- Free Documents

advertisement
GNEISS
Gneiss adalah typical dari jenis batuan metamorf, batuan ini terbentuk pada saat batuan
sedimen atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan
dan temperatur yang tinggi. Hampir dari semua jejak jejak asli batuan termasuk kandungan
fosil dan bentuk bentuk struktur lapisan seperti layering dan ripple marks menjadi hilang
akibat dari mineralmineral mengalami proses migrasi dan rekristalisasi. Pada batuan ini
terbentuk goresan goresan yang tersusun dari mineral mineral seperti hornblende yang tidak
terdapat pada batuan batuan sediment. Pada batuan gneiss, kurang dari persen dari mineral
mineral menjadi mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada
lapisanlapisan. Kita dapat melihat bahwasannya tidak seperti pada batuan schist yang
mempunyai pensejajaran mineral yang sangat kuat, batuan gneiss tidak retak atau hancur
sepanjang bidang dari pensejajaran mineral tersebut, dan terbentuk uraturat yang tebal yang
terdiri dari butiranbutiran mineral di dalam batuan tersebut, hal ini tidak seperti kebanyakan
bentuk bentuk perlapisan yang terdapat pada batuan schist. Dengan proses metamorfosa
lebih lanjut batuan gneiss dapat berubah menjadi magmatite dan akhirnya terkristalisasi
secara total menjadi batuan granit. Asal Warna Ukuran butir Struktur Komposis Derajat
metamorfisme Ciri khas Metamorfisme regional siltstone, shale, granit Abuabu Medium
Coarse grained Foliated Gneissic Kuarsa, feldspar, amphibole, mika Tinggi Kuarsa dan
feldspar nampak berselangseling dengan lapisan tipis kaya amphibole dan mika.
MARMER
Marmer adalah batuan kristalin kasar yang berasal dari batu gamping atau dolomit. Marmer
yang murni berwarna putih dan terutama disusun oleh mineral kalsit. Terbentuk ketika batu
gamping mendapat tekanan dan panas sehingga mengalami perubahan dan rekristalisasi
kalsit. Utamanya tersusun dari kalsium karbonat. Marmer bersifat padat, kompak dan tanpa
foliasi. Marmer atau batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan
dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen
menyebabkan terjadi rekristalisasi pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun
non foliasi. Akibat rekristalisasi struktur asal batuan membentuk tekstur baru dan keteraturan
butir. Marmer Indonesia diperkirakan berumur sekitar juta tahun atau berumur Kuarter
hingga Tersier. Asal Metamorfisme batu gamping, dolostone Warna Bervariasi Ukuran butir
Medium Coarse Grained Struktur Non foliasi Komposisi Kalsit atau Dolomit Derajat
metamorfisme Rendah Tinggi Ciri khas Tekstur berupa butiran seperti gula, terkadang
terdapat fosil, bereaksi dengan HCl.
Shicst
Skist adalah typical dari jenis batuan metamorf, batuan ini terbentuk pada saat batuan
sediment atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan
dan temperatur yang tinggi. Hampir dari semua jejak jejak asli batuan termasuk kandungan
fosil dan bentuk bentuk struktur lapisan seperti layering dan ripple marks menjadi hilang
akibat dari mineralmineral mengalami proses migrasi dan rekristalisasi. Pada batuan ini
terbentuk goresan goresan yang tersusun dari mineral mineral seperti hornblende yang tidak
terdapat pada batuan batuan sediment. Asal Metamorfisme siltstone, shale, basalt Warna
Hitam, hijau, ungu Ukuran butir Fine Medium Coarse Struktur Foliated Schistose Komposisi
Mika, grafit, hornblende Derajat metamorfisme Intermediate Tinggi Ciri khas Foliasi yang
kadang bergelombang, terkadang terdapat kristal garnet
Slate
Slate merupakan batuan metamorf terbentuk dari proses metamorfosisme batuan sedimen
Shale atau Mudstone batulempung pada temperatur dan suhu yang rendah. Memiliki struktur
foliasi slaty cleavage dan tersusun atas butirbutir yang sangat halus very fine grained. Asal
Warna Ukuran butir Struktur Komposisi Metamorfisme Shale dan Mudstone Abuabu, hitam,
hijau, merah Very fine grained Foliated Slaty Cleavage Quartz, Muscovite, Illite
Derajat metamorfisme Rendah Ciri khas Mudah membelah menjadi lembaran tipis
Phyllite
Phyllite adalah jenis batuan metamorf foliated terutama terdiri dari kuarsa, serisit mika, dan
klorit batu itu merupakan gradasi dalam derajat metamorfosis antara batu tulis dan sekis
mika. Menit kristal grafit, serisit, klorit atau memberikan kemilau, halus kadangkadang emas
pada permukaan belahan dada atau schistosity. Phyllite terbentuk dari metamorfosis lanjutan
dari batu tulis. Para protolith atau batuan induk untuk phyllite merupakan serpih atau pelite.
Mineral penyusunnya plat lebih besar daripada yang di batu tulis tetapi tidak terlihat dengan
mata telanjang. Phyllites dikatakan memiliki quottekstur phylliticquot dan biasanya
diklasifikasikan sebagai memiliki nilai rendah dalam fasies metamorf regional. Phyllite
memiliki fissility baik kecenderungan untuk membagi ke dalam lembar dan akan membentuk
bawah rendah kondisi metamorf kelas. Phyllites biasanya hitam ke abuabu kehijauan atau
abuabu terang. Foliation ini biasanya berkerut atau bergelombang dalam penampilan.
Amphibolite
Amphibolite adalah batuan metamorf dengan komposisi kaya amphibole dan plagioclase.
Mica, quartz, garnet dan epidote juga dapat hadir. Amphibolite hasil dari metamorfisme
basalt, gabbro dan batuan lain yang kaya besi dan magnesium. Beberapa amphibolite
memperlihatkan perkembangan foliasi ketika mica atau mineral pipih lainnya cukup
melimpah.
Hornfels
Hornfels adalah batuan metamorf tidak terfoliasi berbutir halus yang sangat keras dan padat.
Butirannya biasanya mikroskopik dan sangat menyatu welded menjadi mozaik yang teratur.
Mineral pipih seperti mica memiliki orientasi acak dan muncul mineral temperatur tinggi.
Hornfels biasanya berwarna gelap dan kelihatannya seperti basalt, rijang gelap flint atau
batugamping berbutir halus. Batuan ini hasil dari metamorfisme disekitar intrusi batuan beku
yang mengalami rekristalisasi sebagian atau keseluruhan pada batuan disekelilingnya.
Batuan asalnya biasanya adalah shale walaupun lava, schist dan batuan lain bisa saja
berubah menjadi hornfels.
Serpentinite
Batuan serpentinite termasuk pada batuan malihan. Berasal dari perut bumi di bawah lantai
dasar samudera. Batu ini malihan dari batu ultra basa hasil pembekuan magma pada kerak
samudra. Sedangkan batu ultrabasa sendiri batuan asalnya dari peridotite dan dunite,
banyak mengandung mineral olivine yang menyebabkan berwarna hijau. Batubatu ini
berubah ketika bersentuhan dengan air laut . Kemudian batu ultrabasa bergerak bersama
lempeng samudera, kemudian masuk zona subduksi, terjadi proses penunjaman disertai
metamorfosa kedua menjadi batu serpentinite, dan terakhir muncul ke luar perut bumi
disertai retakretak dikarenakan tekanan.
Eclogites
Eclogites adalah batu , di bawah tekanan dan temperatur eclogite cetak di metamorf itu.
Kajian eclogites berguna dalam paleogeografi rekonstruksi. Jika eclogites dengan basal
MORB pertengahan laut Ridge Basalt kimia terjadi, ini menunjukkan bahwa kerak samudera
di Palosubduktionszone dan dikirim pada kedalaman besar tertelan. Tentang dating batuan
dapat juga perkiraan tentang sejarah awal lempeng tektonik di Bumi lakukan. Dia sehingga
terpadat dari semua batu silikat , yang pada permukaan terbuka , sangat kuat dan tahan
cuaca. Karena distribusi terbatas masih jarang dimanfaatkan. Eclogites dengan basal
komposisi kimia yang terdiri dari hijau clinopyroxene omphazitreich Ca, Na Mg, Al Si O dan
merah garnet pyropreich . Selain itu, banyak kuarsa , kyanite , rutil , titanite dan pirit
mengandung.. Eclogites dengan granit kimia sering mengandung aluminiumkaya mika putih
phengite. Karakteristik semua jenis eclogites adalah kurangnya plagioklas feldspar , yang
setelah albite reaksi jadeite kuarsa yang ditambang di booster. Pada tekanan yang sangat
tinggi tinggi tekanan metamorfosaultra juga dapat coesite , modifikasi tekanan tinggi kuarsa ,
dan berlian dimasukkan. Ditemukan di sadang, Kebumen.
Milonit
Milonit
merupakan
batuan
metamorf
kompak.
Terbentuk
oleh
rekristalisasi dinamis mineralmineral pokok yang mengakibatkan pengurangan ukuran
butirbutir batuan. Butirbutir batuan ini lebih halus dan dapat dibelah seperti schistose. Asal
Warna Ukuran butir Struktur Komposisi Metamorfisme dinamik Abuabu, kehitaman, coklat,
biru Fine grained Non foliasi Kemungkinan berbeda untuk setiap batuanDerajat
metamorfisme Tinggi Ciri khas Dapat dibelahbelah
Download