Uploaded by r.adishofyan8

Contoh ERD sistem penjualan Barang Online

advertisement
Contoh ERD sistem penjualan Barang Online
Untuk mencari tutorial ini beberapa teman saya biasanya cukup menemukan artikel sharing
ini dengan beberapa kata kunci yang ia ketikkan yaitu: erd penjualan barang, erd penjualan
online, diagram erd penjualan, erd sistem penjualan, erd sistem informasi penjualan. Namun
untuk semuanya intinya adalah sama yaitu erd sistem informasi penjualan. Berikut contoh erd
yang dimaksud:
Penjelasan ERD sistem informasi penjualan
Pada diagram diatas terdapat beberapa bantuk dari erd, yaitu:
1. Persegi panjang, adalah bagian dari sebuah database pada sistem informasi penjualan
barang.
2. oval, adalah rangkaian field yang ada pada sebuah database.
3. Garis, garis adalah penghubung antara tabel database dan proses yang terjadi.
Diagram diatas terdapat 4 tabel pada database yang terbentu. Ada tabel pengguna yang
berfungsi untuk memanajemen pengguna sistem informasi penjualan barang.
Kemudian terdapat tabel produk. Tabel produk adalah tabel yang berisi tentang pengelolaan
produk yang dijual. Pada kedua tabel tersebut data akan menjadi master untuk pengelolahan
data berikutnya. Selanjutnya terdapat data pembeli, jadi jika pembeli didata dapat di
manajemen menggunakan sistem ini. Misalnya pembeli tidak akan didata, tidak menjadi
masalah, karena pada sistem ini akan di berikan 2 keterangan pembeli yaitu pembeli dan
nonpembeli. Selanjutnya ada tabel pembelian, tabel pembelian berguna untuk melakukan
pengelolaan atau manajemen pembelian.
Dengan pengelolaan diaitas, analisa dan evaluasi sistem penjualan barang dapat dilakukan
dengan mudah setiap jangka waktu tertentu atau perperiode. Dengan demikian pimpinan atau
manajer dapat melihat hasil laporan akhir dari sistem informasi penjualan barang, baik online
maupun offline.
2.
Penjelasan:
Entitas :
Entitas yang ada pada ERD diatas adalah sebagai berikut :
• Pembeli (entitas induk)
• Barang (entitas induk)
• Karyawan (entitas induk)
• Transaksi (entitas asosiatif)
Atribut :
Atribut yang ada pada ERD diatas adalah sebagai berikut :
• Pembeli : id_pembeli (primary key), nama, alamat, no telp
• Barang : kode_barang (primary key), nama barang, harga, barang
• Karyawan : nip (primary key), nama karyawan, bagian
• Transaksi : id_transaksi (primary key), kode barang (foreign key), nip (foreign key), id
pembeli (foreign key), tanggal transaksi
Hubungan dan kardinalitas:
Hubungan dan kardinalitas yang ada pada ERD diatas adalah sebagai berikut:
• Pembeli dengan barang (many to many)
Seorang pembeli dapat membeli banyak jenis barang, satu jenis barang dapat dibeli oleh
banyak pembeli. Hasil dari many to many menghasilkan satu entitas asosiatif yaitu entitas
transaksi
• Karyawan dengan barang (many to many)
Seorang karyawan dapat menjual banyak jenis barang, satu jenis barang dapat dijual oleh
banyak penjual. Hasil dari many to many menghasilkan satu entitas asosiatif yaitu entitas
transaksi
Penjelasan-Penjelasan Sederhana
Entity Relationship Model
Merupakan sebuah model yang digunakan untuk menggambarkan data dalam bentuk Entity,
Atribute, Dan Relationship antar Entitas. E-R Model hanyalah sebuah konsep dari database yang
mana belum dapat diimplementasikan secara langsung kedalam database yang sebenarnya. Dalam
kata lain Sebuah E-R Model hanya sebagai jembatan antara Objek nyata dengan DataBase
1.Entity


Entity(entitas) Adalah: Suatu objek yang ada dan dapat dibedakan dari objek yang lain
dalam dunia nyata.
Entity set Adalah : Kumpulan dari entitas yang memiliki jenis sama
Contoh entitas : Rumah, Kendaraan, manusia Dll.
2. Atribute
 Merupakan komponen dari sebuah entitas, dimana setiap attribut memiliki primary key yang
bersifat unik dan berbeda dari yang lain.
 Jenis attribut
1. Atribut sederhana (atomic attribute)
komponen tunggal dan tidak dapat diuraikan lagi
Contoh : atribut NIP dalam entitas Guru
2. Atribut komposit (composite attribute)
bias diuraikan lagi
: merupakan atribut yang terdiri dari
: komponen attribute mendasar yang masih
Contoh : Alamat
3. Atribut bernilai tunggal (single-valued attribute) : Sebuah attribute yang hanya memiliki 1
nilai untuk sebuah entitas
Contoh : Jenis_kelamin
4. Atribute Bernilai banyak (Multy valued attribute) : Suatu attribute yang terdiri dari sekumpulan
nilai (memiliki nilai lebih dari satu) dari suatu entitas
Contoh : hobby dalam entitas manusia
5. Atribute derivative (Derived attribute)
dari attribute lain lain)
: merupakan attribute turunan (di turunkan
Contoh : Tgl_kembali (dari attribute menyewa)
3. Relationship (Hubungan)
Adalah: Hubungan Yang terjadi antara Satu atau lebih Entity
RElationship juga dapat memiliki sebuah atribute dimana terjadi adanya sebuah transaksi yang akan
menghasilkan sebuah nilai tertentu

Cardinality Ratio
- Menjelaskan batasan jumlah saling berkaitannya antara satu entity dengan entity yang lainnya
- akan dapat menunjukkan berapa jumlah maksimum suatu entitas yang dapat berelasi dengan entitas
lain
Jenis-jenis Cardinality Ratio
1. one to one (1 : 1) : Pada cardinal ratio (1 : 1) misal sebuah entitas A akan dihubungkan dengan
entitas B maka entitas A hanya dapat dihubungan dengan paling banyak satu entitas pada
entitas B
2. one to many (1 : N) : Pada Cardinal ratio (1 : N) misal sebuah entitas A akan dihubungkan
dengan entitas B maka entitas A dapat dihubungkan dengan sejumlah entitas yang ada di B
3. many to many (M : N) : Pada cardinal Ratio (M : N) misal sebuah entitas A akan dihubungkan
dengan entitas B maka entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas B begitu juga
dengan entitas B yang dapat berhubungan dengan banyak entitas A
Entity-Relationship Diagram
- Merupakan sebuah Diagram yang menggambarkan tentang Hubungan (Relationship) antar Entitas
(Entity)
- ER-Diagram dapat dugunakan untuk mengekspresikan suatu hubungan antar entitas dengan simple
dan jelas
- Dalam pengkespresiannya ER-Diagram digambarkan dengan 3 (Tiga) Bentuk diagram dasar yaitu :



Persegi : digunakan untuk mempresentasikan suatu entitas
Elips : Digunakan untuk mempresentasikan Attribute
Garis : Digunakan untuk mempresentasikan Hubungan
Dari Ketiga bentuk diagram dasar tersebut, nantinya akan dikembangkan lagi menjadi bentuk yang lain
supaya dapat digunakan untuk mempresentasikan sifat yang berbeda.
Setelah menjelaskan secara singkat tentang apa itu ER-Model dan ER-Diagram, sekarang saya coba
membahas sebuah soal. Berikut ini adalah definisinya
Studi Kasus Tentang
Database Penjualan dan Pembelian Pada sebuah Minimarket
XXI

Spesifikasi Database
- Data toko meliputi : data Pelanggan, Data Pemasok, data stok barang
- Barang yang di jual dikelompokkan kedalam kelompok barang yang masing-masing barang memiliki
harga
berbeda.
- Data dari pelanggan meliputi : Id_Pelanggan, Nama_pelanggan, Alamat_pelanggan, dan
Telp_pelanggan
- Data dari pemasok meliputi : Id_Pemasok, Nama_pemasok, Alamat_pemasok, dan Telp_pemasok
- Pelanggan dapat membeli lebih dari satu barang selama stok masih ada
- 1 barang dapat dibeli oleh banyak pelanggan selama stok masih ada
- Pembelian barang dari pemasok akan memperhatikan jumlah stok barang yang ada digudang
- Pembelian barang dari pemasok bisa lebih dari 1 macam barang.
Tahap pembuatan entity relationship diagram

Mengidentifikasi entity-entity yang ada
- Entity-Entity dari studi kasus diatas adalah : Pelanggan, Barang, Pemasok

Menentukan atribut-atribut dari tiap-tiap entitty
- Pelanggan : ID_Pelanggan, Nama_pelanggan, Alamat_Pelanggan, Telp_pelangan
- Barang : Kode_brg, Nama_brg, Kelp_brg, H.Jual_brg, H.Beli_brg, Stok_brg
- Pemasok : ID_Pemasok, Nama_pemasok, Alamat_Pemasok, Telp_pemasok

Menentukan Primary key dari tiap-tiap atribut
- Pelanggan : ID_Pelanggan, Nama_pelanggan, Alamat_Pelanggan, Telp_pelangan
- Barang : Kode_brg, Nama_brg, Kelp_brg, H.Jual_brg, H.Beli_brg, Stok_brg
- Pemasok : ID_Pemasok, Nama_pemasok, Alamat_Pemasok, Telp_pemasok

Menentukan Relationship antar Entity
Entity
- Pelanggang
- Pemasok

Relationship
Transaksi_Penjualan
Transaksi_Pembelian
Entity
Barang
Barang
Menentukan Atribut-atribut dari masing-masing Relationship (jika ada)
Relationship
Atribut
- Transaksi_Penjualan
ID_Pelanggan, Kode_brg, No_transaksi, H.Jual_brg,
banyak_transaksi, tgl_transaksi
- Transaksi_Pembelian
ID_pemasok, Tgl_beli, Kode_brg, H.Beli_brg, banyak_pembelian

Menentukan Cardinality Rasio
Entity
Relationship
- Pelanggang Transaksi_Penjualan
- Pemasok
Transaksi_Pembelian
Entity
Barang
Barang
Cardinality rasio
N:N
N:N
Download