Pertemuan 1 Ruang Lingkup Akuntansi

advertisement
Pertemuan 1
Ruang Lingkup Akuntansi
Objektif:
1. Mahasiswa dapat mengetahui pengertian akuntansi, kegunaan dan pemakai informasi
akuntansi, konsep dasar akuntansi, dan siklus akuntansi manual.
2. Mahasiswa dapat mengetahui bentuk buku besar dan persamaan dasar akuntansi
(Accounting Equation).
3. Mahasiswa dapat mencari nilai persamaan dasar akuntansi pada program Microsoft
Excel.
P1.1. Teori
1. Ruang Lingkup Akuntansi
a.
Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya menyediakan informasi
kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan tentang entitas ekonomi yang di
maksudkan agar berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam membuat
pilihan-pilihan yang sesuai diantara berbagai alternatif tindakan.
Dari pengertiaan diatas untuk memahami akuntansi dapat dilihat sebagai:

Akuntansi berfungsi sebagai penyedia informasi kuantitatif, terutama yang
bersifat keuangan. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi input dalam
proses pengambilan keputusan ekonomik dan rasional.contoh keputusan
ekonomik adalah menerima atau menolak permintaan kredit, melepas kembali
atau mempertahankan saham (surat tanda pemilikan pada perseroan terbatas).
b. Kegunaan dan Pemakai Informasi Akuntansi
Kegiatan akuntansi meliputi, pengidentifikasian dan pengukuran data yang
relevan untuk suatu pengambilan keputusan, Pemprosesan data yang bersangkutan
kemudian pelaporan informasi yang dihasilkan, Pengkomunikasian informasi kepada
pemakai laporan baik oleh pihak internal maupun pihak eksternal, Pihak- pihak
tersebut antara lain:

Pihak Internal dalam hal ini adalah pihak manajemen yang berkepentingan
langsung
terhadap
informasi
keuangan,
untuk
tujuan
perencanaan,
pengkoordinasian dan pengendalian perusahaan.

Pihak Eksternal :
a) Investor atau Pemilik
Merupakan pihak yang menyediakan dan menamkan dananya kedalam
perusahaan.
b) Kreditur
Merupakan pihak yang meminjamkan dananya kepada perusahaan.
Page 2
c) Pelanggan
Pihak ini berkepentingan dengan informasi keuangan untuk mengevaluasi
hubungan usaha dengan perusahaan dan untuk menentukan kelanjutan
hubungan dimasa yang akan datang.
d) Lembaga Pemerintahan
Lembaga ini diantaranya berkepentingan untuk mengevaluasi pajak yang telah
disetor oleh perusahaan apakah sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
e) Karyawan
Mereka mempunyai kepentingan terhadap informasi keuangan untuk
mengetahui hak-hak apa yang dapat diperoleh dari perusahaan. Berdasarkan
informasi tersebut karyawan diantaranya dapat mengajukan usulan kenaikan
gaji, upah, atau tunjangan lainnya.
c. Konsep Dasar Akuntansi
Menurut Prinsip Akuntansi Indonesia, pencatatan transaksi akuntansi dan
penyusunan laporan keuangan didasari oleh konsep-konsep sebagai berikut :
1. Konsep Kesatuan Akuntansi (Bussines Entity Concept).
Konsep ini mengandung pengertian untuk memisahkan harta perusahaan dan harta
pemilik perusahaan.
2. Konsep Periode Akuntansi (Periodicity)
Kegiatan
perusahaan
dapat
dibagi
dalam
beberapa
periode,
sehingga
perkembangan usaha juga dapat dicatat secara periodic.
3. Konsep Kontinuitas Usaha (Going Concern)
Suatu perusahaan diasumsikan akan terus melanjutkan usahanya dan tidak akan
dibubarkan kecuali ada bukti-bukti sebaliknya.
4. Konsep Pengukuran Dalam Nilai Uang (Unit of Measure)
Transaksi dan kejadian akuntansi dicatat dalam satuan uang
5. Konsep Biaya Historis (Historical Cost Concept)
Kita dapat menyatakan harta dicatat dan dilaporkan sesudahnya untuk harga
akuisisi atau biaya historis, meski ukuran lain seperti nilai taksiran atau nilai pasar,
harus digunakan untuk pelaporan periode berkala.
Page 3
d. Siklus Akuntansi Manual
Akuntansi menyediakan informasi keuangan yang berguna untuk pengambilan
keputusan. Untuk menyediakan informasi tersebut, dibutuhkan data keuangan dan
diproses dengan cara tertentu. Tahap-tahap yang dijalani dalam proses akuntansi
disebut siklus akuntansi. Secara berurutan siklus akuntansi meliputi tahap-tahap
berikut:
Siklus Akuntansi Manual
NERACA
TRANSAKSI
JURNAL
HARIAN /
UMUM
BUKTI
BUKU BESAR
Posting
- Cek
- Faktur
- Kwitansi
LAPORAN
KEUANGAN
- Neraca
NERACA SALDO
SETELAH
PENYESUAIAN
PENYESUAIAN
NERACA SALDO
SEBELUM
PENYESUAIAN
- Neraca
- Lap. L/R
- Lap. Perubahan Modal & Cash Flow
JURNAL PENUTUP
NERACA SALDO
SETELAH PENUTUPAN
PROSES AKUNTANSI
Page 4

Pencatataan
A. Jurnal (journal )
Catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang
terjadi secara kronologis (berurutan), sehingga jurnal disebut book of priginal entry.
Bentuk Jurnal adalah sebagai berikut :
TANGGAL
PERKIRAAN
REF
DEBIT
KREDIT
Macam-macam jurnal
1. Jurnal Umum / Harian ( General Journal )
Jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi-transaksi yang terjadi di
perusahaan.
2. Jurnal Penyesuaian ( Adjusment )
Jurnal yang digunakan untuk mencatat data transaksi tertentu pada akhir periode
akuntansi, dengan maksud agar jumlah rupiah yang terdapat dalam rekening dan
laporan keuangan yang dihasilkan menggambarkan keadaan yang sebenarnya.
3. Jurnal Penutup ( Closing Entries )
Jurnal yang digunakan utnuk menutup rekening-rekening nominal atau rekening
pendapatan dan biaya (Rekening Laba-Rugi).
4. Jurnal Pembalik ( Reversing Entries )
Jurnal yang digunakan untuk membalik rekening-rekening rill atau rekening yang ada
didalam neraca.
B. Posting
Merupakan proses pemindahan dari jurnal umum ke buku besar.
C. Buku Besar ( General Ledger )
Merupakan kumpulan dari rekening-rekening yang ada pada jurnal. Adapun bentuk –
bentuk Buku Besar, adalah sebagai berikut :
1. Bentuk Skontro ( Skontro berlajur, Skontro sederhana )
2. Bentuk Staffel ( Staffel bersaldo tunggal, berlajur rangkap )
Page 5
Ad 1. Skontro
i. Skontro Berlajur
Tanggal
Keterangan
Ref
Debet
Tanggal
Keterangan
Ref
Kredit
ii. Skontro T sederhana
Debet
Kredit
Ad 2. Staffel
i.
Stafel Bersaldo Tunggal
Tanggal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Saldo
ii. Staffel bersaldo Rangkap
Tanggal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Saldo
Debit
Kredit
Page 6

Pengikhtisaran
Tahap – tahap pengiktisaran :
1. Penyusunan Neraca Saldo
Adalah daftar yang berisi saldo perkiraan buku besar. Neraca saldo merupakan
sumber untuk menyusun laporan keuangan. Tujuan penyusunan neraca saldo untuk
mengetahui keseimbangan buku besar.
2. Pembuatan kertas Kerja dan Jurnal Penyesuaian
Kertas Kerja adalah daftar berlajur-lajur yang dipergunakan untuk mempermudah
menyususn laporan keuangan. Jurnal Penyesuaian adalah jurnal untuk menyesuaikan
saldo-saldo yang ada di neraca menjadi jumlah yang sebenarnya.
3. Penyusunan Laporan Keuangan
4. Pembuatan Jurnal Penutup
Pada akhir periode akuntansi saldo-saldo perkiraan pendapatan dan beban
dipindahkan ke perkiraan Rugi-Laba. Selanjutnya Rugi-Laba dipindahkan ke
perkiraan modal.
5. Pembuatan Neraca Saldo Penutup
Setelah perkiraan buku besar ditutup, perkiraan yang bersaldo disusun neraca
saldonya.
6. Pembuatan Jurnal Pembalik
Adalah jurnal untuk membalik rekening-rekening yang ada di jurnal penyesuaian.

Pelaporan
Laporan Keuangan ( Annual Report ) yang dibuat terdiri dari :
1. Laporan Laba Rugi ( Income Statement )
Laporan yang berisi semua perkiraan yang merupakan pendapantan dan beban atau
biaya perusahaan.
2. Laporan Perubahan Modal ( Statement of Owner’s Equity )
Berisi perkiraan modal awal perusahaan, prive pemilik, dan laba bersih selama
periode operasi perusahaan.
3. Neraca ( Balance Sheet )
Berisi semua perkiraan yang tidak termasuk kedalam pendapatan, beban, modal awal,
prive, laba ditahan atau semua perkiraan yang masuk kedalam harta, utang dan modal
Page 7
akhir.
4. Laporan Arus Kas ( Cash Flow )
Laporan yang memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar
yang disebabkan oleh adanya transaksi yang terjadi diperusahaan selama periode
tertentu. Cash Flow ini merupakan laporan pelengkap atau tambahan bagi laporan
keuangan untama perusahaan, yang terdiri dari laporan laba/rugi, laporan perubahan
modal dan neraca.
5. Catatan atas Laporan Keuangan
Laporan yang memberikan perincian atau penjelasan mengenai hal-hal yang
berhubungan dengan laporan keuangan diatas.
1. Neraca Saldo Sebelum Penyesuaian ( Trial Balance ) : Daftar seluruh saldo
rekening perusahaan setelah posting ( buku besar ).
2. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian ( Adjusted Trial Balance ) : Daftar seluruh
saldo rekening perusahaan yang dicatat setelah adanya penyesuaian ( Neraca saldo
sebelum penyesuaian ditambah dengan penyesuaian ).
3. Neraca Lajur ( Worksheet ) : Suatu kertas kerja atau bagan yang digunakan
untuk mempermudah dalam penyususnan laporan keuangan, yang terdiri dari
neraca saldo sebelum penyesuaian, penyesuaian, neraca saldo setelah penyesuaian,
laporan laba/rugi dan neraca.
4. Periode Akuntansi ( Accounting Periode ) : suatu periode atau waktu yang
menjadi dasar dalam penyajian laporan keuangan, biasanya satu tahun atau dapat
juga kurang dari satu tahun, yaitu bulanan, triwulan atau enam bulanan.
2. Dasar Pencatatan Akuntansi
 Dasar Waktu ( Accrual Basis Accounting )
Pendapatan dan biaya diakui (dicatat) pada saat terjadinya transaksi tanpa
memperhatikan apakah terjadi penerimaan atau pengeluaran kas. Accrual basis ini
lebih banyak digunakan dalam praktek usaha daripada cash basis.
 Dasar Tunai / Kas ( Cahs Basis Accounting )
Pendapatan diakui (dicatat) pada saat kas benar-benar diterima atau adanya
penerimaan uang (adanya aliran kas masuk) dan biaya diakui (dicatat) pada saat kas
benar-benar dikeluarkan (adanya pengeluaran uang/aliran kas keluar).
Page 8
3. Persamaan Akuntansi
Persamaan akuntansi (Accounting Equation) adalah suatu persamaan yang menunjukan
keseimbangan antara aktiva atau harta dengan pasiva, yang dapat digambarkan sebagai
berikut :
AKTIVA = PASIVA
Dalam persamaan akuntansi, biasanya utang atau kewajiban diletakan didepan modal pemilik,
karena kreditor mempunyai hak prefensi atas aktiva perusahaan, sisanya merupakan hak
pemilik.
Page 9
P1.2. Contoh Kasus
SOAL
1. Sdr. Mahesa menginvestasikan dana pribadi sebesar Rp 8.000.000 kedalam
perusahaan yang baru dibentuk.
2. Mahesa membeli sebidang tanah secara tunai seharga Rp. 4.000.000
3. Membayar uang muka asuransi sebesar Rp. 1.000.000 untuk 2 th.
4. Membeli perlengkapan kantor Rp. 1.200.000 secara kredit.
5. Diterima pendapatan jasa sebesar Rp. 1.500.000
6. Dibayar Biaya listrik, telp dan air sebesar Rp 1.000.000
PEMBAHASAN
1. Sdr. Mahesa menginvestasikan dana pribadi sebesar Rp 8.000.000 kedalam
perusahaan yang baru dibentuk.
Maka, persamaan dasar akuntansi yang akan dicatat adalah:
 Aktiva akan bertambah pada Cash sebesar Rp 8.000.000
 Pasiva akan bertambah pada Capital sebesar Rp 8.000.000
2. Mahesa membeli sebidang tanah secara tunai seharga Rp 4.000.000
 Aktiva akan berkurang pada Cash sebesar Rp 4.000.000 dan akan bertambah pada
Land sebesar Rp 4.000.000
3. Membayar uang muka asuransi sebesar Rp 1.000.000 untuk 2 tahun.
 Aktiva akan berkurang pada Cash sebesar Rp 1.000.000 dan akan berkurang pada
Prepaid Insurance sebesar Rp 1.000.000
4. Membeli perlengkapan kantor Rp 1.200.000 secara kredit.
 Aktiva akan bertambah pada Supplies sebesar Rp 1.200.000
 Pasiva akan bertambah pada Account Payable sebesar Rp 1.200.000
Page 10
5. Diterima pendapatan jasa sebesar Rp 1.500.000.
 Aktiva akan bertambah pada Cash sebesar Rp 1.500.000
 Pasiva akan bertmabah pada Capital sebesar Rp 1.500.000
6. Dibayar Biaya listrik, telp dan air sebesar Rp 1.000.000.
 Aktiva akan berkurang pada Cash sebesar Rp 1.000.000
 Pasiva akan berkurang pada Capital sebesar Rp 1.000.000
LANGKAH-LANGKAH PENGERJAAN
Tulis persamaan dasar akuntansi pada Microsoft Excel.
 Bila bernilai (+) atau menambah saldo account persamaan dasar akuntansi, maka ketik
nominal angka transaksi.
 Bila bernilai (-) atau mengurangi saldo account persamaan dasar akuntansi, maka ketik
dengan mendahului tanda (-) didepan nominal angka transaksi
 Sehingga, akan tampil seperti dibawah ini:
Page 11
Untuk total, jumlahkan transakasi pertama sampai terakhir sesuai account masing-masing
dengan menggunakan rumus penjumlahan pada Ms. excel.
Jumlah Cash sebesar Rp 3.500.000 dengan menuliskan rumus (=SUMC6:C11), pada kolom
C12, sehingga akan tampil seperti dibawah ini:
Lakukan hal yang sama pada Land, Prepaid Insurance, Supplies, Account Payable, dan
Capital. Sehingga akan tampil seperti dibawah ini:
Page 12
Sehingga, besar aktiva sama dengan pasiva.
Agar tampilan terlihat lebih rapih dan mudah dibaca, maka format persamaan dasar akuntansi
diatas, dengan cara:
Sorot angka yang ingin diformat, seperti tampilan dibawah ini:
Page 13
Lalu pilih Format → Cells → Number,
Maka akan muncul kotak dialog:
 pada category pilih currency,
 pada desimal places pilih angka 2,
 pada symbol pilih Rp Indonesian,
 pada negative number pilih (Rp1,234.00)
Maka, akan tampil seperti dibawah ini:
lalu, pilih OK!
Maka, tampilan persamaan akuntansi akan terlihat, seperti dibawah ini:
Page 14
Download