TUGAS PEMROGRAMAN SISTEM OLEH I GD AGUS PEBRIANA YOGA 0805021094 IV C UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN 2010 1. Booting komputer Booting dapat diartikan sebagai proses untuk menghidupkan komputer sampai sistem operasi mengambil alih proses. Selain itu arti BIOS pun perlu dipahami. BIOS (Basic Input Output System) adalah suatu kode software yang ditanam di dalam suatu sistem komputer yang memiliki fungsi utama untuk memberi informasi visual pada saat komputer dinyalakan, memberi akses ke keyboard dan juga memberi akses komunikasi secara low-level diantara komponen hardware. Urutan Proses Booting : 1. Saat komputer dihidupkan, processor menjalankan BIOS, dan kemudian BIOS melakukan POST (power-on-self test), yaitu memeriksa atau mengecek semua hardware yang ada. Kegiatan ini bisa dilakukan, jika setting BIOS benar. 2. BIOS akan mencari disk boot untuk menjalankan sistem operasi. 3. Sistem operasi berjalan dan siap digunakan. Proses Booting ada dua macam, yaitu : 1. Cold booting, yaitu booting komputer dari keadaan mati. 2. Warm booting, yaitu booting komputer pada saat komputer sudah hidup(mendapat suplai listrik) Pada saat booting kita dapat melakukan interupsi untuk melihat/ mengatur konfigurasi BIOS. Caranya yaitu dengan menekan tombol Del atau tombol yang lain tergantung dari jenis BIOS-nya. 2. Beberapa sistem operasi yang banyak digunakan dan familiar bagi pengguna komputer. 1. DOS DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk pada perangkat sistem operasi yang digunakan di banyak komputer yang menyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder dan informasinya. Misalnya penggunaan sistem file yang mengelola file-file yang ada pada perangkat penyimpan. DOS biasanya dijalankan dari satu atau dua disc. Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangat terbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte). Ada banyak jenis DOS diantaranya Apple DOS, Commodore DOS, Atari DOS dan lain-lain. Jenis ini sangat bergantung dengan jenis perangkat komputernya. Jenis DOS yang paling terkenal adalah jenis DOS yang berjalan pada mesin-mesin yang compatible dengan IBM Personal Computer.Untuk menjalankan perintah-perintah sistem operasi, DOS menggunakan perintah berbasis teks atau CLI. Setiap kali selesai mengetikkan suatu perintah, kita harus menekan tombol ENTER untuk mengeksekusi perintah tersebut. Sejarah DOS MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pebuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS Sistem operasi ini dibuat dengan 4000 baris kode bahasa assembly. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM. Adapun jenis dos yang diproduksi yaitu: Agustus 1981, Microsoft membeli 86-DOS dari Tim Paterson dan diperbaiki menjadi MS-DOS versi 1.0, dirilis sebagai MS-DOS atau PC-DOS versi 1.00 Tahun 1983, IBM mengembangkan PC XT, komputer pribadi (PC) berbasis harddisk dan kemudian dirilis MS-DOS versi 2.0 untuk PC-XT Tahun 1984 dirilis MS-DOS versi 2.05 Kemampuan Intel 80286 tidak sepenuhnya digunakan oleh MS-DOS 3.0 agar kompatibel dengan rilis sebelumnya, menggunakan sebagai 8086 cepat (fast 8086). MS-DOS versi 3.1 diluncurkan pada bulan maret 1985 MS-DOS versi 3.2 MS-DOS versi 3.3 diluncurkan pada tahun 1987 MS-DOS versi 4.0 Mempunyai 3 versi DOS yaitu PC-DOS 4.0, PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01. PC DOS 4.0 merupakan versi pertama yang dikeluarkan pada bulan juli 1988, karena DOS ini banyak kesalhan maka dikeluatkan PC-DOS 4.01. Versi DOS 4.0 mempunyai fasilitas Shell dari DOS untuk mengontrol kerja computer dengan system menu April 1991 dirilis MS-DOS versi 5.0 Diluncurkan pada tahun 1991 dengan fasilitas baru seperti MIRROR, UNDELETTE dan UNFORMAT. DOS 6.0 Diluncurkan pada bulan maret 1993. Ditambahkan beberapa utility baru dan penambahan perintah-perintah konfigurasi system dan batch file. 2. UNIX UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu kelompok di AT & T pada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untuk server maupun workstation. Linkungan Unix dan model program client-server menunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebaga sistem operasi yang kuat di jaringan komputer dari pada sistem operasi untuk computer personal. UNIX dirancang untuk portable, multi-tasking, dan multi-user. Konsep utama Unix antara lain banyak menggunakan file teks biasa untuk menyimpan data, menggunakan sistem file berjenjang, memperlakukan perangkat sebagai suatu file, dan menggunakan banyak program kecil yang eksekusinya pada CLI dapat digabung dengan tanda pipeline. Pada Gambar 5.2 di atas, tampak beberapa perintah UNIX yang digabung dengan pipeline. Konsep yang sangat solid dan stabil membuat Unix banyak dijadikan dasar sistem operasi modern. Sejarah unix,penemu dan bahasa pemrograman yang digunakan Sistem operasi Unix di buat oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie di Bell Laboratories (A&T Bell Lab) pada tahun 1960-an. Filosofi rancangan Unix adalah untuk membuat sebuah sistem operasi yang efisien untuk mengembangkan program aplikasi. Efisien disini juga mencakup masalah penggunaan memori dengan baik dan kemudahan dalam perawatan sistem. Pada mulanya Unix dikembangkan dengan DEC (Digital Equipment Corp) tipe PDP-7. Unix pada mulanya digunakan untuk proyek pemrosesan teks. Edisi pertama muncul pada tahun 1971 dengan kemampuan seperti sistem file, pengelolaan proses, sistem antarmuka dan beberapa utilitas. Edisi Kedua muncul pada tahun 1972 dan Unix masih di tulis dalam bahasa mesin (assembly). Thompson mulai bekerja dengan bahasa B turunan dari BCPL. Ritchie mengadakan perbaikan dengan menghasilkan bahasa C, Ternyata bahasa C cukup handal dan banyak utilitas yang dibuat dengan bahasa C. Tahun 1973, Unix ditulis kembali dengan menggunakan bahasa C dan menjadi sukses besar. Unix dikenal sebagai sistem operasi yang diimplementasikan dengan bahasa C. Unix terus dikembangkan dan sistem V merupakan pengembangan dari Unix Sistem III yang di produksi AT&T. Versi ini disesuaikan dengan IBMPC-XT, yang kemudian disusul versi VII yang dikeluarkan oleh organisasi penelitian Bell Laboratories tahun 1979. Kemudian terciptalah Berkeley 4.2 BSD dan4.3 BSD dari University of California sebagai perbaikan dari versi VII. Microsoft juga mengembangkan Unix yang diberi nama Xenix yang didukung oleh IBM untuk PC AT dan PS/2. Kemudian muncul AIX yang merupakan variasi dari sistem V yang dirancang oleh IBM sebagai sestem operasi yang seragam untuk berbagai jenis komputer dan menjadi standar sistem operasi untuk jaringan komputer. Unix sebagai penghubung antara pemakai mdan mesin komputer terdiri dari beberapa bagian , yaitu : Kernel, yaitu bagian yang langsung berhubungan dengan semua perangkat keras yang ada Utility, yaitu himpunan program menyelesaikan pekerjaan tertentu. yang masing-masing bermanfaat untuk Shell, Yaitu sebuah program utility khusus untuk menerima perintah dari pemakai dan meneruskannya kepada kernel supaya menjalankan utility lain serta melaporkan keadaan sistem kepada pemakai. Kernel Unix diimplementasikan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie sebagai sistem operasi yang berkemampuan multiuser dan multitasking. Konsep ini terdiri dari proses kontrol dimana Unix dapat membesakan antara proses pengguna dan proses sistem, lalu disinkronisasikan antara proses dan penjadwalan, mekanisme swapping, blok I/O dan krakter sistem I/O, disk drive, sistem file dan fungsi lainnya 3. Microsoft Windows Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface). Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MSDOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%. Bahasa yang digunakan mengembangkan windows yaitu Win32 API (C dan VB Classic) dan MFC (C + +). Di luar bagian dasar ini, itu akan mencakup COM, dan penciptaan modul ActiveX dari berbagai bahasa. Selanjutnya, itu menyelidiki Windows DDK, dan berbicara tentang pemrograman device driver untuk Windows platform. Akhirnya, ia pindah ke pemrograman tingkat tertinggi tugas, termasuk ekstensi shell, shell scripting, dan akhirnya ASP dan WSH. Sejarah Windows Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI. Microsoft menciptakan Windows dari yang pertama yaitu 1. WINDOWS 1.0 Versi pertama dari Microsoft Windows adalah versi 1.0, yang dikeluarkan tahun 1985, tetapi kurang populer. Windows 1.0 tidak menyediakan sistem operasi yang lengkap tetapi lebih mirip dengan versi MS-DOS yang diperluas dan masih mempunyai banyak kekurangan. 2. Windows 2.0 Microsoft Windows versi 2 diciptakan tahun 1987, dan lebih populer dibanding versi sebelumnya, tetapi terus mendapat saingan dari Apple. Sistem operasi ini mendukung aplikasi grafis buatan Microsoft, misalnya Excel dan Word for Windows karena aplikasi tersebut tidak dapat dijalankan dari MS-DOS. Selain itu sistem operasi windows menjadi sebuah platform untuk menjalankan aplikasi Microsoft Office dan menjadi sebuah sistem operasi GUI yang bersifat umum. 3. Windows 3.0 4. Windows 3.1 5. Microsoft membuat versi Windows 3.1, sebagai revisi dari versi 3.0 dengan berbagai penambahan dan mendukung multimedia Windows NT 6. Microsoft Windows menunjukkan kesuksesannya sejak dibuat Windows 3.0, sekitar tahun 1990. Dengan menambahkan pelbagai kemampuan untuk menjalankan aplikasi. Sistem ini juga mendukung sistem multitask dan penambahan lainnya seperti virtual memory Windows 3.0 dapat dijalankan pada mesin bertipe 386 dan kompatibel dengan prosesor buatan INTEL dari tipe 8086/8088 sampai ke 80286 & 80386. Selanjutnya Microsoft melanjutkan pembuatan Windows NT oleh Dave Cutler, dan menjadi sebuah sistem operasi yang dapat dihandalkan. Sistem operasi ini diperkenalkan pertama kali bulan Juli 1992 Beberapa fitur dari Windows NT juga dapat digunakan pada jaringan LAN sehingga menjadi populer Windows NT 4.0 Microsoft mengeluarkan Windows NT 4.0, sebagai kelanjutan dari Windows 95 yang terlebih dahulu dirilis Windows NT 4.0 mempunyai 4 varian yaitu : a. Windows NT 4.0 Workstation b. Windows NT 4.0 Server c. Windows NT 4.0 Enterprise Server d. Windows NT 4.0 Terminal Server 7. Windows 98 Dikeluarkan pada tanggal 25 Juni 1998, sebagai perbaikan dari Windows 95. Sistem operasi ini juga terintegrasi dengan Internet Explorer browser yang lebih baik Tahun 1999, Microsoft mengeluarkan Windows 98 Second Edition, dengan menambahkan fitur Internet Connection Sharing 8. Windows 2000 Microsoft mengeluarkan Windows 2000, yang dikenal sebagai NT 5.0, pada bulan February 2000 Windows 2000 muncul dengan empat bentuk yaitu : a. Windows 2000 Professional b. Windows 2000 Server c. Windows 2000 Advanced Server d. Windows 2000 Datacenter Server Windows xp Windows vista Windows 7 4. Apple Mac OS Apple Mac OS merupakan turunan dari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution). Oleh karena itu kekuatan dalam multi-tasking, multi-user, networking yang ada pada UNIX juga dimiliki oleh Mac OS. Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Apple merupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi. Penggunaan icon, mouse dan beberapa komponen GUI merupakan sumbangan yang luar biasa bagi perkembangan sistem operasi berbasis GUI.Versi awal dari Mac OS hampir secara penuh mengandalkan pada kemampuan GUI-nya dan sangat membatasi penggunaan CLI. Meskipun sangat memudahkan namun ada beberapa kelemahan, antar lain: multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas, dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan. Memperbaiki sistem Mac OS kadang-kadang menjadi suatu pekerjaan yang sangat melelahkan. Pada Mac OS X (versi terbaru), semua kelemahan pada versi lama telah coba dihilangkan. Multi-tasking telah berjalan dengan baik dan manajemen memori yang jauh lebih baik. Selain itu tampilan GUI-nya disebut-sebut sebagai yang terbaik di antara sistem operasi yang ada. Sejarah MAC OS Sistem Operasi Macintosh pada awalnya dikenali sebagai Sistem, seperti “Sistem 6.0.7″ atau “Sistem 7“. Pada awalnya juga dikenali sebagai Kotak Perkakasan “Toolbox”; yang mengandungi himpunan rutin piawaian yang boleh digunakan bagi menggantikan pautan kepada perkakasan komputer itu sendiri. Pengabstrakan ini yang membenarkan applikasi Mac ditulis untuk satu generasi sistem digunakan pada generasi berikutnya, sebagai contoh: dari Mac Plus kepada Mac II, kepada PowerBook, kepada Power Macintosh. Pada awalnya Apple sengaja mengaburkan kewujudan sistem operasi ini bagi membezakan Mac daripada sistem lain seperti MS-DOS, yang digambarkan sebagai lebih sukar digunakan berbanding Mac. Istilah seperti “sistem” dan “kotak perkakasan (the toolbox)” merupakan cara mudah untuk merujuk kepada perkhidmatan sistem operasi dan Macintosh API seterusnya mengelakkan penggunaan istilah teknikal (technical jargon). Sehingga kemunculan era sistem G3 (yang dikenali sebagai mesin “dunia baru”), sebahagian besar sistem disimpan dalam ROM fizikal pada papan induk, dan juga komponen sistem pada cakera yang menambah, mengesampingkan (override)atau memperbaiki rutin ROM. Tujuannya ialah untuk mengelakkan penggunaan terlalu banyak ruang simpanan dalam cakera liut yang terhad untuk sistem sokongan, kerana komputer Mac yang terawal tidak mempunyai cakera keras. Sebenarnya cuma satu model Mac yang boleh dijalankan (bootable) menggunakan ROM sahaja, iaitu model Mac Klasik 1991. Sistem 7.5.1 merupakan sistem pertama yang memasukkan logo Mac OS (muka tersenyum (smiley face) biru). Mac OS 7.6 (yang dikeluarkan pada 1996) merupakan sistem pertama yang dinamakan Mac OS kerana wujudnya “klon-klon” Mac, sistem yang hampir serupa daripada syarikat-syarikat lain seperti Power Computing dan Motorola, dan Apple hendak memberitahu dengan jelas bahawa sistem operasiannya merupakan hak milik intelektualnya sendiri. Adapun jenis mac os yang berkembang dari awal sampai sekarang yaitu : • 1984: Macintosh 128K, Macintosh 512K • 1986: Macintosh Plus • 1987: Macintosh II, Macintosh SE • 1988: Macintosh IIx • 1989: Macintosh SE/30, Macintosh IIcx, Macintosh IIci, Macintosh Portable • 1990: Macintosh IIfx, Macintosh Classic, Macintosh IIsi, Macintosh LC series • 1991: Macintosh Quadra, PowerBook • 1992: Macintosh IIvx, PowerBook Duo • 1993: Macintosh Centris, Color Classic, Performa, Macintosh TV • 1994: Power Macintosh • 1997: Power Macintosh G3, PowerBook G3, Twentieth Anniversary Macintosh • 1998: iMac • 1999: iBook, Power Macintosh G4 • 2000: Power Mac G4 Cube • 2001: PowerBook G4 • 2002: eMac • 2003: Xserve, Power Mac G5, iMac G4 • 2004: iMac G5 • 2005: Mac mini 5. Linux Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux, kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux, melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX. Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan proyek GNU dari Free Software Foundation. Pembagian (sharing) alatalat telah bekerja dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation. Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang, tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut membantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyak pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi ke Linux (dapat berjalan di Linux). Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu dengan seksama untuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia tentang Linux. Sebagian besar kode (71%) ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman C, namun banyak bahasa lainnya juga ikut terlibat seperti C++, Assembly, Perl, Python, Fortran, dan berbagai bahasa skrip lain. Lebih dari separuh dari seluruh kode dilisensikan di bawah naungan GPL. Kernel linux itu sendiri terdiri atas 2,4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total keseluruhanSebagian besar distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler. Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs. Saat ini kernel linux sudah banyak digunakan oleh beberapa produsen sistem operasi sebagai basis kernelnya. Sistem-sistem operasi yang memakai linux sebagai basis kernelnya disebut sebagai linux distribution atau distribusi linux. Beberapa macam distribusi linux adalah: Red Hat Linux, dikembangkan oleh perusahaan Red Hat, Inc. Red Hat Linux versi pertama (1.0) dirilis tanggal 3 November 1994. Pada versi awal (1.0 dan 1.1) Red Hat Linux bersifat komersial, namun setelah itu bersifat freeware dan open source. Pengembangan terakhir pada versi 9.0 dan selanjutnya Red Hat hanya mengembangkan versi Red Hat Enterprise Linux. SUSE Linux, dikembangkan oleh perusahaan di Jerman bernama Novell, Inc. SUSE Linux sepenuhnya bersifat freeware dan open source. SUSE Linux versi pertama (1.0) dirilis bulan Maret 1994 dan versi terakhir adalah versi 10.0 dirilis bulan September 2005. Mandrake Linux, dikembangkan oleh Mandriva atau nama lainnya adalah Mandraksoft. Mandrake Linux sepenuhnya bersifat freeware dan open source. Mandrake Linux versi pertama menggunakan basis sistem operasi Red Hat Linux versi 5.1 dan KDE 1.0 dirilis pada bulan Juli 1998. Selanjutnya Mandrake Linux mengembangkan sepenuhnya sistem operasi sendiri dan versi terakhir yaitu versi (10.2) pada tahun 2005. Debian Linux, adalah versi sistem operasi linux yang dikembangkan oleh Debian Project yang diprakarsai oleh Ian Murdock pada tahun 1993. Debian linux dikembangkan secara tersebar oleh kolaborasi dari para sukarelawan pengembang di seluruh dunia. Seperti jenis linux lainnya, Debian Linux sepenuhnya bersifat freeware dan open source. Versi pertama Debian adalah versi 0.9x yang dirilis pada tahun 1994. Sampai saat ini Debian telah mencapai versi 3.1 yang dirilis tanggal 6 Juni 2005. Nama Debian sendiri berasal dari gabungan antara nama kekasih dari Ian Murdock (sekarang istrinya) bernama Debra dan namanya sendiri Ian (Deb dan Ian). Slackware Linux, adalah salah satu dari distribusi linux yang dikembangkan oleh Patrick Volkerding di Slackware Linux Inc. Versi pertama Slackware adalah versi 1.00 yang dirilis pada tanggal 16 Juli 1993 oleh Patrick Volkerding, yang merupakan pimpinan proyek dari Slackware Linux. Sedangkan versi terakhir dari Slackware adalah versi 10.2 yang dirilis tanggal 14 September 2005. Logo dari slackware adalah Tux (penguin linux) yang sedang memakai pipa rokok.