi layak diberi kesempatan. Mereka akan dipercaya mengisi skuad utama PSM di Liga 1,” ujar Sulaiman Abdul Karim, Media Officer PSM, dihubungi dari Jakarta. Langkah serupa diambil tim promosi Persita Tangerang. Meskipun kehilangan salah satu pemain asingnya, gelandang serang Mateo Bustos, yang memilih mundur akibat pandemi, Persita memutuskan tidak mencari pemain asing baru. ”Kami tentu kehilangan sosok Bustos di lapangan, tetapi pemain asing yang tersisa sudah cukup memenuhi kebutuhan taktikal dan permainan tim. Kami akan memaksimalkan pemain di tim guna menggantikan Bustos,” kata Manajer Persita I Nyoman Suryanthara. MOTOGP Marquez Menatap Portimao BARCELONA, RABU — Penantian panjang Marc Marquez untuk kembali membalap mulai menunjukkan titik terang. Tubuhnya mulai memanggil untuk kembali berlatih lebih intensif. Marquez pun bersiap melepas pelindung lengan kanan atas yang cedera untuk fokus mengembalikan kekuatan otot-ototnya. Juara dunia enam kali MotoGP itu mulai menatap Portimao, Portugal, sebagai sirkuit pertama setelah pemulihan cedera. Marquez mulai berlatih pada 15 September, enam pekan setelah operasi kedua tulang lengan kanan bagian atas atau humerus pada 3 Agustus. Dia menempuh jarak 7,53 kilometer dalam 31 menit 14 detik. Ini pertanda positif karena dia bisa mencetak pace dalam rentang 4 menit hingga 4 menit 10 detik per kilometer. Marquez bahkan mengaku terkejut karena pace normalnya adalah 3 menit 50 detik. Sinyal positif itu membuat Marquez semakin optimistis. Dia pun mengolah kembali tubuhnya dengan variasi lari dan bersepeda, latihan kardio, kekuatan otot kaki serta lengan kiri. Dia belum bisa melatih lengan kanan karena masih dalam proses pemulihan. Bahkan, pelindung lengan atas dari karbon masih terpasang T idak ada yang menyangka Tyler Herro (20), sebagai pemain urutan ke-13 dalam draft musim ini, mampu berbuat banyak. Namanya dianggap angin lalu dibandingkan rookie favorit penggemar, Ja Morant (Memphis Grizzlies) dan Zion Williamson (New Orleans Pelicans). Kenyataan berbalik. Saat tim Morant dan Williamson sudah tersingkir, Herro mengejutkan semua orang pada Kamis (24/9/2020) waktu Indonesia. Dia menjadi pahlawan kemenangan Miami Heat atas Boston Celtics, 112-109, pada gim 4 final Wilayah Timur. Bocah ini mengguncang NBA lewat raihan 37 poin dari bangku cadangan. Dia memasukkan poin demi poin dari mana saja, lewat lemparan perimeter dan tiga angka ataupun penetrasi area dalam. Capaian Herro kemarin sangat fantastis. Jumlah poin itu merupakan yang terbanyak kedua sepanjang sejarah dari pemain berusia 20 tahun. Hanya legenda hidup Lakers, Magic Johnson (42 poin), yang mengalahkannya. Itu pun terjadi empat dekade lalu. Gaya bermainnya mirip megabintang Warriors, Stephen Curry. Kepercayaan dirinya seperti legenda hidup Michael Jordan. Etos kerjanya persis seperti senior Heat, Jimmy Butler. Kunci utama perkembangan pesat guard setinggi 1,96 meter ini adalah etos kerja. Dia bisa mengimbangi porsi latihan Butler, pemain yang punya etos kerja mendekati mendiang Kobe Byrant. ”Dia (Herro) punya percaya diri, tetapi dia rendah hati. Mau bekerja keras, mau dilatih, dan mau mendengar masukan dari veteran tim,” kata Pelatih Heat Erik Spoelstra. AP PHOTO Marc Marquez supaya tulang yang retak tidak mengalami pergeseran. Marquez berharap pekan depan sudah bisa melepas pelindung lengan kanan itu dan mulai menjalani proses penguatan otot dengan lebih baik. Perlu bersabar Marquez sadar, proses ini tidak bisa cepat. Dia perlu bersabar dan fokus menjalani program pemulihan meskipun sudah sangat rindu memacu sepeda motor. Dia mengungkapkan proses pemulihan dan target ke depan di MotoGP dalam wawancara khusus yang disajikan oleh Honda Racing Corporation, Rabu (23/9/2020). ”Terkait dengan kondisi fisik, sekarang saya dalam momen yang bagus. Tetapi, tentu saya masih sangat jauh dari level normal. Benar bahwa pekan lalu saya mulai berlari dan bersepeda. Dari sisi kardio, kaki, dan lengan kiri, kondisi saya cukup bagus. Tetapi, terkait dengan lengan kanan, saya masih perlu melakukan sejumlah langkah besar, dan kami sekarang mulai melakukan latihan lebih banyak. Saya tahu bahwa kami di jalur yang bagus. Tetapi, saya tidak tahu apakah saya akan berada di atas motor dalam satu bulan, dalam dua pekan, atau dalam dua bulan,” papar Marquez. Namun, Marquez berharap dirinya bisa menjalani balapan di Portimao yang menjadi seri penutup musim ini, pada 22 November. ”Saya berharap berada di sana. Saya berharap balapan di sana dengan MotoGP karena saya menjalani tes di sana dengan motor Moto2 pada 2012,” kata Marquez. Musim ini memang sudah berakhir lebih awal bagi Marquez, dalam konteks perburuan gelar juara. Namun, dia menegaskan bahwa tim sesukses Honda bisa mengalami masa-masa sulit. Dia berjanji kepada para penggemarnya untuk tetap bersabar dan optimistis pada musim berikutnya. ”Jangan khawatir, kami akan kembali ke puncak,” ujar Marquez. (ANG) VA R I A O L A H R AG A Jumlah Penonton Perancis Terbuka Belum Dipastikan Olimpiade Jalan Terus Tanpa Harus Menunggu Vaksin Rencana Federasi Tenis Perancis (FFT) menggelar Perancis Terbuka di Roland Garros, Paris, 27 September-11 Oktober, dengan penonton tak mudah diwujudkan. Pemerintah Perancis mengeluarkan peraturan baru membatasi berkumpulnya massa hingga hanya seribu orang. Peraturan itu dikeluarkan Rabu (23/9/2020) seiring dengan tingginya penambahan kasus Covid-19 pada September. Akibatnya, Paris dan 10 kota lainnya digolongkan pada zona merah. Sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Perancis pada Februari, jumlah penambahan kasus per hari pada September menjadi yang tertinggi. Pada 18, 19, dan 23 September terdapat penambahan masing-masing 13.000-an kasus. Dengan perkembangan situasi ini, penyelenggara Perancis Terbuka harus mengubah jumlah penonton yang boleh datang ke arena. Semula panitia menjual 5.000 tiket per hari untuk penonton di Stadion Philippe Chatrier, arena utama Roland Garros. (AP/AFP/REUTERS/IYA) Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach mengatakan, Olimpiade Tokyo 2020 dapat berjalan tahun depan meski tanpa vaksin Covid-19. Pada pertemuan virtual dengan panitia Tokyo 2020, Kamis (24/9/2020), Bach berjanji memastikan ajang olahraga yang telah ditunda satu tahun itu berjalan sukses pada 23 Juli-8 Agustus 2021. ”Kita lihat dunia olahraga perlahan tetapi pasti kembali dilagakan, sejumlah ajang besar berhasil diorganisasi, termasuk di Jepang. Begitu juga ajang yang kompleks seperti Tour de France, yang menunjukkan kepada dunia, kita bisa menggelar ajang olahraga secara aman meski tanpa vaksin,” ujar Bach. Namun, adanya vaksin dan tes cepat yang akurat pasti akan diterima dengan baik untuk menggelar Olimpiade, tambahnya. Bach mengatakan mustahil membuat rencana kontingensi untuk setiap skenario sehingga panitia tak perlu buru-buru memutuskan bagaimana Olimpiade akan dijalankan. (AFP/WAS) Masalah finansial Menurut Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago, perginya sejumlah pemain asing menunjukkan masalah finansial yang kini dialami klub-klub peserta Liga 1. ”Maka itu, saya tidak mengerti kenapa bursa transfer dibuka?” ujarnya. Atas dasar itu, Jacksen pun tidak akan mendatangkan pemain baru. Padahal, Persipura telah kehilangan dua pemain asingnya, yaitu penyerang Sylvano Comvalius dan bek Arthur Cunha, yang tidak memperpanjang kontraknya di Persipura. Kedua pemain itu telah ber- gabung dengan klub Liga Utama Malta, Sliema Wanderers. Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts menilai, keputusan PSSI dan PT LIB membuka bursa transfer saat ini tidak logis, mengingat itu direncanakan kembali dibuka pada akhir paruh pertama musim ini, yaitu Desember. ”Bagi tim yang melanjutkan kompetisi tanpa pemain asing, seharusnya itu menjadi tanggung jawab setiap klub. Sebaiknya ada transparansi sebelum mengambil keputusan (dibukanya jendela transfer) itu,” kata Alberts dalam keterangannya di laman resmi Persib. (SAN) Meski lahir dan besar di Milwaukee, Herro berada di posisi saat ini karena Kentucky. Berawal dari keputusan Herro pindah ke tim universitas Kentucky Wildcats setelah lulus sekolah pada 2018. Di salah satu tim universitas terbaik itu, namanya semakin sering terdengar. Heat memilih Herro karena memiliki koneksi dengan Wildcats. Presiden Heat Pat Riley dan center Heat, Bam Adebayo, merupakan mantan pemain Wildcats. Di Wildcats, dia dibina oleh pelatih hall of fame John Calipari yang punya tangan dingin menghasilkan bintang NBA, antara lain Anthony Davis, di Los Angeles Lakers. Calipari mengajari Herro permainan tim dengan kerja keras tinggi. Sang pelatih tidak mau ada permainan serakah dan ego bintang di timnya. Dia juga ingin semua pemain melampaui batas ketika latihan ataupun pertandingan. ”Setiap permainan di Kentucky sudah seperti ajang Super Bowl. Anda tahu artinya? Semua tembakan berarti. Mereka bisa merasakan atmosfer NBA. Lihat saja Herro, baru 20 tahun sudah mampu bermain lebih banyak dari yang lain,” tutur Calipari. Bersama Herro, saat ini binaan Kentucky sukses menguasai final wilayah. Di Heat, ada Herro dan Adebayo. Sementara itu, ada Davis (Lakers) dan Jamal Murray (Nuggets) yang sedang bertarung di barat. Kentucky pun tidak lagi dikenal hanya karena merajai waralaba ayam goreng. Sekarang, mereka juga merajai dalam urusan melahirkan para pemain terbaik di NBA. Kehadiran Herro semakin menegaskan itu. (AP/KEL) ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 Umum 15 Sanksi Ringan untuk Firli A R S I P www.kompasdata.id Juan Peron Presiden Baru Argentina Sanksi ringan yang dijatuhkan kepada Ketua KPK Firli Bahuri dalam perkara penggunaan helikopter untuk perjalanan pribadi dinilai belum cukup. Sanksi ringan itu dapat menjadi preseden. JAKARTA,KOMPAS — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri diputus bersalah melanggar kode etik dan pedoman perilaku KPK oleh Dewan Pengawas KPK karena terbukti menggunakan helikopter untuk perjalanan pribadi pada Juni 2020. Sanksi ringan yang dijatuhkan untuk Firli dalam perkara ini dinilai belum cukup dan dapat menjadi preseden bagi pelanggaran sejenis. Dalam sidang putusan yang dipimpin Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK sekaligus Ketua Majelis Tumpak H Panggabean, di Jakarta, Kamis (24/9/2020), Firli dinyatakan terbukti melanggar Pasal 4 Ayat (1) Huruf n dan Pasal 8 Ayat (1) Huruf f Peraturan Dewas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK. ”Menghukum terperiksa dengan sanksi ringan berupa teguran tertulis II, yaitu agar terperiksa tidak mengulangi la- gi perbuatannya dan agar terperiksa sebagai Ketua KPK senantiasa menjaga sikap dan perilaku dengan menaati larangan dan kewajiban yang diatur dalam kode etik dan pedoman perilaku KPK,” kata Tumpak. Tumpak didampingi anggota majelis yang juga anggota Dewas KPK, Albertina Ho dan Artidjo Alkostar. Hadir pula Firli dan pelapor kasus tersebut, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Pasal 4 Ayat (1) Huruf n berbunyi, dalam mengimplementasikan nilai dasar integritas, setiap insan KPK wajib menyadari bahwa seluruh sikap dan tindakannya melekat dalam kapasitasnya sebagai insan komisi. Sementara Pasal 8 Ayat (1) Huruf f berbunyi, dalam mengimplementasikan nilai dasar kepemimpinan, setiap insan komisi wajib menunjukkan keteladanan dalam tindakan dan perilaku sehari-hari. Untuk teguran tertulis II, masa berlaku hukuman 6 bulan. Selama 6 bulan itu, terperiksa tidak dapat mengikuti program promosi, mutasi, rotasi, dan tugas belajar atau pelatihan. Dalam pertimbangannya, majelis menilai, alasan Firli menggunakan helikopter dari Palembang ke Baturaja, Sumatera Selatan, dan sebaliknya, serta dari Palembang ke Jakarta pada 20 dan 21 Juni 2020 untuk efisiensi waktu tak dapat diterima. Pasalnya, ia sudah tahu dirinya harus kembali ke Jakarta pada 21 Juni sejak 19 Juni. Dengan demikian, seharusnya sejak 19 Juni Firli sudah dapat mengantisipasi rencana kepergiannya ke Baturaja. Namun, yang dilakukan Firli justru menyuruh ajudannya mencari informasi harga sewa helikopter pada 20 Juni. Selain itu, alasan Firli harus sudah tiba di Jakarta pada 21 Juni untuk membuat paparan materi rapat, pun tak dapat di- terima. Sebab, membuat paparan bisa di mana saja. Ditambah lagi, rapat dapat diwakili oleh unsur pimpinan KPK lainnya. Seusai putusan dibacakan, Firli memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. ”Saya nyatakan putusan saya terima. Saya pastikan, saya tak akan mengulangi,” kata Firli. Dugaan gratifikasi Menanggapi putusan majelis, Boyamin seusai sidang menilai putusan itu belum cukup. Pasalnya, ia menduga ada gratifikasi dalam kasus itu. Dari informasi yang diperolehnya, pada November 2019, sewa helikopter yang digunakan Firli bernilai ratusan juta rupiah untuk dua hari. Sementara Firli hanya membayar sekitar Rp 28 juta. Sejak awal, ia berharap Dewas mendalami masalah itu, apalagi diduga ada konflik kepentingan karena pemilik helikopter diduga berhubungan dengan orang yang beperkara di KPK. Dalam jumpa pers seusai sidang, Tumpak menegaskan, Dewas tak memiliki kewenangan untuk penyelidikan dan hanya mengadili yang berhubungan dengan kode etik. Meski demikian, Dewas telah mencoba melakukan klarifikasi. Hasilnya, dugaan itu tidak terbukti. Secara terpisah, peneliti Indonesia Corruption Watch, Kurnia Ramadhana, mempertanyakan kredibilitas putusan yang dijatuhkan oleh Dewas KPK kepada Firli. Menurut dia, Firli yang menggunakan moda transportasi mewah semestinya dijatuhi sanksi berat berupa permintaan untuk mengajukan pengunduran diri sebagai pemimpin KPK. ”Putusan Dewas itu sulit untuk mengangkat reputasi KPK yang kian terpuruk. Sanksi ringan itu bukan tidak mungkin akan menjadi preseden bagi pegawai atau unsur pimpinan KPK lainnya atas pelanggaran sejenis,” katanya. (PDS) Kematian Akibat Covid-19 (Sambungan dari halaman 1) daerah menyebut, tren peningkatan pasien kian membebani tenaga kesehatan. ”Penularan meningkat kalau ada kerumunan dan mobilitas. Jadi, pembatasan harus diperketat di semua daerah,” kata Ari. Standar perawatan KOMPAS/AGUS SUSANTO Upacara pemakaman militer dengan protokol Covid-19 berlangsung di Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Total kasus meninggal akibat Covid-19 di Indonesia 10.105 jiwa per 24 September, sedangkan kasus positif pada waktu yang sama bertambah 4.634 kasus. Perempuan Petani Berjibaku, Mencoba (Sambungan dari halaman 1) Tani Sumber Rejeki yang diketuai Sri Maryati. Dengan 30 anggota, mereka berinovasi membuat keripik dan dodol dari buah naga kualitas dua. ”Isi buah sebenarnya tak rusak, hanya ada bintik-bintik di bagian kulit. Kalau rasanya, dibanding dengan kualitas yang bagus itu sama. Hanya saja enggak ada yang mau beli, makanya dibuat stik,” tuturnya. Gagasan itu lantas dikembangkan Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur dengan memberikan pelatihan dan bantuan peralatan. Mereka pun mulai memproduksi dan menjualnya Rp 12.500 untuk kemasan 200 gram dan Rp 25.000 per 400 gram. Penjualan makanan ringan itu mampu mengobati jatuhnya harga buah naga. Penjualannya pun sampai ke ibu kota provinsi, Kota Palangkaraya. Serupa Desa Kandan, kelompok wanita tani di Desa Gandang Barat juga menyiasati hidup di lahan gambut yang penuh dilema karena adanya kebijakan larangan membakar. Meski diterjang pandemi Covid-19 yang membuat omzet kopi mereka menurun, para perempuan tani itu lantas menyiasati dengan cara membuat kemasan yang lebih kecil untuk dijual di warung-warung sekitar desa. ”Lumayan hasilnya, bisa menutupi keuntungan yang menurun dari penjualan ke kafe-kafe di kota,” kata Ketua Kelompok Usaha Bersama Bisa Iin Darwati. Mereka semua memiliki kesamaan, yakni enggan menanam padi lantaran takut masuk penjara atau gagal panen. Jika membakar lahan untuk menanam padi, mereka bisa masuk penjara. Namun, jika tidak membakar, gagal panen membayangi. Ketua Kelompok Tani Lancang Mandiri Saruman (53) mengungkapkan, lahan 1 ha miliknya semula ditanami padi. Namun, dalam dua kali percobaan tanpa membakar, dua kali juga ia gagal. ”Itu dikerjakan secara manual, tanpa ada alat, tanpa bantuan apa-apa, jadinya gagal. Saya yakin banyak petani mengalami hal sama,” katanya. Program pangan Kelompok-kelompok wanita tani itu berada jauh dari ingar bingar program lumbung pangan (food estate) di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Kalteng. Pemerintah pusat pada tahun ini memulainya di lahan 30.600 ha dengan rincian 10.600 ha di Pulang Pisau dan 20.000 ha di Kapuas. Kelompok-kelompok tani di dua wilayah itu sebenarnya tak jauh berbeda dengan kelompok tani lain yang bertani di lahan gambut. Namun, mereka yang di lokasi megaproyek pangan itu berhasil memanfaatkan lahan gambut dan mengelolanya tanpa membakar. Betapa tidak, mereka membuat gambut yang tadinya rawa menjadi sawah. Apalagi, Kementerian Pertanian memberikan bantuan alat pertanian berupa 200 traktor roda dua dan 150 traktor roda empat yang mampu digunakan untuk menyiapkan lahan seluas 1.000 ha yang direncanakan ditanami secara serentak saat Presiden Joko Widodo tiba di Kalteng. Kalteng saat ini memang surplus beras. Hal itu berkat dua kabupaten, yaitu Pulang Pisau dan Kapuas, yang jadi penghasil beras terbesar di Kalteng. Data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pertanian Kalteng, pada MaretApril 2020 terdapat 44.448,69 ha (hampir empat kali luas Kota Bogor) lahan yang dipanen dengan hasil 129.041,11 ton gabah kering giling. Jumlah itu sudah memenuhi kebutuhan beras di Kalteng selama Maret dan April, bahkan lebih 17.851 ton beras. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalteng Sunarti mengungkapkan, pihaknya berencana mengembangkan singkong di lahan seluas 1 juta hektar di luar kawasan gambut. Semua program ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. Banyak wilayah lain di luar lokasi lumbung pangan yang masih berjuang mengolah lahan gambut tanpa membakar guna memenuhi kebutuhan pangan keluarganya. Meski tidak menjadi bagian dari proyek strategis nasional itu, para perempuan tani di Kalteng terus berinovasi, menyiasati situasi tidak menguntungkan menjadi peluang dan ladang kesejahteraan. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Rita Rogayah mengatakan, standardisasi perawatan pasien Covid-19 diatur dalam protokol tata laksana Covid-19 serta pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19. Pedoman itu digunakan rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19. Itu merupakan kajian bersama dari organisasi profesi terkait. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir menambahkan, pemerintah meningkatkan cakupan layanan Covid-19 melalui penetapan rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat. Wiku menambahkan, pemerintah pusat dan daerah mengupayakan penanganan isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 melalui kerja sama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia. Pemanfaatan hotel untuk pasien Covid-19 diutamakan pada sembilan provinsi prioritas penanganan Covid-19 di antaranya 31 hotel dengan 4.116 kamar disiapkan di DKI. Inovasi riset untuk penanganan Covid-19 pun dilakukan perguruan tinggi Tim peneliti Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan mengembangkan alat deteksi Covid-19 melalui embusan napas yang dinamai GeNose. Pembatasan sosial Sejauh ini, pembatasan sosial yang ketat efektif terbukti menurunkan penularan Covid-19. Data yang dipaparkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukkan, setelah pembatasan sosial berskala besar diberlakukan, penularan kasus masih tinggi, tetapi lajunya melambat. Pada 30 Agustus sampai 11 September 2020, ada peningkatan kasus aktif di Jakarta 3.864 kasus atau 49 persen dalam dua minggu. Pada 12-23 September ada penambahan kasus aktif 1.453 kasus atau 12 persen. Angka kematian di Jakarta juga melandai. ”Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus bekerja bersama memutus rantai penularan,” kata Anies melalui keterangan tertulis. Di Batam, lonjakan kasus Covid-19 membuat Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang berkapasitas 360 tempat tidur tidak bisa lagi menerima pasien karena penuh. Untuk itu, Pemerintah Kota Batam memfungsikan rumah susun Badan Pengusahaan jadi rumah sakit darurat tambahan. Di Kupang, aparatur sipil negara Pemkot Kupang akan kembali bekerja dari rumah, Senin (28/9), menyusul meningkatnya kasus Covid-19. (AIK/TAN/NTA/HRS/ HLN/NDU/KOR) KOMPAS, 25 SEPTEMBER 1973 Juan Peron menang dalam pemilihan presiden di Argentina. Ia akan menjadi presiden untuk ketiga kalinya setelah diselingi dengan 18 tahun hidup dalam pengasingan di Spanyol. Pada 1955, Peron digulingkan dalam suatu kudeta. Oktober 1972, ia diizinkan kembali ke negerinya. Pada saat pemilihan presiden dilangsungkan, Peron berusia lebih dari 77 tahun. Jaksa Agung Tepis Isu (Sambungan dari halaman 1) jaksa Pinangki secara terbuka. Dia pun menyatakan akan mengusut tuntas pihak di balik Pinangki. ”Saya tak pernah menyampaikan apa pun dengan penyidik, lakukan secara terbuka. Bahkan untuk dakwaan pun yang menyebut nama saya, saya tak pernah peduli, silakan. Kami terbuka untuk dilakukan penyidikan,” tuturnya, menambahkan. Dalam berkas dakwaan Pinangki yang dibacakan di pengadilan, Rabu (23/9), nama Burhanuddin bersama Hatta Ali, Ketua MA periode 2012-April 2020, disebut tertera dalam proposal rencana aksi yang disusun Pinangki agar Joko memperoleh fatwa bebas dari MA (Kompas, 24/9). ”Adalah hal bodoh apabila kami melakukan itu karena perkara ini tinggal eksekusi. Tidak ada upaya hukum lain, ini hanya tinggal eksekusi. Kalau ada yang bilang bisa PK (peninjauan kembali), alangkah jaksa itu bodoh,” tuturnya. Pertanyaan publik Menurut Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak, berkas dakwaan disusun dari penyidikan. Maka, jika sebelumnya publik mendengar beragam informasi yang kemudian ternyata tidak tertera dalam dakwaan, bisa jadi hal itu memang tidak ditemukan dalam penyidikan. Meski demikian, menurut Barita, majelis hakim tetap dapat mendalami hal tersebut dalam pemeriksaan saksi ataupun terdakwa di persidangan. ”Ini, kan, masih berjalan dalam persidangan yang terbuka untuk umum. Kita harapkan apa yang menjadi pertanyaan publik itu bisa digali dan ditemukan kebenaran materiilnya oleh hakim,” katanya. Peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, masih meragukan materi dakwaan Pinangki yang disusun jaksa. Sebab, dakwaan tidak menjelaskan hal yang membuat Joko percaya kepada Pinangki. Demikian pula jaksa penuntut umum belum menguraikan langkah yang telah ditempuh Pinangki untuk menjalankan proposalnya. Saksi petugas kebersihan Dalam rapat Jaksa Agung dengan Komisi III DPR, sejumlah anggota Komisi III DPR juga mempertanyakan kejadian kebakaran gedung utama Kejagung, akhir Agustus lalu, yang kini masih disidik oleh Bareskrim Polri. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-P, Arteria Dahlan, mengatakan, Jaksa Agung harus memberikan perhatian penuh terhadap pengusutan kasus kebakaran itu oleh kepolisian. ”Saya ingin sampaikan begini, ada enam petugas cleaning service diperiksa, ada tidak manipulasi keterangan? Sebab, ada satu cleaning service di lantai satu, kok, bisa punya akses ke lantai enam dan bisa berbuat sesuatu? Apa benar rekeningnya di atas Rp 100 juta? Apa benar kalau diperiksa selalu didampingi anak buahnya mantan JAM (Jaksa Agung Muda)?” tanyanya. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana tak menampik soal adanya saksi itu. ”Saksi bernama Joko. Saksi ini dilaporkan penyelidik ke jaksa yang saya tunjuk untuk membantu Polri mengusut kasus kebakaran,” ujarnya. Joko, kata Fadil, berulang kali dicek dengan alat pendeteksi kebohongan guna mengungkap tindakan yang sesungguhnya dilakukannya sebelum kebakaran terjadi. Namun, Fadil tak menyebutkan kesaksian atau tindakan yang dilakukan Joko. Sementara terkait kepemilikan uang Rp 100 juta masih diselidiki. ”Kami sudah minta ungkap. Siapa pun yang terlibat, apakah dari internal (Kejagung), kontraktor, atau siapa pun, kami akan bongkar,” ujarnya. (NAD/REK) Daya Tahan Ekonomi Terus Dijaga (Sambungan dari halaman 1) Perikanan Nusantara (Persero), Perum Perikanan Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Berdikari (Persero), dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero). Pada akhir tahun ini, perusahaan-perusahaan itu ditargetkan menjadi holding pangan. Direktur Capital dan Management PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Syofvi Felienty Roekman menyatakan, PLN telah mendapat dana Rp 15,4 triliun dari pemerintah untuk memberikan stimulus bagi 45 juta pelanggan terdampak Covid-19 pada April-Desember 2020. Hingga kini, penyaluran stimulus pemakaian listrik bagi pelanggan 450-900 volt ampere mencapai Rp 1,2 triliun per bulan dan bagi UMKM kurang dari Rp 1 miliar per bulan. Padat karya Untuk membantu masyarakat yang terimbas Covid-19, Kementerian Perhubungan (Ke- menhub) menjalankan program padat karya dengan mengedepankan protokol kesehatan. Kegiatannya berupa pembangunan, pemeliharaan, perbaikan, serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi. Pekerjaan sipil sederhana dilakukan dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal atau berasal dari sekitar proyek yang tak berkeahlian. ”Hingga September 2020, program padat karya di sektor perhubungan menyerap 16.000 tenaga kerja,” kata Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono. Hingga 23 September, realisasi biaya upah padat karya di Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat terealisasi Rp 14,35 miliar (30,8 persen) dari target Rp 46,53 miliar. Di perhubungan laut, realisasinya Rp 5,15 miliar (78,36 persen) dari target Rp 6,57 miliar. Di Ditjen Perhubungan Udara terealisasi Rp 12,3 miliar (63,08 persen) dari target Rp 19,5 miliar, sedangkan realisasi di Ditjen Perkeretaapian Rp 28,1 miliar (55,67 persen) dari target Rp 50,5 miliar. Sementara itu, BP Jamsostek memberikan stimulus bagi dunia usaha berupa relaksasi iuran. Ada empat jenis relaksasi yang diberikan selama 6 bulan dari Agustus 2020-Januari 2021. Bentuknya berupa pelonggaran batas waktu pembayaran iuran, potongan iuran, penundaan pembayaran iuran, dan keringanan denda keterlambatan. ”Diskon dan penundaan iuran diberikan hingga 99 persen selama masa relaksasi. Jadi, hampir bebas iuran,” kata,” kata Direktur Kepesertaan BP Jamsostek Ilyas Lubis. Menurut Ilyas, relaksasi iuran BP Jamsostek selama pandemi dapat meringankan beban kas perusahaan, tetapi tidak mengubah kewajiban perusahaan untuk melindungi pekerja. Perusahaan tetap wajib mendaftarkan dan melindungi semua pekerja dalam program BP Jamsostek. ”Pekerja yang dirumahkan tanpa upah atau yang bekerja dari rumah juga tetap harus dilindungi dalam program BP Jamsostek. Per Juli 2020, terdapat 4,9 juta pekerja yang sudah keluar dari kepesertaan,” ujarnya. Secara terpisah, Deputi Komisioner Humas dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anto Prabowo mengatakan, OJK terus mendorong program restrukturisasi kredit perbankan. Hingga 7 September 2020, restrukturisasi kredit telah dilakukan terhadap 7,38 juta debitor UMKM dan non-UMKM dengan total nilai kredit Rp 884,5 triliun. OJK juga memantau pengelolaan penempatan dana pemerintah ke perbankan umum, baik kelompok Himpunan Bankbank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp 30 triliun maupun kelompok bank pembangunan daerah (BPD) sebesar Rp 11,5 triliun. Per 14 September 2020, realisasi penyaluran kredit dari penempatan dana di Himbara senilai Rp 119,8 triliun dan kelompok BPD per 16 September 2020 senilai Rp 7,4 triliun. (LKT/CAS/AGE/DIM) KOMPAS STAF REDAKSI: Sri Hartati Samhadi, A. Maryoto, Danu Kusworo, Gesit Ariyanto, Dewi Indriastuti, Johanes Waskita Utama, Nur Hidayati, Budi Suwarna, Evy Rachmawati, Prasetyo Eko P, Samsul Hadi, Khaerudin, Lucky Pransiska, Antony Lee, Simon Saragih, Agnes Aristiarini, Yunas Santhani Azis, Nasrullah Nara, Nasru Alam Aziz, Suhartono, Pascal S. Bin Sadju, Putu Fajar Arcana, Susana Rita, Iwan Setiyawan, Dahono Fitrianto, B. Josie Susilo Hardianto, Hamzirwan, M. Fajar Marta, Sarie Febriane, Neli Triana, C. Wahyu Haryo P, Madina Nusrat, Harry Susilo, Sri Rejeki, Agnes Rita Sulistyawati, M. Hilmi Faiq, Mukhamad Kurniawan, Antonius Ponco Anggoro, Albertus Hendriyo Widi Ismanto, Andy Riza Hidayat, Emilius Caesar Alexey, Demitrius Wisnu Widiantoro, Maria Susy Berindra A, Wisnu Aji Dewabrata, Yulvianus Harjono, Ichwan Susanto, Aloysius Budi Kurniawan, Rusdi Amral, Soelastri, Salomo Simanungkalit, Atika Walujani, Eddy Hasby, Yovita Arika, Agus Susanto, Agung Setyahadi, Korano Nicolash LMS, Joice Tauris Santi, Sonya Hellen Sinombor, Edna Caroline Pattisina, Osa Triyatna, Nawa Tunggal, Iwan Santosa, Luki Aulia, Yulia Sapthiani, Wisnu Dewabrata, Wisnu Nugroho, Amir Sodikin, M. Yuniadhi Agung, Ester Lince Napitupulu, Dwi As Setianingsih, Affan Adenensi Riza Fathoni, Cyprianus Anto Saptowalyono, Anita Yossihara, Ahmad Arif, Brigita Maria Lukita, M. Zaid Wahyudi, Kris Razianto Mada, Helena Fransisca Nababan, Raditya Helabumi Jayakarna, Fransisca Romana Ninik, R. Benny Dwi Koestanto, Dwi Bayu Radius, Mahdi Muhammad, Priyombodo, Heru Sri Kumoro, Totok Wijayanto, Ingki Rinaldi, Fx. Laksana Agung Saputra, Adhitya Ramadhan, Nina Susilo, Wawan Hadi Prabowo, Rony Ariyanto Nugroho, Hendra Agus Setyawan, Mawar Kusuma Wulan Kuncoro Manik, Rini Kustiasih, Irene Sarwindaningrum, Herlambang Jaluardi, Aris Prasetyo, Dominicus Herpin Dewanto Putro, Adrian Fajriansyah, Norbertus Arya Dwiangga Martiar, Mediana, Laraswati Ariadne Anwar, Dian Dewi Purnamasari, Johanes Galuh Bimantara, Denty Piawai Nastitie, Riana Afifah, Muhammad Ikhsan Mahar, Agnes Theodora Wolkh Wagunu, Dimas Waraditya Nugraha, Karina Isna Irawan, Benediktus Krisna Yogatama, KAIRO: Mustafa Abdurahman, BANDA ACEH: Zulkarnaini, MEDAN: Aufrida Wismi Warastri, Nikson Sinaga PEKANBARU: Syahnan Rangkuti, JAMBI: Irma Tambunan, PALEMBANG: Rhama Purna Jati, BANDAR LAMPUNG: Vina Oktavia, BANDUNG: Cornelius Helmy Herlambang, Tatang Mulyana Sinaga CIREBON: Abdullah Fikri Ashri, SEMARANG: Gregorius Magnus Finesso, P. Raditya Mahendra Y, Aditya Putra Perdana, PURWOKERTO: Wilibrordus Megandika Wicaksono, MAGELANG: Regina Rukmorini, YOGYAKARTA: Ferganata Indra Riatmoko, Haris Firdaus, SURABAYA: Agnes Swetta Pandia, Bahana Patria Gupta, Ambrosius Harto, Iqbal Basyari, MALANG: Siwi Yunita Cahyaningrum, Dahlia Irawati, Defri Werdiono, SIDOARJO: Runik Sri Astuti, BANYUWANGI: Andreas Benoe Angger Putranto, DENPASAR: Cokorda Yudistira, MATARAM: Khaerul Anwar, Ismail Zakaria, KUPANG: Kornelis Kewa Ama, MAKASSAR: Mohamad Final Daeng, Reny Sri Ayu, PALU: Videlis Jemali, KENDARI: Saiful Rijal Yunus, BANJARMASIN: Jumarto Yulianus, PONTIANAK: Emanuel Edi Saputra, PALANGKARAYA: Dionisius Reynaldo Triwibowo, AMBON: Fransiskus Pati Herin, JAYAPURA: Fabio Maria Lopes Costa GM LITBANG: F. Harianto Santoso, MANAJER DIKLAT: Indira Permanasari S KANTOR REDAKSI: Jl. Palmerah Selatan 26-28, Jakarta 10270 TELEPON:534 7710/20/30, 530 2200 FAX: 548 6085/548 3581 ALAMAT SURAT (SELURUH BAGIAN): P.O. BOX 4612 JAKARTA 12046 ALAMAT KAWAT: Kompas Jakarta PENERBIT: PT Kompas Media Nusantara SURAT IZIN USAHA PENERBITAN PERS: SK Menpen No. 013/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 tanggal 19 November 1985, serta Keputusan Laksus Pangkopkamtibda No. 103/PC/1969 tanggal 21 Januari 1969 ANGGOTA SERIKAT PENERBIT SURAT KABAR: No. 37/1965/11/A/2002 PERCETAKAN: PT Gramedia ISSN 0215 - 207X ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN DIREKTUR BISNIS: Lukminto Wibowo GM IKLAN: Dorothea Devita R.M. GM MARKETING: Titus Kitot K.S. GM EVENT: Lukminto Wibowo TARIF IKLAN: Reguler (umum/display) BW Rp 165.000/mmk FC Rp 215.000/mmk, Nusantara: 1 kolom BW Rp 65.000/mmk, baris (min 3 brs, maks 12 brs) Rp 58.000/baris, duka cita dan ucapan terima kasih BW </= 4 kol x 270 mm Rp 75.000/mmk, > 4 kol x 270 mm (menggunakan ukuran reguler) Rp 165.000/mmk, FC min 300 mmk Rp 115.000/mmk, > 4 kol x 270 mm (menggunakan ukuran reguler) Rp 215.000/mmk, belum termasuk PPN 10%, pembayaran di muka. Iklan dukacita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 16.00 WIB BAGIAN IKLAN: Menara Kompas Lantai 2, Jl. Palmerah Selatan 21, Jakarta 10270 TELEPON: (021) 8062 6688, 8062 6699 FAX: (021) 5369 9080 - SENIN S/D JUMAT 08.30-16.00, SABTU 08.30-12.00, MINGGU 13.00-16.00 BAGIAN SIRKULASI(LANGGANAN): JL. GAJAH MADA 104, JAKARTA 11140 TELEPON (LANGSUNG): 260 1617-18 PABX:260 1234 DAN 260 1555 PESAWAT 1230 S/D 1239 FAX: 260 1622 HARGA LANGGANAN: RP 98.000/BULAN REKENING: BNI 1946 Jakarta Kota No. 14132806 BRI Jakarta Kota No. 0019.01000168308 Giro Pos: A 13.444 BCA Jalan Gajah Mada No. 122 B-C-D Jakarta No. 012-393521-4 KHUSUS BAGIAN IKLAN NO. 012.300467.9 TELEPON (SELURUH BAGIAN BISNIS): 5367 9909 DAN 5367 9599 ONLINE: http://www.kompas.id YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: Rekening BCA cab Gajah Mada, Jakarta Nomor A/C 012.302143.3 E-MAIL: [email protected] Setiap artikel atau tulisan yang dikirim ke Redaksi hendaknya ditik dengan spasi rangkap, maksimal 5.000 karakter, ditandatangani, dan disertai identitas (kalau ada, cantumkan nomor telepon dan faksimile). Untuk format digital, dikirim ke alamat [email protected]. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di harian ”Kompas” dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari harian ”Kompas”. WARTAWAN ”KOMPAS” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 16 Sosok Suparedy N A M A & P E R I S T I WA AFP/CHRIS DELMAS ZENDAYA Harapan Anak Muda A ktris Zendaya (24) meraih penghargaan untuk kategori aktris pemeran utama terbaik pada drama seri di ajang Emmy Awards 2020. Dia merupakan aktris termuda yang menerima penghargaan itu. ”Aku tahu ini saat yang aneh untuk dirayakan, tetapi aku hanya ingin berkata bahwa ada harapan pada kaum muda di luar sana,” katanya, Minggu (20/9/2020) malam, waktu Los Angeles, Amerika Serikat. Penghargaan itu diterima Zendaya berkat perannya dalam drama seri Euphoria. Ini merupakan nominasi pertama bagi Zendaya. Dia mengalahkan nomine lainnya pada kategori tersebut, yakni Jennifer Aniston (The Morning Show), Olivia Colman (The Crown), Jodie Comer (Killing Eve), Laura Linney (Ozark), dan Sandra Oh (Killing Eve). ”Aku sangat-sangat gugup. Oke. Oh, gosh. Aku ingin berterima kasih kepada TV Academy, kepada seluruh perempuan hebat pada kategori ini, aku sangat mengagumi kalian semua,” katanya saat pidato penerimaan Emmy. Zendaya mengakui acara televisi tidak selalu menjadi contoh baik, tetapi ada harapan yang muncul di kalangan anak muda. ”Aku mau bilang kepada kalian teman sebayaku yang melakukan pekerjaan di luar sana: aku melihat kalian, aku mengagumi kalian, aku berterima kasih kepada kalian,” ujarnya. Selain kategori aktris pemeran utama terbaik, Euphoria juga memenangi kategori riasan kontemporer terbaik serta musik dan lirik orisinal terbaik. (PEOPLE/FRO) menciptakan sejumlah produk baru, mereka juga belajar cara membuat kerajinan ini tahan lama dan tidak dimakan rayap. ”Kami kasih pernis. Selain untuk menyempurnakan pewarnaan, bahan ini juga dapat mencegah kerajinan tersebut hancur dimakan rayap,” ujar Suparedy. Dengan beragam kerajinan itu, purun pun ”naik kelas”. Ini berdampak pada perekonomian masyarakat. Dari pendapatan rata-rata yang semula hanya Rp 10.000 per hari, sekarang bisa menjadi Rp 40.000 per hari. Menurut Suparedy, jika perajin hanya menganyam purun menjadi tikar, keuntungan hanya Rp 10.000-Rp 20.000 per hari. Memang harga satu lembar tikar bisa mencapai Rp 200.000. Namun, untuk membuat satu lembar tikar purun, butuh waktu hingga seminggu. Padahal, bahan untuk satu lembar tikar bisa disulap menjadi 10 kotak tisu. Satu kotak seharga Rp 50.000. Memuliakan Purun, Sejahterakan Warga Tak ingin desanya kembali terbakar, Suparedy (60) mengajak warga untuk memuliakan purun. Dengan menjadikan purun sebagai sandaran ekonomi warga, secara tidak langsung, mereka akan terpacu untuk menjaga gambut yang telah menjadi salah satu sumber penghidupan. S Suparedy adalah Kepala Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dia terlihat bersemangat berkeliling pameran produk dari lahan gambut di kantor Tim Restorasi Gambut Daerah Sumatera Selatan di Palembang, Jumat (11/9/2020). Penampilannya unik, berbeda dengan peserta lain. Suparedy mengenakan peci warna-warni yang terbuat dari anyaman purun. Purun (Lepironia articulata) adalah jenis rumput-rumputan yang tumbuh di rawa gambut. Mulutnya pun ditutup masker bermotif jumputan dikombinasikan dengan anyaman purun di sisi kanan dan kiri masker. Sesekali dia menjelaskan produk yang ia bawa, yakni produk kerajinan purun dalam beragam bentuk, seperti karpet, rompi, sandal, tempat tisu, tempat botol, dan topi. Terkait harga pun dia hafal di luar kepala. Rhama Purna Jati Suparedy sangat bersemangat memperkenalkan kepada banyak orang tentang anyaman purun dari desanya. Ada 2.115 keluarga di Desa Menang Raya, sebagian besar warganya, terutama perempuan dan anak-anak, bekerja sebagai perajin purun. ”Menjadi perajin purun sudah membudaya sejak nenek moyang,” ujarnya. Purun menjadi salah satu sumber penghasilan warga desa itu turun-temurun. Itu karena purun melimpah. Desa Menang Raya merupakan kawasan gambut yang memiliki danau yang ditumbuhi purun. Namun, untuk mendapatkannya, warga harus menggunakan perahu atau berenang mencabut batangan purun. ”Bahkan, untuk sampai ke tempat dengan jumlah purun terbanyak, butuh waktu berlayar hingga empat jam,” ucapnya. Sebelum dianyam, purun harus dijemur. Jika kondisi panas baik, Berbagi ilmu KOMPAS/RHAMA PURNA JATI butuh waktu sekitar dua hari. Setelah kering, batang purun dipipihkan, direbus, untuk selanjutnya diberi warna dengan pewarna tekstil. ”Setelah diwarnai, dianyam sesuai dengan kebutuhan,” katanya. Kebakaran lahan Malapetaka datang pada 2015 saat lahan gambut di desa mereka terbakar. Sejak kebakaran itu, warga kesulitan mendapatkan purun berkisar lima-tujuh bulan. Kalaupun masih ada purun, hasilnya tidak optimal. Batang purun menjadi kerdil karena air yang terus surut disebabkan rawa gambut menjadi kering. ”Biasanya tinggi purun menyesuaikan ketinggian air dalam gambut. Jadi, ketika gambut itu kering, pertumbuhan purun pun terhambat,” ucapnya. Kejadian itu menjadi kehilangan besar bagi warga. Tidak ingin kejadian mengerikan itu terulang, Suparedy yang baru menjabat sebagai kepala desa pada 2016 berupaya menjaga gambut agar tak terbakar lagi. Salah satunya memaksimalkan gambut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Saat ini, Desa Menang Raya dikepung perkebunan. Namun, karena kerajinan purun ini masih berlanjut, minat masyarakat untuk membuka lahan perkebunan dapat diredam. Alhasil, upaya untuk membakar lahan pun berkurang. Pada 2018, Suparedy membentuk kelompok perajin purun bernama Kelompok Mawar. Setahun kemudian, ia bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut berupaya mengembangkan kerajinan purun agar tidak terbatas pada pembuatan tikar dan bakul, tetapi bisa dikembangkan ke produk lain yang bernilai tambah. Ada lima orang yang diberangkatkan ke Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan terkait dengan pembuatan produk kerajinan. Di sana, para perajin dilatih untuk membuat anyaman menjadi beragam produk seperti kotak tisu, tas, rompi, dan sandal. Bekal pengetahuan dan keterampilan pun didapatkan. Selain Satu tahun berlalu, sejumlah kerajinan itu sudah menjadi daya tarik konsumen. Bahkan, banyak pembeli yang datang dari luar kota seperti Jambi, Lampung, Bogor, Bandung, Surabaya, dan sejumlah kota di Kalimantan. ”Kami ingin mengembangkan pasar hingga ke luar negeri. Tetapi, kami harus mengembangkan pengetahuan terlebih dahulu,” katanya. Beberapa mahasiswa yang melakukan kuliah kerja lapangan di desanya juga mempelajari cara mengolah purun menjadi bahan yang bernilai. Bagi Suparedy, memuliakan purun tidak hanya meningkatkan ekonomi warga, tetapi juga turut menjaga lingkungan dan memelihara desa. Suparedy Lahir: Pedamaran, 7 April 1960 Pendidikan: - SD 5 Pedamaran (1973) - SMP Persatuan Pedamaran (1976) - SMA Negeri 1 Kayu Agung (1978) - D-1 Matematika Universitas Sriwijaya (1980) - D-3 Universitas Terbuka Palembang (1995) Pekerjaan: - Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pedamaran (1983-2013) - Kepala Desa (2016-sekarang) ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 JENDELA Berbekal Jeli dan Strategi di sektor properti HLM B KOMPAS 25 A J U M AT , 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 DINAMIKA KONFIGURASI KOALISI DI PILKADA 2020 Pola koalisi pada Pilkada 2020 semakin berwarna. Koalisi yang ditunjukkan PDI-P, Gerindra, ataupun PKS untuk mendukung pasangan calon di pilkada begitu dinamis di banyak daerah pemilihan. Kondisi tersebut tak lepas dari pergeseran konfigurasi koalisi partai di tingkat nasional. EREN MARSYUKRILLA D inamika politik seusai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 cukup menggeser pola koalisi kekuatan partai politik. Bergabungnya Gerindra dalam pemerintahan yang dipimpin kader partai pemenang PDI-P membelokkan arah peta politik. Koalisi Indonesia Adil Makmur di Pemilu Presiden 2019 telah bubar. Keputusan pembubaran tersebut diambil melalui rapat internal bersama lima sekretaris jenderal partai koalisi, yaitu Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya. Pasca-pembubaran, Gerindra secara terang-terangan memilih melebur dalam pemerintahan. Prabowo Subianto, sosok calon presiden yang sebelumnya didukung Koalisi Indonesia Adil Makmur, akhirnya resmi dilantik sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Indonesia Maju. Sementara itu, PKS mantap mendeklarasikan diri menjadi oposisi. Kehadiran Prabowo dan Gerinda dalam kubu pemerintahan melembutkan polarisasi pilpres yang sebelumnya begitu kentara. Hal tersebut berefek besar pada peta politik di tingkat daerah. Hasil analisis yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan, pada Pilkada 2020 yang digelar di 9 provinsi dan 261 kabupaten/kota, partai-partai bersaing ketat mengusung calon kepala daerah mereka. Golkar, misalnya, menjadi partai pengusung pasangan calon terbanyak. Partai beringin itu mengusung sembilan pasangan calon di pemilihan gubernur dan 255 paslon untuk pemilihan bupati serta pemilihan wali kota. PDI-P mengusung delapan paslon gubernur dan 248 calon pilbup dan pilwakot. Adapun Gerindra mendukung 237 paslon untuk pilbup dan pilwalkot. PKS mengusung delapan paslon gubernur serta 201 paslon bupati dan wali kota kota. Dukungan Paslon Pilkada 2020 Pilkada Provinsi Pilkada Kabupaten/Kota 8 PDI-P 248 9 Gerindra 9 Golkar PARTAI GOLKAR 9 8 201 9 Demokrat 233 9 PAN 209 8 PPP 1 PSI 6 Hanura 0 Garuda 0 PKPI Polarisasi dukungan pilgub Terbatasnya dukungan PKS dan Gerindra lebih terlihat dari pola dukungan di pilkada provinsi. Dari sembilan provinsi yang menggelarnya, tak satu pun blok dukungan paslon mendapatkan dukungan secara bersamaan dari PKS ataupun Gerindra. Di Pemilihan Gubernur Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, yang menjadi daerah koalisi antara PDI-P dan PKS, Gerindra memilih masuk dalam koalisi partai yang mendukung paslon lainnya. Di Bengkulu, koalisi murni antara PDI-P dan PKS mengusung paslon Rohidin Mersyah serta Rosjonsyah. Adapun Gerindra membangun poros dukungan untuk paslon Agusrin Maryono dan M. Imron Rosyadi bersama PKB serta Gerindra. Sayangnya, pasangan ini gagal lolos menjadi pasangan calon karena tak memenuhi syarat. Serupa dengan hal itu, PKS tampaknya juga menarik diri dalam gerbong koalisi partai untuk paslon gubernur yang sudah diisi Gerindra. Di Pilkada Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah, PKS serta Gerindra menunjukkan pola koalisi yang berseberangan. Di tiga wilayah kontestasi pemilihan gubernur lainnya, yaitu Sumatera Barat, Jambi, dan Sulawesi Utara, konfigurasi koalisi ketiga partai ini berbeda akibat dominasi kekuatan yang ditunjukkan salah Kehadiran Prabowo dan Gerinda dalam kubu pemerintahan melembutkan polarisasi pilpres yang sebelumnya begitu kentara. Hal tersebut berefek besar pada peta politik di tingkat daerah. Gerindra, Demokrat, PPP Kalimantan Selatan Gerindra, PDI-P Sulawesi Tengah 32 Koalisi PKS PDI-P, PKS PKS, Hanura, Demokrat PDI-P, PKS, Golkar, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Perindo PDI-P, PKS, Golkar, PAN, Nasdem, PKB PKS, Nasdem, Hanura, PKB, Golkar, Perindo, PAN, PPP, Demokrat 17 161 1 PBB Pilkada Provinsi Bengkulu Kepulauan Riau Kalimantan Tengah 100 0 Berkarya Koalisi Gerindra Gerindra, PKB, Perindo PDI-P, PKB, Gerindra Gerindra, Demokrat, Hanura 164 4 Perindo Kalimantan Selatan 233 PARTA I N AS D E M PKS Kalimantan Tengah Bengkulu 199 8 Nasdem Sulawesi Tengah 255 G O L O N G A N K A R YA PKB Kepulauan Riau 237 63 6 47 Kalimantan Utara Inkonsistensi koalisi Peta pola koalisi partai tampaknya tak lagi terpolarisasi besar seperti yang terjadi di pilpres. Koalisi di antara PDI-P, PKS, dan Gerindra bergerak dinamis. Bahkan, koalisi antara PDI-P dan PKS tampak lebih mudah dibandingkan antara PKS dan Gerindra yang cenderung kian berjarak. Hal tersebut terlihat dengan ketiadaan gerbong koalisi antara Gerindra dan PKS yang mengusung paslon dalam pilgub. Dalam pilkada kabupaten dan kota, keberadaan dua partai ini dalam kelompok koalisi yang sama hanya terdapat di 86 paslon. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan gabungan dukungan antara PDI-P dan PKS. Di pilkada provinsi, ada tiga paslon yang didukung partai pemerintahan dan oposannya itu. Tiga paslon itu maju dalam Pilkada Provinsi Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Dalam pemilihan bupati dan wali kota, 65 paslon mendapatkan dukungan dari gerbong koalisi yang di dalamnya tergabung PDI-P serta PKS. Paslon kepala daerah yang didukung koalisi PDI-P dan Gerindra juga terhitung banyak. Empat dari sembilan daerah yang akan menggelar pilgub, yaitu Provinsi Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, menghadirkan paslon yang didukung dua partai tersebut. Di pilkada kabupaten dan kota, PDI-P dan Gerindra tergabung dalam blok dukungan untuk 106 paslon. Polarisasi Dukungan PKS dan Gerindra dalam Pilkada Provinsi 2020 Jumlah Dukungan Paslon Kepulauan Riau Sulawesi Utara Kota Binjai Kota Manado Kota Dumai Kalimantan Tengah Padang Pariaman Bengkulu Kota Tomohon Sulawesi Tengah Bengkulu Selatan Way Kanan Lampung Tengah Kalimantan Selatan Kota Mataram Jumlah Dukungan Paslon oleh Koalisi PDI-P, PKS, dan Gerindra pada Pilkada 2020 Jumlah Paslon Pilkada Provinsi Koalisi Dua Partai Kombinasi Antara PDI-P, Gerindra, dan PKS pada Pilkada 2020 Pilkada Kabupaten/Kota Keterangan: Koalisi PDI-P dan PKS 3 PKS dan Gerindra 0 Kabupaten/Kota PDI-P dan PKS 65 4 PDI-P dan Gerindra Provinsi PDI-P dan Gerindra 106 PKS dan Gerindra 86 Sumber: Komisi Pemilihan Umum, Data per 17 September 2020, diolah oleh Litbang Kompas/ERN satu partai. Di Pilgub Sumatera Barat, Gerindra memiliki modal kuat elektoral sehingga secara tunggal mantap mengusung maju paslon gubernur Nasrul Abit dan Indra Catri. Adapun PKS bersama PPP membentuk poros yang mendukung paslon gubernur Mahyeldi serta Audy Joinaldy. Hal itu tak jauh berbeda dengan Pilkada Sulawesi Utara, tempat perolehan suara PKS sangat kecil dan absen dalam kontestasi pemilihan gubernur di provinsi ini. Di Pilkada Sulut, PDI-P, Gerindra, PKB, dan PSI bergabung untuk mendukung paslon Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw. Pola dukungan partai yang sedikit berbeda terdapat dalam Pilkada Jambi. Di provinsi ini, peta koalisi PDI-P, Gerindra, dan PKS lebih dinamis. Ketiganya membangun koalisi yang berbeda. Tiga kelompok koalisi yang terbentuk itu adalah PDI-P bersama Golkar, PKS bersatu de- ngan PKB dan PAN, sementara Gerindra membangun gerbong dukungan paslon bersama PPP, Hanura, serta Demokrat. Koalisi dua partai Meskipun demikian, di pilkada tingkat kabupaten dan kota, polarisasi koalisi antara PKS dan Gerindra jauh lebih cair. Dari 86 paslon pilkada kabupaten/kota yang didukung PKS dan Gerindra dalam satu gerbong koalisi, paslon di Pilkada Kota Binjai dan Kabupaten Padang Pariaman diusung koalisi murni PKS-Gerindra tanpa partai lainnya. Di Pilkada Kota Binjai, duet Gerindra dan PKS menyokong paslon wali kota Rahmat Sorialam Harahap dan Usman Jakfar. Untuk Pilkada Kabupaten Padang Pariaman, koalisi dua partai ini mengusung Refrizal yang berpasangan dengan Happy Neldy. Pola koalisi yang dilakukan hanya dua partai juga ditunjukkan PDI-P dan Gerindra. Blok INFOGRAFIK: ISMAWADI dukungan yang dibangun dari duet partai berlogo kepala banteng dan garuda ini bahkan mengusung paslon di enam daerah pemilihan, yaitu Pilkada Kota Dumai, Bengkulu Selatan, Lampung Tengah, Way Kanan, Kota Manado, dan Kota Tomohon. Sementara itu, koalisi yang dibangun antara dua partai, yaitu PDI-P dan PKS, hanya terdapat di Kota Mataram. Duet koalisi partai yang ”berseberangan” di pentas nasional tersebut mengusung paslon Putu Selly Andayani dan Abdul Manan yang akan berhadapan dengan tiga paslon lainnya. Kelenturan koalisi partai di daerah tentu tak terlepas dari dinamika politik yang berbeda di setiap daerah. Namun, koalisi yang dibangun semestinya tetap berpegang pada pilihan sikap partai secara konsisten, sehingga tak mengusik kepercayaan publik. (LITBANG KOMPAS) ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 JENDELA 26 B BERBEKAL JELI DAN STRATEGI DI SEKTOR PROPERTI Resesi di depan mata. Pelaku usaha di berbagai sektor, termasuk properti, punya strategi untuk menjaga kinerja dan pasar. Pilihan pengembang adalah turun kelas dalam menyasar konsumen yang berhitung kian cermat di tengah pandemi Covid-19. Kuncinya bukan mengeluhkan kondisi yang sulit, melainkan jeli melihat dan menangkap peluang, lalu tetap melangkah. DIMAS WARADITYA N & BM LUKITA GRAHADYARINI M asa pandemi Covid-19 bukan periode yang mudah bagi banyak orang. Ketidakpastian perekonomian meningkat, sebagian pekerja dikenai pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan, tetapi kebutuhan hidup tak bisa diabaikan. Bagi pebisnis dan pelaku usaha, periode ini menantang sekaligus memancing kejelian untuk memanfaatkan peluang. Di sektor properti, kebutuhan properti untuk pengguna, atau kerap disebut end user, tetap ada. Apalagi, masih ada backlog atau kekurangan rumah, yang menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 7,6 juta unit. Strategi yang dipilih mesti mempertimbangkan kondisi makroekonomi, yang menempatkan Indonesia dalam resesi pada akhir bulan ini. Pada triwulan II-2020, perekonomian RI tumbuh minus 5,32 persen. Diperkirakan, pada triwulan III-2020, perekonomian Indonesia kembali tumbuh minus. Pemerintah memproyeksikan triwulan III yang berakhir pada September tumbuh minus 1 hingga minus 2,9 persen. Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk Stefanus Ridwan mengungkapkan, pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi mendorong pengembang bersiasat untuk menggarap pasar. Saat ini, Pakuwon Jati masuk ke pasar apartemen segmen menengah di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Superblok yang akan dibangun mulai 2021 itu menawarkan apartemen segmen menengah seharga Rp 600 juta-Rp 700 juta per unit. Stefanus menilai, selalu ada kebutuhan rumah di kawasan pinggiran Jakarta, baik untuk tempat tinggal keluarga maupun tempat tinggal sementara bagi pekerja di Bekasi. Kendati masuk ke segmen menengah, kualitas produk tetap dijaga agar kepercayaan konsumen tidak bergeser. ”Ada standar kualitas yang kami jaga meskipun harga unit tidak terlalu mahal,” katanya. Secara terpisah, Direktur PT Metropolitan Land Tbk (Metland) Wahyu Sulistio mengemukakan, Metland fokus menggarap hunian di kawasan pinggiran Jakarta. Di kawasan itu, pasar yang dibidik adalah segmen menengah dan menengah ke bawah. Strategi tersebut dijalankan karena pasar di segmen menengah dan menengah ke bawah cenderung stabil di masa krisis, termasuk pada masa pandemi Covid-19. Wahyu menuturkan, di Metland Puri, Tangerang, Banten, sebanyak 50 rumah seharga Rp 1,4 miliar per unit yang dipasarkan sejak awal 2020 habis terjual. Bulan depan, Metland akan menawarkan tipe hunian baru dengan harga Rp 1,5 miliar per unit. ”Selama krisis, terjadi peningkatan dana pihak ketiga di perbankan. Artinya, ada banyak dana masyarakat yang diparkir di bank. Segmen penyimpan dana itu yang kami bidik,” katanya. Berdasarkan data uang beredar yang dirilis Bank Indonesia, simpanan dana pihak ketiga di bank per akhir Juli 2020 sebesar Rp 6.058 triliun atau tumbuh 7,7 persen dalam setahun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan Juni 2020 yang sebesar 7,6 persen dalam setahun. Selain hunian, pengembang juga melanjutkan proyek Metland di Cibitung, Bekasi, dan Cileungsi, Bogor, untuk segmen pasar menengah ke bawah. Langkah itu mempertimbangkan permintaan pasar perumahan dengan harga berkisar Rp 400 juta-Rp 900 juta per unit yang dinilai masih tumbuh meskipun menurun dibandingkan dengan tahun lalu. Tren penurunan daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19 disiasati dengan memudahkan pola pembayaran, antara lain, berupa perpanjangan cicilan uang muka. ”Pasar masih terbuka,” ujarnya optimistis. Fenomena Siasat dan strategi pengembang untuk membidik pasar atau konsumen di bawah segmen yang disasar sebelum pandemi Covid-19 bukannya tanpa pertimbangan. Direktur Eksekutif Indonesia Property Wacth (IPW) Ali Tranghanda mengungkapkan, ada fenomena pergeseran pasar properti di tengah pandemi. Berdasarkan survei IPW, segmen pasar hunian dengan harga rata-rata Rp 2,9 miliar per unit turun menjadi Rp 1,9 KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN KOMPAS/RIZA FATHONI Pekerja merampungkan pembangunan apartemen di kawasan Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020). Penurunan daya beli masyarakat di masa pandemi Covid-19 membuat segmen pasar properti turun (atas). Pekerja mengerjakan papan nama perumahan di kawasan Setu, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (8/9/2020). Pengembang membidik pasar properti di pinggiran Jakarta (kiri). miliar per unit. Adapun segmen pasar rumah seharga rata-rata Rp 1 miliar turun menjadi Rp 800 juta per unit. Segmen pasar di bawahnya juga terseret turun, dari rata-rata Rp 800 juta per unit menjadi Rp 500 juta per unit. Fenomena pergeseran pasar ini ditangkap pengembang yang tak gengsi menurunkan sedikit segmentasinya demi meraih konsumen baru. Selain itu, pengembang juga berupaya meraih pasar konsumen yang semula ada di level atas menjadi level menengah. Sejumlah pengembang besar, di antaranya Jababeka dan Summarecon, mulai masuk ke perumahan segmen menengah. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia Paulus Totok Lusida mengatakan, pergeseran segmen rumah atau hunian ditandai dengan penjualan rumah di bawah harga Rp 1 miliar yang cenderung masih bagus. Meski demikian, Totok mengakui, tak mudah memprediksi pasar properti pada akhir tahun ini di tengah deraan pandemi Covid-19. ”Pasar properti sangat bergantung pada persepsi pasar yang ada. Perlu kebijakan yang tidak menimbulkan sentimen negatif pasar,” ucapnya. Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah menambahkan, daya beli masyarakat turun di masa pandemi. Kemampuan membayar kredit atau cicilan juga turun. ”Tahun ini kami targetkan (pembangunan) 200.000 rumah bersubsidi. Akan tetapi, untuk saat ini, semua (pasar) berantakan dan tidak bisa diprediksi. Kami harap badai segera berlalu,” tuturnya. Data Bank Indonesia menunjukkan, kredit properti per Juli 2020 sebesar Rp 1.041 triliun atau tumbuh 3,5 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini di bawah Juni 2020 yang sebesar 4,2 persen. Penurunan paling tajam terjadi pada kredit konstruksi, yang pada Juni 2020 tumbuh 4,3 persen secara tahunan menjadi 3 persen secara tahunan pada Juli 2020. Sementara kredit real estat yang tumbuh 5,8 persen pada Juni 2020 menjadi 4,7 persen pada Juli 2020. Adapun kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) yang tumbuh 3,5 persen secara tahunan pada Juni 2020 turun tipis menjadi 3,4 persen secara tahunan pada Juli 2020. Upaya Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala N Mansury mengatakan, berbagai upaya dilakukan BTN untuk mendorong penyaluran KPR. Upaya tak henti dilakukan di tengah tantangan kondisi ekonomi yang berada di ambang resesi akibat pandemi Covid-19. ”Upaya itu antara lain membantu proses penyelesaian pembangunan rumah KPR yang terhambat ketidaktersediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum, seperti listrik dan air serta jalan dan saluran,” kata Pahala. BTN berhadapan dengan tantangan penurunan daya beli akibat pembatasan aktivitas sosial di masa pandemi. Namun, Pahala menegaskan, dalam merealisasikan penyaluran kredit, BTN tetap memegang prinsip kehati-hatian. Dengan cara itu, rasio kredit bermasalah terjaga dan debitor tidak terbebani cicilan di tengah kondisi pelemahan ekonomi. ”Sejauh ini, Bank BTN berupaya memaksimalkan ekspansi kredit dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko yang baik,” katanya. Sejak awal, BTN berkomitmen menyalurkan pembiayaan hingga tiga kali lipat atau sebesar Rp 15 triliun dari dana yang ditempatkan pemerintah. Porsi terbesar dari penyaluran pembiayaan tersebut ke sektor perumahan. Meski demikian, saat ini realisasinya justru melampaui target, yakni Rp 15,38 triliun. Segmen terbesar adalah KPR subsidi, yakni untuk 28.807 debitor senilai Rp 3,99 triliun atau setara 26 persen dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan. Pandemi memukul banyak negara, termasuk Indonesia. Belajar dari para pebisnis dan pelaku usaha di sektor properti, selalu ada peluang yang bisa ditangkap. (IDR) ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 JENDELA 27 C Sejumlah pehobi lari trail asal Lombok yang mengikuti Effort Challenge 2020 yang diselenggarakan Trail Running Connect tengah menaiki perbukitan di kawasan Savana Propok, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (29/8/2020). Effort Challenge 2020 merupakan lomba lari trail yang berlangsung selama 28 hari dan diikuti hampir 200 pelari dari seluruh wilayah Indonesia. FOTO -FOTO: KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA BERPACU DI MEDAN ELEVASI KALA PANDEMI Pandemi membuat lomba lari, termasuk ”trail run” atau lari lintas alam bebas tidak bisa lagi dilaksanakan secara langsung di satu tempat. Kondisi itu membuat penyelenggara menggantinya dengan lomba virtual. Salah satunya Effort Challenge 2020. Lomba lari yang membuat peserta, tidak hanya menantang diri mengumpulkan jarak, tetapi juga menaklukkan elevasi. ISMAIL ZAKARIA J am menunjukkan pukul 06.30 Wita saat rombongan Andi Eka Karya (31), Lalu Erwin Mustiadi (31), dan Sohibul Kahfi (23) tiba di gerbang Savana Propok dan Bukit Kondo, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (29/8/2020). Letaknya yang berada di kawasan hutan membuat suasana gerbang yang berada sekitar 75 kilometer itu masih gelap. Beberapa orang masih tertidur pulas berselimut sarung di warung atau tenda di pinggir jalan. Suhu udara yang dingin membuat mereka masih enggan bangun. Eka mendekati satu tenda. Menepuk-nepuk bagian atas. Lalu berteriak membangunkan penghuninya. Tak berapa lama, Muh Thoriq Dwi Setyawan muncul, menginformasikan jika yang mereka cari sudah berangkat duluan. ”Tinggal saya di sini, tidak ikut naik. Mak Iwed sudah berangkat. Saya masuk ke tenda karena di luar dingin,” kata Thoriq. Mak Iwed, panggilan untuk Dewi Ekawati (43), salah satu senior mereka. Mengetahui itu, Eka, Erwin, dan Sohibul langsung bergegas. Mereka menyiapkan diri. Berganti pakaian lari, memakai sepatu khusus untuk lintas alam, dan memastikan seluruh perbekalan telah masuk ke tas. Sekitar pukul 07.00, ketiganya kemudian mulai berjalan kaki ke arah barat. Jalur pertama masih berupa jalan datar dikelilingi pepohonan. Sekitar 10 menit kemudian, jalur mulai sedikit menanjak. Setelah itu, mereka mendapati jalur menurun, kemudian menanjak lagi. Begitu seterusnya selama beberapa kali hingga jarak tempuh mencapai sekitar 1 kilometer atau ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Setelah itu, jalur terus menanjak. Cukup curam untuk berjalan tanpa pegangan. Oleh karena itu, di kiri atau kanan jalan dipasang tali pengaman. Berpegangan pada tali bisa membantu pergerakan jauh lebih mudah dan cepat. Memasuki ketinggian 1.200 mdpl, mereka keluar dari hutan. Jalur masih tetap menanjak, tetapi berganti jalan di punggung tebing dengan ilalang di kiri dan kanan. Dari jalur itu, jika menengok ke bawah, tutupan hutan yang sudah dilalui terlihat jelas. Begitu pun ka- wasan hutan lain. Di atas kawasan hutan itu, juga terlihat bukit-bukit yang menjulang di sisi timur dan selatan. Jalur menanjak yang dipenuhi ilalang itu cukup curam sehingga harus berhati-hati. Beruntung ada tali-tali yang dibentangkan hingga ke atas serta pegangan dari kayu. Setidaknya itu membantu sekaligus mengamankan pengunjung. Setelah menempuh perjalanan selama 1,5 jam, rombongan sampai di Bukit Sekomak. Begitu sampai di sana, perjalanan menanjak yang begitu melelahkan terbayar. Dari atas ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut, Savana Propok I dengan hamparan ilalang di depan mata. Hamparan savana itu berakhir di kaki Gunung Rinjani yang terlihat menjulang di sisi barat. Di sisi kiri dan kanan, bukit-bukit semakin banyak terlihat. Juga hamparan hutan yang hijau yang berakhir pada daratan dengan permukiman warga dan Selat Alas yang berada di antara Pulau Lombok dan Sumbawa. Setelah puas beristirahat dan mengisi tenaga dengan bekal masing-masing, termasuk bertemu Dewi, rombongan itu tidak langsung turun. Mereka memutuskan melanjutkan perjalanan untuk menjajal Bukit Kondo yang berada pada ketinggian 1.800 mdpl. Sambil beriringan, mereka berjalan kaki pada jalan setapak menanjak yang kiri dan kanannya tebing. Sesekali mereka berhenti, kemudian berfoto dengan berbagai latar. Begitu sampai di Puncak Kondo, mereka kembali beristirahat dan berfoto. Alih-alih turun lewat jalur semula, mereka justru memilih jalur lain. Namun, pilihan di luar perkiraan. Karena mereka harus melewati lereng curam. Butuh kehati-hatian untuk melangkah, termasuk berpijak pada batu atau tanah keras. Dewi dan rombongan harus berpegangan erat pada rumput karena tidak ada pohon sama sekali. Jika tidak berpegangan, mereka bisa terjatuh. Lereng dengan kemiringan hampir 75 derajat itu akhirnya bisa mereka lewati sekitar 30 menit. Setelah itu, mereka disambut padang Savana Propok II. Ilalang, perdu, dan tumbuhan liar lain terhampar luas hingga ke ujung barat. Berakhir pada tutupan hutan tepat di bawah Gunung Rinjani yang menjulang tinggi. Setibanya di sana, Dewi dan rekan-rekannya bergerak dengan cepat. Bahkan sedikit berlari menuju tempat teduh untuk beristirahat. Setelah energi kembali, mereka melanjutkan perjalanan pulang. Melewati padang savana Propok I, naik ke Bukit Sekomak, lalu turun melewati turunan yang curam, masuk ke kawasan hutan, dan muncul di pintu gerbang. Total jarak yang ditempuh hampir 10 kilometer. ”Effort challenge” Selain menengok jalur lama yang digunakan untuk ajang Rinjani 100 atau lari lintas alam di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani itu, rombongan Dewi sebenarnya tengah mengikuti Effortchallenge2020. Effortchallenge 2020 adalah lomba lari lintas alam bebas (trail running) yang digelar Trail Running Connect, laman penyedia informasi tentang lari trail. Kompetisi yang berlangsung selama empat pekan dari 17 Agustus 2020 hingga 13 September 2020 itu tidak hanya diikuti Eka dan kawan-kawan, tetapi juga hampir 200 pehobi lari trail di seluruh Indonesia. ”Sebaran pesertanya menarik. Hampir seluruh Indonesia karena bersifat virtual. Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali Nusa Tenggara, dan Maluku juga ada,” kata Founder Trail Running Connet yang juga salah satu juri Rudi Rohmansyah. Menurut Rudi, ide menggelar kompetisi itu muncul akibat melihat dampak pandemi. Misalnya, banyak lomba yang ditunda hingga dibatalkan. ”Itu membuat khawatir lari trail akan redup,” kata Rudi. Berbeda dengan lari virtual lain, melalui Effortchallenge yang larinya bisa di mana saja selama berada di wilayah Indonesia, mereka memperkenalkan konsep effort. Konsep itu yang biasa digunakan pada lomba-lomba di bawah Asosiasi Lari Trail Internasional (ITRA). Konsep memadukan hitungan jarak dan elevasi. Misalnya setiap mendapatkan satu kilometer jarak lari, seorang pelari mendapatkan satu poin. Kemudian untuk elevasi, setiap mendapatkan 100 meter, seorang pelari dihitung mendapatkan satu poin. Lomba berlangsung selama empat minggu. Setiap minggu, masing-masing peserta wajib mendapatkan 1.000 meter elevasi. Jika tidak, maka tidak bisa melanjutkan lomba. Pemenang ditentukan berdasarkan poin effort terbanyak akumulasi dari poin jarak dan elevasi. ”Kami senang karena walau pertama kali, tetapi disambut dengan baik. Banyak juga yang konsisten hingga minggu keempat. Selain itu, dunia lari trail bisa hidup di tengah pandemi,” kata Rudi. Panitia sendiri sejak awal sudah meminta peserta selalu menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, kata Rudi, lewat lomba itu, mereka menghubungkan para pelari trail seluruh Indonesia. Sehingga mereka punya data sebaran pelari trail Indonesia. ”Kami senang melihat para pelari yang sudah punya nama memberi contoh dengan konsistensinya. Di saat yang sama, juga muncul bibit-bibit baru pelari trail Indonesia,” kata Rudi. Uniknya lagi, dari biaya pendaftaran, peserta bisa memilih adopsi pohon di hutan Kalimantan Barat. Hal itu bekerja sama dengan gerakan Hutan Itu Indonesia. Menantang Setelah berlangsung selama empat minggu, lomba berakhir. Pada kategori laki-laki, juara diraih Suparmin asal Jawa Tengah yang meraih 1.620, 50 poin setelah berlari dengan total jarak 928,63 kilometer (km) dan elevasi 69.195 meter. Pemenang kedua diraih Imam Afandi asal NTB yang meraih 1.441,98 poin (jarak 990,60 km dan elevasi 45.138 meter). Pemenang tiga Edi Hosana asal Kalimantan Timur dengan 1.324,42 poin (jarak 1127,10 km dan elevasi 19.732 meter). Sedangkan untuk kategori perempuan, juara diraih Shindy Patricia asal Jawa Timur yang meraih 1.546,87 poin setelah berlari dengan total jarak 986,6 km dan elevasi 56.027 meter. Disusul Christin Mutia asal Jawa Timur dengan 1.447,38 poin setelah berlari dengan total jarak 1112,5 km dan elevasi 33.488 meter. Adapun pemenang ketiga diraih Novita Wulandari asal Jawa Barat dengan 1.015,38 poin (total jarak 734,8 km dan elevasi 28.058 meter). Suparmin yang banyak menjuarai lomba lari trail menilai, Effortchallenge yang berlangsung selama satu bulan adalah lomba yang tidak main-main. “Sangat menantang. Benar-benar mengobati kerinduan akan lomba lari trail,” kata Suparmin yang berkemah selama satu bulan di Gunung Muria, tempatnya berlari untuk lomba itu setiap hari. Menurut Suparmin, ia memutuskan ikut karena optimistis punya ketahanan. Lomba seperti Effortchallenge, menurutnya, membutuhkan itu alih-alih kecepatan. ”Pekerjaan rumah saya adalah bagaimana agar tidak cedera selama satu bulan,” kata Suparmin yang mengaku kehilangan pekerjaan karena pandemi. Menurut Suparmin yang menjaga fisiknya dengan mengonsumsi ketela rebus dan tempe rebus setiap hari itu, tantangan terbesar adalah mulai lari setiap hari. ”Seratus persen berat karena benar-benar sudah lelah, capek, ngantuk, dan bosan,” kata Suparmin yang sempat diserang diare dua hari menjelang lomba berakhir. Suparmin mengaku tidak ada catatan khusus terkait lomba. Hanya saja, ia merasa bahagia dengan lomba itu karena melatih mental, sekaligus melawan rasa bosan dan malas. ”Risiko pasti ada. Tetapi itu wajib kita lalui untuk mendidik kita lebih kuat. Apalagi lari trail. Harus siap kepeleset, kedinginan, dan lainnya,” kata Suparmin yang menyesal karena tak punya foto saat berlari di Muria. Shindy juga mengaku senang bisa meraih juara pertama kategori perempuan. Apalagi itu diraihnya dari kompetisi lari selama 28 hari selama pandemi. ”Ini tentu bukan hal mudah. Butuh kondisi fisik yang bugar. Karena bagaimanapun menjaga kesehatan jauh lebih penting dari kompetisi itu sendiri,” kata Shindy. Menurut Shindy, menjaga konsisten memang menjadi tantangan terbesar. Baginya, bukan seberapa banyak jarak dan elevasi yang ia tempuh. ”Tetapi bagaimana mengatasi rasa jenuh berlari setiap hari, bahkan di rute yang hampir selalu sama seorang diri. Jadi selain mendengar musik, saya juga mengubah rute, dan tentu tetap istirahat dan menjaga nutrisi,” kata Shindy yang kagum dengan kompetitifnya peserta kategori perempuan. Seperti Suparmin dan Shindy, menurut Lalu Erwin yang banyak berlari di kawasan perbukitan di Taman Nasional Gunung Rinjani, lomba itu sangat menantang. ”Walau hanya lomba virtual, tetapi serasa kita saling mengejar untuk menabung jarak dan elevasi. Memacu adrenalin untuk mendapatkan minimal 1.000 meter elevasi setiap minggunya,” kata Erwin. Eka, yang juga sering lari bersama Erwin, mengatakan, karena lari di ketinggian untuk mengumpulkan elevasi, maka pengetahuan tentang medan sangat penting. ”Cukup berbahaya ketika lari tanpa pengetahuan yang cukup tentang cuaca, kondisi tofografi dan sosial masyarakatnya. Jadi enggak cuma lari, kita harus mengetahui karakteristik kondisi medan yang dituju, termasuk memilah dan memilih peralatan yang tepat,” kata Eka. Pada saat yang sama, karena berlari pada masa pandemi, menurut Dewi, berlari sendiri menjadi tantangan selain memotivasi diri melawan rasa malas. ”Padahal kalau lari mencari elevasi di tanjakan, paling seru ramai-ramai,” kata Dewi. Di saat pandemi, menjaga kesehatan menjadi sangat penting. Berlari bisa jadi pilihan. Jika tak cukup di jalan, tak ada salahnya menantang diri ke kawasan perbukitan hingga gunung, menaklukkan elevasi. ¢ JENDELA 28 D KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 RISIKO PENULARAN COVID-19 DI TENGAH BENCANA BANJIR KOMPAS/AGUS SUSANTO Covid-19 berisiko menular di tengah bencana banjir. Risiko yang paling besar adalah saat warga menetap di lokasi pengungsian. Terbuka kemungkinan angka penambahan pasien Covid-19 melonjak jika tidak diantisipasi. ADITYA DIVERANTA K epala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri Yunis Miko menjelaskan, potensi besar penularan Covid-19 selama enam bulan ini terjadi pada kerumunan. Hanya dalam situasi itu, seorang yang positif Covid-19 sangat mungkin menularkannya ke banyak orang. Adapun penularan lewat genangan saat banjir kemungkinannya sangat kecil dan belum ada bukti secara ilmiah. Menurut Tri, potensi kerumunan sangat mungkin terjadi ketika proses evakuasi menuju pengungsian. Dia khawatir proses tersebut melonggarkan protokol kesehatan. Penularan bisa menjadi lebih parah jika warga tak saling menjaga jarak fisik di pengungsian. ”Potensi orang saling bersentuhan, apalagi berkerumun, sudah ada sejak genangan menerpa. Apabila orang ditempatkan pada tenda evakuasi yang tak ada sekat jarak, hal itu juga berpotensi menularkan virus. Andai saja ada satu orang yang sebenarnya positif tanpa gejala, maka semua orang yang berinteraksi dengannya terhitung sebagai kontak erat,” tutur Tri saat dihubungi pada Kamis (24/9/2020). Sejumlah warga mengakui, evakuasi yang berlangsung di sejumlah lokasi di Jakarta saat terjadi genangan pada Senin (21/9/2020) berlangsung tidak kondusif bagi penerapan protokol kesehatan. Andreas (30), warga Pancoran, Jakarta Selatan, misalnya, lupa memakai masker saat harus segera mengevakuasi diri dari rumah yang terendam genangan setinggi 75 sentimeter. Dia buru-buru membawa keluarganya dan menyelamatkan berkas penting. ”Waktu itu genangannya lumayan tinggi. Pak RT sudah manggil-manggil supaya buru-buru keluar dari rumah. Enggak ingat lagi mesti jaga jarak, apalagi pakai masker. Yang penting selamat dulu,” ujarnya Andreas yang tinggal di bantaran sungai. Sebagai warga yang tinggal di bantaran sungai, Andreas sebenarnya sangat maklum dengan genangan yang muncul saat musim hujan. Namun, kali ini dia merasa banjir datang lebih awal daripada biasanya. ”Hujan yang biasanya mulai pada Oktober sudah datang pada pekan keempat September,” kata warga RT 008 RW 001 Pengadegan itu. Andreas mengakui, kegelisahan terhadap kondisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memecah fokusnya terhadap potensi banjir. Genangan yang meluap setelah hujan sepanjang Senin malam tak segera disadarinya. Sekitar pukul 21.00, genangan itu masuk ke lantai satu rumahnya. Keluarganya belum beranjak dari rumah. Ketua RT 008 RW 001 Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Ruslan, mengatakan, banjir saat hujan beberapa hari lalu terhitung mendadak. Ada beberapa warga yang lupa mematuhi protokol kesehatan saat evakuasi. Sejumlah warga lain juga kewalahan saat menghadapi luapan genangan seusai hujan. Ihin Solihin, Ketua RT 004 RW 007 Kelurahan Rawajati, Pancoran, tidak siap mengungsi saat genangan mulai naik pada Senin malam. Alhasil, perabotan rumah di lantai satu terendam genangan dari sungai. Warga berjalan menembus genangan air karena luapan Sungai Ciliwung di kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2020). Korban banjir yang tinggal di pengungsian mesti mewaspadai penularan Covid-19. ”Sudah ada peringatan dari aplikasi Pantau Banjir, tetapi genangan naik dengan cepat. Saya dan istri enggak sempat angkut barang ke lantai atas, hanya menyelamatkan berkas yang penting di lemari,” ucap Ihin saat dihubungi Selasa sore. Tutik (52), warga kompleks perumahan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tak menyangka hujan lebat datang lebih dini pada bulan September. Meski tidak sampai mengungsi, perempuan ini khawatir hujan deras menjadi pertanda bahwa lingkungannya akan sering banjir. ”Sebenarnya banjir di kompleks perumahan Green Garden sudah rutin setiap tahun. Namun, saya agak gelisah karena hujannya datang sebulan lebih cepat. Sudah begitu, pandemi Covid-19 belum selesai, dampaknya double,” ujarnya. Andreas, Ihin, dan Tutik tak mengharapkan terpaan bencana banjir dan pandemi Covid-19. Mereka berharap sistem mitigasi berjalan, mulai dari waduk, peringatan, evakuasi, dan sebagainya untuk mengatasi banjir. Pengerukan waduk, embung, hingga saluran air dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sejak Maret 2020. Pada Senin, Dinas SDA mengerahkan 15 ekskavator untuk mengeruk lumpur di Waduk Riario, Pulomas, Jakarta Timur. Pengerukan waduk itu sebelumnya dikerjakan dengan tujuh ekskavator. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf mengejar target pengerukan waduk. Selain Waduk Riario, pengerukan dilakukan di sungai-sungai dan penampungan air di lima wilayah Jakarta. Ada 100 waduk dan embung yang tengah dikeruk. Selain di Jakarta, cuaca ekstrem juga menyebabkan beberapa wilayah lain didera banjir bandang. Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, banjir bandang yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan 2 warga meninggal, 10 luka-luka, dan 78 orang mengungsi. Banjir bandang ini berdampak terhadap 133 keluarga atau 431 jiwa. Banjir juga menggenangi 15 desa di dua kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (22/9/2020). Sementara di Desa Karangmalang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terjadi puting beliung yang menyebabkan 25 rumah rusak ringan dan berdampak terhadap 33 keluarga. Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan, manajemen selama pengungsian sulit dilakukan saat wabah. Risiko terhadap penularan di pengungsian sangat tinggi sehingga harus dikelola dengan baik. ”Tempat pengungsian harus didesain per keluarga. Kalau pakai tenda besar sebagaimana biasanya, akan berisiko terjadi penularan Covid-19,” kata Agus. Terkait situasi itu, Tri menekankan agar pemerintah mulai melakukan penyesuaian protokol Covid-19 saat evakuasi banjir. Banyak hal yang harus dipikirkan dalam proses evakuasi dan penyediaan pengungsian agar tidak terjadi potensi penularan. Dia menilai, perlu ada penyusunan dan sosialisasi terhadap protokol evakuasi bencana selama Covid-19. Burrel E Montz, akademisi planologi lingkungan dari East Carolina University, Amerika Serikat, dalam Journal of Flood Risk Management Wiley Online Library Volume 13, Mei 2020, juga mengingatkan ada potensi risiko yang beririsan antara banjir dan pandemi Covid-19. Publikasinya berjudul ”Risk Management: Are There Parallels Between Covid-19 and Floods?” menjelaskan terjadinya perubahan lanskap peta risiko banjir selama pandemi Covid-19. Burrel menekankan bahwa perlu ada penyesuaian langkah mitigasi banjir dengan protokol Covid-19. ”Dengan Covid-19 yang terus menular beberapa bulan belakangan, kita hanya memiliki sedikit pengalaman sehingga banyak sekali yang perlu dipelajari. Sementara itu, kita mempunyai banyak pengalaman soal penanganan bencana banjir. Dua hal ini perlu ditelaah lebih dalam agar penanganannya bisa meminimalkan jumlah korban,” tulisnya dalam laporan tersebut. Potensi kerumunan sangat mungkin terjadi ketika proses evakuasi menuju pengungsian. Dia khawatir proses tersebut melonggarkan protokol kesehatan. Penularan bisa menjadi lebih parah jika warga tak saling menjaga jarak fisik di pengungsian. ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 JENDELA 29 E AP PHOTO/NG HAN GUAN PERSAINGAN AS-CHINA ”MENGORBIT” HINGGA LUAR ANGKASA Persaingan antara Amerika Serikat dan China merambah ke banyak hal, termasuk program luar angkasa. Superioritas Amerika Serikat mendapat tantangan dari China yang akan meluncurkan stasiun luar angkasa tahun 2022. ADHITYA RAMADHAN D irektur Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA Jim Bridenstine mendesak anggota parlemen untuk mempertahankan kehadiran Amerika Serikat di orbit Bumi setelah Stasiun Antariksa Internasional dinon-aktifkan sehingga China tidak mendapatkan keuntungan strategis dari hal ini. Bagian pertama dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) diluncurkan tahun 1998 dan telah beroperasi sejak tahun 2000. Stasiun yang berfungsi sebagai laboratorium ilmiah luar angkasa itu merupakan hasil kemitraan AS, Rusia, Jepang, Eropa, dan Kanada. ISS direncanakan beroperasi sampai dengan tahun 2030. ”Satu hal yang menjadi kekhawatiran saya, yaitu berakhirnya ISS,” ujar Bridenstine. ”Untuk mempertahankan kehadiran AS di orbit Bumi, kita harus menyiapkan langkah selanjutnya,” tambahnya. Untuk itu, NASA telah mengajukan anggaran sebesar 150 juta dollar AS (Rp 2,2 triliun) untuk tahun anggaran 2021 guna membantu komersialisasi orbit rendah Bumi, yaitu ruang maksimal 2.000 kilometer dari permukaan planet. ISS biasanya meng- orbit di ketinggian sekitar 420 kilometer di atas Bumi dengan kecepatan 17.000 mil per jam. ”Kami berharap ada kemitraan pemerintah dan swasta sehingga NASA bisa memanfaatkan penyedia stasiun luar angkasa dan kita dapat mempertahankan kehadiran manusia secara permanen tanpa gangguan di orbit rendah Bumi,” ungkap Bridenstine. ”Saya pikir bukanlah kepentingan negara untuk membangun stasiun luar angkasa internasional, justru kepentingan negara untuk mendukung komersialisasi industri di mana NASA merupakan konsumen.” Istana surgawi Di luar argumen tersebut, Bridenstine memperingatkan parlemen bahwa penting untuk terus mempertahankan keunggulan AS dalam program antariksa guna menghadapi kehadiran stasiun luar angkasa China yang akan dioperasikan oleh Beijing pada tahun 2022. Stasiun antariksa China tersebut dinamai Tiangong yang berarti Istana Surgawi. Pada Juni lalu, kantor berita Pemerintah China, Xinhua, mengumumkan bahwa peluncuran stasiun antariksa tersebut merupakan buah dari kemitraan dengan 23 entitas dari 17 negara. Stasiun ini nantinya menjalankan berbagai eksperimen ilmiah. Negara yang dimaksud termasuk negara maju dan berkembang, seperti Perancis, Jerman, dan Jepang, juga Kenya dan Peru. ”China dengan cepat membangun apa yang mereka sebut sebagai ’Stasiun Antariksa Internasional China’ dan mereka dengan cepat memasarkannya kepada mitra internasional,” kata Bridenstine. ”Akan menjadi tragedi apabila setelah selama ini, dan setelah semua usaha, kita meninggalkan orbit rendah Bumi dan menyerahkan wilayah itu.” Bridenstine menjelaskan bahwa ISS menawarkan potensi besar pengembangan ilmu pengetahuan, mulai dari inovasi farmasi, pencetakan organ manusia 3D, penciptaan retina buatan, hingga perawatan orang dengan gangguan makula degeneratif. Itulah sebabnya penting mendanai NASA untuk membayar perusahaan mendirikan stasiun Pengunjung mengamati model stasiun antariksa China dan replika kapsul astronot untuk kembali ke Bumi di China Beijing International High Tech Expo, Beijing, 17 September 2020 (atas). Dalam foto yang diambil dari video NASA, Komandan Chris Cassidy (kanan) dan astronot Bob Behnken mengganti baterai di luar Stasiun Antariksa Internasional (ISS), 1 Juli 2020. antariksa di mana NASA akan menjadi salah satu penggunanya. Itu juga sebabnya, tambah Bridenstine, sangat vital untuk ”tidak meninggalkan wilayah tersebut kepada negara lain yang tidak sejalan dengan kepentingan kita”. 10 tahun Seperti ditulis Xinhuanet pada Mei silam, pembangunan Stasiun Istana Surgawi diperkirakan selesai pada 2022 dan akan beroperasi di orbit rendah Bumi pada ketinggian 340 km hingga 450 km selama lebih dari 10 tahun. Stasiun ini akan mendukung percobaan ilmiah, teknologi, dan aplikasi dalam skala besar. Tiangong akan mampu menampung tiga astronot dalam keadaan normal dan hingga enam astronot selama pergantian awak. Stasiun itu berbentuk T dengan modul inti di tengah, sedangkan kapsul laboratorium berada di setiap sisinya. Setiap modul memiliki bobot lebih dari 20 ton, dengan massa total stasiun sekitar 66 ton. Adapun modul inti stasiun, bernama Tianhe, memiliki panjang total 16,6 meter, diameter maksimum 4,2 meter, dan massa lepas landas 22,5 ton, Sebelum ini, China memiliki laboratorium luar angkasa Tiangong-1 dan Tiangong-2. Zhu Guangchen, Wakil Kepala Desainer Stasiun Luar Angkasa dari China Academy of Space Technology, menyatakan, dua laboratorium angkasa itu menyerupai apartemen satu kamar tidur, sementara Tiangong tak ubahnya apartemen dengan tiga kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, serta ruang penyimpanan. (ATO/AFP) NASA VIA AP ¢ KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0 JENDELA 30 F TEROMBANG-AMBING DI TENGAH ARUS PANDEMI Calon pekerja migran Indonesia yang ingin menjadi pelaut kini dihantam arus pandemi Covid-19. Impian mengarungi lautan dunia terancam buyar. Sayangnya, regulasi pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyelamatkan mereka. ABDULLAH FIKRI ASHRI KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI A ri Nasution (21) sibuk menggulung yongka, senar pancing khas Taiwan, di kantor PT Samuel Jaya Maritim di Jalan Gunung Kelud 2, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2020). Dalam sekejap, senar sepanjang lebih dari 3 meter itu dibuat lingkaran. ”Kalau orang baru pegang yongka, pasti susah gulungnya,” ucap Ridho Purba (27) sambil rebahan. Polin Wahyu (19), yang sedang asyik bermain gim, sontak mengangguk mengamini ucapan Ridho. Hasil gulungan senar pancing oleh keduanya teronggok di lantai. Mereka tidak menyombongkan diri. Berbulan-bulan di kantor perusahaan penyalur pekerja migran Indonesia (PMI) khusus pelaut itu, ketiganya belajar bahasa hingga teknis berlayar di Taiwan. Mereka tidur di salah satu dari tiga kamar di kantor. Terbang dari Medan, Sumatera Utara, ketiganya datang ke PT Samuel Jaya Maritim pada Januari 2020 sesuai rekomendasi teman-temannya. Anak rantau ini ingin meraih mimpi sebagai pelaut di kapal luar negeri. Namun, pandemi Covid-19 membuyarkan semua. Pemerintah sempat menghentikan penempatan PMI Maret lalu melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 151 Tahun 2020. Sebaliknya, sejumlah negara tujuan kini melarang PMI masuk ke wilayahnya demi mengantisipasi penyebaran virus korona baru. Polin sempat memilih pulang ke rumah keluarganya di Banten, sedangkan Ridho harus ke Muara Angke, Jakarta, untuk bekerja, Mei lalu. Padahal, Ibu Kota merupakan episentrum penyebaran Covid-19. ”Saya enggak khawatir,” ucap Ridho yang naik bus ke Jakarta. Ridho menjadi anak buah kapal dan melaut ke Kalimantan sekitar empat bulan. Di kapal kayu berukuran 60 gros ton, delapan ABK menangkap cumi. Angin laut, ombak, dan badai menjadi pengalaman perdananya melaut. ”Saya kerja dari jam 6 sore sampai 6 pagi. Gaji pokoknya Rp 900.000 per bulan,” ucapnya. Upah tersebut jauh dibandingkan upah minimum provinsi DKI Jakarta yang lebih dari Rp 4,2 juta per bulan. Jika saja jadi ke Taiwan, upahnya bisa mencapai Rp 7 juta per bulan jika berpengalaman. Bagi Ridho yang masih lajang, upah melaut di kapal lokal paling tidak bisa menyambung hidupnya di perantauan. Beruntung, orang kantor kerap menyediakan makanan untuknya. Namun, anak petani ini sangat ingin ke Taiwan. Saat Ridho dan teman-temannya pusing memikirkan hari esok, Agustinus Sihotang (26), kakak Polin, bosan de- KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI Tiga calon pekerja migran Indonesia yang akan menjadi anak buah kapal di Taiwan bersantai di kantor PT Samuel Jaya Maritim di Jalan Gunung Kelud 2, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2020). Mereka belum bisa berangkat karena pandemi Covid-19 (atas). Aris Nasution, calon pekerja migran Indonesia yang akan menjadi anak buah kapal di Taiwan, berlatih menggulung tali pancing di kantor PT Samuel Jaya Maritim. ngan aktivitasnya di kapal Taiwan yang kebanyakan tidur dan makan. ”Hampir tujuh bulan kami tidak melaut, tetapi gaji jalan terus. Kalau dipotong 1 persen, saya pulang,” katanya melalui sambungan video telepon. Sesuai kontrak dua tahun, pemilik kapal wajib membayar gajinya meskipun tak melaut. Ini berbeda dengan perusahaan di Indonesia yang mengurangi gaji, bahkan memecat karyawan karena pandemi. Menurut Agustinus, kapalnya tidak melaut karena kekurangan ABK akibat dampak pandemi. Seharusnya, kapal tersebut membutuhkan 26 ABK. Namun, saat ini, baru ada 14 ABK. ”Kemarin, baru masuk dua orang. Di sini, ada enam orang kita (Indonesia), termasuk saya,” katanya. Sebenarnya, sejak akhir Juli, melalui Kepmenaker No 294/2020 tentang Pelaksanaan Penempatan PMI pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, pemerintah mengizinkan PMI terbang ke negara tujuan. Taiwan juga termasuk negara yang membuka kesempatan bagi PMI. ”Namun, syaratnya sangat ketat. Misalnya, pelaut dari Indonesia harus ka- rantina dulu dua minggu saat ke sana. Namun, pemilik kapal tidak mau menanggung biayanya,” ujar Yoso Sumingrat, Managing Crewing PT Samuel Jaya Maritim. Di sisi lain, keputusan pemerintah membebaskan biaya penempatan PMI di sektor tertentu, termasuk ABK, dinilai bukan solusi tepat. Melalui Peraturan Badan Perlindungan PMI No 9/2020 itu, PMI tidak dibebani biaya penempatan berupa tiket pergi dan pulang, visa kerja, legalisasi perjanjian kerja, pelatihan kerja, dan paspor. ”Perusahaan (penyalur PMI) akhirnya tidak bisa membantu pengurusan dokumen. Majikan juga tidak bisa bantu,” katanya. Menurut dia, selama ini, setiap calon ABK membayar 500 dollar AS untuk biaya pelatihan, pengurusan paspor, sertifikat basic safety training, dan pemeriksaan kesehatan. Pembayaran dilakukan secara bertahap dengan pemotongan gaji jika bekerja di luar negeri. Kini, akibat pandemi dan aturan pemerintah, pihaknya tidak lagi memberangkatkan PMI. ”Sebelum pandemi, kami menerima pendaftar sampai 15 orang per hari. Dari Februari sampai sekarang, belum ada lagi yang daftar,” ucapnya. Baginya, menjadi pelaut di luar negeri lebih baik dibandingkan di negeri sendiri. Salah satu alasannya, upah dan asuransi jiwa di luar jauh lebih tinggi. ”Dan, gajinya utuh. Makan dan tempat tinggal ditanggung. Enggak ada penjual bakso atau minimarket di laut jadi bisa nabung,” kata mantan ABK di Taiwan dan Jepang ini. PMI yang bekerja di kapal asing selama dua tahun rata-rata sudah bisa membangun rumah di kampung. Yoso, misalnya, membuka usaha bengkel motor di Cirebon setelah menjadi ABK di luar negeri pada 2007-2013. Dari 389 aduan ABK Indonesia yang diterima BP2MI pada periode 2018 hingga semester I-2020, ada 120 aduan berasal dari kapal Taiwan, 42 dari kapal Korsel, dan 23 dari kapal China. Walakin, bekerja sebagai ABK di kapal asing berisiko karena berada di laut. Apalagi, belakangan ini, terungkap kasus ABK asal Indonesia yang meninggal dan jenazahnya dilarung ke laut. Dari 389 aduan ABK Indonesia yang diterima Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada periode 2018 hingga semester I-2020, ada 120 aduan berasal dari kapal Taiwan, 42 dari kapal Korsel, dan 23 dari kapal China (Kompas, 24/8/2020). ”Namun, itu hanya satu-dua kasus. Banyak ABK yang pulang dan sukses,” ucapnya. General Manager PT Samuel Jaya Maritim Andi Susanto mengakui, salah satu hambatan memberangkatkan calon ABK kini adalah surat izin usaha perekrutan dan penempatan awak kapal (SIUPPAK) dari Kementerian Perhubungan. ”Kami sudah mengurusnya tahun lalu, tetapi ditolak. Orang (dari pemerintah) yang mengeceknya sudah dimutasi. Kami urus lagi. Seharusnya kami diaudit awal tahun, tetapi ada Covid-19,” katanya. Susanto memastika perusahaan tempatnya bekerja yang berdiri sejak 2017 sudah legal. Pihaknya, misalnya, memiliki surat izin perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (SIP3MI) sebagai syarat memberangkatkan PMI. Lagi pula, alamat dan kontak telepon PT Samuel Jaya Maritim bisa diakses di internet dan media sosial. Namun, menurut dia, alamat kantornya telah berubah dari Jalan Pangeran Drajat ke Jalan Gunung Kelud. Di lokasi baru itu, belum terpasang plang perusahaan. ”SIUPPAK itu prosesnya ribet-nya minta ampun. Saya saja ngetik proposal 98 halaman belum beres. SIUPPAK bisa diurus setelah dua tahun (perusahaan) agen berjalan,” ungkapnya. Pihaknya berharap regulasi terkait pemberangkatan calon pelaut ke luar negeri dipermudah. Apalagi, kehadiran mereka turut mengurangi pengangguran.