Uploaded by User40531

HOMEPAGE

advertisement
HOMEPAGE / PENDIDIKAN / 15 METODE PEMBELAJARAN DAN TEKNIK MENGAJAR GURU MASA KINI
15 Metode Pembelajaran dan Teknik
Mengajar Guru Masa Kini
By adminPosted on August 26, 2016
Menjadi guru merupakan pekerjaan yang menuntut pembaharuan di setiap harinya. Pembaharuan
tersebut tak hanya berdasarkan instrument dalam pengajaran, namun dituntut untuk cerdas pula
mengkomparasikan instrument pengajaran dengan wawasan yang dimilikinya. Bagi mereka yang
memang memiliki passion dalam dunia mengajar, tentu akan cerdik untuk selalu mencari metode
pembelajaran terbaik yang bisa di aplikasikan kepada para muridnya yang berbeda di setiap harinya.
Bagi anda para guru dimanapun anda berada, berikut 15 Teknik Mengajar Guru Masa Kini dapat di
terapkan kepada para murid dalam metode pembelajaran di kelas.
1. Honesty
Pengajar wajib menanamkan sikap berani untuk menyatakan ketidaktahuan pada para siswannya.
Dengan menanamkan sikap berani dalam menyatakan ketidaktahuan, maka para siswa secara tidak
langsung diajarkan untuk berani mengakui kesalahan yang telah di perbuatnya. Tugas guru adalah
memberikan semangat siswanya yang berani berkata tidak tau daripada harus mempermalukan
siswanya di depan kelas ketika ia tidak bisa. Namun perlu diingat, pemberian apresiasi tersebut
haruslah di lakukan dengan cara yang tepat, tidak seolah-olah menyetujui semua siswa yang sedikitsedikit tidak tahu, karena hal tersebut juga berdampak pada matinya kreativitas siswa untuk
mengmbil resiko setiap apa yang dilakukan.
2. Commenting On Student Question
Jangan membiarkan siswa menjawab tanpa diberikan apresiasi yang baik, walaupun siswa tersebut
menjawab pertanyaan yang diajukan tersebut salah. Karena mereka yang telah berani menjawab
pertanyaan, berarti memiliki value lebih dibandingkan rekan-rekannya yang lain yang tidak berani
menjawab. Apresiasi tersebut tak melulu berbentuk barang, ataupun sanjungan, namun dengan
memberikan komentar bijak dan baik pun menjadi salah satu apresiasi yang sangat berguna bagi
siswa itu sendiri, ataupun siswa yang lainnya.
3. Question & Answer Method
Dikala suasana kelas lagi bête, ngebosenin tentu membuat tensi darah pengajar beku, hingga
bingung tak menentu. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dilakukan untuk mencairkan
suasana namun tetap apik adalah mengajukan pertanyaan. Pertanyaan dapat dilakukan dengan cara
yang tak biasa, sehingga menarik perhatian siswa. Cara bertanya seperti dengan mengungkapkan
fenomena terupdate yang dikomparasikan dengan pembelajaran adalah metode ampuh yang dapat
diterapkan. Teknik bertanya ini berguna untuk menarik perhatian siswa dan membuatnya bergairah
untuk menerima informasi selanjutnya. Jangan biasakan tetap menerabas membaca buku teks,
padahal siswa di belakang sudah tergeletak kepalanya di atas meja, karena mendengarkan khotbah
ilmu monoton yang anda peragakan.
4. Focus & Point Basis
Terkadang metode pembelajaran yang menerapkan slide dalam menjelaskan materi, tujuan awalnya
adalah untuk membantu siswa untuk memahami apa yang di khotbahkan. Namun yang terjadi saat
ini, media power point yang di berikan guru justru malah menjadi buku teks di dinding. Banyak dari
guru yang mencampurkan banyak sekali tulisan, yang sebenarnya bisa di baca sendiri oleh para
siswanya. Yang lebih anehnya, sebagian guru mejelaskan materi juga membaca buku. Lantas buat
apa power point tersebut? Menggunakan power point cobalah fokus terhadap intin dari point yang
ada, dengan mengkomparasikan beberapa video singkat atau musik, karena hal tersebut sangat
bermanfaat untuk membangkitkan gairah siswa yang tengah bosan mendengarkan materi dari pagi
hingga sore.
5. Self Reflection
Mempersilahkan siswa menjawab pertanyaan yang dilontarkan siswa tersebut untuk membantunya
mengasah pola pikir. Selain membantu mengasah pola pikir siswa, metode ini juga berguna untuk
mendidik siswa untuk ikut serta memberikan solusi dari sebuah masalah yang ia ajukan. Fungsi guru
adalah sebagai penuntun dan pembimbing jika jawaban dari apa yang ia ajukan sendiri tidak tepat.
Menjadi guru merupakan pekerjaan yang menuntut pembaharuan di setiap harinya. Pembaharuan
tersebut tak hanya berdasarkan instrument dalam pengajaran, namun dituntut untuk cerdas pula
mengkomparasikan instrument pengajaran dengan wawasan yang dimilikinya. Bagi mereka yang
memang memiliki passion dalam dunia mengajar, tentu akan cerdik untuk selalu mencari teknik
terbaik yang bisa di aplikasikan kepada para muridnya yang berbeda di setiap harinya.
Bagi anda para guru dimanapun anda berada, berikut ini merupakan salah satu teknik yang dapat di
terapkan kepada para murid dalam teknik pembelajaran di kelas.
6. Reasoning & Argumentation
Menjabarkan alasan dari suatu materi yang dianggap sulit agar siswa semakin paham. Dengan
menerapkan langkah ini, akan membuat murid paham secara menyeluruh dari materi yang
disampaikan oleh guru di depan kelas. Pentng sekali untuk menggunakan reasoning argumentation
dalam menjelaskan materi-materi sulit, karena apabila materi sulit tak di jabarkan secara mendalam
dengan berbagai alasan dan argumentasi valid di lapangan, membuat siswa menganggap anda
omong besar yang hanya anda ketahui sendiri.
7. Picture & Group Technology
Di jaman modern yang serba digital saat ini, tentu pembelajaran yang masih menggunakan cara
kuno, hanya sekedar khotbah satu arah akan sangat mubadzir tenaga, bagi guru itu sendiri. Mungkin
niat kebaikan tanpa tulus ikhlas ingin mencerdaskan anak bangsa melalui khotbah satu arah tersebut
tidaklah salah, namun penting untuk memahami karakter anak yang mengikuti perkembangan zaman.
Ya Mengajar menggunakan bantuan media gambar atau tulisan merupakan salah satu ikhtiar
seorang guru berinovasi dalam pembelajaran. Maka sangat dianjurkan bagi para guru, atau bahkan
dosen segaligus melek tekhnologi, atau jika tidak bisa mintalah bantuan pada rekan anda yang sedikit
paham pada tekhnologi untuk menyiapkan materi.
8. Body Language
Dengan memanfaatkan body language yang tepat dan ekspresif sangat bermanfaat dalam
memahamkan siswa terhadap materi yang disampaikan. Dengan menggunakan body language yang
pas dan tepat bahkan sedikit atraktif, memudahkan siswa dalam mengembangkan imajinasinya
terhadap apa yang dijelasakan oleh guru di depan. Selain itu dengan memanfaatkan body language,
berfungsi dalam menarik perhatian para siswa/ siswi. Menggunakan gerakan-gerakan tubuh supaya
penyampaian lebih jelas, menarik perhatian siswa serta mudah untuk diingat.
9. Teaching Motivating
Model ini merupakan model yang dikembangkan oleh John M. Keller, dari Florida State University
pada tahun 1983-1987. Model ini pun memiliki empat strategi pokok di dalamnya untuk memotivasi
pembelajaran yaitu; Attention yang berkaitan dengan pemeliharaan terhadap minat, keingintahuan,
dan juga perhatian.
10. Analogy & Case Study
Mengajar dengan memberikan contoh studi kasus berdasarkan hal-hal yang ada di sekitar. Dengna
melakukan analogi dan study kasus secara tepat, siswa akan mudah untuk membayangkan
kegunaan materi yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari. Hindari penggunaan analogy
ataupun case study yang asing bagi siswa. Karena hal itu malah justru semakin membingungkan
para siswa menerima materi.
Menjadi guru merupakan pekerjaan yang menuntut pembaharuan di setiap harinya. Pembaharuan
tersebut tak hanya berdasarkan instrument dalam pengajaran, namun dituntut untuk cerdas pula
mengkomparasikan instrument pengajaran dengan wawasan yang dimilikinya. Bagi mereka yang
memang memiliki passion dalam dunia mengajar, tentu akan cerdik untuk selalu mencari teknik
terbaik yang bisa di aplikasikan kepada para muridnya yang berbeda di setiap harinya.
Bagi anda para guru dimanapun anda berada, berikut ini merupakan salah satu teknik yang dapat di
terapkan kepada para murid dalam teknik pembelajaran di kelas.
11. Story Telling
Mengajar dengan cara seperti orang bercerita sehingga siswa tertarik dan mudah memahami.
Dengan cara ini anda memiliki keunggulan untuk menarik interest para siswa. Dengan alur cerita
yang cerdik dan apik bahkan secara tidak langsung anda dapat menghipnotis para siswa agar
mereka antusias memperhatikan setiap materi yang anda ucapkan.
12. Discussion & Feedback
Dengan melakukan diskusi akan sangat membantu dalam melibatkan siswa-siswa yang selama ini
kurang aktif ketika di dalam kelas. Selain itu di tengah diskusi yang dilakukan para siswa, berilah
feedback hasil dari diskusi mereka. Memberikan jawaban dengan membuat contoh yang mudah
dipahami oleh siswa, juga salah satu dari feedback yang dapat dilakukan.
13. Scanning & Levelling
Memahami bahwasanya setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda, sehingga setiap
siswa tidak dapat di berikan metode yang sama. Oleh sebab itu cobalah cara mengajar dengan
memahami dan menyesuaikan dengan tingkat kecerdasan para siswa
14. Applied Learning
Menggunakan metode praktek yang dicontohkan oleh guru dan kemudian dilakukan sendiri oleh
siswa. Cara ini adalah pengapliasian yang mampu untuk mempertahankan informasi yang telah di
berikan pada siswa dalam memorinya.
15. Active Interaction
Mengajar sembari aktif berinteraksi dengan siswa, seperti melakukan kontak mata, mengatur nada
bicara, dan lain-lain. Dengan begitu kedekatan dan ikatan emosional antara siswa dan guru juga akan
terjalin dengan baik. By: Muhamad Fadhol Tamimy
Facebook5.7KWhatsAppLinkedInTwitter
Download