rencana kerja tahun 2017 bagian pembangunan sekretariat daerah

advertisement
RENCANA KERJA TAHUN 2017
BAGIAN PEMBANGUNAN
SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG
PEMERINTAH KOTA PADANG
SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG
BAGIAN PEMBANGUNAN
TAHUN 2016
KATA PENGANTAR
Sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999
tentang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), maka Pemerintah
Kota Padang perlu menjabarkannya dalam bentuk Rencana Kerja yang lebih kongkrit
dan memungkinkan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan.
Berdasarkan Program Pembangunan Daerah Kota Padang dan Rencana Kerja
Kota Padang, maka perlu pula disusun Rencana Kerja (Renja) SKPD Bagian
Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang Tahun 2017 yang menyesuaikan
terhadap perkembangan dan tuntutan pelayanan masyarakat.
Dengan telah terwujudnya Rencana Kerja Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah
Kota Padang, diharapkan pemahaman akan Visi, Misi tugas dan tanggung jawab
yang dilakukan sebagai staf, abdi Negara dan abdi masyarakat akan memudahkan
kita dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan.
Mengingat Visi Kota Padang yaitu ”MEWUJUDKAN KOTA PADANG SEBAGAI
KOTA PENDIDIKAN, PERDAGANGAN DAN PARIWISATA YANG SEJAHTERA,
RELIGIUS DAN BERBUDAYA” maka misi Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah
Kota Padang untuk mendukung Visi Kota tersebut yaitu ”MEWUJUDKAN TATA
KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK, BERSIH DAN MELAYANI”.
Berdasarkan Rencana Kerja ini kiranya menjadi pedoman dalam menjalankan
tugas pokok dan fungsi Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang
dalam melaksanakan penyusunan program, membantu perumusan kebijakan
penyusunan pedoman dan mengkoordinasikan pembinaan serta tugas-tugas lain
yang diberikan oleh Walikota.
Padang, Desember 2016
Kepala Bagian Pembangunan
Sekretariat Daerah Kota Padang
Ir. TRI HADIYANTO
Nip. 19670711 199403 1 007
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...........................................................................................
i
DAFTAR ISI .....................................................................................................
ii
BAB I
PENDAHULUAN .............................................................................
1
1.1
Latar Belakang .........................................................................
1
1.2
Landasan Hukum .....................................................................
2
1.3
Maksud dan Tujuan ..................................................................
3
1.4
Sistematika Penulisan ...............................................................
3
EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA (RENJA) ...................
4
BAB II
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja Tahun Lalu dan Capaian
Restra SKPD ...............................................................................
4
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD ..................................................
4
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD ..............
6
BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN ...........................
8
A. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional ..........................................
8
B. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD ...................................................
8
C. Program dan Kegiatan .................................................................
9
BAB VIIIPENUTUP .......................................................................................
13
Lampiran
ii
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Renja SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 (satu) tahun, yang
memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh
Pemerintahan Daerah maupun yg ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Renja
SKPD merupakan sebuah dokumen rencana resmi daerah yang dipersyaratkan untuk
mengarahkan program dan kegiatan pelayanan SKPD khususnya, dan pembangunan daerah pada
umumnya. Renja SKPD memiliki fungsi yang sangat fundamental dalam sistem perencanaan
daerah, karena Renja SKPD merupakan produk perencanaan pada unit organisasi pemerintah
terendah dan terkecil. Renja SKPD berhubungan langsung dengan pelayanan pada masyarakat
yang merupakan tujuan utama penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kualitas penyusunan
Renja SKPD sangatlah menentukan pada kualitas pelayanan pada publik.
Proses penyusunan Renja SKPD dimulai dengan persiapan penyusunan Renja SKPD dengan
mengumpulkan pengolahan data dan informasi. Menganalis gambaran pelayanan SKPD untuk
menentukan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD sehingga perumusan tujuan
dan sasaran yang dihasilkan berdasarkan review hasil evaluasi renja SKPD tahun lalu berdasarkan
Renstra SKPD yang didasarkan pada penalaahan rancangan awal RKPD. Selanjutnya menjadi
perumusan kegiatan prioritas yang juga didasarkan kepada penelaahan usulan kegiatan
masyarakat.
Sesuai dengan amanat Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang
Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan
Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah,
serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan
Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan Pengendalian Dan
Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Pemerintah Daerah menyusun Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan penjabaran visi, misi dan
program kepala daerah. Dari dokumen perencanaan 5 (lima) tahunan daerah yang tertuang
dalam RPJMD ini kemudian dijadikan pedoman dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Keterkaitan Renja SKPD dengan dokumen RKPD dan Renstra SKPD merupakan satu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena didalam Renja SKPD merupakan penjabaran dan
adanya hubungan keselarasan dengan dokumen daerah yang ada di atasnya seperti RPJMD,
1
Renstra SKPD dan
RKPD. Renja SKPD merupakan masukan utama bagi penyusunan RKP,
Renstra SKPD, dan RPJMD, bagi RKA SKPD, KUA, PPAS, dan RAPBD.
1.2. LANDASAN HUKUM
1.
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Besar
dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah;
2.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional;
3.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Nasional;
4.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah
diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015;
5.
Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan
Pengawasan Atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
6.
Peraturan Pemerinta h Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi dan Pemerintahan
Daerah Kabupaten/Kota;
7.
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,
Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
8.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan
Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian,
Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
9.
Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Rencana Pembangunan
Jangka Panjang Kota Padang Tahun 2004-2020;
10. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi
dan tata Keja Sekretariat daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,
sebagaimana telah diubah dengan Perda No 13 Tahun 2012;
11. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Kota Padang Tahun 2014-2019;
12. Peraturan Walikota Padang Nomor 26 Tahun 2015 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan
Fungsi Bagian dan Sub Bagian pada Sekretariat Daerah;
2
1.3.
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud disusunnya Renja SKPD adalah sebagai pedoman perencanaan atau dasar
pelaksanaan kegiatan Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang serta memberikan
arah kebijakan, program dan kegiatan yang ingin dicapai selama 1 (satu) tahun kedepan.
Tujuan
disusunnya
Renja
SKPD
adalah
untuk
mengoptimalkan
peran
Bagian
Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang dalam pencapaian visi, misi, Pemerintah Kota
sesuai dengan tugas dan fungsi Bagian Pembangunan agar selaras dengan program prioritas
Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD.
1.4.
SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan Rencana Kerja Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota
Padang Tahun 2017 mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010
sebagai berikut:
1.
PENDAHULUAN
Pada bagian ini di jelaskan mengenai gambaran umum penyusunan Rancangan Renja
SKPD yang meliputi:
1.1 Latar Belakang
Mengemukakan pengertian ringkas tentang Renja SKPD, proses penyusunan Renja
SKPD, keterkaitan antara Renja SKPD dengan dokumen RKPD, Resntra SKPD,
dengan Renja K/L dan Renja Provinsi/Kabupaten/Kota, serta tindak lanjutnya
dengan proses penyusunan RAPBD
1.2 Landasan Hukum
Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan
daerah, dan ketentuan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan SKPD,
serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan
pengganggaran SKPD.
1.3 Maksud dan Tujuan
Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renja SKPD
1.4 Sistematika Penulisan
Menguraikan pokok bahsan dalam penulisan Renja SKPD, serta susunan garis
besar isi dokumen.
3
BAB 2
EVALUASI PELAKSANAAN
RENJA SKPD TAHUN LALU
2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA
SKPD
Sebagaimana amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, setiap
dokumen perencanaan harus dievaluasi dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu Renja Bagian
Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang Tahun 2015 juga harus dilakukan evaluasi.
Evaluasi terhadap Renja Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang Tahun 2015
meliputi kebijakan perencanaan program & kegiatan, dan pelaksanaan rencana program &
kegiatan. Berdasarkan program dan kegiatan yang ada di Bagian Pembangunan Sekretariat
Daerah Kota Padang telah melaksanakan sejumlah kegiatan melalui program yang ada dengan
dana APBD Tahun 2015 termasuk Perubahan Anggaran yaitu sebesar Rp. 3.522.084.525,- dan
Tahun 2016 dengan anggaran Rp. 3.858.924.570,2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD.
Pelayanan yang diselenggarakan Bagian Pembangunan dalam melaksanakan tugas pokok
dan fungsinya adalah sebagai berikut:
1. Pelaksanaan Pembinaan Administrasi Pembangunan dan Pengkoordinasian
Penyusunan Program Pembangunan dengan SKPD terkait.
a.
Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijaksanaan teknis,
pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan
administrasi pembangunan;
b.
Mengumpulkan, dan mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan
administrasi pembangunan.
c.
Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis bidang
administrasi pembangunan.
d.
Menginvetarisasi permasalahan-permasalahan
yang berkaitan dengan administrasi
Pembangunan dan menyiapakan bahan petunjuk pemecahan masalah
e.
Melakukan koordinasi penyusunan program pembangunan dengan unit kerja dan
instansi terkait dan menyiapkan bahan rekomendasi.
4
2. Pengumpulan
Bahan
Penyusunan
Pedoman
dan
Petunjuk
Teknis
Pembinaan Pelaksanaan Pembangunan dan Pengendalian
a.
Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis,
pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan
pengendalian pembangunan.
b.
Mengumpulkan, menghimpun dan mengolah data dan informasi yang berhubungan
dengan bidang pengendalian pembangunan.
c.
Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang
pengendalian pembangunan .
d.
Menginvetarisasi permasalahan – permasalahan. Pedoman dan petunjuk teknis di
bidang pengendalian pembangunan dan menyiapakan bahan petunjuk pemecahan
masalah
e.
Melakukan koordinasi dengan unit kerja dan instansi terkait sesuai dengan bidang
tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas.
f.
Menyiapkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan dan
pengendalian pelaksanaan pembangunan Daerah yang dibiayai oleh APBD dan dana
pembangunan Daerah lainya.
g.
Mengumpulkan dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan Daerah.
h.
Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program pembangunan Daerah.
3. Pelaksanaan Evaluasi dan Penyusunan Laporan Pelaksanaan Kegiatan
Pembangunan
a.
Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis,
pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainya yang berhubungan dengan
evaluasi dan pelaporan.
b.
Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mengolah data dan informasi yang
berhubungan yang berhubungan evaluasi dan pelaporan.
c.
Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis dibidang
evaluasi dan pelaporan.
d.
Menginvetarisasi permasalahan-permasalahan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang
pengendalian pemabangunan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah.
e.
Melakukan koordinasi dengan unit kerja dan instansi terkait sesuai dengan bidang
tugasnya dalam rangka pelaksanaan tugas.
f.
Mengumpulkan data dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan Daerah
5
g.
Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan laporan hasil pelaksanaan APBD dan
bantuan pembangunan Daerah lainnya.
h.
Mengumpulkan, menghimpun, meneliti dan menganalisa laporan pelaksnaan program
pembangunan Daerah.
2.3.
ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI SKPD.
Isu-isu pokok dari pembangunan derah yang bersifat strategis yang harus dilaksanakan
oleh Bagian Pembangunan yaitu antara lain Reformasi Birokrasi, sebagaimana yang tertuang
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kota Padang Tahun 2014-2019,
dimana dalam pelaksanaan RPJM Daerah Kota Padang, Bagian Pembangunan melaksanakan misi
6, yaitu Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, bersih dan melayani, dengan
tujuan yang hendak dicapai adalah terbangunnya tata pemerintahan yang baik, bersih, dan
profesional melalui penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik (good government)
terutama prinsip profesional, transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efektif dan efesien.
Dengan sasaran yang hendak dicapai adalah:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
Meningkatnya kinerja aparatur kota;
Tersedianya data dan informasi statistik;
Meningkatnya efektifitas peraturan daerah;
meningkatnya efektifitas pelayanan satu pintu;
meningkatnya kompetensi aparatur daerah;
berkurangnya temuan audit keuangan;
meningkatnya efektifitas perencanaan pembangunan;
meningkatnya koordinasi dan sinergitas pelaksanaan rencana pembangunan kota.
Faktor strategis daerah pada dasarnya adalah unsur penting yang dapat dimanfaatkan
untuk mendorong proses pembangunan yang dimiliki suatu daerah , jika faktor strategis
tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat, maka hal ini dapat mempercepat proses
pencapaian tujuan pembangunan daerah yaitu meningkatkan kemakmuran masyarakat secara
keseluruhan.
Tata
pemerintahan
pembangunan baik
yang
baik
sangat
menentukan
keberhasilan
pelaksanaan
ditingkat nasional maupun daerah. Karena itu upaya perbaikan tata
pemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu strategis yang sangat penting untuk
mendorong
proses
profesionalisme
pembangunan
aparatur
daerah,
daerah
yang
peningkatan
meliputi
pelayanan
transparansi
publik,
pemerintahan,
ketaatan
terhadap
pembangunan dan lain-lain. Sehingga reformasi birokrasi dalam hal ini merupakan upaya pokok
yang perlu dilakukan dalam periode 5 (lima) tahun mendatang.
6
Pelaksanaan dari tugas dimaksud menunjukkan bahwa tata pemerintahan yang baik
sangat
menentukan
keberhasilan
pelaksanaan
pembangunan
di
bidang
pembangunan.
Sedangkan tantangan masa depan merupakan permasalahan dan kendala yang harus dipecahkan
untuk dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Beberapa permasalahan yang dihadapi Bagian Pembangunan saat ini adalah kekurangan
terhadap staf tenaga administrasi dan teknis yang kurang memadai sesuai dengan latar belakang
pendidikan dan beberapa personil Bagian Pembangunan diketahui ada yang mengalami
kejenuhan karena sudah terlalu lama berada pada tugas yang sama.
Untuk itu perlu diupayakan adanya penyegaran dan tambahan personil baru di Bagian
Pembangunan dan diharapkan unit yang berkepentingan dapat membaca situasi dan kondisi ini.
Dari ketersediaan sarana dan prasarana, secara umum sudah cukup baik.
Isu-isu strategis dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Bagian Pembangunan, dapat
diuraikan sebagai berikut :
a.
Terwujudnya pengkoordinasian dan penyelenggaraan kebijakan administrasi program dan
pembangunan
b.
Terwujudnya pengkoordinasian dan penyiapan rancangan kebijakan serta pelayanan
administrasi pengendalian pelaksanaan pembangunan
c.
Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan serta pelayanan administrasi
pelaporan pelaksanaan pembangunan
d.
Penyusunan program dan laporan pembangunan
e.
Penyelenggaraan tata usaha Sub Bagian Pengendalian dan Sub Bagian Administrasi
Pembangunan.
f.
Terlaksananya pengendalian terhadap penyelenggaraan kegiatan setiap SKPD.
g.
Adanya keterlambatan penyerahan pelaporan realisasi fisik dan keuangan SKPD karena
masih menggunakan proses manual sehingga diperlukan sistem online.
7
BAB III
TUJUAN, SASARAN,
PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1.
TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL
Ketentuan
Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), mengamanatkan bahwa setiap daerah harus
menyusun rencana pembangunan daerah secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh, dan
tanggap terhadap perubahan dengan jenjang perencanaan yaitu perencanaan jangka panjang,
perencanaan jangka menengah, maupun perencanaan tahunan. Untuk itu setiap daerah
(kabupaten/kota) harus menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah,
Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah
Daerah (RKPD). Hal tersebut harus Paralel dengan pembuatan RKPD, sesuai dengan Pasal 7
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 juga mewajibkan setiap SKPD membuat dan memiliki
Renja-SKPD, yang disusun dengan berpedoman kepada Renstra-SKPD dan mengacu kepada
RKPD, memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung
oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.
Dengan mengacu pada Undang-Undang tersebut, maka mekanisme
perencanaan
pembangunan daerah ke depan juga dituntut untuk semakin mengedepankan pendekatan
perencanaan pembangunan partisipatif. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun
2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan daerah
sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan daerah disusun dalam rangka
penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keterpaduan proses perencanaan ini diharapkan akan
lebih banyak dapat menampung aspirasi masyarakat sehingga penyelenggaraan pembangunan
sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mekanisme Musrenbang sebagai saluran formal bagi
masyarakat untuk berpartisipasi.
3.2.
TUJUAN DAN SASARAN RENJA SKPD
Tujuan penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD ini adalah:
a.
Melakukan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Pendek Daerah Kota Padang
untuk Tahun 2017 sesuai Visi, Misi, Kebijakan, Program Pokok serta kegiatan dengan
skala prioritas yang dilandasi oleh kondisi daerah, baik secara langsung maupun melalui
DPRD dengan memperhatikan aspirasi masyarakat Kota Padang untuk tahun 2017 dan
8
sebagai alat evaluasi terhadap program dan kegiatan yang tidak tertampung dalam
anggaran tahun 2016.
b.
Memberikan pedoman, arahan dan acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Bagian
Pembangunan Setda Kota Padang selama 1 (satu) tahun mendatang.
Sasaran Rencana Kerja (Renja) SKPD ini adalah
a.
Tercapainya dan terarahnya suatu Rencana Kerja (Renja) SKPD Tahun 2017.
b.
Agar kegiatan yang dilakukan sesuai dengan sasaran yang diinginkan serta tepat waktu
dan tertibnya administrasi pembangunan
c.
Meningkatkan koordinasi, pengendalian, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan.
d.
Memberikan informasi atas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Kota
Padang, melalui laporan yang dapat disajikan tentang informasi perkembangan
pelaksanaan kegiatan pembangunan setiap bulannya.
3.3.
PROGRAM DAN KEGIATAN
Program dan Kegiatan Bagian Pembangunan Tahun 2017 adalah:
1.
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
No
Kegiatan
Masukan
Keluaran
Hasil
1.
Penyediaan Jasa
Surat Menyurat
Dana sebesar
Rp. 4.000.000,-
Tersedianya
meterai.
Lancarnya
pelaksanaan
Administrasi
Perkantoran
2.
Penyediaan Jasa
Komunikasi,
Sumber Daya Air &
Listrik
Dana sebesar
Rp. 1.320.000,-
Tersedianya jasa
komunikasi, sumber
daya air dan listrik.
Lancarnya
pelaksanaan
Administrasi
Perkantoran dan
meningkatnya
wawasan aparatur
3.
Penyediaan Jasa
Perbaikan Peralatan
Kerja
Dana sebesar
Rp. 20.000.000,-
Tersedianya jasa
perbaikan peralatan
kerja.
Lancarnya
pelaksanaan
Administrasi
Perkantoran
4.
Penyediaan Alat
Tulis Kantor
Dana sebesar
Rp. 28.000.000,-
Tersedianya alatalat tulis kantor.
Lancarnya
pelaksanaan
Administrasi
Perkantoran
5.
Penyediaan Barang
Cetakan dan
Dana sebesar
Rp. 35.000.000,-
Tersedianya barang
cetakan,
Lancarnya
pelaksanaan
9
No
Kegiatan
Masukan
Keluaran
Penggandaan
Hasil
bahan/dokumen
Kantor
Tersedianya
komponen instalasi
listrik/penerangan
bangunan kantor.
Administrasi
Perkantoran
Lancarnya
pelaksanaan
Administrasi
Perkantoran
6.
Penyediaan
Komponen Instalasi
Listrik/ Penerangan
Bangunan Kantor
Dana sebesar
Rp. 3.686.000,-
7.
Penyediaan Bahan
Bacaan & Peraturan
PerUU-an
Dana sebesar
Rp. 9.982.000,-
Tersedianya bahan
bacaan peraturan
Perundangundangan.
Bertambahnya
wawasan dan
pengetahuan
aparatur
8.
Penyediaan
Makanan &
Minuman
Dana sebesar
Rp. 24.139.500,-
Tersedianya
makanan &
minuman untuk
kegiatan rapat dan
tamu.
Lancarnya
pelaksanaan tugas
9.
Rapat-Rapat
Koordinasi &
Konsultasi ke Luar
Daerah
Dana sebesar
Rp. 283.292.400,-
Terlaksananya
Rapat Koordinasi
dan Konsultasi
keluar Propinsi dan
dalam Propinsi.
Lancarnya
Pelaksanaan Tugas
10.
Penyediaan Alat
Kebersihan
Dana sebesar
Rp. 10.000.000,-
Tersedianya alat
kebersihan kantor.
Terciptanya
lingkungan bekerja
yang bersih dan
rapi.
2.
Program Peningkatan Disiplin Aparatur
No
Kegiatan
1.
Pengadaan Pakaian
Dinas Harian
3.
Masukan
Keluaran
Dana sebesar
Rp. 12.000.000,-
Hasil
Tersedianya Pakaian
Dinas PNS Bagian
Pembangunan
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
No
Kegiatan
1.
Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/ Operasional
Masukan
Keluaran
Dana sebesar
Rp. 150.000.000,-
Terpeliharanya
Kendaraan Dinas
dengan Baik
10
Hasil
Lancarnya
Pelaksanaan Tugas
4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
No
1.
Kegiatan
Bimbingan Teknis
Manajemen
Pelaksanaan
Kegiatan
Pembangunan
Masukan
Keluaran
Dana sebesar
Rp. 50.000.000,-
Terlaksananya
Bimbingan
Teknis
Manajemen
Pelaksanaan Kegiatan
Pembangunan
Hasil
Bertambahnya
wawasan
pengetahuan
aparatur.
dan
5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja &
Keuangan
No
1.
Kegiatan
Penyusunan
Laporan Capaian
Kinerja & Ikhtisar
Realisasi Kinerja
SKPD
Masukan
Dana sebesar
Rp. 25.000.000,-
Keluaran
Hasil
Terdapatnya Data
Laporan yang akurat
dan validasi
Lancarnya
Administrasi di Bidang
Keuangan
6. Program Pembinaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah
No
Kegiatan
1.
Monitoring
dan
Evaluasi
Kegiatan
Pembangunan
Sanitasi
Permukiman
Kota
Padang Tahun 2017
Pengendalian
Pelaksanaan
Pembangunan
Dana sebesar
Rp. 100.000.000,-
Tersedianya Laporan 12 Buku Laporan
Perkembangan
Kegiatan Sanitasi
Dana sebesar
Rp. 300.000.000,-
3.
Evaluasi dan
Pelaporan Kegiatan
Pembangunan
Dana sebesar
Rp. 136.410.000,-
Tersusunnya Laporan Tersedianya jumlah
Monitoring Kegiatan laporan kegiatan
Pembangunan.
realisasi
pelaksanaan
kegiatan di
lingkungan Pemko
Padang.
Tersusunnya buku
Tersedianya jumlah
laporan
laporan
kegiatan
perkembangan
realisasi
kegiatan
pelaksanaan
pembangunan.
kegiatan
di
lingkungan Pemko
Padang.
4.
Aplikasi dan
Sosialisasi
SIMBANGDA
Dana sebesar
Rp. 66.102.000
Tersedianya
SIMBANGDA
5.
Pelaksanaan TEPRA
Dana sebesar
Rp. 125.000.000,-
Tersusunnya laporan Terwujudnya
penyerapan anggaran pengendalian
2.
Masukan
Keluaran
11
Hasil
aplikasi Terwujudnya
pengendalian
pembangunan.
No
Kegiatan
Masukan
Keluaran
Kota Padang
Hasil
pembangunan
7. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
No
Kegiatan
Masukan
1.
Evaluasi SAB Tahun
Anggaran 2018
Dana sebesar
Rp. 65.000.000,-
2.
Evaluasi SAB
Anggaran
Perubahan Tahun
2017
Dana sebesar
Rp. 65.000.000,-
Keluaran
Hasil
Tersedianya
buku Pedoman
Pedoman SAB untuk Penyusunan DPA
DPA 2018
Tahun 2018 untuk
seluruh SKPD
Tersedianya buku
Pedoman
Pedoman SAB untuk Penyusunan
DPA
DPA Perubahan 2017 Perubahan
Tahun
2017 untuk seluruh
SKPD
12
BAB IV
PENUTUP
Renja ini merupakan proses perencanaan yang terjadi atas kerjasama seluruh komponen
Bagian
Pembangunan
Sekretariat
Daerah
Kota
Padang,
dengan
memperhatikan
dan
mempertimbangkan saran dan masukan dari pimpinan maupun Staf, baik secara langsung
maupun secara tidak langsung. Selain itu Renja ini merupakan pedoman dalam peningkatan
kinerja aparatur yang diharapkan dapat dijadikan dasar dan acuan dalam penyusunan dan
pelaksanaan kegiatan pada tahun 2017.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta lingkungan strategis
yang relatif cepat maka renja ini juga bersifat fleksibel, dengan kata lain sewaktu-waktu dapat
dilakukan perubahan / penyesuaian seperlunya.
Semoga apa yang telah dituliskan dalam renja ini dapat membawa hasil positif dalam
bidang administrasi pemerintahan khususnya dalam mewujudkan pemerintahan yang baik.
KEPALA BAGIAN PEMBANGUNAN
Ir. Tri Hadiyanto
Pembina / NIP. 19670711 199403 1 007
13
RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA (RENJA AWAL) SKPD
BAGIAN PEMBANGUNAN
KOTA PADANG TAHUN 2017
No
Prioritas Daerah
Sasaran Prioritas
1
2
3
Urusan dan Program/Kegiatan
Lokasi Detail
Indikator Kinerja
Program
/Kegiatan
4
5
6
Rencana Tahun 2017 (N)
Target
capaian
kinerja
7
Rencana Tahun 2018 (N+1)
Kebutuhan Dana/ Target Capaian
pagu indikatif
Kinerja
8
Kebutuhan Dana/
pagu indikatif
9
10
1
Peningkatan Penataan
Birokrasi dan Tatakelola
Penyelenggaraan
Pemerintahan yang Baik dan
Bersih untuk Peningkatan
Pelayanan Publik
Meningkatnya penataan
Program Pelayanan Administrasi
birokrasi dan tatakelola
Perkantoran
penyelenggaraan pemerintahan
yang baik dan bersih untuk
peningkatan pelayanan publik
Penyediaan jasa surat menyurat
SKPD (Bagian
Pembangunan)
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya
1.170 lembar
materai
Tersedianya jasa
12 bulan
komunikasi, sumber
daya air dan listrik
Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya jasa
43 unit
perbaikan peralatan
kerja
20.000.000 43 unit
17.715.000
Penyediaan Alat Tulis Kantor
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya ATK
untuk Administrasi
Perkantoran
38 item
28.000.000 38 item
50.767.000
Penyediaan barang cetakan dan
penggandaan
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya barang 13 item
cetakan dan
penggandaan
35.000.000 13 item
61.187.000
Penyediaan komponen instalasi listrik /
penerangan bangunan kantor
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya
55 buah
komponen instalasi
listrik
3.686.000 55 buah
4.055.000
Penyediaan bahan bacaan dan peraturan
perundang-undangan
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya bahan 12 bulan
bacaan dan
peraturan
perundangundangan
9.982.000 12 bulan
10.980.000
Penyediaan makanan dan minuman
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya
makanan dan
minuman untuk
kegiatan rapatrapat dan tamu
100 persen
24.139.500 100 persen
30.746.000
Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke
luar daerah
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Terlaksananya
rapat-rapat
koordinasi dan
konsultasi ke luar
daerah
30 kali
Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya
air dan listrik
4.000.000 1.170 lembar
5.226.000
1.320.000 12 bulan
3.600.000
283.292.400 30 kali
855.851.000
Penyediaan alat kebersihan
Program Peningkatan Sarana dan
Prasarana Aparatur
Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan
dinas / operasional
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya alat
kebersihan kantor
15 item
10.000.000 15 item
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Terpeliharanya
kendaraan dinas /
operasional Bagian
Pembangunan
8 unit
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya
16 Stel
Pakaian Dinas PNS
Bagian
Pembangunan
12.000.000 16 Stel
Terlaksananya
Bimibingan Teknis
Manajemen
Pelaksanaan
Kegiatan
Pembangunan
50.000.000 60 orang
76.133.000
25.000.000 100 persen
14.641.000
150.000.000 8 unit
8.338.000
270.346.000
Program Peningkatan Disiplin Aparatur
Pengadaan Pakaian Dinas Harian
Program Peningkatan Kapasitas Sumber
Daya Aparatur
Bimbingan Teknis Manajemen Pelaksanaan SKPD (Bagian
Kegiatan Pembangunan
Pembangunan)
60 orang
-
Program Peningkatan Pengembangan
Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan
Keuangan
Penyusunan laporan capaian kinerja dan
ikhtisar realisasi kinerja SKPD
SKPD (Bagian
Pembangunan)
tersedianya
100 persen
dokumen laporan
capaian kinerja dan
ikhtisar realisasi
kinerja
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Tersedianya
Laporan
Perkembangan
Kegiatan Sanitasi
Perencanaan Pembangunan
2
Peningkatan Infrastruktur/
Meningkatnya kualitas
Program Pembinaan dan Pengendalian
Sarana Prasarana Perkotaan infrastruktur/ sarana prasarana Pembangunan Daerah
dan Transportasi Kota
perkotaan dan transportasi kota
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan
Pembangunan Sanitasi Permukiman Kota
Padang Tahun 2017
12 Buku
Laporan
100.000.000 12 Buku Laporan
200.000.000
Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Laporan monitoring 50 SKPD
kegiatan
pembangunan
300.000.000 50 SKPD
450.942.800
Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan
Pembangunan
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Buku laporan
perkembangan
kegiatan
pembangunan
136.410.000 360 buku
161.051.000
Aplikasi dan sosialisasi Sistem Informasi
Pembangunan Daerah (SIMBANGDA)
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Aplikasi Simbangda 50 SKPD
66.102.000 50 SKPD
80.525.000
Pelaksanaan Tim Evaluasi dan Pengawasan SKPD (Bagian
Realisasi Anggaran (TEPRA)
Pembangunan)
Laporan
50 SKPD
penyerapan
anggaran kota
padang tahun 2016
125.000.000 50 SKPD
360 buku
125.370.000
Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
3
Peningkatan Penataan
Birokrasi dan Tatakelola
Penyelenggaraan
Pemerintahan yang Baik dan
Bersih untuk Peningkatan
Pelayanan Publik
Meningkatnya penataan
Program Peningkatan dan
birokrasi dan tatakelola
Pengembangan Pengelolaan Keuangan
penyelenggaraan pemerintahan Daerah
yang baik dan bersih untuk
peningkatan pelayanan publik
Evaluasi Standar Analisa Biaya Anggaran
Tahun 2018
Evaluasi Standar Analisa Biaya Anggaran
Perubahan Tahun 2017
TOTAL
SKPD (Bagian
Pembangunan)
SKPD (Bagian
Pembangunan)
Buku Panduan SAB 100 buku
65.000.000 100 buku
96.630.000
Tersedianya buku
panduan SAB
Perubahan
65.000.000 100 buku
70.000.000
100 buku
1.513.931.900
Padang,
Desember 2016
KEPALA BAGIAN PEMBANGUNAN
Ir. TRI HADIYANTO
NIP. 19670711 199403 1 007
2.594.103.800
Download