Uploaded by User38688

LKS TM 1 - Islam(1)

advertisement
Islam dan Ekonomi
Sub Pokok Kajian

Pengertian Islam secara etimologis dan terminologis

Komponen utama ajaran Islam

Ajaran Islam bersifat komprenhensif, universal dan
integral

Kedudukan harta dan ekonomi dalam Islam

Sumber ajaran Islam
Pengertian Islam

Secara etimologis, Islam berarti
- Ketundukan
- Penyerahan diri
- Kedamaian
- Keselamatan
- Kesejahteraan

Secara termonologis, Islam adalah agama yang diturunkan kepada
Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir untuk menjadi
pedoman hidup seluruh manusia hingga akhir zaman

Ber-Islam berarti menundukkan dan menyerahkan diri sepenuhnya
secara mutlak untuka Ia atur sesuai dengan kehendak-Nya yang
tertuang dalam agama yang Ia turunkan kepada manusia melaluia
perantara Rasulullah saw yang dapat meghadirkan kedamaian,
keselamatan dan kesejahteraan
Komponen Utama Ajaran Islam

Seluruh ajaran Islam terangkum dalam tiga
komponen utama :

Akidah

Syariah

Akhlak
Akidah

Akidah adalah kumpulan kebenaran-kebenaran mutlak
yang wajib diyakini dan dipercaya kebenarannya.

Misalnya kepercayaan kepada wujud dan keesaan
Allah, malaikat, nabi dan rasul, kitab suci, hari
akhirat, surga, neraka, kiamat dan seterusnya

Keyakinan itu haruslah sampai pada tidak yang tidak
dapat dijangkau oleh keraguan atau syubhat

Akidah adalah asas dari sah tidaknya keislaman
seseorang
Syariah

Syariah adalah kumpulan aturan-aturan (sistem) yang
telah diturunkan Allah untuk mengatur berbagai dimensi
kehidupan manusia, mulai hubungannya dengan Allah,
sesama muslim, sesama manusia, alam hingga
hubungannya dengan kehidupan secara keseluruhan

Jadi syariat bersifat lengkap dan universal yang meliputi
dimensi
1. Hubungan dengan Allah (hablun minallah) yang disebut
ibadah, seperti shalat, shaum, zikir dan lainnya
2. Hubungan dengan manusia (hablun minannas) yang
disebut muamalah. Muamalah ini meliputi aturan pribadi,
keluarga, ekonomi, sosial, politik, hukum, pendidikan,
kesehatan lingkungan dan lainnya
Akhlak

Akhlak adalah kumpulan sifat-sifat baik yang
dijadikan oelh seorang muslim sebagai dari watak
dan kepribadiannya

Misalnya : Sifat amanah dalam bekerja dan
berbisnis

Akhlak merupakan tampilan luar dari keimanan
yang ada dalam hati dan penerapan syariat dalam
hidup
 Ekonomi
merupakan bagian dari
muamalah, muamalah merupakan
bagian dari syariah dan syariah
merupakan bagian dari Islam
 Dengan
demikian, maka ekonomi
merupakan bagian dari Islam
Karakteristik Ajaran Islam
Diantara karakteristik ajaran Islam adalah :
 Komprehensif
 Universal
 Intergral
Ajaran Islam bersifat komprehensif

Komprehensif mempunyai pengertian bahwa
ajaran dalam Islam mencakup seluruh dimensi
kehidupan manusia dari hubungan manusia
dengan Allah (vertikal) dan hubungan dengan
sesama manusia (vertikal), dari pribadi, keluarga,
masyarakat hingga negara; dari keimanan, sistem
dan akhlak; dari sosial, ekonomi, politik, hukum,
pendidikan, kebudayaan, kesehatan, keamanan,
lingkungan dan lainnya
Ajaran Islam bersifat universal

Ajaran Islam bersifat universal mempunyai dua dimensi :
A. Dimensi demografis

Maksudnya adalah bahwa ajaran Islam diturunkan untuk
seluruh umat manusiadengan seluruh etnisnya, dan bahwa
mereka semua sama di hadapan Allah SWT sebagai ciptaanNya dan dibedakan satu sama lain karena asas ketakwaan
B. Dimensi geografis

Maksudnya adalah bahwa ajaran Islam diturunkannuntuk
diterapkan di seluruh penjuru bumi. Maka Islam tidak dapat
diidentikan dengan kawasan Arab (Arabisme), karena itu
hanya tempat lahirnya Islam. Islam tidak mengenal sekatsekat tanah air, sama seperti ia tidak mengenal sekat etnis.
Ajaran Islam bersifat intergral
Integral mempunya pengertian bahwa seluruh
komponen ajaran Islam (akidah, syariah dan akhlak)
saling terkait antara satu dengan lainnya, inheren
dan tidak dapat dipisahkan.
 Pembahasan tentang konsep ekonomi dalam
perspektif Islam tidak dapat terlepas dari konsep
akidah dan akhlak dalam Islam
 Misalnya : Orang yang berbisnis tidak terlepas dari
keyakinan bahwa prilaku bisnisnya diawasi Allah
sehingga ia harus memiliki akhlak jujur

Kedudukan Harta dan Ekonomi
dalam Islam

Harta dan ekonomi memiliki kedudukan penting dalam
Islam :
1. Harta sebagai kebaikan
2. Harta sebagai sarana amal saleh
3. Harta sebagai anugerah Allah
4. Harta sebagai perhiasan hidup
5. Harta sebagai tiang kehidupan
6. Harta sebagai ujian keimanan
Sumber Ajaran Islam

Al-Qur’an

Sunnah


Ijma’
Ijtihad
Al-Qur’an

Secara etimologis al-Qur’an berasal dari bahasa Arab
qar’a-yaqra’u-qur’an, yang bermakna sesuatu yang dibaca
(bacaan) atau sesuatu yang dihimpun

Secara terminologis, al-Qur’an adalah firman (wahyu)
yang mengandung mukjizat yang diturunkan oleh Allah
kepada Rasulullah saw melalui malaikat Jibril secara
mutawatir (sangat valid) sebagai pedoman hidup manusia
dan dinilai ibadah bagi yang membacanya

Diantara contoh al-Qur’an terkait ekonomi : ayat tentang
perintah mencari rizki, larangan riba dan anjuran
pencatatan transaksi utang piutang
Sunnah

Sunnah seringkali disebut juga hadits, khabar dan atsar.

Secara terminologis, sunnah adalah jalan, metode dan tradisi

Secara terminologis, sunnah adalah segala sesuatu yang
dinisbatkan (disandarkan) kepda Rasulullah saw baik berupa
perkataan, perbuatan maupun ketetapan (taqrir)

Contoh sunnah perkataan : perintah bersikap amanah dan
profesional dalam bekerja

Contoh sunnah perbuatan : Rasulullah saw melakukan transaksi
jual beli dan gadai

Contoh ketetapan : Rasulullah saw diam tatkala beberapa
sahabat makan daging dabb (semacam biawak) dan tidak
melarang atau memerintahkan makan. Hal ini menunjukkan
bolehnya makan dabb
Ijma

Secara etimalogis, ijma’ berarti kesepakatan

Secara terminologis, ijma’ adalah kesepakatan para ulama
dalam hukum dari suatu masalah yang didasarkan kepada
al-Qur’an dan sunnah

Contoh ijma’ : dibolehkanya transaksi mudharabah,
diharamkannya riba
Ijtihad

Secara etimologis, ijtihad adalah usaha dengan sungguhsungguh dalam mencurahkan pikiran

Secara terminologis, ijtihad adalah mencurahkan segenap
kemampaun dengan sungguh-sungguh untuk menetapkan
hukum

Ijtihad dilakukan terhadap masalah yang belum dijelaskan
hukumnya dalam al-Qur’an dan sunnah

Contoh ijtihad : Zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk
makan pokok dari umat Islam setempat, kewajiban zakat
profesi dan pendirian Bank Syariah
Download