RANCANGAN PENELITIAN Variasi Ukuran Partikel NiCr Matrix Composite pada Aplikasi Boiler Tubes Batubara dengan Metode High Velocity Oxygen Fuel ERIE MARTIDES 23714009 Pembimbing: Dr. Husaini Ardy Dr.Eng Budi Prawara Program Studi Ilmu dan Teknik Material Fakultas Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung 2015 Latar Belakang dan Permasalahan Konsumsi tenaga listrik di Indonesia Proyeksi Kebutuhan Tenaga Listrik Periode Tahun 2015 - 2024 Sumber : Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT.PLN (Persero) 2014-2024 Latar Belakang dan Permasalahan Program Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Proyek Percepatan Pembangkit 10.000 dan 35.000 MW Menggunakan Batubara (sebagai bahan bakar) Minyak Bumi vs Batubara Sumber : Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT.PLN (Persero) 2014-2024 Latar Belakang dan Permasalahan Batu Bara pada Pembangkit Listrik Batubara kualitas Rendah ??? FAILURE !!!!!! Latar Belakang dan Permasalahan Kerusakan Pada Boiler Tubes karena Kualitas Batubara yang Rendah Latar Belakang dan Permasalahan Pencegahan Kegagalan Karena Erosi dan Korosi pada boiler tubes Mengganti Material (Supper Alloy) INHIBITOR WHY COATING??? Dapat di gunakan untuk aplikasi temperatur tinggi Dapat meningkatkan sifat mekanik material Dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama COATING Metallic Coating Sumber : Narayan,R., Än Introdustion to metallic Corrosion and its Prevention” Non-Metallic Coating Latar Belakang dan Permasalahan Penelitian Pengembangan Material Ketahanan Erosi & Korosi Temperatur Tinggi Bennet et.al Deposisi Lapisan Stainless Stell type 310 (air plasma air) B.S. Sidhu Deposisi Lapisan NiCr (flame spraying & plasma spraying) + Laser remelting (increase of density) Berger et,al Deposisi lapisan multi layer Cr dan CrN pada HSS (reactive magnetron sputtering) Neville et,al Deposisi WC-MMCs (Plasma Transferred Arc) MATERIAL KERAS MATERIAL ULET Modifikasi Metal Matrix Composite dapat meningkatkan Kekerasan dan Ketahanan Aus Tujuan Penelitian Mendapatkan jenis coating yang sesuai untuk aplikasi pada kondisi yang membutuhkan ketahanan erosi dan korosi temperatur tinggi. Meningkatkan kekerasan dan ketahanan terhadap erosi dan korosi temperatur tinggi pada material boiler batu bara (ASTM A213 T91) Diagram Alir Penelitian Studi Literatur Pengurangan ukuran butiran serbuk NiCr dengan proses Ball milling. Target : 120, 270 dan 400 mesh Persiapan Serbuk NiCr, WC12Co, Cr3C2, perbandingan komposisi matriks dan reinforced (%wt) 60 : 40 / 70 : 30 Karakterisasi Coating : • Microhardness test Metallografi SEM Surface Roughness Test XRD Pengujian Aus (High temperatur erosive wear) Penimbangan Berat Spesimen Pengujian Siklus Pemanasan dan pendinginan (Thermal Shock Resistance) Penimbangan Berat Spesimen Proses Blending NiCr (120, 270, 400) - WC12Co NiCr (120, 270, 400) – Cr3C2 Preparasi peralatan Pengujian Erosion Wear Karakterisasi Serbuk: SEM/EDS Analisis Data Preparasi Substrate: Grit Blasting, masking, cleaning Proses pelapisan (coating) HVOF Thermal Spray Kesimpulan Ruang Lingkup dan Batasan Metal Coating Reinforced NiCr Cr3C2 dan W12Co MMC berbasis Nikel (NiCr) (Variasi ukuran partikel 120, 270 dan 400 mesh) Konstan parameter: Jarak : 200 mm Panjang Torch: 300 mm Tekanan Udara: 6,2 bar Tekanan O2: 8 bar Tekanan Propane: 5,5 bar Tekanan N2 : 5 bar Reinforced: WC12Co dan Cr3C2 Komposisi 70 : 30 dan 60:40 High Velocity Oxygen Fuel BAJA (ASTM 213 T91) Sumber : Husaini Ardi, et.al “Pengaruh Jarak Penyemprotan Feedstock Cr3C2-NiAl-Al2O3 terhadap ketahanan Impak Lapisan Hasil Thermal Spray”, 2012 Rancangan Penelitian dan Identifikasi Sampel No Code Sampel Matriks Ukuran Partikel Partikel Penguat Komposisi Matrik : Penguat 1 NC – 173 NiCr 120 Cr3C2 70 : 30 2 NC – 164 NiCr 120 Cr3C2 60 : 40 3 NC – 273 NiCr 270 Cr3C2 70 : 30 4 NC – 264 NiCr 270 Cr3C2 60 : 40 5 NC – 473 NiCr 400 Cr3C2 70 : 30 6 NC – 464 NiCr 400 Cr3C2 60 : 40 7 NW – 173 NiCr 120 WC12Co 70 : 30 8 NW – 164 NiCr 120 WC12Co 60 : 40 9 NW – 273 NiCr 270 WC12Co 70 : 30 10 NW – 264 NiCr 270 WC12Co 60 : 40 11 NW – 473 NiCr 400 WC12Co 70 : 30 12 NW – 464 NiCr 400 WC12Co 60 : 40 HIPOTESIS Penambahan partikel keras berupa WC12Co (tungsten carbide) dan Cr3C2 dalam Ni (Nickel) matriks akan meningkatkan sifat ketahanan aus erosi (erosion wear) dan ketahanan terhadap high temperature corrosion. Variasi ukuran partikel matriks (NiCr) yaitu 120, 270 dan 400 mesh yang ditambahkan partikel keras (WC12Co dan Cr3C2) dengan perbandingan masing-masing 70:30 dan 60:40 akan meningkatkan sliding properties terhadap tumbukan (erosion). Semakin halus ukuran partikel matriks dengan penambahan jumlah partikel penguat yang semakin banyak, akan menghasilkan nilai kekerasan yang tinggi serta ketahanan erosi yang baik