Uploaded by asep

Sistem Basis Data: Pengantar dan Konsep Dasar

advertisement
Sistem Basis Data
Chapter 1 - Pengantar Sistem Basis Data
Author: Asep Indra Syahyadi
Sistem Basis Data
Definisi
Basis Data
Konsep
Basis Data
Peran
Basis Data
Manfaat
Basis Data
DBMS
Hierarki
Basis Data
Lingkungan
Sistem
Basis Data
Definisi
Sistem
Basis Data
Definisi Basis Data
• Kumpulan informasi yang
diklasifikasikan dari suatu
objek atau proses tertentu
yang disimpan di dalam
sistem komputer.
• Informasi diklasifikasikan
kedalam bentuk tabel data
yang saling berhubungan
Konsep Database
• Konsep dasar: Kumpulan dari
data-data yang membentuk
suatu berkas (file) yang saling
berhubungan (relation) dengan
tatacara yang tertentu untuk
membentuk data baru atau
informasi
• Sebuah basis data memiliki
penjelasan terstruktur dari jenis
fakta yang tersimpan di
dalamnya: penjelasan ini disebut
skema
Peran Basis Data
• Sebagai komponen utama
atau penting dalam sistem
informasi, karena merupakan
dasar dalam menyediakan
informasi
• Menentukan kualitas
informasi yang cepat, akurat,
relevan, sehingga informasi
yang disajikan tidak basi
Manfaat Penggunaan Basis Data
• Mengatasi kerangkapan (redundancy) data
• Menghindari terjadinya inkonsistensi data
• Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
• Menyusun format yang standar dari sebuah data
• Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user)
• Melakukan perlindungan dan pengamanan data (data
security).
• Menyusun integritas dan independensi data
Hierarki Sebuah Basis Data
Database
Database
File
file
File
File/Tabel
Mahasiswa
File
Record
Field
Field data / item
NIM
Nama
Record
001
Record
Record
karakter
Umur
Andi
J.Kel
amin
L
002
Ina
P
18
003
Udin
L
20
19
Karakter
Item
Data
Definisi Sistem Basis Data
• Sistem basis data adalah
sistem yang terdiri atas
kumpulan tabel data yang
saling berhubungan dan
kumpulan program yang
memungkinkan beberapa
pemakai atau program lain
untuk mengakses dan
memanipulasi tabel tabel
data tersebut
Lingkungan Basis Data
Lingkungan Basis Data
• Perangkat Hardware
• Komputer
• Perangkat Pendukung
• Perangkat Software
• Sistem Operasi
• Program Aplikasi & Utility
• Data
• Kumpulan dari fakta-fakta yang
disimpan pada basis data
• Manusia
•
•
•
•
•
Administrator System
Administrator basis data (DBA)
Perancang basis data
Sistem analis dan programmer
Pemakai (end user)
• Prosedure
• Instruksi dan aturan yang
menentukan rancangan dan
kegunaan sistem basis data
DBMS
Definisi
DBMS
Pentingnya
DBMS
Konsep
DBMS
Komponen
DBMS
Data
Dictionary
Fungsi
DBMS
Model Data
DBMS
Bahasa
DBMS
Definisi DBMS
• Untuk mengelola basis data diperlukan perangkat lunak yang
disebut DBMS
• Adalah perangkat lunak sistem yang memungkinkan para
pemakai membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses
basis data dengan cara yang praktis dan efisien.
• DBMS dapat digunakan untuk mengakomodasikan berbagai
macam pemakai yang memiliki kebutuhan akses yang berbeda.
DBMS, Penting?
• Dapat membantu membuat manajemen data lebih efisien dan
efektif.
• Bahasa querynya memungkinkan untuk mem-peroleh jawaban
dengan cepat melalui perintah-perintah khusus untuk queri.
• Membantu end users mengakses lebih banyak data yang
terorganisir secara lebih baik.
• Dapat memperlihatkan gambaran terintegrasi terhadap
operasi organisasi “Gambaran luas”
• Mengurangi terjadinya inkonsistensi data.
DBMS, Penting?
• DBMS mengelola interaksi antara end user dan basis data
Konsep DBMS
KONSEP DBMS Database Management System (DBMS) merupakan
paket program (Software) yang dibuat agar memudahkan dan
mengefisienkan pemasukan, pengeditan, penghapusan dan
pengambilan informasi terhadap database. Software yang
tergolong kedalam DBMS antara lain, Microsoft SQL, MySQL,
Oracle, MS. Access, dan lain-lain
Komponen DBMS
1. Perangkat keras Berupa komputer dan bagian-bagian didalamnya, seperti
prosesor, memori & harddisk. Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan
juga untuk menyimpan basis data.
2. Basis data Sebuah DBMS dapat memiliki beberapa basis data, setiap basis data
dapat berisi sejumlah obyek basisdata (file,tabel,indeks dsb). Disamping berisi
data,setiap basisdata juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basisdata
maupun obyek-obyeknya secara detail).
3. Perangkat lunak Perangkat lunak ini terdiri dari sistem operasi dan perangkat
lunak/program pengelola basisdata. Perangkat lunak inilah yang akan
menentukan bagaimana data diorganisasi,disimpan, diubah dan diambil kembali.
Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara
bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dsb. Contoh perangkat lunak
DBMS : MS access, SQL Server, Oracle dsb.
Komponen DBMS
• 4. Pengguna/user Pengguna dapat digolongkan menjadi 3 :
• Pengguna akhir / end user. Dapat dibagi menjadi 2 :
• pengguna aplikasi : adalah orang yang mengoperasikan program aplikasi yang
dibuat oleh pemrogram aplikasi.
• Pengguna interaktif : adalah orang yg dpt memberikan perintah-perintah pada
antar muka basisdata, misalnya SELECT, INSERT dsb.
• Pemrogram aplikasi adalah orang yang membuat program aplikasi yang
menggunakan basisdata.
• Administrator database / DBS (database administrator) adalah orang
yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan basisdata.
Fungsi DBMS
1. Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
2. Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari
pemakai untuk mengakses data.
3. Data Security & Integrity, DBMS harus dapatmemeriksa security dan
integrity data yang didefinisikan oleh DBA
4. Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani
kegagalan kegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan
oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb.
5. Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.
6. Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi
seefisien mungkin
Bahasa DBMS
1. Data Definision Language ( DDL ) DDL ( Data Definision Language )
adalah perintah-perintah yang digunakan untuk menjelaskan objek dari
database. Dengan kata lain DDL digunakan untuk mendefinisikan
kerangka database.
Contoh :
Create Table : Untuk membuat tabel
2. DML ( Data Manipulation Language ) Data Manipultion Language
adalah perintah-perintah yang digunakan untuk mengoperasikan atau
memanipulasi isi database.
Adapun perintah-perintah pada DML diantaranya : Select, Insert,
Update dan Delete.
• Bersambung...........
Model Data DBMS
• Model basis data adalah kumpulan dari konsepsi logika yang
biasanya mewakili struktur dan relasi data yang terdapat pada
suatu basis data
• Dua Macam Model Basis Data
 Model Konseptual terfokus pada representasi data secara alam
logika. Model ini lebih memperhatikan pada Apa yang disajikan
dibanding Bagaimana cara menyajikannya.
 Model Implementasi ditekankan pada Bagaimana cara data
disajikan pada basis data atau Bagaimana struktur data
diimplementasikan.
 Model Implementasi
• Tiga Macam Model Basis Data Implementasi
Model basis data hirarki
Model basis data jaringan
Model basis data relasional
 Model basis data hirarki
• Model database hirarki ini pertama kali dipublikasikan pada
tahun 1992. Model ini merupakan mode tertua dan paling
sederhana dari model database lainnya.
• Model database hirarki disebut juga model pohon, karena
hubungan antar simpul digambarkan seperti struktur pohon
(tree-stuctured) yang dibalik dengan pola hubungan orangtuaanak (parent-child).
 Model basis data hirarki
Contoh Model database hierarki
Pada gambar diatas, simpul A disebut akar dan juga bertindak sebagai orang tua
dengan anak simpul A, B dan C. Simpul E, F, I dan J disebut daun, dimana E dan F
merupakan anak dari simpul B serta simpul I dan J merupakan anak dari simpul H.
 Model basis data hirarki
• Dalam aplikasi nyatanya, dapat anda lihat dalam hubungan antara dosen dengan
matakuliah yang diasuh serta mahasiswanya. Perhatikan gambar berikut :
Contoh Konkret Model database hierarki
 Model basis data hirarki
• Kelebihanya : Karena struktur datanya permanen, dan secara eksplisit
terhubung antara satu sama lainnya, maka proses pengaksesan data akan
lebih cepat, mudah dilakukanya pengaturan dalam integritas data.
• Kelemahannya : Meskipun demikian, model struktur yang bersifat kaku
ini menyebabkan beberapa masalah. Penambahan child tabel tidak bisa
dilakukan jika tidak terhubung dengan parent tabel. Misalnya, jika
parent tabelnya adalah “Dokter” dan child tabelnya adalah “Pasien”,
maka penambahan pasien akan bergantung dengan dokter. Dengan kata
lain, seorang pasien harus juga menambahkan seorang dokter. Begitu
juga jika sebuah parent tabel dihapus, maka child-child tabel
dibawahnya juga akan terhapus.
 Model basis data jaringan
• Model basis data jaringan adalah pengembangan dari model
data hirarkis, melihat kekurangan dari model hirarkis
tersebut. Pada model jaringan diperkenankan bahwa sebuah
child-record bisa memiliki lebih dari satu parent-record. Pada
implementasi-nya berarti antara parent-record dan childrecord diperlukan penghubung (link atau pointer) yang bisa
satu arah atau dua-arah.
 Model basis data jaringan
Contoh Model database jaringan
Pada gambar diatas, seorang mahasiswa dapat mengambil beberapa matakuliah
(pointer dari record mahasiswa tsb ke beberapa record-kuliah) dan juga informasi
bahwa satu matakuliah dapat di-program-kan oleh banyak mahasiswa (pointer dari
record-kuliah ke beberapa record-mahasiswa) keduanya dapat di-representasikan.
 Model basis data jaringan
• Kelebihanya : Data dapat diakses dengan cepat, User dapat mengakses
data mulai dari sembarang tabel, User lebih mudah dalam membuat
query yang lebih kompleks untuk mengambil data.
• Kelemahannya : Struktur basis data tidak mudah untuk diubah-ubah.
Perubahan struktur basis data dapat mempengaruhi program aplikasi
yang mengakses database, User harus memahami struktur basis data.
 Model basis data relasional
• Model basis data relasional adalah model yang paling
sederhana, mudah digunakan dan dipahami, serta yang paling
populer saat ini.
• Model Relasional menggunakan sekumpulan tabel berdimensi
dua (yang disebut relasi atau tabel), dengan masing-masing
relasi tersusun atas baris/record dan atribut/kolom/field.
• Menggunakan (foreign key) untuk berhubungan dengan relasi
lain
• DBMS yg bermodelkan relasional biasa disebut RDBMS
(Relational Database Management System).
 Model basis data relasional
 Model basis data relasional
• Kelebihan
•
•
•
•
•
•
•
•
Data sangat cepat diakses
Struktur basis data mudah dilakukan perubahan
Data direpresentasikan secara logik, user tidak membutuhkan bagaimana data disimpan.
Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data
Mudah untuk mengimplementasikan integritas data
Data lebih akurat
Mudah untuk membangun dan memodifikasi program aplikasi
Telah dikembangkan Structure Query Language (SQL).
• Kekurangan
• Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan joined untuk melakukan retrieve data
• User harus familiar dengan relasi antar tabel
• User harus belajar SQL.
Data Dictionary DBMS
• Data Dictionary (Kamus Data) adalah dokumen atau file yang
menyimpan definisi data dan deskripsi struktur data yang
digunakan dalam database.Tanpa kamus data, DBMS tidak
dapat mengakses data dari database. Kamus data juga
membantu
melindungi
keamanan
database
dengan
mengindikasikan siapa saja yang memiliki hak untuk
mengaksesnya.
Data Dictionary DBMS
• Data Dictionary (Kamus Data) adalah dokumen atau file yang
menyimpan definisi data dan deskripsi struktur data yang
digunakan dalam database.Tanpa kamus data, DBMS tidak
dapat mengakses data dari database. Kamus data juga
membantu
melindungi
keamanan
database
dengan
mengindikasikan siapa saja yang memiliki hak untuk
mengaksesnya.
Data Dictionary DBMS
Download