Uploaded by common.user66756

20200925-full

advertisement
KOMPAS
HARIAN UNTUK UMUM
TERBIT SEJAK 28 JUNI 1965
¢
Pendiri:
P.K. OJONG (1920-1980)
JAKOB OETAMA (1931-2020)
16 Halaman/22 Halaman E-paper
Nomor 087 Tahun Ke-56
E-mail [email protected]
Redaksi (021) 5347710
Iklan (021) 80626688-99
Layanan Pelanggan
(021) 25676000 (WA) 0812 900 50800
Harga Langganan Rp 98.000,00
+ Ongkos Kirim
Harga Eceran Rp 4.500,00
A M A NAT H AT I N U R A N I R A KYAT
Pemilu Sela
Pemulihan Ekonomi
UMNO mendesak pemilu
sela sebagai jalan keluar dinamika politik di Malaysia.
Marquez Tatap Portimao
Pemulihan ekonomi tidak akan
terjadi jika pandemi Covid-19
tidak teratasi.
INTERNASIONAL/HLM 4
Penantian Marc Marquez
untuk kembali membalap
menunjukkan titik terang.
OPINI/HLM 6
OLAHRAGA/HLM 14
AP PHOTO
J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
PENEGAKAN HUKUM
Jaksa Agung Tepis Isu
Pinangki dan Joko Tjandra
JAKARTA, KOMPAS — Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menampik keterkaitan dirinya dengan proposal rencana aksi yang
disusun jaksa Pinangki Sirna Malasari agar Joko S Tjandra
memperoleh fatwa bebas dari Mahkamah Agung. Ia juga
membantah kabar bahwa dirinya pernah melakukan panggilan
video dengan Joko ketika masih buron.
Meski demikian, majelis hakim yang menyidangkan perkara
Pinangki diharapkan tetap mendalami kedua isu tersebut
dalam persidangan guna menjawab pertanyaan publik.
Bantahan Burhanuddin itu disampaikan dalam rapat kerja
jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Komisi III DPR
yang dilaksanakan secara daring, Kamis (24/9/2020). Bantahan itu dikemukakan setelah sejumlah anggota Komisi III
DPR memberikan ruang
klik.kompas.id/kejaksaanagung
kepada Burhanuddin untuk
menjelaskan isu yang beredar di publik, baik terkait rencana aksi yang disusun Pinangki
maupun kabar lain yang menyebutkan dia terlibat dalam
upaya melepaskan Joko dari jerat hukum.
Joko merupakan terpidana kasus pengalihan hak tagih
utang (cessie) Bank Bali tahun 2009. Ia divonis 2 tahun penjara
oleh MA. Namun, setelah vonis dijatuhkan, ia kabur. Joko baru
ditangkap pada akhir Juli lalu oleh Badan Reserse Kriminal
Polri. ”Apakah saya ada video call (panggilan video) dengan
Joko Tjandra? Kami sama sekali tidak kenal Joko. Saya tidak
pernah komunikasi dengan dia dan tak pernah memerintahkan Pinangki menangani Joko Tjandra,” tutur Burhanuddin.
Burhanuddin menyatakan, pihaknya menangani perkara
www.kompas.id
@hariankompas
@hariankompas
@hariankompas
Kematian akibat Covid-19
Tembus 10.000 Jiwa
Kematian karena Covid-19 di Indonesia menembus angka 10.000 orang, Pembatasan sosial
seperti yang dilakukan di DKI Jakarta cukup efektif menekan laju penularan penyakit itu.
(Bersambung ke hlm 15 kol 6-7)
RESESI
Daya Tahan Ekonomi
Terus Dijaga
JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah langkah yang dilakukan, seperti
gerakan dari badan usaha milik negara, stimulus bagi dunia
usaha, dan program-program jaring pengaman sosial, diyakini
mampu menahan Indonesia agar tidak jatuh semakin dalam ke
jurang resesi. Upaya ini turut ditopang dengan program
restrukturisasi dan penyaluran kredit modal kerja.
Pemerintah kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 menjadi di kisaran minus 1 persen
hingga minus 2,9 persen. Oleh karena itu, Indonesia dipastikan
masuk ke jurang resesi karena pertumbuhan ekonomi ada di
zona negatif selama dua triwulan berturut-turut. Pada triwulan II-2020, perekonomian tumbuh minus 5,32 persen.
Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Febriyanto, Kamis
(24/9/2020), mengatakan, BUMN Kluster Pangan telah bermitra dengan 2.500 warung pangan dan menghubungkannya
dengan pasar melalui aplikasi daring mitra warung pangan.
BUMN Kluster Pangan yang diketuai PT Rajawali Nusantara
Indonesia (RNI) ini berperan sebagai penampung produk
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan untuk didistribusikan kepada
mitra warung pangan.
Masyarakat yang mengunduh aplikasi mitra warung pangan
dapat belanja secara daring ke warung pangan. ”Hingga akhir
2020, BUMN Kluster Pangan menargetkan 15.000 UMKM
tergabung dalam konsep mitra warung pangan,” katanya.
BUMN Kluster Pangan terdiri atas delapan BUMN, yaitu
RNI, PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT
(Bersambung ke hlm 15 kol 4-7)
#lindungidiridansekitar
Cegah Penularan Covid-19
2 METER
PAKAI MASKER
CUCI TANGAN
JAGA JARAK
#KawandalamPerubahan
INDEKS
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Warga pelanggar protokol kesehatan mengantre untuk membayar denda saat sidang tindak pidana ringan di GOR Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis
(24/9/2020). Sebanyak 706 pelanggar protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker atau memakai masker dengan tidak semestinya, didenda Rp 150.000.
JAKARTA, KOMPAS — Kurang dari
tujuh bulan sejak kasus Covid-19
diumumkan ada di Tanah Air
pada 2 Maret, kematian akibat
paparan virus SARS-CoV-2 itu
mencapai 10.105 kasus. Dengan
penduduk Indonesia hampir
270 juta jiwa, setiap 1 juta penduduk di Tanah Air, ada 37 kematian akibat Covid-19.
Menurut data Worldometers,
angka kematian akibat Covid-19
di Indonesia untuk tiap 1 juta
penduduk tersebut berada di
peringkat ke-103. Posisi pertama adalah San Marino. Di negara berpenduduk sekitar
34.200 jiwa ini, angka kematian
mencapai 1.237 orang untuk tiap 1 juta penduduk.
Jumlah kematian karena Covid-19 di Indonesia ini diumumkan Juru Bicara Satuan
Tugas Penanganan Covid-19
Wiku
Adisasmito,
Kamis
(24/9/2020). ”Kumulatif jumlah kasus meninggal 10.105 atau
3,9 persen di mana angka rata-rata kematian dunia 3,05
persen,” kata Wiku dari Kantor
Presiden, Jakarta.
Jika angka kematian akibat
Covid-19 di Tanah Air lebih
tinggi daripada rata-rata dunia,
angka kesembuhan di bawah
rata-rata dunia. Data Satgas Penanganan Covid-19, kemarin,
angka kesembuhan bertambah
3.895 sehingga total kesembuhan 191.853 atau 73,2 persen. Ini
>> BACA JUGA:
Angka Kematian
Warga khawatir angka kematian karena Covid-19
tak terbendung. KOMPAS.ID
klik.kompas.id/angkakematian
BACA JUGA HLM 7, 11, DAN 12
di bawah angka kesembuhan
global sebesar 73,77 persen.
Penambahan kasus harian
tinggi dan rasio positif yang
meningkat menunjukkan tingkat penularan Covid-19 makin
mengkhawatirkan. Penambahan kasus harian di Indonesia,
kemarin, kembali memecahkan
rekor tertinggi dengan 4.634
kasus Covid-19 sehingga total
ada 262.022 kasus positif dengan kasus aktif 60.064 kasus.
Penambahan kasus ini didapatkan dengan memeriksa
34.786 orang sehingga rasio positif 13,3 persen, sedangkan rata-rata rasio positif sepekan terakhir 16,1 persen. Itu lebih tinggi dibandingkan dengan rasio
positif pada pertengahan September (14,8 persen) dan pada
akhir Agustus (13,4 persen).
Penambahan kasus harian
terbanyak, kemarin, terjadi di
DKI Jakarta (1.044 kasus), disusul Jawa Barat (804 kasus),
Jawa Tengah (434 kasus), dan
Jawa Timur (343 kasus). Penambahan korban jiwa terbanyak di Jatim (27 orang), Jawa
Tengah (25 orang), Jakarta (20
orang), lalu Jabar (12 orang).
”Tingginya data kematian tidak akan terhindarkan kalau
yang masuk rumah sakit terus
bertambah. Untuk Jakarta, saat
ini yang masuk ke ICU (unit
perawatan intensif) harus antre
sehingga risiko terlambat ditangani dan meninggal meningkat,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Ari Fahrial Syam.
Dokter spesialis paru di
Rumah Sakit Umum Daerah
Pasar Rebo, Jakarta, Eva Sri
Diana mengatakan, rata-rata
rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya penuh.
Data Dinas Kesehatan DKI
Jakarta, keterisian tempat tidur
di ruang isolasi 81 persen dan
ruang ICU 74 persen.
Menurut Ari, rumah sakit merupakan hilir penanganan Covid-19. Meski protokol penanganan pasien membaik dan kapasitas rumah sakit bertambah,
jika penularan meningkat, banyak korban tak tertangani. ”Kita
harus lebih fokus di sektor hulu
karena kian banyak tenaga kesehatan jadi korban,” katanya.
Laporan dari para dokter di
(Bersambung ke hlm 15 kol 4-5)
Angka Kematian akibat Covid-19
Data 24 September 2020, pukul 19.15
Total
kematian
(jiwa)
Total kematian
per 1 juta
penduduk
1. AS
206.608
2. Brasil
139.065
3. India
623
7.141.319
653
4.627.780
5.737.197
66
91.204
4. Meksiko
Kasus
positif
(jiwa)
74.949
580
710.049
5. Inggris
41.862
616
409.729
6. Italia
35.758
592
302.537
7. Peru
31.870
8. Perancis
31.459
9. Spanyol
31.034
10. Iran
.. ....
964
482
664
25.015
297
782.695
481.141
693.556
436.319
...
...
...
17. Indonesia 10.105
37
262.022
Perhitungan Angka Kematian Covid-19
Kemenkes RI
WHO
• Pasien meninggal karena
positif Covid-19.
• Pasien meninggal karena
penyakit penyerta
terkonfirmasi positif
Covid-19.
• Pasien meninggal karena
penyakit penyerta yang
terindikasi Covid-19.
9000
Sumber: Worldometers, WHO, dan Kemenkes RI; Diolah Litbang Kompas/XNA
Surveilans
ila
kematian dari
d
kasus konfirmas
rm i
atau terindikas
dik i
Covid-19 yang
ya
meningga
ngg l
dunia.
dun
INFOGRAFIK: ANDRI
HARI TANI NASIONAL
Perempuan Petani Berjibaku, Mencoba Solutif di Ladang Gambut
Sanksi Ringan
untuk Firli
Sanksi ringan yang dijatuhkan kepada Ketua KPK
Firli Bahuri dalam perkara
penggunaan helikopter untuk perjalanan pribadi dinilai belum cukup. Sanksi
ringan itu dapat menjadi
preseden. UMUM/HLM 15
Persaingan
AS-China
E-PAPER/HLM E
klik.kompas.id/pembangunan-kota
Lingkungan
Pengaruhi Ekonomi
Covid-19 menunjukkan
keterkaitan kota, manusia,
dan alam di pembangunan
perkotaan. KOMPAS.ID
READ EDITORS' CHOICE IN ENGLISH
kompas.id
Mengolah gambut
tanpa membakar
bukanlah perkara
mudah bagi petani
di Kalimantan
Tengah. Enggan
menyerah pada
keadaan, para
perempuan petani
di pedalaman
Kalteng berinovasi
hadirkan solusi.
Dionisius Reynaldo
Triwibowo
R
abu (23/9/2020) siang,
di teras salah satu rumah kayu di Desa Kandan, Kabupaten Kotawaringin
Timur, Kalteng, Sri Maryati
(44) dan Jiyarti (36) sibuk
menggoreng adonan buah naga. Adonan dibuat dari tepung
terigu, tapioka, dan beragam
bumbu, yang kemudian dicampur dengan buah naga yang
sudah diblender. Buah naga itu
diambil dari buah-buah kualitas dua yang jika dijual har-
ganya turun.
”Sudah dua tahun belakangan ini kami bikin stik buah
naga, habisnya kebun suami
kami, tuh, semua kena hama
penyakit,” kata Jiyarti.
Desa Kandan memang terkenal sebagai penghasil buah
naga. Setidaknya ada 53 hektar
(ha) lahan di desa itu yang
semuanya ditanami buah naga.
Sisanya, sekitar 20 ha, ditanami beragam komoditas seperti
karet dan padi ladang.
Desa Kandan dihuni 625 keluarga, 350 di antaranya warga
transmigran. Sebagian besar
warga memanfaatkan kebun
hingga pekarangannya untuk
menanam buah naga.
Bupati Kotawaringin Timur
Supian Hadi pada awal 2019
melakukan panen buah naga
karena hasilnya yang melimpah. Namun, seusai panen itu,
hama semakin merajalela.
Awalnya, di lahan seluas 1
ha atau sama dengan ukuran
lapangan sepak bola itu bisa
menghasilkan 3-4 ton buah
naga. Kini, bisa mendapatkan
100 kilogram (kg) per hektar
saja sudah beruntung.
Lahan milik suami Sri Mar-
yati pada tahun ini malah tak
menghasilkan apa-apa. ”Kalaupun ada, kualitas buahnya buruk dan harganya murah banget,” kata Sri.
Harga buah naga kualitas
terbaik Rp 25.000 per kg, sedangkan kualitas nomor dua
Rp 10.000 per kg. Seusai diserang hama yang membuat daun hingga kulit buah berbintik
seperti cacar, harganya anjlok
menjadi Rp 5.000 per kg.
Jatuhnya harga buah naga
ini disiasati Kelompok Wanita
(Bersambung ke hlm 15 kol 1-3)
¢
2
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Politik&Hukum
PILKADA 2020
Ubah Kampanye
Tradisional ke Virtual
JAKARTA, KOMPAS — Aturan kampanye di Pemilihan Kepala
Daerah 2020 dalam bentuk rapat umum, pentas seni, hingga
konser musik telah dihapus demi mencegah terjadinya kerumunan massa dan penyebaran Covid-19. Dengan keterbatasan ruang gerak tersebut, para calon kepala daerah
dituntut kreatif dan mengintensifkan kampanye virtual.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah telah menetapkan pasangan calon kepala daerah pada 23 September,
kemudian diikuti dengan pengundian nomor urut pasangan
calon kepala daerah pada Kamis (24/9/2020). Setelah itu,
tahapan kampanye berlangsung pada 26 September hingga 5
Desember 2020.
Sejalan dengan tahapan-tahapan tersebut, Peraturan KPU
(PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak
Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Covid-19 resmi
diundangkan pada Rabu (23/9). PKPU ini merupakan perubahan kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020.
Di dalam Pasal 88C Ayat (1) PKPU No 13/2020 disebutkan,
setidaknya terdapat enam jenis kegiatan kampanye yang
dilarang dalam Pilkada 2020. Kegiatan tersebut, mulai dari
pentas seni, panen raya, konser musik, jalan santai, perlombaan, bazar, donor darah, hingga peringatan hari ulang
tahun partai politik. Bahkan, PKPU ini juga melarang kampanye akbar atau rapat umum. Sanksi atas pelanggaran ini
diatur dalam Pasal 88C Ayat (1) berupa peringatan tertulis dari
Bawaslu provinsi/kabupaten/kota. Apabila tidak diindahkan,
Bawaslu bisa menghentikan dan membubarkan kegiatan.
Sanksi serupa juga diberlakukan bagi pasangan calon, partai,
tim kampanye, atau pihak lain jika melanggar protokol
kesehatan.
Di sisi lain, dalam Pasal 63 PKPU No 13/2020 dijelaskan,
bentuk kampanye lain yang tidak melanggar ketentuan undang-undang agar dilakukan melalui media sosial atau media
daring.
Transformasi kampanye
Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk
Rakyat (JPPR) Alwan Ola Riantoby, dalam forum diskusi
”Kampanye Tanpa Gemuruh Massa: Menakar Peluang dan
Tantangan Kampanye di Era Pandemi”, mengatakan, di tengah
metode kampanye yang kian terbatas, calon harus kreatif
dalam memanfaatkan platform digital. Transformasi kampanye dari konvensional menjadi virtual ini harus mulai
didorong.
”Substansi kampanye bukan pada pengumpulan massa atau
yang sifatnya seremonial dan euforia semata, tetapi juga
kampanye yang dialogis dan partisipatif. Calon harus mampu
menunjukkan substansi kampanye itu meski berbasis daring,”
ujar Alwan.
Erik Kurniawan, peneliti dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), menyampaikan, perkembangan penetrasi internet di Indonesia bisa menjadi modalitas penting untuk
melancarkan kampanye di media sosial.
Berdasarkan data HootSuite, situs layanan manajemen
konten yang menyediakan layanan media daring, hampir 64
persen penduduk Indonesia sudah terkoneksi dengan jaringan
internet. Jumlah pengguna internet pada akhir Januari 2020
sebanyak 175,4 juta orang dari total penduduk 272,1 juta jiwa.
Dibandingkan dengan 2019, ada kenaikan 17 persen pengguna
internet atau setara 25 juta pengguna.
Namun, anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin mengatakan, masih ada kendala akses internet di 541 kecamatan di
daerah yang menggelar pilkada. Bawaslu akan memperkuat
pengawasan, khususnya di daerah tersebut.
Menurut Afifuddin, setidaknya tiga potensi pelanggaran di
tengah penerapan metode kampanye daring, yaitu netralitas
aparatur sipil negara (ASN), ujaran kebencian atau hoaks, dan
politik uang yang muncul akibat masifnya pertemuan-pertemuan kecil yang diinisasi oleh calon. (BOW)
KILAS POLITIK & HUKUM
Pengundian Nomor Urut
Suara Rakyat Tak Didengar
Di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali, Pilkada 2020 tetap akan diselenggarakan. Jangan
sampai suara rakyat tak didengar, relasi elite dan rakyat akan semakin berjarak.
P
artisipasi masyarakat
adalah esensi dari demokrasi. Namun, pola di Indonesia saat ini, elite politik
semakin berjarak dengan rakyat. Misalnya, soal Pilkada
2020 yang tetap digelar di
tengah pandemi Covid-19.
Meski masyarakat lantang bersuara, elite seperti abai.
Sehari sebelum rapat Pilkada
2020 di Komisi II DPR, Minggu
(20/9/2020), organisasi Islam
terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, menyerukan penundaan pilkada. Di tengah tren
kasus positif Covid-19 yang
terus meroket, Pengurus Besar
NU berpendapat, pilkada tak
sesuai dengan komitmen memutus rantai Covid-19. Walau
ada protokol kesehatan ketat,
sulit menghindari kerumunan.
Terbukti saat pendaftaran calon, kerumunan tak terelakkan.
Pada hari yang sama dengan
rapat terkait Pilkada 2020 di
DPR, Senin (21/9/2020), Pimpinan Pusat Muhammadiyah
juga berpendapat sama. Muhammadiyah meminta pemerintah sebaiknya fokus menangani pandemi terlebih dahulu. Desakan yang sama juga
disuarakan Konferensi Waligereja Indonesia dan Pimpinan
Pusat Persatuan Umat Buddha
Indonesia.
Hasil jajak pendapat Litbang
Kompas pada 4-5 Juni 2020
juga mengindikasikan pelaksanaan pilkada bukanlah prioritas
warga di tengah pandemi. Dari
jajak pendapat itu, diketahui
sebanyak 66,7 persen responden khawatir jika pilkada saat
Covid-19 bakal menulari.
Sejauh ini, dengan komparasi
pemilihan umum di sejumlah
negara, seperti Korea Selatan,
Singapura, dan Amerika Serikat, awal November 2020, pemerintah memutuskan pilkada
tetap dilaksanakan. Jika pilkada
ditunda, pemerintah harus menunjuk wakil pemerintah di daerah yang masa jabatan kepala
daerahnya akan berakhir. Selain
dianggap tak demokratis, meski
ditunda, tak ada jaminan Covid-19 berakhir selama vaksin
dan obat belum ada.
Berbagai alasan pemerintah
menyelenggarakan pilkada dan
seolah mengabaikan desakan
publik itulah yang menjadi pertanyaan saat Satu Meja The
Forum di Kompas TV yang bertema ”Pilkada Abai Suara Publik”, Rabu (23/9/2020).
Acara yang dipandu Wakil
Pemimpin Umum Harian
Kompas Budiman Tanuredjo ini
dihadiri sejumlah narasumber,
yaitu Guru Besar Universitas
Islam Negeri Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia
Tandjung, anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Demokrasi Titi Anggraini, dan
Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian.
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Keramaian tamu yang hadir, antara lain politisi, simpatisan, dan jurnalis, yang menunggu di luar ruang pertemuan acara penetapan
pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020).
Berbagai alasan dan kepentingan tersebut menyebabkan kerumunan massa tak terelakkan selama Pilkada 2020.
Kurang simpati
Azyumardi Azra mengatakan, sikap pemerintah, KPU,
dan DPR yang tetap melanjutkan tahapan pilkada di masa
pandemi menunjukkan elite tak
berempati pada keselamatan
masyarakat. Hingga bulan ketujuh Covid-19 menyerang Indonesia, belum ada tanda-tanda
kurva melandai. Bahkan, sepekan terakhir, rata-rata setiap
hari ada penambahan lebih dari
4.000 kasus positif. Dokter dan
tenaga kesehatan banyak yang
meninggal. Rumah sakit kewalahan menangani pasien Covid-19.
Menurut Azra, dalih pemerintah bahwa pelaksanaan pilkada tetap dilanjutkan untuk
menjaga hak konstitusional
warga mudah dipatahkan. Justru ketika diselenggarakan saat
pandemi belum surut, pilkada
berpotensi melanggar hak konstitusional warga. Hak konstitusional lebih penting adalah
mendapatkan keselamatan dan
kesehatan saat menunjukkan
ekspresi politiknya.
”Keselamatan dan kesehatan
warga juga hak konstitusional
yang harus dihormati. Negara
harus menjamin agar rakyatnya
hidup sehat, aman, tak dikejar-kejar penyakit,” kata Azra.
Titi Anggraini menilai, bersikerasnya pilkada digelar, tak
lepas dari kepentingan politik
partai politik. Sulit sekali dibantah pilkada di masa pan-
nyawa. Tak heran jika publik
akhirnya sinis pada pilkada.
Otoritas
terkait
justru
mengesampingkan fakta-fakta,
seperti munculnya kluster baru
pada pendaftaran pilkada lalu di
sejumlah kabupaten, seperti di
Agam, Sumatera Barat dan Boyolali, Jawa Tengah.
Keseimbangan demokrasi
demi bertujuan melindungi kader partai yang berkontestasi.
Salah satunya agar masa jabatan mereka tak terganggu.
Sebab, pilkada selanjutnya akan
digelar pada November 2024.
Jika ditunda ke 2021, masa jabatan kepala daerah terpilih semakin pendek. ”Parpol tak mau
kehilangan kesempatan posisi
kepala daerah definitif kepada
para penjabat. Sebab, kepala daerah di 207 daerah ini masa
jabatannya akan berakhir di
Februari 2021,” jelas Titi.
Menurut Titi, motif melindungi kader partai berkontestasi ini sangat kentara. Sebab,
jika menilik argumentasi bahwa
penjabat tak bisa membuat kebijakan strategis Covid-19, hanya soal teknis yang bisa diselesaikan dengan regulasi. Tak
perlu sampai mempertaruhkan
Anggota KPU dan Bawaslu melihat kesiapan rapat pleno
terbuka pengundian nomor urut pasangan calon dalam
pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya tahun
2020 di ruang terbuka Hotel Singgasana, Surabaya, Jawa
Timur, Kamis (24/9/2020). Pasangan Eri Cahyadi-Armuji
mendapat nomor urut satu, sementara pasangan Machfud
Arifin-Mujiaman Sukirno mendapat nomor urut dua.
Pilkada serentak akan berlangsung pada 9 Desember.
Aturan Pelibatan TNI Belum Dibahas di DPR
Rancangan Peraturan Presiden tentang Tugas Tentara Nasional Indonesia dalam Mengatasi Aksi Terorisme belum
dibahas di DPR karena beberapa ketentuan di dalamnya
dinilai bertabrakan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 34
Tahun 2004 tentang TNI dan UU No 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. ”Draf perpres itu perlu dibahas mendalam dan diperbaiki. Yang lebih penting lagi
tidak keluar dari politik hukum dasar yang diatur di dalam
UU No 5/2018. Kalau sampai saat ini perpres itu belum
dibahas di DPR, lebih karena setiap fraksi memiliki pandangan berbeda. Sebaiknya, perpres diperbaiki dan diajukan
ulang ke pimpinan DPR,” ujar Wakil Ketua MPR, yang juga
anggota Komisi III DPR, Arsul Sani, dalam diskusi secara
daring yang digelar Imparsial, Kamis (24/9/2020). (REK)
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Febri Diansyah
memutuskan mundur dari KPK. Surat pengunduran diri
telah disampaikan kepada atasannya pada 18 September
2020. Ia berharap proses pemberhentian dirinya sudah tuntas pada 18 Oktober 2020. Di Gedung KPK, Jakarta, Kamis
(24/9/2020), Febri mengatakan, kondisi politik dan hukum
telah berubah bagi KPK. Kondisi KPK sudah berubah seiring revisi UU KPK, 17 September 2019. Ia mencoba bertahan di KPK dan berupaya agar bisa tetap berkontribusi
untuk pemberantasan korupsi. ”Namun, secara pribadi, saya
melihat rasanya ruang bagi saya untuk berkontribusi dalam
pemberantasan korupsi akan lebih signifikan jika saya berada di luar KPK. Tetap memperjuangkan dan ikut dalam
advokasi pemberantasan korupsi,” kata Febri. (PDS)
(DIAN DEWI PURNAMASARI)
Rapat Komisi III DPR
KORUPSI JIWASRAYA
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Sebaliknya, menurut Doli
Kurnia, suara masyarakat menjadi masukan setiap pengambilan keputusan. Meski saat rapat dengar pendapat umum di
DPR, Senin lalu, aspirasi ormas
keagamaan tak dibacakan, Doli
justru beralasan pilkada tetap
dijalankan untuk menjalankan
agenda politik dan demokrasi
prosedural. Apalagi, pilkada
adalah agenda nasional yang
sudah dirancang jauh-jauh hari.
Hari pemungutan suara, 9 Desember, menjadi konsensus pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu.
”Kami hormati dan berikan
aspirasi kepada semua pihak
yang menyuarakan aspirasinya.
Namun, kami harus memilih
dan tak bisa mengakomodasi
semua kepentingan. Pilkada ini
tidak bisa dilihat dari perspektif
kesehatan saja,” kata Doli.
Menurut politikus Golkar ini,
pihaknya sepakat bersama pemerintah dan penyelenggara
pemilu, di era pandemi ini harus ada penyesuaian seluruh
aspek kehidupan termasuk de-
mokrasi. Melaksanakan pilkada
dengan protokol kesehatan ketat dinilai sebagai keseimbangan menjaga kehidupan berdemokrasi. Oleh karena itu,
DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu merumuskan
sejumlah aturan untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan. KPU akan merevisi
aturan protokol kesehatan agar
lebih tegas.
Donny Gahral mengatakan,
semua masukan dari elemen
masyarakat didengar dan dijadikan pertimbangan pemerintah. Donny menampik ada
agenda khusus dari istana terkait Pilkada 2020, termasuk juga agenda politik dari para petinggi partai politik. Saat ini,
tambahnya, semua pihak yang
pro dan kontra pilkada memiliki asumsi masing-masing. Tugas dari pemerintah adalah memitigasi agar asumsi ledakan
kluster pilkada tak terjadi. Oleh
karena itu, protokol kesehatan
harga mati di pilkada.
”Tidak ada agenda khusus
dari pihak istana. Pilkada ini
memang sudah terjadwal dan
sudah ditunda satu kali. Sekarang yang perlu dipikirkan
adalah bagaimana mengatur
agar pilkada dapat berjalan dengan protokol kesehatan ketat,”
kata Donny.
Kini, tentu bagaimana Pilkada 2020 bisa dijalankan dan
rantai Covid-19 bisa diputus.
Joko Hartono Tirto Dituntut Seumur Hidup
JAKARTA, KOMPAS — Direktur PT
Maxima Integra Tbk Joko Hartono Tirto dituntut pidana seumur hidup dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan
dana PT Asuransi Jiwasraya
(Persero). Joko dinilai jaksa penuntut umum terbukti memfasilitasi kesepakatan yang membuat Jiwasraya merugi hingga
Rp 16,8 triliun.
Dalam sidang di Pengadilan
Tindak Pidana Korupsi Jakarta,
Kamis
(24/9/2020),
jaksa
mengungkapkan, telah terjadi
kesepakatan dan persetujuan
antara tiga bekas pemimpin
PT Asuransi Jiwasraya, yakni
Hendrisman Rahim, Hary
Prasetyo, dan Syahmirwan, dengan Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny
Tjokrosaputro dan Presiden
Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat untuk
mengatur dan mengendalikan
investasi Jiwasraya di 21 reksa
dana pada 13 manajemen investasi. Kesepakatan dan persetujuan itu dilakukan melalui Joko Hartono.
Investasi tersebut merugi karena ditempatkan di saham-saham berisiko dan tidak likuid,
yang di antaranya juga merupakan milik Benny dan Heru. Jaksa menyatakan, perbuatan Joko
dilakukan dengan sadar dan dilandasi faktor kesengajaan.
Selama persidangan, jaksa
tak menemukan alasan pembenar dan pemaaf yang dapat meringankan perbuatan Joko. Hal
yang memberatkan ialah Joko
tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi.
Menurut salah satu anggota
tim jaksa penuntut umum, Ardito Mawardi, Joko Hartono
Tirto telah terbukti korupsi dan
melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang
Nomor 31 Tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi. Ia juga dinilai terbukti
melanggar Pasal 55 Ayat (1) ke-1
Kitab Undang-undang Hukum
Pidana (KUHP).
”Menuntut supaya majelis
hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menghukum terdakwa dengan pidana seumur hidup dan menjatuhkan pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,”
kata Ardito Mawardi.
Atas tuntutan tersebut, Joko
akan mengajukan pleidoi. Sidang selanjutnya akan digelar
pada 1 Oktober mendatang.
Seharusnya, Joko dituntut
bersama dengan Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. Namun, Benny dan Heru terjangkit Covid-19 sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum
Adhyaksa, Jakarta. Mereka meminta majelis hakim menunda
sidang tuntutan. Ketua Majelis
Hakim Rosmina setuju untuk
menunda sidang karena alasan
kemanusiaan.
Kuasa hukum Benny Tjokrosaputro, Farid Muadz, juga meminta majelis hakim memindahkan Benny agar mendapat
perawatan lebih baik. Hal yang
sama diungkapkan kuasa hukum Heru Hidayat, Kresna Hutauruk. Namun, majelis hakim
tidak bisa mengabulkan permintaan tersebut. Sebab, jika
keduanya dipindah ke rumah
sakit lain, akan menyulitkan
pengawasan.
Pimpinan Jiwasraya
Pada Rabu (23/9), jaksa menuntut tiga bekas pemimpin PT
Asuransi Jiwasraya (AJS) Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo,
dan Syahmirwan. Hendrisman
dituntut pidana penjara 20 tahun, Hary dituntut pidana penjara seumur hidup, dan Syahmirwan dituntut pidana penjara 18 tahun.
Jaksa mendakwa ketiganya
selaku Komite Investasi PT AJS
telah menggunakan dana hasil
produk PT AJS berupa produk
non-saving plan, produk saving
plan, ataupun premi korporasi
lebih kurang Rp 91,105 triliun
untuk melakukan investasi saham, reksa dana, atau medium
term note (MTN).
Investasi dilakukan tanpa
mekanisme kajian dan analisis
mendalam, serta disertai dengan analisis kualitas dan kompetensi manajer investasi yang
dipilih. Nota intern kantor pusat (NIKP) yang dibuat tidak
menggambarkan kondisi faktual atas likuiditas saham yang
dibeli, dijual kembali, dimiliki,
ataupun ditempatkan di reksa
dana PT AJS. (FAI)
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Jaksa Agung Burhanuddin mengikuti rapat kerja dengan Komisi
III DPR secara daring di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan,
Jakarta, Kamis (24/9/2020). Sejumlah kasus yang sedang hangat,
seperti keterlibatan jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam perkara
Joko Tjandra dan kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung,
menjadi bahasan dalam rapat tersebut.
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
3
¢
4
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Internasional
UMNO Desak Pemilu Sela
Suhu politik Malaysia memanas. UMNO dan pakar mendesak perlu pemilu sela sebagai
jalan keluar atas situasi yang muncul setelah Anwar ”menggoyang" posisi PM Muhyiddin.
KUALA LUMPUR, KAMIS — Organisasi Nasional Melayu Bersatu
atau UMNO di Malaysia kembali mendorong pemilu sela
atau percepatan pemilu negara
itu. Mantan partai penguasa
tersebut memanfaatkan pengumuman politisi senior oposisi,
Anwar Ibrahim, yang mengklaim telah mendapat dukungan
lebih banyak anggota parlemen
daripada Perdana Menteri
Muhyiddin Yassin.
Sekretaris Jenderal UMNO
Ahmad Maslan, kemarin, mengatakan, percepatan pemilu
adalah solusi untuk masalah sekarang. ”Parlemen dengan perbandingan 113:109 tidak stabil.
Jalan keluarnya? Kembalikan
ke rakyat dan selenggarakan pemilu yang dipercepat,” tulis Ahmad di media sosial, Kamis
(24/9/2020).
Pada Mei dan Juni 2020, Ahmad dan beberapa petinggi
UMNO menyuarakan percepatan pemilu. Padahal, UMNO
mendukung
pemerintahan
Muhyiddin. Setiap PM Malaysia
harus disokong sedikitnya 112
dari 222 anggota parlemen. Jika
kurang dari itu, pemerintahan
akan bubar seperti dialami Mahathir Mohamad pada Februari
2020. Dengan jadwal normal,
pemilu Malaysia seharusnya digelar pada 2023.
Bukan kendala
Pandemi Covid-19, kata Ahmad, bukan kendala untuk
menggelar percepatan pemilu.
Korea Selatan dan Singapura
juga telah menggelar pemilu di
tengah pandemi. Ia menyuarakan lagi percepatan pemilu setelah politik Malaysia kembali
mendapat peluang ketidakstabilan.
Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan,
ia disokong lebih banyak anggota parlemen daripada Muhyiddin. Walakin, Anwar tidak menunjukkan bukti seperti daftar
nama anggota parlemen yang
menyokongnya. Berbeda dengan Mahathir yang pernah
menunjukkan daftar penyokongnya di parlemen setelah
digulingkan awal 2020.
Di tempat terpisah, Ketua
Umum UMNO Ahmad Zahid
Hamidi menyebut sejumlah
anggota parlemen dari UMNO
dan mitra koalisinya mengisyaratkan dukungan kepada Anwar. ”Saya menghormati pilihan mereka,” kata Ketua Barisan
Nasional (BN), koalisi pimpinan
UMNO, itu.
BN dan UMNO, menurut Zahid, tak bisa mencegah aspirasi
politik anggotanya di parlemen.
”UMNO dan BN secara resmi
Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menjawab pertanyaan wartawan setelah menggelar konferensi pers di Kuala Lumpur,
Rabu (23/9/2020). Anwar mengatakan, dirinya telah meraih dukungan mayoritas di parlemen untuk membentuk pemerintahan baru
yang kuat, stabil, dan hebat.
Pilihan Raja
Pakar pada Singapore Institute of International Affairs, Oh
Ei Sun, menilai, Muhyiddin pun
cenderung mendorong Raja
Malaysia
Yang
Dipertuan
Agung XVI untuk membubarkan parlemen sehingga perce-
patan pemilu digelar. Pilihan itu
berisiko bagi Muhyiddin karena
Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) pimpinannya tidak
benar-benar kuat di parlemen
dan kinerjanya diragukan pada
pemilu mendatang.
”Walau terkenal, dia tidak kuat di parlemen. Tidak semua di
UMNO mendukung Muhyiddin. Kalau dia yakin pada perundingan soal kursi, dia pasti
akan mendorong percepatan
pemilu untuk menangkal Anwar masuk Putrajaya (pusat pemerintahan Malaysia),” kata
pakar politik Malaysia, Awang
Azman Awang Pawi, seraya menekankan penting bagi Muhyiddin untuk menyelesaikan
perundingan dengan UMNO,
BN, dan Partai Islam Malaysia
(PAS) yang menyokong PN.
Selain pembubaran parlemen
yang memungkinkan percepatan pemilu, menurut Oh, Raja
juga bisa menunjuk Anwar sebagai PM dan menggantikan
Muhyiddin. Pilihan itu tergantung dari kesediaan Raja menemui Anwar dan dalam pertemuan itu Anwar menunjukkan
bukti sokongan kepadanya lebih banyak dari Muhyiddin.
Masalahnya, Kepala Rumah
Tangga Istana Malaysia Ahmad
Fadil Shamsuddin telah mengumumkan Raja tak bisa menemui Anwar. Sebab, Raja masih
dirawat di Institut Jantung Negara (IJN). Belum diketahui kapan Raja keluar dari IJN dan
lebih tidak pasti lagi kapan Anwar bisa bertemu Raja.
Anwar tak bisa berharap percepatan kesempatan lewat pertemuan dengan wakil raja. ”Raja tidak dalam situasi wakilnya
bisa mengambil alih,” kata Ketua Komite Hukum Tata Negara pada Persatuan Advokat Malaysia Andrew Khoo.
Konstitusi
Konstitusi Malaysia mengatur, wakil raja bisa menjalankan
kekuasaan bila Raja sepenuhnya tidak dapat menjalankan
tugas sekurangnya 15 hari
berturut-turut. Kini, meski dirawat, Raja masih terus bertugas, antara lain, dengan memberikan pernyataan melalui Kepala Rumah Tangga Istana.
Dalam pernyataan selepas
permohonan pertemuan disampaikan Anwar, Raja juga
kembali mengulangi isyarat pe-
K I L A S LUA R N E G E R I
LIBYA
Covid-19 Kirim Sentimen Negatif di Asia-Eropa
Pengungsi Dilaporkan
Alami Kekejian Mengerikan
Bursa-bursa saham di Asia ditutup anjlok. Bursa-bursa di
Eropa dibuka di area negatif. Itu semua terjadi akibat sentimen negatif yang ditimbulkan oleh lonjakan kembali kasus
Covid-19. Harapan akan pemulihan ekonomi tampaknya tertahan. Pasar saham Asia ditutup anjlok seiring dengan pembukaan di area negatif pasar saham Eropa, Kamis
(24/9/2020). Investor dan pelaku pasar dibombardir sejumlah sentimen yang memberatkan animo beli, mulai dari
lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19, penutupan-penutupan wilayah sebagai respons atas pandemi, proyeksi pemulihan ekonomi yang melambat, pembicaraan stimulus di AS
yang terhenti, dan ketidakpastian pemilihan presiden di
negara itu. Tren kenaikan ekuitas global mulai terhenti
secara mengejutkan pada bulan ini. (AFP/REUTERS/BEN)
KIL ASAN KAWAT S EDUNIA
 Barcelona
Barcelona
Pemerintah Spanyol sementara melarang warganya pesiar
memakai perahu jenis tertentu saat melintasi perairan pantai barat negara itu. Usut punya usut, kawasan itu diduga
menjadi rute migrasi mamalia laut, terutama paus pembunuh (Orcinus orca). Sejumlah perahu layar rusak akibat
bersenggolan atau bertabrakan dengan mamalia itu. Larangan dikeluarkan otoritas terkait Spanyol untuk sepekan
mulai Selasa (22/9/2020). Dilaporkan, insiden pertama terjadi pada 19 Agustus lalu. Sejak itu, sejumlah perahu layar
rusak akibat bersenggolan atau bertabrakan dengan orca.
Ahli biologi Bruno Díaz dari Institut Penelitian Lumba-lumba Hidung Botol setempat mengatakan, orca kemungkinan
besar hanya bermaksud ”bercanda”. Orca, seperti lumbalumba, suka berenang di samping perahu. Dia yakin hal itu
kemungkinan dilakukan orca remaja atau belum dewasa.
”Mereka sedang bersenang-senang. Mungkin terlalu bersenang-senang hingga menyebabkan kerusakan.” (AP/BEN)
NAIROBI, KAMIS — Puluhan ribu
pengungsi di Libya menjadi
korban pelanggaran hak asasi
manusia yang mengerikan, mulai dari penyiksaan, penghilangan paksa, pembunuhan di luar
hukum, hingga perdagangan
manusia. Tindakan keji, tak
berperikemanusiaan, itu tidak
hanya dilakukan oleh kelompok
bersenjata dan sindikat perdagangan manusia yang beroperasi di kamp-kamp pengungsian, tetapi juga oleh otoritas
keamanan negara.
Kondisi itu membuat Amnesty International (AI), lembaga yang bergerak di bidang
HAM, Kamis (24/9/2020),
mendesak Uni Eropa (UE) agar
mempertimbangkan ulang kerja sama dengan otoritas Libya
untuk menangani pengungsi
dan migran di Afrika utara itu.
”Alih-alih dilindungi, mereka
justru dihadapkan pada katalog
pelanggaran HAM yang mengerikan,” kata Diana Eltahawy,
Wakil Direktur AI untuk Timur
Tengah dan Afrika Utara.
Eltahawy menambahkan, UE
dan negara-negara lain yang bekerja sama dengan otoritas di
Libya harus memikirkan ulang
kerja sama penanganan para
pengungsi dan migran. Pernyataan kelompok HAM yang berbasis di Inggris itu muncul setelah Komisi Eropa, Rabu
(23/9), mengumumkan proposal kebijakan suaka yang telah
lama ditunggu oleh kelompok
negara-negara tersebut.
AI menyebutkan, ribuan
pengungsi dan migran yang terjebak di Libya, negara yang sedang porak poranda oleh konflik, tidak bisa mencari kehidupan yang lebih baik ke negara
lain. Kebijakan UE untuk mendukung Italia dalam hal pembiayaan dan pelatihan pasukan
penjaga pantai Libya berujung
pada penangkapan ratusan ribu
migran di wilayah konflik ini.
Negara ini menjadi titik transit
utama para migran dari Afrika
dan Timur Tengah yang melarikan diri dari perang dan
kemiskinan ke Eropa.
Temuan sukarelawan dan pekerja kemanusiaan di sejumlah
lembaga, termasuk AI, menyebutkan, para migran yang hendak menyeberang ke Eropa dicegah pasukan penjaga pantai
Libya dan diminta untuk kembali ke darat. Namun, sebagian,
”dihilangkan” secara paksa setelah dibawa ke luar rumah
detensi milik milisi yang bersekutu dengan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) pimpinan Perdana Menteri Fayez
Al Sarraj. GNA didukung oleh
PBB, UE, dan Amerika Serikat.
Tindakan yang tidak berbeda
juga dilakukan Pasukan Nasional Libya (LNA) yang dipimpin Jenderal Khalifa Haftar.
Mereka, menurut laporan AI,
mengusir ribuan migran tanpa
proses hukum atau kesempatan
untuk membela diri.
Data yang dikeluarkan AI pada awal September menyebutkan, kini ada 625.638 pengungsi
dan migran di Libya. Sejak 2016,
lebih dari 60.000 orang di antaranya dicegat pasukan penjaga pantai Libya ketika mereka
coba menyeberang ke Eropa.
Janji otoritas Libya untuk menyelidiki kejahatan itu tidak
mengarah pada pertanggungjawaban. GNA dan LNA yang
terlibat konflik belum berkomentar. (AP/AFP/MHD)
Pelarian Saudi Tiupkan
Demokratisasi dari Luar
S
AP PHOTO/VINCENT THIAN
tidak menjadi bagian Perikatan
Nasional (koalisi pemerintahan
Muhyiddin). Dukungan untuk
pemerintahan Perikatan Nasional (PN) berdasarkan sokongan
perorangan,” ujarnya.
Selain UMNO, sejumlah pakar juga menilai situasi saat ini
lebih baik diselesaikan dengan
percepatan pemilu. Bagi Anwar
dan koalisi yang dipimpinnya,
Pakatan Harapan (PH), percepatan pemilu akan membuat
mereka terhindar dari termakan tudingan sendiri. ”Dulu
mereka (PH) menuding PN sebagai pemerintahan diam-diam
karena mengambil kekuasaan
dari pemerintahan sebelumnya
(PH). Hal terbaik adalah menggelar pemilu dan biarkan rakyat
memilih siapa yang akan menjadi pemerintah,” kata pengacara kasus tata negara Malaysia,
Sivahnanthan Ragava.
TIMUR TENGAH
nolakan pergantian pemerintahan. Menurut Ahmad, Raja
meminta semua pihak memprioritaskan kesejahteraan rakyat.
Isyarat sejenis pernah disampaikan Raja kala Mahathir menyatakan disokong lebih banyak
anggota parlemen daripada
Muhyiddin. Raja tidak memberi
kesempatan Mahathir untuk
menghadap dan menunjukkan
bukti dukungan.
Meski kekuasaannya simbolis, konstitusi Malaysia menetapkan PM ditunjuk Raja. Setiap anggota parlemen yang diyakini Raja telah disokong mayoritas sejawatnya di parlemen
maka dapat ditunjuk jadi PM.
Cara lain untuk membuktikan sokongan adalah lewat sidang paripurna parlemen. Selama pandemi Covid-19, parlemen Malaysia menggelar sidang
paripurna pada 18 Mei 2020
dengan agenda tunggal pidato
Raja. Sidang paripurna selanjutnya dijadwalkan pada 2 November 2020. Jika harus menunggu selama itu, Anwar bisa
kembali kalah. Kini, hanya ada
91 anggota parlemen yang secara terbuka menyokong Anwar.
(AFP/REUTERS/RAZ)
ejumlah warga Arab Saudi yang mengasingkan diri di
sejumlah negara mengumumkan pembentukan Partai
Majelis Nasional atau NAAS. Tidak diketahui bagaimana partai itu berdampak pada negara penerap monarki
absolut seperti Arab Saudi. Sebagian anggota partai di pengasingan itu diketahui sejak lama berhubungan dengan kelompok anti-Pemerintah Arab Saudi. Bahkan, ada yang masih terhitung berkerabat dengan keluarga kerajaan.
Pembentukan NAAS diumumkan, Rabu (23/9/2020), di
London, Inggris. Sekretaris Jenderal NAAS Yahya Asiri dan
juru bicara NAAS, Madawi al-Rasheed, bermukim di Inggris.
Selain mereka, anggota partai itu adalah Abdullah Alaoudh,
Omar Abdulaziz, Abdullah al-Awdah, Saeed bin Nasser alGhamdi, dan Ahmed al-Mshikhs.
”Kami mengumumkan pendirian partai dalam masa penting untuk menyelamatkan negara kami. Untuk membangun
masa depan yang demokratis dan menanggapi aspirasi warga,” kata Asiri, pendiri ALQST, organisasi yang fokus memantau isu hak asasi manusia di Arab Saudi.
NAAS mendorong pembentukan parlemen berdasarkan
pemilu. Partai itu meminta pemisahan eksekutif, legislatif,
dan yudikatif. Kini, ketiga cabang kekuasaan itu sepenuhnya
dikendalikan keluarga kerajaan. ”Seluruh aspek politik telah
dihalangi,” demikian pernyataan NAAS.
Partai itu menekankan, perubahan yang mereka dorong
harus dilakukan dengan cara damai. Cara itu untuk membedakan kekerasan dan penekan yang dilakukan oleh pemerintah selama ini. ”Pemerintah terus melakukan kekerasan dan
penekan, dengan jumlah pembunuhan dan penegakan politik yang melonjak, meningkatkan kebijakan agresif pada
negara-negara di kawasan, menerapkan penghilangan paksa
dan memaksa orang lari ke luar negeri,” kata partai itu.
Juru bicara NAAS, Rasheed, mengatakan, partainya akan
bekerja sama dengan PBB, organisasi HAM, dan lembaga
internasional. NAAS tidak akan mendorong unjuk rasa di
kerajaan. Ia menekankan, seluruh anggota partai tidak
memusuhi keluarga kerajaan. NAAS mendorong
Anggota NAAS, Abdullah
pembentukan
Alaoudh, menyebut partaiparlemen berdasar
nya berusaha menyelamatkan Arab Saudi dari kedikpemilu. Partai itu
tatoran. NAAS mendorong
meminta pemisahan
transisi demokratis di Arab
eksekutif,
legislatif,
Saudi. Alaoudh dan Rasheed
dan yudikatif.
mengatakan, perubahan beberapa waktu terakhir di
Arab Saudi belum cukup menghilangkan represi. Perubahan
lebih banyak terjadi untuk kepentingan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. Di bawah Pangeran Mohammed, Arab Saudi mengalami banyak perubahan.
Kini, perempuan bisa mengemudikan sendiri kendaraan,
bepergian tanpa didampingi kerabat pria, bahkan meminta
sertifikat kelahiran untuk anaknya. Sampai 2018, semua itu
terlarang bagi perempuan Arab Saudi. Riyadh juga menghapuskan hukuman mati bagi terdakwa yang berusia kurang
dari 18 tahun kala pertama kali ditangkap. Hukuman cambuk telah dihapuskan.
Kesamaan di kalangan pendiri NAAS adalah mereka pelarian Arab Saudi dan sudah bertahun-tahun tinggal di Arab
Saudi. Asiri pernah jadi perwira Angkatan Udara Arab Saudi
dan terlibat di bagian pengadaan senjata. Ia mulai tertarik
dengan isu HAM kala menghadiri forum-forum yang diselenggarakan penggiat HAM Arab Saudi, Saud al-Hashimi. Di
forum-forum itu, ia mendengarkan pemikiran, antara lain,
dari Khaled Meshal, mantan pemimpin Hamas, dan Rached
Ghannouchi, pendiri Partai Ennahda di Tunisia.
Adapun Madawi al-Rasheed adalah antropolog Arab Saudi
yang kini mengajar di Inggris. Salah satu sepupunya adalah
Faisal bin Musaid, pembunuh Raja Faisal bin Abdulaziz pada
1975. Sementara Alaoudh adalah anak mantan penasihat
Pangeran Mohammed bin Salman, Salman al-Awdah. Beberapa tahun lalu, Awdah dipenjara dan divonis mati pada
2019. Sementara Omar Abdulaziz merupakan teman mendiang Jamal Khashoggi, yang dibunuh di Konsulat Arab Saudi
di Istanbul, Turki, Oktober 2018. Anggota lain NAAS adalah
Ahmed al-Mshikhs, pembela hak-hak kaum minoritas Syiah.
Adapun Ahmed al-Mshikhs, seorang Syiah, melarikan diri
dari Arab Saudi sebelum ditangkap. (AFP/REUTERS/RAZ)
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Pendidikan&Kebudayaan
Ekskavasi Situs Candi Patakan
5
KEKERASAN SEKSUAL
Proses Hukum Sering
Abaikan Perspektif Jender
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Pekerja Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan ekskavasi di Situs Candi Patakan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,
Selasa (22/9/2020). Ekskavasi tahap keempat ini membuka bagian tengah situs untuk menampakkan bentuk bangunan utama candi yang diperkirakan berasal dari
abad ke-10, yaitu pada masa pemerintahan Raja Airlangga. Situs Candi Patakan ini ditemukan pada tahun 2013.
Kluster Pendidikan Dicabut
dari RUU Cipta Kerja
Pencabutan kluster pendidikan dari Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja diapresiasi.
Namun, potensi komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi pendidikan mesti tetap diwaspadai.
JAKARTA, KOMPAS — Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang
Cipta Kerja memutuskan mencabut Pasal 68 mengenai Undang-Undang Nomor 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 69 mengenai
UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 70 mengenai UU No 14/2005 tentang
Guru dan Dosen, serta Pasal 71
mengenai UU No 20/2013 tentang Pendidikan Kedokteran
dari RUU Cipta Kerja. Pencabutan itu diusulkan oleh pemerintah dan DPR kemudian menyetujuinya. Tindak lanjut pencabutan itu adalah membentuk
norma hukum baru.
”Pelaksanaan perizinan sektor pendidikan dapat dilakukan
melalui izin usaha yang akan
diatur lebih lanjut dalam bentuk peraturan pemerintah,”
ujar anggota Komisi X DPR dari
Fraksi Golongan Karya, Ferdiansyah, saat dihubungi, Kamis
(24/9/2020), di Jakarta.
Perizinan usaha tetap menjadi fokus pemerintah. Menurut
Ferdiansyah, penyelenggaraan
pendidikan tinggi, terutama
asing, di kawasan ekonomi khusus (KEK) hanya dapat diusulkan oleh pemerintah pusat, da-
erah, dan badan usaha milik
negara. Perguruan tinggi asing
di KEK harus berbadan hukum.
Perguruan tinggi asing yang
masuk ke KEK harus melalui
sejumlah persyaratan, misalnya
menyiapkan rencana penggunaan tenaga kerja asing dan
tenaga kerja Indonesia. ”Pemerintah dan DPR akan membentuk tim perumus yang akan
menyusun ketentuan lebih lanjut, misalnya pengembangan
jenjang pendidikan anak usia
dini, dasar, dan menengah di
KEK. Isu itu nanti akan dibahas
di tim perumus,” kata Ferdiansyah, yang juga tergabung dalam Panja RUU Cipta Kerja.
Kontraproduktif
Ketua Komisi X DPR Syaiful
Huda berpendapat, prinsipprinsip penyelenggaraan pendidikan yang tertuang dalam
RUU Cipta Kerja dinilai banyak
kalangan kontraproduktif bagi
ekosistem pendidikan di Tanah
Air.
Menurut Huda, penghapusan
persyaratan pendirian perguruan tinggi asing di Indonesia,
penghapusan prinsip nirlaba
dalam otonomi pengelolaan
perguruan tinggi, dan penghapusan kewajiban bagi perguruan tinggi asing untuk bekerja
sama dengan perguruan tinggi
nasional menjadi contoh kecil
bagaimana RUU Cipta Kerja
akan menjadikan Indonesia sebagai pasar bebas pendidikan.
”Saya tidak bisa membayangkan jika kluster pendidikan tetap dipertahankan. Ada kemungkinan sejumlah kampus
lokal (akan) gulung tikar karena
kalah bersaing,” kata Huda.
Huda menilai berbagai regulasi terkait penyelenggaraan
pendidikan di Indonesia sejauh
ini masih tetap relevan. Menurut dia, UU No 20/2003 tentang Pendidikan Nasional, UU
No 12/2012 tentang Pendidikan
Tinggi, ataupun UU No 14/2005
tentang Guru dan Dosen yang
hendak disederhanakan dalam
RUU Cipta Kerja masih layak
dijadikan dasar hukum penyelenggaraan pendidikan nasional.
”Berbagai aturan perundangundangan terkait pendidikan
sampai saat ini masih cukup
relevan meskipun kita tak menutup peluang adanya berbagai
revisi beberapa aturan agar sesuai dengan perkembangan si-
tuasi nasional dan global,” katanya.
Disambut baik
Pengurus Persatuan Keluarga Besar Tamansiswa, Darmaningtyas, secara terpisah, menyambut baik keputusan pencabutan kluster pendidikan dari
RUU Cipta Kerja. Ini membuktikan, pemerintah dan DPR
mau mendengarkan aspirasi
publik.
Meski demikian, dia tak akan
lengah. Keputusan pencabutan
kluster pendidikan dari RUU
Cipta Kerja tak berarti langsung
membuat proses komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi
pendidikan berhenti.
Potensi itu akan tetap ada.
Belajar dari preseden pembatalan UU No 9/2009 tentang
Badan Hukum Pendidikan oleh
Mahkamah Konstitusi, pada
akhirnya tetap muncul badan
hukum pendidikan di perguruan tinggi negeri.
”Proses komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi terus
saja terjadi. Hanya ’ganti baju’
saja,” kata Darmaningtyas.
Pengamat kebijakan pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darma-
wan, mempunyai pandangan
senada. Potensi komersialisasi
pendidikan harus selalu diwaspadai.
Rencana menyusun norma
hukum berupa peraturan pemerintah sebagai tindak lanjut
pencabutan kluster pendidikan
juga perlu menjadi perhatian
serius. Cecep berpendapat,
perumusan peraturan pemerintah cenderung lebih susah terpantau karena tidak melibatkan
legislator.
Hingga saat ini, UU No
20/2003 telah berusia 17 tahun.
Selama kurun waktu tersebut,
Cecep mengakui, pendidikan di
Indonesia mengalami dinamika, seperti disrupsi teknologi
digital. Oleh karena itu, keberadaan UU No 20/2003 perlu
ditinjau ulang untuk melihat
relevansinya dengan perkembangan kondisi pendidikan terkini.
Selain itu, pasca-UU No
20/2003 dikeluarkan dari RUU
Cipta Kerja, Indonesia juga memiliki sejumlah peraturan perundang-undangan yang menyoal tentang pendidikan. Menurut
Cecep, secara logika hukum,
pengaturan di UU baru dapat
menegasikan UU lama. (MED)
JAKARTA, KOMPAS — Proses hukum kasus kekerasan seksual
terhadap anak perempuan masih sering mengabaikan perspektif jender dan perlindungan anak. Inilah yang membuat
para korban akhirnya memilih tidak menempuh jalur hukum.
Belum semua aparat penegak hukum memiliki perspektif
jender dan sejumlah aturan hukum masih bias jender. Padahal,
pendekatan penyelesaian hukum yang berperspektif jender
sangat penting untuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran dan pengabaian hak anak atas dasar apa pun.
”Masih ada aparat penegak hukum yang tidak memiliki
perspektif hukum. Dalam beberapa kasus, tidak ada satu
pemahaman yang sama soal restitusi antara jaksa penuntut
umum dengan lembaga perlindungan saksi dan korban.
Restitusi kerap kali tidak diajukan oleh jaksa penuntut
umum,” ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum APIK Jakarta Siti Mazuma pada diskusi daring ”Perspektif Gender dan
Perlindungan Anak dalam Penanganan Kekerasan Seksual
terhadap Anak”, Kamis (24/9/2020), yang digelar Kalyanamitra.
Menurut Mazuma, masih banyak hambatan dan tantangan
yang dihadapi anak korban kekerasan seksual ketika kasusnya
diproses hukum. Misalnya, ketika menjadi korban, anak bukan
dipandang sebagai subyek hukum sehingga keputusan orangtua/wali lebih didengarkan.
Hak perlindungan atas korban juga kerap diabaikan. Misalnya, ketika pelaku kekerasan terhadap anak adalah orang yang
dekat dengan korban, tinggal serumah dengan korban, atau
menjadi tetangga korban, sering kali pelaku dianggap bukan
sebagai ancaman. Bahkan, pelaku tidak segera ditangkap dan
berkeliaran di lingkungan sekitar korban.
Pembicara lain, Rani Hastari dari Yayasan Plan International Indonesia, mengatakan, pada penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan, sering kali perempuan
diposisikan sebagai pemicu dari terjadinya tindak pidana.
Sistem dan kondisi sosial kultural yang patriarkis mempersulit
perempuan untuk mengakses layanan berperspektif korban
dan sensitif jender.
”Bahkan, ketika perempuan mengajukan laporan yang akan
menempuh jalan panjang, di dalam prosesnya menerima
victim blaming (korban disalahkan akibat kesalahan atau
bencana yang menimpanya), tidak dipercaya, dan respons
negatif lainnya,” kata Rani. (SON)
LANGKAN
Guru Madrasah Terima Subsidi Upah
Sebanyak 617.467 guru madrasah nonpegawai negeri sipil
akan memperoleh bantuan subsidi upah. Mereka adalah
guru-guru madrasah yang tercatat sebagai guru aktif pada
semester I tahun pelajaran 2020/2021 di Sistem Informasi
Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama
(Simpatika). Saat ini sudah ada 455.216 guru yang mendaftarkan nomor rekeningnya. Direktur Guru dan Tenaga
Kependidikan Madrasah Kementerian Agama M Zain, Rabu
(23/9/2020), berharap guru non-PNS yang belum mencatatkan nomor rekening segera berkoordinasi dengan satuan
kerja terkait. Keputusan ini sangat berarti bagi guru-guru
madrasah non-PNS. (MED)
Pemugaran Panggung Krapyak
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Pekerja menggarap pemugaran bangunan cagar budaya
Panggung Krapyak di Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul,
Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/9/2020). Bangunan
tersebut didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I pada
tahun 1760 sebagai tempat pengintaian bagi keluarga
Keraton Yogyakarta saat berburu binatang sekaligus sebagai
tempat perlindungan dari hewan buas di area yang pada
masa lampau masih berwujud hutan tersebut.
¢
6
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Opini
e-mail: [email protected]
TA J U K
Pemulihan Ekonomi: V, U, atau W?
R E N C A N A
Berharap kepada Pengadilan
K
ejaksaan mengambil langkah
cepat. Jaksa Pinangki Sirna Malasari diadili. Proses di kejaksaan
lebih cepat daripada proses
tersangka lain di kepolisian.
Jaksa Pinangki diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu
(23/9/2020). Langkah cepat kejaksaan diapresiasi. Proses di
kepolisian belum ada kemajuan. Publik berharap kecepatan
penanganan Pinangki adalah untuk membongkar siapa pun
yang terlibat dalam kasus itu, bukan dalam semangat lain,
termasuk kemungkinan diambil alih oleh KPK.
Dalam dakwaan disebut nama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Ketua Mahkamah Agung (2012-2020) Hatta Ali. Nama
itu disebut dalam rencana aksi membebaskan Joko S Tjandra
melalui jalur permintaan fatwa ke Mahkamah Agung dengan
biaya 100 juta dollar AS. Di luar sidang, Kejaksaan Agung
mengatakan, nama jaksa agung hanya dicatut dalam rencana
aksi. Begitu juga Hatta Ali menyebut namanya dicatut untuk
”jualan” Pinangki. Biarlah pengadilan yang membuktikan.
Pemeriksaan secara terpisah di Polri dan Kejaksaan Agung
bisa menimbulkan kompleksitas tersendiri. Kasus Joko Tjandra perlu dilihat dalam sebuah konstruksi besar perkara
”operasi” pembebasan Joko Tjandra yang melibatkan banyak
aktor di banyak lembaga. Masalahnya, apakah pemeriksaan
terpisah akan mampu membangun konstruksi hukum yang
utuh atau justru konstruksi hukum untuk melindungi korps.
Apakah penghapusan red notice Joko Tjandra hanya berdiri
sendiri dan tidak terkait dengan pengeluaran izin perjalanan
Joko Tjandra. Apakah Pinangki adalah aktor tunggal di
lingkungan kejaksaan, atau ia bekerja dengan pihak lain atau
aktor lain untuk menjalankan operasi pembebasan Joko.
Pemeriksaan secara terpisah menyulitkan mendapatkan
gambaran yang utuh dari operasi pembebasan Joko Tjandra.
Relasi antaraktor—Pinangki-Anita Kolopaking-Prasetijo Utomo-Andi Irfan Jaya-Joko Tjandra—akan sulit tergambarkan
secara utuh dalam pemeriksaan model terpisah sekarang ini.
Sementara dalam sistem peradilan pidana dikenal model saksi
mahkota.
Kita mendorong KPK menyupervisi kasus ini jika KPK
mempunyai kemauan. Pengambilalihan oleh KPK sebenarnya
bisa menambah bobot kepercayaan pada penanganan kasus itu
dan menambah kepercayaan publik kepada KPK yang sedang
berada di titik nadir. KPK dengan posisinya yang relatif
independen lebih bisa membangun konstruksi kasus itu tanpa
harus dibebani semangat melindungi. Bukankah UU KPK
memberi amanat untuk fokus pada aparat penegak hukum.
Tak ada kepemimpinan yang tegas ke mana penegakan
hukum mau diarahkan. Karena apa? Benturan kepentingan.
Padahal, kasus Joko Tjandra merupakan momentum membersihkan mafia peradilan yang berakar. Dengan pemeriksaan
model seperti sekarang, yang terkena hanyalah orang rakus
yang apes karena ketahuan. Kita mendorong kepada Pinangki,
Anita, dan Prasetijo Utomo untuk sekalian menjadi pengungkap kasus saja. Dengan cara itu, mereka bisa membantu
penegak hukum mengurai praktik mafia.
Menyelamatkan Penerbangan AS
K
”
ami akan membantu maskapai
penerbangan.” Demikian penegasan penasihat ekonomi utama
Presiden AS, Larry Kudlow, kepada Reuters, Rabu (23/9/2020).
Meski tanpa lampu hijau dari Kongres, Gedung Putih
menjanjikan bantuan bagi industri penerbangan. Gedung
Putih harus mencari terobosan karena perhatian para politisi
AS maupun anggota Kongres kini fokus mencari pengganti
Hakim Agung AS Ruth Bader Ginsburg, yang meninggal
minggu lalu. Akibatnya, banyak urusan terabaikan.
Bantuan, pinjaman, atau apa pun skemanya, terutama
bukan sekadar untuk menyelamatkan entitas maskapai penerbangan, melainkan demi mempertahankan puluhan ribu
pekerja. Minggu lalu, beberapa pemimpin perusahaan penerbangan pun mengingatkan Gedung Putih bahwa persetujuan
atas bantuan bagi industri penerbangan harus selesai dalam
hitungan hari.
Pada akhir September 2020, periode enam bulan stimulus
bagi industri penerbangan dengan nilai 25 miliar dollar AS
(sekitar Rp 374,5 triliun) akan berakhir. Stimulus itu disepakati
Kongres AS pada Maret 2020 sebagai bagian dari CARES Act
senilai total 2 triliun dollar AS.
Tanpa bantuan dari pemerintah, mulai 1 Oktober, sebagian
maskapai AS akan mulai merumahkan pegawainya. Langkah
itu dikhawatirkan menjadi awal dari pemutusan hubungan
kerja bagi puluhan ribu pegawai penerbangan.
Bantuan bagi industri penerbangan AS tetap dibutuhkan
karena kondisinya belum membaik. Menurut Airlines for
America, volume penumpang turun hingga 70 persen. Satu
dari tiga pesawat di AS menganggur dan industri penerbangan
di AS kehilangan 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 75 triliun) per
bulan.
Apabila disetujui, apakah itu akan menjadi bantuan terakhir? Belum tentu. Akhir dari turbulensi di industri penerbangan sangat bergantung pada kapan berakhirnya pandemi
Covid-19.
Dengan ketidakpastian itu, salah satu orang terkaya di dunia,
Warren Buffett, pada Mei lalu memilih cut loss, melepas
seluruh kepemilikannya pada empat maskapai Amerika. Buffett melihat suramnya bisnis penerbangan setidaknya dalam
jangka pendek.
Industri penerbangan AS kini masih beruntung karena
Gedung Putih, yang November nanti menghadapi pemilihan
presiden AS, sedang sensitif dengan isu PHK. Terlebih lagi di
sektor penerbangan, karena negeri itu merupakan rumah bagi
Wright Bersaudara, penemu pesawat terbang. Tidak heran
apabila Gedung Putih sigap mengulurkan tangan.
Menariknya, ada maskapai AS yang mencoba menepis
uluran tangan pemerintah dengan efisiensi sekuat mungkin.
Kapasitas dan rute dipangkas habis. Langkah lain ditempuh
maskapai Delta Air Lines, misalnya, dengan mengajukan
pinjaman dengan program loyalitas pelanggan sebagai jaminannya.
Langkah-langkah inovatif dari maskapai AS menarik untuk
dipelajari. Dari industri penerbangan AS, kita mestinya bisa
banyak belajar.
KOMPAS
TERBIT SEJAK 28 JUNI 1965
Jakob Oetama
Lilik Oetama, Budiman Tanuredjo
Sutta Dharmasaputra
Mohammad Bakir, P. Tri Agung Kristanto
Ninok Leksono, Rikard Bagun,
Ninuk Mardiana Pambudy
Redaktur Pelaksana: Adi Prinantyo
Wakil Redaktur Pelaksana: Marcellus Hernowo, Antonius Tomy Trinugroho,
Haryo Damardono
Sekretaris Redaksi: Subur Tjahjono, Ilham Khoiri
Pemimpin Umum:
Wakil Pemimpin Umum:
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab:
Wakil Pemimpin Redaksi:
Redaktur Senior:
Muhamad Chatib Basri
Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia
Derek Thomson,
jurnalis The Atlantic,
pernah menulis: pendekatan paling rasional
dalam studi yang berkaitan dengan perilaku
manusia adalah
mengasumsikannya
sebagai tak rasional.
I
a tulis itu dalam artikelnya tentang
Richard Thaler, penerima Nobel
Ekonomi 2017 dari University of
Chicago yang merupakan salah satu pionir dari behavioral economics. Kita bisa
berdebat soal ini. Thomson terkesan
mencemooh, tetapi mungkin ia benar.
Thaler secara karikatural memang
memberikan contoh yang menarik tentang Mr Spock dan Homer Simpson.
Ekonom, kata Thaler, kerap mengasumsikan bahwa pelaku ekonomi mirip
Mr Spock, tokoh dalam film Star Trek,
yang dingin, rasional, berhitung dengan
cermat dalam kalkulasinya. Sayangnya,
manusia—pada umumnya—lebih dekat
pada Homer, tokoh fiksi dalam kartun
The Simpsons. Homer cerminan figur
yang acakadut. Ia tambun karena rakus
akan junk food, pemalas, emosional, kerap tak berhitung dalam keputusannya.
Ungkapan itu terasa kebenarannya di
masa pandemi ini ketika melihat bahwa
orang tak selamanya terlihat rasional
dalam mematuhi berbagai aturan—walaupun nyawa taruhannya. Tentu ini
akan berpengaruh pada keputusan pelaku ekonomi.
”Behavioral economics”
Awal Juni lalu, ketika re-opening
(pembukaan kembali) akan dilakukan,
saya pernah menulis di harian ini
(Kompas, 8/6/2020): re-opening tak
menjamin pulihnya ekonomi segera.
Dan data memang menunjukkan: indeks
ritel, kepercayaan konsumen awalnya
meningkat tajam dalam periode Mei-Juli, tetapi kembali datar Juli-Agustus.
Survei Bank Indonesia bahkan menunjukkan kepercayaan konsumen ke
depan menurun pada Agustus 2020. Tak
hanya itu, keyakinan konsumen dalam
menabung untuk enam bulan ke depan
menurun tajam.
Konsisten dengan itu, big data Google
Community menunjukkan: sampai dengan akhir Agustus tambahan mobilitas
orang pergi ke toko ritel, restoran, shopping mall, kantor—yang merupakan cerminan dari aktivitas ekonomi—melambat dibandingkan periode Mei-Juli. Saya
sadar, kita harus hati-hati dengan data
Google ini: mobilitas orang ke toko ritel
atau grosir tak otomatis berarti belanja.
Namun, sejauh ini, data itu cukup konsisten dengan data ekonomi lainnya.
Yang menggembirakan, Purchasing
Manager Index (PMI) manufaktur bulan
Agustus mulai membaik—ekspansi produksi manufaktur mulai terjadi. Tanda
yang baik, tetapi sinyal pemulihan memang masih gamang.
Permintaan yang lemah mungkin merupakan penyebabnya, yaitu daya beli
yang rendah dari kelas menengah bawah, dan masih enggannya kelas menengah atas berbelanja. Namun, daya
beli bukan penjelas tunggal. Perilaku
pelaku ekonomi juga berpengaruh.
Mengapa kenaikan tajam setelah
re-opening tak berlangsung lama? Tulisan ini akan melihat penjelasan ekonomi dan perlunya pendekatan behavioral economics untuk memahami situasi saat ini. Ada beberapa hal yang
harus diperhatikan di sini.
Pertama, pergeseran perilaku. Pola
belanja dan kerja mulai bergeser menjadi daring (online). Akibatnya, mobilitas
pun menurun. Disrupsi memang sedang
terjadi. Namun, kita juga harus realistis,
tak bisa semua penurunan mobilitas itu
dijelaskan oleh pola ini.
Kedua, sebagian masyarakat mungkin
mulai berhati-hati sehingga mereka
membatasi aktivitas ekonominya. Ini tecermin dari keengganan kelas menengah
membelanjakan uangnya.
Mereka memilih menabung. Yang menarik, eksperimen awal saya bersama
Syarifah Namira Fitrania dari CReco
Research dengan menggunakan big data
Google dan Humanitarian Data Exchange menunjukkan: peningkatan tambahan kasus kematian memang meningkatkan tambahan orang yang tinggal
di rumah. Namun tak lama.
Kurang dari lima hari, orang kembali
keluar rumah. Mengapa? Soal ekonomikah atau faktor psikologi? Dari segi
ekonomi, studi kami menunjukkan: semakin berat situasi ekonomi, semakin
orang meninggalkan rumah. Korelasi ini
mendukung argumen bahwa keputusan
orang untuk tinggal di rumah bisa dijelaskan secara ekonomi. Orang hanya
bisa tinggal di rumah jika memiliki tabungan atau mendapat bantuan sosial
seperti bantuan langsung tunai (BLT).
Implikasinya, masyarakat kelas menengah bawah, terutama yang bekerja di
sektor informal, tak punya pilihan lain
kecuali keluar rumah untuk bekerja.
Ironisnya, studi kami menunjukkan,
semakin tinggi tambahan orang keluar
rumah, semakin tinggi tambahan kasus
positif terinfeksi virus. Ada dilema di
sini: bertahan di rumah berarti tak punya penghasilan, keluar rumah berisiko
terinfeksi virus. Pembatasan sosial
berskala besar (PSBB) memang bias memihak kelas menengah atas, jika pemerintah tak bisa memberikan bantuan
sosial, khususnya BLT.
Keempat, jika perilaku kelas menengah bawah terutama sektor informal
bisa dijelaskan oleh faktor ekonomi, bagaimana dengan sebagian kelas menengah atas yang mobilitasnya tetap tinggi? Buat pekerja tetap, mungkin ada
aturan yang memaksa mereka tetap bekerja. Namun, bagaimana untuk mereka
yang sebenarnya bisa memilih?
Di sini penjelasan behavioral economics bisa membantu. Aida Indradjaya,
behavioral economist tamatan Nottingham University, mengingatkan saya tentang optimism bias dan habit. Di dalam
optimism bias, orang cenderung terlalu
yakin bahwa ia memiliki kemampuan
yang lebih baik dibandingkan orang lain
untuk menghindari virus.
Jika ada orang yang terinfeksi positif,
kita berpikir: mereka tak hati-hati, tapi
saya, kan, sangat hati-hati. Contoh lain:
jika orang bisa beraktivitas di luar rumah
tanpa terinfeksi, saya—yang merasa diri
lebih sehat dan lebih hati-hati—tentu
akan lebih aman.
Dalam hal habit, awalnya orang bisa
tinggal di rumah, tetapi dalam jangka
agak panjang, mereka akan kembali keluar rumah—terutama karena manusia
memang makhluk sosial. Penjelasan lain
DIDIE SW
adalah cara kita menilai risiko. Ini berkaitan dengan present bias, di mana
orang lebih melihat manfaat yang tangible (nyata) dan segera ketimbang
manfaat jangka panjang.
Mudahnya begini: manfaat keluar
rumah untuk mendapat penghasilan dianggap lebih besar ketimbang manfaat
jangka panjang untuk sehat karena terhindar dari virus. Faktor lain, adalah apa
yang disebut oleh studi UNDP (2020)
sebagai status quo bias atau sebuah
upaya menghindari perubahan gaya hidup. Dalam kasus ini, orang sulit sekali
mengubah gaya hidup dan menolak
ajakan keluar dari teman-temanya, terutama ini untuk kelompok usia muda.
Atau hal-hal lain yang mencakup aspek
sosiologis, kepercayaan, dan sebagainya.
Kelima, pemulihan ekonomi tidak
akan terjadi jika pandemi tidak teratasi.
Mengapa? Selama pandemi masih terjadi, pemerintah harus menerapkan protokol kesehatan. Untuk menjaga jarak
fisik, restoran, mal, kantor, dan pabrik
tak bisa beroperasi 100 persen.
Akibatnya, skala ekonomis sulit tercapai. Apabila skala ekonomi hanya
mencapai 50 persen, banyak perusahaan
yang mengalami kerugian karena tak
mampu menutup biaya tetapnya. Jika
skala ekonomi tak tercapai, perusahaan
tak bisa memenuhi titik impasnya (break
even point). Dengan ini, perusahaan akan
mengalami kerugian.
Apabila ini berlangsung terus, ada
risiko perusahaan menjadi zombie companies. Ia tidak tutup, tetapi praktis
hanya hidup untuk membayar utangnya.
Tidak akan ada ekspansi investasi. Perhitungan saya menunjukkan: semakin
rendah kapasitas terpasang, semakin
rendah pula investasi. Untuk apa menambah investasi jika kapasitas terpasang berlebih? Itu sebabnya, pemulihan
ekonomi hanya bisa terjadi jika masalah
kesehatan bisa diatasi.
Jalan panjang pemulihan
Keenam, tampaknya kita memang harus bersiap untuk sebuah jalan pemulihan yang panjang. Mengapa? Tengok
matematika sederhana ini: katakanlah
vaksin tersedia Januari 2021 dan siap
didistribusikan. Pemerintah punya prioritas pemberian vaksin kepada tenaga
kesehatan, orang dengan komorbid, dan
sebagainya yang jumlahnya 25 juta
orang (25 juta dari 270 juta penduduk
relatif kecil). Jika setahun ada 365 hari,
setiap hari pemerintah harus melakukan
vaksinasi lebih dari 68.000.
Padahal kita tahu bahwa kemampuan
tes PCR kita hanya 20.000-30.000 per
hari. Jika toh kita mampu, dibutuhkan
waktu yang panjang untuk melakukannya. Pemerintah harus memiliki sumber
daya yang besar untuk melakukan vaksinasi. Belum lagi jika vaksin itu harus
dilakukan dua kali dan cakupan penduduknya lebih besar.
Dengan kondisi ini, bukan tak mungkin protokol kesehatan baru bisa dilepas
sepenuhnya 2022. Pemulihan ekonomi
mungkin akan berbentuk huruf U dan
bukan V. Yang harus dijaga adalah jangan
sampai pandemi merebak sehingga pola
pemulihan ekonomi berbentuk W.
Selama menunggu vaksin terdistribusi, perlu strategi penanggulangan pandemi yang efektif. PSBB hanya efektif
jika ada pemberian jaminan sosial seperti BLT. Jika kita tak mampu, penerapan protokol kesehatan yang ketat
wajib dijalankan jika orang keluar
rumah. Atau seperti ide penerima Nobel
Ekonomi Paul Romer, melakukan testing untuk semua penduduk setiap satu
atau dua minggu sekali untuk memisahkan mana yang bisa beraktivitas dan
tidak sehingga aktivitas ekonomi tak
terganggu.
Saya tak cukup pandai untuk menjawab ini, ahli epidemiologi lebih punya
otoritas soal ini. Yang jelas, ini bukan
pilihan yang mudah untuk negara sebesar Indonesia. Aspek kesehatan dan
ekonomi harus berjalan beriringan. Wabah bukan peristiwa tunggal, ia adalah
peristiwa yang berkelanjutan. Itu sebabnya, ia harus mempertimbangkan
berbagai aspek, seperti kesehatan, psikologi, sosiologi, kultur, kognisi, dan
emosi yang memengaruhi keputusan individu.
Dengan kondisi ini, sulit untuk mengharapkan investasi swasta akan meningkat tajam di tahun 2021 karena ekonomi
masih sulit beroperasi 100 persen. Perekonomian global juga belum mendukung. Karena itu, perekonomian akan
sangat bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah. Artinya, program kesehatan, perlindungan sosial, termasuk
BLT, penjaminan kredit, dan dukungan
untuk dunia usaha masih harus dilanjutkan tahun 2021. Yang jadi masalah justru
kemampuan penyerapan belanja pemerintah masih terbatas.
Sampai akhir Agustus, realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional
(PEN) baru 27 persen; defisit APBN per
Juli baru 2 persen dari produk domestik
bruto (PDB) dari pagu 6,3 persen. Masalah koordinasi, keterbatasan data, desain program, dan kekhawatiran soal
hukum merupakan kendala. Kita memang tak hidup dalam dunia yang sempurna. Karena itu pertanyaan pentingnya: kebijakan apa yang tetap bisa
jalan di tengah kendala-kendala itu?
Mungkin kita perlu pragmatis. Program PEN menunjukkan bahwa penyerapan yang paling efektif adalah bantuan
sosial, terutama BLT. Fokuskan saja pada
program ini. Memang ada kendala data.
Di sini kita perlu kreatif dan inovatif.
Basri, Hanna, dan Olken (2020), misalnya, mengusulkan untuk menjajaki kemungkinan menggunakan program Kartu Prakerja, memanfaatkan teknologi
digital ponsel, dan menggunakan pendekatan berbasis komunitas sebagai
”mekanisme identifikasi” untuk memberikan bantuan sosial bagi kelompok
kelas menengah bawah yang rentan terdampak Covid-19. Tak sempurna tentu.
Kita memang tak hidup dalam dunia
yang ideal saat ini. Kita sadar: kebijakan
ideal ala Star Wars tak akan efektif jika
institusinya masih seperti Jurassic
Park.
Keluar dari Darurat Pancasila
Franz Magnis-Suseno
Guru Besar Purnawaktu Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
D
alam tulisannya di harian
ini, 7 September, Yasraf A
Piliang mengangkat isu
”Darurat Pancasila” yang menjadi pokok bahasan suatu Forum
Guru Besar ITB. Pancasila darurat: ”Kehidupan sosial-politik
… kian keras, sangar, bengis, vulgar, kriminal, dan korup”.
Bahwa demokrasi kita jauh
dari memuaskan, bahwa partai-partai politik tidak bermutu,
bahwa DPRD-DPRD dan bahkan DPR dipandang sebagai rawan korupsi: itu sulit disangkal.
Dan itu serius. Tetapi ”darurat
Pancasila”? Apa tidak berlebihan? Kapan dalam sejarah Indonesia, dan di mana di dunia,
para politisi tidak suka vulgar
dan bengis? Justru karena itu
kontrol demokratis perlu.
Sebenarnya bukannya (seperti ditulis) ”nilai-nilai ketuhanan,
kemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan,
permusyawaratan
dan keadilan... diganti... materialisme, anti-Tuhan, keserakahan, ketakpedulian, individualisme, dan egoisme”, melainkan,
meskipun nilai-nilai itu terus-menerus ditrompetkan, kelakuan para politisi tidak sesuai.
Sekadar pertanyaan: ”anti-Tuhan” maksudnya apa? Yang
saya lihat: ada orang beragama
membawa diri dengan cara yang
justru membuat banyak orang
merasa, lebih baik tak ber-Tuhan
daripada ber-Tuhan seperti mereka itu.
Yang betul-betul gawat adalah
apabila sistem hukum dan per-
politikan bertentangan dengan
Pancasila. Kalau 1.500 orang
eks-Gafatar yang bercocok tanam ramah lingkungan diserang
oleh 5.000 orang beringas,
rumah, sepeda motor, dan harta
lain milik mereka dibakar dan
tak satu pun dari bandit-bandit
itu dihukum oleh pengadilan.
Kalau mahasiswa Papua yang
marah karena orang Papua diejek sebagai monyet malah dihukum sendiri. Kalau undang-undang tentang kekerasan
seksual sejak bertahun-tahun tidak juga disahkan DPR. Itulah
darurat Pancasila.
Individualisme
Tak capai kita mendengar keluhan bahwa reformasi menggantikan kekeluargaan, gotong
royong, musyawarah dengan individualisme. Padahal 60 tahun
lalu, Prof Koentjaraningrat sudah menulis bahwa praktik-praktik gotong royong sudah
mati (kecuali dalam hal kesripahan).
Apa mengherankan? Indonesia sejak sebelum Proklamasi sudah mau menjadi negara modern: dengan sistem pendidikan
yang fokus pada prestasi dan
rangking individual siswa (sikap
sosial anak pintar yang membantu temannya dalam ujian
malah dihukum). Sekurang-kurangnya 80 persen bread winner
kita hanya bisa hidup kalau
mempunyai tempat kerja individual—sekurang-kurangnya gerobak dorong di jalan.
Mencari pekerjaan saja harus
bersaing. Dan, di Indonesia pun
berlaku apa yang berlaku hampir
di seluruh dunia: kalau tak punya duit, kau tak ada. Di mana di
dunia modern ini masih ada
tempat gotong royong dan musyawarah?
Budaya kota dengan fokus pada keluarga, dengan lingkungan
sahabat yang dipilih (bukan lagi
otomatis tetangga) tidak sama
dengan individualisme. Apalagi
sisa-sisa kesosialan tradisional
sudah dibunuh oleh 32 tahun
Orde Baru yang memanfaatkannya dengan sinis demi pembetonan kekuasaan diri dan keluarganya.
Rasanya kita tidak akan menyelamatkan kemanusiaan kita
dengan kembali ke pola-pola sosial pramodern, melainkan hanya dengan memastikan bahwa
hak-hak asasi manusia tidak pernah bisa diremehkan lagi—terima kasih MPR pilihan rakyat
1999 yang memasukkannya ke
dalam UUD kita—bahwa kebijakan pembangunan secara konsisten berfokus pada penghapusan kemiskinan dan bahwa
para pemegang senjata tidak
pernah lagi diizinkan mendapat
posisi di mana mereka dengan
impunitas bisa mengabaikan tatanan hukum. Salam Marsinah!
Demokrasi
Untuk ke luar dari ”darurat
Pancasila” itu, Forum Guru Besar (FGB) ITB mengusulkan
MPR sekali lagi mengamende-
men UUD 1945 dan membatalkan pemilihan langsung (presiden?) oleh rakyat, mengembalikan fungsi MPR, dan ”memberikan fungsi proporsional pada kaum agamawan, cendekiawan, TNI, sultan/pemangku
adat, dan kaum profesional”.
Usulan yang sulit dimengerti.
Apa para guru besar mau mencabut kembali hak rakyat untuk
sendiri menentukan siapa yang
memimpinnya? Lagi-lagi, kecurigaan ”kelas feodal” terhadap
orang biasa? Bukankah semua,
(semua!), pemilihan umum bebas sampai sekarang, 1955, kemudian 1999, dan seterusnya,
membuktikan kematangan demokratis masyarakat kita?
Bukankah semua pemilihan
itu berlangsung tertib, damai,
tanpa ada orang dibunuh?
MPR ditingkatkan? Inggih
monggo. Hanya perlu diingat:
sebelum MPR pilihan rakyat
1999—MPR yang justru mempertahankan Pancasila—seluruh
MPR tidak lebih dari lembaga
rubberstamp (tukang stempel)
yang diangkat seenaknya oleh
penguasa.
”Peran proporsional agamawan, cendekiawan, TNI, sultan/pemangku adat”? Atas dasar
apa? Adakah contoh satu pun
bahwa perpolitikan menjadi lebih bermutu apabila agamawan
dilibatkan?
Apalagi kaum cendekia: sejarah, termasuk sejarah Indonesia, penuh dengan cendekiawan yang menjual diri pada pe-
nguasa: La trahison des clercs.
Dan juga apakah FGB ITB serius mau melibatkan kembali
para sultan dan pemangku adat
yang sejak 75 tahun—tidak tanpa alasan—tak diberi kedudukan dalam sistem politik Indonesia Merdeka?
Darurat Pancasila kiranya tidak akan diatasi dengan suatu
refeodalisasi, tetapi dengan secara konsekuen dan konsisten
meneruskan garis demokratis
yang diwujudkan oleh MPR pilihan rakyat pertama kita.
POJOK
Jaksa Pinangki Sirna
Malasari mulai diadili.
Ayo, kamu tak sendiri....

Utamakan keselamatan,
Muktamar NU ditunda.
Keselamatan umat adalah hukum tertinggi.

Kopi petani tak laku,
impor masih terjadi.
Ngopi lokal dulu, yuk!
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Sains, Lingkungan&Kesehatan
Mengubah Perilaku dengan Cepat
Jumlah kasus baru tertular virus SARS-CoV-2 di Indonesia masih terus bertambah. Satuan Tugas Covid-19
mendapat tantangan untuk mengajak masyarakat mengubah perilaku demi menaklukkan pandemi Covid-19.
K
etika ada kerabat, teman, tetangga, atau
orang yang kita kenal
tertular Covid-19, angka-angka
korban Covid-19 menjadi
terasa sangat nyata. Semakin
banyak kepala daerah positif
terinfeksi virus korona baru
atau SARS CoV-2 penyebab
Covid-19, sebagian meninggal.
Tiga menteri ikut terinfeksi:
Menteri Perhubungan, Menteri Kelautan dan Perikanan,
serta terakhir Menteri Agama.
Ketua Satgas Covid-19 Doni
Monardo meminta media
arus utama ikut mengampanyekan perubahan perilaku.
Bulan September ini fokus
pada mengajak masyarakat
patuh memakai masker. Selanjutnya rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.
Pertanyaan yang sering
muncul adalah bagaimana
mengubah perilaku masyarakat dalam waktu beberapa
bulan. Indonesia pernah punya model perubahan perilaku ketika pemerintah menjalankan program intensifikasi
pertanian melalui Bimas padi
pada 1960-an. Petani diajak
melaksanakan Panca Usaha
Tani, antara lain, menggunakan benih unggul, memakai
pupuk, mengendalikan hama
penyakit, pengairan yang baik,
dan bimbingan bagi petani.
Keberhasilan produksi beras
baru tercapai pada 1984 ketika Indonesia mencapai swasembada.
Model kedua adalah program kampanye Keluarga
Berencana untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk
yang dimulai pada akhir
1970-an. Slogan ”dua anak cukup, laki perempuan sama saja” melekat begitu kuat di benak masyarakat sampai hari
ini.
Model terbaru adalah penanggulangan demam berdarah. Ada garis komando, ke-
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Petugas penanganan sarana dan prasarana umum (PPSU) menata tanaman di sekitar tembok bergambar kampanye kesehatan
Covid-19 di kantor Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Kampanye bahaya Covid-19 perlu terus
digalakkan agar masyarakat lebih taat menjalankan protokol kesehatan.
seragaman penanganan, dan
disiplin pelaksanaan dari pusat hingga rukun tetangga
(RT). Ada pola penanganan
mulai dari pencegahan, standar penanganan di rumah sakit, hingga standar pembiayaan. Di luar itu, masih ada fasilitas pemerintah untuk menyediakan abate dan pengasapan memberantas nyamuk
Aedes aegypti.
Kesenjangan
Pengendalian pandemi Covid-19 dapat belajar dari
pengalaman yang sudah ada.
Saat ini ada kesenjangan besar antara perilaku yang diharapkan dan kenyataan di masyarakat.
Perubahan perilaku bertujuan agar orang tidak tertular,
tidak menulari, dan bila ter-
tular atau menulari langkah
berikutnya yaitu isolasi mandiri atau oleh negara dan
pengobatan.
Semuanya harus ada pedoman umum yang diketahui
semua orang. Dalam kampanye memakai masker, misalnya, perlu ada standar mulai
dari bahan hingga cara penggunaannya, mengapa, dan
manfaatnya. Penjelasan harus
sederhana sehingga mudah
dipahami kegunaannya oleh
masyarakat luas.
Pengetatan penggunaan
masker menimbulkan kebingungan sebagian masyarakat.
Misalnya, muncul pertanyaan
mengapa tetap harus bermasker saat berkendara sendirian
di dalam mobil.
Kasus lain, seorang warga
di Kecamatan Kebayoran La-
ma, Jakarta Selatan, bertanya
kepada ketua RT-nya, apakah
benar warga akan didenda petugas kelurahan bila tidak
memakai masker di halaman
rumahnya sendiri. Peraturan
menyatakan, setiap orang harus bermasker saat di luar
rumah.
Lantaran tak tahu jawabannya, ketua RT berkonsultasi
dengan pengurus rukun warga (RW) yang menyarankan
agar warga tetap mengenakan
masker saat di luar rumah,
termasuk di halaman rumah
atau di jalan di depan rumah.
Ini juga untuk menghadapi
petugas yang kemungkinan
mencari prestasi dari pendapatan denda.
Kondisi di masyarakat ini
pun menunjukkan peraturan
dari pusat, provinsi, hingga di
tingkat kelurahan biasanya diterima ”simpang siur” karena
penafsiran aturan. Akibatnya,
petugas lapangan akan mengambil jalan termudah.
Komunikasi publik
Percakapan konkret di atas,
Senin (21/9/2020) pagi, merupakan gambaran kecil mengenai pentingnya komunikasi
publik. Menurut epidemiolog
Universitas Indonesia, Pandu
Riono, dalam diskusi virtual
oleh Community Development
Center Ikatan Alumni Universitas Indonesia, akhir pekan lalu, perubahan perilaku akibat
pandemi Covid-19 masuk di
dalam kesehatan masyarakat.
Komunikasi publik yang tepat
menjadi cara mengendalikan
meningkatnya kasus baru dan
mencegah kematian.
Mengenakan masker, menurut Pandu, adalah vaksinasi
terbaik saat ini. Membuat
permodelan dari hasil penelitian Derek K Chu dkk (2020)
dan Andrew Hayward dkk
(2020) dan dengan angka
reproduksi efektif (Rt) 3, artinya meskipun sudah dilakukan intervensi tetapi satu
orang dengan Covid-19 masih
menulari 3 orang, Pandu menunjukkan, cara perlindungan
paling efektif melindungi dari
Covid-19 adalah menggunakan masker, mencuci tangan,
dan menjaga jarak. Risiko tertular hanya 1,6 persen.
Vaksinasi memerlukan
waktu lebih panjang untuk
memberi kekebalan dari virus
pada seluruh populasi (herd
immunity). Pandu menyebut,
setidaknya perlu 70 persen
populasi mendapat vaksinasi
agar tercapai kekebalan populasi. Keadaan itu tercapai minimum dalam 3-4 tahun.
Ketua Ikatan Dokter Anak
Indonesia Aman Bhakti Pulungan mengingatkan, risiko
tertinggi ada pada anak berusia kurang dari lima tahun
dan usia 12-18 tahun. Untuk
melindungi anak dari Covid-19, tindakan testing, pelacakan (tracing) dan surveilans, serta isolasi bagi yang
terinfeksi harus dilakukan.
Saat ini, ketiga tindakan pengendalian Covid-19 itu masih
terus ditawar.
Mengubah perilaku adalah
mengubah kebiasaan lama
menjadi kebiasaan baru dan
harus bisa dilakukan dengan
cepat karena nyawa menjadi
taruhannya. Kampanye perubahan perilaku harus terusmenerus, sistematis, konsisten, ada ukuran keberhasilan,
dan ada evaluasi teratur sampai perilaku baru menjadi gaya hidup baru pada era baru.
(NINUK MARDIANA
PAMBUDY)
7
KILAS IPTEK
Janji Reforma Agraria
Kembali Ditagih
Pemerintah didesak untuk melunasi janji reforma agraria dengan memberikan keadilan
hak atas tanah bagi masyarakat dan menyelesaikan sejumlah konflik agraria. Pemerintah
dan DPR juga didesak untuk
membatalkan pengesahan
Rancangan Undang-Undang
Cipta Kerja atau omnibus law
karena aturan tersebut akan
semakin menjauhkan pencapaian reforma agraria. Tuntutan ini disampaikan Komite
Nasional Pembaruan Agraria
(KNPA) dan Gerakan Buruh
Bersama Rakyat (Gebrak) dalam aksi di depan Gedung
DPR, Senayan, Jakarta, Kamis
(24/9/2020). Aksi ini memanfaatkan momentum Hari Tani
Nasional (HTN) dan 60 tahun
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan
Dasar Pokok-pokok Agraria.
(MTK)
Anak Sekolah Masih
Terpapar Iklan Rokok
Iklan rokok masih marak ditemukan di sekitar lingkungan
sekolah. Padahal, iklan, promosi, dan sponsor dari produk
rokok dapat mendorong anak
untuk mulai merokok. Hal itu
terungkap dari hasil survei
tentang tempat penjualan rokok di sekitar sekolah di Jakarta, Medan, Banggai, dan Surakarta. Survei ini dilakukan
secara bersama antara Komnas
Pengendalian Tembakau, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan sejumlah organisasi masyarakat pada April-Juni 2020. ”Cara-cara pemasaran
dan promosi produk tembakau, termasuk rokok yang ditemukan dalam survei ini, menunjukkan industri rokok
menjadikan anak-anak sebagai
target pemasaran di tempattempat penjualan di sekitar sekolah,” tutur Tubagus Haryo
Karbiyanto, pengurus Komnas
Pengendalian Tembakau, Kamis (24/9/2020). (TAN)
¢
8
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
9
¢
10
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Ekonomi&Bisnis
INDUSTRI KEUANGAN
Potensi Kluster Pangan Daerah Transmigrasi
Mak Comblang Bank
S
aat Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 12 Tahun
2020 tentang Konsolidasi Bank
Umum diterbitkan pada 17 Maret
2020, tak ada yang bakal menyangka
Covid-19 akan menjadi pandemi dengan penyebaran yang begitu luas
dan masif sehingga meluluhlantakkan perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Selama menyusun dan kemudian menerbitkan
beleid tersebut, tentu OJK memproyeksikan kondisi ekonomi dan perbankan pada 2020 serta tahun-tahun berikutnya akan baik-baik saja alias tak ada
krisis sehingga konsolidasi bank bisa didorong dengan lebih intensif.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong konsolidasi bank karena struktur
industri perbankan di Tanah Air kurang
efisien, agak rapuh, dan sangat timpang.
Kurang efisien karena jumlah bank umum
di Indonesia terlalu banyak, mencapai 110
bank. Dari jumlah itu, sebanyak 64 bank
atau 58 persen masih memiliki modal inti
di bawah Rp 5 triliun. Jumlah bank-bank
kecil yang terlalu banyak tentu akan
membuat struktur industri perbankan
menjadi tidak kuat. Struktur perbankan
Indonesia juga sangat timpang sebab tujuh bank terbesar menguasai 56 persen
aset perbankan yang mencapai Rp 8.670
triliun per Juni 2020.
Dalam POJK No 12/2020, OJK menetapkan modal inti minimum bank sebesar Rp 3 triliun, yang pemenuhannya
dilakukan dengan tahapan Rp 1 triliun
paling lambat 31 Desember 2020, Rp 2
triliun pada akhir 2021, dan Rp 3 triliun
pada 31 Desember 2022. Berdasarkan data
OJK per Juni 2020, ada 10 bank umum
konvensional dan empat bank umum syariah yang modalnya masih di bawah Rp 1
triliun. Dengan demikian, 14 bank itu wajib menambah modalnya minimal Rp 1
triliun paling lambat akhir tahun ini. Untuk memenuhi kewajiban itu, pemilik
bank bisa menginjeksi tambahan modal.
Jika tak mampu, pemilik bisa menjual banknya kepada investor yang
lebih mampu atau menggabungkan
banknya dengan bank lain (merger).
Namun, dalam kondisi krisis saat
ini, proses konsolidasi tentu menjadi
sulit. Di tengah ekonomi yang lesu, pemilik bank akan kesulitan menyediakan
dana segar untuk menginjeksi modal. Apalagi, selama pandemi ini, laba bank umumnya anjlok akibat minimnya penyaluran
kredit seiring dengan lemahnya sektor riil
dan daya beli masyarakat. Per Juni 2020,
laba bersih perbankan nasional Rp 62,6
triliun, anjlok 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kalaupun dijual, siapa yang mau membeli bank dalam kondisi saat ini. Investor
yang memiliki kekuatan finansial pun akan
berpikir ulang untuk melakukan ekspansi
dalam kondisi yang penuh ketidakpastian.
Lagi pula tak mudah menilai sehat tidaknya
sebuah bank saat ini. Stimulus dan berbagai
pelonggaran yang dinikmati perbankan selama pandemi seolah menutup risiko-risiko
yang ada.
Kendati demikian, proses konsolidasi seyogianya tak boleh mundur. Justru saat
inilah momentum yang tepat mendorong
konsolidasi bank agar saat ekonomi pulih
kembali maka struktur perbankan nasional
sudah lebih kuat dan efisien sehingga bisa
berkontribusi lebih besar dalam memacu
pertumbuhan ekonomi.
Pilihan logis konsolidasi bank saat ini
adalah membentuk kelompok usaha bank
(KUB) seperti juga telah diatur dalam POJK No 12/2020. KUB terdiri dari bank induk dan beberapa bank anak. KUB merupakan bentuk konsolidasi yang relatif
mudah dilakukan ketimbang peleburan
atau merger.
Namun, konsolidasi dengan bentuk
KUB niscaya juga tak akan terwujud jika
prosesnya hanya diserahkan pada mekanisme pasar. Perlu campur tangan yang
lebih intensif dari OJK dalam mendorong
dan memfasilitasi konsolidasi. Ibarat perjodohan, OJK berperan sebagai mak
comblang, yang mendekatkan,
tetapi tidak memaksakan.
SUPRIYANTO
(M FAJAR MARTA)
Usaha Kreatif Kacamata
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Ditto menghaluskan bingkai kacamata yang baru saja dibentuk dari limbah papan skateboard
bekas di tempat usaha miliknya bersama Andro yang diberi nama Kabau di kawasan
Kramatjati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Usaha kreatif skala rumahan ini mampu
menyelesaikan pesanan 24 kacamata per bulan dengan harga mulai dari Rp 1,2 juta.
INFRASTRUKTUR
Tren Gempa Naik, Antisipasi Kerusakan
JAKARTA, KOMPAS — Aktivitas
gempa di Indonesia menunjukkan tren meningkat beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, segenap potensi kerusakan dan kerugian mesti
diantisipasi, terutama dalam
hal membangun infrastruktur.
Apalagi, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah
satu program kerja pemerintah periode 2019-2024.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
mencatat, ada tren peningkatan aktivitas gempa di Indonesia sejak 2013. ”Sampai
2016, rata-rata kejadian gempa bumi 5.000-6.000 kali dalam setahun dengan berbagai
magnitudo,” kata Kepala
BMKG Dwikorita Karnawati.
Mulai 2017, kejadian gempa
meningkat menjadi lebih dari
7.000 kali setahun. Pada 2018,
kejadian gempa melonjak
menjadi 11.920 kali dan 11.588
kali pada 2019. Tren pening-
katan gempa ini terjadi dalam
kondisi peralatan yang sama
dan semakin tua.
”Artinya, lonjakan itu bukan karena alat-alatnya semakin presisi dan canggih,”
kata Dwikorita dalam lokakarya virtual ”Megastruktur
dan Infrastruktur Tahan
Gempa Indonesia Karya Anak
Bangsa”, Kamis (24/9/2020).
Oleh karena itu, potensi
gempa harus diantisipasi secara memadai dengan ilmu
pengetahuan dan teknologi
agar tidak menimbulkan kerusakan pada infrastruktur
serta menimbulkan risiko
tinggi bagi masyarakat. Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR)
Basuki Hadimuljono menyatakan, para akademisi, peneliti, dan praktisi telah menghasilkan banyak teknologi
konstruksi tahan gempa dan
teknologi mitigasi bencana.
”Teknologi tersebut telah
digunakan pada infrastruktur
skala kecil dan menengah
hingga skala besar atau megastruktur, seperti jembatan
bentang panjang, bendungan,
dan gedung pencakar langit,”
kata Basuki.
Saat ini, Kementerian
PUPR sedang membangun infrastruktur skala besar, seperti
60 bendungan, total 60.000
meter jembatan bentang panjang, dan 2.500 kilometer jalan. ”Beberapa teknologi tahan gempa telah diterapkan
dalam perancangan bangunan
tahan gempa,” ujar Basuki.
Menurut Direktur Jenderal
Cipta Karya Kementerian
PUPR Danis H Sumadilaga,
kerugian akibat bencana sangat
besar.
”Sepanjang
2000-2016, apabila dirata-rata, kerugian ekonomi langsung akibat bencana alam setiap tahun mencapai sekitar
Rp 22,8 triliun,” ujarnya.
(CAS)
K I L A S E KO N O M I
Nilai Ekonomi Syariah untuk Pemulihan Ekonomi
Ekonomi syariah mengandung nilai-nilai solidaritas sosial sebagai elemen penting dalam
pemulihan ekonomi. ”Tantangan besar kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 adalah
memperbaiki ketimpangan yang terjadi akibat
pelemahan ekonomi selama pandemi,” kata
Kepala Institute Bank Indonesia Solikin M
Juhro saat membuka webinar Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF), Kamis
(24/9/2020). Instrumen keuangan syariah seperti zakat dan wakaf dapat berperan dalam
mengurangi ketimpangan ekonomi yang se-
makin dalam akibat pandemi. Zakat berfungsi
sebagai bantuan sosial yang bisa mendorong
konsumsi, sedangkan wakaf diarahkan pada
kegiatan produktif untuk memulihkan kondisi ekonomi mikro, kecil, dan menengah.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Institut
Riset dan Pelatihan Islam (IRTI) Sami Al-Suwailem mengungkapkan, peningkatan zakat
dan wakaf di banyak negara terbukti menghasilkan cukup dana untuk menutup kesenjangan sumber daya dalam pengentasan masyarakat dari kemiskinan. (DIM)
Sumatera
Jagung, padi, kelapa sawit,
kopi, kakao, kelapa, lada
putih, pisang, karet.
Jagung
Padi
Kelapa sawit
Kopi
Kakao
Kelapa
Lada putih
Pisang
Karet
Jeruk
Cengkeh
Jambu mete
Vanili
Kacang tanah
Kemiri
Kalimantan
Padi, kelapa sawit,
karet, jeruk.
Sulawesi
Jagung, padi, kelapa sawit, kopi,
kakao, kelapa, jambu mete, cengkeh.
Maluku-Papua
Padi, pala, kelapa,
kakao, pisang,
sagu.
Pala
Sagu
Bali-Nusa Tenggara
Jagung, padi, kopi, kelapa, tebu, jambu
mete, vanili, kemiri, kacang tanah.
Sumber: Sipukat, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
INFOGRAFIK: NINGSIAWATI
Latih Transmigran
Garap Pertanian
Selain memacu intensifikasi, pemerintah memprioritaskan pelatihan petani
di kawasan transmigrasi untuk meningkatkan produksi pangan.
JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal, dan Transmigrasi
atau Kemendesa PDTT menjadikan peningkatan mutu
sumber daya petani sebagai salah satu prioritas terkait dengan
program ketahanan pangan.
Guna mempercepat pengembangan kawasan transmigrasi,
kementerian
memanfaatkan
teknologi untuk memetakan
potensi, komoditas unggulan,
dan badan usaha milik desa di
suatu wilayah.
Menteri Desa PDTT Abdul
Halim Iskandar menyatakan,
dalam program ketahanan pangan, pihaknya mengambil peran dalam intensifikasi pertanian kawasan transmigrasi. Intensifikasi ditempuh melalui
perbaikan mutu benih, penyediaan pupuk, optimalisasi mekanisasi pertanian, dan teknologi pascapanen.
Program lainnya adalah peningkatan kapasitas sumber daya petani. ”Mulai Oktober, kami
menyelenggarakan pelatihan
dan sosialisasi di Kabupaten
Kapuas, Kalimantan Tengah,
dalam hal teknis, manajemen,
dan digitalisasi pertanian,” kata
Abdul Halim saat dihubungi,
Kamis (24/9/2020).
Menurut dia, petani di kawasan transmigrasi diberi pelatihan budidaya dan pemasaran secara digital. Selain itu, mulai 2021, Kemendesa PDTT
akan berfokus pada 12 lokasi
yang dijadikan lumbung pangan. Ke-12 lokasi itu tersebar
di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Merauke, Papua.
Untuk pengembangan kawasan transmigrasi, kementerian meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Peta Terpadu
Kawasan Transmigrasi (Sipukat). Sipukat adalah aplikasi
berbasis laman yang berisi informasi tentang kawasan transmigrasi, meliputi potensi, komoditas unggulan, ataupun badan usaha milik desa (BUMDes)
di suatu wilayah.
Aplikasi ini, menurut Kepala
Sub-Direktorat Identifikasi dan
Informasi Potensi Kawasan pada Kemendesa PDTT Diah Eka
Poespaningroem, bersifat interaktif. Petani transmigran bisa
terlibat aktif mengisi data dan
informasi pada aplikasi tersebut. Salah satunya adalah data
komoditas unggulan yang ada di
tiap-tiap kawasan transmigrasi.
Transparansi
Sementara itu, para peternak
unggas rakyat berharap pemerintah membuka data pengendalian suplai agar stabilisasi
harga lebih efektif. Dengan demikian, problem anjloknya harga jual ayam yang berulang dua
tahun terakhir bisa teratasi.
Menurut Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat
Jawa Tengah Parjuni, pengendalian suplai yang dilakukan pe-
merintah berdampak sementara, bukan dalam jangka panjang.
”Kelebihan suplai sudah berlangsung selama dua tahun,”
ujarnya dalam webinar yang digelar Pusat Kajian Pertanian
Pangan dan Advokasi (Pataka),
Kamis.
Akibat rugi berlarut-larut,
kata Parjuni, rata-rata peternak
mandiri berutang 3-4 kali lipat
dari nilai arus kas pada dua
tahun lalu. Utang ini digunakan
untuk membeli pakan, operasionalisasi peternakan, dan kehidupan sehari-hari.
Terkait hal itu, Ketua Pataka
Yeka Hendra Fatika mengusulkan agar pemerintah dan
perusahaan peternakan terintegrasi (integrator) mengumumkan data hasil pengendalian suplai secara terbuka. Selama ini, pemutakhiran data
dan informasi terbaru terbatas
di kalangan pemerintah dan integrator. Dengan membuka data, publik dan pelaku perunggasan bisa turut mengawasi pengendalian suplai.
Adapun Kepala Satuan Tugas
Pangan Daniel Tahi Monang
Silitonga menyatakan, data mengenai suplai dan permintaan
ayam pedaging tak pernah sama
antarinstansi. ”Hal ini perlu kita
betulkan untuk kepentingan
peternak rakyat,” ujarnya.
Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Per-
tanian Sugiono menyatakan,
anjloknya harga di tengah pengendalian suplai dipicu oleh
permasalahan di hilir. Menurut
dia, pemerintah sudah efektif
mengendalikan suplai dan
mengawasi pelaksanaannya.
Ketua Bidang Peternakan
dan Perikanan Asosiasi Pengusaha Indonesia Anton J Supit
menyatakan, pengusaha besar
dapat menyiapkan skema bantuan bagi peternak ayam mandiri agar daya beli mereka sebagai produsen pangan terjaga.
”Namun, kami membutuhkan
data riil terkait jumlah peternak
mandiri, data produksinya, serta kriteria peternak mandiri,”
katanya.
Resi gudang
Selain peternak unggas, dampak pandemi yang menekan
permintaan juga menimpa petani kopi. Pemerintah berencana mengembangkan sistem
resi gudang sebagai opsi menjaga kualitas dan harga kopi
serta menyediakan pendanaan
alternatif bagi petani.
Menurut Asisten Deputi Pertanian dan Perkebunan Kementerian Koperasi dan Usaha
Kecil Menengah Dewi Syarlen,
pemerintah berupaya membantu petani dengan mencari pembeli untuk menyerap kopi. Namun, jika ikhtiar itu tidak berhasil, sistem resi gudang diharapkan menjadi solusi.
(APO/JUD/AGE)
PERIKANAN
Konsisten, Bukan Menoleransi Pelanggaran
JAKARTA, KOMPAS — Izin ekspor
14 perusahaan dibekukan sementara. Mereka tidak boleh
mengekspor benih bening lobster karena melanggar aturan.
Pembekuan izin berlaku selama kasus dugaan manipulasi
data dalam dokumen ekspor
benih lobster diverifikasi Badan
Karantina Ikan, Pengendalian
Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan
dan Perikanan. Laporan Bea
dan Cukai terkait dengan kasus
itu juga masih ditunggu.
Kasus bermula dari pencegahan ekspor benih bening lobster oleh Kantor Bea dan Cukai
Soekarno-Hatta,
Tangerang,
Banten. Dokumen ekspor 14
perusahaan menyebutkan 1,5
juta ekor benih lobster. Namun,
benih yang akan dikirim sebanyak 2,7 juta ekor atau ada 1,2
juta ekor yang tidak dilaporkan
di dalam dokumen.
Kasus ini dilimpahkan Bea
dan Cukai ke kepolisian. Komisi
IV DPR mendesak pemerintah
mencabut izin ekspor 14 perusahaan itu. Di dalam rapat
dengan Komisi IV DPR, Selasa
(22/9/2020), KKP menyatakan
akan mencabut izin ekspor 14
perusahaan.
Namun, Ketua Tim Uji Tuntas Perizinan Usaha Perikanan
Budidaya Lobster KKP Andreau Misanta menyatakan, dari 14
perusahaan itu, tidak semuanya
menyalahi aturan pengiriman
ekspor benih lobster. Jika terbukti melanggar, sanksi administrasi berupa pencabutan izin
ekspor akan dikenakan.
”Kita menunggu hasil pengecekan akhir dari Bea Cukai dan
validasi dari Badan Karantina
KKP,” katanya, Kamis (24/9),
sambil menjelaskan soal pem-
bekuan sementara izin ekspor
perusahaan.
Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia Mohammad Abdi Suhufan menyatakan, pemerintah
inkonsisten jika menoleransi
pelanggaran dan pelakunya.
”Sejumlah persoalan membuktikan kebijakan ekspor benih itu bermasalah dan seharusnya dicabut. Pemerintah seharusnya mendorong pengembangan budidaya lobster dan
bukan menitikberatkan ekspor
benih yang ternyata menuai banyak masalah,” katanya.
Persoalan itu, antara lain, keluhan dari pembudidaya yang
kesulitan mencari benih lobster
sejak izin ekspor benih dibuka.
Tanpa surat keterangan
Dari Jawa Timur, Kepolisian
Resor Trenggalek menahan dua
nelayan terkait dengan dugaan
penyelundupan 38.200 benih
lobster.
Kepala Kepolisian Resor
Trenggalek Ajun Komisaris Besar Doni Satria Sembiring menyatakan, tersangka JA dan AB
ditangkap sepekan lalu saat
mengangkut benih dengan minivan di Jalan Raya Panggul,
Trenggalek.
”Kedua tersangka adalah
warga Kecamatan Munjungan,
Trenggalek,” katanya saat dihubungi dari Surabaya, Kamis.
Menurut Doni Sembiring,
dua nelayan itu ditahan karena
mengangkut benih lobster tanpa surat keterangan asal benih
(SKAB). ”Selain tidak dilengkapi SKAB, kelompok usaha
bersama mereka tidak sesuai
dengan asal pengambilan benih
di tingkat nelayan,” katanya.
(LKT/BRO)
¢
VA3DBJB5
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Nusantara
RS Pulau Galang Penuh
KIL AS DAERAH
Ekspor ke Tokyo Dilayani Penerbangan Kargo
MANADO — Ekspor langsung dari Manado ke Tokyo, Jepang,
kini dilayani penerbangan pesawat kargo. Pembukaan konektivitas dagang ini ditandai dengan pengiriman 10,35 ton
produk perikanan dan pertanian dari Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku melalui Bandara Sam Ratulangi, Manado.
Pesawat Airbus A330-200 milik Garuda Indonesia yang
mengangkut kargo ekspor itu mendarat di Bandara Narita,
Tokyo, Kamis (24/9/2020) pagi. ”Sulut punya keunggulan
dari segi geoposisi sebagai gerbang ke kawasan Pasifik, cocok
menjadi simpul kargo untuk kawasan timur Indonesia. Penerbangan langsung dengan waktu yang lebih singkat bisa
berpengaruh pada kualitas dan produk,” kata Kepala Dinas
Kelautan dan Perikanan Sulut Tienneke Adam. (OKA)
Pemerintah membangun Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 senilai Rp 400 miliar di
Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Jumlah kasus terus meningkat hingga RS itu penuh.
BATAM, KOMPAS — Mulai Kamis
(24/9/2020), Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau
Galang, Batam, Kepulauan
Riau, tak menerima pasien karena penuh. Untuk pasien baru
yang terus bertambah jumlahnya, Pemerintah Kota Batam
akhirnya memfungsikan rumah
susun Badan Pengusahaan Batam jadi rumah sakit darurat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota
Batam Didi Kusmarjadi di Batam mengatakan, rumah susun
(rusun) Badan Pengusahaan
(BP) Batam bisa menampung
maksimal 180 pasien. Mulai hari ini, tempat itu sudah bisa
digunakan untuk isolasi pasien
positif Covid-19.
”Ada empat dokter dan delapan perawat ditugaskan di sana. Mereka dari sejumlah puskesmas di Batam,” kata Didi.
Pemerintah membangun RS
Pulau Galang senilai Rp 400
miliar yang dirancang menampung hingga 1.000 pasien. Namun, sejak diresmikan pada 6
April hingga sekarang, kapasitas
RS Pulau Galang maksimal hanya 360 tempat tidur.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam
menunjukkan, hingga 23 September, ada 1.430 pasien positif
di Batam. Sebanyak 482 pasien
di antaranya dirawat di RS Pulau Galang. Menurut Didi,
orang yang dirawat di RS tersebut kebanyakan adalah pasien asimtomatik. ”Hal itu karena RS Pulau Galang tidak
memiliki dokter paru dan dokter anestesi. Sebelumnya ada
dokter paru di sana, tetapi kemudian dirotasi,” kata Didi.
Dokter anestesi bertanggung
jawab membius pasien yang
akan menjalani prosedur bedah. Menurut Didi, seharusnya
perlu ada dokter paru dan dokter anestesi yang menetap di RS
Khusus Infeksi Covid-19 Pulau
Galang agar fasilitas kesehatan
Tiga ABK Pekerja Migran asal Aceh Terdeteksi
BANDA ACEH — Hampir dua tahun tanpa kabar, keberadaan
tiga pekerja migran Indonesia asal Provinsi Aceh yang bekerja di kapal ikan berbendera China terdeteksi. Mereka
berada di perairan internasional dekat Peru, Amerika Selatan, tetapi sudah berpindah ke kapal ikan lain. Ketiga anak
buah kapal (ABK) itu Khairol Aman (20), Aulia Zikrul (20),
dan Azin Al Basir (20). Mereka berangkat dari Aceh awal
Oktober 2018 dan tidak pernah ada komunikasi dengan
keluarga. Jumaini Suryawati (42), ibu Khairol, melapor ke
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Banda Aceh. Kepala Unit Pelayanan Teknis BP2MI Banda Aceh
Jaka Prasetiyono, Kamis (24/9/2020), menuturkan, ketiga
ABK itu akan dipulangkan saat kontrak kerjanya habis 15
Oktober 2020. (AIN)
Sindikat Penjualan Gading Dibekuk di Lampung
KOMPAS/PANDU WIYOGA
Seorang pasien positif Covid-19 di Rumah Susun Badan Pengusahaan Batam, Kepulauan Riau, menengok aktivitas petugas
kesehatan yang menyiapkan kebutuhan logistik di lokasi itu, Kamis (24/9/2020). Rumah Susun Badan Pengusahaan Batam dijadikan
rumah sakit darurat tambahan setelah kapasitas RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang penuh.
bisa menangani pasien Covid-19
yang mengidap gejala berat.
Dokter spesialis emergensi,
yang juga Wakil Ketua Tim Muhammadiyah Covid-19 Command Center Corona Rintawan,
mengatakan, aneh apabila RS
yang dibangun khusus untuk
menangani pasien Covid-19 hanya bisa merawat pasien asimtomatik. Saat ini dalam kondisi
penyebaran Covid-19 hampir
merata di seluruh provinsi, kata
Rintawan, lebih baik pemerintah fokus memaksimalkan fasilitas kesehatan yang sudah
ada di setiap daerah. Apabila
masih kurang, dinas kesehatan
bisa mengubah rumah susun
atau hotel menjadi ruang rawat
darurat.
Tingkat kesembuhan
Di Kota Malang, Jawa Timur,
tingkat kesembuhan pasien Covid-19 seminggu terakhir tinggi.
Guna memangkas kasus Covid-19, masyarakat diharapkan
mematuhi protokol kesehatan.
Data kasus Covid-19 Kota
Malang per Kamis, ada 25 pasien Covid-19 sembuh. Dalam
seminggu terakhir, kasus sembuh total 176 orang dan kasus
baru 39 orang.
Tren kenaikan jumlah kasus
sembuh di Kota Malang, menurut Juru Bicara Satgas Pe-
COVID-19
”Jenggala” Bergulat Melawan Pandemi
Runik Sri Astuti
L
ebih dari 1.000 pelanggar
protokol kesehatan di
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, disidangkan sepekan belakangan. Ini menandakan perang melawan pandemi
Covid-19 di bumi ”Jenggala”,
sebutan Sidoarjo, masih menghadapi tantangan yang tidak
ringan. Sanksi denda digadang
jadi senjata andalan untuk
mendisiplinkan warga.
Rara tak kuasa menahan kecewa saat majelis hakim menjatuhkan denda Rp 5 juta kepadanya, Senin (14/9/2020)
malam. Perempuan berusia sekitar 27 tahun yang mengelola
sebuah kafe di Sidoarjo itu
menanyakan alasan majelis
hakim. Nilai denda itu berat
baginya karena omzet usaha
anjlok selama pandemi.
Di sisi lain, Rara mengakui
tidak menyediakan sarana protokol kesehatan pencegahan
Covid-19 di kafenya. Tempat
duduk pengunjung tidak ditata
sesuai ketentuan jarak aman
dari penularan Covid-19. Tempat cuci tangan yang disediakan tidak memadai karena hanya satu, itu pun letaknya di
belakang. Dua item itulah yang
menjadi pertimbangan hakim
saat menjatuhkan vonis.
Rara berharap hanya mendapatkan sanksi teguran. Dia
beralasan belum pernah mendapatkan sosialisasi dari petugas terkait penerapan protokol kesehatan pada masa
adaptasi kebiasaan baru. Tentu
alasan itu tidak rasional karena pandemi sudah berjalan
selama tujuh bulan dan selama
itu sudah banyak sosialisasi
tentang protokol kesehatan.
Lain lagi dengan Hasyim
(25) yang ditangkap tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Polresta Sidoarjo saat ia
nongkrong di pinggir jalan bersama teman-temannya. Pemuda yang baru lulus kuliah itu
pun mendapatkan sepucuk surat berwarna merah muda
yang menempatkannya sebagai
”tamu istimewa” di Gelanggang Olahraga (GOR) Delta Sidoarjo, Kamis (24/9).
”Saya kaget, ternyata banyak
yang datang ke sini. Malu sebenarnya, tetapi banyak temannya,” ujarnya tersenyum
saat tiba di GOR.
Hari itu lebih dari 700 pemegang surat merah muda datang ke GOR untuk menjalani
11
Selama lima bulan,
6.000 pelanggar
protokol kesehatan
mendapat sanksi
teguran hingga
sanksi sosial.
sidang tindak pidana ringan
(tipiring) penegakan protokol
kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Kepala Pengadilan Negeri
Sidoarjo Mohammad Muchlis
mengatakan, dua meja sidang
dioperasikan untuk mempercepat proses persidangan karena jumlah pelanggar yang
tinggi. Mayoritas pelanggaran
yang disidangkan adalah tidak
bermasker. Perbuatan itu melanggar Peraturan Daerah Jatim Nomor 2/2020 tentang
penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan
perlindungan masyarakat.
”Pelanggar disanksi denda
Rp 150.000, subsider pidana
kurungan selama tiga hari. Setelah perkaranya diputus hakim, pelanggar langsung dieksekusi jaksa untuk menjalani
hukumannya,” kata Muchlis.
Pilih denda
Wakil Ketua Satgas Covid-19
Sidoarjo, yang juga Kepala Polresta Sidoarjo Komisaris Besar
Sumardji, mengatakan, sejak
Perda Jatim No 2/2020 diberlakukan pada 14 September,
pihaknya langsung menindak
pelanggar protokol kesehatan.
Salah satunya lewat operasi
yustisi di perbatasan Surabaya
dan Sidoarjo. Pelanggarnya
langsung disidang di tempat.
”Ada pelanggar yang ngeyel
tidak memakai masker. Alasannya macam-macam, salah
satunya Covid-19 itu tidak ada.
Namun, setelah dijatuhi sanksi
denda, langsung pingsan,” ujar
Sumardji
Secara kumulatif jumlah pelanggar protokol kesehatan
yang ditangani petugas lebih
dari 1.100 orang. Sebagian kecil
menjalani sidang di tempat,
sebagian besar di sidang di
GOR. Sidang di GOR diikuti
pelanggar dari 18 kecamatan di
Sidoarjo, mereka sengaja dikumpulkan jadi satu agar sidang berjalan efektif dan efisien.
Satgas Covid-19 Sidoarjo sengaja meninggalkan sanksi sosial dan memilih sanksi denda
serta kurungan untuk menindak pelanggar protokol kesehatan. Sidoarjo telah menerapkan beragam sanksi sosial sejak PSBB. Dari memakai rompi
bertuliskan pelanggar protokol
kesehatan, menyapu jalan,
hingga berdoa di makam
korban Covid-19. Namun, dampaknya tidak signifikan.
Selama lima bulan, 6.000
pelanggar protokol kesehatan
mendapat sanksi teguran hingga sanksi sosial. Jumlah kartu
tanda penduduk (KTP) yang
disita lebih dari 5.000 identitas.
Pelanggar ketentuan bermasker didenda Rp 150.000Rp 250.000 atau kurungan tiga
hari. Pengelola tempat usaha,
seperti warung berskala kecil,
didenda Rp 1 juta jika melanggar protokol kesehatan,
sedangkan perusahaan yang
melanggar didenda Rp 5 juta.
Sumardji optimistis, penerapan sanksi denda efektif untuk mendisiplinkan masyarakat karena memberikan efek
jera. Namun, tingginya jumlah
pelanggar yang ditemukan tak
urung membuatnya khawatir.
Apalagi saat ini mulai memasuki masa kampanye pemilihan kepala daerah.
Pelaksana harian Bupati Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, beragam daya telah dikerahkan untuk mengendalikan sebaran Covid-19 di wilayahnya. Upaya itu di antaranya menerapkan pembatasan sosial berskala besar dan
jam malam, memberdayakan
masyarakat melalui kampung
tangguh, dan memberikan
sanksi sosial.
Duka sempat menyelimuti
Sidoarjo karena pelaksana tugas bupati sebelumnya, yakni
Nur Achmad Syaifuddin, meninggal karena Covid-19. Awal
September, Sidoarjo berada di
zona merah risiko penularan
Covid-19. Meski dua pekan terakhir berada di zona oranye,
risiko penularan masih berpotensi tinggi.
Ikhtiar untuk menegakkan
protokol kesehatan Covid-19
belum selesai. Sanksi tegas
berupa denda bagi pelanggar
protokol kesehatan, yang menjadi salah satu senjata andalan
untuk mengendalikan sebaran
Covid-19, masih harus dibuktikan efektivitasnya.
nanganan Covid-19 Kota Malang Husnul Mu’arif, merupakan upaya semua pihak. Terapi
probiotik kepada petugas kesehatan dan pemberian suplemen
tambahan kepada pasien, menurut Husnul, berhasil.
”Tapi sekali lagi, itu semua
tak ada gunanya apabila kasus
sakit terus bertambah,” kata
Husnul.
Di Kota Malang, hingga kini
masih terjadi penambahan kasus meski lambat. Terbaru, dikabarkan muncul kluster baru
dari komunitas keagamaan berbasis asrama. Sosialisasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga dilakukan di Ke-
uskupan Malang. Uskup Malang Pidyarto Gunawan mengatakan, secara umum, ia menyerukan kepada umat agar mematuhi protokol kesehatan secara ketat untuk memutus mata
rantai penyebaran Covid-19.
”Secara umum saya tegaskan
agar umat berhati-hati. Semua
agar mengikuti secara ketat
protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Bahkan, soal kapasitas umat yang mengikuti misa secara langsung di
gereja saya minta kurang dari
50 persen dari kapasitas tempat
duduk yang tersedia,” katanya.
(NDU/DIA/ESA/VDL/IKI/
XTI/FLO/HRS/ITA/DIT/MEL)
BANDAR LAMPUNG — Tim gabungan Polda Lampung dan
Balai Besar Taman Nasional
Bukit Barisan Selatan membongkar sindikat penjualan gading gajah ilegal. Tiga pelaku
diringkus dan dua gading gajah
disita. ”Pelaku ditangkap di sebuah hotel di Kabupaten
Pringsewu, Rabu (23/9/2020)
pukul 22.15,” kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung
Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad, Kamis. Pelaku meliputi BT dan TW, warga KaSUPRIYANTO
bupaten Lampung Tengah, serta AS, warga Tanggamus. BT mengaku sebagai pemilik
gading. Sementara TW dan AS berperan memasarkannya.
Gading sepanjang 59 sentimeter dengan berat 96,2 gram
serta satu lainnya sepanjang 56 sentimeter dengan berat
94,2 gram disita. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat
Pasal 21 Ayat (2) Huruf d juncto Pasal 40 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi
Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Mereka diancam hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara dan
denda maksimal Rp 100 juta. (VIO)
LFDEHYZR
¢
12
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Metropolitan
KILAS METRO
Pemerkosa Anak Terancam 15 Tahun Penjara
Kejaksaan Negeri Depok akan menuntut SM (42), terdakwa
pemerkosa anak di gereja Santo Herkulanus, Kota Depok,
Jawa Barat, dengan hukuman 15 tahun penjara. Pihak keluarga saat ini masih menunggu proses penyidikan dari
berkas laporan kedua masuk ke pengadilan dan berharap
hukuman SM bertambah berat. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok Herlangga Wisnu Murdianto melalui
keterangan tertulisnya mengatakan, atas nama Kepala Kejaksaan Negeri Depok Arief Sapriyanto selaku Kepala Seksi
Pidana Umum, menunjuk Jaksa Muda Siswatiningsih, Jaksa
Pratama Devi Ferdiani, dan Ajun Jaksa Tompeyan Jovi Pasar
sebagai jaksa penuntut umum dalam proses penuntutan
terhadap terdakwa SM. SM sebelumnya juga pengurus
gereja. Korban adalah anak-anak di bawah umur di lingkungan gereja itu. Diyakini SM sudah beraksi lebih dari 10
tahun. (GIO)
PENANGGULANGAN BENCANA
Warga Khawatir
Banjir Besar Terulang
JAKARTA, KOMPAS — Memasuki musim hujan, warga Kelurahan
Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, khawatir akan potensi
banjir setinggi 3 meter, seperti pada Januari silam. Hal ini
karena belum semua bantaran sungai di sana diturap.
Sempadan sungai yang ada di RW 004 Kebon Baru sudah
dibeton dan dibangun tembok setinggi 4 meter. Namun,
sempadan sungai di wilayah RW 010 sama sekali belum
dibeton ataupun diturap. Dengan demikian, banjir berpotensi
melanda wilayah tersebut.
Di RW 004 ada rumah pompa yang mampu memompa 300
liter air per detik. Namun, pada Januari itu, kapasitas pompa
tidak mampu menanggulangi banjir.
”Tentu masih cemas. Waktu bulan Januari ketinggian air
mencapai 3 meter. Rumah saya dan rumah lain sepanjang
sempadan sungai terendam,” kata Ira, warga RW 004 Kebon
Baru yang rumahnya tepat di depan bantaran Sungai Ciliwung,
Kamis (24/9/2020).
Padahal, rumah Ira sudah ditinggikan dan lantainya diuruk
tanah setinggi 1,7 meter. Ia berharap pengerukan sungai dan
pembangunan beton di bantaran bisa segera rampung sehingga upaya pengendalian banjir berjalan efektif.
Harapan senada disampaikan petugas rumah pompa Nasohi, yang juga penduduk asli Kebon Baru. ”Minimal kalau
belum bisa ditembok pinggir sungainya, dikeruk dulu seperti
beberapa tahun lalu,” kata Nasohi.
Menurut dia, sejak 2014 ada ekskavator yang selalu mengeruk sedimentasi tanah, lumpur, dan sampah di Sungai
Ciliwung di wilayah Kebon Baru. Hal ini sangat membantu
pencegahan banjir. Pengerukan terakhir dilakukan pada 2015
oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan
Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya.
Setelah lima tahun tidak ada pengerukan, di seberang
Kebon Baru, tepatnya sisi Kelurahan Bidara Cina, Jakarta
Timur, terbentuk endapan tanah selebar lebih kurang 6 meter.
Ironisnya, endapan itu dipakai untuk membuang sampah.
Secara terpisah, Juaini Yusuf, Kepala Dinas Sumber Daya
Air DKI Jakarta, menyatakan, pihaknya mendapatkan alokasi
pinjaman dana dari pemerintah pusat dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 5,2 triliun untuk
pengendalian banjir di Jakarta. Menurut rencana, pinjaman
dialokasikan untuk membiayai pekerjaan pada 2020-2022.
Untuk pengendalian banjir, dinas SDA mengoperasikan
ratusan pompa air, serta pengerukan kali ataupun saluran
penghubung. Anggaran dari PEN dipakai untuk pembebasan
lahan bagi pembangunan polder atau kolam retensi.
”Pembebasan lahan kami targetkan bisa dilakukan tahun ini
karena sekarang kami masih mendata kembali bidang-bidang.
Kalau pembangunan targetnya mulai 2021,” kata Juaini.
(HLN/DNE)
A-A abad21 Akan Beli Mobil thn
1997-2019 Hub : Mas Tio : 0812.
890.7676 / 0877.8186.1225.TGR
Jeep Rubicon Brute Th 2014
Pemakaian 2016, KM 4 ribuan*
Hitam Hub:021-652.5678
LandRover Defender 2020****
First Edition,Diesel Only At***
Sanny Auto 021-652.5678
RR Evoque 12/13 4pnt merah
met km30rb 3TV,5 cmr Pnrmc
V20 Tp Meridian 087878555255
Accord, Brio, BRV, Civic, CRV,
Mobilio, Jazz, HRV. Bunga 0%
FreePahe1 ClearanceSale Honda
Mugen 7973000, 081318722305
Cuci gudang mobil honda semua
tipe stock 2019 hrg spesial, bisa
TT & krdt s/d 6 th Honda
Permata Serpong 29000123
Cuci gudang mobil honda semua
tipe stock 2019 hrg spesial, bisa
TT & krdt s/d 6 th Honda
Permata Hijau 5332566
Dijual Daihatsu Luxio 1,5 D MT,
Th 2012, Warna Silver Metalic.
Hubungi: 087785316545
Pembatasan sosial berskala besar tahap kedua di Jakarta diperpanjang hingga 11 Oktober.
Pengetatan pengendalian Covid-19 di DKI didorong agar diikuti langkah selaras dari Bodetabek.
JAKARTA, KOMPAS — Pembatasan
sosial berskala besar atau PSBB
kedua di Jakarta diperpanjang
dua pekan lagi hingga 11 Oktober. Keputusan perpanjangan
dilakukan setelah mencermati
potensi kenaikan angka kasus
positif Covid-19 jika diberlakukan pelonggaran.
Gubernur DKI Jakarta Anies
Baswedan, Kamis (24/9/2020),
dalam keterangan tertulis menjelaskan, perpanjangan PSBB
itu sudah merupakan hasil dari
koordinasi Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
”Dalam rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan
kasus Covid-19 di Jabodetabek,
Menko Kemaritiman dan Investasi (Marives) menunjukkan
data bahwa DKI telah melandai
dan terkendali, tetapi kawasan
Bodetabek masih meningkat sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko
Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI
Jakarta selama dua minggu,”
kata Anies.
Kemudian, merujuk pada
Keputusan Gubernur Provinsi
DKI Jakarta Nomor 959 Tahun
2020 dalam poin kedua bagian
memutuskan disebutkan, perpanjangan pembatasan selama
14 hari berikutnya bisa dilakukan jika kasus belum menurun secara signifikan berdasarkan hasil pemantauan dan
evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
Provinsi DKI Jakarta.
Dalam pekan PSBB, menurut
Anies, mulai tampak tanda-tanda pelandaian kasus positif dan
kasus aktif di Jakarta seiring
berkurangnya mobilitas warga.
Pada akhir Agustus terdapat
7.960 kasus aktif. Lalu pada 11
September ada 11.824 kasus aktif.
Pada 12 hari pertama bulan
September, ada 49 persen atau
3.864 kasus aktif tambahan baru. Lalu 12 hari berikutnya, pada PSBB tahap dua, terhitung
pada 23 September tercatat ada
12.277 kasus aktif. Artinya, penambahan jumlah kasus aktif
masih terjadi, tetapi berkurang
menjadi 12 persen atau 1.453
kasus.
”Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita
masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata
rantai penularan. Pemerintah
BSD- 475/500, jl raya 18m-bgsmrh-strgs-cck rmh, kntr, notr,dr
dll.0812.9113.1988 Kreasi pro
Dijual Kontrakan 10 pintu
LT338M2, LB300M2, SHM, IMB,
Dekat Alam Sutra & Graha Raya
Serpong Utara Tangsel. Harga
nego (Pemilik). 0812-8019-0976
C200 th2016, Putih bagus sekali
jok klt,Elc seat,ada serv rec full
ori.Pajak panjang.087877989572
Dijual Rumah Rengas Teratai
Putih, 360m² SHM. cocok kosan
bnyk kmr msk mobil 08l7141400
S450L New Mdl '19/18 Km Low
Hitam like new Pnramic full opt
C200Avg Eqboost19Pth newmdl
0815 811 9900 - 0815 1723 2123
Jatimulya,br renov, 2KT, 110/90
dktUPN Pd.Labu,1.5Mnego,RWP
Sisie 08111550467 / 3925588
Fortuner 2016, silver, 2.4 VRZ
Solar, AT, Nopol Pilihan, Tgn 1,
H:350Jt nego hub 08111869711
Jual BU. Apt.Puri PV Pesangra
han. Jak-bar. 2BR. View Pool,
Furnish. Hub 0811-1517-177
Anandamaya, Tower 3, L.150m²
2BR,Furnish, Rp. 8,6M, RWPrive
Aldila 081287776761/27889488
Kusuma Chandra - SCBD****
3BR 149m² Best Price (Nego)
Serius hub Elias 081 696 0505
Dijual apartment Taman Anggrek
Residence 1 bed, 38m, brandnew,
hub: 081250060088
Ray White CBD Jkt-Open House
Apt. Oasis 1908, L.97, 2KT, 2KM
Devy 08164835999 / 39255888
SahidSudrmnRes103m²,FF,2bdr
1study,2bath,good view,RWCBD
Dessy 3925588 / 08151898775
terus meningkatkan 3T (testing,
tracing, treatment) dan warga
perlu berada di rumah dulu,
hanya bepergian apabila perlu
sekali dan terapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan,
dan menjaga jarak),” kata
Anies.
Kepala Dinas Kesehatan DKI
Jakarta Widyastuti menyatakan, tingkat kesembuhan di
DKI Jakarta sekarang mencapai
77 persen. Namun, karena jumlah kasus aktif masih bertambah, perlu menjadi perhatian.
Hal lainnya yang menjadi perhatian khusus adalah angka kematian. Saat ini, angka kematian sebesar 2,5 persen.
Anies dalam keterangan tertulis itu menyatakan, tanpa
pembatasan ketat dan dengan
tingkat pengetesan tetap seperti
saat ini, pertambahan kasus harian di Jakarta diprediksi 2.000
per hari pada pertengahan Oktober. Kasus aktif akan mencapai 20.000 pada awal November.
Hingga 23 September, Jakarta telah melakukan tes usap
tenggorokan bermetode rantai
polimerase (PCR) terhadap
Jl.Ciasem,Menteng, LT.480,SHM
kotak,sltan*RayWhiteMenteng
081510202000*Yadi*31909333
Jl.Plaju, Thamrin,Lt 682/Lb2000
prime area,for offc I7floor,SHM
Rwbarito7399607,08I385696536
Jual Rmh & Tnh Jl.Malang No.8
Menteng ls.836m²,bangun lama
638m²,hdp Tmr,Sertifat Hak Mi
lik.Hub:Cai Sinaga 08159425000
Kesehatan 4, 353/264m, jln lbr,
sangat strategis ** Ray White
Tomang - Natalia 087782490193
Menteng, 700m². Kotak *****
Jual Cepat *** Hub: Neysa
081385473377, ERA. 39830396
Petojo VIY, rmh kost berjalan
Lt.166m²,18kt (kmr mandi dlm)
jln 2mbl, bbs bnjr ** Ray White
Tomang - Hanel 0816.4847.955
Raden Saleh Raya, Ls. ±2500m,
J-Cpt,komersil bagus, RayWhite
Tomang - Adhitya 08561177388
Gelong Tmr,lt 138m²,lok tenang
kotak, cocok u/tinggal, murah.
Ray White Tomang - Hanel
0816.4847.955/0812.8732.0225
Ray White CBD Jkt-Open House
Jl.MentengAtas, L.1245, 4bngnn
Putri 085894204088 / 3925588
Grogol/Susilo/SHM/100%rumah
Baru 3Lt/100/250m/Full AC/BU
jualcpt.hub Owner 0811 884 884
Ray White CBD Jkt-Open House
Jl.MentengWadas,L.155/180m²
Lola 08161804843/021-3925588
Jl.Dwiwarna,Mgg Bsr, Luas 268,
Shm,jualcpt*RayWhiteMenteng
081510202000*Yadi*31909333
Ray White CBD Jkt-Open House
Kalasan Menteng,245/230,SHM
Teguh 082113508857 / 3925588
Permata Buana,brand new,430/
800m,modern mnmls. RayWhite
Tomang - Natalia 087782490193
Ray White Menteng - 31909333
Bojonegoro, Lt.555, SHM, Kotak
Hrs Terjual*Yuni 08174113523*
Tomang Ry,s.pakai,4.5x15m,3½lt
HGB, strgs, bbs bnjr *RayWhite
Tomang-Effendy 081212670622
Ray White Menteng - 31909333
Jl.Lembang Lt/Lb. 490/500m²
SHM,kotak*Yuni 08174113523*
Benhil 260,Garut 650,Purworejo
800, Denpasar 400,500, Maluku
455,Yamin720,Louis085939llll77
Cibanten,Cideng,213m,turun hrg
best price, rmh bgs, Ray White
Tomang - Adhitya 08561177388
Apt Vitoria jktbrt 33.10m2 1BR
view city stasiun krl sdri new
mrh BU 580jt 081291207048 TP
sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua yang berjalan hampir dua pekan membuat aktivitas warga di sejumlah tempat di Jakarta
jauh berkurang. Namun, rata-rata penambahan kasus positif di DKI masih lebih dari 1.000 kasus per hari dalam sepekan terakhir.
Menteng, Diponegoro - Teuku
Umar 1000 - 3000m, Lembang,
Jambu. Hub 0812-8322-3627
Sensasi Untung beli Mobil
Nissan Livina DP 17Jtan Serena
DP 68Jtan, Data dijemput.
Nissan MT Haryono 0218564760
Dijual Kijng Innova Venturer 2,4
AT, 2017 Diesel Putih, Istimewa
& Terawat. Hub: 087785316545
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Pengunjung berada di salah satu minimarket di Jalan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020). Pemberlakuan pembatasan
Jl Surabaya Menteng, L.1020m²
SHM.bestloc,hrgspecial,RWCBD
Putri 085894204088 / 3925588
Isuzu Panther LV mt black 2017
tgn pertama benar2 istimewa
Km 59 rb an 172jt 08111788977
Dijual cepat Apartemen Bintaro
Parkview 2, Uk. 36 Tower B Lt.6
Harga 410Jt (nego) Minat Hub :
Darian 08111774411.
Anandamaya Twr.1 Lt.16 217m²
3BR Private lift-RayWhite Prive
Sylvie 082110611160 / 3925588
Selaraskan Kebijakan PSBB
Dijual kost 106 kmr, f.okupansi,
Jakpus bonus kost pademangan
10kmr.25M(NG). 082124347899
Ray White Prive - Open House
Jl.Guntur, LT.466/LB.400, SHM
Aldila 081287776761/2788948
RayWhiteCBDJkt-Opho,Mentng
Jl.Bojonegoro Menteng,505/400
Agus 081282735995 / 3925588
Tnh Abang 2, ls.±600m,jual rugi,
best location,komersil,Raywhite
Tomang - Adhitya 08561177388
Alea TownHouse Clndk,190/200
Kt3+1,Km2+1,dpr brsh+ktr,RWP
Sisie 08111550467 / 3925588
Hitung tanah di kbn kacang raya
u/ commercial LT : 322 serius
Lenty 08568060539 RWComm
Denpasar 400 BU-Tirtayasa 400
Kertanegara 855--Turi 320 New
Kemang Dalam 750&1120&2300
Polim 385 guest house 3lt 24kt
Wolter Monginsidi 380 2lt=30M
Simprug Golf 680m-0818208848
Di jual jl Martimbang Raya Lt/Lb
850/900m rumah bagus 5kamar
ada pool hub 081959212000
857.863 orang atau 80.588
orang per sejuta penduduk. Kapasitas tes di Jakarta per minggu lebih dari 6 kali lipat standar
Organisasi Kesehatan Dunia
(WHO). WHO menetapkan
standar jumlah tes ideal bagi
setiap wilayah 1 orang per 1.000
populasi setiap minggu
Pengamat perkotaan dari
Universitas Trisakti, Yayat Supriatna menyatakan, saat ini
persebaran virus korona baru
sudah merata, dengan kluster
paling banyak ada di perkantoran dan permukiman. Kebijakan PSBB memang membatasi, tetapi itu hanya di sektor
tertentu, seperti di perkantoran, pusat perbelanjaan, atau di
angkutan umum. Namun di
sektor
permukiman
atau
rumah, kegiatan tidak bisa dibatasi. Hal ini harus menjadi
fokus DKI pada PSBB perpanjangan agar kasus positif dapat
terus ditekan.
Kerumunan tak berkurang
Sementara PSBB di Tangerang Raya, Banten, memasuki
tahap ke-12 setelah diperpanjang hingga 20 Oktober 2020.
Ray White CBD Jkt-Open House
Bank V, L.85/500,SHGB, Rp25M
Agus 081282735995 / 3925588
Ray White CBD Jkt-Open House
Cibulan IV, Keb.Baru, LT.191m²
Sisie 08111550467 / 3925588
Ray White CBD Jkt-Open House
Jl.Sagu40, L.281/400, 4KT, 3KM
Dessy 08151898775 / 3925588
Gandaria,265/350m, Brand New
Lux,2 lt,S.huni,SHM,strg,Hamka
082121096090RWKSN27090888
Ray White CBD Jkt-Open House
Jl.TmnBend.Jatiluhur,L.305/281
Dina 0811811916/021-3925588
Jl Kencana Setiabudi lt 254/180
Strgs 3KT+paviliun 4KT-RWCBD
Sylvie 3925588 / 082110611160
Ray White CBD Jkt-Open House
Komp Pesona Agung. L.476/433
Putri 085894204088 / 3925588
Jl.Kemang1B,Lt.584/Lb.408,3KT
2KM,2kmp+1, 3carport, RWCBD
Lola 08161804843/021-3925588
Ray White Prive - Open House
Bangka VIIIA, L.750/500,cluster
Aldila 081287776761/27889488
Jl.RayaFatmawati,L.569/280m²
11,5M strgs,cck usaha,RWPrive
Aldila 081287776761/27889488
Ray White Prive - Open House
Bangka XIC,bbs banjir,1068/300
Aldila 081287776761/27889488
Jl.Tawes Dalem, Pasar Minggu
L.460/320m², Rp.8.5M, RWCBD
Sisie 08111550467 / 3925588
Ray White Prive - Open House
Jl.LabuAirAtasCinere,L.376/260
Lola 08161804843/021-3925588
Kby Baru,348/I80m,KT 5+I,KM 4
Jual cepat,strgs,pinggir jln raya
RwBarito7399607-08567557979
Ray White Prive - Open House
Jual Cpt,Jl PangPol IV, 3KT,2KM
Aldila 081287776761/27889488
Kost Jl.Setiabudi, LT.340/LB200
2lt, 24KT+KM di dalam, RWCBD
Lola 08161804843/021-3925588
Ray White Prive - Open House
MampangPrptnXIV,Lt808/Lb880
Sisie 08111550467 / 3925588
Open House*Sabtu dan Minggu
Keby Baru Hanglekiu 331/396
S.poll. SHM Era Griya Selaras
Simprug 08118992558/7260016
OpnHouse RayWhite Kby Barito
Gaharu,678/850, Sbt-Mgg, I3-I5
2½lt,spool,7399607,08II9937993
OpnHouse RayWhite Kby Barito
GdgHijau500/525,Sbt-Mgg I0-I2
2Lt,s.pool,7399607-08II9937993
ngenakan masker ketika melayani pembeli.
Ketika mobilitas antarkota,
utamanya ke DKI, menurun
drastis selama PSBB di Jakarta,
kerumunan di beberapa lokasi
di dalam kota, seperti di Tangsel, juga kawasan Bodetabek
lainnya, memang masih tinggi.
Akibatnya, laju penambahan
kasus positif Covid-19 juga tinggi. Per 24 September 2020, data
dari laman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
Tangsel menyebutkan ada tambahan 27 kasus terkonfirmasi
Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi positif di Tangsel sudah
menembus 1.059 kasus.
Di Jawa Barat, Kabupaten
Bekasi memiliki kasus positif di
kluster industri amat besar. Per
Kamis, ada tambahan 145 kasus
baru Covid-19 sehingga total
ada 2.332 kasus. Rinciannya,
1.974 kasus sembuh, 48 kasus
meninggal, dan 310 kasus dirawat atau isolasi mandiri. Juru
bicara satgas penanganan Covid-19 Bekasi Alamsyah belum
mau berkomentar terkait kasus
di wilayahnya yang terus melaju. (HLN/IGA/VAN)
Prapanca Raya,Termurah bawah
NJOP, Lt.902/450, Bs Office 8 lt
Rwbarito7399607,08I385696536
Duren Tiga, L.947, cocok usaha
SHM, strategis, ramai, RWPrive
Sisie 08111550467 / 3925588
Liga Mas Pancoran, L.218/108
4KT,2KM,bbs bnjir,SHM,RWCBD
Dessy 08151898775 / 3925588
Meski terus diperpanjang sejak
April, PSBB belum dapat menekan kerumunan warga di beberapa lokasi.
Sari (30), salah seorang warga di Perumahan Palem Bintaro, Pondok Aren, Tangerang
Selatan, mengkhawatirkan timbulnya kerumunan warga di tanah kosong dekat tempat tinggalnya. Di sana setiap sore menjelang malam, anak-anak ramai
bermain layang-layang tanpa
mengenakan masker. Selain itu,
orang datang berduyun-duyun
untuk menikmati suasana sore
hari sembari menikmati aneka
kuliner yang tersedia.
”Karena ekonomi lagi sulit,
banyak pedagang memilih jualan di sini. Warga yang bosan di
rumah keluar mencari hiburan.
Tanah kosong itu ideal sebagai
tempat nongkrong. Tempatnya
teduh dan nyaman. Jadi samasama ketemu kebutuhannya,”
ujar Sari, kemarin.
Namun, dari apa yang ia lihat, banyak warga tak mengenakan masker. Mereka juga tidak menjaga jarak aman. Demikian pula dengan pedagang
yang juga tidak disiplin me-
Ray White Prive - Open House
Patra Kuningan IX, LT. 1674m²
Aldila 081287776761/27889488
Ray White Prive - Open House
Simprug golf, LT601/LB500, 5KT
Aldila 081287776761/27889488
Senayan Res,lt.450m,brg langka
harga menarik,nego. Ray White
Tomang - Adhitya 08561177388
Yupiter Raya, VCM. Open House
500/250, Dpn Tmn, sbtu, mnggu
BSM 75912929**0811 89 2929
Pd Pinang FeDex 3M=5KT ****
Pd Indah 7.3M bonus rumah
Lihat janji 0818761697
Jl. Pulomas Brt. Dkt RS. Kartika
Ls : 437m²/550m², 2½lt Kt5+1,
Km:5+1 . RWHIB 081210055191
Pdk Indah,Area Gedung Hijau Ry
Jual Cpt LT/LB 500/450, Swim
Pool * Budiyanto 0.818.9.333.99
Jualcpt.Rmh di Komp.BillyMoon
357/185, 6.5M ng,Shm,RWPrive
Sisie 08111550467 / 3925588
PI--Sek Duta V---550/450--Pool
Jual Cepat--Turun Harga---Nego
Martine----0816.822.683----ERA
Mahagony, L.200/144m², KT3+1
KM2+1, Rp. 2,750M, RWPrive
Sisie 08111550467 / 3925588
Pondok Indah - Kencana Indah
Lt.900m,Layak Huni*Asri * ERA
HOME - Nina ** 0812.9697.861
Pangkalan Jati V - Jatiwaringin
L.490/160m², Rp.5.4M, RWCBD
Sisie 08111550467 / 3925588
Pondok Indah, 291m, rmh bagus
best price, turun hrg! Ray White
Tomang - Adhitya 08561177388
Pulo Asem, LT. 417 / LB. 238m²
5+2KT, 5+2KM, Ray White Prive
Sisie 08111550467 / 3925588
Ray White CBD Jkt-Open House
Jl.Raden Inten, L.246/178, 5bdr
Endi 081338634603 / 3925588
RWhiteCBD Jkt-OpHo, Cipayung
Gebang Sari L.1810, 10KT,12KM
Amby 081807997551 / 3925588
Tnh&rmhtua,Komp.IPTN,Cbubur
lt:4100/600,hrg9Mnego.RWCBD
Tiwik 0811962563 / 3925588
Baru bangun Rmh 3LT, Kelapa
Gading Cengkir barat,6x15, 4KT,
4KM, Bebas banjir.0817776122
Dijual Kav. Komplek Elit Kelapa
Gdg. Lt.1.200m², Hoek, Murah
*Freddy 081382226888. *RWDS
29789789. *David 08970393122
Dijual jl Kelapa Hibrida III Klp
Gading Jakut, 6x15m, 2Lt,baru,
SHM. 08161833705 Ching Hau
Hitung Tanah Saja Rmh Komp.
Elite di Sunter,LT.800m²*RWDS
29789789. Ida 081807476751
Tarian Ry,Klp Gading,jual cpt,3lt
BU, Harga dibawah pasaran,
180m, siap huni, cck u/tinggal,
konveksi,gudang,dll *Ray White
Tomang - Febio 0816 99 77 85
Ray White CBD Jkt-Open House
Jl.DanauAgung,L.363/500,4+4Kt
Dina 0811811916/021-3925588
Sunter Agung, Luas 280 (15x19)
SHM,hit.tnh,Strgs*RWMenteng
081510202000*Yadi*31909333
Ray White CBD Jkt - OpHo - PIK
Cluster rome, L.1059/442, 5KT
Endi 081338634603 / 3925588
Jl.Panjang,bagus,lt.1200m,2lt
cck u/kntor,bank,rmh.RayWhite
Tomang - Natalia 087782490193
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
0IFANQLU
Digital
KOMPAS
13
J U M AT , 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Kamera Ricoh GR III
Kembalinya Roh
Fotografi Hitam Putih
Dalam fotografi digital yang penuh warna, sedikit
produsen kamera digital yang mempertahankan
fokus mereka pada fitur warna monokrom klasik,
yaitu hitam putih. Ketika fotografer berlomba-lomba
menampilkan warna yang lebih indah dari warna
aslinya, maka fotografi digital hitam putih selalu
tampil simpel dan terkadang menyerap roh dan
menyajikan visual yang begitu dalam.
M Yuniadhi Agung
E
ra sekarang adalah masanya
mirrorless, sistem kamera digital
yang mutakhir dan lebih sederhana
strukturnya. Fotografer mulai meninggalkan kamera digital SLR yang berat dan
beralih ke kamera mirrorless yang bisa
diangkat ringan dengan sebelah tangan.
Produsen kamera digital SLR, seperti
Canon dan Nikon, kini harus berbagi
pasar dengan beberapa produsen kamera
mirrorless yang melesat pesat, seperti
Fujifilm dan Sony. Semua membangun
imaji dan menghimpun koloni di dunia
fotografi.
Lalu, bagaimana produsen kamera digital yang namanya tidak disebut di atas
mengikat penggemar fotografi? Jawabannya adalah fokus pada fitur kamera
yang tak banyak digarap produsen lain.
Dalam perjalanan kamera digital, salah
satu yang mempertahankan penampilan
fitur pilihan simulasi warna hitam putihnya adalah kamera Ricoh. Produsen kamera asal Jepang tersebut telah membuat
debut kamera digital kompaknya melalui
seri Ricoh GR sejak 2005. Generasi terakhir Ricoh GR, yaitu Ricoh GR III,
Kramat 7 Ls 1390m SHM kotak
Cck u/townhouse langka*murah
Felix 08988889168 RWComercil
Cikunir Jl. Antilope, Jarang Ada
2Ha, cck u perumahan / apart
Tetry RWSB - 087842091700
Ciledug Raya (depan ramayana)
masih kondisi t'sewa,lt 2400m²
strategis, murah, cck u/ kantor,
retail dll ** Ray White Tomang
*** Hanel 0816.4847.955 ***
dijual kebun diGadog 1km dr Pol
sek Mega mendung lt 10000m²
SHM 3 rumah 082128828236
Dijual tnh 2250m² SHM pinggir
jalan Cagar Alam Selatan Depok
hub08161189721-085815365725
Karawang Tanah10-35ha pinggir
jln Pantura Cikampek km10 arah
Pamanukan.sumano0817862805
Rancamaya Golf Est. - Kavling
1.605m² View Golf - Hole 12
Serius hub Elias 081 696 0505
Ampera ls.2860 hrg 13jt,Gaharu
Ls.307 hrg 22jt & ls.250 hrg 23jt
Ike 081808361616 RWCipete
Dijual Tnh Ls.632m2 Jl.Gunung
Balong Satu Lebak Bulus:
0821.24346635/0815.10246686
Radio Dlm Jl. Deperdag I 167m
Murah hrg covid 081380960999
Profesional Properti 27828082
Tanah Commercial Mampang
Prapatan LT/LB : 1442m/750m
Alvin 081343558781 RWComrcl
A.Ferhat 08179869966, Cawang
Halim, 4446m²,Kotak,HGB 2049
Harga OK, Jual Cepat!!! RWKSN
RAYWHITE PRESTIGE
Kav Industri Legok Ls.7.8Ha
Sudah Pagar Keliling, Lokasi
Super Bagus & Sgt Langka
Ahong 087881666776/45868999
BU Tnh Gading Kirana Ry.Gratis
Rumah Mewah 14x17,HGB.2037
Full marmer,10AC,08988889168
Dijual Gudang Jl. Agung Timur
dkt McDonald Sunter, LT.2700,
LB.2268, strategis posisi masih
tersewa smp Nop. 2022,
Hubungi: 08159858525
Gudang Bitung Ry Serang km12
Luas 3,3ha+2,2ha SHM dpn McD
Felix 08988889168 RWComercil
Gudang Green Sedayu Cakung
Jual/Sewa 9x18 Kantor fan
Timur. RW Moi 0852 1808 9985
Gudang KlapaNunggal Bogor BU
lt 6000/lb 3000 ada kantor500m
Felix 08988889168 RWComercil
Gudang Sunter - Pulo Gadung
3000m - 6500m, Murah. Bagus
JANSENS 0817889789 *RWDS
Gudang Tangerang 7Ha / 3Ha &
7.200 m², Murah Sekali * * *
JANSENS 0817889789. *RWDS
Jl Pemuda Gedung luas 660m
Zona komersial lebar muka 20m
Bs bangun 8 lt u/ kantor, hotel
Felix 08988889168 RWComercil
Jual Toko di Rawasari. Perc.
Negara, Ls 107m2. Hrg NJOP
tanah saja.hub.0811-1517-177
Kav 1.2ha MH.Thamrin Cikokol
sbrg RS Awal Bros cck gud/pbrk
BU 9jt nego Elias 081 696 0505
Beberapa hasil
pemotretan dengan
menggunakan simulasi
hi BW kamera Ricoh
GR III.
kamera tersebut juga tetap
mempertahankan kalibrasi simulasi warna hitam putih yang
menjadi fitur istimewa. Hal ini
hanya diketahui orang-orang
yang telah memahami karakter
hasil foto Ricoh.
Seperti era manual
Demikian juga pada Ricoh
GR III. Hasil foto berwarna
pada kamera ini tidaklah istimewa. Mata awam hampir tak
bisa melihat perbedaan dengan
hasil foto warna dari kamera
Jl Ry Bekasi Klender no 8 SHGB
Gudang & kantor Lt 1650/520m
zona komersial 5mnt dr Pemuda
Felix 08988889168 RWComercil
Ruko 2 gandeng,dibawah NJOP,
Jl. P.jayakarta 45 Komp. Kota
indah3,5Lt.176m2.08388345388
Ruko 3 1/2 Lantai uk 4,5 x 45,
LT 182/LB 340 di Jl.Haji Ung
Kemayoran Jakpus. 0811170837
Ruko 3Lt&restonya sdg berjalan
baik,cocok u/daerah Bisnis buat
Chinese food, Mcd,KFC,Hokben,
Jl.Susilo Raya 18 Grogol. BU hrg
bawah pasar 5,5x39,5mtr. Hub
Uyung 08161926496
Ruko gandeng Jl Bolevar Raya
Blok J 4 no 9 (5x15mtr). Rumah
blkg 6x20m.Hub 081519713838
T.996/B.650 Kotak R6, SHM ;
Jalan Panjang Raya, Strategis ;
Anto Brighton 085156954495
Disewakan Gudang Daan Mogot
Ls680/450m lokasi pinggir jalan
Deket Indosiar. 0855.808.1707
Tanah Depan Stasiun KRL Daru
Luas -/+ 5ha. Izin lokasi 137ha.
Hubungi: 085216877733 TP
Agung Perkasa9 Blok K1 Sunter
Depan Carefour Gudang 40x66=
2640m². 2Kav.Toto.0817862805
Tanah&rmah Jl.Siguntang,Ciloto
3KT,2KM, LT.5640/LB.128, SHM
Lingk bgs,Hub.Dina 0811811916
Dijual Cepat Ruko 4Lt, LT 89m²
LB 250m². Jl Pelita Kampung
Janis (pekojan 2). 0816816016
Dijual ruko+tanah di jln mangga
dua raya, luas 690m, hrg njop,
hub agent: 081250060088
Dijual/DisewaGudang Kaliabang
Tengah Bekasi Luas : 5300 m2
Surya RWHIB 081932113155
Dijual/Sewa Lt.10.770/Lb.3.600
Jl.Ry Cileungsi Jonggol 50m Sebelum Mekarsari, 0816 834 509
Cideng Barat, Lt.355m (±12x29)
SHM, Jarang ada ** Ray White
Tomang - Febio 0816 99 77 85
Gedung Fortuna Mampang, 4.5lt
LT 1830/LB 4815,HGB, RWPrive
Sylvie 082110611160 / 3925588
Tnh Abang 2, Kavl siap bangun,
Lt.1100m²,komersil area,jarang
ada, strategis ** Ray White
Tomang - Hanel 0816.4847.955
Gudang Kembangan Selatan Ry
1250/500m*3 menit ke tol Puri
jalan besar-harga mnarik SHGB
Felix08988889168 RWComercial
MargondaRaya,Depok,cck untuk
kantor,resto,Showroom I09/500
RWBarito 7399607-08I6 790 I96
Bgun Rmh,Htl,Ruko,Kwlts,amnh
pglmn 20th www.hilmyjaya.com
021. 4223 047 / 0878 8232 9533
Beli Arloji & Berlian dg hrg tgg
rolex dll.King Arloji,0817115416
jl.kyai maja 7C dpn psr mayestik
KERAWANG
Pabrik Jatiuwung, Tgr, Lt. 2,4Ha
strg,lengkp instalasi,mesin,Susi
081310384009RWKSN27090888
RAYWHITE PRESTIGE
Ahli Bocor. gdg. ktr. rmh. tembk
k.mndi.dak.dll.100%Garansi.tgg
jwb.Raja bocor: 082112239999
Jual Murah Tnh Wisata terkenal
Bandung,LT:5.2Hektar,bgs, HGB,
Sekar-MAXI Pro 081809001600
Pabrik Gn.Putri Sedap Sari Bgr
L.15.959/7.710, SHM, RWPrive
Sisie 08111550467 / 3925588
Rk Gandeng Boulevard Ry 280m
Murah 08159954554/45868999
A.J. Kontruksi Jasa Bangun
Baru, renovasi-steel- interior &
eksterior.kualits, hrga komptitiv
free design. Hub: 085280732636
Butuh Alat - alat olahraga. Klik:
www.idachifitness.com/Hub:Jkt
083871861095; Tgr 0812-11971208;Bdg 0812-8991-2397;Jogja
08111019738;Bali 08123812761;
Ptk 081254137661; Srby 082226226817; Plg 082371852099.
DENPASAR
Jual sangat murah Villa di Nusa
Dua baru renov fullfurnis (baru)
.1.8M.4kt.4km.Pool. Lt/b 175m²
/225m². roof top view GWK.
0818152600; 081298887008.
Penampilan kamera GR III
yang ramping dan kecil dirancang untuk fotografi spontan
dan cocok digunakan untuk fotografi jalanan. Dengan menggunakan lensa tunggal 28 mm,
maka obyek yang dekat dengan
fotografer terekam beserta latar
di belakangnya sehingga membuat bingkai foto penuh. Kamera
Ricoh GR III tak cocok untuk
pemotretan profil karena lebar
lensanya membuat kesulitan
menentukan posisi obyek.
Dimensi Ricoh GR III sedikit
lebih kecil dan ramping dari
generasi sebelumnya, GR II.
Meski beberapa fitur ditambahkan, seperti layar sentuh dan
sistem operasional yang lebih
mudah digunakan, ada satu hal
yang disayangkan, yaitu tidak
adanya lampu blitz di bodi kamera. Pada seri GR sebelumnya,
pencahayaan fill-in dengan lampu blitz kamera menambahkan
nuansa pada foto. Pada GR III
ini hanya disediakan soket untuk tambahan lampu blitz yang
harus dibeli lagi.
Konsumsi baterai cukup boros sehingga harus siap dengan
cadangan baterai, sementara
untuk penggunaan kamera secara terus-menerus dalam waktu yang lama, bodi kamera cepat
panas sehingga kurang nyaman
saat dipakai.
Dengan harga yang lumayan
tinggi, kamera Ricoh GR III
tidak akan menjadi kamera pertama atau utama para fotografer. Namun, dengan kekuatan
simulasi hitam putihnya, kamera ini bisa menjadi kamera pendamping yang mendapatkan
tempat yang istimewa bagi mereka yang menggemari fotografi
hitam putih.
Dicri Manager Mrkting Devlper,
S1, Pglm 5 thn Area Tangsel, CV
: [email protected]
Mau bisnis wst alam saat covid
prospek bagus, jual 2ha murah
350rb/m², bali barat. SHM, ada
ijin wsta, Jl hotmix 0818771962
SEMARANG
Rumah Tingkat Lt.500/Lb.300
m2. 4.75M Nego. Lokasi Tirto
Agung Semarang. 08122939305
SERANG
Serang Jl Raya Palka 12 hektar
Desa Curuggoong Padarincang
jalan 2arah*ada sumber air*hgb
Felix 08988889168 RWComercil
SURAKARTA
Jual Tnh strategis d Matesih.
Hrg Mhl. Ls 2.026 m². Full SHM.
Hub Julia S. 0812 4876 7775
YOGYAKARTA
Jual Rmh Sederhana, LT235m2,
LB180m2, 4 kmr kos,200m utra
Kampus UGM, H:087839410497
SEWA Ruang Usaha, LT1350,
LB360, Parkir Luas, Pusat Kota di
Timoho, Hub:087839410497
BANDUNG
Melawai 6, Lt 200m, 5 LT, jalan
utama, cocok usaha/resto harga
Murah. 0813-1031-5315
Ray White Prive-OpHo, Cirebon
Hotel Ibis Jl.Siliwangi, 138kmr
Aldila 081287776761/27889488
Tutup Kartu Kredit/KTA/Pinj OL
Reschedule/disc-80%(pemutihn)
Legal! Senayan 0812 8783 7798
digital merek lain. Namun, ketika beralih pada fitur simulasi
warna hitam putih, kamera Ricoh GR III langsung menyajikan hasil fotografi hitam putih
yang hasilnya seperti pada era
kamera manual.
Beberapa merek kamera digital sebenarnya juga menyediakan fitur simulasi warna hitam putih. Namun, nuansa foto
digitalnya sangat terasa dan hasilnya gradasi pencahayaan terang menuju gelap terlalu panjang. Itu membuat nuansa klasik hitam putihnya tidak begitu
terasa.
Saat kerinduan akan hasil foto hitam putih klasik tak tersalurkan pada kamera digital,
akhirnya para fotografer menyerahkan pada peranti lunak
pengolah foto untuk memberikan nuansa klasiknya.
Pada Ricoh GR III, ada empat
pilihan simulasi warna hitam
putih, yaitu BW, soft BW, hard
DAERAH-DAERAH
Marunda 4000, 8600m, 12000m
garasi,gudang, pabrik Murah BU
Felix08988889168 RWComercial
Ray White PIK 021-21584198
Jualmrh ruko hoek di CBD Empo
Lt 5.x15. 5lt*Nini 08161844892
Belum lapor SPT? Belum punya
pembukuan? Kami bantu harga
bersahabat, H: 0819 3801 8181
Beli Berlian,Rolex dll dgn harga
tertinggi. Trima jual sementara
toko Goodwill. 0819 32 9191 99
Kost2an di Tebet,Lt.200, Lb.444,
Kt.27, Km.27, AC 27, 3 Lantai
Surya RWHIB : 081932113155
RAYWHITE PRESTIGE
Tanah Pergudangan Balaraja
23Ha Lokasi Super Bagus * *
Ahong 087881666776/45868999
TomangRy ex Lea jeans,1800m²
tembus belakang,jrng ada,area
komersil,cck u/gedung tinggi,dll
Ray White Tomang - Hanel
0816.4847.955/0812.8732.0225
semakin menegaskan bahwa jiwa fotografi hitam putih tak pernah padam.
Ricoh bisa disebut sebagai ”pemberontak” di dunia fotografi digital. Merek
ini tak terlalu populer dan hanya menjadi
pembahasan di kalangan tertentu. Ketika
sejumlah produsen kamera digital mencari bentuk kamera yang kian nyaman
dipegang dan digunakan, Ricoh melalui
seri digital GR sejak awal konsisten pada
bentuk yang kompak, yaitu kecil, mudah
digenggam, tetapi tetap menonjolkan performa. Kamera GR III yang dirilis pada
2018 bahkan adalah ”kamera saku”, kamera yang ukurannya kecil sehingga bisa
dimasukkan ke saku celana.
Desain kamera Ricoh seri GR digital
cukup kaku dan seperti tidak mengikuti
arus zaman. Bentuknya sederhana seperti
halnya pada awal era kamera saku digital
dan tidak banyak berubah hingga ke generasi terbarunya. Bodi kamera berwarna
hitam yang terlihat monoton seolah menolak perkembangan.
Meski demikian, kesederhanaan desain
Ricoh GR digital ini menjadi kekhasan
mereka. Selain menjaga penampilan, seri
FOTO -FOTO: KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
BW, dan hi BW. Semuanya memiliki rentang kontras yang
berbeda. Pada posisi BW, fotografer bisa memainkan zona
sistem pencahayaan yang menjadi teori dasar fotografi hitam
putih dan populer melalui foto-foto lanskap Ansel Adams.
Jika memilih simulasi hi BW,
maka fotografer bisa mengeksplorasi obyek dengan tingkat
kontras tinggi yang mengingatkan pada karya foto jalanan
Daido Moriyama.
Pengaturan pada simulasi hi
BW menjadi pilihan terbaik ketika menggunakan kamera ini.
Pada hi BW, roh fotografi hitam
putih keluar liar dan membuat
fotografer bebas mengekspresikan diri saat membingkai obyek
foto.
Fotografi adalah soal rasa dan
terkadang melalui foto hitam
putih fotografer bisa bertutur
visual lebih dalam. Kendali utamanya adalah mata dan interpretasi kita pada obyek, sementara mode hi BW menjadi penghubungnya. Hasil foto hi BW
yang kontras cenderung memberikan pemaknaan lebih dan
terkadang memunculkan kesan
dalam, tegas, dan kelam. Sebuah
drama pada sebingkai foto hitam putih.
Foto simulasi warna hitam
putih kamera Ricoh GR III menyajikan nuansa nostalgia. Gradasi warna dari hitam pekat
menuju ke abu-abu hingga ke
putih terang mengingatkan pada hasil foto hitam putih menggunakan film negatif klasik, seperti Kodak Tmax atau Ilford.
Semua tersaji hampir serupa
dengan film negatif hitam putih
sehingga tak perlu lagi melakukan olah digital.
Hlg BPKB a/n Bambang Zakaria
nka MHSG3120HJ419563 nosin
G3E4E0585923 Ymh F-5629-FBT
Bth adm Import.wnt.dibwh 30th
Expr,B.Ingg,B.Mandarin lbh bgs
E:[email protected]
Dibutuhkan 1.Tele Marketing yg
berpengalaman, bisa surat men
yurat dan pandai berkomunikasi
dg customer. Lamaran via Email
[email protected]
Dbthkn: 1.Accounting & finance
manager.
2.Staff
account
receieable, 3.Inventory control,
4.warehouse manager consumer
goods. syrt: pny surat referensi
kerja, pnglmn 2th, sdh terbiasa
kerja dgn target dan deadline.
CV: [email protected]
BRCVTRFM
¢
14
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Olahraga
Bursa Transfer Lesu
PLAYOFF NBA
Tyler Herro, Kentucky,
dan Ayam Goreng
Sepekan jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim luar biasa 2020-2021, aktivitas transfer
pemain masih lesu. Hal ini tidak terlepas dari masalah finansial yang mendera klub-klub.
JAKARTA, KOMPAS — Semua klub
di Shopee Liga 1 Indonesia intens melakukan persiapan
menjelang bergulirnya musim
luar biasa 2020-2021, pekan depan. Namun, hingga Kamis
(24/9/2020), belum ada klub
yang memanfaatkan bursa
transfer pemain untuk menambah amunisi tim.
Meski Liga 1 musim luar biasa ini marak dengan penyesuaian regulasi akibat pandemi,
seperti ditiadakannya promosi
dan degradasi, transfer pemain
tetap diberlakukan. Padahal,
delapan dari 18 tim peserta Liga
1 menolaknya.
Hal itu terungkap dalam rapat manajer tim peserta dengan
PT Liga Indonesia Baru (LIB)
pada 21 September. Tujuh
klub lainnya memilih setuju
dibukanya transfer pemain,
adapun tiga klub bersikap abstain.
Namun, PT LIB memutuskan jendela transfer dibuka sehingga klub-klub bisa merekrut
pemain baru. Hal itu diperkuat
pemberitahuan PSSI mengenai
persetujuan FIFA atas perubahan transfer matching system
periode 2 Liga 1 yang seharusnya berlangsung 21 Juli
hingga 19 Agustus menjadi 21
September hingga 18 Oktober.
Meski begitu, belum ada klub
yang mengontrak pemain baru.
Mayoritas klub justru kehilangan para pemain utama yang
tidak menyepakati renegosiasi
kontrak. Ada pula klub yang
meminjamkan pemainnya untuk klub-klub Liga 2.
PSM Makassar, misalnya, kehilangan striker Ferdinand Sinaga yang hijrah ke PSMS Medan bek Dedy Gusmawan yang
pindah ke Sulut United. Dua
pemain lainnya, Irsyad Maulana dan Leo Guntara, pindah
ke Semen Padang. Keempat pemain itu akan melanjutkan karier di Liga 2.
Supremasi Kentucky
ANTARA/PRASETIA FAUZANI
Pesepak bola Persik Kediri, Andri Ibo (kanan), mengikuti latihan fisik menjelang digulirkannya kembali kompetisi Liga 1 di Stadion
Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (21/9/2020). Mantan pemain Persipura Jayapura itu kembali berlatih bersama rekan
setimnya setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
PSM enggan memanfaatkan
bursa transfer untuk mencari
pengganti keempat pemain
itu. Selain masih menunggu
empat pemain asing yang dipulangkan ke negara asal masing-masing, Maret lalu, PSM
memilih mengorbitkan sejumlah pemain akademinya yang
berusia di bawah 20 tahun.
Sembilan pemain akademi PSM
telah ikut berlatih dengan skuad tim utama sejak Senin
(21/9).
”Menurut pelatih, para pemain akademi layak diberi kesempatan. Mereka akan dipercaya mengisi skuad utama PSM
di Liga 1,” ujar Sulaiman Abdul
Karim, Media Officer PSM, dihubungi dari Jakarta.
Langkah serupa diambil tim
promosi Persita Tangerang.
Meskipun kehilangan salah satu
pemain asingnya, gelandang serang Mateo Bustos, yang memilih mundur akibat pandemi,
Persita memutuskan tidak
mencari pemain asing baru.
”Kami tentu kehilangan sosok Bustos di lapangan, tetapi
pemain asing yang tersisa sudah
cukup memenuhi kebutuhan
taktikal dan permainan tim. Kami akan memaksimalkan pemain di tim guna menggantikan
Bustos,” kata Manajer Persita I
Nyoman Suryanthara.
MOTOGP
Marquez Menatap Portimao
BARCELONA, RABU — Penantian
panjang Marc Marquez untuk
kembali membalap mulai menunjukkan titik terang. Tubuhnya mulai memanggil untuk kembali berlatih lebih intensif. Marquez pun bersiap
melepas pelindung lengan kanan atas yang cedera untuk
fokus mengembalikan kekuatan otot-ototnya. Juara dunia
enam kali MotoGP itu mulai
menatap Portimao, Portugal,
sebagai sirkuit pertama setelah pemulihan cedera.
Marquez mulai berlatih pada 15 September, enam pekan
setelah operasi kedua tulang
lengan kanan bagian atas atau
humerus pada 3 Agustus. Dia
menempuh jarak 7,53 kilometer dalam 31 menit 14 detik.
Ini pertanda positif karena dia
bisa mencetak pace dalam
rentang 4 menit hingga 4 menit 10 detik per kilometer.
Marquez bahkan mengaku
terkejut karena pace normalnya adalah 3 menit 50 detik.
Sinyal positif itu membuat
Marquez semakin optimistis.
Dia pun mengolah kembali
tubuhnya dengan variasi lari
dan bersepeda, latihan kardio,
kekuatan otot kaki serta lengan kiri. Dia belum bisa melatih lengan kanan karena masih dalam proses pemulihan.
Bahkan, pelindung lengan atas
dari karbon masih terpasang
T
idak ada yang menyangka Tyler Herro (20), sebagai
pemain urutan ke-13 dalam draft musim ini, mampu
berbuat banyak. Namanya dianggap angin lalu dibandingkan rookie favorit penggemar, Ja Morant (Memphis
Grizzlies) dan Zion Williamson (New Orleans Pelicans).
Kenyataan berbalik. Saat tim Morant dan Williamson
sudah tersingkir, Herro mengejutkan semua orang pada
Kamis (24/9/2020) waktu Indonesia. Dia menjadi pahlawan
kemenangan Miami Heat atas Boston Celtics, 112-109, pada
gim 4 final Wilayah Timur. Bocah ini mengguncang NBA
lewat raihan 37 poin dari bangku cadangan. Dia memasukkan poin demi poin dari mana saja, lewat lemparan
perimeter dan tiga angka ataupun penetrasi area dalam.
Capaian Herro kemarin sangat fantastis. Jumlah poin itu
merupakan yang terbanyak kedua sepanjang sejarah dari
pemain berusia 20 tahun. Hanya legenda hidup Lakers,
Magic Johnson (42 poin), yang mengalahkannya. Itu pun
terjadi empat dekade lalu.
Gaya bermainnya mirip megabintang Warriors, Stephen
Curry. Kepercayaan dirinya seperti legenda hidup Michael
Jordan. Etos kerjanya persis seperti senior Heat, Jimmy
Butler. Kunci utama perkembangan pesat guard setinggi 1,96
meter ini adalah etos kerja. Dia bisa mengimbangi porsi
latihan Butler, pemain yang punya etos kerja mendekati
mendiang Kobe Byrant.
”Dia (Herro) punya percaya diri, tetapi dia rendah hati.
Mau bekerja keras, mau dilatih, dan mau mendengar masukan dari veteran tim,” kata Pelatih Heat Erik Spoelstra.
AP PHOTO
Marc Marquez
supaya tulang yang retak tidak
mengalami pergeseran. Marquez berharap pekan depan
sudah bisa melepas pelindung
lengan kanan itu dan mulai
menjalani proses penguatan
otot dengan lebih baik.
Perlu bersabar
Marquez sadar, proses ini
tidak bisa cepat. Dia perlu
bersabar dan fokus menjalani
program pemulihan meskipun sudah sangat rindu memacu sepeda motor. Dia
mengungkapkan proses pemulihan dan target ke depan
di MotoGP dalam wawancara
khusus yang disajikan oleh
Honda Racing Corporation,
Rabu (23/9/2020).
”Terkait dengan kondisi fisik, sekarang saya dalam momen yang bagus. Tetapi, tentu
saya masih sangat jauh dari
level normal. Benar bahwa pekan lalu saya mulai berlari dan
bersepeda. Dari sisi kardio, kaki, dan lengan kiri, kondisi
saya cukup bagus. Tetapi, terkait dengan lengan kanan, saya masih perlu melakukan sejumlah langkah besar, dan kami sekarang mulai melakukan
latihan lebih banyak. Saya tahu bahwa kami di jalur yang
bagus. Tetapi, saya tidak tahu
apakah saya akan berada di
atas motor dalam satu bulan,
dalam dua pekan, atau dalam
dua bulan,” papar Marquez.
Namun, Marquez berharap
dirinya bisa menjalani balapan
di Portimao yang menjadi seri
penutup musim ini, pada 22
November. ”Saya berharap
berada di sana. Saya berharap
balapan di sana dengan MotoGP karena saya menjalani tes
di sana dengan motor Moto2
pada 2012,” kata Marquez.
Musim ini memang sudah
berakhir lebih awal bagi Marquez, dalam konteks perburuan gelar juara. Namun, dia
menegaskan bahwa tim sesukses Honda bisa mengalami
masa-masa sulit. Dia berjanji
kepada para penggemarnya
untuk tetap bersabar dan optimistis pada musim berikutnya. ”Jangan khawatir, kami
akan kembali ke puncak,” ujar
Marquez. (ANG)
VA R I A O L A H R AG A
Jumlah Penonton Perancis Terbuka
Belum Dipastikan
Olimpiade Jalan Terus Tanpa
Harus Menunggu Vaksin
Rencana Federasi Tenis Perancis (FFT)
menggelar Perancis Terbuka di Roland Garros, Paris, 27 September-11 Oktober, dengan
penonton tak mudah diwujudkan. Pemerintah Perancis mengeluarkan peraturan baru
membatasi berkumpulnya massa hingga hanya seribu orang. Peraturan itu dikeluarkan
Rabu (23/9/2020) seiring dengan tingginya
penambahan kasus Covid-19 pada September.
Akibatnya, Paris dan 10 kota lainnya digolongkan pada zona merah. Sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Perancis pada Februari,
jumlah penambahan kasus per hari pada September menjadi yang tertinggi. Pada 18, 19,
dan 23 September terdapat penambahan masing-masing 13.000-an kasus. Dengan perkembangan situasi ini, penyelenggara Perancis Terbuka harus mengubah jumlah penonton yang boleh datang ke arena. Semula panitia menjual 5.000 tiket per hari untuk penonton di Stadion Philippe Chatrier, arena
utama Roland Garros. (AP/AFP/REUTERS/IYA)
Presiden Komite Olimpiade Internasional
(IOC) Thomas Bach mengatakan, Olimpiade
Tokyo 2020 dapat berjalan tahun depan meski tanpa vaksin Covid-19. Pada pertemuan
virtual dengan panitia Tokyo 2020, Kamis
(24/9/2020), Bach berjanji memastikan ajang
olahraga yang telah ditunda satu tahun itu
berjalan sukses pada 23 Juli-8 Agustus 2021.
”Kita lihat dunia olahraga perlahan tetapi
pasti kembali dilagakan, sejumlah ajang besar
berhasil diorganisasi, termasuk di Jepang. Begitu juga ajang yang kompleks seperti Tour de
France, yang menunjukkan kepada dunia, kita
bisa menggelar ajang olahraga secara aman
meski tanpa vaksin,” ujar Bach. Namun, adanya vaksin dan tes cepat yang akurat pasti
akan diterima dengan baik untuk menggelar
Olimpiade, tambahnya. Bach mengatakan
mustahil membuat rencana kontingensi untuk setiap skenario sehingga panitia tak perlu
buru-buru memutuskan bagaimana Olimpiade akan dijalankan. (AFP/WAS)
Masalah finansial
Menurut Pelatih Persipura
Jayapura Jacksen F Tiago, perginya sejumlah pemain asing
menunjukkan masalah finansial yang kini dialami klub-klub
peserta Liga 1. ”Maka itu, saya
tidak mengerti kenapa bursa
transfer dibuka?” ujarnya.
Atas dasar itu, Jacksen pun
tidak akan mendatangkan pemain baru. Padahal, Persipura
telah kehilangan dua pemain
asingnya, yaitu penyerang
Sylvano Comvalius dan bek Arthur Cunha, yang tidak memperpanjang kontraknya di Persipura.
Kedua pemain itu telah ber-
gabung dengan klub Liga Utama Malta, Sliema Wanderers.
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts menilai, keputusan PSSI dan PT LIB membuka bursa transfer saat ini tidak logis, mengingat itu direncanakan kembali dibuka pada
akhir paruh pertama musim ini,
yaitu Desember.
”Bagi tim yang melanjutkan
kompetisi tanpa pemain asing,
seharusnya itu menjadi tanggung jawab setiap klub. Sebaiknya ada transparansi sebelum
mengambil keputusan (dibukanya jendela transfer) itu,” kata
Alberts dalam keterangannya di
laman resmi Persib. (SAN)
Meski lahir dan besar di Milwaukee, Herro berada di
posisi saat ini karena Kentucky. Berawal dari keputusan
Herro pindah ke tim universitas Kentucky Wildcats setelah
lulus sekolah pada 2018. Di salah satu tim universitas terbaik
itu, namanya semakin sering terdengar.
Heat memilih Herro karena memiliki koneksi dengan
Wildcats. Presiden Heat Pat Riley dan center Heat, Bam
Adebayo, merupakan mantan pemain Wildcats.
Di Wildcats, dia dibina oleh pelatih hall of fame John
Calipari yang punya tangan dingin menghasilkan bintang
NBA, antara lain Anthony Davis, di Los Angeles Lakers.
Calipari mengajari Herro permainan tim dengan kerja
keras tinggi. Sang pelatih tidak mau ada permainan serakah
dan ego bintang di timnya. Dia juga ingin semua pemain
melampaui batas ketika latihan ataupun pertandingan.
”Setiap permainan di Kentucky sudah seperti ajang Super
Bowl. Anda tahu artinya? Semua tembakan berarti. Mereka
bisa merasakan atmosfer NBA. Lihat saja Herro, baru 20
tahun sudah mampu bermain lebih banyak dari yang lain,”
tutur Calipari.
Bersama Herro, saat ini binaan Kentucky sukses menguasai final wilayah. Di Heat, ada Herro dan Adebayo. Sementara itu, ada Davis (Lakers) dan Jamal Murray (Nuggets)
yang sedang bertarung di barat.
Kentucky pun tidak lagi dikenal hanya karena merajai
waralaba ayam goreng. Sekarang, mereka juga merajai dalam
urusan melahirkan para pemain terbaik di NBA. Kehadiran
Herro semakin menegaskan itu. (AP/KEL)
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
Umum 15
Sanksi Ringan untuk Firli
A R S I P
www.kompasdata.id
Juan Peron
Presiden Baru Argentina
Sanksi ringan yang dijatuhkan kepada Ketua KPK Firli Bahuri dalam perkara penggunaan helikopter untuk perjalanan pribadi dinilai belum cukup. Sanksi ringan itu dapat menjadi preseden.
JAKARTA,KOMPAS — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
Firli Bahuri diputus bersalah
melanggar kode etik dan pedoman perilaku KPK oleh Dewan Pengawas KPK karena terbukti menggunakan helikopter
untuk perjalanan pribadi pada
Juni 2020. Sanksi ringan yang
dijatuhkan untuk Firli dalam
perkara ini dinilai belum cukup
dan dapat menjadi preseden bagi pelanggaran sejenis.
Dalam sidang putusan yang
dipimpin Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK sekaligus
Ketua Majelis Tumpak H Panggabean, di Jakarta, Kamis
(24/9/2020), Firli dinyatakan
terbukti melanggar Pasal 4 Ayat
(1) Huruf n dan Pasal 8 Ayat (1)
Huruf f Peraturan Dewas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.
”Menghukum terperiksa dengan sanksi ringan berupa
teguran tertulis II, yaitu agar
terperiksa tidak mengulangi la-
gi perbuatannya dan agar terperiksa sebagai Ketua KPK senantiasa menjaga sikap dan perilaku dengan menaati larangan
dan kewajiban yang diatur dalam kode etik dan pedoman
perilaku KPK,” kata Tumpak.
Tumpak didampingi anggota
majelis yang juga anggota Dewas KPK, Albertina Ho dan
Artidjo Alkostar. Hadir pula
Firli dan pelapor kasus tersebut, Koordinator Masyarakat
Anti Korupsi Indonesia (MAKI)
Boyamin Saiman.
Pasal 4 Ayat (1) Huruf n berbunyi, dalam mengimplementasikan nilai dasar integritas,
setiap insan KPK wajib menyadari bahwa seluruh sikap dan
tindakannya melekat dalam kapasitasnya sebagai insan komisi.
Sementara Pasal 8 Ayat (1) Huruf f berbunyi, dalam mengimplementasikan nilai dasar kepemimpinan, setiap insan komisi
wajib menunjukkan keteladanan dalam tindakan dan perilaku sehari-hari.
Untuk teguran tertulis II,
masa berlaku hukuman 6 bulan.
Selama 6 bulan itu, terperiksa
tidak dapat mengikuti program
promosi, mutasi, rotasi, dan tugas belajar atau pelatihan.
Dalam
pertimbangannya,
majelis menilai, alasan Firli
menggunakan helikopter dari
Palembang ke Baturaja, Sumatera Selatan, dan sebaliknya,
serta dari Palembang ke Jakarta
pada 20 dan 21 Juni 2020 untuk
efisiensi waktu tak dapat diterima. Pasalnya, ia sudah tahu
dirinya harus kembali ke Jakarta pada 21 Juni sejak 19 Juni.
Dengan demikian, seharusnya
sejak 19 Juni Firli sudah dapat
mengantisipasi rencana kepergiannya ke Baturaja.
Namun, yang dilakukan Firli
justru menyuruh ajudannya
mencari informasi harga sewa
helikopter pada 20 Juni.
Selain itu, alasan Firli harus
sudah tiba di Jakarta pada 21
Juni untuk membuat paparan
materi rapat, pun tak dapat di-
terima. Sebab, membuat paparan bisa di mana saja. Ditambah
lagi, rapat dapat diwakili oleh
unsur pimpinan KPK lainnya.
Seusai putusan dibacakan,
Firli memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.
”Saya nyatakan putusan saya
terima. Saya pastikan, saya tak
akan mengulangi,” kata Firli.
Dugaan gratifikasi
Menanggapi putusan majelis,
Boyamin seusai sidang menilai
putusan itu belum cukup. Pasalnya, ia menduga ada gratifikasi
dalam kasus itu. Dari informasi
yang diperolehnya, pada November 2019, sewa helikopter
yang digunakan Firli bernilai
ratusan juta rupiah untuk dua
hari. Sementara Firli hanya
membayar sekitar Rp 28 juta.
Sejak awal, ia berharap Dewas
mendalami masalah itu, apalagi
diduga ada konflik kepentingan
karena pemilik helikopter diduga berhubungan dengan orang
yang beperkara di KPK.
Dalam jumpa pers seusai sidang, Tumpak menegaskan,
Dewas tak memiliki kewenangan untuk penyelidikan dan hanya mengadili yang berhubungan dengan kode etik. Meski demikian, Dewas telah mencoba
melakukan klarifikasi. Hasilnya,
dugaan itu tidak terbukti.
Secara terpisah, peneliti
Indonesia Corruption Watch,
Kurnia Ramadhana, mempertanyakan kredibilitas putusan
yang dijatuhkan oleh Dewas
KPK kepada Firli.
Menurut dia, Firli yang
menggunakan moda transportasi mewah semestinya dijatuhi
sanksi berat berupa permintaan
untuk mengajukan pengunduran diri sebagai pemimpin KPK.
”Putusan Dewas itu sulit untuk
mengangkat reputasi KPK yang
kian terpuruk. Sanksi ringan itu
bukan tidak mungkin akan
menjadi preseden bagi pegawai
atau unsur pimpinan KPK lainnya atas pelanggaran sejenis,”
katanya. (PDS)
Kematian Akibat Covid-19
(Sambungan dari halaman 1)
daerah menyebut, tren peningkatan pasien kian membebani
tenaga kesehatan. ”Penularan
meningkat kalau ada kerumunan dan mobilitas. Jadi, pembatasan harus diperketat di semua daerah,” kata Ari.
Standar perawatan
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Upacara pemakaman militer dengan protokol Covid-19 berlangsung di Tempat Pemakaman
Umum Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Total kasus meninggal akibat
Covid-19 di Indonesia 10.105 jiwa per 24 September, sedangkan kasus positif pada waktu yang sama
bertambah 4.634 kasus.
Perempuan Petani Berjibaku, Mencoba
(Sambungan dari halaman 1)
Tani Sumber Rejeki yang diketuai Sri Maryati. Dengan 30
anggota, mereka berinovasi
membuat keripik dan dodol
dari buah naga kualitas dua.
”Isi buah sebenarnya tak rusak, hanya ada bintik-bintik di
bagian kulit. Kalau rasanya, dibanding dengan kualitas yang
bagus itu sama. Hanya saja
enggak ada yang mau beli, makanya dibuat stik,” tuturnya.
Gagasan itu lantas dikembangkan Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur
dengan memberikan pelatihan
dan bantuan peralatan. Mereka pun mulai memproduksi
dan menjualnya Rp 12.500
untuk kemasan 200 gram dan
Rp 25.000 per 400 gram.
Penjualan makanan ringan
itu mampu mengobati jatuhnya harga buah naga. Penjualannya pun sampai ke ibu kota
provinsi, Kota Palangkaraya.
Serupa Desa Kandan, kelompok wanita tani di Desa
Gandang Barat juga menyiasati
hidup di lahan gambut yang
penuh dilema karena adanya
kebijakan larangan membakar.
Meski diterjang pandemi
Covid-19 yang membuat omzet
kopi mereka menurun, para
perempuan tani itu lantas menyiasati dengan cara membuat
kemasan yang lebih kecil untuk dijual di warung-warung
sekitar desa. ”Lumayan hasilnya, bisa menutupi keuntungan yang menurun dari penjualan ke kafe-kafe di kota,” kata
Ketua Kelompok Usaha Bersama Bisa Iin Darwati.
Mereka semua memiliki kesamaan, yakni enggan menanam padi lantaran takut masuk penjara atau gagal panen.
Jika membakar lahan untuk
menanam padi, mereka bisa
masuk penjara. Namun, jika tidak membakar, gagal panen
membayangi.
Ketua Kelompok Tani Lancang Mandiri Saruman (53)
mengungkapkan, lahan 1 ha
miliknya semula ditanami padi. Namun, dalam dua kali percobaan tanpa membakar, dua
kali juga ia gagal.
”Itu dikerjakan secara manual, tanpa ada alat, tanpa
bantuan apa-apa, jadinya gagal.
Saya yakin banyak petani
mengalami hal sama,” katanya.
Program pangan
Kelompok-kelompok wanita
tani itu berada jauh dari ingar
bingar program lumbung pangan (food estate) di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas,
Kalteng. Pemerintah pusat pada tahun ini memulainya di
lahan 30.600 ha dengan rincian 10.600 ha di Pulang Pisau
dan 20.000 ha di Kapuas.
Kelompok-kelompok tani di
dua wilayah itu sebenarnya tak
jauh berbeda dengan kelompok tani lain yang bertani di
lahan gambut. Namun, mereka
yang di lokasi megaproyek pangan itu berhasil memanfaatkan lahan gambut dan mengelolanya tanpa membakar.
Betapa tidak, mereka membuat gambut yang tadinya rawa menjadi sawah. Apalagi,
Kementerian Pertanian memberikan bantuan alat pertanian
berupa 200 traktor roda dua
dan 150 traktor roda empat
yang mampu digunakan untuk
menyiapkan lahan seluas 1.000
ha yang direncanakan ditanami secara serentak saat Presiden Joko Widodo tiba di Kalteng.
Kalteng saat ini memang
surplus beras. Hal itu berkat
dua kabupaten, yaitu Pulang
Pisau dan Kapuas, yang jadi
penghasil beras terbesar di
Kalteng. Data Dinas Tanaman
Pangan, Hortikultura, dan Pertanian Kalteng, pada MaretApril 2020 terdapat 44.448,69
ha (hampir empat kali luas
Kota Bogor) lahan yang dipanen dengan hasil 129.041,11 ton
gabah kering giling. Jumlah itu
sudah memenuhi kebutuhan
beras di Kalteng selama Maret
dan April, bahkan lebih 17.851
ton beras.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalteng Sunarti mengungkapkan, pihaknya berencana mengembangkan singkong
di lahan seluas 1 juta hektar di
luar kawasan gambut. Semua
program ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.
Banyak wilayah lain di luar
lokasi lumbung pangan yang
masih berjuang mengolah lahan gambut tanpa membakar
guna memenuhi kebutuhan
pangan keluarganya. Meski tidak menjadi bagian dari proyek strategis nasional itu, para
perempuan tani di Kalteng
terus berinovasi, menyiasati situasi tidak menguntungkan
menjadi peluang dan ladang
kesejahteraan.
Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Rita Rogayah mengatakan, standardisasi perawatan
pasien Covid-19 diatur dalam
protokol tata laksana Covid-19
serta pedoman pencegahan dan
pengendalian Covid-19. Pedoman itu digunakan rumah sakit
dan tenaga kesehatan dalam
menangani pasien Covid-19. Itu
merupakan kajian bersama dari
organisasi profesi terkait.
Pelaksana Tugas Direktur
Jenderal Pelayanan Kesehatan
Kemenkes Abdul Kadir menambahkan, pemerintah meningkatkan cakupan layanan
Covid-19 melalui penetapan
rumah sakit rujukan dan rumah
sakit darurat.
Wiku menambahkan, pemerintah pusat dan daerah mengupayakan penanganan isolasi
mandiri bagi pasien Covid-19
melalui kerja sama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia. Pemanfaatan hotel untuk pasien Covid-19 diutamakan pada sembilan provinsi prioritas penanganan Covid-19 di
antaranya 31 hotel dengan 4.116
kamar disiapkan di DKI.
Inovasi riset untuk penanganan Covid-19 pun dilakukan
perguruan tinggi Tim peneliti
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan mengembangkan alat deteksi Covid-19 melalui embusan napas yang dinamai GeNose.
Pembatasan sosial
Sejauh ini, pembatasan sosial
yang ketat efektif terbukti menurunkan penularan Covid-19.
Data yang dipaparkan Gubernur
DKI Jakarta Anies Baswedan
menunjukkan, setelah pembatasan sosial berskala besar diberlakukan, penularan kasus
masih tinggi, tetapi lajunya melambat. Pada 30 Agustus sampai
11 September 2020, ada peningkatan kasus aktif di Jakarta 3.864
kasus atau 49 persen dalam dua
minggu. Pada 12-23 September
ada penambahan kasus aktif
1.453 kasus atau 12 persen.
Angka kematian di Jakarta
juga melandai. ”Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan
akhir. Kita masih harus bekerja
bersama memutus rantai penularan,” kata Anies melalui keterangan tertulis.
Di Batam, lonjakan kasus Covid-19 membuat Rumah Sakit
Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang berkapasitas 360
tempat tidur tidak bisa lagi menerima pasien karena penuh.
Untuk itu, Pemerintah Kota Batam memfungsikan rumah susun Badan Pengusahaan jadi
rumah sakit darurat tambahan.
Di Kupang, aparatur sipil negara Pemkot Kupang akan kembali bekerja dari rumah, Senin
(28/9), menyusul meningkatnya kasus Covid-19.
(AIK/TAN/NTA/HRS/
HLN/NDU/KOR)
KOMPAS, 25 SEPTEMBER 1973
Juan Peron menang dalam pemilihan presiden di Argentina. Ia akan menjadi presiden untuk ketiga kalinya
setelah diselingi dengan 18 tahun hidup dalam pengasingan di Spanyol. Pada 1955, Peron digulingkan dalam
suatu kudeta. Oktober 1972, ia diizinkan kembali ke
negerinya. Pada saat pemilihan presiden dilangsungkan,
Peron berusia lebih dari 77 tahun.
Jaksa Agung Tepis Isu
(Sambungan dari halaman 1)
jaksa Pinangki secara terbuka. Dia pun menyatakan akan
mengusut tuntas pihak di balik Pinangki. ”Saya tak pernah
menyampaikan apa pun dengan penyidik, lakukan secara
terbuka. Bahkan untuk dakwaan pun yang menyebut nama
saya, saya tak pernah peduli, silakan. Kami terbuka untuk
dilakukan penyidikan,” tuturnya, menambahkan.
Dalam berkas dakwaan Pinangki yang dibacakan di pengadilan, Rabu (23/9), nama Burhanuddin bersama Hatta Ali,
Ketua MA periode 2012-April 2020, disebut tertera dalam
proposal rencana aksi yang disusun Pinangki agar Joko
memperoleh fatwa bebas dari MA (Kompas, 24/9).
”Adalah hal bodoh apabila kami melakukan itu karena
perkara ini tinggal eksekusi. Tidak ada upaya hukum lain, ini
hanya tinggal eksekusi. Kalau ada yang bilang bisa PK
(peninjauan kembali), alangkah jaksa itu bodoh,” tuturnya.
Pertanyaan publik
Menurut Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak, berkas dakwaan disusun dari penyidikan. Maka,
jika sebelumnya publik mendengar beragam informasi yang
kemudian ternyata tidak tertera dalam dakwaan, bisa jadi hal
itu memang tidak ditemukan dalam penyidikan.
Meski demikian, menurut Barita, majelis hakim tetap dapat
mendalami hal tersebut dalam pemeriksaan saksi ataupun
terdakwa di persidangan. ”Ini, kan, masih berjalan dalam
persidangan yang terbuka untuk umum. Kita harapkan apa
yang menjadi pertanyaan publik itu bisa digali dan ditemukan
kebenaran materiilnya oleh hakim,” katanya.
Peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia
Ramadhana, masih meragukan materi dakwaan Pinangki yang
disusun jaksa. Sebab, dakwaan tidak menjelaskan hal yang
membuat Joko percaya kepada Pinangki. Demikian pula jaksa
penuntut umum belum menguraikan langkah yang telah
ditempuh Pinangki untuk menjalankan proposalnya.
Saksi petugas kebersihan
Dalam rapat Jaksa Agung dengan Komisi III DPR, sejumlah
anggota Komisi III DPR juga mempertanyakan kejadian
kebakaran gedung utama Kejagung, akhir Agustus lalu, yang
kini masih disidik oleh Bareskrim Polri.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-P, Arteria Dahlan,
mengatakan, Jaksa Agung harus memberikan perhatian penuh
terhadap pengusutan kasus kebakaran itu oleh kepolisian.
”Saya ingin sampaikan begini, ada enam petugas cleaning
service diperiksa, ada tidak manipulasi keterangan? Sebab, ada
satu cleaning service di lantai satu, kok, bisa punya akses ke
lantai enam dan bisa berbuat sesuatu? Apa benar rekeningnya
di atas Rp 100 juta? Apa benar kalau diperiksa selalu
didampingi anak buahnya mantan JAM (Jaksa Agung Muda)?”
tanyanya.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana
tak menampik soal adanya saksi itu. ”Saksi bernama Joko.
Saksi ini dilaporkan penyelidik ke jaksa yang saya tunjuk untuk
membantu Polri mengusut kasus kebakaran,” ujarnya.
Joko, kata Fadil, berulang kali dicek dengan alat pendeteksi
kebohongan guna mengungkap tindakan yang sesungguhnya
dilakukannya sebelum kebakaran terjadi. Namun, Fadil tak
menyebutkan kesaksian atau tindakan yang dilakukan Joko.
Sementara terkait kepemilikan uang Rp 100 juta masih
diselidiki. ”Kami sudah minta ungkap. Siapa pun yang
terlibat, apakah dari internal (Kejagung), kontraktor, atau
siapa pun, kami akan bongkar,” ujarnya. (NAD/REK)
Daya Tahan Ekonomi Terus Dijaga
(Sambungan dari halaman 1)
Perikanan Nusantara (Persero),
Perum Perikanan Indonesia,
PT Perusahaan Perdagangan
Indonesia (Persero), PT Berdikari (Persero), dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero). Pada
akhir tahun ini, perusahaan-perusahaan itu ditargetkan
menjadi holding pangan.
Direktur Capital dan Management PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) Syofvi Felienty Roekman menyatakan,
PLN telah mendapat dana Rp
15,4 triliun dari pemerintah untuk memberikan stimulus bagi
45 juta pelanggan terdampak
Covid-19 pada April-Desember
2020. Hingga kini, penyaluran
stimulus pemakaian listrik bagi
pelanggan 450-900 volt ampere
mencapai Rp 1,2 triliun per bulan dan bagi UMKM kurang
dari Rp 1 miliar per bulan.
Padat karya
Untuk membantu masyarakat yang terimbas Covid-19, Kementerian Perhubungan (Ke-
menhub) menjalankan program padat karya dengan mengedepankan protokol kesehatan. Kegiatannya berupa pembangunan, pemeliharaan, perbaikan, serta pembersihan sarana
dan prasarana transportasi.
Pekerjaan sipil sederhana dilakukan dengan memanfaatkan
tenaga kerja lokal atau berasal
dari sekitar proyek yang tak
berkeahlian. ”Hingga September 2020, program padat karya
di sektor perhubungan menyerap 16.000 tenaga kerja,” kata
Sekretaris Jenderal Kemenhub
Djoko Sasono.
Hingga 23 September, realisasi
biaya upah padat karya di Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat terealisasi Rp
14,35 miliar (30,8 persen) dari
target Rp 46,53 miliar. Di perhubungan laut, realisasinya Rp
5,15 miliar (78,36 persen) dari
target Rp 6,57 miliar. Di Ditjen
Perhubungan Udara terealisasi
Rp 12,3 miliar (63,08 persen) dari
target Rp 19,5 miliar, sedangkan
realisasi di Ditjen Perkeretaapian
Rp 28,1 miliar (55,67 persen) dari
target Rp 50,5 miliar.
Sementara itu, BP Jamsostek
memberikan stimulus bagi dunia usaha berupa relaksasi iuran. Ada empat jenis relaksasi
yang diberikan selama 6 bulan
dari Agustus 2020-Januari
2021. Bentuknya berupa pelonggaran batas waktu pembayaran iuran, potongan iuran,
penundaan pembayaran iuran,
dan keringanan denda keterlambatan. ”Diskon dan penundaan iuran diberikan hingga 99
persen selama masa relaksasi.
Jadi, hampir bebas iuran,” kata,” kata Direktur Kepesertaan
BP Jamsostek Ilyas Lubis.
Menurut Ilyas, relaksasi iuran BP Jamsostek selama pandemi dapat meringankan beban
kas perusahaan, tetapi tidak
mengubah kewajiban perusahaan untuk melindungi pekerja.
Perusahaan tetap wajib mendaftarkan dan melindungi semua pekerja dalam program BP
Jamsostek. ”Pekerja yang dirumahkan tanpa upah atau
yang bekerja dari rumah juga
tetap harus dilindungi dalam
program BP Jamsostek. Per Juli
2020, terdapat 4,9 juta pekerja
yang sudah keluar dari kepesertaan,” ujarnya.
Secara terpisah, Deputi Komisioner Humas dan Logistik
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Anto Prabowo mengatakan,
OJK terus mendorong program
restrukturisasi kredit perbankan. Hingga 7 September 2020,
restrukturisasi kredit telah
dilakukan terhadap 7,38 juta debitor UMKM dan non-UMKM
dengan total nilai kredit Rp
884,5 triliun.
OJK juga memantau pengelolaan penempatan dana pemerintah ke perbankan umum, baik kelompok Himpunan Bankbank Milik Negara (Himbara)
sebesar Rp 30 triliun maupun
kelompok bank pembangunan
daerah (BPD) sebesar Rp 11,5
triliun. Per 14 September 2020,
realisasi penyaluran kredit dari
penempatan dana di Himbara
senilai Rp 119,8 triliun dan kelompok BPD per 16 September
2020 senilai Rp 7,4 triliun.
(LKT/CAS/AGE/DIM)
KOMPAS
STAF REDAKSI: Sri Hartati Samhadi, A. Maryoto, Danu Kusworo, Gesit Ariyanto, Dewi Indriastuti, Johanes Waskita Utama, Nur Hidayati, Budi Suwarna, Evy Rachmawati, Prasetyo Eko P, Samsul Hadi, Khaerudin, Lucky Pransiska, Antony Lee, Simon Saragih, Agnes Aristiarini, Yunas Santhani Azis, Nasrullah Nara, Nasru
Alam Aziz, Suhartono, Pascal S. Bin Sadju, Putu Fajar Arcana, Susana Rita, Iwan Setiyawan, Dahono Fitrianto, B. Josie Susilo Hardianto, Hamzirwan, M. Fajar Marta, Sarie Febriane, Neli Triana, C. Wahyu Haryo P, Madina Nusrat, Harry Susilo, Sri Rejeki, Agnes Rita Sulistyawati, M. Hilmi Faiq, Mukhamad Kurniawan,
Antonius Ponco Anggoro, Albertus Hendriyo Widi Ismanto, Andy Riza Hidayat, Emilius Caesar Alexey, Demitrius Wisnu Widiantoro, Maria Susy Berindra A, Wisnu Aji Dewabrata, Yulvianus Harjono, Ichwan Susanto, Aloysius Budi Kurniawan, Rusdi Amral, Soelastri, Salomo Simanungkalit, Atika Walujani, Eddy Hasby,
Yovita Arika, Agus Susanto, Agung Setyahadi, Korano Nicolash LMS, Joice Tauris Santi, Sonya Hellen Sinombor, Edna Caroline Pattisina, Osa Triyatna, Nawa Tunggal, Iwan Santosa, Luki Aulia, Yulia Sapthiani, Wisnu Dewabrata, Wisnu Nugroho, Amir Sodikin, M. Yuniadhi Agung, Ester Lince Napitupulu, Dwi As Setianingsih, Affan Adenensi Riza Fathoni,
Cyprianus Anto Saptowalyono, Anita Yossihara, Ahmad Arif, Brigita Maria Lukita, M. Zaid Wahyudi, Kris Razianto Mada, Helena Fransisca Nababan, Raditya Helabumi Jayakarna, Fransisca Romana Ninik, R. Benny Dwi Koestanto, Dwi Bayu Radius, Mahdi Muhammad, Priyombodo, Heru Sri Kumoro, Totok Wijayanto, Ingki Rinaldi, Fx. Laksana Agung Saputra,
Adhitya Ramadhan, Nina Susilo, Wawan Hadi Prabowo, Rony Ariyanto Nugroho, Hendra Agus Setyawan, Mawar Kusuma Wulan Kuncoro Manik, Rini Kustiasih, Irene Sarwindaningrum, Herlambang Jaluardi, Aris Prasetyo, Dominicus Herpin Dewanto Putro, Adrian Fajriansyah, Norbertus Arya Dwiangga Martiar, Mediana, Laraswati Ariadne Anwar, Dian Dewi
Purnamasari, Johanes Galuh Bimantara, Denty Piawai Nastitie, Riana Afifah, Muhammad Ikhsan Mahar, Agnes Theodora Wolkh Wagunu, Dimas Waraditya Nugraha, Karina Isna Irawan, Benediktus Krisna Yogatama, KAIRO: Mustafa Abdurahman, BANDA ACEH: Zulkarnaini, MEDAN: Aufrida Wismi Warastri, Nikson Sinaga PEKANBARU: Syahnan Rangkuti,
JAMBI: Irma Tambunan, PALEMBANG: Rhama Purna Jati, BANDAR LAMPUNG: Vina Oktavia, BANDUNG: Cornelius Helmy Herlambang, Tatang Mulyana Sinaga CIREBON: Abdullah Fikri Ashri, SEMARANG: Gregorius Magnus Finesso, P. Raditya Mahendra Y, Aditya Putra Perdana, PURWOKERTO: Wilibrordus Megandika Wicaksono, MAGELANG: Regina Rukmorini,
YOGYAKARTA: Ferganata Indra Riatmoko, Haris Firdaus, SURABAYA: Agnes Swetta Pandia, Bahana Patria Gupta, Ambrosius Harto, Iqbal Basyari, MALANG: Siwi Yunita Cahyaningrum, Dahlia Irawati, Defri Werdiono, SIDOARJO: Runik Sri Astuti, BANYUWANGI: Andreas Benoe Angger Putranto, DENPASAR: Cokorda Yudistira, MATARAM: Khaerul Anwar, Ismail
Zakaria, KUPANG: Kornelis Kewa Ama, MAKASSAR: Mohamad Final Daeng, Reny Sri Ayu, PALU: Videlis Jemali, KENDARI: Saiful Rijal Yunus, BANJARMASIN: Jumarto Yulianus, PONTIANAK: Emanuel Edi Saputra, PALANGKARAYA: Dionisius Reynaldo Triwibowo, AMBON: Fransiskus Pati Herin, JAYAPURA: Fabio Maria Lopes Costa
GM LITBANG: F. Harianto Santoso, MANAJER DIKLAT: Indira Permanasari S
KANTOR REDAKSI: Jl. Palmerah Selatan 26-28, Jakarta 10270 TELEPON:534 7710/20/30, 530 2200 FAX: 548 6085/548 3581 ALAMAT SURAT (SELURUH BAGIAN): P.O. BOX 4612 JAKARTA 12046 ALAMAT KAWAT: Kompas Jakarta PENERBIT: PT Kompas Media Nusantara SURAT IZIN USAHA PENERBITAN PERS: SK Menpen No.
013/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 tanggal 19 November 1985, serta Keputusan Laksus Pangkopkamtibda No. 103/PC/1969 tanggal 21 Januari 1969 ANGGOTA SERIKAT PENERBIT SURAT KABAR: No. 37/1965/11/A/2002 PERCETAKAN: PT Gramedia ISSN 0215 - 207X ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN
DIREKTUR BISNIS: Lukminto Wibowo GM IKLAN: Dorothea Devita R.M. GM MARKETING: Titus Kitot K.S. GM EVENT: Lukminto Wibowo TARIF IKLAN: Reguler (umum/display) BW Rp 165.000/mmk FC Rp 215.000/mmk, Nusantara: 1 kolom BW Rp 65.000/mmk, baris (min 3 brs, maks 12 brs) Rp 58.000/baris, duka cita dan ucapan terima kasih BW </= 4 kol x
270 mm Rp 75.000/mmk, > 4 kol x 270 mm (menggunakan ukuran reguler) Rp 165.000/mmk, FC min 300 mmk Rp 115.000/mmk, > 4 kol x 270 mm (menggunakan ukuran reguler) Rp 215.000/mmk, belum termasuk PPN 10%, pembayaran di muka. Iklan dukacita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 16.00 WIB BAGIAN IKLAN: Menara Kompas Lantai
2, Jl. Palmerah Selatan 21, Jakarta 10270 TELEPON: (021) 8062 6688, 8062 6699 FAX: (021) 5369 9080 - SENIN S/D JUMAT 08.30-16.00, SABTU 08.30-12.00, MINGGU 13.00-16.00 BAGIAN SIRKULASI(LANGGANAN): JL. GAJAH MADA 104, JAKARTA 11140 TELEPON (LANGSUNG): 260 1617-18 PABX:260 1234 DAN 260 1555 PESAWAT 1230 S/D 1239 FAX: 260
1622 HARGA LANGGANAN: RP 98.000/BULAN REKENING: BNI 1946 Jakarta Kota No. 14132806  BRI Jakarta Kota No. 0019.01000168308  Giro Pos: A 13.444  BCA Jalan Gajah Mada No. 122 B-C-D Jakarta No. 012-393521-4 KHUSUS BAGIAN IKLAN NO. 012.300467.9 TELEPON (SELURUH BAGIAN BISNIS): 5367 9909 DAN 5367 9599 ONLINE:
http://www.kompas.id
 YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: Rekening BCA cab Gajah Mada, Jakarta Nomor A/C 012.302143.3  E-MAIL: [email protected]
 Setiap artikel atau tulisan yang dikirim ke Redaksi hendaknya ditik dengan spasi rangkap, maksimal 5.000 karakter, ditandatangani, dan disertai identitas (kalau ada, cantumkan nomor telepon dan faksimile). Untuk format digital, dikirim ke alamat [email protected]. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di harian ”Kompas” dapat
diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari harian ”Kompas”.
WARTAWAN ”KOMPAS” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER.
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
16
Sosok
Suparedy
N A M A & P E R I S T I WA
AFP/CHRIS DELMAS
ZENDAYA
Harapan
Anak Muda
A
ktris Zendaya (24) meraih penghargaan
untuk kategori aktris pemeran utama
terbaik pada drama seri di ajang Emmy
Awards 2020. Dia merupakan aktris termuda
yang menerima penghargaan itu.
”Aku tahu ini saat yang aneh untuk dirayakan, tetapi aku hanya ingin berkata bahwa ada harapan pada kaum muda di luar
sana,” katanya, Minggu (20/9/2020) malam,
waktu Los Angeles, Amerika Serikat.
Penghargaan itu diterima Zendaya berkat
perannya dalam drama seri Euphoria. Ini
merupakan nominasi pertama bagi Zendaya.
Dia mengalahkan nomine lainnya pada kategori tersebut, yakni Jennifer Aniston (The
Morning Show), Olivia Colman (The Crown),
Jodie Comer (Killing Eve), Laura Linney
(Ozark), dan Sandra Oh (Killing Eve).
”Aku sangat-sangat gugup. Oke. Oh, gosh.
Aku ingin berterima kasih kepada TV Academy, kepada seluruh perempuan hebat pada
kategori ini, aku sangat mengagumi kalian
semua,” katanya saat pidato penerimaan Emmy.
Zendaya mengakui acara televisi tidak selalu menjadi contoh baik, tetapi ada harapan
yang muncul di kalangan anak muda.
”Aku mau bilang kepada kalian teman
sebayaku yang melakukan pekerjaan di luar
sana: aku melihat kalian, aku mengagumi
kalian, aku berterima kasih kepada kalian,”
ujarnya.
Selain kategori aktris pemeran utama terbaik, Euphoria juga memenangi kategori riasan kontemporer terbaik serta musik dan
lirik orisinal terbaik. (PEOPLE/FRO)
menciptakan sejumlah produk
baru, mereka juga belajar cara
membuat kerajinan ini tahan lama dan tidak dimakan rayap. ”Kami kasih pernis. Selain untuk menyempurnakan pewarnaan, bahan ini juga dapat mencegah kerajinan tersebut hancur dimakan
rayap,” ujar Suparedy.
Dengan beragam kerajinan itu,
purun pun ”naik kelas”. Ini berdampak pada perekonomian masyarakat. Dari pendapatan rata-rata yang semula hanya Rp
10.000 per hari, sekarang bisa
menjadi Rp 40.000 per hari.
Menurut Suparedy, jika perajin
hanya menganyam purun menjadi tikar, keuntungan hanya Rp
10.000-Rp 20.000 per hari. Memang harga satu lembar tikar bisa
mencapai Rp 200.000. Namun,
untuk membuat satu lembar tikar
purun, butuh waktu hingga seminggu. Padahal, bahan untuk satu lembar tikar bisa disulap menjadi 10 kotak tisu. Satu kotak
seharga Rp 50.000.
Memuliakan
Purun,
Sejahterakan
Warga
Tak ingin desanya kembali terbakar, Suparedy
(60) mengajak warga untuk memuliakan
purun. Dengan menjadikan purun sebagai
sandaran ekonomi warga, secara tidak
langsung, mereka akan terpacu untuk
menjaga gambut yang telah menjadi salah
satu sumber penghidupan.
S
Suparedy adalah Kepala Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering
Ilir, Sumatera Selatan. Dia terlihat
bersemangat berkeliling pameran
produk dari lahan gambut di kantor Tim Restorasi Gambut Daerah
Sumatera Selatan di Palembang,
Jumat (11/9/2020).
Penampilannya unik, berbeda
dengan peserta lain. Suparedy
mengenakan peci warna-warni
yang terbuat dari anyaman purun.
Purun (Lepironia articulata) adalah jenis rumput-rumputan yang
tumbuh di rawa gambut.
Mulutnya pun ditutup masker
bermotif jumputan dikombinasikan dengan anyaman purun di sisi
kanan dan kiri masker.
Sesekali dia menjelaskan produk yang ia bawa, yakni produk
kerajinan purun dalam beragam
bentuk, seperti karpet, rompi,
sandal, tempat tisu, tempat botol,
dan topi. Terkait harga pun dia
hafal di luar kepala.
Rhama Purna Jati
Suparedy sangat bersemangat
memperkenalkan kepada banyak
orang tentang anyaman purun
dari desanya. Ada 2.115 keluarga
di Desa Menang Raya, sebagian
besar warganya, terutama perempuan dan anak-anak, bekerja sebagai perajin purun. ”Menjadi perajin purun sudah membudaya
sejak nenek moyang,” ujarnya.
Purun menjadi salah satu sumber penghasilan warga desa itu
turun-temurun. Itu karena purun
melimpah. Desa Menang Raya
merupakan kawasan gambut yang
memiliki danau yang ditumbuhi
purun.
Namun, untuk mendapatkannya, warga harus menggunakan
perahu atau berenang mencabut
batangan purun. ”Bahkan, untuk
sampai ke tempat dengan jumlah
purun terbanyak, butuh waktu
berlayar hingga empat jam,”
ucapnya.
Sebelum dianyam, purun harus
dijemur. Jika kondisi panas baik,
Berbagi ilmu
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI
butuh waktu sekitar dua hari.
Setelah kering, batang purun dipipihkan, direbus, untuk selanjutnya diberi warna dengan pewarna tekstil. ”Setelah diwarnai,
dianyam sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Kebakaran lahan
Malapetaka datang pada 2015
saat lahan gambut di desa mereka
terbakar. Sejak kebakaran itu,
warga kesulitan mendapatkan purun berkisar lima-tujuh bulan.
Kalaupun masih ada purun, hasilnya tidak optimal. Batang purun menjadi kerdil karena air
yang terus surut disebabkan rawa
gambut menjadi kering. ”Biasanya tinggi purun menyesuaikan
ketinggian air dalam gambut. Jadi, ketika gambut itu kering, pertumbuhan purun pun terhambat,” ucapnya. Kejadian itu menjadi kehilangan besar bagi warga.
Tidak ingin kejadian mengerikan itu terulang, Suparedy yang
baru menjabat sebagai kepala desa pada 2016 berupaya menjaga
gambut agar tak terbakar lagi.
Salah satunya memaksimalkan
gambut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Saat ini,
Desa Menang Raya dikepung perkebunan. Namun, karena kerajinan purun ini masih berlanjut,
minat masyarakat untuk membuka lahan perkebunan dapat diredam. Alhasil, upaya untuk
membakar lahan pun berkurang.
Pada 2018, Suparedy membentuk kelompok perajin purun bernama Kelompok Mawar. Setahun
kemudian, ia bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut
berupaya mengembangkan kerajinan purun agar tidak terbatas
pada pembuatan tikar dan bakul,
tetapi bisa dikembangkan ke produk lain yang bernilai tambah.
Ada lima orang yang diberangkatkan ke Yogyakarta untuk
mengikuti pelatihan terkait dengan pembuatan produk kerajinan. Di sana, para perajin dilatih
untuk membuat anyaman menjadi beragam produk seperti kotak
tisu, tas, rompi, dan sandal.
Bekal pengetahuan dan keterampilan pun didapatkan. Selain
Satu tahun berlalu, sejumlah
kerajinan itu sudah menjadi daya
tarik konsumen. Bahkan, banyak
pembeli yang datang dari luar
kota seperti Jambi, Lampung, Bogor, Bandung, Surabaya, dan sejumlah kota di Kalimantan. ”Kami ingin mengembangkan pasar
hingga ke luar negeri. Tetapi, kami
harus mengembangkan pengetahuan terlebih dahulu,” katanya.
Beberapa mahasiswa yang melakukan kuliah kerja lapangan di
desanya juga mempelajari cara
mengolah purun menjadi bahan
yang bernilai.
Bagi Suparedy, memuliakan
purun tidak hanya meningkatkan
ekonomi warga, tetapi juga turut
menjaga lingkungan dan memelihara desa.
Suparedy
Lahir: Pedamaran, 7 April 1960
Pendidikan:
- SD 5 Pedamaran (1973)
- SMP Persatuan Pedamaran (1976)
- SMA Negeri 1 Kayu Agung (1978)
- D-1 Matematika Universitas Sriwijaya
(1980)
- D-3 Universitas Terbuka Palembang
(1995)
Pekerjaan:
- Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan
Pedamaran (1983-2013)
- Kepala Desa (2016-sekarang)
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
JENDELA
Berbekal Jeli
dan Strategi
di sektor
properti
HLM B
KOMPAS
25
A
J U M AT , 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
DINAMIKA KONFIGURASI
KOALISI DI PILKADA 2020
Pola koalisi pada Pilkada 2020 semakin berwarna. Koalisi yang ditunjukkan PDI-P, Gerindra, ataupun
PKS untuk mendukung pasangan calon di pilkada begitu dinamis di banyak daerah pemilihan. Kondisi
tersebut tak lepas dari pergeseran konfigurasi koalisi partai di tingkat nasional.
EREN MARSYUKRILLA
D
inamika politik seusai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 cukup menggeser
pola koalisi kekuatan partai politik. Bergabungnya Gerindra dalam pemerintahan yang dipimpin kader partai pemenang PDI-P membelokkan arah peta
politik.
Koalisi Indonesia Adil Makmur di
Pemilu Presiden 2019 telah bubar. Keputusan pembubaran tersebut diambil
melalui rapat internal bersama lima
sekretaris jenderal partai koalisi, yaitu
Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya.
Pasca-pembubaran, Gerindra secara terang-terangan memilih melebur dalam pemerintahan. Prabowo Subianto,
sosok calon presiden yang sebelumnya didukung Koalisi
Indonesia Adil Makmur, akhirnya resmi dilantik sebagai
Menteri Pertahanan dalam kabinet Indonesia Maju. Sementara itu, PKS mantap mendeklarasikan diri menjadi
oposisi.
Kehadiran Prabowo dan Gerinda dalam kubu pemerintahan melembutkan polarisasi pilpres yang sebelumnya
begitu kentara. Hal tersebut berefek besar pada peta politik
di tingkat daerah.
Hasil analisis yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan, pada Pilkada 2020 yang digelar di 9 provinsi dan
261 kabupaten/kota, partai-partai bersaing ketat mengusung
calon kepala daerah mereka.
Golkar, misalnya, menjadi partai pengusung pasangan
calon terbanyak. Partai beringin itu mengusung sembilan
pasangan calon di pemilihan gubernur dan 255 paslon untuk
pemilihan bupati serta pemilihan wali kota.
PDI-P mengusung delapan paslon gubernur dan 248
calon pilbup dan pilwakot. Adapun Gerindra mendukung
237 paslon untuk pilbup dan pilwalkot. PKS mengusung
delapan paslon gubernur serta 201 paslon bupati dan wali
kota kota.
Dukungan Paslon Pilkada 2020
Pilkada Provinsi
Pilkada Kabupaten/Kota
8
PDI-P
248
9
Gerindra
9
Golkar
PARTAI GOLKAR
9
8
201
9
Demokrat
233
9
PAN
209
8
PPP
1
PSI
6
Hanura
0
Garuda
0
PKPI
Polarisasi dukungan pilgub
Terbatasnya dukungan PKS dan Gerindra lebih terlihat
dari pola dukungan di pilkada provinsi. Dari sembilan
provinsi yang menggelarnya, tak satu pun blok dukungan
paslon mendapatkan dukungan secara bersamaan dari PKS
ataupun Gerindra. Di Pemilihan Gubernur Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, yang menjadi
daerah koalisi antara PDI-P dan PKS, Gerindra memilih
masuk dalam koalisi partai yang mendukung paslon lainnya.
Di Bengkulu, koalisi murni antara PDI-P dan PKS
mengusung paslon Rohidin Mersyah serta Rosjonsyah.
Adapun Gerindra membangun poros dukungan untuk paslon Agusrin Maryono dan M. Imron Rosyadi bersama PKB
serta Gerindra. Sayangnya, pasangan ini gagal lolos menjadi
pasangan calon karena tak memenuhi syarat.
Serupa dengan hal itu, PKS tampaknya juga menarik diri
dalam gerbong koalisi partai untuk paslon gubernur yang
sudah diisi Gerindra. Di Pilkada Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah, PKS serta Gerindra
menunjukkan pola koalisi yang berseberangan.
Di tiga wilayah kontestasi pemilihan gubernur lainnya,
yaitu Sumatera Barat, Jambi, dan Sulawesi Utara, konfigurasi koalisi ketiga partai ini berbeda akibat dominasi
kekuatan
yang
ditunjukkan
salah
Kehadiran Prabowo dan Gerinda dalam kubu pemerintahan melembutkan polarisasi pilpres yang sebelumnya
begitu kentara. Hal tersebut
berefek besar pada peta politik di tingkat daerah.
Gerindra, Demokrat, PPP
Kalimantan Selatan
Gerindra, PDI-P
Sulawesi Tengah
32
Koalisi PKS
PDI-P, PKS
PKS, Hanura, Demokrat
PDI-P, PKS, Golkar, Nasdem,
PKB, PAN, PPP, Perindo
PDI-P, PKS, Golkar, PAN,
Nasdem, PKB
PKS, Nasdem, Hanura, PKB,
Golkar, Perindo, PAN, PPP,
Demokrat
17
161
1
PBB
Pilkada Provinsi
Bengkulu
Kepulauan Riau
Kalimantan Tengah
100
0
Berkarya
Koalisi Gerindra
Gerindra, PKB, Perindo
PDI-P, PKB, Gerindra
Gerindra, Demokrat, Hanura
164
4
Perindo
Kalimantan
Selatan
233
PARTA I N AS D E M
PKS
Kalimantan
Tengah
Bengkulu
199
8
Nasdem
Sulawesi
Tengah
255
G O L O N G A N K A R YA
PKB
Kepulauan
Riau
237
63
6
47
Kalimantan Utara
Inkonsistensi koalisi
Peta pola koalisi partai tampaknya tak lagi terpolarisasi
besar seperti yang terjadi di pilpres. Koalisi di antara PDI-P,
PKS, dan Gerindra bergerak dinamis. Bahkan, koalisi antara
PDI-P dan PKS tampak lebih mudah dibandingkan antara
PKS dan Gerindra yang cenderung kian berjarak.
Hal tersebut terlihat dengan ketiadaan gerbong koalisi
antara Gerindra dan PKS yang mengusung paslon dalam
pilgub. Dalam pilkada kabupaten dan kota, keberadaan dua
partai ini dalam kelompok koalisi yang sama hanya terdapat
di 86 paslon.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan gabungan dukungan antara PDI-P dan PKS. Di pilkada provinsi, ada tiga paslon yang didukung partai pemerintahan
dan oposannya itu. Tiga paslon itu maju dalam Pilkada
Provinsi Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan
Selatan. Dalam pemilihan bupati dan wali kota, 65 paslon
mendapatkan dukungan dari gerbong koalisi yang di dalamnya tergabung PDI-P serta PKS.
Paslon kepala daerah yang didukung koalisi PDI-P dan
Gerindra juga terhitung banyak. Empat dari sembilan
daerah yang akan menggelar pilgub, yaitu Provinsi Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, menghadirkan paslon yang didukung dua
partai tersebut. Di pilkada kabupaten dan kota, PDI-P dan
Gerindra tergabung dalam blok dukungan untuk 106 paslon.
Polarisasi Dukungan PKS dan Gerindra dalam
Pilkada Provinsi 2020
Jumlah Dukungan Paslon
Kepulauan Riau
Sulawesi Utara
Kota Binjai
Kota Manado
Kota Dumai
Kalimantan
Tengah
Padang Pariaman
Bengkulu
Kota Tomohon
Sulawesi Tengah
Bengkulu Selatan
Way Kanan
Lampung Tengah
Kalimantan Selatan
Kota Mataram
Jumlah Dukungan Paslon oleh
Koalisi PDI-P, PKS, dan Gerindra
pada Pilkada 2020
Jumlah Paslon
Pilkada Provinsi
Koalisi Dua Partai Kombinasi Antara
PDI-P, Gerindra, dan PKS pada Pilkada 2020
Pilkada Kabupaten/Kota
Keterangan:
Koalisi
PDI-P dan PKS
3
PKS dan Gerindra
0
Kabupaten/Kota
PDI-P dan PKS
65
4
PDI-P dan Gerindra
Provinsi
PDI-P dan Gerindra
106
PKS dan Gerindra
86
Sumber: Komisi Pemilihan Umum, Data per 17 September 2020, diolah oleh Litbang Kompas/ERN
satu partai. Di Pilgub Sumatera
Barat, Gerindra memiliki modal
kuat elektoral sehingga secara
tunggal mantap mengusung maju paslon gubernur Nasrul Abit
dan Indra Catri. Adapun PKS
bersama PPP membentuk poros
yang mendukung paslon gubernur Mahyeldi serta Audy Joinaldy.
Hal itu tak jauh berbeda dengan Pilkada Sulawesi Utara,
tempat perolehan suara PKS sangat kecil dan absen dalam kontestasi pemilihan gubernur di
provinsi ini. Di Pilkada Sulut,
PDI-P, Gerindra, PKB, dan PSI
bergabung untuk mendukung
paslon Olly Dondokambey dan
Steven OE Kandouw.
Pola dukungan partai yang sedikit berbeda terdapat dalam Pilkada Jambi. Di provinsi ini, peta
koalisi PDI-P, Gerindra, dan PKS
lebih dinamis. Ketiganya membangun koalisi yang berbeda. Tiga kelompok koalisi yang terbentuk itu adalah PDI-P bersama Golkar, PKS bersatu de-
ngan PKB dan PAN, sementara
Gerindra membangun gerbong
dukungan paslon bersama PPP,
Hanura, serta Demokrat.
Koalisi dua partai
Meskipun demikian, di pilkada tingkat kabupaten dan kota,
polarisasi koalisi antara PKS dan
Gerindra jauh lebih cair. Dari 86
paslon pilkada kabupaten/kota
yang didukung PKS dan Gerindra dalam satu gerbong koalisi,
paslon di Pilkada Kota Binjai dan
Kabupaten Padang Pariaman diusung koalisi murni PKS-Gerindra tanpa partai lainnya.
Di Pilkada Kota Binjai, duet
Gerindra dan PKS menyokong
paslon wali kota Rahmat Sorialam Harahap dan Usman Jakfar. Untuk Pilkada Kabupaten
Padang Pariaman, koalisi dua
partai ini mengusung Refrizal
yang berpasangan dengan Happy
Neldy.
Pola koalisi yang dilakukan
hanya dua partai juga ditunjukkan PDI-P dan Gerindra. Blok
INFOGRAFIK: ISMAWADI
dukungan yang dibangun dari
duet partai berlogo kepala banteng dan garuda ini bahkan
mengusung paslon di enam daerah pemilihan, yaitu Pilkada Kota Dumai, Bengkulu Selatan,
Lampung Tengah, Way Kanan,
Kota Manado, dan Kota Tomohon.
Sementara itu, koalisi yang
dibangun antara dua partai, yaitu
PDI-P dan PKS, hanya terdapat
di Kota Mataram. Duet koalisi
partai yang ”berseberangan” di
pentas nasional tersebut mengusung paslon Putu Selly Andayani dan Abdul Manan yang
akan berhadapan dengan tiga
paslon lainnya.
Kelenturan koalisi partai di
daerah tentu tak terlepas dari
dinamika politik yang berbeda
di setiap daerah. Namun, koalisi
yang dibangun semestinya
tetap berpegang pada pilihan sikap partai secara konsisten, sehingga tak mengusik kepercayaan publik.
(LITBANG KOMPAS)
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
JENDELA
26
B
BERBEKAL JELI DAN STRATEGI
DI SEKTOR PROPERTI
Resesi di depan mata. Pelaku usaha di berbagai sektor,
termasuk properti, punya strategi untuk menjaga kinerja
dan pasar. Pilihan pengembang adalah turun kelas dalam
menyasar konsumen yang berhitung kian cermat di
tengah pandemi Covid-19. Kuncinya bukan mengeluhkan
kondisi yang sulit, melainkan jeli melihat dan menangkap
peluang, lalu tetap melangkah.
DIMAS WARADITYA N
& BM LUKITA GRAHADYARINI
M
asa pandemi Covid-19 bukan periode
yang mudah bagi banyak orang. Ketidakpastian perekonomian meningkat,
sebagian pekerja dikenai pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan,
tetapi kebutuhan hidup tak bisa diabaikan.
Bagi pebisnis dan pelaku usaha, periode ini menantang sekaligus memancing kejelian untuk memanfaatkan peluang. Di sektor properti, kebutuhan
properti untuk pengguna, atau kerap
disebut end user, tetap ada. Apalagi, masih ada backlog atau
kekurangan rumah, yang menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 7,6 juta
unit.
Strategi yang dipilih mesti mempertimbangkan kondisi
makroekonomi, yang menempatkan Indonesia dalam resesi
pada akhir bulan ini. Pada triwulan II-2020, perekonomian RI
tumbuh minus 5,32 persen. Diperkirakan, pada triwulan
III-2020, perekonomian Indonesia kembali tumbuh minus.
Pemerintah memproyeksikan triwulan III yang berakhir pada
September tumbuh minus 1 hingga minus 2,9 persen.
Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk Stefanus Ridwan
mengungkapkan, pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi mendorong pengembang bersiasat untuk menggarap pasar. Saat
ini, Pakuwon Jati masuk ke pasar apartemen segmen menengah di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Superblok yang akan
dibangun mulai 2021 itu menawarkan apartemen segmen
menengah seharga Rp 600 juta-Rp 700 juta per unit.
Stefanus menilai, selalu ada kebutuhan rumah di kawasan
pinggiran Jakarta, baik untuk tempat tinggal keluarga maupun
tempat tinggal sementara bagi pekerja di Bekasi. Kendati
masuk ke segmen menengah, kualitas produk tetap dijaga agar
kepercayaan konsumen tidak bergeser.
”Ada standar kualitas yang kami jaga meskipun harga unit
tidak terlalu mahal,” katanya.
Secara terpisah, Direktur PT Metropolitan Land Tbk (Metland) Wahyu Sulistio mengemukakan, Metland fokus menggarap hunian di kawasan pinggiran Jakarta. Di kawasan itu,
pasar yang dibidik adalah segmen menengah dan menengah ke
bawah.
Strategi tersebut dijalankan karena pasar di segmen menengah dan menengah ke bawah cenderung stabil di masa
krisis, termasuk pada masa pandemi Covid-19.
Wahyu menuturkan, di Metland Puri, Tangerang, Banten,
sebanyak 50 rumah seharga Rp 1,4 miliar per unit yang
dipasarkan sejak awal 2020 habis terjual. Bulan depan,
Metland akan menawarkan tipe hunian baru dengan harga Rp
1,5 miliar per unit.
”Selama krisis, terjadi peningkatan dana pihak ketiga di
perbankan. Artinya, ada banyak dana masyarakat yang diparkir di bank. Segmen penyimpan dana itu yang kami bidik,”
katanya.
Berdasarkan data uang beredar yang dirilis Bank Indonesia,
simpanan dana pihak ketiga di bank per akhir Juli 2020
sebesar Rp 6.058 triliun atau tumbuh 7,7 persen dalam
setahun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan
Juni 2020 yang sebesar 7,6 persen dalam setahun.
Selain hunian, pengembang juga melanjutkan proyek Metland di Cibitung, Bekasi, dan Cileungsi, Bogor, untuk segmen
pasar menengah ke bawah. Langkah itu mempertimbangkan
permintaan pasar perumahan dengan harga berkisar Rp 400
juta-Rp 900 juta per unit yang dinilai masih tumbuh meskipun
menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
Tren penurunan daya beli masyarakat akibat pandemi
Covid-19 disiasati dengan memudahkan pola pembayaran,
antara lain, berupa perpanjangan cicilan uang muka.
”Pasar masih terbuka,” ujarnya optimistis.
Fenomena
Siasat dan strategi pengembang untuk membidik pasar atau
konsumen di bawah segmen yang disasar sebelum pandemi
Covid-19 bukannya tanpa pertimbangan.
Direktur Eksekutif Indonesia Property Wacth (IPW) Ali
Tranghanda mengungkapkan, ada fenomena pergeseran pasar
properti di tengah pandemi.
Berdasarkan survei IPW, segmen pasar hunian dengan
harga rata-rata Rp 2,9 miliar per unit turun menjadi Rp 1,9
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
KOMPAS/RIZA FATHONI
Pekerja merampungkan
pembangunan
apartemen di kawasan
Margajaya, Bekasi
Selatan, Kota Bekasi,
Jawa Barat, Jumat
(3/4/2020). Penurunan
daya beli masyarakat di
masa pandemi Covid-19
membuat segmen pasar
properti turun (atas).
Pekerja mengerjakan
papan nama perumahan
di kawasan Setu,
Tangerang Selatan,
Banten, Selasa
(8/9/2020).
Pengembang membidik
pasar properti di
pinggiran Jakarta (kiri).
miliar per unit. Adapun segmen
pasar rumah seharga rata-rata
Rp 1 miliar turun menjadi Rp
800 juta per unit.
Segmen pasar di bawahnya
juga terseret turun, dari rata-rata Rp 800 juta per unit menjadi
Rp 500 juta per unit.
Fenomena pergeseran pasar
ini ditangkap pengembang yang
tak gengsi menurunkan sedikit
segmentasinya demi meraih
konsumen baru. Selain itu, pengembang juga berupaya meraih pasar konsumen yang semula ada di level atas menjadi
level menengah.
Sejumlah pengembang besar,
di antaranya Jababeka dan
Summarecon, mulai masuk ke
perumahan segmen menengah.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia Paulus Totok Lusida mengatakan, pergeseran segmen
rumah atau hunian ditandai dengan penjualan rumah di bawah
harga Rp 1 miliar yang cenderung masih bagus.
Meski demikian, Totok
mengakui, tak mudah memprediksi pasar properti pada akhir
tahun ini di tengah deraan pandemi Covid-19.
”Pasar properti sangat bergantung pada persepsi pasar
yang ada. Perlu kebijakan yang
tidak menimbulkan sentimen
negatif pasar,” ucapnya.
Ketua Umum DPP Asosiasi
Pengembang Perumahan dan
Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah
menambahkan, daya beli masyarakat turun di masa pandemi. Kemampuan membayar
kredit atau cicilan juga turun.
”Tahun ini kami targetkan
(pembangunan) 200.000 rumah bersubsidi. Akan tetapi,
untuk saat ini, semua (pasar)
berantakan dan tidak bisa diprediksi. Kami harap badai segera berlalu,” tuturnya.
Data Bank Indonesia menunjukkan, kredit properti per Juli
2020 sebesar Rp 1.041 triliun
atau tumbuh 3,5 persen secara
tahunan. Pertumbuhan ini di
bawah Juni 2020 yang sebesar
4,2 persen.
Penurunan paling tajam terjadi pada kredit konstruksi,
yang pada Juni 2020 tumbuh
4,3 persen secara tahunan menjadi 3 persen secara tahunan
pada Juli 2020. Sementara kredit real estat yang tumbuh 5,8
persen pada Juni 2020 menjadi
4,7 persen pada Juli 2020. Adapun kredit pemilikan rumah
(KPR) dan kredit pemilikan
apartemen (KPA) yang tumbuh
3,5 persen secara tahunan pada
Juni 2020 turun tipis menjadi
3,4 persen secara tahunan pada
Juli 2020.
Upaya
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pahala N Mansury mengatakan,
berbagai upaya dilakukan BTN
untuk mendorong penyaluran
KPR. Upaya tak henti dilakukan
di tengah tantangan kondisi
ekonomi yang berada di ambang resesi akibat pandemi Covid-19.
”Upaya itu antara lain membantu proses penyelesaian
pembangunan rumah KPR
yang terhambat ketidaktersediaan prasarana, sarana, dan
utilitas umum, seperti listrik
dan air serta jalan dan saluran,”
kata Pahala.
BTN berhadapan dengan
tantangan penurunan daya beli
akibat pembatasan aktivitas sosial di masa pandemi.
Namun, Pahala menegaskan,
dalam merealisasikan penyaluran kredit, BTN tetap
memegang prinsip kehati-hatian. Dengan cara itu, rasio kredit bermasalah terjaga dan debitor tidak terbebani cicilan di
tengah kondisi pelemahan ekonomi.
”Sejauh ini, Bank BTN berupaya memaksimalkan ekspansi kredit dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko
yang baik,” katanya.
Sejak awal, BTN berkomitmen menyalurkan pembiayaan
hingga tiga kali lipat atau sebesar Rp 15 triliun dari dana
yang ditempatkan pemerintah.
Porsi terbesar dari penyaluran
pembiayaan tersebut ke sektor
perumahan.
Meski demikian, saat ini realisasinya justru melampaui
target, yakni Rp 15,38 triliun.
Segmen terbesar adalah KPR
subsidi, yakni untuk 28.807 debitor senilai Rp 3,99 triliun atau
setara 26 persen dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan.
Pandemi memukul banyak
negara, termasuk Indonesia.
Belajar dari para pebisnis dan
pelaku usaha di sektor properti,
selalu ada peluang yang bisa
ditangkap. (IDR)
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
JENDELA
27
C
Sejumlah pehobi lari trail asal Lombok yang mengikuti Effort
Challenge 2020 yang diselenggarakan Trail Running Connect
tengah menaiki perbukitan di kawasan Savana Propok, Desa
Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Nusa
Tenggara Barat, Sabtu (29/8/2020). Effort Challenge 2020
merupakan lomba lari trail yang berlangsung selama 28 hari
dan diikuti hampir 200 pelari dari seluruh wilayah Indonesia.
FOTO -FOTO: KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA
BERPACU DI MEDAN
ELEVASI KALA PANDEMI
Pandemi membuat lomba lari, termasuk ”trail run” atau lari lintas alam
bebas tidak bisa lagi dilaksanakan secara langsung di satu tempat.
Kondisi itu membuat penyelenggara menggantinya dengan lomba
virtual. Salah satunya Effort Challenge 2020. Lomba lari yang membuat
peserta, tidak hanya menantang diri mengumpulkan jarak, tetapi juga
menaklukkan elevasi.
ISMAIL ZAKARIA
J
am menunjukkan pukul
06.30 Wita
saat
rombongan Andi
Eka Karya
(31), Lalu Erwin Mustiadi
(31), dan Sohibul Kahfi
(23) tiba di
gerbang Savana Propok dan Bukit Kondo, Desa
Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (29/8/2020).
Letaknya yang berada di kawasan
hutan membuat suasana gerbang
yang berada sekitar 75 kilometer itu
masih gelap. Beberapa orang masih
tertidur pulas berselimut sarung di
warung atau tenda di pinggir jalan.
Suhu udara yang dingin membuat
mereka masih enggan bangun.
Eka mendekati satu tenda. Menepuk-nepuk bagian atas. Lalu berteriak membangunkan penghuninya.
Tak berapa lama, Muh Thoriq Dwi
Setyawan muncul, menginformasikan
jika yang mereka cari sudah berangkat duluan.
”Tinggal saya di sini, tidak ikut
naik. Mak Iwed sudah berangkat. Saya
masuk ke tenda karena di luar dingin,” kata Thoriq. Mak Iwed, panggilan untuk Dewi Ekawati (43), salah
satu senior mereka.
Mengetahui itu, Eka, Erwin, dan
Sohibul langsung bergegas. Mereka
menyiapkan diri. Berganti pakaian
lari, memakai sepatu khusus untuk
lintas alam, dan memastikan seluruh
perbekalan telah masuk ke tas.
Sekitar pukul 07.00, ketiganya kemudian mulai berjalan kaki ke arah
barat. Jalur pertama masih berupa
jalan datar dikelilingi pepohonan. Sekitar 10 menit kemudian, jalur mulai
sedikit menanjak.
Setelah itu, mereka mendapati jalur menurun, kemudian menanjak
lagi. Begitu seterusnya selama beberapa kali hingga jarak tempuh mencapai sekitar 1 kilometer atau ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.
Setelah itu, jalur terus menanjak.
Cukup curam untuk berjalan tanpa
pegangan. Oleh karena itu, di kiri atau
kanan jalan dipasang tali pengaman.
Berpegangan pada tali bisa membantu pergerakan jauh lebih mudah dan
cepat.
Memasuki ketinggian 1.200 mdpl,
mereka keluar dari hutan. Jalur masih
tetap menanjak, tetapi berganti jalan
di punggung tebing dengan ilalang di
kiri dan kanan.
Dari jalur itu, jika menengok ke
bawah, tutupan hutan yang sudah
dilalui terlihat jelas. Begitu pun ka-
wasan hutan lain. Di atas kawasan
hutan itu, juga terlihat bukit-bukit
yang menjulang di sisi timur dan
selatan.
Jalur menanjak yang dipenuhi ilalang itu cukup curam sehingga harus
berhati-hati. Beruntung ada tali-tali
yang dibentangkan hingga ke atas
serta pegangan dari kayu. Setidaknya
itu membantu sekaligus mengamankan pengunjung.
Setelah menempuh perjalanan selama 1,5 jam, rombongan sampai di
Bukit Sekomak. Begitu sampai di sana, perjalanan menanjak yang begitu
melelahkan terbayar.
Dari atas ketinggian 1.700 meter di
atas permukaan laut, Savana Propok I
dengan hamparan ilalang di depan
mata. Hamparan savana itu berakhir
di kaki Gunung Rinjani yang terlihat
menjulang di sisi barat.
Di sisi kiri dan kanan, bukit-bukit
semakin banyak terlihat. Juga hamparan hutan yang hijau yang berakhir
pada daratan dengan permukiman
warga dan Selat Alas yang berada di
antara Pulau Lombok dan Sumbawa.
Setelah puas beristirahat dan
mengisi tenaga dengan bekal masing-masing, termasuk bertemu Dewi,
rombongan itu tidak langsung turun.
Mereka memutuskan melanjutkan
perjalanan untuk menjajal Bukit Kondo yang berada pada ketinggian 1.800
mdpl.
Sambil beriringan, mereka berjalan
kaki pada jalan setapak menanjak
yang kiri dan kanannya tebing. Sesekali mereka berhenti, kemudian
berfoto dengan berbagai latar. Begitu
sampai di Puncak Kondo, mereka
kembali beristirahat dan berfoto.
Alih-alih turun lewat jalur semula,
mereka justru memilih jalur lain. Namun, pilihan di luar perkiraan. Karena mereka harus melewati lereng
curam. Butuh kehati-hatian untuk
melangkah, termasuk berpijak pada
batu atau tanah keras.
Dewi dan rombongan harus berpegangan erat pada rumput karena
tidak ada pohon sama sekali. Jika
tidak berpegangan, mereka bisa terjatuh. Lereng dengan kemiringan
hampir 75 derajat itu akhirnya bisa
mereka lewati sekitar 30 menit.
Setelah itu, mereka disambut padang Savana Propok II. Ilalang, perdu,
dan tumbuhan liar lain terhampar
luas hingga ke ujung barat. Berakhir
pada tutupan hutan tepat di bawah
Gunung Rinjani yang menjulang tinggi.
Setibanya di sana, Dewi dan rekan-rekannya bergerak dengan cepat.
Bahkan sedikit berlari menuju tempat
teduh untuk beristirahat.
Setelah energi kembali, mereka
melanjutkan perjalanan pulang. Melewati padang savana Propok I, naik
ke Bukit Sekomak, lalu turun melewati turunan yang curam, masuk ke
kawasan hutan, dan muncul di pintu
gerbang. Total jarak yang ditempuh
hampir 10 kilometer.
”Effort challenge”
Selain menengok jalur lama yang
digunakan untuk ajang Rinjani 100
atau lari lintas alam di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani itu, rombongan Dewi sebenarnya tengah
mengikuti Effortchallenge2020.
Effortchallenge 2020 adalah lomba
lari lintas alam bebas (trail running)
yang digelar Trail Running Connect,
laman penyedia informasi tentang lari
trail. Kompetisi yang berlangsung selama empat pekan dari 17 Agustus
2020 hingga 13 September 2020 itu
tidak hanya diikuti Eka dan kawan-kawan, tetapi juga hampir 200
pehobi lari trail di seluruh Indonesia.
”Sebaran pesertanya menarik.
Hampir seluruh Indonesia karena
bersifat virtual. Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali Nusa
Tenggara, dan Maluku juga ada,” kata
Founder Trail Running Connet yang
juga salah satu juri Rudi Rohmansyah.
Menurut Rudi, ide menggelar kompetisi itu muncul akibat melihat dampak pandemi. Misalnya, banyak lomba
yang ditunda hingga dibatalkan. ”Itu
membuat khawatir lari trail akan redup,” kata Rudi.
Berbeda dengan lari virtual lain,
melalui Effortchallenge yang larinya
bisa di mana saja selama berada di
wilayah Indonesia, mereka memperkenalkan konsep effort. Konsep itu
yang biasa digunakan pada lomba-lomba di bawah Asosiasi Lari Trail
Internasional (ITRA). Konsep memadukan hitungan jarak dan elevasi.
Misalnya setiap mendapatkan satu
kilometer jarak lari, seorang pelari
mendapatkan satu poin. Kemudian
untuk elevasi, setiap mendapatkan
100 meter, seorang pelari dihitung
mendapatkan satu poin.
Lomba berlangsung selama empat
minggu. Setiap minggu, masing-masing peserta wajib mendapatkan 1.000
meter elevasi. Jika tidak, maka tidak
bisa melanjutkan lomba. Pemenang
ditentukan berdasarkan poin effort
terbanyak akumulasi dari poin jarak
dan elevasi.
”Kami senang karena walau pertama kali, tetapi disambut dengan
baik. Banyak juga yang konsisten
hingga minggu keempat. Selain itu,
dunia lari trail bisa hidup di tengah
pandemi,” kata Rudi. Panitia sendiri
sejak awal sudah meminta peserta
selalu menerapkan protokol kesehatan.
Selain itu, kata Rudi, lewat lomba
itu, mereka menghubungkan para pelari trail
seluruh Indonesia. Sehingga mereka punya data
sebaran pelari trail Indonesia. ”Kami senang
melihat para pelari yang sudah punya nama
memberi contoh dengan konsistensinya. Di saat
yang sama, juga muncul bibit-bibit baru pelari
trail Indonesia,” kata Rudi.
Uniknya lagi, dari biaya pendaftaran, peserta
bisa memilih adopsi pohon di hutan Kalimantan
Barat. Hal itu bekerja sama dengan gerakan Hutan
Itu Indonesia.
Menantang
Setelah berlangsung selama empat minggu,
lomba berakhir. Pada kategori laki-laki, juara
diraih Suparmin asal Jawa Tengah yang meraih
1.620, 50 poin setelah berlari dengan total jarak
928,63 kilometer (km) dan elevasi 69.195 meter.
Pemenang kedua diraih Imam Afandi asal NTB
yang meraih 1.441,98 poin (jarak 990,60 km dan
elevasi 45.138 meter). Pemenang tiga Edi Hosana
asal Kalimantan Timur dengan 1.324,42 poin
(jarak 1127,10 km dan elevasi 19.732 meter).
Sedangkan untuk kategori perempuan, juara
diraih Shindy Patricia asal Jawa Timur yang
meraih 1.546,87 poin setelah berlari dengan total
jarak 986,6 km dan elevasi 56.027 meter. Disusul
Christin Mutia asal Jawa Timur dengan 1.447,38
poin setelah berlari dengan total jarak 1112,5 km
dan elevasi 33.488 meter. Adapun pemenang
ketiga diraih Novita Wulandari asal Jawa Barat
dengan 1.015,38 poin (total jarak 734,8 km dan
elevasi 28.058 meter).
Suparmin yang banyak menjuarai lomba lari
trail menilai, Effortchallenge yang berlangsung
selama satu bulan adalah lomba yang tidak main-main. “Sangat menantang. Benar-benar mengobati kerinduan akan lomba lari trail,” kata Suparmin yang berkemah selama satu bulan di
Gunung Muria, tempatnya berlari untuk lomba
itu setiap hari.
Menurut Suparmin, ia memutuskan ikut karena optimistis punya ketahanan. Lomba seperti
Effortchallenge, menurutnya, membutuhkan itu
alih-alih kecepatan. ”Pekerjaan rumah saya adalah
bagaimana agar tidak cedera selama satu bulan,”
kata Suparmin yang mengaku kehilangan pekerjaan karena pandemi.
Menurut Suparmin yang menjaga fisiknya dengan mengonsumsi ketela rebus dan tempe rebus
setiap hari itu, tantangan terbesar adalah mulai
lari setiap hari. ”Seratus persen berat karena
benar-benar sudah lelah, capek, ngantuk, dan
bosan,” kata Suparmin yang sempat diserang diare
dua hari menjelang lomba berakhir.
Suparmin mengaku tidak ada catatan khusus
terkait lomba. Hanya saja, ia merasa bahagia
dengan lomba itu karena melatih mental, sekaligus melawan rasa bosan dan malas.
”Risiko pasti ada. Tetapi itu wajib kita lalui
untuk mendidik kita lebih kuat. Apalagi lari trail.
Harus siap kepeleset, kedinginan, dan lainnya,”
kata Suparmin yang menyesal karena tak punya
foto saat berlari di Muria.
Shindy juga mengaku senang bisa meraih juara
pertama kategori perempuan. Apalagi itu diraihnya dari kompetisi lari selama 28 hari selama
pandemi. ”Ini tentu bukan hal mudah. Butuh
kondisi fisik yang bugar. Karena bagaimanapun
menjaga kesehatan jauh lebih penting dari kompetisi itu sendiri,” kata Shindy.
Menurut Shindy, menjaga konsisten memang
menjadi tantangan terbesar. Baginya, bukan seberapa banyak jarak dan elevasi yang ia tempuh.
”Tetapi bagaimana mengatasi rasa jenuh berlari
setiap hari, bahkan di rute yang hampir selalu
sama seorang diri. Jadi selain mendengar musik,
saya juga mengubah rute, dan tentu tetap istirahat
dan menjaga nutrisi,” kata Shindy yang kagum
dengan kompetitifnya peserta kategori perempuan.
Seperti Suparmin dan Shindy, menurut Lalu
Erwin yang banyak berlari di kawasan perbukitan
di Taman Nasional Gunung Rinjani, lomba itu
sangat menantang. ”Walau hanya lomba virtual,
tetapi serasa kita saling mengejar untuk menabung jarak dan elevasi. Memacu adrenalin
untuk mendapatkan minimal 1.000 meter elevasi
setiap minggunya,” kata Erwin.
Eka, yang juga sering lari bersama Erwin,
mengatakan, karena lari di ketinggian untuk mengumpulkan elevasi, maka pengetahuan tentang
medan sangat penting.
”Cukup berbahaya ketika lari tanpa pengetahuan yang cukup tentang cuaca, kondisi tofografi dan sosial masyarakatnya. Jadi enggak
cuma lari, kita harus mengetahui karakteristik
kondisi medan yang dituju, termasuk memilah
dan memilih peralatan yang tepat,” kata Eka.
Pada saat yang sama, karena berlari pada masa
pandemi, menurut Dewi, berlari sendiri menjadi
tantangan selain memotivasi diri melawan rasa
malas. ”Padahal kalau lari mencari elevasi di
tanjakan, paling seru ramai-ramai,” kata Dewi.
Di saat pandemi, menjaga kesehatan menjadi
sangat penting. Berlari bisa jadi pilihan. Jika tak
cukup di jalan, tak ada salahnya menantang diri ke
kawasan perbukitan hingga gunung, menaklukkan
elevasi.
¢
JENDELA
28
D
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
RISIKO PENULARAN COVID-19
DI TENGAH BENCANA BANJIR
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Covid-19 berisiko menular di tengah
bencana banjir. Risiko yang paling besar
adalah saat warga menetap di lokasi
pengungsian. Terbuka kemungkinan
angka penambahan pasien Covid-19
melonjak jika tidak diantisipasi.
ADITYA DIVERANTA
K
epala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri
Yunis Miko menjelaskan, potensi besar penularan Covid-19 selama enam bulan ini terjadi pada kerumunan. Hanya dalam situasi itu,
seorang yang positif Covid-19 sangat mungkin
menularkannya ke banyak orang. Adapun penularan lewat genangan saat banjir kemungkinannya sangat kecil dan belum ada bukti
secara ilmiah.
Menurut Tri, potensi kerumunan sangat
mungkin terjadi ketika proses evakuasi menuju pengungsian. Dia khawatir proses tersebut melonggarkan
protokol kesehatan. Penularan bisa menjadi lebih parah jika warga
tak saling menjaga jarak fisik di pengungsian.
”Potensi orang saling bersentuhan, apalagi berkerumun, sudah
ada sejak genangan menerpa. Apabila orang ditempatkan pada
tenda evakuasi yang tak ada sekat jarak, hal itu juga berpotensi
menularkan virus. Andai saja ada satu orang yang sebenarnya
positif tanpa gejala, maka semua orang yang berinteraksi dengannya terhitung sebagai kontak erat,” tutur Tri saat dihubungi
pada Kamis (24/9/2020).
Sejumlah warga mengakui, evakuasi yang berlangsung di sejumlah lokasi di Jakarta saat terjadi genangan pada Senin
(21/9/2020) berlangsung tidak kondusif bagi penerapan protokol
kesehatan. Andreas (30), warga Pancoran, Jakarta Selatan, misalnya, lupa memakai masker saat harus segera mengevakuasi diri
dari rumah yang terendam genangan setinggi 75 sentimeter. Dia
buru-buru membawa keluarganya dan menyelamatkan berkas
penting.
”Waktu itu genangannya lumayan tinggi. Pak RT sudah manggil-manggil supaya buru-buru keluar dari rumah. Enggak ingat lagi
mesti jaga jarak, apalagi pakai masker. Yang penting selamat dulu,”
ujarnya Andreas yang tinggal di bantaran sungai.
Sebagai warga yang tinggal di bantaran sungai, Andreas sebenarnya sangat maklum dengan genangan yang muncul saat
musim hujan. Namun, kali ini dia merasa banjir datang lebih awal
daripada biasanya. ”Hujan yang biasanya mulai pada Oktober
sudah datang pada pekan keempat September,” kata warga RT 008
RW 001 Pengadegan itu.
Andreas mengakui, kegelisahan terhadap kondisi pembatasan
sosial berskala besar (PSBB) memecah fokusnya terhadap potensi
banjir. Genangan yang meluap setelah hujan sepanjang Senin
malam tak segera disadarinya. Sekitar pukul 21.00, genangan itu
masuk ke lantai satu rumahnya. Keluarganya belum beranjak dari
rumah.
Ketua RT 008 RW 001 Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan,
Ruslan, mengatakan, banjir saat hujan beberapa hari lalu terhitung
mendadak. Ada beberapa warga yang lupa mematuhi protokol
kesehatan saat evakuasi.
Sejumlah warga lain juga kewalahan saat menghadapi luapan
genangan seusai hujan. Ihin Solihin, Ketua RT 004 RW 007
Kelurahan Rawajati, Pancoran, tidak siap mengungsi saat genangan
mulai naik pada Senin malam. Alhasil, perabotan rumah di lantai
satu terendam genangan dari sungai.
Warga berjalan menembus genangan air karena luapan Sungai Ciliwung di
kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2020). Korban
banjir yang tinggal di pengungsian mesti mewaspadai penularan Covid-19.
”Sudah ada peringatan dari aplikasi Pantau Banjir, tetapi genangan naik dengan
cepat. Saya dan istri enggak sempat angkut
barang ke lantai atas, hanya menyelamatkan
berkas yang penting di lemari,” ucap Ihin
saat dihubungi Selasa sore.
Tutik (52), warga kompleks perumahan
Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat,
tak menyangka hujan lebat datang lebih dini
pada bulan September. Meski tidak sampai
mengungsi, perempuan ini khawatir hujan
deras menjadi pertanda bahwa lingkungannya akan sering banjir.
”Sebenarnya banjir di kompleks perumahan Green Garden sudah rutin setiap
tahun. Namun, saya agak gelisah karena
hujannya datang sebulan lebih cepat. Sudah
begitu, pandemi Covid-19 belum selesai,
dampaknya double,” ujarnya.
Andreas, Ihin, dan Tutik tak mengharapkan terpaan bencana banjir dan pandemi
Covid-19. Mereka berharap sistem mitigasi
berjalan, mulai dari waduk, peringatan, evakuasi, dan sebagainya untuk mengatasi banjir.
Pengerukan waduk, embung, hingga saluran air dilakukan oleh Dinas Sumber Daya
Air (SDA) DKI Jakarta sejak Maret 2020.
Pada Senin, Dinas SDA mengerahkan 15
ekskavator untuk mengeruk lumpur di Waduk Riario, Pulomas, Jakarta Timur. Pengerukan waduk itu sebelumnya dikerjakan
dengan tujuh ekskavator.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini
Yusuf mengejar target pengerukan waduk.
Selain Waduk Riario, pengerukan dilakukan
di sungai-sungai dan penampungan air di
lima wilayah Jakarta. Ada 100 waduk dan
embung yang tengah dikeruk.
Selain di Jakarta, cuaca ekstrem juga
menyebabkan beberapa wilayah lain didera
banjir bandang. Pusat Data Informasi dan
Humas Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) mencatat, banjir bandang
yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan 2 warga meninggal, 10 luka-luka,
dan 78 orang mengungsi. Banjir bandang ini
berdampak terhadap 133 keluarga atau 431
jiwa.
Banjir juga menggenangi 15 desa di dua
kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (22/9/2020). Sementara di Desa Karangmalang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terjadi puting beliung yang menyebabkan 25 rumah rusak ringan dan berdampak
terhadap 33 keluarga.
Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo
mengatakan, manajemen selama pengungsian sulit dilakukan saat wabah. Risiko terhadap penularan di pengungsian sangat tinggi sehingga harus dikelola dengan baik.
”Tempat pengungsian harus didesain per
keluarga. Kalau pakai tenda besar sebagaimana biasanya, akan berisiko terjadi penularan Covid-19,” kata Agus.
Terkait situasi itu, Tri menekankan agar
pemerintah mulai melakukan penyesuaian
protokol Covid-19 saat evakuasi banjir. Banyak hal yang harus dipikirkan dalam proses
evakuasi dan penyediaan pengungsian agar
tidak terjadi potensi penularan. Dia menilai,
perlu ada penyusunan dan sosialisasi terhadap protokol evakuasi bencana selama
Covid-19.
Burrel E Montz, akademisi planologi lingkungan dari East Carolina University, Amerika Serikat, dalam Journal of Flood Risk
Management Wiley Online Library Volume
13, Mei 2020, juga mengingatkan ada potensi
risiko yang beririsan antara banjir dan pandemi Covid-19. Publikasinya berjudul ”Risk
Management: Are There Parallels Between
Covid-19 and Floods?” menjelaskan terjadinya perubahan lanskap peta risiko banjir
selama pandemi Covid-19.
Burrel menekankan bahwa perlu ada penyesuaian langkah mitigasi banjir dengan
protokol Covid-19. ”Dengan Covid-19 yang
terus menular beberapa bulan belakangan,
kita hanya memiliki sedikit pengalaman sehingga banyak sekali yang perlu dipelajari.
Sementara itu, kita mempunyai banyak
pengalaman soal penanganan bencana banjir. Dua hal ini perlu ditelaah lebih dalam
agar penanganannya bisa meminimalkan
jumlah korban,” tulisnya dalam laporan tersebut.
Potensi kerumunan
sangat mungkin terjadi ketika proses evakuasi menuju pengungsian. Dia khawatir
proses tersebut melonggarkan protokol
kesehatan. Penularan
bisa menjadi lebih parah jika warga tak saling menjaga jarak fisik di pengungsian.
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
JENDELA
29
E
AP PHOTO/NG HAN GUAN
PERSAINGAN
AS-CHINA
”MENGORBIT”
HINGGA LUAR
ANGKASA
Persaingan antara Amerika Serikat dan China merambah ke banyak hal,
termasuk program luar angkasa. Superioritas Amerika Serikat mendapat
tantangan dari China yang akan meluncurkan stasiun luar angkasa tahun
2022.
ADHITYA RAMADHAN
D
irektur Badan Penerbangan dan Antariksa
Amerika Serikat atau
NASA Jim Bridenstine
mendesak
anggota
parlemen untuk mempertahankan kehadiran Amerika Serikat di
orbit Bumi setelah
Stasiun Antariksa Internasional dinon-aktifkan sehingga China
tidak mendapatkan keuntungan strategis dari hal ini.
Bagian pertama dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) diluncurkan tahun
1998 dan telah beroperasi sejak tahun 2000.
Stasiun yang berfungsi sebagai laboratorium
ilmiah luar angkasa itu merupakan hasil
kemitraan AS, Rusia, Jepang, Eropa, dan
Kanada.
ISS direncanakan beroperasi sampai dengan tahun 2030. ”Satu hal yang menjadi
kekhawatiran saya, yaitu berakhirnya ISS,”
ujar Bridenstine. ”Untuk mempertahankan
kehadiran AS di orbit Bumi, kita harus
menyiapkan langkah selanjutnya,” tambahnya.
Untuk itu, NASA telah mengajukan anggaran sebesar 150 juta dollar AS (Rp 2,2
triliun) untuk tahun anggaran 2021 guna
membantu komersialisasi orbit rendah Bumi, yaitu ruang maksimal 2.000 kilometer
dari permukaan planet. ISS biasanya meng-
orbit di ketinggian sekitar 420
kilometer di atas Bumi dengan
kecepatan 17.000 mil per jam.
”Kami berharap ada kemitraan
pemerintah dan swasta sehingga
NASA bisa memanfaatkan penyedia stasiun luar angkasa dan kita
dapat mempertahankan kehadiran manusia secara permanen tanpa gangguan di orbit rendah Bumi,” ungkap Bridenstine.
”Saya pikir bukanlah kepentingan negara untuk membangun
stasiun luar angkasa internasional, justru kepentingan negara
untuk mendukung komersialisasi
industri di mana NASA merupakan konsumen.”
Istana surgawi
Di luar argumen tersebut, Bridenstine memperingatkan parlemen bahwa penting untuk terus
mempertahankan keunggulan AS
dalam program antariksa guna
menghadapi kehadiran stasiun luar angkasa China yang akan dioperasikan oleh Beijing pada tahun 2022.
Stasiun antariksa China tersebut dinamai Tiangong yang berarti Istana Surgawi. Pada Juni lalu,
kantor berita Pemerintah China,
Xinhua, mengumumkan bahwa
peluncuran stasiun antariksa tersebut merupakan buah dari kemitraan dengan 23 entitas dari 17
negara. Stasiun ini nantinya menjalankan berbagai eksperimen ilmiah.
Negara yang dimaksud termasuk negara maju dan berkembang,
seperti Perancis, Jerman, dan Jepang, juga Kenya dan Peru.
”China dengan cepat membangun apa yang mereka sebut sebagai ’Stasiun Antariksa Internasional China’ dan mereka dengan
cepat memasarkannya kepada
mitra internasional,” kata Bridenstine.
”Akan menjadi tragedi apabila
setelah selama ini, dan setelah
semua usaha, kita meninggalkan
orbit rendah Bumi dan menyerahkan wilayah itu.”
Bridenstine menjelaskan bahwa ISS menawarkan potensi besar
pengembangan ilmu pengetahuan, mulai dari inovasi farmasi,
pencetakan organ manusia 3D,
penciptaan retina buatan, hingga
perawatan orang dengan gangguan makula degeneratif.
Itulah sebabnya penting mendanai NASA untuk membayar
perusahaan mendirikan stasiun
Pengunjung mengamati
model stasiun antariksa
China dan replika kapsul
astronot untuk kembali ke
Bumi di China Beijing
International High Tech
Expo, Beijing, 17
September 2020 (atas).
Dalam foto yang diambil
dari video NASA,
Komandan Chris Cassidy
(kanan) dan astronot Bob
Behnken mengganti
baterai di luar Stasiun
Antariksa Internasional
(ISS), 1 Juli 2020.
antariksa di mana NASA akan
menjadi salah satu penggunanya.
Itu juga sebabnya, tambah Bridenstine, sangat vital untuk ”tidak
meninggalkan wilayah tersebut
kepada negara lain yang tidak sejalan dengan kepentingan kita”.
10 tahun
Seperti ditulis Xinhuanet pada
Mei silam, pembangunan Stasiun
Istana Surgawi diperkirakan selesai pada 2022 dan akan beroperasi di orbit rendah Bumi pada
ketinggian 340 km hingga 450 km
selama lebih dari 10 tahun. Stasiun ini akan mendukung percobaan ilmiah, teknologi, dan aplikasi dalam skala besar.
Tiangong akan mampu menampung tiga astronot dalam keadaan normal dan hingga enam
astronot selama pergantian awak.
Stasiun itu berbentuk T dengan
modul inti di tengah, sedangkan
kapsul laboratorium berada di setiap sisinya. Setiap modul memiliki bobot lebih dari 20 ton,
dengan massa total stasiun sekitar
66 ton. Adapun modul inti stasiun,
bernama Tianhe, memiliki panjang total 16,6 meter, diameter
maksimum 4,2 meter, dan massa
lepas landas 22,5 ton,
Sebelum ini, China memiliki
laboratorium luar angkasa Tiangong-1 dan Tiangong-2. Zhu Guangchen, Wakil Kepala Desainer
Stasiun Luar Angkasa dari China
Academy of Space Technology,
menyatakan, dua laboratorium
angkasa itu menyerupai apartemen satu kamar tidur, sementara
Tiangong tak ubahnya apartemen
dengan tiga kamar tidur, ruang
tamu, ruang makan, serta ruang
penyimpanan.
(ATO/AFP)
NASA VIA AP
¢
KO M PA S , J U M AT, 2 5 S E P T E M B E R 2 0 2 0
JENDELA
30
F
TEROMBANG-AMBING
DI TENGAH ARUS PANDEMI
Calon pekerja migran Indonesia yang ingin menjadi pelaut kini
dihantam arus pandemi Covid-19. Impian mengarungi lautan dunia
terancam buyar. Sayangnya, regulasi pemerintah dinilai belum
sepenuhnya menyelamatkan mereka.
ABDULLAH FIKRI ASHRI
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI
A
ri Nasution (21) sibuk
menggulung
yongka, senar pancing khas Taiwan, di
kantor PT Samuel
Jaya Maritim di Jalan Gunung Kelud 2,
Kota Cirebon, Jawa
Barat,
Sabtu
(19/9/2020). Dalam
sekejap, senar sepanjang lebih dari 3
meter itu dibuat lingkaran.
”Kalau orang baru pegang yongka,
pasti susah gulungnya,” ucap Ridho Purba (27) sambil rebahan. Polin Wahyu
(19), yang sedang asyik bermain gim,
sontak mengangguk mengamini ucapan
Ridho. Hasil gulungan senar pancing
oleh keduanya teronggok di lantai.
Mereka tidak menyombongkan diri.
Berbulan-bulan di kantor perusahaan
penyalur pekerja migran Indonesia
(PMI) khusus pelaut itu, ketiganya belajar bahasa hingga teknis berlayar di
Taiwan. Mereka tidur di salah satu dari
tiga kamar di kantor.
Terbang dari Medan, Sumatera Utara,
ketiganya datang ke PT Samuel Jaya
Maritim pada Januari 2020 sesuai rekomendasi teman-temannya. Anak rantau ini ingin meraih mimpi sebagai pelaut di kapal luar negeri. Namun, pandemi Covid-19 membuyarkan semua.
Pemerintah sempat menghentikan
penempatan PMI Maret lalu melalui
Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 151 Tahun 2020. Sebaliknya, sejumlah negara tujuan kini melarang PMI
masuk ke wilayahnya demi mengantisipasi penyebaran virus korona baru.
Polin sempat memilih pulang ke
rumah keluarganya di Banten, sedangkan Ridho harus ke Muara Angke, Jakarta, untuk bekerja, Mei lalu. Padahal,
Ibu Kota merupakan episentrum penyebaran Covid-19.
”Saya enggak khawatir,” ucap Ridho
yang naik bus ke Jakarta.
Ridho menjadi anak buah kapal dan
melaut ke Kalimantan sekitar empat
bulan. Di kapal kayu berukuran 60 gros
ton, delapan ABK menangkap cumi.
Angin laut, ombak, dan badai menjadi
pengalaman perdananya melaut.
”Saya kerja dari jam 6 sore sampai 6
pagi. Gaji pokoknya Rp 900.000 per
bulan,” ucapnya. Upah tersebut jauh
dibandingkan upah minimum provinsi
DKI Jakarta yang lebih dari Rp 4,2 juta
per bulan. Jika saja jadi ke Taiwan,
upahnya bisa mencapai Rp 7 juta per
bulan jika berpengalaman.
Bagi Ridho yang masih lajang, upah
melaut di kapal lokal paling tidak bisa
menyambung hidupnya di perantauan.
Beruntung, orang kantor kerap menyediakan makanan untuknya. Namun,
anak petani ini sangat ingin ke Taiwan.
Saat Ridho dan teman-temannya pusing memikirkan hari esok, Agustinus
Sihotang (26), kakak Polin, bosan de-
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI
Tiga calon pekerja migran Indonesia yang akan menjadi anak buah kapal
di Taiwan bersantai di kantor PT Samuel Jaya Maritim di Jalan Gunung
Kelud 2, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2020). Mereka belum bisa
berangkat karena pandemi Covid-19 (atas). Aris Nasution, calon pekerja
migran Indonesia yang akan menjadi anak buah kapal di Taiwan, berlatih
menggulung tali pancing di kantor PT Samuel Jaya Maritim.
ngan aktivitasnya di kapal Taiwan yang
kebanyakan tidur dan makan. ”Hampir
tujuh bulan kami tidak melaut, tetapi
gaji jalan terus. Kalau dipotong 1 persen,
saya pulang,” katanya melalui sambungan video telepon.
Sesuai kontrak dua tahun, pemilik
kapal wajib membayar gajinya meskipun
tak melaut. Ini berbeda dengan perusahaan di Indonesia yang mengurangi
gaji, bahkan memecat karyawan karena
pandemi.
Menurut Agustinus, kapalnya tidak
melaut karena kekurangan ABK akibat
dampak pandemi. Seharusnya, kapal tersebut membutuhkan 26 ABK. Namun,
saat ini, baru ada 14 ABK.
”Kemarin, baru masuk dua orang. Di
sini, ada enam orang kita (Indonesia),
termasuk saya,” katanya.
Sebenarnya, sejak akhir Juli, melalui
Kepmenaker No 294/2020 tentang Pelaksanaan Penempatan PMI pada Masa
Adaptasi Kebiasaan Baru, pemerintah
mengizinkan PMI terbang ke negara
tujuan. Taiwan juga termasuk negara
yang membuka kesempatan bagi PMI.
”Namun, syaratnya sangat ketat. Misalnya, pelaut dari Indonesia harus ka-
rantina dulu dua minggu saat ke sana.
Namun, pemilik kapal tidak mau menanggung biayanya,” ujar Yoso Sumingrat, Managing Crewing PT Samuel Jaya
Maritim.
Di sisi lain, keputusan pemerintah
membebaskan biaya penempatan PMI
di sektor tertentu, termasuk ABK, dinilai
bukan solusi tepat. Melalui Peraturan
Badan Perlindungan PMI No 9/2020 itu,
PMI tidak dibebani biaya penempatan
berupa tiket pergi dan pulang, visa kerja,
legalisasi perjanjian kerja, pelatihan kerja, dan paspor.
”Perusahaan (penyalur PMI) akhirnya tidak bisa membantu pengurusan
dokumen. Majikan juga tidak bisa bantu,” katanya.
Menurut dia, selama ini, setiap calon
ABK membayar 500 dollar AS untuk
biaya pelatihan, pengurusan paspor, sertifikat basic safety training, dan pemeriksaan kesehatan. Pembayaran dilakukan secara bertahap dengan pemotongan gaji jika bekerja di luar negeri.
Kini, akibat pandemi dan aturan pemerintah, pihaknya tidak lagi memberangkatkan PMI. ”Sebelum pandemi, kami menerima pendaftar sampai 15 orang
per hari. Dari Februari sampai sekarang,
belum ada lagi yang daftar,” ucapnya.
Baginya, menjadi pelaut di luar negeri
lebih baik dibandingkan di negeri sendiri. Salah satu alasannya, upah dan
asuransi jiwa di luar jauh lebih tinggi.
”Dan, gajinya utuh. Makan dan tempat
tinggal ditanggung. Enggak ada penjual
bakso atau minimarket di laut jadi bisa
nabung,” kata mantan ABK di Taiwan
dan Jepang ini.
PMI yang bekerja di kapal asing selama dua tahun rata-rata sudah bisa
membangun rumah di kampung. Yoso,
misalnya, membuka usaha bengkel motor di Cirebon setelah menjadi ABK di
luar negeri pada 2007-2013.
Dari 389 aduan ABK Indonesia yang
diterima BP2MI pada periode 2018
hingga semester I-2020, ada 120 aduan
berasal dari kapal Taiwan, 42 dari kapal
Korsel, dan 23 dari kapal China.
Walakin, bekerja sebagai ABK di kapal
asing berisiko karena berada di laut.
Apalagi, belakangan ini, terungkap kasus
ABK asal Indonesia yang meninggal dan
jenazahnya dilarung ke laut.
Dari 389 aduan ABK Indonesia yang
diterima Badan Perlindungan Pekerja
Migran Indonesia (BP2MI) pada periode
2018 hingga semester I-2020, ada 120
aduan berasal dari kapal Taiwan, 42 dari
kapal Korsel, dan 23 dari kapal China
(Kompas, 24/8/2020).
”Namun, itu hanya satu-dua kasus.
Banyak ABK yang pulang dan sukses,”
ucapnya.
General Manager PT Samuel Jaya
Maritim Andi Susanto mengakui, salah
satu hambatan memberangkatkan calon
ABK kini adalah surat izin usaha perekrutan dan penempatan awak kapal
(SIUPPAK) dari Kementerian Perhubungan. ”Kami sudah mengurusnya tahun lalu, tetapi ditolak. Orang (dari
pemerintah) yang mengeceknya sudah
dimutasi. Kami urus lagi. Seharusnya
kami diaudit awal tahun, tetapi ada
Covid-19,” katanya.
Susanto memastika perusahaan tempatnya bekerja yang berdiri sejak 2017
sudah legal. Pihaknya, misalnya, memiliki surat izin perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia
(SIP3MI) sebagai syarat memberangkatkan PMI.
Lagi pula, alamat dan kontak telepon
PT Samuel Jaya Maritim bisa diakses di
internet dan media sosial. Namun, menurut dia, alamat kantornya telah berubah dari Jalan Pangeran Drajat ke Jalan
Gunung Kelud. Di lokasi baru itu, belum
terpasang plang perusahaan.
”SIUPPAK itu prosesnya ribet-nya
minta ampun. Saya saja ngetik proposal
98 halaman belum beres. SIUPPAK bisa
diurus setelah dua tahun (perusahaan)
agen berjalan,” ungkapnya. Pihaknya
berharap regulasi terkait pemberangkatan calon pelaut ke luar negeri dipermudah. Apalagi, kehadiran mereka
turut mengurangi pengangguran.
Download