Uploaded by User64755

STYLE 1. SOP Audit Mutu Internal

advertisement
SOP
AUDIT MUTU INTERNAL
NO. DOKUMEN
REVISI
TANGGAL TERBIT
Disiapkan oleh
:
:
:
SOP/MR/03
00
19-04-2009
:
MANAGEMENT REPRESENTATIVE
Diperiksa oleh
:
Disetujui oleh
:
CAMAT
ISO 9001:2008 DOCUMENT
hal. 1 of 5
Dilarang menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative
SOP PENGENDALIAN REKAMAN
Kode Dokumen :
1.
SOP/MR/03
Status Revisi :
00
Tanggal terbit :
19-04-2009
TUJUAN
Prosedur ini dibuat sebagai pedoman dalam menguji dan menilai kesesuaian dan keefektifan
penerapan sistem manajemen mutu dengan pelaksanaan Audit Mutu Internal pada periode
tertentu baik untuk sebagian maupun keseluruhan proses. Selain itu audit mutu internal dilakukan
sebagai bahan tinjauan manajemen dan tindakan perbaikan.
2.
RUANG LINGKUP
Prosedur ini diterapkan pada semua bagian yang terkait dalam Sistem Manajemen Mutu
Kecamatan Kota Banjarbaru Utara.
3.
4.
REFERENSI
3.1.
ISO 9001:2008 klausul 8.2.2
3.2.
Manual Mutu, seluruh SOP, dan dokumen-dokumen pendukung lain yang terkait
DEFINISI
4.1.
Audit
:
Suatu pengujian yang sistematik dan independen untuk
menentukan apakah kegiatan mutu dan hasil-hasil yang sesuai
dengan perencanaan diterapkan secara efektif dan sesuai
untuk mencapai tujuan.
4.2.
Auditor
:
Personil yang melakukan audit.
4.3.
Lead Auditor
:
Personil yang memimpin dan bertanggung jawab terhadap tim
audit.
4.4.
Auditee
:
Personil/Bagian/Seksi yang diaudit.
4.5.
NC
:
Non Conformance adalah suatu kondisi dimana terdapat
ketidaksesuaian antara pelaksanaan dengan persyaratan.
4.6.
Observation
:
Adalah suatu kondisi dimana terdapat peluang untuk sebuah
peningkatan.
4.7.
Conformance
:
Adalah suatu kondisi dimana antara pelaksanaan dengan
persyaratan sudah sesuai.
4.8.
Tindakan Perbaikan :
Tindakan yang dilakukan oleh auditee untuk memperbaiki
ketidaksesuain yang ditemukan pada saat audit. Setiap
tindakan
yang
diambil
sebaiknya
sekaligus
merupakan
tindakan pencegahan agar masalah yang sama tidak terulang
lagi. Tindakan perbaikan merupakan bagian dari proses
peningkatan berkesinambungan.
hal. 2 of 5
SOP PENGENDALIAN REKAMAN
Kode Dokumen :
5.
SOP/MR/03
Status Revisi :
00
Tanggal terbit :
19-04-2009
PENANGGUNG JAWAB
Management Representative bertanggung jawab atas terselenggaranya audit mutu internal
sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
6.
URAIAN PROSEDUR
6.1.
Rencana Audit
6.1.1. MR harus membuat Program Audit Mutu Internal Tahunan yang disetujui oleh
Camat.
6.1.2. Audit Internal dilaksanakan minimal 1 (satu) kali dalam setahun.
6.1.3. Dalam hal penentuan frekuensi pelaksanaan audit, maka yang dapat dijadikan
pertimbangan adalah hal-hal sbb :
-
Frekuensi atau kecenderungan meningkatnya ketidaksesuaian untuk hal-hal
sejenis
-
Keluhan pelanggan
-
Permintaan tindakan perbaikan dan pencegahan
-
Hasil audit sebelumnya
6.1.4. MR harus menunjuk Lead Auditor beserta tim audit.
6.1.5. Lead Auditor harus menyiapkan:

Rencana Pelaksanaan Audit Mutu Internal

Formulir Non Conformity Report

Formulir Observation
6.1.6. Auditor harus orang independen yang tidak langsung berkaitan dengan SOP
maupun proses yang diaudit atau yang menjadi tanggung jawabnya.
6.1.7. Jika Program Audit Mutu Internal Tahunan tidak terlaksana sesuai dengan yang
sudah
ditetapkan, maka MR harus membuat reschedule program audit dan
pernyataan alasan perubahan jadwal audit tersebut.
6.2.
Pelaksanaan Audit
Tim audit harus melakukan Audit Mutu Internal dengan agenda :
6.2.1. Opening Meeting
Lead Auditor memimpin opening meeting untuk memperkenalkan anggota timnya
beserta tugas-tugas yang akan dilaksanakan, menjelaskan lingkup audit, serta
standar dan metode dalam melakukan audit.
hal. 3 of 5
SOP PENGENDALIAN REKAMAN
Kode Dokumen :
SOP/MR/03
Status Revisi :
00
Tanggal terbit :
19-04-2009
6.2.2. Kegiatan Audit
6.2.2.1 Audit dilaksanakan oleh tim audit yang sedikitnya berjumlah 2 (dua)
orang.
6.2.2.2 Auditor dapat menggunakan checklist untuk menuliskan hasil
yang
diperoleh selama audit.
6.2.2.3 Auditor harus meninjau semua dokumen mutu dan mencocokkannya
dengan penerapan di lapangan.
6.2.2.4 Hasil yang berupa temuan, dicatat dalam Formulir Non Conformity
Report dengan ketentuan 1 (satu) ketidaksesuaian menggunakan 1
(satu) lembar Formulir Non Conformity Report.
6.2.2.5 Untuk saran-saran perbaikan dicatat dalam Formulir Observation.
Untuk observasi/saran, dapat digabung dalam 1 lembar Formulir
Observation per lingkup audit (seksi/bagian)
6.2.2.6 Lead Auditor harus mendiskusikan seluruh temuan dengan auditor
sebelum mengumumkan temuan pada closing meeting.
6.2.3. Closing Meeting
6.2.3.1. Lead Auditor memimpin closing meeting untuk menyampaikan hasil
temuan selama audit yang telah dituliskan dalam Formulir Non
Conformity Report dan hasil observasi/saran yang telah dituliskan
dalam Formulir Observation.
6.2.3.2. Lead Auditor bersama Top Management dan auditee menyepakati ulang
tanggal rencana penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
6.2.3.3. Lead Auditor menyerahkan Formulir Non Conformity Report
dan
Formulir Observation kepada MR.
6.2.3.4. Selanjutnya, Formulir Non Conformity Report dicopy dan disimpan
sementara oleh MR, sedangkan yang asli diserahkan kembali kepada
auditee untuk ditindaklanjuti.
Untuk Formulir Observation, MR
langsung menyimpan yang asli dan memberikan copynya kepada
auditee.
6.3.
Tindak Lanjut
6.3.1. Auditee harus menyelesaikan temuan dengan melengkapi Formulir Non
Conformity Report sebelum tanggal jatuh tempo.
hal. 4 of 5
SOP PENGENDALIAN REKAMAN
Kode Dokumen :
SOP/MR/03
Status Revisi :
00
Tanggal terbit :
19-04-2009
6.3.2. Form Non Conformity Report yang telah dilengkapi dan ditandatangani oleh
auditee, diserahkan kepada MR.
6.3.3. MR mengirimkan Form Non Conformity Report yang telah dilengkapi dan
ditandatangani oleh auditee, kepada Lead Auditor untuk diverifikasi.
6.3.4. Bila penyelesaian tindakan perbaikan belum dilaksanakan hingga melewati target
rencana penyelesaian tindakan perbaikan tersebut, maka MR akan mengeluarkan
Surat Peringatan kepada bagian auditee dengan tembusan kepada Kepala
Dinas.
6.3.5. Temuan audit internal dinyatakan ditutup apabila verifikasi telah dilakukan oleh
auditor dan diketahui MR
6.3.6. MR melalui ISO Secretariat harus melakukan pemantauan hasil audit dengan
menggunakan Log Status Hasil Audit Mutu Internal dan memperbaharuinya
sesuai dengan perkembangannya.
7.
LAMPIRAN
7.1.
FC/MR/03/01
Flowchart Audit Mutu Internal
7.2.
FM/MR/03/01
Form Program Audit Mutu Internal Tahunan
7.3.
FM/MR/03/02
Form Rencana Pelaksanaan Audit Mutu Internal
7.4.
FM/MR/03/03
Non Conformity Report
7.5.
FM/MR/03/04
Observation
7.6.
FM/MR/03/05
Log Status Hasil Audit Mutu Internal
7.7.
Contoh Surat Peringatan
hal. 5 of 5
Download