Gas Ideal

advertisement
Percobaan Boyle
Membuktikan bahwa pada temperature tetap, volume sejumlah
tertentu gas berbanding terbalik dengan tekanannya
Hukum Boyle ini digunakan untuk meramalkan tekanan gas jika
volumenya berubah (atau sebaliknya)
Percobaan Gay Lussac
Kedua persamaan ini dapat digunakan untuk meramalkan
volume gas sempurna sewaktu sejumlah tertentu gas tersebut
dipanaskan (atau didinginkan) pada tekanan tetap atau pada
volume tetap, sehingga persamaan tersebut menunjukkan bahwa
Asas Avogadro
Volume yang sama dari gas pada tekanan dan temperature
sama mengandung jumlah molekul yang sama
1
diperoleh
Asas Avogadro menunjukkan bahwa volume molar Vm suatu gas
yaitu volume yang ditempatinya per mol molekul
Perlu ada K untuk menyesuaikan satuan dan nilai, sehingga
harus sama untuk semua gas selama temperature dan tekanan
bertingkah laku sempurna
Dari empat hubungan yang didapat
2
Komposisi campuran dinyatakan dalam fraksi mol. Untuk
Hukum Dalton
Tekanan yang dilakukan oleh campuran gas sempurna adalah
jumlah tekanan yang dilakukan oleh masing-masing gas tersebut
yang secara sendiri menempati volume yang sama
3
Perubahan pada volume tetap (dV = 0)
Perubahan Parsial
Perubahan pada suhu tetap (dT = 0)
Interaksi Molekuler
Perubahan pada tekanan tetap (dP = 0)
Gas nyata memperlihatkan penyimpangan dari hukum gas
sempurna karena molekul-molekulnya berinteraksi satu sama
lain. Gaya tolak antar molekul membantu pemuaian dan gaya
tarik membantu pemampatan.
4
Faktor pemampatan
Untuk gas sempurna Z = 1 pada semua kondisi, penyimpangan Z
dari 1 adalah ukuran ketidaksempurnaan
Dengan memperhitungkan gaya tarik menarik antar molekul
Pada tekanan tinggi, semua gas mempunyai Z > 1, menunjukkan
bahwa gas-gas lebih sulit dimampatkan ketimbang gas sempurna
(hasil kali PVm lebih besar dari pada RT). Sekarang gaya tolak
yang menang. Pada tekanan menengah, beberapa gas
mempunyai Z < 1 artinya gaya tarik menang dan lebih mudah
dimampatkan
Koefisien Virial
Kondisi kritis gas: kondisi dimana gas berubah menjadi zat cair.
Pada kondisi kritis volumenya tetap, diketahui sebagai volume
kritis. Pada kondisi kritis dicapai pada tekanan kritis dan suhu
kritis
Kondisi kritis berdasarkan persamaan Van Der Waals
Persamaan Keadaan Gas Nyata (Persamaan Van Der
Waals)
Molekul gas dianggap sebagai bola berongga (memiliki volume
molekul). Jika volume molekul mol gas b maka volume molekul n
mol gas (volume tetap) nb. Karena volume molekul gas tersebut
nb maka volume gas sesungguhnya lebih kecil dibandingkan
volume yang dinyatakan persamaan gas ideal, maka volume
sesungguhnya adalah V – nb
Pada kondisi kritis, Tm, Vm, Pm menjadi Tc, Vc, Pc
5
Faktor pemampatan
Substitusi persamaan (5) ke persamaan (1)
4 persamaan pada kondisi kritis
Persamaan Van Der Waals
6
Download