Uploaded by fitrichan378

Olympiad combine 2008 2010

advertisement
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ............................................................................................................ 1
KATA PENGANTAR .............................................................................................. 2
DAFTAR RUMUS ................................................................................................... 3
DAFTAR KONSTANTA ......................................................................................... 4
TABEL KONVERSI ................................................................................................ 5
2008 ......................................................................................................................... 6
TINGKAT KABUPATEN & KOTA.............................................................................. 7
TINGKAT PROVINSI .............................................................................................. 18
TINGKAT NASIONAL ............................................................................................ 25
2009 ....................................................................................................................... 49
TINGKAT KABUPATEN & KOTA............................................................................ 50
TINGKAT PROVINSI .............................................................................................. 65
TINGKAT NASIONAL ............................................................................................ 77
2010 ....................................................................................................................... 91
TINGKAT KABUPATEN & KOTA............................................................................ 92
TINGKAT PROVINSI ............................................................................................ 101
TINGKAT NASIONAL .......................................................................................... 113
KATA PENGANTAR
2
DAFTAR RUMUS
1. Luminositas matahari : L  4   R2 Tef4 
2.
Luminositas bintang :
L  4   R2 Tef4 
3. Fluks pancaran yang diterima di bumi E 
L
, L = luminositas
4d 2
bintang, d = jarak bintang.
4. Kecepatan gerak sebuah benda dalam lintasan elips dengan
setengah sumbu panjang a, dan pada jarak r dari M:
2 1
v 2  2GM   
r a
5. Jarak terjauh dua benda yang saling mengitari dengan lintasan
elips yang eksentrisitasnya e adalah r = a (e+1)
6. Jarak terdekat dua benda yang saling mengitari dengan lintasan
elips yang eksentrisitasnya e adalah r = a (e-1)
3
DAFTAR KONSTANTA
Massa Bumi ( M B )
5,97 x 1024 kg
Massa Matahari ( M )
1,99 x 1030 kg
Massa Bulan
7,34 x 1022 kg
Massa Mars
6,424 × 1023 kg
Radius Bulan
1738 km
Radius Mars
3396 km
Radius Jupiter
71492 km
Radius Bumi
6,37 x 106 m
Radius Matahari
6,96 x 108 m
Satu tahun sideris
365,256 hari = 3,16 x 107
detik
Temperatur efektif Matahari
5880º K
Kecepatan orbit Bumi (mengitari
matahari)
2,98 104 meter/det
Tahun cahaya, ly
9,5 1015 menit
Jarak bumi – matahari (1SA)
150 juta km
Jarak Matahari-Jupiter rata-rata
5,2 SA
Jarak rata-rata bumi – bulan
384 000 km
Jejari matahari
700 000 km
Jejari bumi
6378 km
Konstanta gravitasi umum (G)
6,68 x 10-11 Nm2/kg2
Daya pisah mata manusia
15 detik busur
Kecepatan cahaya di ruang hampa 300 000 km/detik
Percepatan gravitasi di permukaan
9,8 meter/detik2
Bumi
Fbolometrik Matahari
6,28 x 107 J dt–1 m–2
Konstanta radiasi Matahari
1,368 x 103 J m–2
Konstanta Stefan Boltzmann, 
5,67 x 10–8 J dt–1 m–2 K–4
4
Tabel Konversi
1Å
0.1 nm
1 barn
10-28 m2
1G
10-4 T
1 erg
10-7 J = 1 dyne cm
1 watt
1 J s-1 = 1 kg m2 s-3
1 esu
3.3356  10-10 C
1 amu (atomic
mass unit)
1.6606 10 24 g
1 atm (atmosphere)
101,325 Pa =
1.01325 bar
1 dyne
10-5 N
5
2008
6
Tingkat Kabupaten & Kota
Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat
Kabupaten & Kota 2008
Beri tanda “X” pada jawaban yang paling benar
1. Bintang deret utama bisa tetap stabil, dan tidak mengalami
keruntuhan gravitasi karena dari bagian dalam ada yang menahan
yaitu,
a. tekanan termal dari reaksi fusi yang terjadi di pusatnya
b. tekanan elektron.
c. tekanan elektron tergenerasi
d. tekanan neutron terdegenerasi.
e. tekanan gravitasi
2. Bintang X adalah bintang deret utama kelas M. Bintang ini
mempunyai radius 7 x 107 m, dan temperatur permukaannya 3000
K. Bintang Y adalah bintang maharaksasa kelas M, yang
temperatur permukaannya sama dengan bintang X tetapi
radiusnya 1000 kali lebih besar daripada bintang X. Berapakah kali
lebih terangkah bintang Y dibandingkan dengan bintang X.
a. kedua bintang mempunyai terang yang sama
b. bintang Y 1000 kali lebih terang daripada bintang X.
c. Bintang Y satu juta kali lebih terang daripada bintang X.
d. bintang X 1000 kali lebih terang daripada bintang Y
e. bintang X satu juta kali lebih terang daripada bintang Y
3. Gambar di bawah memperlihatkan sebuah teleskop yang jarak
antara lensa objektif dan lensa okulernya adalah 1,5 m. Jika
panjang fokus okulernya 25 mm, berapakah panjang fokus lensa
objektifnya?
a. 2,5 x 10-2 m
b. 0,6 m
c. 1,475 m
d. 6 m
e. 15,95 m
4. Perbedaan utama antara galaksi eliptik dan galaksi spiral adalah,
a. galaksi eliptik tidak mempunyai “black hole” di pusatnya
b. galaksi spiral tidak mempunyai gugus bola
7
c. debu di galaksi eliptik lebih sedikit daripada di galaksi spiral.
d. galaksi spiral lebih kecil daripada galaksi eliptik.
e. galaksi eliptik lebih tua daripada galaksi spiral.
5. Seorang astronot terbang di atas Bumi pada ketinggian 300 km
dan dalam orbit yang berupa lingkaran. Ia menggunakan roket
untuk bergeser ke ketinggian 400 km dan tetap dalam orbit
lingkaran. Kecepatan orbitnya adalah,
a. lebih besar pada ketinggian 400 km
b. lebih besar pada ketinggian 300 km
c. Kecepatannya sama karena orbitnya sama-sama berupa
lingkaran
d. kecepatannya sama karena dalam kedua orbit efek
gravitasinya sama
e. tidak cukup data untuk menjelaskan
6. Misalkan kamu melihat sebuah planet baru di langit. Dari hasil
pengamatan diperoleh bahwa planet tersebut berada dekat
dengan Matahari dengan elongasi maksimumnya sebesar 30
derajat. Sebagai perbandingan, sudut elongasi maksimum planet
Venus adalah 46 derajat, sedangkan sudut elongasi maksimum
planet Merkurius adalah 23 derajat. Berdasarkan data ini kita
dapat menyimpulkan bahwa,
a. planet tersebut lebih dekat ke Matahari daripada planet
Merkurius.
b. planet tersebut berada antara planet Merkurius dan Venus.
c. planet tersebut berada antara planet Venus dan Bumi.
d. kita tidak bisa mengetahui kedudukan planet tersebut.
e. semua jawaban tidak ada yang benar.
7. Temperatur permukaan sebuah bintang adalah 12000º K, dan
misalkan temperatur permukaan Matahari adalah 6000º K. Jika
puncak spektrum Matahari berada pada panjang gelombang 5000
Angstrom, pada panjang gelombang berapakah puncak spektrum
bintang yang mempunyai temperatur 12000º K?
a. 5000 Angstrom
b. 10000 Angstrom
c. 2500 Angstrom
d. 6700 Angstrom
e. 1200 Angstrom
8. Nebula M20 yang dikenal dengan nama Nebula Trifid, mempunyai
diameter sudut sebesar 20 menit busur, jika jarak nebula ini dari
Bumi 2 200 tahun cahaya, berapakah diameter nebula ini?
a. sekitar 0,5 tahun cahaya.
8
b.
c.
d.
e.
sekitar 13 tahun cahaya.
sekitar 100 tahun cahaya.
sekitar 4 tahun cahaya.
tidak dapat ditentukan jaraknya, karena datanya masih kurang.
9. Apabila Bumi jaraknya menjadi 3 AU dari Matahari, maka
besarnya gaya gravitasi antara Bumi dan Matahari, menjadi,
a. 3 kali daripada gaya gravitasi sekarang.
b. 1,5 kali daripada gaya gravitasi sekarang.
c. sama seperti sekarang.
d. sepertiga kali daripada gaya gravitasi sekarang.
e. sepersembilan kali daripada gaya gravitasi sekarang.
10. Garis spektrum suatu elemen yang panjang gelombang normalnya
adalah 5000 Angstrom, diamati pada spektrum bintang berada
pada panjang gelombang 5001 Angstrom. Berdasarkan data ini
maka kecepatan pergerakan bintang tersebut adalah,
a. 59,9 km/s
b. 60 km/s
c. 75 km/s
d. 2,99 x 105 km/s
e. Kecepatannya tidak bisa ditentukan karena datanya kurang.
11. Elemen kimia dalam atmosfer Matahari dapat diidentifikasi dengan
a. pengukuran temperatur piringan Matahari
b. efek Doppler
c. pengamatan warna Matahari melalui atmosfer Bumi saat
Matahari terbit
d. garis-garis absorpsi dalam spectrum Matahari
e. pengamatan bintik Matahari (Sunspot)
12. Daya pisah (resolving power) sebuah teleskop lebih besar jika
a. panjang fokus lebih besar
b. diameter obyektif lebih besar
c. panjang fokus lebih kecil
d. hanya bekerja dalam cahaya merah
e. diameter obyektif lebih kecil
13. Bintang Barnard memiliki gerak diri (proper motion) sebesar 10
detik busur per tahun, dan jaraknya 1,8 pc (parsec). Karena 1 pc =
3 x 1013 km maka komponen kecepatan ruangnya yang tegak lurus
garis penglihatan, dalam km/detik adalah
a. 87 km/detik
b. 10 km/detik
c. 1,8 km/detik
9
d. 78 km/detik
e. km/detik
14. Spektra yang diambil dari coma sebuah komet akan;
a. identik dengan spektra sinar Matahari
b. memberi informasi penting tentang komposisi material komet
c. mengungkap adanya banyak elemen radioaktif
d. didominasi oleh spektrum molekul organik komplek
e. identik dengan spektrum planet lain
15. Sebuah planet yang baru ditemukan diamati bergerak kearah timur
pada medan bintang dekat ekliptika dengan kecepatan rata-rata
sembilan derajat per tahun. Maka orbitnya (dianggap lingkaran)
berada
a. antara orbit Mars dan Jupiter
b. di belakang orbit Pluto
c. antara orbit Saturnus dan Uranus
d. antara orbit Jupiter dan Saturnus
e. antara Uranus dan Neptunus
16. Pada tanggal 21 Maret Matahari ada di Vernal Equinox (awal
musim semi, asensiorekta = 00h, deklinasi = 0º). Pada jam berapa
waktu sipil lokal pada tanggal tersebut sebuah bintang dengan
asensiorekta 12h dan deklinasi 0º terbit
a. 9h
b. 6h
c. 12h
d. 24h
e. 18h
17. Deklinasi bintang Canopus, bintang kedua paling terang, adalah 53º. Tempat paling utara yang masih bisa melihat bintang itu
adalah tempat dengan lintang
a. + 53º LU
b. + 37º LU
c. + 35º LU
d. + 73º LU
e. + 23º LU
18. Terasa lebih dingin pada saat musim dingin daripada saat musim
panas dikarenakan dua hal. Lamanya penyinaran Matahari lebih
pendek, dan yang kedua
a. Bumi berotasi lebih cepat pada musim panas
b. Matahari berada lebih jauh dari Bumi saat musim dingin
c. Muka Matahari yang lebih dingin menghadap ke Bumi
10
d. Sinar Matahari mencapai Bumi pada sudut yang lebih kecil
e. Sinar Matahari mencapai Bumi pada sudut yang lebih besar
19. Hanya satu dari tahun-tahun berikut adalah tahun kabisat
a. 1902
b. 1966
c. 1976
d. 1986
e. 2100
20. Refraksi atmosfer menyebabkan
a. tinggi semua bintang lebih kecil daripada tinggi sebenarnya
b. posisi semua bintang di kiri posisi sebenarnya
c. posisi semua bintang di kanan posisi sebenarnya
d. tinggi semua bintang lebih besar daripada tinggi sebenarnya
e. tinggi semua bintang tidak berubah
21. Perioda sideris revolusi Venus dan Mars adalah masing-masing
225 dan 687 hari. Maka perioda sinodis Venus dilihat dari Mars.
a. 169 hari
b. 462 hari
c. 335 hari
d. 617 hari
e. 912 hari
22. Jarak terdekat komet Halley ke Matahari adalah 8,9×10 10 meter,
periodenya 76 tahun maka eksentrisitasnya adalah;
a. 0,567
b. 0,667
c. 0,767
d. 0,867
e. 0,967
23. Pluto tidak lagi dianggap sebagai planet Tata Surya kita karena
a. Orbitnya memotong lintasan Bumi dan massanya terlalu kecil
b. Orbitnya memotong lintasan Merkurius dan massanya terlalu
kecil
c. Orbitnya memotong lintasan Mars dan massanya terlalu kecil
d. Orbitnya memotong lintasan planet yang lain dan massanya
terlalu besar
e. Orbitnya memotong lintasan planet yang lain dan massanya
terlalu kecil
24. Diameter linier Matahari 1400000 km, bila seorang astronot
mengamati Matahari dari wahana antariksa yang mengorbit planet
11
Mars yang sedang beroposisi (berjarak 1,52 SA) terhadap planet
Bumi maka diameter sudut yang diamatinya adalah
a. 30 menit busur
b. 20 menit busur
c. 10 menit busur
d. 52 menit busur
e. 12 menit busur
25. Pada alam semesta yang terbuka (volume ruang tak terhingga)
Big Bang adalah
a. ledakan lokal alam semesta
b. ledakan simultan di semua ruang tak terhingga
c. ledakan di beberapa tempat
d. ledakan di suatu tempat
e. ledakan di tepi alam semesta
26. Indikator bahwa alam semesta mengembang adalah
a. adanya red-shift pada extra galaksi
b. adanya red-shift dan blue-shift pada galaksi lokal
c. adanya fenomena red-shift di semua titik ruang di alam
semesta
d. adanya ruang dan waktu yang mengembang secara relativistik
e. adanya fenomena red-shift dan blue-shift di semua titik ruang
di alam semesta
27. Di dalam bagian mekanik sebuah teropong bintang terdapat empat
buah roda gigi, A, B, C, D dengan radius masing-masing 2 cm, 4
cm, 1 cm dan 3 cm, seperti pada gambar. Karena roda A
menyinggung roda B, maka roda A akan berputar kalau B
berputar. Roda C berimpit dengan roda B sehingga keduanya
bergerak bersamaan. Roda C dihubungkan dengan roda D oleh
sebuah rantai sehingga kalau D berputar, C juga ikut berputar.
Jika roda D berputar dengan frekuensi 2 putaran setiap detik,
berapa frekuensi putaran roda A?
A
B
C
D
a. 2 putaran tiap detik
b. 6 putaran tiap detik
12
c. 12 putaran tiap detik
d. 24 putaran tiap detik
e. 48 putaran tiap detik
28. Seorang astronot di permukaan Bulan melempar batu dari sebuah
tebing yang tingginya 18,75 meter ke dataran yang ada di
bawahnya, dengan sudut elevasi tertentu. Kecepatan awal batu
yang dilempar astronot adalah 2 m/s. Jika percepatan gravitasi
bulan adalah 1,6 m/s2, berapakah kecepatan batu itu saat jatuh
menyentuh dataran?
a. 8 m/s
b. 2 15 m/s
c. 4 m/s
d. 2 17 m/s
e. 4 15 m/s
29. Mekanisme konveksi yang terjadi di dalam bintang analogi dengan
naiknya gelembung udara dari dalam air. Andaikan gelembung
udara terbentuk di dalam air dari kedalaman 200 m. Apabila
diameter gelembung 0,2 cm, berapakah diameter gelembung
sesaat sebelum mencapai permukaan danau? (massa jenis air 1
gr/cm3 , massa jenis air raksa 13,6 gr/cm 3, percepatan gravitasi
bumi 980 cm/s2, tekanan udara 76 cm Hg)
a. 0,3 cm
b. 0,5 cm
c. 0,1 cm
d. 0,4 cm
e. 0,2 cm
30. Jika 200 gram es yang mempunyai temperatur -20Celcius
dicampur dengan 0,5 liter air bertemperatur 68Fahrenheit.
Apakah yang akan terjadi? (diketahui kalor jenis es 0,5 kal/g C,
kalor jenis air 1 kal/g C, kalor lebur es 80 kal/g)
a. es bertemperatur 0C
b. air bertemperatur 0C
c. air bertemperatur 4C
d. campuran 300 gram es dan 400 gram air
e. campuran 100 gram es dan 600 gram air
31. Garis g melalui titik (4,3), memotong sumbu x positif di titik
A(u,0) dan sumbu y positif di titik B(0, v) . Jika O adalah titik
(0,0), maka luas OAB adalah fungsi dari u , dengan (u) =
13
3u 2
u4
3u 2
b.
2(u  4)
a.
4u 2
u 3
4u 2
d.
2(u  3)
c.
e.
3u
2(u  4)
32. Sebuah besaran Astronomi pada t = 0 tahun nilainya 200 juta dan
pada t = 10 tahun nilainya 50 juta. Jika nilai besaran tersebut
setelah t tahun memenuhi rumus hampiran h(t )  a 16  bt , a
dan b konstanta, maka nilai besaran tersebut pada t = 8 tahun
diperkirakan sebesar H juta dengan H adalah;
a. 80
b. 90
c. 100
d. 110
e. 120
33. m adalah gradien garis g dan p adalah gradien garis h. Jika kedua
garis simetris terhadap garis y = x maka hubungan antara m dan p
adalah
a. mp  1
b. m  p  1
c. m  p  0
d. mp  1
e. m  p  1
34. Persamaan kuadrat 2 x2  x  c  0 mempunyai dua akar, x1 dan
x2 . Jika x12  2 x2 , maka nilai konstanta c adalah
a.
b.
c.
d.
e.
-6
-4
-3
–1
0
14
35. Diameter rata-rata bintang dalam sebuah gugus (hanya ada kelas
X dan Y) adalah 1,25 juta kilometer. Diameter rata-rata bintang
kelas X adalah 1,4 juta kilometer dan diameter rata-rata bintang
kelas Y adalah 1,2 juta kilometer. Jika seluruh bintang dalam
gugus tersebut ada 32 buah, maka banyaknya bintang kelas X
adalah;
a. 8 bintang
b. 12 bintang
c. 16 bintang
d. bintang
e. 24 bintang
36. The apparent annual path of the Sun are called
a. celestial equator
b. solar equator
c. meridian
d. ecliptic
e. hour circle
37. The second brightest star in the sky after the Sun is
a. Canopus
b. Vega
c. Mars
d. Betelgeuse
e. Sirius
38. A star rise in the horizon at azimuth 50º. It will set at azimuth
a. 230º
b. 310º
c. 180º
d. 130º
e. 270º
39. If Mars pass the meridian at midnight, we call Mars is in
a. west quadrature
b. conjunction
c. east quadrature
d. west elongation
e. oposition
40. During full moon, the difference between the right ascension of the
Moon and the Sun is
a. 24 h
b. 00 h
15
c. 09 h
d. 12 h
e. 15 h
16
Solusi Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat
Kabupaten & Kota 2008
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
a
c
c
c
b
b
c
b
e
b
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
d
b
a
b
c
e
b
d
c
d
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
c
e
e
b
b
a
c
a
b
e
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
b
c
d
d
a
d
e
b
e
d
17
Tingkat Provinsi
Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2008
Pilihan Ganda
1. Pada saat oposisi Bumi-Planet dan Matahari mendekati satu garis
lurus, konfigurasinya adalah;
a. Planet-Bumi-Matahari
b. Bumi-Planet-Matahari
c. Planet-Matahari-Bumi
d. Matahari-Planet-Bumi
e. Tidak ada yang benar
2. Pada saat konjungsi Bumi-Planet dan Matahari mendekati satu
garis lurus, konfigurasinya adalah;
a. Planet-Bumi-Matahari
b. Bumi-Planet-Matahari
c. Planet-Matahari-Bumi
d. Matahari- Planet-Bumi
e. Tidak ada yang benar
3. Jika setengah sumbu panjang dan eksentrisitas planet Mars
adalah a= 1,52 dan e=0,09 sedangkan untuk Bumi a= 1 SA dan e=
0,017. Kecerlangan maksimum Mars pada saat oposisi, terjadi
ketika jaraknya dari Bumi pada saat itu;
a. 0,37 SA
b. 0,27 SA
c. 0,32 SA
d. 0,40 SA
e. 0,50 SA
4. Jika setengah sumbu panjang dan eksentrisitas planet Mars
adalah a= 1,52 dan e=0,09 sedangkan untuk Bumi a= 1 SA dan e=
0,017. Kecerlangan minimum Mars pada saat oposisi, terjadi
ketika jaraknya dari Bumi pada saat itu;
a. 0,67 SA
b. 0,70 SA
c. 0,72 SA
d. 0,37 SA
e. 0,50 SA
18
5. Elongasi maksimum terjadi ketika jarak Bumi ke Matahari dan
jarak Planet ke Matahari memenuhi kaedah;
a. Jarak planet maksimum, jarak Bumi minimum
b. Jarak planet maksimum, jarak Bumi maksimum
c. Jarak planet minimum, jarak Bumi minimum
d. Jarak planet minimum, jarak Bumi maksimum
e. Tidak ada yang benar
6. Elongasi minimum terjadi ketika jarak Bumi ke Matahari dan jarak
Planet ke Matahari memenuhi kaedah;
a. Jarak planet maksimum, jarak Bumi minimum
b. Jarak planet maksimum, jarak Bumi maksimum
c. Jarak planet minimum, jarak Bumi minimum
d. Jarak planet minimum, jarak Bumi maksimum
e. Tidak ada yang benar
7. Yang dimaksud konjungsi inferior adalah ketika terjadi konfigurasi;
a. Bumi-Planet-Matahari
b. Matahari-Bumi-Planet
c. Planet-Bumi-Matahari
d. Bumi-Matahari-Planet
e. Tidak ada yang benar
8. Yang dimaksud konjungsi
konfigurasi;
a. Bumi-Planet-Matahari
b. Matahari-Bumi-Planet
c. Planet-Bumi-Matahari
d. Bumi-Matahari-Planet
e. Tidak ada yang benar
superior
adalah
ketika
terjadi
9. Sebagian besar anggota Tata Surya bila dilihat dari kutub utara
ekliptika, bergerak berlawanan dengan putaran jarum jam. Gerak
seperti ini disebut;
a. Indirek
b. Prograde
c. Retrograde
d. Helix
e. Beraturan
10. Beberapa komet dan satelit dalam Tata Surya bila dilihat dari
kutub utara ekliptika, bergerak searah dengan putaran jarum jam.
Gerak seperti ini disebut;
a. Direk
b. Prograde
19
c. Retrograde
d. Helix
e. Tidak beraturan
11. Sinar matahari terutama berasal dari
a. Corona
b. Flare
c. Fotosfer
d. kromosfer
e. Sunspot
12. Temperatur fotosfer matahari dalam derajat Kelvin kira-kira;
a. 1.000.000.
b. 5.800.
c. 5.000.000
d. 20.000
e. 3.000
13. Garis Fraunhover adalah;
a. Filamen tipis dan terang yang terlihat dalam foto matahari
dalam cahaya hidrogen atom
b. Garis emisi dalam spektrum piringan matahari
c. Garis emisi dalam spektrum korona ketika diamati selama
gerhana matahari total
d. Garis absorpsi berbagai elemen dan spektrum piringan
matahari
e. Garis absorpsi dalam spektrum flare matahari
14. Radius matahari besarnya 110 kali radius Bumi dan densitas rataratanya ¼ densitas
rata-rata Bumi. Dengan data ini, massa
matahari besarnya;
a. 1.330.000
b. 330.000
c. 25.000
d. 3.000
e. 10.000
15. Di dalam suatu gugus bintang terdapat 50 buah bintang. Bintangbintang di dalam gugus itu kemudian dikelompokkan berdasarkan
ukurannya menjadi kelompok bintang berukuran besar dan
berukuran kecil. Ternyata ada 27 bintang yang termasuk kategori
besar. Selain itu dikelompokkan juga berdasarkan temperaturnya
menjadi dua kelompok, bintang bertemperatur tinggi dan rendah.
Ternyata ada 35 bintang yang termasuk kategori bertemperatur
20
tinggi. Jika ada 18 bintang besar dan bertemperatur tinggi, ada
berapa banyak bintang kecil yang bertemperatur rendah ?
a. 4 bintang
b. 5 bintang
c. 6 bintang
d. 7 bintang
e. 8 bintang
16. Seorang astronot sedang menyiapkan barang-barang yang akan
dibawa ke International Space Station, sebuah stasiun angkasa
luar. Ada dua kotak berbentuk kubus yang dapat digunakan
sebagai wadah. Rusuk (sisi) kotak pertama 4 dm lebih panjang
daripada rusuk kotak kedua. Jika kotak pertama dapat memuat
barang 784 dm 3 lebih banyak daripada kotak kedua, maka luas
permukaan kotak pertama (yang lebih besar) adalah:
a. 2,16 m2
b. 3,6 m2
c. 6 m2
d. 7,2 m2
e. 9,6 m2
Essay
1. Diketahui jarak α Centaury A dari Matahari adalah 4,4 tahun
cahaya dan magnitudo semu Matahari dilihat dari Bumi adalah, m
= - 26. Koordinat ekuatorial α Centaury A adalah (α,δ) = (14h39,5m,
-60º50'). Seorang astronot dari Bumi pergi ke bintang itu kemudian
melihat ke arah Matahari. Jika astronot itu menggunakan peta
bintang dari Bumi dan menggunakan sistem koordinat ekuatorial
Bumi dengan acuan bintang-bintang yang sangat jauh, berapakah
koordinat ekuatorial dan magnitudo matahari menurut astronot itu
?
2. Sebuah asteroid ketika berada di perihelium menerima fluks dari
matahari sebesar F0 ketika di aphelium ia menerima sebesar 0,5
F0. Orbit asteroid mempunyai setengah sumbu pendek b = 1,3 SA.
Pertanyaannya;
a) berapakah periode asteroid ini ?
b) ketika di aphelium berapakah kecepatan lepas asteroid ini ?
3. Ada sebuah bintang ganda gerhana yang kedua bintang
anggotanya sama persis, radiusnya sama, temperaturnya sama,
dan inklinasi orbit 90º. Bila ditilik kurva cahaya (grafik magnitudo
terhadap waktu) bintang ganda itu, berapakah perbedaan
21
magnitudo antara keadaan paling terang dan keadaan paling
redup?
4. Sebuah bintang ganda terdiri dari sebuah bintang maharaksasa
biru yang massanya 90 massa matahari dan sebuah bintang katai
putih bermassa kecil. Periode orbit bintang ganda itu adalah 12,5
hari. Karena temperatur bintang raksasa itu sangat tinggi, ia
mengalami kehilangan massa melalui angin bintang yang
dihembuskannya. Setiap tahun bintang raksasa itu kehilangan
massa 10-6 kali massa matahari. Jika diasumsikan jarak antara
kedua bintang itu tidak berubah. Hitunglah periode orbit bintang
ganda itu 10 juta tahun kemudian
5. Sebuah bintang ganda gerhana mempunyai periode 50 hari. Dari
kurva cahayanya seperti yang diperlihatkan pada gambar di
bawah, tampak bahwa bintang kedua menggerhanai bintang
pertama (dari titik A sampai D) dalam waktu 10 jam (saat kontak
pertama sampai kontak terakhir), sedangkan dari titik B sampai
titik C yaitu saat gerhana total, lamanya adalah 1 jam. Dari
spektrumnya diperoleh bahwa kecepatan radial bintang pertama
adalah 20 km/s dan bintang kedua adalah 50 km/s. Apabila
orbitnya dianggap lingkaran dan inklinasinya i = 90 o, tentukanlah
radius bintang pertama dan kedua dan juga massa kedua bintang.
D
E
Magnitude
A
H
F
B
G
C
Time
22
Solusi Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2008
Pilihan Ganda
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
a
c
a
a
a
d
a
d
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
b
c
c
b
d
b
c
c
Essay
1. Peta langit dengan pusat di Bumi atau di α Centaury A sama jika
acuannya bintang-bintang jauh. Maka kita bisa menggunakan
sistem koordinat ekuator Bumi dengan arah kutub langit dan
vernal equinox yang sama. Matahari dilihat dari α Centaury A
adalah antipodal α Centaury A dilihat dari Bumi. Maka koordinat
equatorial Matahari adalah : (αm,δm) = (α-12h,-δ) = (2h39,5m,
+60º50').
Berarti Matahari akan berada di rasi Casiopeia.
Magnitudonya : dihitung dengan menggunakan rumus pogson dan
menggunakan data jarak α Centaury A serta magnitudo semu
matahari, dapat diperoleh magnitudo matahari sekitar 0,5 .
2. Jarak perihelium : rp = a(1-e), jarak aphelium ra = a(1+e).
Fluks di aphelium setengah dari fluks di perihelium:
0,5L
L

2
2
2
4a (1  e)
4a (1  e) 2
0.5(1  e) 2  (1  e) 2
Selesaikan persamaan kuadrat dengan variabel e di atas,
diperoleh :
e1  3  2 2
e2  3  2 2
Karena 0 ≤ e ≤ 1, maka e1 tidak dipakai, e = 0,17157
23
b 2  (1  e 2 )a 2
Maka diperoleh : a = 1,31957 SA
Gunakan Hukum Kepler 3, untuk mencari periode:
p2  a3
P = 1,5158 tahun
Jarak aphelium : 1,31957 (1 + 1,17157) = 1,54597 SA
= 2,31895×1011m
Kecepatan lepas di aphelium :
Vesc 
2GM
,
ra
G = 6,67 × 10-11 (sistem SI)
Masa Matahari M = 1,99 x 1030 kg
Maka Vesc = 33834 m/s = 33,834 km/s
dengan
3. Karena kedua bintang mempunyai sifat-sifat fisik yang persis
sama, pada saat gerhana total, saat paling redup, cahaya yang
diterima Bumi berasal dari satu bintang, sedangkan pada saat
tidak gerhana, saat paling terang, berasal dari dua bintang.
Misalkan fluks pada saat gerhana adalah F, maka fluks pada saat
tidak gerhana adalah 2F. Maka perbedaan magnitudonya :
m  2,5 log(2F / F )  0,7526
4. Dalam 1 tahun kehilangan massanya 10-6 M, dalam 10 Juta
tahun kehilangan massanya 107×10-6 M=10 M, Jadi setelah 10
juta tahun, massanya tinggal 80 M
Hukum Kepler III :
r 3 GM

T 2 4 2
Karena r dan G konstan, maka persamaan diatas dapat ditulis
dalam bentuk perbandingan :
M 1T12  M 2T22
90(12,5) 2  80(T22 )
T2 = 13,258 hari
24
Tingkat Nasional
Soal Teori
Olimpiade Astronomi Tingkat Nasional 2008
Pilihan Ganda
1. Misalkan massa sebuah bintang neutron adalah 2 kali massa
Matahari. Jika massa neutron adalah 1,67  10-24 gram, berapakah
jumlah neutron yang berada di bintang tersebut.
a. 6,0  1023 neutron
b. 1,2  1023 neutron
c. 1,2  1057 neutron
d. 1,3  1050 neutron
e. 2,4  1057 neutron
2. Sebuah galaksi yang sangat jauh terdeteksi oleh sebuah detektor
yang berada di sebuah satelit di luar atmosfer Bumi mempunyai
kecepatan radial 3000 km/s. Pada panjang gelombang berapakah
garis Lyman Alpha terdeteksi oleh detektor ini?
a. 1216,21 Angstrom
b. 1200,21 Angstrom
c. 1228,16 Angstrom
d. 1216,01 Angstrom
e. 1220,01 Angstrom
3. Puncak spektrum pancaran bintang A terdeteksi pada panjang
gelombang 2000 Angstrom, sedangkan puncak spektrum bintang
B berada pada panjang gelombang 6500 Angstrom, berdasarkan
data ini maka
a. Bintang A 0,31 kali lebih terang daripada bintang B
b. Bintang B 0,31 kali lebih terang daripada bintang A
c. Bintang A 3,25 kali lebih terang daripada bintang B
d. Bintang B 3,25 kali lebih terang daripada bintang A
e. Bintang A sama terangnya dengan bintang B
4. Pada jarak 45.000.000 km, diameter sudut planet Venus adalah 55
detik busur. Berdasarkan data ini, maka diameter linier planet
Venus adalah
a. 11.999 km
b. 81.800 km
25
c. 25.210 km
d. 24.800 km
e. 10.800 km
5. Bintang deret utama kelas B0 temperatur efektifnya adalah 3  104
K, dan Luminositasnya adalah 1,0  103 L. Radius bintang ini
adalah
a.
b.
c.
d.
e.
6,11  108 cm
1,08  109 cm
1,22  109 cm
8,11  1010 cm
2,13  1010 cm
6. Misalkan kamu mengamati sebuah bintang deret utama kelas K di
sebuah gugus bintang. Dari pengamatan tersebut, diperoleh fluks
bintang tersebut sebesar 6,23  10-7 erg/m2 . Jika Luminositas
bintang tersebut adalah 0,4 L, maka jarak Gugus bintang tersebut
adalah
a. 9,03  102 pc
b. 8,00  102 pc
c. 4,52  102 pc
d. 2,26  102 pc
e. 7,38  102 pc
7. Spektrum sebuah bintang didominasi oleh pita Titanium oksida
(TiO). Dari keberadaan pita molekul ini kita dapat memperkirakan
temperatur bintang ini adalah
a. 7.500 – 11.000 K
b. 6.000 – 7.500 K
c. 5.000 – 6.000 K
d. 3.500 – 5.000 K
e. 2.500 – 3.000 K
26
Diagram Hertzsprung-Russell untuk
H-R Diagrams
for Star Clusters
Gugus Bintang
Magnitudo Visual
8. Pada gambar disamping
tampak
diagram
Hertzprung-Russel
(diagram HR) beberapa
gugus
bintang.
Berdasarkan
bentuk
diagram
HR
tersebut,
maka susunan
evolusi
gugus-gugus
bintang
tersebut mulai dari yang
tua sampai yang paling
muda adalah
a. Pleiades, NGC 1866,
Praesepe dan NGC752
b. Pleiades,
NGC752,
Praesepe, NGC 1866
dan Pleiades
c. NGC 1866, NGC752,
Pleiades dan Praesepe
d. Pleiades,
Praesepe,
NGC
1866
dan
NGC752
e. NGC 752, Praesepe,
NGC 1866, Pleiades
Indeks Warna (B-V)
9. Matahari dan Bulan memiliki diameter sudut yang hampir sama
jika dilihat dari Bumi, tetapi Bulan 400 kali lebih dekat ke kita.
Dapat disimpulkan bahwa:
a. diameter Bulan hampir sama dengan diameter Matahari
b. diameter Bulan sekitar 400 kali lebih besar daripada diameter
Matahari
c. diameter Bulan sekitar 400 kali lebih kecil daripada diameter
Matahari
d. diameter Bulan sekitar 160.000 kali lebih besar daripada
diameter Matahari
e. diameter Bulan sekitar 160.000 kali lebih kecil daripada
diameter Matahari
10. Kita tidak dapat menggunakan hukum Hubble untuk menentukan
jarak bintang-bintang dekat karena
a. hukum tersebut belum pernah diuji untuk bintang
b. bintang-bintang tidak berotasi secepat galaksi
c. pergeseran merah obyek-obyek dekat tidak disebabkan oleh
pengembangan alam semesta
27
d. bintang tidak bergerak sehingga kita tidak dapat mengukur
kecepatan mereka
e. obyek-obyek dekat mengalami pergeseran biru
11. Andaikan Matahari tiba-tiba runtuh menjadi sebuah black hole,
maka Bumi akan
a. Mengorbit lebih cepat tapi pada jarak yang sama
b. Jatuh dengan cepat ke dalam black hole tersebut
c. Radiasi gravitasional akan membuat Bumi juga menjadi black
hole
d. bergerak perlahan dalam lintasan spiral hingga akhirnya jatuh
ke dalam black hole
e. tidak mengalami perubahan orbit
12. Berikut ini adalah dua pengamatan terhadap suatu obyek yang
dapat digunakan untuk menentukan massa Galaksi kita, yaitu
a. kecepatan dan jarak obyek tersebut dari pusat Galaksi
b. umur obyek tersebut dan komposisi kimianya
c. massa dan kecepatan obyek tersebut
d. umur dan jarak obyek tersebut dari pusat Galaksi
e. massa dan umur obyek tersebut
13. Sebuah bintang diamati memiliki sudut paralaks 0,06. Maka
a. Magnitudo semu bintang tersebut lebih besar daripada
magnitudo mutlaknya.
b. Magnitudo semu bintang tersebut lebih kecil daripada
magnitudo mutlaknya.
c. Magnitudo semu bintang dan magnitudo mutlak bintang tsb
bernilai sama.
d. Jarak bintang tersebut sekitar 60,0 pc.
e. Jarak bintang tersebut sekitar 6,0 pc.
14. Mars mempunyai dua buah satelit Phobos dan Deimos. Jika
diketahui Deimos bergerak mengelilingi Mars dengan jarak
a=23490 km dan periode revolusinya P=30 jam 18 menit.
Berapakah massa planet Mars bila dinyatakan dalam satuan
massa Matahari?
a. 3,15  10-7 massa Matahari
b. 4,15  10-7 massa Matahari
c. 5,15  10-7 massa Matahari
d. 6,15  10-7 massa Matahari
e. 7,15  10-7 massa Matahari
15. Sputnik I diluncurkan pada tahun 1957 yang lalu oleh Uni Sovyet,
satelit berada pada ketinggian 200 km dari permukaan Bumi.
28
Untuk keperluan komunikasi satelit ini dialihkan tugasnya menjadi
satelit geostasioner maka periodenya haruslah
a. 58 menit
b. 68 menit
c. 78 menit
d. 88 menit
e. 98 menit
16. Sebuah planet X yang bergerak mengitari Matahari mempunyai
eksentrisitas, e=0,2. Jika F (fluks) menyatakan energi Matahari
yang dia terima persatuan luas persatuan waktu dari Matahari,
maka rasio fluks di periheliom dan aphelion Fp/Fa yang dia
terima dari Matahari adalah
a. 0,25
b. 1,25
c. 2,25
d. 3,25
e. 4,25
17. Jika diambil massa Bumi = 81 kali massa Bulan, dan jarak BumiBulan = a, maka jarak titik netral, r (titik dimana gaya gravitasi
yang berasal dari Bulan dan yang berasal dari Bumi sama
besarnya), adalah
a. r = 0,9 a
b. r = 0,8 a
c. r = 0,7 a
d. r = 0,6 a
e. r = 0,5 a
18. Jika M0, R0 dan V0, masing-masing menyatakan massa Matahari,
radius orbit planet terhadap Matahari dan kecepatan lepas planet
dari gaya tarik Matahari. Massa planet, radius planet dan
kecepatan lepas partikel dari sebuah planet masing-masing adalah
M, R dan V. Maka kecepatan lepas partikel dari sebuah planet
adalah
a. V 
M0 R
V0
M R0
b. V 
M R0
V0
M0 R
c. V 
M R0
V0
M0
29
d. V 
M
V0
M0 R
e. V  2 V0
19. Jarak terdekat komet Halley adalah 8,9 1010 meter dari Matahari.
Periodenya P=76 tahun. Berapakah eksentrisitas, e, lintasannya?
a. 0,667
b. 0,767
c. 0,867
d. 0,967
e. 0,980
20. Seorang astronot mempunyai bobot 60 N di Bumi. Berapakah
bobotnya pada sebuah planet yang mempunyai rapat massa yang
sama dengan rapat massa Bumi tetapi radiusnya 2 kali radius
Bumi. (Andaikan percepatan gravitasi Bumi= 9,6 m/s 2)
a. 102,0 N
b. 112,5 N
c. 120,0 N
d. 132,5 N
e. 142,0 N
21. Temperatur efektif Matahari adalah 5800 K. Berdasarkan hukum
Stefan-Boltzmann, energi yang dipancarkan permukaan Matahari
ke ruang angkasa persatuan waktu untuk tiap meter persegi
adalah
a. 6,42  107 J
b. 3,29  10-4 J
c. 5,99  10-26 J
d. 5,01  10-23 J
e. 4,01  103 J
22. Sebuah asteroid mempunyai setengah sumbu panjang elips, a=
2,5 SA. Semester I tahun 2007 ia berada di perihelion. Maka ia
akan berada di aphelion pada tahun
a. 2008
b. 2009
c. 2010
d. 2011
e. 2012
30
Essay
1. Sebuah satelit bergerak dengan orbit lingkaran, dengan jejari R1
mengitari Bumi. Sesaat kemudian sebuah roket kecil pada satelit
dihidupkan untuk mengubah arahnya sehingga menjadi elips.
Perubahan ini mengakibatkan satelit kehilangan setengah
momentum sudutnya tetapi energi total tetap konstan. Berapakah
jarak titik terdekat (perige, P) dan titik terjauh (apoge, A) satelit ini
dari pusat Bumi, dinyatakan sebagai fungsi dari R 1? Tentukan
juga eksentrisitas elips yang terbentuk.
2. Diketahui Bumi mempunyai setengah sumbu panjang aB=1 SA
dan eksentrisitas eB =0,017 sedangkan Merkurius mempunyai
aM= 0,39 SA dan eM = 0,206. Hitunglah elongasi maksimum dan
minimum planet Merkurius!
3. Suatu kelompok bintang yang sejenis terdiri dari empat buah
bintang. Paralaks rata-rata kelompok bintang ini adalah 0",08 dan
magnitudo visual masing-masing bintang adalah 11,03, 11,75,
12,04 dan 12,95. Apabila magnitudo mutlak kelompok bintang ini
dianggap sama, tentukanlah magnitudo mutlak dan paralaks
masing-masing anggota kelompok bintang tersebut.
4. Sebuah bintang mempunyai paralaks 0,474 dan gerak diri (proper
motion) bintang tersebut adalah 3,00/tahun. Jika kecepatan radial
bintang adalah 40 km/s, tentukanlah kecepatan linier bintang
tersebut.
5. Luminositas sebuah bintang 100 kali lebih terang daripada
luminositas Matahari, tetapi temperaturnya hanya setengahnya
dari temperatur Matahari. Berapakah radius bintang tersebut
dinyatakan dalam radius Matahari?
31
6. Bintang A dan B mempunyai magnitudo semu yang sama. Jika
luminositas bintang A lima kali luminositas bintang B, dan jarak
bintang A sekitar 15 pc, berapakah jarak bintang B?
7. Dua gugus terbuka A dan B terlihat saling berdekatan dalam
bidang Galaksi. Diameter sudut kedua gugus tersebut masingmasing adalah
dan 3 , sedang modulus jaraknya 15,0 dan
10,0. Seandainya diameter sesungguhnya kedua gugus tersebut
sama, tentukan jarak kedua gugus tersebut dalam kpc dan
koefisien serapan antar bintang a dalam magnitudo/kpc.
8. Sebuah sistem bintang bertiga memiliki magnitudo total 0,0.
Bintang A dan B masing-masing memiliki magnitudo 1,0 dan 2,0.
Tentukanlah magnitudo komponen ketiga (sebut bintang C).
9. Sebuah bintang A0 mempunyai magnitude visual m v = 12,5 dan
magnitude biru m B = 13,3. Pertanyaannya:
a. Berapakah ekses warna untuk bintang ini,
b. Absorpsi visual Av didepan bintang tersebut,
c. Jarak bintang sebenarnya (dalam parsek),
d. Berapakah kesalahan penentuan jarak ini, jika seandainya
faktor absorpsi tidak diikutsertakan.
32
Solusi Teori
Olimpiade Astronomi Tingkat Nasional 2008
Pilihan Ganda
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
e
c
c
a
d
c
e
b
c
c
e
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
a
a
a
d
c
a
b
d
c
a
b
Essay
1. Mula-mula orbit lingkaran momentum sudutnya;
LC  mVC R1  m
GM
R1
R1
Orbit menjadi elips kecepatan lingkaran VC menjadi V
L  mVR  L  1 LC 
2
mVR 
R
R GM
m
VC R1  V  1 VC  1
2
2R
2 R R1
(1)
Hukum kekekalan energi untuk titik O dan titik sembarang S, pada
elips berjarak R berlaku
1
GMm 1
GMm
mV 2 
 mVC2 
2
R
2
R1
V2 
2GM
2GM 2GM
2GM
 VC2 

 VC2  2VC2 
 VC2
R
R1
R
R
(2)
Gabungkan (1) pada (2)
33
2
 R1  2 2GM
 VC2

 VC 
2
R
R


(3)
Jabarkan kembali(3) dan nyatakan GM sebagai fungsi kecepatan
lingkaran VC
 R  2  2V 2 R
 R  2
2R 
VC2  1   1  C 1   1   1  1   0
R
R 
 2 R 

 2 R 
Dengan mengganti
VC 
(4)
GM
R1
Cari R dari persamaan diatas, setelah dimodifikasi kita peroleh:
R12  4 R 2  8RR1
 0  4 R 2  8RR1  R12  0
2
4R
(5)
Dari rumus “abc” kita peroleh nilai R
8R1  64R12  16R12  1 
(6)
 1 
3  R1
8
2


Jarak maksimum adalah titik Apoge RA dan jarak minimum adalah,
perige RP dari satelit;
 1 
R A  1 
3  R1
(7)
 2 
R12 
 1 
R P  1 
3  R1
 2 
R A  RP  2a  a  R1
Jadi RA  a1  e  e  RA  1  1  1 3   1  1 3  0.86602
a

2

2
Rekap:
a= R1 dan e =0.866025
34
2.
Dari hubungan goniometri pada gambar diatas kita ketahui;
Sin 
SP1
SB
 menjadi maksimum bila
SB minimum(Bumi di Perihelium) dan SP1 maksimum (Merkurius
di Aphelium)
 menjadi minimum bila
SB maksimum(Bumi di Aphelium) dan SP1 minimum (Merkurius di
Perihelium)
Dari hukum Kepler kita ketahui bahwa nilai ekstrim jarak sebuah
planet adalah;
RA  a1  e
RP  a1  e
Jadi untuk  maksimum maka;
0
a 1  eM  0,39(1  0,206)
Sin  M

 0,47847059 =28 ,6
a B 1  eB 
1(1  0,017)
Jadi untuk  minimum maka;
0
a 1  eM  0,39(1  0,206)
Sin  M

 0,30448377 =17 ,7
a B 1  eB 
1(1  0,017)
3. Diketahui, m1 = 11, 03, m2 = 11, 75, m3 = 12,04 dan m4 = 12,95, p
= 0”,08
Magnitudo Mutlaknya (M) dianggap sama
 N

M  5  5 log( N p)  5 log 10 0, 2 mi 
 i 1

= 5 + 5log(4x0,08) – 5 log(10-0,2(11,03) + 10-0,2(11,75) + 10-0,2(12,04) + 10)
0,2(12,95)
35
= 5 + 5 log(0,32) – 5 log(0,0062 + 0,0045 + 0,0039 + 0,0026)
= 5 – 2,4743 + 8,8263
= 11,3521
pi  100, 2( M mi 5)
p1  100, 2 ( M m1 5)  100, 2 (11,3511, 035)  10 0,94  0,12
p2  100, 2( M m2 5)  100, 2 (11,3511, 755)  101,08  0,08
p3  100, 2( M m3 5)  100, 2(11,3512,045)  101,14  0,07
p4  100, 2( M m4 5)  100, 2 (11,3512,955)  101,32  0,05
4. p = 0”,474
 = 3”,00
Vr = 40 km/s
4,74 4,74(3,00)
Vt 

 30 km/s
p
0,474
Kecepatan liniernya adalah,
V 2  Vr2  Vt 2 = (40)2 + (30)2 = 1600 + 900 = 2500
Jadi V =
2500 = 50 km/s
5. Untuk bintang
: L*  4R*2Tef4 *
Untuk Matahari : L  4R2 Tef4
4
1/ 2
4R*2Tef4*  R*   Tef * 


L*

 atau R*   L*   Tef 




2 4






L 4RTef  R   Tef 
R  L   Tef * 
Karena L* = 100 L, dan Tef* = 0,5 Trf, maka
2
R*  L* 


R  L 
1/ 2
2
2
2
2
 Tef 


 T

   100L  ef   1001 / 2  1   10(4)  40
 L  0,5T 
T 
 0,5 
ef 
  
 ef * 
Jadi R* = R
6. mA = mB, LA = 5LB dan dA = 15 pc
LA
4d A2
L
Fluks bintang B yang diterima di Bumi adalah E B  B 2
4d B
Fluks bintang A yang diterima di Bumi adalah E A 
36
Jadi
E A L A d B2

E B LB d A2
Dari rumus Pogson,
 L d2 
E 

L
d 
m A  mB  2,5 log A   2,5 log A B2   2,5log A  2 log B 
LB
dA 
 EB 

 LB d A 
Karena mA = mB maka,

L
d 
 2,5log A  2 log B   0
LB
dA 

atau log
LA
d
 2 log B  0
LB
dA
5 LB
d
 2 log B  0
LB
15
log 5  2 log d B  2 log15  0
0,6990  2 log d B  2,3522  0
2 log d B  1,6532
d B  6,71 pc
Jadi log
7. Diameter sebenarnya dari kedua gugus sama

D
 D   rA
rA
3 
D
 D  3 rB
rB
Sehingga
rA  3rB
m A  M A  5  5 log rA  AA , AA  arA
15  5  5 log rA  arA
20  5 log 3rB  3arB
.......................(1)
mB  M B  5  5 log rB  AB , AB  arB
10  5  5 log rB  arB
15  5 log rB  arB
...........................(2)
Dengan metode eliminasi
37
45 
15 log rB  3arB
...........................(2)
20  5 log 3  5 log rB  3arB ..........................(1)

25  5 log 3  10 log rB
5  log 3
2
2.73856
rB  10
 547.7 pc  0.548kpc
log rB 
rA  3rB  1643.1 pc  1.643kpc
arB  15  5 log rB
a
8.
15  5 log 547.7
 0.00239mag / pc  2.39mag / kpc
547.7
m A  m0  2.5 log
EA
E0
Dapat diambil m0 = 0 (boleh juga magnitudo semu Matahari atau
bintang lain
karena ini hanya akan jadi pembanding dan lenyap dalam
perhitungan).
m A  m0  2.5 log
m A  2.5 log
1  2.5 log
EA
E0
EA
E0
EA
E0
EA
 10 0.4  E A  10 0.4 E0
E0
Dengan cara yang sama
38
E B  10 0.8 E0

Etotal  E A  E B  EC  E0 10 0.4  10 0.8  10 0.4 mC
mtotal  2.5 log


Etotal
E 10
 2.5 log 0
E0
0  log 10 0.4  10 0.8  10 0.4 mC
0.4


 10  10 0.4 mC
E0
0.8

1  10 0.4  10 0.8  10 0.4 mC
10 0.4 mC  1  10 0.4  10 0.8  0.4434
mC  0.88
9. V=12,5 dan B=13,3
a) Terdefinisi ekses warna sebagai;
EBV=Observed color-Intrinsic Color
EBV=(B-V)-(B-V)o
EBV= (13,3-12,5)-(0)=0,8
b) Terdefinisi factor pemerahan
R
AV
 3  AV  3E BV  3x0,8  2,4
E BV
Jadi absorpsi visual didepan bintang tersebut adalah
AV  2,4 magnitude
c) Telah diketahui magnitude absolute visual bintang A0-V(lihat
table)
MV=0,8
Jarak bintang tanpa absorpsi;
mV  M V  5  5 Logr 
12,5  0,8  5  5Logr  Logr  3,34  r  2200
Jadi jarak bintang tersebut adalah 2200 parsek
Jarak bintang ada absorpsi;
mV  M V  5  5Log  AV  12,5  2,4  0,8  5  5Log    744
d) Kesalahan dalam menentukan jarak adalah;
39

r

x100%  225%
40
Soal Pengolahan Data
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2008
1. Tabel di bawah adalah daftar bintang-bintang dengan kelas
spektrum dan magnitudo absolutnya. Tugas yang harus dikerjakan
adalah sbb.:
a. Buatlah plot bintang-bintang tersebut dalam diagram HR pada
kertas grafik yang disediakan.
b. Dari diagram HR yang telah dibuat tentukanlah kelas
luminositas bintang-bintang yang ada dalam Tabel (buat kolom
baru di sebelah kanan Tabel untuk menuliskan kelas
luminositas).
c. Selanjutnya urutkanlah bintang-bintang yang ada dalam Tabel
mulai dari yang paling panas sampai yang paling dingin.
Tabel
No
Bintang
1
2
3
4
Matahari
Rigel Kent ( Cen A)
 Cen B
Proxima Cen ( Cen
C)
Barnard's Star
Sirius A ( CMa)
Sirius B
Betelgeuse ( Ori)
Rigel ( Ori)
Arcturus ( Boö)
Capella ( Aur)
Vega ( Lyr)
 Cen
Procyon A ( CMi)
Procyon B
Kapteyn's star
Deneb ( Cyg)
 Eri
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
Kelas Spektrum
Magnitudo
Absolut
5,00
4,34
5,70
15,45
G2
G2
K4
M5
M5
A1
A5
M2
B8
K1
G8
A0
B1
F5
F
M0
A2
K2
13,24
1,45
11,50
-5,14
-6,69
-0,31
-0,48
0,58
-5,42
2,68
13,10
10,89
-8,73
3,73
2. Berikut adalah data bintang variabel Cepheid dalam galaksi
Bimasakti.
No
1
2
3
ID
SAO
 (j m d)
EV Sct
BF Oph
T Vel
185020
220208
18 33 57,00
17 02 59,00
08 36 03,00
 ( )
-08
-26
-47
Log P
13 0,490098
30 0,609329
11 0,666501
MV
-3,345
-2,750
-2,692
41
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
δ Cep
34508
CV Mon
V Cen
241777
BB Sgr 187349
U Sgr
161571
Η Aql
125159
XX Cen 241049
V340
243446
Nor
UU Mus
U Nor
BN Pup
LS Pup
VW
Cen
X Cyg
70423
VY Car 238416
RZ Vel
220186
WZ Sgr 161257
WZ Car
VZ Pup
SW Vel 220356
T Mon
113845
RY Vel
237949
AQ Pup
KN Cen
L Car
250683
U Car
238635
RS Pup
SV Vul 87829
22
06
14
18
18
19
13
27
34
28
48
28
49
37
18,53
27,00
56,92
02,00
57,00
55,50
01,12
16 09 21,30
11
15
08
07
49
38
04
56
50,00
28,00
21,00
58,00
13 30 31,00
20
10
08
18
10
07
08
06
10
07
13
09
10
08
19
41
42
35
14
53
36
42
22
18
56
33
43
55
11
49
26,60
33,28
18,00
03,00
19,00
35,00
0,00
31,00
48,00
21,00
02,00
52,35
45,57
09,00
28,00
58
03
-56
-20
-19
00
-57
-54
09
06
40
21
09
52
21
07
0,729678
0,730685
0,739882
0,821971
0,828997
0,855930
1,039548
1,052579
-3,431
-3,038
-3,295
-3,518
-3,477
-3,581
-4,154
-3,814
-65
-55
-29
-29
-63
07
09
57
10
47
1,065819
1,101875
1,135867
1,150646
1,177138
-4,159
-4,415
-4,513
-4,685
-4,037
35
-57
-43
-19
-60
-28
-47
07
-55
-28
-64
-62
-59
-34
27
24
18
56
05
40
23
13
06
04
59
18
16
27
25
19
1,214482
1,276818
1,309564
1,339443
1,361977
1,364945
1,370016
1,431915
1,449158
1,478624
1,531857
1,550855
1,589083
1,617420
1,653162
-4,991
-4,846
-5,019
-5,009
-5,501
-4,801
-5,042
-5,060
-4,918
-5,513
-6,328
-5,821
-5,617
-6,015
-6,752
Keterangan: P = periode [hari]
MV = magnitudo absolut
Berdasarkan data di atas:
a. Buatlah plot dengan Log P sebagai sumbu x dan MV sebagai
sumbu y,
b. Cari rumus empirik yang menunjukkan relasi antara magnitudo
absolut visual (MV) dengan logaritma periode (Log P) dalam
hari,
c. Carilah jarak tiga cepheid berikut berdasarkan data di tabel
bawah ini
No.
ID
 (j m d)
1
2
3
SU Cas
S Nor
RY Sco
02 47 28,88
16 14 42,00
17 47 34,00
 ( )
68
-57
-33
40
46
41
mv
(mag.)
11,30
14,00
15,57
P
(hari)
1,949
9,754
20,320
Keterangan: mv = magnitudo semu visual.
42
Solusi Pengolahan Data
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2008
1. Spektrum dan magnitudo absolut
a. Plot diagram HR
-10
9
17
13
8
-5
11
10
12
0
6
14
18
M
1
3
5
2
10
16
7
15
5
15
4
0
10
20
A0
F0
30
40
50
K0
M0
60
20
B0
Kls Spektrum
G0
Kls. Spektrum
b. Kelas luminositas bintang
Bintang
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Matahari
Rigel Kent
( Cen A)
 Cen B
Proxima
Cen ( Cen
C)
Barnard's
Star
Sirius A (
CMa)
Sirius B
Betelgeuse
( Ori)
Rigel (
Ori)
Kelas
Spektrum
Magnitudo
Absolut
Kelas
Luminosit
as
G2
5
V
G2
4.34
V
K4
5.7
V
M5
15.45
V
M5
13.24
V
A1
1.45
V
A5
11.5
Katai Putih
M2
-5.14
III
B8
-6.69
V
43
10
11
12
13
14
15
16
17
18
Arcturus (
Boö)
Capella (
Aur)
Vega (
Lyr)
 Cen
K1
-0.31
V
G8
-0.48
V
A0
0.58
V
B1
-5.42
V
Procyon A
( CMi)
Procyon B
F5
2.68
V
F
13.1
Katai Putih
M0
10.89
V
A2
-8.73
V
K2
3.73
V
Kapteyn's
star
Deneb (
Cyg)
 Eri
c. Urutan bintang dari yang panas sampai yang dingin
No.
Bintang
Kelas
Spektrum
Magnitudo
Absolut
1
 Cen
B1
-5.42
2
Rigel ( Ori)
B8
-6.69
3
A0
0.58
4
Vega ( Lyr)
Sirius A (
CMa)
A1
1.45
5
Deneb ( Cyg)
A2
-8.73
6
Sirius B
A5
11.50
7
Procyon B
Procyon A (
CMi)
F
13.10
F5
2.68
Matahari
Rigel Kent (
Cen A)
G2
5.00
G2
4.34
G8
-0.48
12
Capella ( Aur)
Arcturus (
Boö)
K1
-0.31
13
 Eri
K2
3.73
14
 Cen B
K4
5.70
15
Kapteyn's star
Betelgeuse (
Ori)
Proxima Cen
( Cen C)
M0
10.89
M2
-5.14
M5
15.45
8
9
10
11
16
17
44
18
Barnard's Star
M5
13.24
2. Bintang variabel Chepeid
a.
Diagram P-L Cepheid
-8
-7
Mv [mag]
-6
-5
MV
-4
Linear (MV)
-3
-2
-1
0
0.0
0.5
1.0
1.5
2.0
Log P [hari]
Gambar 1. Hubungan Magnitudo absolut MV versus Log P untuk
Cepheid dari tabel diatas
b. Siswa harus cerdas melihat grafik ini, karena nilai pada sumbuy membesar kebawah. Jadi gradiennya negatif
Cara 1
Grafik diatas menunjukkan hubungan yang linier antara M V dan
Log P. Jika dimisalkan
x = Log P dan y=MV maka persamaan yang memenuhi adalah;
y  a0  a1 x
dengan;
a0 = perpotongan grafik dengan sumbu y
a1
= gradient garis lurus tersebut dalam hal ini; Tg  a
1
atau dapat juga dicari dengan menggunakan persamaan
y  y1  a( x  x1 )
dengan ;
a
y 2  y1
x 2  x1
45
xi , y i  i = 1,2 merupakan dua titik pada garis lurus tersebut
Cara 2
Siswa menggunakan metode jumlah jarak kuadrat terkecil (Least
Square) antara titik pengamatan yi dengan nilai hitung
yi  a0  a1 xi
Dengan perkataan lain harus dicari;
2
S    yi  a0  a1 xi  menjadi minimum
n
1
dan ini dipenuhi oleh syarat;
S S

0
a0 a1
Sistem Persamaan Linier yang diperoleh(persamaan normal)
adalah;
n
n
na0  a1  xi   yi
1
n
1
n
n
a0  xi  a1  x   xi yi
2
1
1
ii
1
Sehingga a0 dan a1 bisa dicari. Hasilnya adalah;
y = -2.8069x - 1.3289
c. Dari rumus: m  M  5Logr  5
5Logr  m  M  5  m   2.8069LogP  1.3289  5  x
r  10 x / 5
Hitung r untuk magnitude semu: 11,30 . 14 dan 15,57 M dibaca
dari grafik/dihitung dari rumus regresi
Hasilnya dianggap benar 100% jika r (parsek) memenuhi
M
P
log P
1,95
0,29
r(minimu
m)
2440,31
14,00
9,75
0,99
20895,72
15,57
20,32
1,31
65011,80
11,30
r(maximum)
r(eksak)
7320,92
4880,62
62687,17
41791,45
195035,41 130023,61
46
Soal Observasi
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2008
Koordinat lokasi : Bujur = 119:25:48 BT, Lintang = 05:07:18 S,
Ketinggian = 10 m di atas permukaan laut
SOAL I. (6 peserta yang keluar bersama-sama melihat layar lebar,
waktu 4 menit)
Perhatikanlah peta langit selatan yang ditayangkan ke layar lebar:
I.1. Tuliskan 3 rasi bintang yang kamu lihat
I.2. Adakah bintang terang yang dapat kamu kenali? Tuliskanlah
(minimal namanya)
I.1. Rasi-rasi bintang yang tampak :
1. ..................................
2. ..................................
3. ...................................
I.2 Daftar bintang terang yang tampak:
SOAL II (Masing-masing di teleskop, waktu 3 menit)
II.1.
II.2.
Jika diketahui untuk malam ini koordinat ekuator planet
Jupiter adalah Asensio rekta = 19jam:0men:6det dan Deklinasi
= 22:59:2, arahkan teleskop ke obyek tersebut dan
tunjukkan ke juri. Tuliskan dalam lembar jawaban waktu
lokal dan perkiraan sudut jam planet Jupiter.
Pada saat ini apakah fase bulan? Tuliskan pada lembar
jawaban. Tunjukkan ke juri dimana posisi bulan
47
II.1
Waktu lokal (WITA) : ........................................... .................
Sudut jam planet Jupiter : ..........................................
II.2
Fase bulan hari ini
: .........................................................
Posisi bulan saat ini : ..........................................................
48
2009
49
Tingkat Kabupaten & Kota
Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat
Kabupaten & Kota 2009
Pilihan Ganda
1. Perbedaan refraktor dan reflektor yang paling tepat adalah,
a. Refraktor tidak mempergunakan lensa okuler
sedang reflektor mempergunakannya
b. Refraktor tidak memiliki panjang fokus sedang
reflektor memiliki panjang fokus
c. Reflektor mempergunakan lensa pengumpul
cahaya
d. Kolektor radiasi refraktor adalah lensa, sedangkan
untuk reflektor adalah cermin
e. Tidak ada jawaban yang benar
2. Sebuah teleskop dilengkapi dengan lensa obyektif dan okuler dan
diarahkan ke bulan. Melalui lensa okuler dan dengan mengatur
fokusnya, bulan terlihat begitu jelas kawahnya. Apabila kamu
memotret bulan dengan menempelkan kamera di belakang lensa
okuler, maka
a. Citra kawah bulan tidak fokus sehingga tidak sama dengan
yang dilihat dengan mata biasa
b. Citra kawah bulan yang dipotret sama dengan yang dilihat
melalui okuler
c. Citra kawah bulan akan lebih kecil ukurannya dalam hasil
potret
d. Citra kawah bulan akan lebih besar ukurannya dalam hasil
potret
e. Citra kawah bulan yang dipotret lebih besar dari yang dilihat
melalui okuler
3. Jika kamu memiliki 2 buah teleskop dengan diameter 5 cm dan 10
cm, dan akan digunakan untuk mengamati sebuah bintang, maka
dalam keadaan fokus,
a. Bintang akan tampak lebih besar dengan teleskop 10 cm
b. Bintang akan lebih terang dengan teleskop diameter 5 cm
c. Bintang tampak lebih besar dengan teleskop 5 cm
d. Bintang tidak terlihat dengan teleskop 5 cm
e. Bintang akan tampak sama besar ukurannya di kedua teleskop
50
tersebut
4. Sebuah teleskop dengan diameter 20 cm (f/D=10) dilengkapi lensa
okuler. Dua buah lensa okuler yakni dengan panjang fokus 15 mm
(okuler A)dan 40 mm (okuler B) digunakan untuk melihat planet
Jupiter yang berdiameter sudut 40 detik busur. Hasil yang
diperoleh adalah
a. Planet Jupiter akan tampak lebih besar dengan menggunakan
okuler B
b. Planet Jupiter akan sama besar baik dengan menggunakan
okuler A maupun okuler B
c. Planet Jupiter akan tampak lebih besar dengan menggunakan
okuler A
d. Planet Jupiter akan tampak sama redup di kedua okuler
tersebut
e. Planet Jupiter akan tampak sama terang di kedua okuler
tersebut
5. Bulan dengan diameter sudut 30 menit busur dipotret dengan
sebuah teleskop dengan panjang fokus 5000 mm. Sebuah
kamera dijital dengan ukuran bidang pencitraan 0,6 cm x 0,5 cm
digunakan untuk memotret bulan tersebut. Hasil yang diperoleh
adalah
a. Setengah dari piringan bulan yang dapat dipotret
b. Piringan bulan seutuhnya akan dapat dipotret
c. Hanya sepertiga dari piringan bulan yang dapat dipotret
d. Bulan tidak dapat dipotret
e. Hanya sabit bulan yang dapat dipotret
6. Komet merupakan obyek yang membentang dan bergerak cepat
yang dicirikan oleh ekor dan koma. Untuk mengamati seluruh
bentuk komet yang terang, instrumen yang tepat adalah,
a. Teleskop berdiameter besar dengan f/D besar
b. Mata telanjang
c. Teleskop berdiameter kecil dengan f/D besar
d. Teleskop berdiameter besar dengan f/D kecil
e. Teleskop berdiameter kecil dengan f/D kecil
7. Apabila dibandingkan antara teleskop yang berdiameter efektif 10
meter dengan teleskop terbesar di Observatorium Bosscha yang
berdiameter 60 cm, maka
a. kuat cahaya yang dikumpulkan oleh teleskop berdiameter 10
m adalah 278 kali kuat cahaya yang dikumpulkan oleh
teleskop berdiameter 60 cm Djoni N. Dawanas 2009
b. kuat cahaya yang dikumpulkan oleh teleskop berdiameter 10
51
m adalah 0,0036 kali kuat cahaya yang dikumpulkan oleh
teleskop berdiameter 60 cm
c. kuat cahaya yang dikumpulkan oleh teleskop berdiameter 10
m adalah 17 kali kuat cahaya yang dikumpulkan oleh teleskop
berdiameter 60 cm
d. kuat cahaya yang dikumpulkan oleh teleskop berdiameter 10
m adalah 0,06 kali kuat cahaya yang dikumpulkan oleh
teleskop berdiameter 60 cm
e. kuat cahaya yang dikumpulkan oleh teleskop berdiameter 10
m, sama dengan kuat cahaya yang dikumpulkan oleh
teleskop berdiameter 60 cm
8. Pilih mana yang benar
a. Magnitudo batas obyek langit yang diamati Hubble Space
Telescope sama dengan magnitudo batas yang diamati
teleskop landas Bumi
b. Mare Crisium di Bulan dengan diamater 520 km tidak dapat
dilihat dengan mata
c. Pengamatan dengan teleskop radio bisa dilakukan baik siang
maupun malam hari
d. Jarak Bumi-Mars dari hari ke hari selalau sama
e. Dari sebuah tempat di lintang +45 LU orang masih bisa
melihat bintang berdeklinasi -60
9. Pilih pernyataan yang benar
a. Bulan baru, terbit jam 18 sore
b. Bulan baru, terbit jam 6 pagi
c. Bulan kuartir pertama, tenggelam jam 18 sore
d. Bulan kuartir pertama, berada di meridian jam 24
e. Bulan kuartir akhir, terbit jam 12 siang
10. Pada suatu malam saat bulan purnama, tercatat bahwa diameter
sudut Bulan adalah 0.46o. Jika radius linier Bulan adalah 1.738 
103 km, maka jarak Bulan dari Bumi adalah:
a. 1.42 105 km
b. 2.16 105 km
c. 3.84 105 km
d. 4.33105 km
e. 8.66 105 km
11. Yang paling mempengaruhi pasang surut di Bumi adalah
a. Gaya tarik Matahari
52
b.
c.
d.
e.
Gaya tarik Bulan dan Matahari
Gaya tarik dari semua planet di Tata Surya
Temperatur Bulan
Gaya tarik Bulan
12. Periode sinodis planet adalah
a. Waktu yang diperlukan planet untuk melakukan satu putaran
terhadap Matahari
b. Waktu yang diperlukan planet untuk melakukan satu kali
rotasi
c. Waktu yang diperlukan oleh sebuah planet untuk menempuh
satu lintasan orbit dari titik perihelion ke titik aphelion
d. Waktu yang diperlukan sebuah planet untuk menempuh orbit
dari fase oposisi atau konjungsi ke fase oposisi atau konjungsi
berikutnya
e. Waktu yang diperlukan sebuah planet dari terbit ke terbit lagi
13. Pilih yang benar
a. Peristiwa meteor yang kita lihat terjadi di luar atmosfer
b. Penampakan meteor seperti di Bumi bisa juga terjadi di Bulan
c. Setelah tengah malam jumlah meteor yang kita lihat lebih
sedikit daripada sebelum tengah malam
d. Setelah tengah malam jumlah meteor yang kita lihat lebih
banyak daripada sebelum tengah malam
e. Setelah tengah malam jumlah meteor yang kita lihat kira-kira
sama dengan sebelum tengah malam
14. Antara tahun 1989 sampai 2009, radar di Bumi mendeteksi
sebanyak 136 kali terjadi tumbukan antara Bumi dengan meteor
besar. Energi yang dihasilkan akibat tumbukan ini menyamai
energi Bom TNT seberat 1000 ton, tetapi tanpa radiasi. Meteor
besar yang akan menumbuk Bumi ini sebenarnya berjumlah 10
kali lipat dari yang terdeteksi, akan tetapi sebagian meteor besar
ini luput menumbuk Bumi. Jika radius Bumi adalah 6378 km,
maka kemungkinan Bumi ditumbuk meteor besar yang
dinyatakan dalam tumbukan per km 2 per tahun adalah,
a. 1,33 x 107 tumbukan/km2/tahun Djoni N. Dawanas 2009
b. 1,33 x 104 tumbukan/km2/tahun
c. 1,33 x 101 tumbukan/km2/tahun
d. 1,33 x 10-4 tumbukan/km2/tahun
e. 1,33 x 10-7 tumbukan/km2/tahun Djoni N. Dawanas 2009
15. Titan, salah satu satelit planet Saturnus memiliki atmosfer yang
sangat tebal, sementara planet Merkurius sama sekali tidak
mempunyai atmosfer, hal ini disebabkan karena:
53
a. Titan lebih masif dibanding Merkurius
b. Gravitasi Matahari menyebabkan atmosfer Merkurius lepas
c. Gas dingin di atmosfer Titan bergerak sangat lambat
dibanding gas panas di atmosfer Merkurius
d. Lebih banyak gas di Tatasurya luar, sehingga Titan lebih
mempu mempertahankan keberadaan atmosfernya.
e. Titan mirip dengan Bumi di masa depan.
16. Apa yang menyebabkan astronom berpikiran bahwa cara
kelahiran Pluto tidak sama dengan planet-planet lain di Tata
Surya ?
a. Pluto jauh lebih kecil daripada planet-planet lain
b. Orbit Pluto lonjong sehingga kadang-kadang lebih dekat ke
Matahari daripada Neptunus
c. Planet lain beratmosfir sedangkan Pluto tidak beratmosfir
d. Sebagai planet luar seharusnya Pluto beratmosfir tebal.
e. Planet lain mengelilingi matahari dalam orbit yang hampir
sebidang, sedangkan bidang orbit Pluto menyimpang sekitar
17˚ dari bidang orbit Bumi
17. Misalkan kamu melihat sebuah planet baru di langit. Dari hasil
pengamatan diperoleh bahwa planet tersebut dekat dengan
Matahari dengan elongasi maksimumnya sebesar 30 derajat.
Sebagai perbandingan, sudut elongasi maksimum planet Venus
adalah 46 derajat, sedangkan sudut elongasi maksimum planet
Merkurius adalah 23 derajat. Berdasarkan data ini kita dapat
menyimpulkan bahwa,
a. planet tersebut lebih dekat ke Matahari daripada planet
Merkurius.
b. planet tersebut berada antara planet Merkurius dan Venus.
c. planet tersebut berada antara planet Venus dan Bumi.
d. kita tidak bisa mengetahui kedudukan planet tersebut.
e. semua jawaban tidak ada yang benar.
18. Jarak planet Merkurius pada titik perihelionnya adalah 0,341 SA
dari Matahari, dan setengah sumbu panjangnya adalah 0,387 SA
Luas daerah yang disapunya dalam satu periode adalah,
a. 0,467 SA2
b. 0,312 SA2
c. 0,104 SA2
d. 0,213 SA2
e. 0,621 SA2
19. Jika kamu hidup di planet Jupiter, maka selain bintang-bintang
yang bertebaran di langit malam yang cerah, kamu juga akan
54
melihat,
a. Banyak bulan
b. Bulannya Bumi
c. Matahari
d. Asteroid
e. Planet dalam
20. Callisto yang merupakan bulannya planet Jupiter, mengedari
planet Jupiter pada berjarak 1,88 juta kilometer dan dengan
periode 16,7 hari. Apabila massa Callisto diabaikan, karena jauh
lebih kecil daripada massa Jupiter, maka massa planet Jupiter
adalah,
a. 10,35 x 10-4 massa Matahari
b. 9,35 x 10-4 massa Matahari Djoni N. Dawanas 2009
c. 8,35 x 10-4 massa Matahari
d. 7,35 x 10-4 massa Matahari
e. 6,35 x 10-4 massa Matahari
21. Jika jarak terdekat komet Halley ke Matahari adalah 8,9  1010
meter, dan periodenya 76 tahun, maka eksentrisitasnya adalah;
a. 0,567
b. 0,667
c. 0,767
d. 0,867
e. 0,967
22. Pada tanggal 26 Januari 2009 yang lalu terjadi gerhana Matahari
cincin yang melewati sebagian propinsi Lampung, sebagian
propinsi Banten, sebagian Kalimantan Tengah, dan sebagian
Kalimantan Timur. Gerhana Matahari cincin ini terjadi karena
a. Bumi memasuki bagian bayangan Bulan yang disebut
umbraDjoni N. Dawanas 2009
b. Bumi memasuki bagian bayangan Bulan yang disebut
penumbra
c. Bumi memasuki bagian bayangan Bulan yang disebut
atumbraDjoni N. Dawanas 2009
d. Bulan memasuki bagian bayangan Bumi yang disebut umbra
e. Bulan memasuki bagian bayangan Bumi yang disebut
atumbra
23. Pilih pernyataan yang benar
a. Bintang-bintang dalam suatu konstelasi mempunyai jarak
yang sama dari Bumi
b. Kalau hari ini Matahari dan sebuah bintang terbit bersamaan,
maka keesokan harinya mereka akan terbit bersamaan pula
55
c. Gerhana Matahari terjadi pada saat Bulan sedang dalam fasa
baru, tetapi tidak setiap Bulan baru terjadi gerhana Matahari
d. Selama gerhana Bulan total, Bulan berwarna gelap dan tidak
tampak sama sekali
e. “Bintang pagi” dan “Bintang senja” adalah dua obyek langit
yang berbeda
24. Setiap tahun terdapat 2 atau 3 kali musim gerhana. Selang waktu
antara satu gerhana Bulan/Matahari dari satu musim ke musim
berikutnya bisa 5 atau 6 lunasi (1 lunasi = 1 periode sinodis).
Secara statistik kekerapan gerhana Bulan/Matahari berselang 6
lunasi paling sedikit 5 kali lebih banyak dibanding dengan
gerhana Bulan/Matahari berselang 5 lunasi. Bila diketahui siklus
berulangnya gerhana, siklus Tritos = 135 lunasi bulan, maka
kemungkinan perbandingan jumlah gerhana Bulan dengan
selang waktu 6 bulan dan 5 bulan dalam satu siklus Tritos
adalah,
a. 20/3
b. 41/3
c. 38/7
d. 63/4
e. 33/2
25. Bentuk korona Matahari
a. selalu sama dari masa ke masa
b. berubah bergantung pada aktivitas Matahari
c. ellipsoid bila ada komet besar mendekat Matahari
d. menjadi tidak beraturan bila tidak ada gerhana Matahari
e. lingkaran bila ada gerhana Matahari total
26. Korona Matahari yang diamati pada waktu gerhana Matahari total
adalah:
a. gas renggang yang terdiri dari ion dan electron bertemperatur
tinggi mencapai sejuta derajat K, terdapat ion besi dan
kalsium terbungkus dalam debu dingin di sekitar Matahari
b. gas pada atmosfer Bumi yang menyebarkan cahaya Matahari
c. gas komet yang terbakar di sekitar Matahari
d. gas dan debu antar planet di sekitar Bulan yang menyebarkan
cahaya Matahari
e. cahaya zodiac
27. Jika massa Matahari menjadi dua kali lebih besar dari sekarang,
dan apabila planet-planet termasuk Bumi tetap berada pada
orbitnya seperti sekarang, maka periode orbit Bumi mengelilingi
Matahari adalah,
56
a.
b.
c.
d.
e.
258 hari
321 hari
365 hari
423 hari
730 hari
28. Jika konstanta Matahari adalah 1300 Watts per meter persegi,
maka fluks energi Matahari yang diterima oleh planet Saturnus
adalah (Jarak Saturnus kira-kira 10 kali lebih jauh daripada jarak
Bumi-Matahari ),
a. 1300 W per m2
b. 130 W per m2
c. 13 W per m2
d. 1,3 W per m2
e. 0,13 W per m2
29. Dari hasil pengukuran diperoleh diameter sudut sebuah bintik
Matahari (sunspot) adalah 20. Jika pada saat itu jarak MatahariBumi adalah 150.000.000 km, berapakah diameter linier bintik
Matahari tersebut
a. 1 435 km
b. 4 357 km
c. 143 570 km
d. 14 544 km
e. 1 435 700 km
30. Koordinat Matahari pada saat berada di Garis Balik Utara adalah
a. Asensiorekta 0h, deklinasi 0
b. Asensiorekta 6h, deklinasi -23,5
c. Asensiorekta 12h, deklinasi 0
d. Asensiorekta 18h, deklinasi +23,5
e. Asensiorekta 6h, deklinasi +23,5
31. Perhatikan peta turis daerah Kuta-Legian berikut ini. Dari ke-5
pernyataan di bawah ini, manakah pernyataan yang benar:
57
a. Para turis senang bersantai di
Kuta
untuk
menikmati
keindahan alam pantai serta
fenomena terbit-terbenamnya
Matahari di batas cakrawala.
b. Para turis senang bersantai di
Kuta
untuk
menikmati
keindahan alam pantai serta
fenomena terbitnya Matahari di
batas cakrawala.
c. Para turis senang bersantai di
Kuta
untuk
menikmati
keindahan alam pantai serta
fenomena
terbenamnya
Matahari di batas cakrawala.
d. Para turis senang bersantai di
Kuta
untuk
menikmati
keindahan alam pantai serta
fenomena
pergerakan
Matahari dari timur ke barat di
batas cakrawala.
e. Para turis senang bersantai di
Kuta
untuk
menikmati
keindahan alam pantai serta
fenomena
pergerakan
Matahari dari barat ke timur di
batas cakrawala.
32. Selang waktu antara tanggal 1 Juli malam dan 31 Desember
malam adalah 183 hari Matahari, yaitu sama dengan :
a. 183.5 hari sideris
b. 1440 hari sideris
c. 263520 hari sideris
d. 23.56 hari siderius
e. Tidak ada yang benar
33. Pengamat di belahan Bumi selatan dapat mengamati bintangbintang yang berada di selatan ekuator langit mulai dari terbit
hingga terbenam selama lebih dari 12 jam. Peristiwa ini hanya
terjadi pada,
a. musim gugur Djoni N. Dawanas 2009
b. musim dingin Djoni N. Dawanas 2009
c. musim semi
d. musim panas
e. semua musim
58
34. Pada jam 7.00 WIB, Superman mulai terbang pada ketinggian
130 km dan dengan kecepatan 1000 km/s. Apabila Bumi
dianggap bulat sempurna dengan radius 6370 km, jam
berapakah Superman akan menyelesaikan terbang satu
putaran mengelilingi Bumi di atas ekuator ?
a. Jam 15.34 WIB
b. Jam 16.34 WIB
c. Jam 17.34 WIB
d. Jam 18.34 WIB
e. Jam 19.34 WIB
35. Pada zaman Mesir Kuno belum ada pengetahuan atau
teknologi yang bisa dipakai untuk mengukur jarak Bulan dan
jarak Matahari dari Bumi, tetapi ada orang-orang pintar pada
zaman itu yang sudah bisa memperkirakan bahwa Bulan jauh
lebih dekat ke Bumi daripada Matahari. Bagaimana mereka
dapat memperkirakan hal itu ?
a. Matahari lebih terang dari Bulan sedangkan diameter
sudutnya kurang lebih sama
b. Gerhana Matahari menunjukkan bahwa diameter sudut
matahari hsmpir sama dengan bulan, karena Bulan yang
menghalangi Matahari, maka dapat disimpulkan bahwa
Bulan lebih dekat
c. Pada saat bulan berada pada kuartir pertama, sudut antara
arah Bulan dan arah Matahari, mendekati 90˚
d. Gerakan Matahari di langit lebih cepat daripada Bulan
sedangkan berdasarkan fakta gerhana, Matahari lebih
jauh daripada Bulan
e. Pernyataan di atas salah, karena pada zaman Mesir kuno
orang sudah mengetahui Bulan lebih dekat daripada
Matahari tapi belum bisa mengetahui bahwa Bulan jauh
lebih dekat
36. Sebuah satelit terbang di atas Bumi pada ketinggian 300 km
dan dalam orbit yang berupa lingkaran. Dengan menggunakan
roket, satelit tersebut bergeser ke ketinggian 400 km dan tetap
dalam orbit lingkaran. Kecepatan orbitnya
a. lebih besar pada ketinggian 400 km
b. lebih besar pada ketinggian 300 km
c. sama karena orbitnya sama-sama berupa lingkaran
d. sama karena dalam kedua orbit efek gravitasinya sama
e. tidak cukup data untuk menjelaskan
37. Sebuah pesawat ruang angkasa mengelilingi Bulan dengan
59
orbit yang berupa lingkaran pada ketinggian 1737 km dan
dengan periode orbit sebesar 2 jam . Apabila gaya gravitasi
yang disebabkan Bulan pada pesawat ruang angkasa ini sama
dengan gaya sentrifugalnya,
maka massa Bulan yang
ditentukan berdasarkan kedua gaya ini adalah (konstanta
gravitasi
G = 6,67 x 10-11 m3 kg-1 s-2).
a. 5,98 x 1026 kg
b. 5,98 x 1024 kg
c. 5,98 x 1022 kg Djoni N. Dawanas 2009
d. 5,98 x 1020 kg
e. Massa bulan tidak bisa ditentukan dengan cara ini
38. Dua buah benda mengorbit benda ketiga sebagai benda
sentral. Benda A mengorbit elips dengan setengah sumbu
panjang 16 satuan dan setengah sumbu pendek 9 satuan,
benda B mengorbit lingkaran dengan jari-jari 12 satuan.
Keduanya bergerak dari titik awal yang sama. Setelah
menyelesaikan satu putaran, maka di titik awal itu
a. benda A dan benda B tiba bersamaan
b. benda A tiba lebih awal dari benda B
c. benda B tiba lebih awal dari benda A
d. benda A mendahului benda B
e. benda A berada di belakang benda B
39. Apabila Matahari kita suatu saat menjadi bintang raksasa
merah, besaran manakah yang akan menjadi lebih kecil dari
keadaan sekarang.
a. radiusnya
b. luminositasnya
c. persentase heliumnya
d. kerapatan di pusatnya
e. temperatur permukaannya
40. Sebuah bintang dengan temperatur permukaannya 10500 K
akan memancarkan spektrum benda hitam yang berpuncak
pada panjang gelombang
a. 2,76  10-7 meter
b. 2,76  10-7 nanometer
c. 2,76  10-5 meter
d. 2,76  10-5 nanometer
e. 2,76  10-5 centimeter
41. Berapa kali lebih terangkah bintang dengan magnitudo 1
dibandingkan dengan bintang bermagnitudo 5.
a. 25 kali
60
b.
c.
d.
e.
40 kali
50 kali
75 kali
100 kali
42. Bintang A dan bintang B mempunyai luminositas yang sama,
jika bintang B lima kali lebih jauh daripada bintang A, maka,
a. Bintang A 25 kali lebih terang daripada bintang B
b. Bintang A 25 kali lebih lemah daripada bintang B
c. Bintang B 5 kali lebih lemah daripada bintang A
d. Bintang B 5 kali lebih terang daripada bintang A
e. Bintang A dan bintang B sama terangnya.
43. Paralak sebuah bintang yang dilihat dari Bumi besarnya
adalah 0,5”, berapakah besarnya paralaks bintang tersebut
apabila di lihat dari planet Mars yang berjarak 1,52 AU
(Satuan Astronomi) dari Matahari.
a. 0.25”
b. 0.33”
c. 0.5”
d. 0.76”
e. 1.0”
44. Bintang Sirius dikenal sebagai bintang ganda, bintang
primernya disebut Sirius A, dan bintang sekundernya disebut
Sirius B yang merupakan bintang katai putih. Temperatur
efektif Sirius A adalah 9 200 K dan radiusnya adalah 1,76 kali
radius Matahari, sedangkan temperatur efektif Sirius B adalah
27 400 K dan radiusnya adalah 0,0070 kali radius Matahari.
Perbandingan luminositas antara Sirius A dengan Sirius B
adalah,
a. Luminositas Sirius B adalah 800 kali luminositas Sirius A
Djoni N. Dawanas 2009
b. Luminositas Sirius A adalah 800 kali luminositas Sirius B
Djoni N. Dawanas 2009
c. Luminositas Sirius A adalah 80 kali luminositas Sirius B
d. Luminositas Sirius A adalah 80 kali luminositas Sirius B
e. Luminositas Sirius A sama dengan luminositas Sirius B
45. Bintang A mempunyai kelas spektrum dan luminositas M2 V,
dan bintang B kelas spektrum dan luminositas M2 I. Dari
kedua kelas spektrum dan luminositas ini dapat kita
simpulkan,
a. Bintang A lebih dingin daripada bintang BDjoni N. Dawanas 2009
b. Bintang B lebih dingin daripada bintang A
c. Radius bintang A lebih besar daripada radius bintang B
61
d. Radius bintang B lebih besar daripada radius bintang
A Djoni N. Dawanas 2009
e. Kedua bintang mempunyai radius yang sama.
A
B
Intensitas Relative
46. Disamping ini diperlihatkan
tiga spektrum bintang yaitu
bintang A, bintang B dan
bintang C. Dari ketiga
spektrum ini dapat kita
simpulkan bahwa.
a. bintang A lebih dingin
daripada bintang B dan
bintang
C Djoni N. Dawanas 2009
b. bintang C lebih panas
daripada bintang A dan
bintang B.
c. bintang A lebih panas
daripada bintang B dan
bintang C
d. bintang B lebih panas
daripada bintang A
e. bintang B lebih dingin
daripada bintang C
C
C
Panjang Gelombang
47. Nebula M20 yang dikenal dengan nama Nebula Trifid,
mempunyai diameter sudut sebesar 20 menit busur, jika jarak
nebula ini dari Bumi 2 200 tahun cahaya, berapakah diameter
nebula?
a. sekitar 0,5 tahun cahaya.
b. sekitar 13 tahun cahaya.
c. sekitar 100 tahun cahaya.
d. sekitar 4 tahun cahaya.
e. tidak ditentukan jaraknya, karena
datanya masih kurang.
48. Berdasarkan data spektroskopi, kecepatan radial galaksi
Andromeda adalah 240 km/ detik menuju pengamat.
Andaikan, kecepatan tangensial galaksi itu 180km/detik. Jika
Bumi dianggap sebagai acuan yang diam, berapa kecepatan
Andromeda dalam ruang antar galaksi?
Keterangan :
Kecepatan radial adalah kecepatan dalam arah garis
pandang.
62
Kecepatan tangensial adalah kecepatan yang arahnya tegak
lurus terhadap garis pandang.
Garis pandang adalah garis khayal yang menghubungkan
mata dan obyek yang diamati.
a. 160 km/detik
b. 300 km/detik
c. 210 km/detik
d. 420 km/detik
e. 270 km/detik
49. Matahari mengorbit pusat galaksi Bima Sakti dengan setengah
sumbu panjang orbitnya 1.8 109 AU dan periodenya
2108 tahun. Apabila massa Matahari diabaikan terhadap
massa Bima Sakti, dan hukum Kepler III berlaku, maka massa
galaksi Bima Sakti adalah :
a. 1.46 107 kali massa Matahari
b. 4.05 107 kali massa Matahari
c. 1.46 1011 kali massa Matahari
d. 4.05 1011 kali massa Matahari
e. 1.02 1019 kali massa Matahari
50. Tahun Galaksi adalah lamanya waktu Matahari untuk
mengorbit Galaksi. Dalam tahun Bumi, lamanya tahun Galaksi
ini adalah,
a. 100 Juta Tahun
b. 230 Juta Tahun
c. 620 Juta Tahun
d. 940 Juta Tahun
e. 1000 Juta Tahun
63
Solusi Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat
Kabupaten & Kota 2009
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
d
b
e
c
b
e
a
c
b
d
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
e
d
d
e
c
e
b
c
a
b
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
e
c
c
a
b
a
a
c
d
e
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
c
a
b
d
c
b
c
c
e
a
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
b
a
d
b
d
c
b
b
c
b
64
Tingkat Provinsi
Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2009
Soal Pilihan Ganda
1. Pilih mana yang BENAR
Tahun 2009 dideklarasikan sebagai Tahun Astronomi Internasional
(International Year of Astronomy) oleh Perserikatan BangsaBangsa. Dasarnya adalah:
a. Dibangunnya observatorium terbesar di dunia
b. Terjadi banyak fenomena langit yang menarik
c. Peringatan 400 tahun Galileo menemukan 4 bulan dari planet
Jupiter dengan menggunakan teleskopnya
d. Peringatan 400 tahun lahirnya Copernicus
e. Peringatan 40 tahun untuk pertama kali manusia mendarat di
Bulan
2. Bulan yang berdiameter sudut 30 menit busur dipotret dengan
sebuah teleskop berdiameter 5 0 cm (f/D=10). Untuk memotret
bulan tersebut, teleskop dilengkapi dengan kamera dijital yang
bidang pencitraannya berukuran 0,6 cm x 0,5 cm. Dari hasil
pemotretan ini maka,
a. Seluruh piringan Bulan dapat dipotret
b. Hanya sebagian piringan Bulan yang dapat dipotret
c. Hanya seperempat Bagian Bulan yang dapat dipotret
d. Seluruh piringan Bulan tidak bisa dipotret
e. Jawaban tidak ada yang benar .
3. Untuk mengamati bintang ganda yang jaraknya saling berdekatan.
Sebaiknya menggunakan teleskop.
a. Diameter okuler besar
b. diameter obyektif yang besar
c. panjang fokus kecil
d. hanya bekerja dalam cahaya merah
e. diameter obyektif kecil
4. Tanggal 9 September 1909 berkesesuaian dengan tanggal Julian
2418558, sedangkan tanggal 9 September 2009 berkesesuaian
dengan tanggal Julian,
a. 2455080
b. 2455082
65
c. 2455083
d. 2425084
e. 2415085
5. Ekliptika membentuk sudut 23,5 dengan ekuator langit. Maka
deklinasi kutub utara Ekliptika adalah
a. 23,5
b. -23,5
c. 0
d. 45
e. 66,5
6. Bila tanggal 1 Januari 2009 di Greenwich jam 06:00 UT (Universal
Time) bertepatan dengan hari Kamis, maka tanggal 1 Januari
2016 di Jakarta jam 08:00 WIB (WIB = UT +7 jam) bertepatan
dengan hari,
a. hari Jum‟at
b. hari Senin
c. hari Sabtu
d. hari Ahad/Minggu
e. hari Kamis
7. Manakah yang merupakan alasan 1 hari matahari lebih panjang
satu hari sideris?
a. presesi sumbu rotasi Bumi.
b. kemiringan sumbu rotasi Bumi.
c. orbit Bumi yang mengelilingi Matahari yang lonjong.
d. perpaduan efek rotasi Bumi dan orbit Bumi mengelilingi
Matahari.
e. 1 tahun Bumi bukan merupakan perkalian bilangan bulat dari
hari Bumi.
8. Teleskop ruang angkasa Hubble mengedari Bumi pada ketinggian
800 km, kecepatan melingkar Hubble adalah,
a. 26 820 km/jam
b. 26 830 km/jam
c. 26 840 km/jam
d. 26 850 km/jam
e. 26 860 km/jam
9. Bianca adalah bulannya Uranus yang mempunyai orbit berupa
lingkaran dengan radius orbitnya 5,92  104 km, dan periode
orbitnya 0,435 hari. Tentukanlah kecepatan orbit Bianca.
a. 9,89  102 m/s
b. 9,89  103 m/s
66
c. 9,89  104 m/s
d. 9,89  105 m/s
e. 9,89  106 m/s
10. Sebuah planet baru muncul di langit. Dari hasil pengamatan
diperoleh bahwa planet tersebut berada dekat Matahari dengan
elongasi sebesar 130 derajat. Berdasarkan data ini dapat
disimpulkan bahwa,
a. planet tersebut lebih dekat ke Matahari daripada planet
Merkurius.
b. planet tersebut berada antara planet Merkurius dan Venus.
c. planet tersebut berada antara planet Venus dan Bumi.
d. kita tidak bisa mengetahui kedudukan planet tersebut.
e. planet tersebut adalah planet luar
11. Energi Matahari yang diterima oleh planet Saturnus persatuan
waktu persatuan luas (Fluks) adalah 13 W per m 2. Apabila jejari
Saturnus 9 kali jejari Bumi, dan jika albedo Saturnus 0,47 dan
albedo Bumi 0,39, maka perbandingan luminositas Bumi terhadap
luminositas Saturnus,
a.
b.
c.
d.
e.
LB
adalah
LS
1,02
1,52
2,02
2,52
3,02
12. Apabila Bumi mengkerut sedangkan massanya tetap, sehingga
jejarinya menjadi 0,25 dari jejari yang sekarang, maka diperlukan
kecepatan lepas yang lebih besar. Yaitu;
a. 2 kali daripada kecepatan lepas sekarang.
b. 1,5 kali daripada kecepatan lepas sekarang
c. sama seperti sekarang.
d. sepertiga kali daripada kecepatan lepas sekarang
e. sepersembilan kali daripada kecepatan lepas sekarang
13. Komet Shoemaker-Levy 9 sebelum menumbuk Jupiter dekade
yang lalu, terlebih dahulu pecah menjadi 9 potong. Sebab utama
terjadinya peristiwa ini adalah
a. pemanasan matahari pada komet tersebut
b. gaya pasang surut Jupiter
c. gaya pasang surut Bulan
d. gangguan gravitasi Matahari
e. friksi dengan gas antar planet
67
14. Panjang waktu siang akan sama disemua tempat di Bumi pada
waktu Matahari ada di
a. titik garis balik utara
b. ekinok musim semi
c. ekinok musim dingin
d. jawaban a dan b betul
e. jawaban a dan c betul
15. Kemanakah arah vektor momentum sudut revolusi Bumi ?
a. Kutub langit utara
b. Kutub langit selatan
c. Searah khatulistiwa
d. Titik musim semi (vernal equinox)
e. Rasi Draco
16. Dengan menggabungkan hukum Newton dan hukum Kepler, kita
dapat menentukan massa Matahari, asalkan kita tahu:
a. Massa dan keliling Bumi.
b. Temperatur Matahari yang diperoleh dari Hukum Wien.
c. Densitas Matahari yang diperoleh dari spektroskopi.
d. Jarak Bumi-Matahari dan lama waktu Bumi mengelilingi
Matahari.
e. Waktu eksak transit Venus dan diameter Venus.
17. Pada suatu saat Venus melintas di depan piringan matahari tetapi
tidak di tengah, melainkan lintasan Venus hanya menyinggung tepi
piringan Matahari (lihat gambar di bawah). Jika radius orbit Venus
adalah 0,7 satuan astronomi, berapa kilimeterkah jarak Venus dari
bidang ekliptika pada saat itu? (Keterangan: bidang ekliptika
adalah bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari).
a.
b.
c.
d.
e.
210 000 km
300 000 km
350 000 km
450 000 km
600 000 km
Matahari
Lintasan Venus
Venus
18. Berapakah energi yang dipancarkan oleh Matahari selama 10
milyar tahun?
a. 3,96  1043 J (joules)
b. 1,25  1044 J (joules)
68
c. 3,96  1044 J (joules)
d. 1,25  1043 J (joules)
e. 1,25  1045 J (joules)
19. Apabila kala hidup (life time) Matahari adalah 10 milyar tahun,
berapa tahunkah kala hidup bintang deret utama yang massanya
15 kali massa Matahari?
a. 1,15  107 tahun
b. 1,15  1010 tahun
c. 1,15  1013 tahun
d. 1,15  1016 tahun
e. 1,15  1020 tahun
20. Kelas spektrum bintang X adalah K9, paralaks trigonometrinya p X
dan luminositasnya adalah 1,0 kali luminositas Matahari,
sedangkan bintang Y kelas spektrumnya adalah B3, paralaks
trigonometrinya pY dan luminositasnya adalah 0,1 kali luminositas
Matahari. Jika terang kedua bintang sama, maka rasio p X/pY
adalah
a. 2 10
b.
c.
1
10
10
d. 3 10
e. 2/ 10
21. Dua bintang mempunyai temperatur yang sama, masing-masing
mempunyai jejari R1 dan R2. Perbedaan energi yang dipancarkan
adalah L1 = 4L2. Maka jejari R1 adalah
a. 2 R2
b. 4 R2
c. 8 R2
d. 16 R2
e. 64 R2
22. Gambar di bawah adalah spektrum sebuah bintang. Berdasarkan
spektrum bintang ini, tentukanlah temperatur bintang tersebut.
a. 20 000 K
b. 15 500 K
c. 12 250 K
d. 7 250 K
e. 5250 K
69
200
180
160
Intensitas Relatif
140
120
100
80
60
40
20
0
3500
4000
4500
5000
5500
6000
6500
Panjang Gelombang (Angstrom)
23. Gaya gravitasi antara dua buah bintang bermassa masing-masing
M, lebih kuat jika:
a. salah satu bintang adalah blackhole.
b. kedua bintang dipisahkan oleh jarak yang lebih kecil.
c. kedua bintang berotasi lebih lambat.
d. Kedua bintang jauh dari bintang-bintang lain.
e. Semua jawaban benar
24. Sebuah bintang mempunyai gerak diri (proper motion) sebesar
5“/tahun (5 detik busur/tahun), dan kecepatan radialnya adalah 80
km/s. Jika jarak bintang ini adalah 2,5 pc, berapakah kecepatan
linier bintang ini?
a. 85,73 km/s
b. 91,80 km/s
c. 94,84 km/s
d. 96,14 km/s
e. 99,55 km/s
25. Dua buah galaksi saling mengorbit satu sama lainnya dengan
periode 50 milyar tahun. Jarak kedua galaksi adalah 0,5 juta
parseks. Tentukanlah massa kedua galaksi tersebut!
a. 1,2  1011 massa matahari
b. 2,4  1011 massa matahari
c. 3,2  1011 massa matahari
d. 4,4  1011 massa matahari
e. 5,2  1011 massa matahari
70
26. Andaikan sebuah galaksi mempunyai kecepatan radial sebesar 6
000 km/s. Apabila diketahui konstanta Hubble H = 75 km/s/Mpc,
berapakah jarak galaksi tersebut?
a. 1,25  10-2 Mpc (Mega parseks)
b. 4,50  105 Mpc
c. 80 Mpc
d. 6075 Mpc
e. 5025 Mpc
27. Pilih mana yang BENAR
a. Dengan menggunakan pengamatan distribusi gugus bola,
Shapley di awal abad ke 20 menyimpulkan bahwa Galaksi kita
berpusat di Matahari
b. Bintang muda dan panas dalam Galaksi kita terdistribusi pada
lengan spiral dan halo Galaksi
c. Semua galaksi dalam jagat raya mempunyai bentuk spiral
d. Kalau diamati secara spektroskopik semua galaksi yang jauh
dalam jagat raya memperlihatkan pergeseran merah (redshift)
e. Kalau diamati secara spektroskopik sebagian galaksi
memperlihatkan pergeseran merah (redshift) dan sebagian lagi
memperlihatkan pergeseran biru (blueshift)
28. Para astronom yakin bahwa 90% massa galaksi Bimasakti berada
dalam bentuk materi gelap. Keyakinan berdasarkan karena
a. materi gelap tidak memancarkan energy pada daerah visual,
tetapi dapat dideteksi pada gelombang radio dan
mengkonfirmasi bahwa halo adalah penuh dengan bahan ini.
b. model teoretis pembentukan galaksi menyarankan bahwa
galaksi tidak dapat terbentuk kecuali memiliki paling sedikit 10
kali lebih banyak materi dari yang kita lihat pada piringan
Bimasakti, menyatakan bahwa halo penuh dengan materi
gelap
c. kita melihat galaksi yang jauh yang kadang-kadang dikaburkan
oleh bercak gelap di langit, dan kita percaya ini bercak ini
terletak di halo.
d. kecepatan orbit bintang yang jauh dari pusat galaksi ternyata
tinggi, hal ini menyatakan bahwa bintang-bintang ini
dipengaruhi oleh efek gravitasi dari materi yang tidak tampak di
halo.
e. Bintang-bintang dilahirkan dari materi gelap
29. Harlow Shapley menyimpulkan bahwa Matahari tidak berada di
pusat Galaksi Bimasakti, dengan menggunakan hasil
a. pemetaan distribusi bintang di galaksi
b. pemetaan distribusi gugus bola di galaksi.
71
c. melihat bentuk “pita susu” di langit.
d. melihat galaksi spiral di sekitar Bimasakti
e. pemetaan distribusi awan gas di lengan spiral.
30. Sebuah survei galaksi sensitif terhadap obyek-obyek hingga
seredup magnitudo 20. Jarak terjauh sebuah galaksi secerlang
Galaksi kita (magnitudo mutlak -20) yang dapat dideteksi oleh
survey tersebut adalah :
a. 106 kpc
b. 107 kpc
c. 108 kpc.
d. 109 kpc.
e. 1012 kpc.
Essay
1. Sebuah teleskop dengan diameter bukaan 0,5 meter memerlukan
waktu 1 jam untuk mengumpulkan cahaya dari obyek astronomi
yang redup agar dapat terbentuk citranya pada detektor. Berapa
waktu yang diperlukan oleh teleskop dengan diameter bukaan 2,5
meter untuk mengumpulkan jumlah cahaya yang sama dari obyek
astronomi redup tersebut?
2. Pada suatu malam sekitar jam 21:00, seseorang yang ada di
Ulanbator (Mongolia) yang berada pada bujur yang sama dengan
Jakarta, melihat bintang Vega di atas kepalanya. Apabila pada
saat yang sama seseorang yang berada di Jakarta juga melihat
bintang tersebut, berapakah ketinggian bintang Vega dilihat dari
Jakarta pada jam yang sama. (Kedudukan Ulanbator,  = 47° 55'
Lintang Utara, sedangkan Jakarta,  = 6° 14' Lintang Selatan,
bujur kedua kota dianggap sama yaitu sekitar  = 106o bujur timur)
3. Pada awal bulan Maret 2009 ada berita di media massa bahwa
sebuah asteroid berdiameter 50 km melintas dekat sekali dengan
Bumi. Jarak terdekatnya dari permukaan Bumi pada saat melintas
adalah 74 000 km. Karena asteroid itu tidak jatuh ke Bumi bahkan
kemudian menjauh lagi, dapat diperkirakan kecepatannya melebihi
suatu harga X. Berapakah harga batas bawah kecepatan itu?
4. Hitunglah enerji matahari yang jatuh pada selembar kertas dengan
luas 1m2 di permukaan bumi. Abaikan serapan dan sebaran oleh
atmosfer bumi, dan gunakan hukum pelemahan radiasi. Apabila
dibandingkan dengan sebuah bola lampu 100 W maka harus
72
diletakkan pada jarak berapa agar lampu tersebut setara dengan
energi matahari?
5. Sebuah awan molekular yang merupakan cikal bakal terbentuknya
bintang-bintang, mempunyai bentuk bundar seperti bola yang
berdiameter d =10 pc (parseks). Apabila kerapatan awan
molekular ini adalah  = 1,6 x 10-17 kg/m3, dan apabila setengah
dari awan molekular menjadi bintang seukuran matahari
(massanya sama dengan massa Matahari), maka akan ada
berapa bintang yang terbentuk dari awan molekular tersebut?
6. Kecepatan lepas dari sebuah objek adalah Vlepas
 2GM 


 r 
1/ 2
.
Untuk Bumi, kecepatan lepasnya adalah 1,1x104 m/s.
a) Gunakan ini rumus tersebut untuk menjelaskan sebuah lubang
hitam - obyek di mana cahaya tidak dapat lepas dari tarikan
gravitasi.
b) Hitung berapa besar Bumi jika dia menjadi sebuah lubang
hitam!
c) Apa yang akan terjadi jika sebuah lubang hitam dengan massa
seperti Bumi menabrak Bumi
d) Jika cahaya tidak dapat melepaskan diri, apa yang terjadi pada
cahaya ketika meninggalkan Bumi?
73
Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2009
Soal Pilihan Ganda
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
c
a
b
b
a
e
d
a
b
e
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
a
a
b
b
e
d
a
b
a
b
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
a
d
b
e
d
c
d
d
b
a
Essay
1. Waktu yang diperlukan oleh sebuah teleskop untuk
mengumpulkan sejumlah cahaya berbanding terbalik dengan luas
bukaan. Jadi
konstanta
t2,5
A2,5
, dimana Ai : luas lingkaran dengan radius i

t0,5 konstanta
A0,5
A
t2,5  0,5 t0,5
A2,5
2
2
 R0,5
R0,5
t2,5 
t0,5  2 t0,5
2
 R2,5
R2,5
(0,5 / 2) 2
0, 0625
t 
1 jam=0, 04 jam
2 0,5
(2,5 / 2)
1,5625
 2, 24 menit
t2,5 
t2,5
Dalam waktu 2,24 menit sebuah teleskop dengan diameter bukaan
2,5 meter dapat mengumpulkan sejumlah cahaya yang sama
dengan teleskop berdiameter 0,5 meter dalam waktu 1 jam.
2. Ulanbator : U = 47° 55' = 47,92o, Jakarta : J = -6° 14' = - 6,23o
74
Arah ke Vega
Kutub Utara
Ulanbator
Arah ke Vega
B
47,92o
A
Jakarta
Ekuator
6,23 Pusat Bumi
Kutub Selatan
Dari gambar dapat dilhat bahwa
B  u  J  47,92  6,23  54,15o
Arah ke Vega dilihat dari Jakarta adalah
A  90o  B  90o  54,15o  35,85o = 35o 51‟
3. Karena jarak 74 000 km itu adalah jarak terdekat, kecepatan
minimum agar tidak lebih dekat lagi ke Bumi adalah kalau orbitnya
lingkaran mengelilingi Bumi dengan jejari orbit 80400 km.
Pertama-tama kita hitung orbit asteroid kalau mengelilingi Bumi
dalam orbit lingkaran pada ketinggian 74000 km, dengan
menggunakan Bulan sebagai acuan:
a 3A a B3

TA2 TB2
804003
3844003

TA2
(27.3  24  60  60) 2
TA  225624detik
2R 2 80400
v

 2,24 km/s
TA
225624
4. Luminositas matahari adalah jumlah cahaya yang dipancarkan
oleh seluruh permukaan matahari. Ini artinya fluks yang tiba di
Bumi adalah daya total matahari dibagi luas permukaan dari bola
yang memiliki jari-jari 1 SA. Jadi
f 
3,80 1026 W
3,80 1026 W

 1350W/m2
2
11
2
4 (1SA)
4 (1,5 10 m)
75
Jumlah total daya yang tiba pada selembar kertas dengan luas 1
m2 adalah 1350 W. Fluks enerji ini ekivalen dengan enerji radiasi
yang dirasakan sejauh 7 cm dari sebuah bola lampu 100 W.
5. Radius awan molekular adalah
r  12 d  12 (10 pc)  5 pc  5  (3,086  1016 m)  1,543 1017 m
Volume awan adalah

4
4
V   r 3   1.543 1017
3
3

3
 1,5388 1052 m 3
Massa awan yang jadi bintang adalah
M



1
1,6  1017 1,5388 1052
2,4621 1035
V 

 1,2310 1035 kg
2
2
2
Massa Matahari adalah M   1,9891 10 kg
Jadi jumlah bintang seukuran Matahari yang akan terbentuk adalah
2
M
1,2310 1035

 61889  61890 bintang
M  1,9891 1030
6. Kecepatan lepas
a) Agar cahaya tidak dapat lepas dari gravitasi, maka kecepatan
lepas harus sama dengan kecepatan cahaya, maka c =
(2GM/r)1/2
b) Massa Bumi = 5,9742 x 1024 kg, G=6,673 x 10-11 m3 kg-1 s2, maka R=2GM/c2 = 0,0089 m = 8,9 mm.
c) Walaupun memiliki radius yang kecil (kurang dari 1 sentimeter)
tapi lubang hitam tersebut memiliki massa yg massif yang
dapat mengakibatkan kehancuran di Bumi.
d) Cahaya akan kembali lagi ke permukaan Bumi, karena
kecepatannya tidak cukup untuk lepas dari gravitasi lubang
hitam.
76
Tingkat Nasional
Soal Teori
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2009
1. Koordinat Antares adalah  = 16h 29m 24,40s ,  = -26° 25' 55.0".
Tentukanlah waktu sideris pada saat bintang Antares terbit dan
terbenam di Jakarta ( = -6o 10 28), dan abaikan refraksi oleh
atmosfer Bumi.
2. Untuk menentukan waktu menanam padi pada tahun ini, seorang
petani yang berada di kota A ( = 7h 10m 27s BT dan  = -6o49‟)
menggunakan posisi gugus bintang Pleiades ( = 3h 47m dan  =
20o 7‟) yang diamati pada jam 7 malam waktu lokal. Kebiasaan ini
telah dilakukan oleh para petani di pulau Jawa sejak abad ke-17.
Pengamatannya dilakukan dengan menggunakan selongsong
bambu yang diisi penuh dengan air, dan diarahkan ke gugus
bintang Pleiades di arah timur. Volume air yang tumpah akan
menandai posisi Pleiades cukup tinggi untuk dimulai musim
menanam padi pada tahun tersebut. Jika panjang selongsong
bambu adalah 100 cm dan diameternya 10 cm, dan selongsong
tersebut diisi air sampai penuh. Kemudian diarahkan ke Pleiades,
dan ternyata air yang tumpah sebanyak 0,785 liter. Tentukan
kapan waktu pengamatan Pleiades yang dilakukan petani
tersebut?
Diisi penuh air
Gugus Bintang
Pleiades
100 cm
Tumpahan air
sebanyak 0,785 liter

10 cm
77
3. Angin matahari yang isotropik (sama ke segala arah)
menyebabkan laju kehilangan massa matahari 31014 M setiap
tahunnya.
a. Berapa massa yang di‟tangkap‟ setiap hari oleh Bumi ketika
mengelilingi matahari?
b. Berapa persen pertambahan berat badan kita setiap hari akibat
pertambahan massa bumi yang disebabkan oleh angin
matahari ini?
4. Pada saat sebuah bintang masif meledak menjadi sebuah
supernova, maka bintang tersebut akan bertambah terang dalam
waktu yang singkat dengan luminositasnya 40 milyar kali lebih
besar daripada luminositas Matahari. Jika supernova seperti itu
tampak di langit seterang Matahari, berapakah jarak supernova
tersebut?
5. Pengamatan pada panjang gelombang radio pada suatu awan gas
yang berputar di sekeliling sebuah lubang hitam (black hole) yang
berada di pusat galaksi X memperlihatkan bahwa radiasi yang
berasal dari transisi hidrogen (frekuensi diamnya = 1420 MHz)
terdeteksi pada frekuensi 1421,23 MHz.
a. Hitunglah kecepatan awan ini dan apakah awan ini bergerak
menuju atau menjauhi kita?
b. Jika awan gas ini berada 0,2 pc dari lubang hitam, dan orbitnya
berupa lingkaran, hitunglah massa lubang hitam.
78
Solusi Teori
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2009
1. Koordinat Antares :  = 16h 29m 24,40s = 16,49h
 = -26° 25' 55.0" = -26,43
Lintang Jakarta
:  = -6o 10 28 = -6,17
cos h   tan  tan    tan( -26,43)tan(-6,17) = -(-0,4970)(-0,1081)
= -0,0537
h =  93,0782= 6,21h = 6h 12,3m
Waktu sideris saat bintang Antares terbit adalah,
 =  + h = 16,49h - 6,21h = 10,28h = 10h 17m
Waktu sideris saat bintang Antares terbenam adalah,
 =  + h = 16,49h + 6,21h = 22,70h = 22h 42m
2.
l

V1
l2
Tumpahan air
sebanyak 0,785 liter
V2

Volume air =  × 52 × 100 cm3 = 7854 cm3 = 7,854 liter
Vtumpah = V1
V2 = 7,854 liter – 2 × V1 = 7,854 liter – 2 × 0,7854 liter = 6,284 liter
r2l2 = 6,284 liter
l2 = 6,284 liter /( (0,5)2) = 8 dm = 80 cm
l = 100 cm – 80 cm = 20 cm
tan  = 10/20 = 0,5
 = 26o,577
Disini  sama dengan tinggi bintang h. Kemudian kita gunakan
segitiga bola untuk menghitung sudut jam gugus Pleiades.
79
z
90 - 
90 - h
HA
90 + 
KLS
cos HA 
cos90  h  cos90   cos90   
sin90   sin90   
Dengan h = 26o,577,  = -6o49‟ dan  = 20o7‟, maka diperoleh HA =
3h 53m41,53s
Tetapi karena Pleiades berada di timur maka HA= -3h 53m41,53s
LST = HAPleiades + Pleiades = HASun + Sun
(HA matahari pada jam 7 malam waktu lokal adalah 7 h)
Sun= -3h 53m41,53s + 3h47m – 7h = -7h6m 41,53s = 16h,89.
Sun pada tanggal 22 Desember adalah 18 h, jika pertambahan
Sun ≈ 1o/hari atau 4m/hari, maka Sun = 16h,89 terjadi pada
tanggal 5 Desember.
Jadi petani tersebut mengamati Pleiades pada tanggal 5
Desember.
3. Angin Matahari
a. Untuk memecahkan masalah ini kita harus mengetahui fraksi
angin matahari yang ditangkap oleh luas bumi. Dengan kata
lain, besar dari piringan bumi dibandingkan dengan bola
dengan radius 1 SA, yakni



2
ABumi
RBumi
6  10 6


2
ABola 4RBola
4 1,5  1011
2

2
 4  10 10
Ini adalah fraksi angin yang di‟cegat‟ oleh permukaan Bumi.


M 
M

10
M   3  1014
 1,2  1023
 4  10
Tahun 
Tahun

21
Konversi tahun ke hari, maka M  4, 4  10 M/hari
Akhirnya konversikan massa matahari ke kg, diperoleh
M  8,8  109 kg/hari
80
Hampir 9 milyar kilogram massa di‟cegat‟ oleh Bumi setiap
harinya
b. Berat (gaya gravitasi) diberikan oleh rumus W 
GmM
R2
Dalam soal ini, setiap faktor di sebelah kanan persamaan tetap
kecuali M, massa Bumi. Oleh karena itu
GmM hari2
Whari1
M
R2

 hari2
Whari2 GmM hari1 M hari1
R2
Whari2 M hari1  8,8 109 kg M hari1 8,8 109 kg
Maka,



Whari1
M hari1
M hari1
Mhari1
Masukkan nilai massa bumi (61024 kg), maka diperoleh
Whari2
 1  1,5 1015
Whari1
Berat badanmu bertambah 0,000000000000015% per hari
karena pertambahan massa Bumi yang „mencegat‟ partikelpartikel dalam angin bintang. 8,8 milyar kilogram material yang
mendarat di Bumi setiap hari memiliki efek amat kecil terhadap
kehidupan.
4. Misalkan L = Luminositas Matahari
LSN = Luminositas Supernova
F = Flux Matahari
FSN = Flux Supernova
Maka
LSN = 4  1010 L ………………..(i)
dan
FSN = F
………………… …...(ii)
jika d adalah jarak ke Matahari, dan dSN adalah jarak ke
supernova, maka,
dan
F 
L
………………………..(iii)
4d 2
FSN 
LSN
…………………..…..(iv)
2
4d SN
Dari persamaan (ii), (iii) dan (iv) diperoleh,
L
L
 SN2 ……………...……..(v)
2
4d  4d SN
81
Dan dari persamaan (i) dan (v) diperoleh
L
4  1010 L

2
4d 2
4d SN
1
1
 4  1010 L  4d 2  2

  4  1010 d 2 2  2  105 d 
atau, d SN  
4
 L 

Karena d = 1AU, maka dSN = 2  105 AU = 0,97 pc = 2.99 x 1018


cm.
5. Awan gas di sekeliling black hole
a. Frekuensi diam  o  1420.41 MHz
Frekensi yang diamati   1421.23 MHZ
     o  1421.23  1420.41  0.82 MHz
Dengan menggunakan pergeseran Doppler,
kecepatan awan gas,:
v

o
c

diperoleh

0.82
3  1010  1.73  107 cm / s
1420.41
b. Jika M adalah massa lubang hitam. v adalah kecepatan awan,
dan R adalah radius orbital awan, maka
Rv 2
M 
G
G = 6.67 x 10-8 cm3/s2 g
R = 0.2 pc = 0.2  (3.086  1018 cm) = 6.17  1017 cm
Jadi,
2
Rv 2 6.17  1017 1.73  107 
M 

 2.78  1039 gr  1.40  106 M
G
6.67  10 8
82
Soal Pengolahan Data
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2009
1. Jarak Bintang Cepheid
Dalam Tabel 1 diperlihatkan data dua puluh lima bintang Cepheid
yang berada di Galaksi kita. Tugas kamu adalah,
a. Dari data pada Tabel I, buatlah plot antara periode dengan
magnitudo mutlak dari bintang-bintang Cepheid tersebut.
b. Tentukanlah persamaan yang memperlihatkan hubungan
periode-magnitudo mutlak dari bintang-bintang Cepheid
tersebut (diandaikan persamaannya berupa persamaan linier),
dan selanjutnya gambarkanlah persamaan ini pada gambar
yang kamu buat di butir a.
c. Tentukanlah jarak bintang-bintang variabel Cepheid pada
Tabel 2 dengan menggunakan kurva yang kamu buat pada
butir b, dan data pada Tabel 2.
Tabel 1:Data bintang Cepheid di Galaksi kita (Storm et.al 2004)
No.
ID
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
SU Cas
EV Sct
BF Oph
T Vel
CV Mon
V Cen
BB Sgr
U Sgr
S Nor
V340 Nor
UU Mus
U Nor
LS Pup
VW Cen
X Cyg
RY Sco
RZ Vel
WZ Sgr
VZ Pup
SW Vel
T Mon
RA ()
h
02
18
17
08
06
14
18
18
16
16
11
15
07
13
20
17
08
18
07
08
06
m
47
33
02
36
34
28
48
28
14
09
49
38
56
30
41
47
35
14
36
42
22
28,88
57,00
59,00
03,00
27,00
56,92
02,00
57,00
42,00
21,30
50,00
28,00
58,00
31,00
26,60
34,00
18,00
03,00
35,00
0,00
31,00
Dec ()
68
-08
-26
-47
03
-56
-20
-19
-57
-54
-65
-55
-29
-63
35
-33
-43
-19
-28
-47
07
40
13
30
11
06
40
21
09
46
07
07
09
10
47
24
41
56
05
23
13
06
Log P
MV
0,2899
0,4901
0,6093
0,6665
0,7307
0,7399
0,8220
0,8290
0,9892
1,0526
1,0658
1,1019
1,1506
1,1771
1,2145
1,3079
1,3096
1,3394
1,3649
1,3700
1,4319
-3,140
-3,345
-2,750
-2,692
-3,038
-3,295
-3,518
-3,477
-4,101
-3,814
-4,159
-4,415
-4,685
-4,037
-4,991
-5,372
-5,019
-5,009
-4,801
-5,042
-5,060
83
22
23
24
25
AQ Pup
l Car
U Car
SV Vul
07
09
10
19
56
43
55
49
21,00
52,35
45,57
28,00
-28
-62
-59
27
59
16
27
19
1,4786
1,5509
1,5891
1,6532
-5,513
-5,821
-5,617
-6,752
Tabel 2. Data bintang-bintang Cepheid yang akan ditentukan jaraknya
No.
ID
RA ()
h
m
Dec ()
s
Log P
mv
d
.
3.649
?
1
δ Cep
22 27 8. 53
2
η Aql
19 49 55,50
00
52
0,8559
3,409
?
3
XX Cen
13 37 01,12
-57
21
1,0395
6,956
?
4
BN Pup
08 04 21,00
-29
57
1,1359
8,437
?
5
VY Car
10 42 33,28
-57
18
1,2768
6,654
?
6
WZ Car
10 53 19,00
-60
40
1,3620
7,419
?
7
RY Vel
10 18 48,00
-55
04
1,4492
7,112
?
8
KN Cen 13 33 02,00
-64
18
1,5319
6,792
?
9
RS Pup
-34
25
1,6174
5,545
?
08 11 09,00
58 09
2. Posisi Bumi dan Mars
Di bawah ini adalah tabel data posisi Bumi dan planet Mars,
diambil dari The American Ephemeris and Nautical Almanac edisi
1973 dan 1974 yang berisi tentang posisi garis bujur langit
heliosentris (yaitu jarak sudut dari vernal equinox, sepanjang garis
ekliptika, dari titik tampak Matahari). Untuk melihat peristiwa gerak
retrograde planet Mars, data planet di bawah ini harus diplot pada
kertas koordinat polar (disediakan). Di dalam kertas tersebut telah
dinyatakan lingkaran orbit Bumi dan Mars.
a. Dengan menggunakan data yang ada, plot posisi ke dua planet
pada kertas koordinat polar yang telah disediakan.
b. Untuk setiap tanggal, hubungkan dengan garis lurus antara
posisi Bumi dan Mars.
c. Tentukan tanggal berapa Mars mulai mengalami gerak
retrograde.
84
Solusi Pengolahan Data
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2009
1. Jarak bintang Chepeid
a) Plot antara periode dengan magnitudo mutlak
Gambar 1. Plot periode vs magnitudo mutlak
b) Untuk mencari persamaan korelasi antara Periode dengan
Magnitudo Mutlak, kita misalkan x = Log P dan y = MV, selanjutnya
tentukan harga (xi - x ), (yi - y ),
(xi - x )(yi - y ) dan (xi
- x )2 untuk setiap bintang, hasilnya diperlihatkan dalam Tabel 1a
Tabel 1a. Data bintang Cepheid di Galaksi kita
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
ID
SU
Cas
EV
Sct
BF
Oph
T
Vel
CV
Mon
V
Cen
BB
Sgr
U
Sgr
S
Nor
x=
Log P
y = MV
0,2899
-3,14
-0,8031
1,2385
-0,9947
0,6450
0,4901
-3,35
-0,6029
1,0335
-0,6231
0,3635
0,6093
-2,75
-0,4837
1,6285
-0,7876
0,2339
0,6665
-2,69
-0,4265
1,6865
-0,7193
0,1819
0,7307
-3,04
-0,3623
1,3405
-0,4857
0,1313
0,7399
-3,30
-0,3531
1,0835
-0,3826
0,1247
0,8220
-3,52
-0,2710
0,8605
-0,2332
0,0734
0,8290
-3,48
-0,2640
0,9015
-0,2380
0,0697
0,9892
-4,10
-0,1038
0,2775
-0,0288
0,0108
(xi -
)
(yi -
)
(xi -
)(yi -
)
(xi -
)2
85
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
V34
0
Nor
UU
Mus
U
Nor
LS
Pup
VW
Cen
X
Cyg
RY
Sco
RZ
Vel
WZ
Sgr
VZ
Pup
SW
Vel
T
Mon
AQ
Pup
1,0526
-3,81
-0,0404
0,5645
-0,0228
0,0016
1,0658
-4,16
-0,0272
0,2195
-0,0060
0,0007
1,1019
-4,42
0,0089
-0,0365
-0,0003
0,0001
1,1506
-4,69
0,0577
-0,3065
-0,0177
0,0033
1,1771
-4,04
0,0842
0,3415
0,0287
0,0071
1,2145
-4,99
0,1215
-0,6125
-0,0744
0,0148
1,3079
-5,37
0,2149
-0,9935
-0,2135
0,0462
1,3096
-5,02
0,2166
-0,6405
-0,1387
0,0469
1,3394
-5,01
0,2465
-0,6305
-0,1554
0,0607
1,3649
-4,80
0,2720
-0,4225
-0,1149
0,0740
1,3700
-5,04
0,2770
-0,6635
-0,1838
0,0767
1,4319
-5,06
0,3389
-0,6815
-0,2310
0,1149
1,4786
-5,51
0,3856
-1,1345
-0,4375
0,1487
1,5509
-5,82
0,4579
-1,4425
-0,6605
0,2096
1,5891
-5,62
0,4961
-1,2385
-0,6144
0,2461
1,6532
-6,75
0,5602
-2,3735
-1,3296
0,3138
i =
27,324
6
-109,46
=
-8,6646
3,1994
=
1,0930
-4,3785
l Car
U
Car
SV
Vul
Hubungan periode-magnitudo mutlak dinyatakan oleh persamaan,
Mv = a log P + b
Selanjutnya tentukan koefisien a dan b dengan menggunakan
persamaan,
 ( xi  x)( yi  y) dan b  y  ax
a
 ( xi  x) 2
Maka akan diperoleh,
 ( xi  x)( yi  y)   8,6646  2,7082
a
3,1994
 ( xi  x) 2
b  y  ax = -4,3785 – (-2,7082)(1,0930) = - 1,4185
Jadi hubungan periode-magnitudo mutlak dapat dinyatakan oleh
persamaan,
M v  2,7082log P  1,4185
86
Dengan persamaan ini dapat ditentukan harga Mv yang baru untuk
menggambarkan kurva hubungan periode dan magnitudo seperti
diperlihatkan dalam Tabel 1b dan kurvanya diperlihatkan dalam
Gambar 2.
Tabel 1b. Harga baru Mv
No.
ID
Log P
MV
MV baru
1
SU Cas
0,2899
-3,14
-2,20
2
EV Sct
0,4901
-3,35
-2,75
3
BF Oph
0,6093
-2,75
-3,07
4
T Vel
0,6665
-2,69
-3,22
5
CV Mon
0,7307
-3,04
-3,40
6
V Cen
0,7399
-3,30
-3,42
7
BB Sgr
0,8220
-3,52
-3,64
8
U Sgr
0,8290
-3,48
-3,66
9
S Nor
0,9892
-4,10
-4,10
10
V340 Nor
1,0526
-3,81
-4,27
11
UU Mus
1,0658
-4,16
-4,30
12
U Nor
1,1019
-4,42
-4,40
13
LS Pup
1,1506
-4,69
-4,53
14
VW Cen
1,1771
-4,04
-4,61
15
X Cyg
1,2145
-4,99
-4,71
16
RY Sco
1,3079
-5,37
-4,96
17
RZ Vel
1,3096
-5,02
-4,97
18
WZ Sgr
1,3394
-5,01
-5,05
19
VZ Pup
1,3649
-4,80
-5,12
20
SW Vel
1,3700
-5,04
-5,13
21
T Mon
1,4319
-5,06
-5,30
22
AQ Pup
1,4786
-5,51
-5,42
23
l Car
1,5509
-5,82
-5,62
24
U Car
1,5891
-5,62
-5,72
25
SV Vul
1,6532
-6,75
-5,90
87
Gambar 2. Hubungan antara periode dan magnitudo mutlak bintang Cepheid
c) Untuk menentukan jarak Cepheid dalam Tabel 2, terlebih dahulu
ditentukan harga Mv-nya dengan menggunakan persamaan,
M v  2,7082log P  1,4185
Setelah Mv diperoleh, selanjutnya tentukan jaraknya dengan
menggunakan persamaan,
m - M = -5 – 5 log d atau d  10( mM 5) / 5
Hasilnya diperlihatkan dalam Tabel 2.
Tabel 2
No.
ID
RA
Dec
Log P
mv
Mv
1
δ Cep
22h 27m08.53s
58 09
0,72968
3,649
-3,395
256,29
2
η Aql
19 49 55.50
00 52
0,85593
3,409
-3,737
268,60
13 37 01.12
-57 21
1,03955
6,956
-4,234
1729,66
08 04 21.00
-29 57
1,13587
8,437
-4,495
3857,72
10 42 33.28
-57 18
1,27682
6,654
-4,876
2023,37
10 53 19.00
-60 40
1,36198
7,419
-5,107
3200,37
10 18 48.00
-55 04
1,44916
7,112
-5,343
3097,57
3
4
5
6
7
XX
Cen
BN
Pup
VY
Car
WZ
Car
RY
Vel
d (pc)
88
8
9
KN
Cen
RS
Pup
13 33 02.00
-64 18
1,53186
6,792
-5,567
2963,56
08 11 09.00
-34 25
1,61742
5,545
-5,799
1856,77
2. Posisi Bumi dan Mars
a. Plot antara plot posisi Bumi dan Mars pada kertas koordinat
polar, dan
b. Garis lurus yang menghubungkan posisi Bumi dan Mars
c. Dari plot di atas tampak bahwa Mars mulai bergerak secara
rektrograde pada tanggal 20 Nopember.
89
Soal Observasi
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2009
Soal No. 1
Tunjukan bintang Bintang Shaula (Lamda Scorpio), Vega (Alpha Lyra)
dan Arcturus (Alpha Bootes)
90
2010
91
Tingkat Kabupaten & Kota
Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat
Kabupaten & Kota 2010
1. Salah satu tujuan awal Hubble Space Telescope adalah
menemukan harga yang akurat Konstanta Hubble yang dipakai
dalam hukum Hubble. Hukum Hubble itu menyatakan:
a. Kecepatan sebuah galaksi mendekati kita sebanding dengan
jaraknya;
b. Kecepatan sebuah galaksi menjauhi kita sebanding dengan
jaraknya dari kita;
c. Kecepatan rotasi galaksi berkorelasi dengan diameternya;
d. Kecepatan bintang dalam sebuah galaksi sebanding dengan
jaraknya dari pusat galaksi;
e. Kecepatan melintas sebuah galaksi sebanding dengan kuadrat
jaraknya
2. Jika diketahui konstanta Hubble, H = 65 km/dt/Mpc, maka umur
alam semesta (model alam semesta datar) adalah
a. 13 milyar tahun;
b. 14 milyar tahun;
c. 15 milyar tahun;
d. 16 milyar tahun;
e. 17 milyar tahun
3. Diameter Bulan sekitar seperempat Bumi, dan diameter Matahari
sekitar 100 kali diameter Bumi. Jarak Bumi ke Matahari kira-kira
400 kali jarak Bumi-Bulan. Pada suatu peristiwa gerhana Matahari
sebagian, bagian terang manakah yang akan diamati? Pilih salah
satu bentuk yang sesuai dari A sampai E
a
b
c
d
e
0
92
4. Energi Matahari
dibangkitkan oleh reaksi fusi thermonuklir
dibagian pusatnya. Proses thermonuklir mengubah empat inti “A”
menjadi inti lebih berat dan mengeluarkan sejumlah energi.
Apakah inti “A” itu ?
a. Hidrogen
b. Helium
c. Oksigen
d. Karbon
e. Uranium
5. Diketahui temperatur bagian dalam umbra bintik matahari
(sunspot) ternyata 1500 K lebih dingin dari temperatur fotosfir
Matahari (temperaturnya ~ 5800 K) disekitarnya, andaikan B1
adalah energi fluks yang keluar dari umbra dan B 2 energi fluks
dari daerah yang mengelilingi sunspot. Berapakah rasio, B2/B1 ?
a. 0,004
b. 1,35
c. 0,74
d. 3,31
e. 223
6. Jika kita amati sebuah planet melalui teleskop di Bumi, bayangan
manakah yang bisa terlihat seperti phase Bulan yang berbentuk
sabit.
Pilih jawaban yang benar
a.
b.
c.
d.
e.
Merkurius dan Jupiter
Venus dan Saturnus
Mars dan Uranus
Jupiter dan Saturnus
Merkurius dan Venus
7. Setiap objek sebesar bintang akan runtuh oleh beratnya sendiri
(keruntuhan gravitasi atau gravitational collapse) apabila tidak ada
gaya lain yang menahannya. Matahari telah lama berada dalam
keadaan setimbang ini. Di dalam kondisi apa bagian dalam
Matahari akan seimbang?
a. Interaksi dari inti atom-atom yang melindungi dari keruntuhan
gravitasional
b. Gaya tolak-menolak(repulsive) diantara ion yang melindungi
keruntuhan gravitasional
c. Gaya kuat dalam inti yang melindungi keruntuhan gravitasional
d. Tekanan radiasi dan tekanan gas yang melindungi bintang dari
keruntuhan gravitasional
e. Medan magnet yang melindungi keruntuhan gravitasional
93
8. Sebuah bintang “X” di belahan langit selatan mempunyai Asensio
Rekta = 14 jam. Pada tanggal 23 September ia akan melewati
meridian Jakarta sekitar
a. Pukul 14 Waktu Indonesia bagian Tengah
b. Pukul 15 Waktu Indonesia bagian Tengah
c. Pukul 16 Waktu Indonesia bagian Tengah
d. Pukul 02 Waktu Indonesia bagian Tengah
e. Pukul 03 Waktu Indonesia bagian Tengah
9. Garis meridian adalah busur lingkaran di langit yang melalui titiktitik
a. Barat-zenit-timur
b. Utara-nadir-Timur
c. Utara-zenit-selatan
d. Barat-nadir-timur
e. semua salah
10. Komet periode panjang cenderung memiliki orbit berbentuk
a. parabola
b. elips
c. lingkaran
d. hiperbola
e. helix
11. Sebuah planet mengelilingi matahari dalam orbit berbentuk
lingkaran. Setengah keliling lingkaran ditambah diameter orbitnya
adalah 20 satuan astronomi (satuan astronomi adalah sama
dengan jarak Bumi-Matahari). Luas daerah setengah lingkaran
orbit planet tersebut sekitar
a. 23,8
b. 26,7
c. 36,6
d. 49,3
e. 51,6
12. Dari survei cacah bintang yang dilakukan pada empat daerah
diperoleh jumlah bintang pada masing-masing daerah adalah a,b,
c, dan d. Hubungan jumlah bintang pada keempat daerah
tersebut dinyatakan dalam sistem persamaan berikut :
Berapa jumlah total bintang (
a. 17
)?
94
b.
c.
d.
e.
18
19
20
21
13. Sebuah teropong yang mempunyai cermin di depannya diarahkan
dengan sudut elevasi 26° untuk melihat Bulan yang tepat berada
vertikal diatas. TP adalah arah sinar datang dari langit dan PS
adalah arah jalannya sinar di dalam badan teropong yang
dipantulkan cermin di titik P, dan pengamat melihat dari titik S. RS
adalah arah horizontal pengamat. Maka besarnya sudut adalah
T
x
P
x
R
a.
b.
c.
d.
e.
S
13°
26°
32°
58°
64°
14. Suatu pengolah sinyal radio teleskop mengubah sinyal masukan x
menjadi keluaran f(x) menurut aturan
jika
keluarannya dimasukkan kembali menjadi masukan sebanyak dua
kali maka keluaran terakhir menjadi
, dan
jika dan
a. 2
b. 3
c. 5
d. 9
e. 11
bilangan real, maka
sama dengan
15. Seorang pengamat di permukaan Bumi, tepatnya di titik D,
mengamati dua benda asing di angkasa, tepatnya di titik A dan
titik B. Persamaan garis
adalah
Satuan yang
digunakan adalah km. Ternyata
membagi sudut
tepat
95
sama besar. Berapa ketinggian titik B dari permukaan Bumi (dari
C) ?
y
A
B
D
C (13,0)
x
a. 6
b. 6,5
c.
d. 4√3
e. 5√3
16. Bulan dipotret dengan sebuah kamera yang terlalu kecil sehingga
citra yang diperoleh tidak dapat memuat seluruh lingkaran bulan.
Citra yang dihasilkan adalah sebesar segi empat
yang
panjang sisinya 14 cm, sedangkan lingkaran pada gambar adalah
lingkaran citra bulan. Lingkaran bulan melalui titik
dan
dan
menyinggung
, seperti pada gambar. Berapa jari-jari bulan pada
citra itu?
A
B
D
C
96
a.
b.
c.
d.
e.
8,5 cm
8,75 cm
9 cm
9,5 cm
9,75 cm
17. Pada suatu saat, pada jam 12 siang tepat, seorang pengamat
yang tinggi badannya 150 cm, mendapati bahwa matahari tepat
berada di atas kepalanya. Jika pegamat itu berada di kota
Pontianak yang dilalui garis khatulistiwa, berapa cm kah panjang
bayangannya pada jam 16?
a. 50√3 cm
b. 120√3 cm
c. 150 cm
d. 150√3 cm
e. 180√2 cm
18. Anggap Bumi mengelilingi matahari dalam orbit lingkaran, dengan
radius orbit 1 satuan astronomi dan periode orbit 365,25 hari.
Berapa percepatan sentripetal yang dialami Bumi ?
a. 6 m/s2
b. 0,6 m/s2
c. 0,06 m/s2
d. 0,006 m/s2
e. 0,0006 m/s2
19. Seorang astronom terbang, dengan menumpang pesawat,
langsung dari kota A jam 10.15 dan tiba di kota B jam 15.45.
Esoknya ia pulang dari kota B jam 7.20 dan tiba di kota A jam
09.50 dengan pesawat yang sama. Berapa perbedaan waktu
wilayah antara kota A dan kota B?
a. 1 jam, A lebih Timur daripada B
b. 1 jam, A lebih Barat daripada B
c. 1½ jam, A lebih Timur daripada B
d. 1½ jam, A lebih Barat daripada B
e. 2 jam A, lebih Timur daripada B
20. Sumber energi bintang berkaitan dengan
a. reaksi atom di korona bintang
b. reaksi nuklir di inti bintang
c. reaksi atom di atmosfer bintang
d. pembakaran elemen hingga menjadi radioaktif
e. pembakaran unsur berat
97
21. Di antara tahun-tahun berikut, mana yang merupakan tahun
kabisat?
a. 1600
b. 1995
c. 2100
d. 2010
e. semua bukan tahun kabisat
Petunjuk untuk soal-soal no 22 – 25, pilihlah
a. kalau pernyataan 1,2,3 benar
b. kalau pernyataan 1 dan 3 benar
c. kalau pernyataan 2 dan 4 benar
d. kalau pernyataan 4 saja yang benar
e. kalau semua pernyataan benar
22. Mengapa saat sekitar oposisi Mars adalah saat terbaik untuk
mengamati planet Mars ?
1. Mars nampak paling terang
2. Mars dapat diamati sepanjang malam
3. Mars paling dekat dengan Bumi
4. Mars terbit tengah malam
23. Mengapa gerhana matahari pada 1 Januari 2010 yang lalu
nampak sebagai gerhana matahari cincin ?
1. Karena Bulan berada pada posisi depat perigee (paling dekat
dengan Bumi)
2. Karena Bulan berada pada posisi dekat apogee (paling jauh
dari Bumi)
3. Karena Bumi sedang berada dekat dengan aphelion (jarak
terjauh dari Matahari)
4. Karena Bumi sedang berada dekat dengan perihelion (jarak
terdekat dari Matahari)
24. Pilihlah jawaban yang benar tentang Nebula
1. Nebula
gelap
menghalangi
cahaya
bintang-bintang
dibelakangnya
2. Nebula gelap terlalu pekat, lebih pekat dari atmosfir Bumi
sehingga cahaya tidak bisa keluar dari dalamnya
3. Nebula terang akibat pantulan cahaya bintang di dekatnya
antara Bumi dan Nebula
4. Nebula terang mengandung unsur yang dapat berpendar
25. Mana pernyataan yang benar tentang Galaksi ?
98
1. Galaksi Bima sakti jika dipotret dari Bumi akan nampak
berbentuk spiral
2. Bintang-bintang di daerah pusat Galaksi umumnya lebih panas
sehingga warnanya lebih biru
3. Nebula kepala kuda (Horse Head nebula) berukuran lebih
besar daripada galaksi pada umumnya
4. Galaksi spiral berbentuk pipih dan berotasi
99
Solusi Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat
Kabupaten & Kota 2010
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
b
c
c
a
d
e
d
b
c
a
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
a
b
c
c
d
b
d
d
d
b
21.
22.
23.
24.
25.
a
a
c
b
d
100
Tingkat Provinsi
Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2010
Pilihan Ganda
1. Tinggi pasang air laut pada saat Bulan Baru (konjungsi)
dibandingkan pada Bulan kuartir adalah;
a. lebih besar
b. lebih kecil
c. sama dengan
d. sama saja/tidak berubah
e. tidak tentu
2. Planet A dan planet B mempunyai rapat massa yang sama. Jika
radius planet A dua kali radius planet B, dan bila percepatan
gravitasi planet B (gB) maka percepatan gravitasi planet A (g A)
adalah
a. gA = gB
b. gA = 2gB
c. gA = gB/2
d. gA = gB/4
e. gA = 4gB
3. Bumi menerima radiasi Matahari maksimum pada saat
a. berada di perihelion
b. berada di aphelion
c. pada tanggal 21 Maret
d. pada saat deklinasi Matahari 23 o,5
e. pada saat deklinasi Matahari -23o,5
4. Pada tahun 2010 terdapat 12 bulan purnama tersebar pada setiap
bulan dalam kalender Gregorian, dimulai tanggal 30 Januari jam
06:18 UT dan diakhir dengan 21 Desember jam 08:14 UT. Tim
ekspedisi yang berada selama setahun pada tahun 2010 di kutub
Utara bisa menyaksikan bulan purnama sebanyak
a. 12 kali
b. 8 kali
c. 6 kali
d. 0 kali
e. 10 kali
101
5. Salah satu kemungkinan penyebab pemanasan global (global
warming) adalah
a. Planet-planet sejajar
b. Jarak Bumi semakin dekat ke Matahari
c. Matahari sedang berevolusi menjadi bintang raksasa
d. Ulah manusia yang tidak ramah lingkungan
e. Tata Surya sedang mendekati pusat galaksi
6. Pilih pernyataan yang benar
a. Bintang kelas O menunjukkan garis Helium terionisasi dan pita
molekul Titanium oksida
b. Dalam kelas spektrum yang sama garis spektrum bintang
dengan kelas luminositas katai lebih lebar daripada kelas
luminositas maharaksasa
c. Dalam kelas spektrum yang sama garis spektrum bintang
dengan kelas luminositas katai lebih sempit daripada kelas
luminositas maharaksasa
d. Penampakan spektrum hanya bergantung kepada kelimpahan
elemen
e. Penampakan spektrum hanya bergantung kepada temperatur
permukaan bintang
7. Untuk pengamat di Bumi konjungsi inferior hanya dapat terjadi
pada planet;
a. Venus dan Merkurius
b. Venus dan Mars
c. Venus dan Jupiter
d. Saturnus dan Merkurius
e. Uranus dan Merkurius
8. Perbedaan antara panjang hari matahari dan sideris disebabkan
oleh
a. presesi equinox
b. gangguan Bulan pada orbit Bumi
c. gangguan Bumi pada orbit Bulan
d. pelambatan rotasi Bumi
e. gerak rotasi dan revolusi Bumi
9. Ada sebuah asteroid melintas dekat Bumi. Pada suatu saat
(sebutlah saat t) jarak Bumi-Asteroid, Asteroid-Bulan dan BumiBulan membentuk segitiga siku-siku yang panjang sisi-sisinya
membentuk suatu barisan aritmetika. Maka perbandingan ketiga
sisi segitiga tersebut adalah
a. 1: 2: 3
b. 2: 3: 4
102
c. 3: 4: 5
d. 4: 5: 6
e. 2: 4: 5
10. Tinggi Polaris kira-kira sama dengan
a. asensiorekta Polaris
b. deklinasi Polaris
c. lintang pengamat
d. bujur timur pengamat
e. bujur barat pengamat
11. Dilihat dari tempat dengan lintang 41 Lintang Utara, semua
bintang sirkumpolar mempunyai
a. deklinasi lebih kecil dari +49
b. deklinasi lebih besar dari +49
c. asensiorekta lebih besar 14h
d. deklinasi lebih kecil dari +41
e. deklinasi lebih besar dari +41
12. Gerhana bulan total dapat diamati
a. Dari suatu jalur sempit pada permukaan Bumi
b. Pada setengah permukaan Bumi
c. Hanya sekitar waktu Bulan baru
d. Hanya dekat meridian tengah malam
e. Hanya kalau matahari tepat diatas ekuator
13. Pilih mana yang benar
a. Besar absorpsi oleh materi antar bintang sama untuk semua
daerah panjang gelombang
b. Absorpsi pada panjang gelombang biru lebih besar daripada
absorpsi pada panjang gelombang merah
c. Absorpsi pada panjang gelombang merah lebih besar daripada
absorpsi pada panjang gelombang biru
d. Cahaya bintang tidak mengalami serapan oleh materi antar
bintang
e. Profil (pola) garis spektrum bintang sangat dipengaruhi materi
antar bintang
14. Planet A dan planet B bergerak dengan orbit lingkaran mengelilingi
sebuah bintang. Jika kecepatan planet A = 0,5 kali kecepatan
planet B. Maka radius orbit planet B (R B ) dinyatakan dalam
radius orbit planet A (RA)
a. RA = 4RB
b. RA = 3RB
c. RA = 3RB
103
d. RA = RB
e. RA = 0,5RB
15. Kurva cahaya (grafik terang bintang terhadap waktu) sebuah
bintang variabel memenuhi hubungan
Maka terang bintang itu (
a. 2
b. 4
c. 6
d. 7
e. 8
berubah ubah dengan periode
16. Diatas adalah plot diagram Hertzprung-Russel (HR) dari 4 buah
gugus bintang. Garis putus-putus adalah posisi bintang seperti
Matahari kita. Pernyataan di bawah ini adalah kesimpulan yang
dapat diambil dari analisa ke-empat diagram HR diatas adalah
1) D-A-B-C adalah urutan diagram HR gugus berdasarkan
umurnya dari yang paling muda hingga ke paling tua
2) Bintang bermassa rendah lebih banyak dari bintang bermassa
besar
3) Bintang sekelas Matahari pada diagram B sama umurnya
dengan bintang sekelas Matahari pada diagram D
4) Umur gugus bintang pada diagram A sama dengan kala hidup
matahari di deret utama
104
a.
b.
c.
d.
e.
Pernyataan 1, 2 dan 3 benar
Pernyataan 2 dan 4 benar
Pernyataan 1 dan 3 benar
Pernyataan 4 benar
Semua pernyataan diatas benar
17. Dua buah stasiun angkasa luar yang sebelumnya terpisah dengan
jarak 20 km bergerak saling mendekati dengan kecepatan konstan
10 km/jam. Seorang astronot yang melakukan perbaikan yang
semula berada di bagian depan stasiun yang satu terbang ke
bagian depan stasiun lainnya, dan kembali lagi ke posisi awalnya,
yaitu di bagian depan stasiun pertama. Hal ini dilakukannya terus
menerus hingga kedua stasiun tadi bertubrukan. Jika astronot itu
terbang dengan kecepatan konstan 20 km/jam, berapakah jarak
total yang ditempuh oleh astronot tersebut hingga kedua benda
bertubrukan?
a. 10 km
b. 15 km
c. 20 km
d. 30 km
e. 35 km
18. Supernova tipe Ia yang berasal dari bintang ganda yang salah
satu komponennya bintang katai putih, dapat ditentukan jaraknya
dari Bumi dengan cara :
a. diukur kecepatan gerak dirinya (proper motion) dari Bumi.
Selanjutnya besaran ini dibandingkan dengan kecepatan gerak
obyek-obyek lain yang lebih jauh
b. diukur jangka waktu terjadinya ledakan. Semakin lama ledakan
terjadi semakin jauh jarak supernova itu
c. diukur kecerlangan semu maksimumnya. Dari perbedaan
terhadap magnitudo mutlaknya maka jarak dapat ditentukan
dengan rumus modulus jarak
d. diukur dari kecepatan penurunan kecerlangan. Semakin cepat
supernova meredup artinya jaraknya semakin jauh
e. diukur dari warna cahaya ledakan. Semakin biru warnanya
jaraknya semakin dekat
19. Pada tanggal 21 Desember 2010 di wilayah Indonesia
berlangsung gerhana bulan total mulai pukul 20:34 WIB, maka
koordinat equatorial, yaitu asensiorekta dan deklinasi Bulan,
adalah
a. 05j 57m dan +23° 45'
b. 03j 50m dan +18° 25'
105
c. 05j 57m dan −23° 45'
d. 03j 50m dan −18° 25'
e. 10j 38m dan −28° 44'
20. Gambar diatas adalah kurva cahaya dari sebuah bintang yang
mengalami transit oleh dua buah planetnya yang diamati dalam
rentang waktu 40 hari. Pernyataan dibawah ini adalah kesimpulan
yang dapat diambil dari analisis kurva cahaya diatas.
1) Periode kedua buah planet adalah 8 hari dan 12 hari
2) Setengah sumbu panjang masing-masing planet adalah 0,5 SA
dan 1 SA
3) Bintang yang diamati adalah bintang yang lebih masif dari
Matahari kita yang magnitudonya bervariasi dalam periode 20
hari
4) Planet yang lebih besar memiliki periode orbit yang lebih cepat.
a.
b.
c.
d.
e.
Pernyataan 1, 2 dan 3 benar
Pernyataan 2 dan 4 benar
Pernyataan 1 dan 3 benar
Pernyataan 4 benar
Semua pernyataan diatas benar
106
Essay
1. Pada suatu hari, dua hari setelah purnama, Bulan melintasi
Pleiades. Saat itu asensiorekta matahari 14h30m. Jika periode
sideris Bulan adalah 27.33 hari, berapa asensiorekta Pleiades?
2. Dua kamera diletakkan 50 km terpisah sepanjang khatulistiwa
pada arah Timur-Barat dan merekam citra sebuah satelit meledak
pada saat yang bersamaan. Kamera di sebelah Barat mengamati
ledakan di zenit, sementara kamera di sebelah Timur mengamati
ledakan pada ketinggian 55 dari horison Barat. Pada ketinggian
berapakah dari permukaan Bumi satelit tersebut meledak?
3. Dari warnanya, diketahui temperatur sebuah bintang 3000K
(bandingkan dengan temperatur matahari yang besarnya 6000K),
tapi luminositasnya 400× luminositas matahari.
a. Berapa radiusnya ?
b. Termasuk jenis apakah bintang ini?
c. Dalam panjang gelombang berapa ia memancarkan energi
yang paling banyak?
4. Koordinat α Centaury adalah α=14 jam 40 menit, δ= 60°50‟ dan
jaraknya 4,4 tahun cahaya. Hitung jarak sudut antara Matahari dan
α Centaury, dilihat dari bintang Polaris yang berjarak 430 tahun
cahaya dari Bumi.
5. Sebuah galaksi spiral yang bermassa 1011 M dan radius 15 kpc
memiliki dua komponen yaitu bulge (tonjolan pusat) dan piringan.
Bulge galaksi berbentuk bola dengan radius 2 kpc dan memiliki
massa 10 % dari massa total galaksi. Piringan galaksi memiliki
ketebalan yang dapat diabaikan dibandingkan dg diameternya,
dan massanya terdistribusi seragam. Jika terdapat sebuah bintang
pada jarak 10 kpc dari pusat galaksi, hitung berapa massa yang
mempengaruhi gerak bintang tersebut dan berapa kecepatan
bintang tersebut mengelilingi galaksi ?
107
Rbulge=2
Rgalaksi=15
kpc
kpc
Sebuah galaksi tampak
dari kutub (face-on)
Sebuah galaksi tampak
dari samping (edge-on)
6. Pecat sawed (dalam bahasa Jawa) adalah saat posisi Matahari
cukup tinggi (tinggi bintang, h = 50 derajat dari cakrawala timur)
dan hari sudah terasa panas. Para petani di Jawa biasanya
beristirahat dan melepaskan bajak dari leher kerbau (melepas
bajak dari leher kerbau=pecat sawed). Jika para petani melihat
gugus bintang Pleiades (= 3h 47m 24s , = +24° 7‟) berada
pada posisi pecat sawed pada saat Matahari terbenam (sekitar
pukul 18:30 waktu lokal), maka saat itu adalah waktu untuk
menanam padi dimulai. Tentukan kapan waktu menanam padi
dimulai (tanggal dan bulan) ! Petunjuk : petani berada pada posisi
lintang 7°LS dan bujur 110° BT.
108
Solusi Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2010
Pilihan Ganda
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
a
b
a
c
d
b
a
e
c
c
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
b
b
b
a
e
b
c
c
a
d
Essay
1. Asensiorekta Bulan saat purnama adalah 14 h30m - 12h = 2h30m.

360
X 4'  52.68'
27.33
Andai tiap hari Bulan bergeser 50 menit, maka dalam 2 hari Bulan
bergeser 1h40m.
Jadi asensiorekta Pleiades adalah 2h30m + 1h40m = 4h10m
2.
S
55
A
B
Jarak AB = 50 km
tan 55 
BS BS

AB 50
BS = 1,43 × 50 = 71,55 km
109
3. Bintang
a.
L 4R T

Lo 4Ro 2To 4
2
4
2
400Lo  R   3000 
   

Lo
 Ro   6000 
4
2
 R 
   400  16
 Ro 
R  80Ro
b. Bintang maharaksasa (supergiant)
c. maks 
0,2897
 9656 Angstrom
3000
4.
P
C
A
B
PB = 430 tahun cahaya
Misalkan sudut BPC = X
BC = 430 sin X
AB sin BAC = BC
X + BAC = 180 – 90 – 60°50‟ = 29°10‟
BAC = 29°10‟- X
430 sin X = 4,4 sin (29°10‟- X)
= 4,4 (sin29°10‟ cos X – cos 29°10‟ sin X)
97.72727273 sin X = 0.487351731 cos X – 0.873205755 sin X
98.60047848 sin X = 0.487351731 cos X
Tan X = 0.00494269
110
X = 0.00494269 rad = 16,99 menit busur
5. Diketahui : Massa galaksi = 1011 M, Massa bulge = 10% x Massa
galaksi = 1010 M, Massa piringan= 9x1010 M
Radius galaksi = 15 kpc dan radius bulge = 2 kpc
Ditanyakan massa dan kecepatan bintang pada jarak 10 kpc dari
pusat !
Untuk mengetahui massa piringan pada jarak 10 kpc, kita perlu
mengetahui kerapatan piringa, dalam hal ini karena ketebalan
piringan tipis sekali hingga dapat diabaikan, maka kita
menggunakan kerapatan permukaan bukan kerapatan volume.
Kerapatan permukaan piringan
= Mpiringan/Luaspiringan = 9x1010
M/ (152-22)kpc =1,30x108 M/kpc2
Maka massa galaksi hingga jarak 10 kpc ,
M10kpc = Mbulge+Mpiringan pada 10kpc =1010 M+ * *(102-22) M=1010
M+3,9x1010 M=4,9x1010 M
Kecepatan melingkar pada jarak 10 kpc adalah V 2 = GM10kpc/R
Maka V= sqrt (4,3 x 10-3 (km/s)2 pc M-1 *4,9x1010 M / 104 pc)
=sqrt (21070) km/s = 145,1 km/s
6. Tinggi bintang saat pecat sawed, h=50o, diatas cakrawala timur
posisi Pleiades ( = 3h 47m 24s ,  = +24° 7’)
Waktu pengamatan : pukul 18:30
Posisi pengamat :  = 7° LS dan  110° BT.
Ditanyakan adalah tanggal dan bulan pengamatan Pleiades pada
posisi pecat sawed
Buat segitiga bola
111
Z
Az
90 -
90-h
HA
KLU
90-
Pleiades
Dengan menggunakan rumus kosinus :
cos(90-h) = cos(90-) cos(90 - )+ sin(90-) sin(90 - ) cos(HA)
dengan h=50o, =24o,117 dan = -7o, maka diperoleh HA = 1h,72,
karena Pleiades berada dekat cakrawala timur maka HA Pleiades= 1h,72
LST = Pleiades + HAPleiades = Matahari + HAMatahari
HAMatahari pada jam 18:30 waktu lokal adalah +6h30m = +6h,5 maka
Matahari = 3h,79 – 1h,72 -6h,5 = -4h,43 = 19h,57
Matahari pada tanggal 22 Desember adalah 18 h, jika pertambahan
Matahari = 1o/hari = 4m/hari, maka (19h,57-18h)*15o = 23o,55 atau
telah berubah selama 23,55 ~ 24 hari sejak tgl 22 Desember,
maka Pleiades dapat diamati di posisi pecat sawed pada tanggal
15 Januari.
112
Tingkat Nasional
Soal Teori
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2010
Pilihan Ganda
1. Koordinat Matahari pada tanggal 22 Juli kira-kira
a. 00h00m, +2330”
b. 06h00m, -23 30”
c. 10h30m, 00 00”
d. 12h00m, +07 50”
e. 08h00m, +15 40”
2. Jika sisi yang sama sebuah planet selalu menghadap ke Matahari,
maka panjang hari sideris planet tersebut adalah :
a. Satu tahun
b. Satu hari
c. Satu minggu
d. Satu bulan
e. Satu jam
3. Sebuah teleskop dengan diameter 0,76 meter dapat
mengumpulkan sejumlah cahaya dalam 1 jam. Berapa lama waktu
yang diperlukan sebuah teleskop dengan diameter 4,5 meter untuk
mengumpulkan jumlah cahaya yang sama ?
a. 0,17 menit
b. 1,7 menit
c. 17 menit
d. 7,1 menit
113
e. 0,71 menit
4. Jupiter walaupun jaraknya lebih jauh selalu tampak lebih terang
daripada Mars, karena
a. Semata-mata albedonya lebih tinggi daripada albedo Mars
b. Semata-mata diameter liniernya lebih besar daripada Mars
c. Albedonya lebih rendah daripada albedo
diameternya lebih besar daripada diameter Mars
Mars
dan
d. Albedonya lebih tinggi daripada albedo Mars dan diameternya
lebih besar daripada diameter Mars
e. Tidak ada jawaban yang benar
5. Okultasi sebuah planet oleh bintang dapat digunakan untuk
a. Menentukan temperatur planet
b. Menentukan diameter planet
c. Menentukan materi pembangun planet
d. Menentukan massa planet
e. Menentukan rotasi planet
6. Sebuah komet pada jarak yang paling dekatnya dengan Bumi,
misalnya 0,9 Satuan Astronomi, mempunyai koma dengan
diameter 1.500.000 km, maka ia akan tampak dengan diameter
sudut
a. 3”
b. 6”
c. 36”
d. 3‟
e. 6‟
7. Refraksi oleh angkasa Bumi terhadap Matahari
114
a. memperlambat waktu terbenam Matahari
b. mempercepat waktu terbenam Matahari
c. tidak mempengaruhi waktu terbenam Matahari
d. mempercepat waktu terbenam Matahari hanya pada saat
Matahari di kedudukan Winter dan Summer Solstices
e. memperlambat waktu terbenam Matahari hanya pada saat
Matahari di kedudukan Winter dan Summer Solstices
8. Jumlah Meteor tahunan yang paling sedikit ada pada bulan
a. Januari – Februari
b. Februari – Maret
c. November – Desember
d. Juli – Agustus
e. April dan Juni
9. Yang termasuk periode pengamatan “meteor shower Perseids “
adalah
a. 2 – 7 Mei dengan puncak 4 Mei
b. 17 – 24 Oktober dengan puncak 21 Oktober
c. 20 Oktober – 25 November dengan puncak 4 November
d. 19 – 23 Desember dengan puncak 22 Desember
e. 29 Juli – 18 Agustus dengan puncak 12 Agustus
10. Sebuah objek yang mengorbit pusat Galaksi Bima Sakti mematuhi
Hukum Kepler 3. Ini berarti bahwa:
a. tarikan gravitasi menjadi lebih kuat ketika objek tersebut
semakin jauh dari pusat
b. gugus bintang yang besar akan mengorbit pusat Galaksi lebih
cepat dari yang gugus bintang berukuran kecil
115
c. semakin dekat sebuah bintang dengan pusat Galaksi, semakin
lama waktu yang dibutuhkan untuk pergi mengelilinginya
d. awan gas atau bintang yang lebih jauh dari pusat umumnya
akan memiliki lebih banyak waktu untuk orbit
e. orbit dari semua obyek di sekitar Galaksi adalah berbentuk
lingkaran
11. Jika ada suatu elektron yang karena fenomena angin Matahari
dilontarkan dari Matahari ke arah Bumi, lintasannya tepat tegak
lurus terhadap permukaan Bumi diatas provinsi Riau. Bagaimana
lintasan elektron itu ketika masuk ke magnetosfir bumi ?
a. terus lurus menuju
permukaan Bumi
permukaan
Bumi
hingga
sampai
b. dibelokkan ke arah Barat
c. dipantulkan oleh mangnetosfir sehingga berbalik ke arah
Matahari
d. dibelokkan ke arah Timur
e. lintasannya tidak dapat diprediksi
12. Bila gBl dan gBm masing – masing adalah percepatan gravitasi di
Bulan dan Bumi , ρBl dan ρBm masing – masing adalah massa
jenis rata – rata Bulan dan massa jenis Bumi maka (ρBl / ρBm) =
k*(gBl / gBm) dan k adalah
a. 3,67
b. 0,27
c. 12,44
d. 43,83
e. 81,36
13. Pilih Rasi bintang yang paling luas diantara 5 rasi sebagai berikut :
a. Virgo, Vir
b. Scorpius , Sco
116
c. Taurus, Tau
d. Aries, Ari
e. Leo, Leo
14. Diketahui persamaan waktu (selisih antara waktu transit matahari
sebenarnya dengan waktu transit matahari rata-rata) pada tanggal
16 Agustus 2010 adalah – 4,4 menit dan transit titik Aries pada
jam 2:23 UT (biasa disebut GMT) maka sudut jam Matahari di kota
Medan dengan lintang dan bujur geografis +3° 35' LU dan 98° 39'
BT pada jam 12 WIB adalah
a. –0j 29m 48s
b. 0j 0m 0s
c. +0j 23m 12s
d. –0j 25m 24s
e. +0j 25m 24s
15. Bila jarak rata-rata Bumi-Matahari 149,6 juta km, jarak MarsMatahari rata-rata 1,524 kali jarak rata-rata Bumi-Matahari atau
228,0 juta km dan Massa Matahari= 1,9891 x 1030 kg. Waktu
oposisi planet Mars dalam kalender Matahari Gregorian dapat
berlangsung
a. hanya pada bulan Agustus, Maret dan Januari
b. semua bulan kecuali Februari dan April
c. semua bulan
d. semua bulan kecuali April dan Oktober
e. semua bulan kecuali Maret dan September
16. Perbedaan utama antara galaksi eliptik dan galaksi spiral adalah,
a. galaksi eliptik tidak mempunyai “black hole” di pusatnya
b. galaksi spiral tidak mempunyai gugus bola
c. debu di galaksi eliptik lebih sedikit daripada di galaksi spiral
117
d. galaksi spiral lebih kecil daripada galaksi eliptik
e. galaksi eliptik lebih tua daripada galaksi spiral
17. Ada dua bintang, Bintang 1 dengan radius R 1 dan Bintang 2
dengan radius R2 = 3 R1, paralaks Bintang 1 adalah p1 dan
paralaks Bintang 2 adalah p2= 6p1, bila pengukuran fluks
bolometrik, Bintang 1 adalah Fb1 dan Bintang 2 adalah Fb2 = 2 Fb1
maka perbandingan temperatur efektif Bintang 1, Te1 dan
temperatur efektif Bintang 2, Te2
a. Te1 = 3,6 Te2
b. Te1 = Te2
c. Te1 = 0,6 Te2
d. Te1 = 12,7 Te2
e. Te1 = 40,4 Te2
18. Bila koreksi bolometrik, BC, didefenisikan BC = Mbol – Mv ; Mbol =
magnitudo bolometrik absolut dan Mv = magnitudo visual absolut
maka diantara bintang – bintang yang mempunyai BC terkecil
adalah bintang
a. δ Vel (A0 V)
b. β CMi (B7 V)
c. α Hyi (F0 V)
d. α Cen (G2 V)
e. ε Eri (K2 V)
19. Sebuah bintang diamati beredar di langit tidak pernah terbenam.
Posisi paling tingginya 80° paling rendahnya 30°. Lintang tempat
pengamatan dan deklinasi bintang yang mungkin adalah:
a. φ = 80° LU dan δ = 25°
b. φ = 55° LS dan δ = -65°
c. φ = 50° LU dan δ = -25°
118
d. φ = 45° LS dan δ = 65°
e. φ = 30° LU dan δ = 35°
20. Pada tahun 2013 Matahari akan mencapai puncak aktivitasnya
yang terjadi 11 tahun sekali. Aktivitas apa saja yang terjadi di
Matahari yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari
manusia di Bumi?
1. Prominensa
2. Lontaran Massa Korona
3. Granulasi
4. Flare
Pilihlah
a. jika 1,2,3 benar
b. jika 1,3 benar
c. jika 2,4 benar
d. jika 4 saja yang benar
e. jika semua benar
Essay
1. Andaikan sebuah supernova mengembang dengan kecepatan
1.000 km/detik, dan jarak supernova tersebut adalah 10.000
parsek. Berapa perubahan diameter sudutnya dalam 1 tahun ?
2. Nebula kepiting yang mempunyai radius sebesar 1 pc,
mengembang dengan kecepatan 1.400 km/detik. Hitung umur
nebula tersebut !
3. Kecepatan yang diamati dari sebuah galaksi yang jauh (V teramati)
adalah gabungan dari kecepatan akibat ekspansi alam semesta
(Vekspansi) dan kecepatan pekuliar (V pek), yaitu (Vteramati = Vekspansi +
Vpek). Kecepatan pekuliar adalah kecepatan diri galaksi terhadap
kecepatan rata-rata galaksi lain disekitarnya. Kecepatan ekspansi
119
bergantung pada hukum Hubble, sedangkan kecepatan pekuliar
sebuah galaksi nilainya acak, sekitar ratusan km/s. Misalkan kita
mengamati dua galaksi, satu pada jarak 35 juta tahun cahaya
dengan kecepatan radial 580 km/s, dan yang lain pada jarak 1.100
juta tahun cahaya dengan kecepatan radial dari 25.400 km/s.
a. Hitung konstanta Hubble dari masing-masing hasil
pengamatan diatas dalam satuan km/s /juta tahun cahaya.
b. Manakah di antara dua perhitungan yang akan Anda anggap
lebih dapat dipercaya? Mengapa?
c. Estimasikan kecepatan pekuliar dari galaksi dekat.
d. Jika galaksi yang lebih jauh diketahui punya kecepatan diri
yang sama dengan galaksi dekat, hitung konstanta Hubble
yang lebih akurat!
4. Andaikan kita mengamati sebuah galaksi yang jaraknya 500 Mpc,
dan galaksi tersebut bergerak menjauhi kita dengan kecepatan
30.000 km/detik. Jika kecepatannya konstan, kapan Big Bang
terjadi ?
5. Massa Bulan adalah 7,1 x 1022 kg, orbit Bulan mengelilingi Bumi
dianggap lingkaran dengan radius 384.400 km dan periode 27⅓
hari. Apabila pada suatu saat bulan bertabrakan dengan sebuah
astroid besar bermassa 3,2 x 10 18 kg, dengan arah tumbukan
sentral, asteroid menghujam permukaan Bulan secara tegak lurus
dengan kecepatan relatif 30 km/s terhadap bulan. Vektor
kecepatan asteroid tepat berlawanan dengan vektor kecepatan
Bulan dalam orbitnya mengelilingi Bumi. Berubah menjadi berapa
lama periode orbit bulan ?
120
Soal Teori
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2010
Pilihan Ganda
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
e
a
b
d
b
c
a
a
e
d
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
d
a
a
a
c
c
a
b
b
c
Essay
1. Pengembangan linier dalam 1 tahun adalah
D = v.t
D = (1.000 km/s). (3,16 X 10 7 s)
D = 3,2 X 1010 km
“ = 206.265 D/d
= 206.265 X3,2 X 10 10km/10.000 pc
( 1pc = 3,1 X 1013km)
= 206.265 3,2 X 1010 km/10.000. 3,1 X 1013…km
= 0,02”
2. Radius nebula kepiting = 1 pc = 3 X 1013 km.
Untuk menentukan kapan material meninggalkan bintang pusat:
t = d/v
t
3  1013 km
1400km/detik
t= 2 × 1010 detik = 2 × 1010/3,16 X 107 tahun = 700 tahun
121
3. Ekspansi galaksi
a. Galaksi dekat : Ho=17 km/s/juta tahun cahaya
Galaksi jauh : Ho=23 km/s/juta tahun cahaya
b. Karena masing-masing galaksi memiliki kecepatan diriyang
besarnya berkisar ratusan km/s, maka perhitungan konstanta
Hubble yang dapat dipercaya adalah yg dari galaksi jauh. Efek
nilai kecepatan dalam orde ratusan km/s akan berpengaruh
besar pada kecepatan radial galaksi dekat yang hanya 580
km/s bandingkan dengan kecepatan radial dari galaksi jauh
yang nilainya mencapai 25.400 km/s. Dengan nilai 25.400 km/s
kecepatan diri dalam orde ratusan km/s tidak banyak
berpengaruh.
c. Gunakan Ho dari galaksi jauh Vekspansi = Ho . d = 23 * 1100 juta
tahun cahaya = 805 km/s. Vdiri = Vteramati-Vekspansi = 580 km/s 805 km/s = -225 km/s.
d. Kita hitung kembali V ekspansi dari galaksi jauh Vekspansi = Vteramati –
Vdiri = 25.400 km/s – (-225) km/s = 25.625 km/s. Maka Ho=
Vekspansi/d = 25.625 km/s / 1100 juta tahun cahaya = 23.3 km/s /
juta tahun cahaya
4. Ketika Big Bang terjadi, galaksi ini mempunyai jarak 0 dengan
Galaksi Bima Sakti.
t = d/v= 500 Mpc/30.000 km/detik = 0,01667 Mpc.detik/km
t = 0,01667 Mpc.detik/km. (3.09 X 1019km/Mpc)
t = 0,0515 X 1019detik
t = 0,0515 X 1019detik. (1 tahun/3.16 X 107s)
t = 0,0163 X 1012 tahun = 16 X 109 tahun
Jadi Big Bang tejadi kira-kira 16 X 109 tahun yang lalu
5. Hukum Kepler III :
r 3 GM

T 2 4 2
122
GM = 402065,86
Kecepatan Bulan mengelilingi Bumi adalah
384400/(27⅓×24×60×60) = 0,162771 km/s
m1v1  m2v2  (m1  m2 )v'
v‟=1021.3222 m/s
Energi total orbit Bulan karena gravitasi Bumi sebelum tumbukan :
G( M   M m ) 1
4.02066 1014
 2  (1022.7204)2 
r
384400000
 522978.9 joule
ET  12 v12 
Energi total orbit Bulan setelah tumbukan :
ET'  
G(M   M m )
2a
Perubahan Energi total Bulan sebelum dan sesudah tumbukan
sama dengan perubahan energi kinetik, karena energi potensial
tidak berubah
ET  ET'  12 v12 
ET  ET'  ET 
(mm  ms ) '2
v  1405.4266 joule
2mm
G( M   M m )
2a
1405.4266  522978.9 
4.02066 1014
2a
Setengah sumbu panjang a = 383369477 m
a 3 G( M   M m )

T '2
4 2
A3/T2=G(M1+M2)/4Pi2
T’= 27 hari 5 jam 22 menit, berarti sekitar 2,5 jam lebih singkat.
123
Soal Pengolahan Data
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2010
1. Dibawah ini adalah data pengamatan garis spektrum Na D1 dan
Na D2 dari sebuah bintang. Diketahui panjang gelombang diam
dari garis spektrum Na D1 = 5889,950 Angstrom dan Na
D2=5895,924 Angstrom
Spektrum Waktu t (hari)
1 (Angstrom)
2 (Angstrom)
1
0
5890,411
5896,366
2
0,974505
5890,496
5896,511
3
1,969681
5890,491
5896,446
4
2,944838
5890,305
5896,274
5
3,970746
5890,014
5896,029
6
4,886585
5889,815
5895,800
7
5,924292
5889,642
5895,597
8
6,963536
5889,638
5895,621
9
7,978645
5889,764
5895,793
10
8,973648
5890,056
5896,042
11
9,997550
5890,318
5896,303
Plot dibawah ini adalah contoh plot grafik sinusoidal dari
kecepatan radial yang persamaannya adalah :
Bagan 1: Kurva kecepatan radial (satuan km/s) terhadap waktu (satuan hari) dan
informasi parameter-parameternya
124
Bagan 2: Proyeksi orbit sistem bintang terhadap bidang langit
dengan:
Vo = nilai kecepatan radial bintang terhadap matahari (km/s),
bukan akibat gerak objek lain yang mengelilinginya,
W = amplitudo / komponen gerak akibat objek lain terhadap
kecepatan radial bintang (km/s),
t = waktu (hari),
T = periode (hari)
b = fase (sudut).
Tugasmu adalah :
a. Dari data pengamatan spektrum pada garis Na D1 dan Na D2,
hitung kecepatan radial bintang dengan menggunakan hukum
Doppler, untuk setiap pengamatan.
b. Buat plot perubahan kecepatan radial bintang (Vrad dalam
km/s) terhadap waktu ( t dalam hari) dari garis spektrum Na D1
dan Na D2 !
c. Perkirakan nilai Vo, W, T dan b dengan cara manual (tidak
perlu metoda statistik) !
d. Jika diketahui massa bintang pusat adalah M= 0,95 M, dan
anggap sudut inklinasi i=90 derajat dan orbitnya berbentuk
lingkaran, hitung jarak objek dari bintang dan massa objek
yang mengelilingi bintang tersebut ! Perkirakan jenis objek apa
yang mengelilingi bintang tersebut ?
125
2. Seorang
astronom mengamati bulan dengan teropongnya.
Teropong itu terlalu besar untuk dapat menampung seluruh
permukaan bulan, sehingga hanya sebagian bulan saja yang
dapat masuk ke dalam medan pandang teropong seperti pada
gambar di bawah. Jika pada saat pengamatan diameter sudut
bulan adalah 31,2 menit busur, hitunglah medan pandang (field of
view) teropong itu, berdasarkan gambar di bawah ini.
a. Jelaskan metode yang kamu gunakan untuk mendapatkan
angka medan pandang teropong.
b. Lakukan pengukuran-pengukuran yang diperlukan pada
gambar diatas. Jangan lupa menyebutkan alat ukurnya dan
ketelitian pengukuran. Sajikan data itu dalam bentuk tabel dan
jangan lupa menyebutkan satuannya
c. Olah data hasil pengukuran itu dengan menggunakan metode
yang kamu jelaskan di pertanyaan a hingga mendapatkan
angka medan pandang teropong dalam satuan menit busur,
satu angka di belakang koma.
126
Solusi Pengolahan Data
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2010
1. Kurva kecepatan radial
a.
Na D1
Na D2
 Na D1
 Na D2
0
5890,41
5896,37
0,46
0,44
23,5
22,5
23,0
0,97451
5890,50
5896,51
0,55
0,59
27,8
29,9
28,8
1,96968
5890,49
5896,45
0,54
0,52
27,6
26,6
27,1
2,94484
5890,31
5896,27
0,36
0,35
18,1
17,8
17,9
3,97075
5890,01
5896,03
0,06
0,11
3,3
5,3
4,3
4,88659
5889,82
5895,80
-0,14
-0,12
-6,9
-6,3
5,92429
5889,64
5895,60
-0,31
-0,33
-15,7
-16,6
6,96354
5889,64
5895,62
-0,31
-0,30
-15,9
-15,4
-6,6
16,2
15,7
7,97865
5889,76
5895,79
-0,19
-0,13
-9,5
-6,7
-8,1
8,97365
5890,06
5896,04
0,11
0,12
5,4
6,0
5,7
9,99755
5890,32
5896,30
0,37
0,38
18,7
19,3
19,0
Epoch
VR Na D1
VR Na D2
<Vr>
b. Plot kurva kecepatan radial :
c. Dari plot diperoleh parameter-parameter :
V0=5,9 ; W=23,2; T=10,4 dan b=0,77
127
d.
Mstar=0,95 Mo
Pstar=T=10,2 hari
2. Tarik garis antara kedua perpotongan lingkaran bulan dan
lingkaran medan pandang teropong, sebut lah garis l, ukur
panjangnya misalkan panjang garis l itu 2b. Buat garis tegak lurus
terhadap l di tengah-tengah l, sebutlah titik potong itu sebagai T.
Ukur panjang garis dari T sampai titik potongnya dengan lingkaran
bulan terdekat, ukur panjangnya, misalkan panjangnya a.
Q
b
a
r
T
r
b
P
U
a.
Lihat segitiga PTQ
128
r 2  (r  a) 2  b 2
r 2  r 2  2ar  a 2  b 2
a2  b2
r
2a
Dari pengukuran pada gambar diperoleh a dan b dalam satuan
cm, maka r dapat diperoleh dalam satuan cm juga.
Kemudian cari pusat lingkaran medan pandang dengan cara
membuat dua garis singgung. Di masing-masing titik singgungnya
dibuat garis tegak lurus, titik potong kedua garis itu adalah pusat
medan pandang. Ukur jejari medan pandang dengan penggaris,
misalnya rm. Andaikan medan pandang teropong itu disebut x,
maka
rm
x

;
r 31.2
x dapat dihitung
129
Soal Observasi
Olimpiade Astronomi tingkat Nasional 2010
Koordinat lokasi : Bujur = Bujur = 98:39,1 BT, Lintang = 3:34 U
Ketinggian = 50 m dpl
SOAL I. (2 peserta bersama-sama melihat layar lebar)
Perhatikanlah peta langit selatan yang ditayangkan ke layar lebar:
I.1. Tuliskan 3 rasi bintang yang kamu lihat
I. 2. Adakah bintang terang yang dapat kamu kenali? Tuliskanlah
(minimal namanya)
I.1. Rasi-rasi bintang yang tampak :
4. ..................................
5. ..................................
6. ...................................
I.2 Daftar bintang terang yang tampak:
SOAL II (Masing-masing di teleskop, waktu 3 menit)
II.1.
II.2.
Jika diketahui untuk bintang Vega, Asensio rekta =
18jam:30men dan deklinasi = +38:47, arahkan teleskop ke
obyek tersebut dan tunjukkan ke juri. Tuliskan dalam
lembar jawaban waktu lokal dan perkiraan sudut jam
bintang Vega.
Pada saat ini apakah fase bulan? Tuliskan pada lembar
jawaban. Tunjukkan ke juri dimana posisi bulan
130
II.1
Waktu lokal : ........................................... .................
Sudut jam Bintang Vega : ..........................................
II.2
Fase bulan hari ini
: .........................................................
Posisi bulan saat ini : ..........................................................
131
Download