SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA (Peminatan Bidang MIPA) Satuan Pendidikan : SMA Kelas :X Kompetensi Inti KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di s ekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan Kompetensi Dasar IPK 3.1 Menjelaskan metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia, keselamatan dan keamanan di laboratorium, serta peran kimia dalam kehidupan 3.1.1 3.1.2 4.1 Menyajikan hasil rancangan dan hasil percobaan ilmiah 4.1.1 3.1.3 3.1.4 3.1.5 4.1.2 4.1.3 Menjelaskan definisi ilmu kimia. Menjelaskan tahapan operasional dalam metode ilmiah. Menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan di dalam laboratorium. Menjelaskan petunjuk atau larangan umum di dalam laboratorium. Memberikan lima contoh senyawa kimia berbahaya dan penanganannya Mengomunikasikan tahapan keselamatan kerja di dalam laboratorium. Mengomunikasikan atau menyajikan data hasil pengamatan. Menyimpulkan data hasil pengamatan. Materi Pokok Hakikat Ilmu Kimia, Metode Ilmiah, keselamatan dan keamanan kimia di laboratorium, serta peran Kimia dalam kehidupan Hakikat Ilmu Kimia Metode Ilmiah Keselamatan dan keamanan kimia di laboratorium Peran Kimia dalam kehidupan Pembelajaran Mengamati dan mendiskusikan sifat fisis produk-produk dalam kehidupan sehari-hari, misalnya: sabun, detergen, pasta gigi, shampo, kosmetik, obat, susu, keju, mentega, minyak goreng, garam dapur, asam cuka, dan lain lain yang mengandung bahan kimia Mendiskusikan dan menyajikan hakikat ilmu Kimia Mendiskusikan cara kerja ilmuwan kimia dalam melakukan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah (membuat hipotesis, melakukan percobaan, dan menyimpulkan) Merancang dan melakukan percobaan ilmiah, misalnya menentukan variabel yang mempengaruhi kelarutan gula atau garam dalam air, mengolah dan menganalisis data percobaan, membuat laporan, dan mempresentasikan hasil percobaan Mengunjungi laboratorium untuk mengenal alatalat laboratorium kimia dan fungsinyaserta mengenal beberapa bahan kimia dan sifatnya Penilaian Tugas Membuat laporan tentang hakikat ilmu kimia, metode ilmiah dan keselamatan kerja di laboratorium serta peran kimia dalam kehidupan. Observasi Sikap ilmiah saat diskusi dan presentasi dengan lembar pengamatan Portofolio Laporan pengamatan Tes Tertulis membuat bagan / skema Alokasi Waktu 6 JP Sumber Belajar Buku teks kimia Literatur lainnya Encarta Encyclopedia Lembar kerja Kompetensi Dasar 3.2 Menganalisis perkembangan model atom dari model Dalton, Thomson, Rutherfod, Bohr, dan mekanika gelombang IPK 3.2.1 3.2.2 3.2.3 3.2.4 3.2.5 3.2.6 4.2 Menggunakan model atom untuk menjelaskan fenomena alam atau hasil percobaan 3.2.7 4.2.1 4.2.2 Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelebihan dan kelemahan masing-masing teori atom. Menganalisis kelemahan dan kelebihan masing-masing teori atom Membedakan nomor atom dan nomor massa. Menjelaskan teori atom Bohr dan mekanika kuantum Menjelaskan pengertian isotop, isobar, dan isoton. Menentukan unsur-unsur yang termasuk ke dalam isotop, isobar, dan isoton. Menganalisis perbedaan antara unsurunsur isotop, isobar, dan isoton. Materi Pokok Struktur Atom Perkembangan model Dalton , Thomson, Rutherford, Niel Bohr, De Brolie (mekanika gelombang) Pembelajaran Penilaian (mudah meledak, mudah terbakar, beracun, penyebab iritasi, korosif, dan lain-lain) Mendiskusikan dan menyajikan peran Kimia dalam penguasaan ilmu lainnya baik ilmu dasar, seperti biologi, astronomi, geologi, maupun ilmu terapan seperti pertambangan, kesehatan, pertanian, perikanan dan teknologi tentang hakikat kimia, metode ilmiah dan keselamatan kerja serta peran kimia dalam kehidupan Mengamati tayangan video/tampilan diagram/reka ulang percobaan yang melandasi perkembangan teori atom (Dalton hingga Mekanika Gelombang) Mendiskusikan dan membuat perbandingan teori atom (Dalton hingga Mekanika Gelombang) Partikel penyusun atom Nomor atom dan nomor massa Isotop Membuat perbadingan teori atom (Dalton hingga Mekanika Gelombang) Menghitung jumlah proton, elektron, dan neutron suatu atom berdasarkan nomor atom dan nomor massanya. Menyimak penjelasan bahwa atom tersusun daripartikel dasar, yaitu elektron, proton, dan neutron serta proses penemuannya Menganalisis dan menyimpulkan bahwa nomor atom, nomor massa, dan isotop berkaitan dengan jumlah partikel dasar penyusun atom dengan penekanan bahwa identitas suatu atom ditentukan oleh nomor atomya Menyimak penjelasan keberadaan unsurunsur di alam yang memiliki jumlah proton yang sama namun nomor massa yang berbeda seperti Hidrogen dan Karbon 3.3. Menjelaskan konfigurasi elektron dan pola konfigurasi elektron terluar untuk 3.3.1 3.3.2 Menjelaskan pengertian konfigurasi elektron. Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi. Hubungan konfigurasi elektron dalam tabel periodik unsur Tugas : Alokasi Waktu 6 JP Membuat peta konsep tentang perkembangan model atom dan tabel periodik serta mempresentasikannya Encarta Encyclopedia Lembar kerja Tugas : Membuat peta konsep tentang perkembangan model atom dan tabel periodik serta mempresentasikannya Portofolio Peta konsep Buku teks kimia Literatur lainnya Observasi Sikap ilmiah saat diskusi dan presentasi dengan lembar pengamatan Observasi Sikap ilmiah saat diskusi dan presentasi dengan lembar pengamatan Sumber Belajar 6 JP Kompetensi Dasar setiap golongan dalam tabel periodik IPK 3.3.3 3.3.4 3.3.5 3.3.6 3.3.7 3.3.8 3.3.9 3.3.10 3.3.11 4.3 Menentukan letak suatu unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron 4.3.1 3.4. Menganalisis kemiripan sifat unsur dalam golongan dan keperiodikannya 3.4.1 4.3.2 3.4.2 3.4.3 3.4.4 Menuliskan notasi singkat konfigurasi elektron. Menentukan bilangan kuantum (kemungkinan elektron berada) Menggambarkan bentuk-bentuk orbital Menjelaskan kulit dan sub kulit serta hubungannya dengan bilangan kuantum Menjelaskan hubungan bilangan kuantum magnetik dengan kedudukan elektron pada orbital tertentu Menjelaskan bilangan kuantum spin yang mempunyai arah berlawanan Menggunakan prinsip Aufbau pada penulisan konfigurasi elektron Menggunakan aturan Hund pada pengisian diagram orbital electron Menggunakan asas Larangan Pauli dalam menentukan bilangan kuantum Materi Pokok Konfigurasi elektron dan diagram orbital - Prinsip aufbau - Azas Pauli (Prinsip eksklusi Pauli) - Aturan Hund Mereviu teori mekanika gelombang dan menjelaskan tentang konsep kulit, sub-kulit, dan orbital Mendiskusikan bentuk orbital s, p dan d. Membahas aturan dan prinsip penulisan konfigurasi elektron dan menuliskan konfigurasi elektron dalam bentuk diagram orbital Bilangan kuantum dan bentuk orbital Tabel Periodik Unsur Menentukan bilangan kuantum elektron tertentu dari suatu atom Membahas perkembangan sistem periodik unsur dengan menggunakan media yang paling sesuai dengan kondisi sekolah (misal: video atau gambar). Membahas perkembangan sistem periodik unsur dikaitkan dengan letak unsur dalam Tabel Periodik Unsur berdasarkan konfigurasi elektron. Menggunakan prinsip Aufbau, aturan Hund, dan asas Larangan Pauli untuk menuliskan konfigurasi elektron dan diagram orbital. Menghubungkan konfigurasi elektron suatu unsur dengan letaknya dalam sistem periodic Menjelaskan secara singkat sejarah perkembangan sistem periodik. Menjelaskan pengelompokan unsur berdasarkan sistem periodik modern. Menjelaskan definisi jari-jari atom Menganalisis kecenderungan jari-jari atom dalam satu golongan dan satu periode Pembelajaran Kemiripan Sifat unsur dan Keperiodikan Unsur Sifat fisis dan sifat kimia unsur Sifat keperiodikan Unsur Jari-jari atom Energi Ionisasi Afinitas elektron Penilaian Alokasi Waktu Tes tertulis uraian: Menentukan jumlah elektron, proton, dan netron dalam atom Menentukan konfigurasi elektron dan diagram orbital Menentukan bilangan kuantum dan bentuk orbital Menganalisis letak unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron Menganalisis kecenderungan sifat keperiodikan unsur dalam satu golongan atau periode berdasar kan data 6 JP Menjelaskan kemiripan sifat-sifat unsur dalam satu golongan. Menganalisis dan mempresentasikan hubungan antara nomor atom dengan sifat keperiodikan unsur (jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas Sumber Belajar Kompetensi Dasar IPK 3.4.5 3.4.6 3.4.7 3.4.8 3.4.9 3.4.10 3.4.11 3.4.12 3.4.13 3.4.14 4.4 Menyajikan hasil analisis data-data unsur dalam kaitannya dengan kemiripan dan sifat keperiodikan unsur 4.4.1 4.4.2 Menelaah penyebab kecenderungan jarijari atom dalam satu golongan dan satu periode Menjelaskan definisi energi ionisasi Menganalisis kecenderungan energi ionisasi dalam satu golongan dan satu periode Menelaah penyebab kecenderungan energi ionisasi dalam satu golongan dan satu periode Menjelaskan defenisi aftinitas electron Menelaah kecenderungan afinitas elektron dalam satu golongan dan satu periode Menelaah penyebab kecenderungan aftinitas elektron dalam satu golongan dan satu periode Menjelaskan definisi keelektronegatifan. Menelaah kecenderungan keelektronegatifan dalam satu golongan dan satu periode Menelaah penyebab kecenderungan keelektronegatifan dalam satu golongan dan satu periode Menganalisis penyebab terjadinya kecenderungan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan dalam satu golongan berdasarkan tabel data/grafik. Menganalisis penyebab terjadinya kecenderungan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan dalam satu periode berdasarkan tabel data/grafik Materi Pokok Keelektronegatifan Pembelajaran elekton, dan keelektronegatifan) berdasarkan data sifat keperiodikan unsur Membuat dan menyajikan karya yang berkaitan dengan model atom, Tabel Periodik Unsur, atau grafik keperiodikan sifat unsur Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Kompetensi Dasar 3.5. Membandingkan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta kaitannya dengan sifat zat IPK 3.5.1 3.5.2 3.5.3 3.5.4 3.5.5 3.5.6 4.5 Merancang dan melakukan percobaan untuk menunjukkan karakteristik senyawa ion atau senyawa kovalen berdasarkan beberapa sifat fisika 4.5.1 4.5.2 4.5.3 3.6. Menerapkan Teori Tolakan Pasangan Elektron Kulit Valensi (VSEPR) dan Teori Domain elektron dalam menentukan bentuk molekul 3.6.1 4.6 Membuat model bentuk molekul dengan menggunakan bahanbahan yang ada di 4.6.1 3.6.2 Menggambarkan struktur elektron / konfigurasi elektron berdasarkan nomor atom nya Menelaah nomor atom beberapa unsur, untuk menggambarkan pembentukkan ikatan kovalen koordinasi dan ikatan logam Menjabarkan proses pembentukkan ikatan ionic dan ikatan kovalen Menalar penyebab perbedaan titik leleh antara senyawa ionik dan kovalen. Menggambarkan struktur lewis Menjelaskan kepolaran senyawa Materi Pokok Ikatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi Antarmolekul Teori Lewis dan Lambang Lewis Ikatan ion dan ikatan kovalen Senyawa kovalen polar dan nonpolar Mengolah data keelektronegatifan unsurunsur untuk menganalisis proses terbentuknya ikatan kovalen polar dan nonpolar. Serta kecenderungan interaksi antar molekulnya. Menyimpulkan hasil pengamatan terhadap kepolaran beberapa senyawa setelah percobaan Mempresentasikan hasil pengamatan kepolaran senyawa. Mengidentifikasi gambar bentuk molekul Bentuk molekul : Teori Tolakan beberapa senyawa Pasangan Elektron Menalar hubungan pasangan elektron Valensi (VSEPR) disekitar atom pusat dengan bentuk molekul. Teori Domain Elektron Melakukan pengamatan terkait dengan bentuk molekul dengan menggunakan model balon Pembelajaran • Mengamati sifat beberapa bahan, seperti: plastik, keramik, dan urea • Mengamati proses perubahan garam dan gula akibat pemanasan serta membandingkan hasilnya Menyimak teori Lewis tentang susunan elektron stabil dan menuliskan Lambang Lewis Menyimak penjelasan tentang perbedaan sifat senyawa ion dan senyawa kovalen Membandingkan proses pembentukan ikatan ion dan ikatan kovalen Mendiskusikan dan membandingkan proses pembentukan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap Mendiskusikan adanya molekul yang tidak memenuhi aturan oktet Mendiskusikan proses pembentukan ikatan kovalen koordinasi - Mendiskusikan ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen nonpolar serta senyawa polar dan senyawa nonpolar Merancang dan melakukan percobaan kepolaran beberapa senyawa dikaitkan dengan perbedaan keelektronegatifan unsur-unsur yang membentuk ikatan Mengamati gambar/model molekul/video beberapa bentuk molekul Mendiskusikan dan memperkirakan bentuk molekul berdasarkan teori jumlah pasangan elektron di sekitar inti atom dan hubungannya dengan kepolaran senyawa Membuat dan memaparkan model bentuk molekul dari bahan-bahan bekas, misalnya gabus dan karton, atau perangkat lunak kimia Penilaian Tugas : Alokasi Waktu 12 JP Merancang percobaan tentang kepolaran senyawa Buku teks kimia Literatur lainnya Encarta Encyclopedia Observasi Sikap ilmiah dalam mencatat data hasil percobaan Lembar kerja Portofolio Laporan percobaan Tes tertulis uraian Membandingkan proses pembentukan ion dan ikatan kovalen. Membedakan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap Menganalisis kepolaran senyawa Menganalisis hubungan antara jenis ikatan dengan sifat fisis senyawa Menganalisis bentuk molekul Sumber Belajar 6 JP Kompetensi Dasar lingkungan sekitar atau perangkat lunak komputer IPK 4.6.2 4.6.3 3.7. Menghubungkan interaksi antar ion, atom dan molekul dengan sifat fisika zat 3.7.1 4.7 Menerapkan prinsip interaksi antar ion, atom dan molekul dalam menjelaskan sifatsifat fisik zat di sekitarnya 4.7.1 3.8. Menganalisis sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya 3.8.1 3.7.2 3.8.2 3.8.3 Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Mengamati dan mencatat hasil pengamatan yang dihubungkan dengan struktur lewis yang menggambarkan pasangan elektron disekitar atom pusat. Menganalisis dan menyimpulkan hasil percobaan dikaitkan dengan model gambar yang terbentuk dengan jumlah domain elektron di sekitarnya. Menjelaskan jenis-jenis interaksi antar Interaksi antar molekul (gaya London, interaksi dipol-dipol, partikel : dan ikatan hidrogen) serta kaitannya Ikatan logam dengan sifat fisik senyawa Menganalisis interaksi antar molekul dan konsekuensinya terhadap sifat fisik senyawa. Interaksi antarpartikel Mengolah informasi tentang hubungan Ikatan Hidrogen interaksi antar molekul terhadap sifat fisik Gaya Van Der materi. Waals Gaya London Mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit Larutan Elektrolit dan Larutan Nonelektrolit: dan non elektrolit melalui percobaan Mengelompokkan larutan ke dalam larutan Larutan elektrolit elektrolit dan non elektrolit berdasarkan Larutan Nonelektrolit sifat hantaran listriknya Daya hantar Memberikan contoh larutan yang bersifat elektrolit kuat dan elektrolit lemah 6 JP Mengamati kekuatan relatif paku dan tembaga dengan diameter yang sama dengan cara membenturkan kedua logam tersebut Mengamati dan menganalisis sifat-sifat logam dikaitkan dengan proses pembentukan ikatan logam Mengamati dan menjelaskan perbedaan bentuk tetesan air di atas kaca dan di atas kaca yang dilapisi lilin Mendiskusikan penyebab air di atas daun talas berbentuk butiran Melakukan demonstrasi yang menunjukkan pengaruh interaksi antar molekul, misalnyaperbedaan bentuk tetesan air di atas kaca dan di atas kaca yang dilapisi lilin. Mendiskusikan interaksi antar molekul dan konsekuensinya terhadap sifat fisik senyawa Mendiskusikan jenis-jenis interaksi antar molekul(ikatan hidrogen, Gaya Van Dr Waals, gaya London, interaksi dipol-dipol) serta kaitannya dengan sifat fisik senyawa Tugas Merancang dan melakukan percobaan untuk menyelidiki sifat elektrolit beberapa larutan yang ada di lingkungan dan larutan yang ada di Membuat peta konsep tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit Merancang percobaan 6 JP Buku teks kimia Literatur lainnya Encarta Encyclopedia Kompetensi Dasar IPK 3.8.4 3.8.5 4.8 Membedakan daya hantar listrik berbagai larutan melalui perancangan dan pelaksanaan percobaan 4.8.1 4.8.2 4.8.3 4.8.4 4.8.5 3.9 Mengidentifikasi reaksi reduksi dan oksidasi menggunakan konsep bilangan oksidasi unsur 3.4.1 3.4.2 3.4.3 3.4.4 Menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data hasil percobaan Menganalisis penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik Materi Pokok Peran larutan elektrolit di dalam tubuh manusia Merancang alat dan percobaan untuk menyelidiki sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya Melakukan percobaan daya hantar listrik pada beberapa larutan. Menganalisis data hasil percobaan daya hantar listrik larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit. Menyimpulkan kekuatan sifat larutan elektrolit berdasarkan data percobaan daya hantar listrik larutan Mengkomunikasikan hasil percobaan tentang sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit Memberi contoh proses yang ada dalam Reaksi Oksidasi dan kehidupan sehari – hari yang termasuk Reduksi serta Tata nama Senyawa reaksi oksidasi atau reduksi Menjelaskan konsep reaksi reduksi dan Bilangan Oksidasi Unsur dalam oksidasi berdasarkan: pelepasan oksigen, Senyawa atau ion pelepasan elektron dan bilangan oksidasi. Perkembangan Menentukan bilangan oksidasi suatu unsur reaksi reduksidalam senyawanya. oksidasi Menentukan oksidator dan redukstor dalam persamaan reaksi redoks Pembelajaran laboratorium serta melaporkan hasil percobaan Mengelompokkan larutan ke dalam elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya Menganalisis jenis ikatan kimia dan sifat elektrolit suatu zat serta menyimpulkan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion atau senyawa kovalen polar Mendiskusikan dan menyimpulkan fungsi larutan elektrolit dalam tubuh manusia serta cara mengatasi kekurangan elektrolit dalam tubuh Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Lembar kerja Observasi Sikap ilmiah saat merancang dan melakukan percobaan serta saat presentasi dengan lembar pengamatan Portofolio Peta konsep Laporan percobaan Tes tertulis uraian Mengamati reaksi oksidasi melalui perubahan warna pada irisan buah (apel, kentang, pisang) dan karat besi Membahas reaksi yang terjadi pada reaksi pembentukan karat besi dan pencoklatan pada apel sebagai contoh reaksi redoks yang melibatkan oksigen. Menyimak penjelasan mengenai penentuan bilangan oksidasi unsur dalam senyawa atau ion Membahas contoh reaksi redoks yang tidak melibatkan oksigen. Menganalisis penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik Mengelompokkan larutan elektrolit dan nonelektrolit serta larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah berdasar-kan data percobaan. Tugas Merancang percobaan reaksi pembakaran dan serah terima elektron Observasi Sikap ilmiah saat merancang dan melakukan percobaan serta saat 12 JP Buku teks kimia Literatur lainnya Encarta Encyclopedia Lembar kerja Kompetensi Dasar IPK 3.4.5 3.4.6 3.4.7 4.9 Menganalisis beberapa reaksi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi yang diperoleh dari data hasil percobaan dan/ atau melalui percobaan 4.9.1 3.10 Menerapkan hukum hukum dasar kimia, konsep massa molekul relatif, persamaan kimia, konsep mol, dan kadar zat untuk menyelesaikan perhitungan kimia 3.10.1 4.9.2 4.9.3 4.9.4 3.10.2 3.10.3 3.10.4 3.10.5 3.10.6 Membedakan reaksi yang redoks dan bukan redoks berdasarkan konsep yang sudah dipahami Memberikan nama senyawa anorganik berdasarkan bilangan oksidasi Memberikan nama senyawa organik berdasarkan bilangan oksidasi Materi Pokok Tata nama senyawa Melakukan percobaan pembakaran pita Magnesium dan reaksi asam dan basa Menyajikan hasil diskusi kelompok tentang pengamatan dalam percobaan kepada guru Mempresentasikan hasil pengamatannya di depan kelompok lain. Mengkomunikasikan kembali aturan dalam penamaan senyawa organic dan anorganik berdasarkan IUPAC Menjelaskan tentang massa atom relatif Hukum-hukum Dasar dan massa molekul relatif melalui Kimia dan Stoikiometri Hukum-hukum pengerjaan soal dasar kimia Menghitung massa atom relatif (Ar) suatu Massa atom relatif unsur melalui pengerjaan soal (Ar) dan Massa Menghitung kelimpahan suatu unsur di molekul relatif (Mr) alam melalui pengerjaan soal Persamaan Kimia Menghitung massa molekul relatif (Mr) dari Konsep mol dan suatu zat melalui pengerjaan soal hubungannya dengan jumlah Menghitung massa molar (Mm) dari suatu partikel, massa zat melalui pengerjaan soal lewat molar, dan volume Membedakan antara Mm terhadap Ar dan molar Mm terhadap Mr melalui diskusi kelompok. Kadar zat Pembelajaran Penilaian Mendiskusikan reaksi oksidasi dan reaksi reduksi Mengidentifikasi reaksi oksidasi dan reaksi reduksi. - Mereaksikan logam magnesium dengan larutan asam klorida encer di dalam tabung reaksi yang ditutup dengan balon - Mereaksikan padatan natrium hidroksida dengan larutan asam klorida encer di dalam tabung reaksi yang ditutup dengan balon - Membandingkan dan menyimpulkan kedua reaksi tersebut Mendiskusikan penerapan aturan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana menurut aturan IUPAC Menentukan nama beberapa senyawa sesuai aturan IUPAC presentasi dengan lembar pengamatan Mengamati demonstrasi reaksi larutan misalnyakalium iodida dengan larutan Timbal(II) Nitrat yang ditimbang massanya sebelum dan sesudah reaksi Mendiskusikan dan menyimpulkan bahwa massa zat sebelum dan setelah reaksi dalam ruang tertutup adalah sama (Hukum Lavousier). Menyetarakan persamaan reaksi kimia. Menganalisis data untuk menyimpulkan, hukum Proust , hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro Alokasi Waktu Sumber Belajar Portofolio Laporan percobaan Tes tertulis Menganalisis unsur yang mengalami oksidasi dan unsur yang mengalami reduksi Menuliskan persamaan reaksi oksidasi reduksi Menganalisis bilangan oksidasi unsur dalam senyawa atau ion Memberi nama senyawa-senyawa kimia menurut aturan IUPAC Tugas Merancang percobaan untuk membuktikan hukum Lavoisier Observasi Sikap ilmiah saat diskusi, merancang dan melakukan percobaan dengan lembar pengamatan Portofolio 36 JP Buku teks kimia Literatur lainnya Encarta Encyclopedia Lembar kerja Kompetensi Dasar IPK 3.10.7 3.10.8 3.10.9 3.10.10 3.10.11 3.10.12 3.10.13 3.10.14 3.10.15 3.10.16 3.10.17 3.10.18 Menghitung jumlah zat berdasarkan jumlah mol zat yang diketahui dalam persamaan reaksi melalui diskusi kelompok. Menghitung jumlah mol zat berdasarkan jumlah partikel zat yang diketahui dalam persamaan reaksi melalui diskusi kelompok. Menghitung jumlah mol suatu zat berdasarkan massa zat yang diketahui dalam persaman reaksi melalui diskusi kelompok. Menghitung massa suatu zat berdasarkan jumlah mol zat yang diketahui dalam persamaan reaksi melalui diskusi kelompok. Menghitung massa suatu zat berdasarkan massa zat yang diketahui dalam persamaan reaksi melalui diskusi kelompok. Menjelaskan pengertian persamaan reaksi kimia Menuliskan persamaan reaksi kimia Menyetarakan persamaan reaksi kimia Menentukan massa molekul relative setiap senyawa dengan berdasarkan data massa atom relative unsur-unsur pembentuknya. Menafsirkan data percobaan untuk membuktikan berlakunya hukum kekekalanmassa (Hukum Lavoisier) Membuktikan berlakunya hukum perbandingan tetap (Hukum Proust) melaluiperhitungan. Membuktikan berlakunya hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton)melalui perhitungan. Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Rumus empiris dan rumus molekul Kadar dan perhitungan kimia untuk senyawa hidrat Perhitungan kimia dalam suatu persamaan reaksi Pereaksi pembatas dan pereaksi berlebih Menentukan massa atom relatif dan massa molekul relatif Menentukan hubungan antara mol,jumlah partikel, massa molar,dan volume molar gas Menghitung banyaknya zat dalam campuran (persen massa, persen volume, bagian per juta, kemolaran, kemolalan, dan fraksi mol) seperti kadar urea di dalam pupuk, konsentrasi garam di dalam air laut Menghubungkan rumus empiris dengan rumus molekul Menghitung banyaknya molekul air dalam senyawa hidrat Melakukan percobaan pemanasan senyawa hidrat dan menentukan jumlah molekul air dalam sebuah senyawa hidrat Menentukan jumlah mol,massa molar, volume molar gas dan jumlah partikel yang terlibat dalam persamaan kimia Menentukan pereaksi pembatas pada sebuah reaksi kimia Laporan percobaan Tes tertulis uraian Menentukan massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr) Menentukan rumus empiris dan rumus molekul serta senyawa hidrat. Menentukan kadar zat dalam campuran Menyetarakan persamaan reaksi Menerapkan konsep mol dalam perhitungan kimia Alokasi Waktu Sumber Belajar Kompetensi Dasar IPK 3.10.19 Menentukan perbandingan atom-atom penyusun molekul/senyawa. 3.10.20 Menafsirkan data percobaan untuk membuktikan berlakunya hokum perbandingan volum (Hukum Boyle-Gay Lussac). 3.10.21 Menemukan hubungan antara tekanan, suhu, dan volume dari suatu gas padakeadaan tertentu. 3.10.22 Menafsirkan data percobaan untuk membuktikan berlakunya hipotesisAvogadro. 3.10.23 Menghitung volume gas pereaksi atau hasil reaksi berdasarkan hukum GayLussac dan Avogadro. 3.10.24 Menjelaskan pengertian rumus empiris dan rumus molekul, dan senyawa hidrat 3.10.25 Menentukan rumus empiris dan rumus molekul suatu senyawa 3.10.26 Menentukan jumlah molekul Air (H2O) dalam senyawa hidrat 3.10.27 Menentukan kadar molaritas dan molalitas suatu zat 3.10.28 Menjelaskan pengertian persen massa (% m/m) 3.10.29 Menjelaskan pengertian persen volume (% v/v) 3.10.30 Menjelaskan pengertian BPJ 3.10.31 Menjelaskan pengertian fraksi mol 3.10.32 Menentukan kadar % m/m suatu zat berdasarkan massa zat terlarut dan massa zat pelarut 3.10.33 Menentukan kadar % v/v suatu zat berdasarkan volume zat terlarut dan volume zat pelarut Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Kompetensi Dasar IPK 3.10.34 Menentukan kadar BPJ suatu zat berdasarkan volume zat terlarut dan volume zat pelarut 3.10.35 Menentukan kadar fraksi mol suatu zat berdasarkan massa zat terlarut dan massa zat pelarut 3.10.36 Menentukan zat yang menjadi pereaksi pembatas dalam suatu reaksi kimia. 3.10.37 Menentukan banyaknya zat hasil reaksi dan banyaknya zat pereaksi yang bersisa dalam suatu reaksi kimia melalui diskusi kelompok. 4.10 Menganalisis data hasil percobaan menggunakan hukum- hukum dasar kimia kuantitatif 4.10.1 4.10.2 4.10.3 4.10.4 4.10.5 Mengolah dan menganalisis data hubungan massa, massa atom relatif (Ar), massa molekul relatif (Mr) massa molar (Mm) jumlah partikel, dan mol beberapa unsur dan senyawa melalui diskusi kelompok. Mengolah dan menganalisis data percobaan yang berkaitan dengan perhitungan jumlah mol, partikel, dan massa dalam persamaan reaksi melalui diskusi kelompok. Mengolah data percobaan atau inmformasi, sehingga mampu membuktikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia dalam setiap proses perubahan kimia. Menganalisis data percobaan atau informasi, sehingga dapat menentukan perbandingan atom penyusun molekul/senyawa dan menentukan volume gas yang terlibat dalam suatu reaksi kimia. Mengoreksi penyetaraan persamaan reaksi kimia melalui diskusi Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Kompetensi Dasar IPK 4.10.6 Menyimpulkan konsep tentang rumus empiris, rumus molekul dan senyawa hidrat melalui hasil diskusi kelompok 4.10.7 Mengemukakan kesimpulan dari hasil analisis data tentang kadar zat molaritas dan molalitas secara lisan maupun tulisan. 4.10.8 Melakukan percobaan menentukan molaritas dan molalitas zat 4.10.9 Terampil mengolah data yang terkait dengan kadar zat baik massa zat terlarut maupun massa atau volume zat pelarut. 4.10.10 Mengkomunikasikan hasil diskusi kelompok tentang pereaksi pembatas dari suatu reaksi kimia. Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar